Perayaan Natal MK3S SD/MI Kota Kupang Teguhkan Semangat Kekeluargaan dan Pelayanan Pendidikan

Kupang, nwartapedia.com — Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang, semangat kebersamaan dan nilai kekeluargaan kembali diteguhkan melalui Perayaan Syukur Natal dan Tahun Baru yang digelar Musyawarah Kelompok Kerja Kepala Sekolah (MK3S) SD/MI Kota Kupang.

Perayaan yang berlangsung khidmat pada Kamis pagi, 15 Januari 2025, di Gereja Katolik Paroki Santa Maria Assumpta Kupang ini dihadiri ribuan guru SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Kupang.

Perayaan syukur yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menjadi ruang refleksi iman sekaligus penguatan komitmen pelayanan pendidikan dasar. Mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.

Kegiatan ini menegaskan pentingnya peran keluarga baik di rumah maupun di lingkungan kerja sebagai fondasi utama dalam membangun pendidikan yang humanis dan bermakna.

Dalam homilinya, Romo Rudi Djung Lake mengajak para pendidik untuk memaknai keluarga dan lingkungan kerja sebagai satu kesatuan yang saling menguatkan.

Menurutnya, rumah tangga dan sekolah merupakan ruang pembentukan nilai, tempat keteladanan ditanamkan melalui sikap hidup, perilaku baik, serta pelayanan yang tulus.

“Menjadi guru adalah panggilan hidup. Ketika seorang guru melayani dengan hati, ia akan dikenang dan dihormati seumur hidup. Dari sanalah damai sejahtera itu lahir dan dirasakan banyak orang,” ungkap Romo Rudi.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Yesus dalam perayaan Natal merupakan tanda keselamatan bagi keluarga yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua MK3S SD/MI Kota Kupang, Jhoni A. Higa Huki, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan Natal yang rutin digelar setiap tahun bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan di lingkungan pendidikan dasar Kota Kupang.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kepala sekolah, guru, serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang atas kolaborasi dan sinergi yang terus terjalin dengan baik.

“Melalui kebersamaan ini, kita diajak untuk terus bergandengan tangan membangun dunia pendidikan dasar bersama K3S demi masa depan anak-anak Kota Kupang,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Ludji, atas nama Wali Kota Kupang, menekankan pentingnya menjadikan pesan-pesan Natal sebagai pegangan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik.

Ia mengingatkan bahwa sekolah semestinya menjadi “taman keluarga” yang aman, nyaman, dan mendidik, baik bagi peserta didik maupun para guru.

Menurutnya, guru SD dan MI memiliki tanggung jawab yang sama dalam melayani anak bangsa tanpa sekat.

Ia juga mengingatkan agar pemanfaatan teknologi, khususnya telepon genggam, dikelola secara bijak agar tidak berdampak negatif terhadap kehidupan keluarga maupun kinerja pelayanan pendidikan.

“Kita dituntut bekerja secara fokus, bertanggung jawab, dan adaptif. Semua orang hebat lahir dari tangan seorang guru, tetapi tidak semua orang hebat mampu melahirkan seorang guru,” tandasnya.

Ia menegaskan bahwa K3S merupakan wadah independen yang strategis untuk merapatkan barisan dan menjaga mutu pendidikan, meskipun di tengah tantangan pemangkasan anggaran.

Perayaan syukur ini menjadi lebih dari sekadar peringatan Natal dan Tahun Baru. Kegiatan ini menjelma sebagai ruang perjumpaan iman, refleksi, serta penguatan solidaritas antar kepala sekolah dan insan pendidikan dasar SD dan MI di Kota Kupang. Suasana kehangatan yang tercipta mencerminkan semangat persatuan dalam melayani pendidikan dengan hati.

Melalui perayaan ini, keluarga besar MK3S SD/MI Kota Kupang berharap nilai-nilai Natal terus dihidupi dalam setiap praktik pendidikan sepanjang tahun, sehingga mampu melahirkan generasi yang beriman, berkarakter, dan berdaya saing, sejalan dengan semangat pengabdian bagi masyarakat dan dunia pendidikan. (goe)




Rapat Perdana Ernest Ludji Tekankan Penguatan Konsolidasi dan Mutu Pendidikan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, nwatapedia.com —
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Kupang, Ernest Ludji, memimpin rapat kerja perdana awal tahun 2026 yang berlangsung pada Rabu (14/1/2026).

Rapat tersebut menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi kinerja sekaligus memperkuat konsolidasi internal guna memastikan pelayanan pendidikan di Kota Kupang tetap berjalan optimal.

Rapat diawali dengan pemaparan progres kerja serta berbagai kendala yang dihadapi oleh masing-masing bidang, subbagian, hingga jajaran pengawas sekolah. Forum berlangsung dinamis dan terbuka, tidak hanya berisi laporan teknis, tetapi juga menjadi ruang penyampaian aspirasi serta realitas pelayanan pendidikan di lapangan.

Seluruh masukan tersebut diarahkan untuk menyelaraskan langkah dan kebijakan kerja dengan visi dan misi Wali Kota Kupang di sektor pendidikan.

Salah satu isu krusial yang mengemuka dalam rapat tersebut adalah keterbatasan jumlah pengawas sekolah, khususnya pengawas TK/PAUD.

Saat ini, hanya terdapat dua orang pengawas TK/PAUD dan keduanya dijadwalkan memasuki masa pensiun pada Juli 2026.

Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan kekosongan pengawasan yang dapat berdampak pada kendali mutu pendidikan jika tidak segera diantisipasi.

“Situasi ini perlu mendapat perhatian serius agar fungsi koordinasi dan pengawasan mutu pendidikan tetap berjalan secara efektif,” ungkap salah satu pengawas TKK dalam forum rapat.

Menanggapi berbagai laporan dan masukan tersebut, Ernest Ludji menyampaikan apresiasi atas keterbukaan, komitmen, serta semangat kerja seluruh jajaran Dinas P dan K Kota Kupang.

Ia menegaskan bahwa peran kepemimpinan dalam dunia pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kontribusi para guru sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

“Guru pasti melahirkan orang-orang hebat, tetapi belum tentu orang hebat mampu melahirkan seorang guru. Karena itu, setiap peran harus ditempatkan sesuai dengan porsinya,” ujar Ernest.

Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dan disiplin aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, waktu kerja harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menyelesaikan pekerjaan secara tuntas, sementara waktu istirahat digunakan secara proporsional.

“Bekerjalah secara profesional. Hindari membuang waktu untuk hal-hal yang tidak produktif, apalagi membicarakan keburukan orang lain,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ernest menyampaikan terima kasih atas terbangunnya komunikasi dan kolaborasi yang baik di lingkungan Dinas P dan K Kota Kupang.

Ia berharap berbagai capaian yang telah diraih dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada tahun 2026, meskipun dihadapkan pada kebijakan pemangkasan anggaran.

“Di tengah keterbatasan anggaran, kualitas pelayanan dan kinerja tidak boleh menurun. Kendali mutu pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama,” katanya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah agenda strategis pendidikan tahun 2026, di antaranya pelaksanaan Tes Kompetensi Peserta Didik pada April 2026, termasuk bagi peserta Paket A, B, dan C. Selain itu, ujian sekolah tingkat SD dan SMP dijadwalkan berlangsung pada April hingga Mei 2026, serta pelaksanaan Asesmen Nasional pada September 2026 yang membutuhkan persiapan matang dan terukur.

Menutup arahannya, Ernest kembali menekankan pentingnya disiplin yang dimulai dari diri sendiri, termasuk disiplin dalam berpakaian sebagai aparatur sipil negara.

Ia pun mengakhiri sambutannya dengan menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. (goe)




Plt Kadis P dan K Kota Kupang: Teladan dan Kebersamaan Jadi Warisan Dua Pejabat Purna Tugas

Kupang, nwartapedia.com —
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Kupang menggelar acara lepas pisah bagi dua pejabat yang resmi mengakhiri masa tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (14/1/2026).

Keduanya yakni Drs. Ambo, mantan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, serta Siti Ratna Maro, mantan Kepala Subbagian Perencanaan dan Evaluasi.

Acara berlangsung penuh kehangatan dan haru sebagai penanda berakhirnya masa pengabdian sekaligus bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas keduanya selama bertahun-tahun mengabdi di lingkungan Disdikbud Kota Kupang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Ludji, dalam sambutannya menyebut Drs. Ambo sebagai sosok abang sekaligus guru yang banyak memberi teladan dalam dinamika organisasi.

Menurutnya, masa purna tugas merupakan bagian dari perjalanan karier ASN yang tidak terelakkan.

“Hari ini kita memang kehilangan dua orang karena pensiun. Itu sudah menjadi kebiasaan dalam birokrasi. Namun yang terpenting adalah teladan, dedikasi, dan kebersamaan yang telah diwariskan oleh Pak Ambo dan Ibu Ratna,” kata Ernest.

Ia menegaskan bahwa meskipun secara tugas terjadi perpisahan, nilai persaudaraan dan kekerabatan yang telah terbangun selama ini harus tetap terjaga.

“Secara tugas kita boleh berpisah, tetapi hubungan persaudaraan yang telah terjalin jangan pernah putus,” pungkasnya.

Sementara itu, Drs. Ambo dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan selama menjalankan tugas.

Ia mengaku tidak pernah menghadapi kendala berarti karena kuatnya dukungan dari para senior, rekan sejawat, serta seluruh jajaran pegawai.

“Selama saya melaksanakan tugas di dinas ini, saya merasa tidak berjalan sendiri. Selalu ada diskusi, solusi, saling memberi masukan, serta komunikasi yang baik. Itulah yang paling berkesan bagi saya,” ungkapnya.

Ia juga menitipkan pesan agar semangat kebersamaan dan solidaritas tetap dijaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Kupang.

“Teruslah solid dalam menjalankan tugas pelayanan, jangan kasih kendor. Dan dari hati yang paling dalam, saya mohon maaf apabila selama kebersamaan ada hal-hal yang kurang berkenan,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Siti Ratna Maro yang kini menyandang gelar Hajah usai menunaikan ibadah haji pada akhir 2025, menyampaikan refleksi pengabdiannya dengan penuh makna.

Ia menegaskan bahwa setiap tanggung jawab yang diemban selalu dijalankan dengan sepenuh hati karena kepercayaan merupakan amanah sekaligus ibadah.

“Setiap tugas yang diberikan selalu saya lakukan sebaik-baiknya. Kepercayaan itu adalah ibadah. Karena itu, teman-teman yang masih muda, bekerjalah sesuai kemampuan dan tanggung jawab, sebab pemerintah telah memberikan upah yang setimpal,” pesannya.

Ia juga menekankan bahwa masa depan anak bangsa sangat bergantung pada kerja keras dan dedikasi lembaga pendidikan.

Di akhir sambutan, Siti Ratna Maro menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan serta berharap tali silaturahmi yang telah terbangun tetap terjaga.

“Semoga silaturahmi yang telah terjalin membuat kita semua tetap kuat dan bersatu dalam pelayanan,” ujarnya.

Acara lepas pisah tersebut menjadi momen refleksi sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Disdikbud Kota Kupang untuk terus melanjutkan pelayanan pendidikan dengan semangat kebersamaan dan pengabdian. (Goe)




Pelayanan Publik Kota Kupang Raih Predikat Sangat Baik, Terbaik se-NTT Versi KemenPANRB

Kupang,nwartapedia.com –  Pemerintah Kota Kupang kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEK PPP) Tahun 2025 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Kota Kupang berhasil meraih Indeks Pelayanan Publik sebesar 4,02 dengan kategori Sangat Baik (A-).

Capaian tersebut menempatkan Kota Kupang sebagai pemerintah kabupaten/kota terbaik di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam evaluasi pelayanan publik tahun 2025. Bahkan secara nasional, Kota Kupang berhasil menduduki peringkat ke-62 dari 93 kota di seluruh Indonesia.

Menanggapi prestasi tersebut, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) yang telah bekerja keras meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya senang dan bangga karena kinerja yang kita bangun bersama akhirnya diapresiasi oleh Pemerintah Pusat, dalam hal ini KemenPANRB. Saya dan Wakil Wali Kota menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh ASN yang telah memberikan hasil terbaik bagi Kota Kupang,” ujar Wali Kota.

Ia menambahkan, capaian ini sejalan dengan hasil survei independen tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Kupang.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh tim peneliti Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana), tingkat kepuasan publik terhadap pelayanan Pemerintah Kota Kupang mencapai 80,1 persen.

“Hasil ini linear dengan survei Undana yang menunjukkan tingkat kepuasan publik mencapai 80,1 persen. Ini menegaskan bahwa upaya perbaikan pelayanan publik yang kita lakukan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” lanjutnya.

Wali Kota menegaskan bahwa prestasi ini bukan sekadar angka atau peringkat, melainkan cerminan dari perubahan nyata dalam budaya kerja birokrasi yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Kupang untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik, agar seluruh masyarakat Kota Kupang dapat merasakan pelayanan publik yang semakin berkualitas, merata, dan berkeadilan,” tegasnya.

Sebagai informasi, PEK PPP merupakan instrumen strategis dalam reformasi birokrasi nasional yang menilai berbagai aspek pelayanan publik, mulai dari kebijakan pelayanan, profesionalisme sumber daya manusia, ketersediaan sarana dan prasarana, sistem informasi pelayanan, hingga pengelolaan pengaduan masyarakat.

Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk terus melakukan peningkatan berkelanjutan guna membangun kepercayaan publik serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan pro-masyarakat. (MI)




Raker Jasa Konstruksi Digelar, Gubernur NTT Tegaskan Infrastruktur Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Kupang,nwartapedia.com  –  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) menggelar Rapat Kerja (Raker) Jasa Konstruksi dalam Mendukung Mutu Penyelenggaraan dan Pertumbuhan Ekonomi Pelaku Jasa Konstruksi, Selasa (13/01/2026), bertempat di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan jasa konstruksi sekaligus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di NTT.

Rapat kerja diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah provinsi, balai-balai teknis kementerian yang beroperasi di NTT, pejabat pembuat komitmen (PPK), kontraktor, konsultan, asosiasi jasa konstruksi, akademisi, aparat penegak hukum, hingga Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat membuka raker menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan motor utama penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pemerataan pembangunan antarwilayah di Provinsi NTT.

“Pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya mengejar target fisik, tetapi harus menjamin mutu, keselamatan, kepatuhan terhadap regulasi, dan prinsip keberlanjutan,” tegas Gubernur.

Ia menjelaskan bahwa komitmen tersebut tertuang dalam RPJMD Provinsi NTT Tahun 2025–2029, yang menempatkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah.

Menurut Gubernur, sepanjang Tahun Anggaran 2025 Pemprov NTT telah melaksanakan berbagai program strategis di sektor jalan, sumber daya air, permukiman, serta pelayanan dasar lainnya.

Oleh karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh guna menilai capaian pembangunan, mengidentifikasi berbagai kendala, serta merumuskan langkah perbaikan yang lebih efektif ke depan.

“Rapat kerja ini menjadi ruang evaluasi sekaligus refleksi bersama agar pelaksanaan pembangunan infrastruktur ke depan semakin berkualitas, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur menilai raker ini sebagai wujud keterbukaan informasi publik melalui penyampaian capaian pembangunan secara transparan dan akuntabel kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, Beny Nahak, dalam laporan panitia menyampaikan bahwa raker ini bertujuan mengevaluasi hasil pembangunan infrastruktur Tahun 2025 serta meningkatkan mutu penyelenggaraan jasa konstruksi di Provinsi NTT.

Ia menjelaskan, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan rekomendasi perbaikan, sekaligus memperkuat peran sektor jasa konstruksi sebagai penopang pertumbuhan ekonomi daerah.

“Melalui rapat kerja ini, kami juga menyampaikan informasi secara terbuka kepada publik mengenai capaian pembangunan infrastruktur Provinsi NTT Tahun 2025 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan,” ungkap Beny.

Raker Jasa Konstruksi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang menjadi dasar penyusunan kebijakan, perencanaan program pembangunan, serta pembinaan sektor jasa konstruksi yang berkelanjutan dan berkualitas di Nusa Tenggara Timur. (MI)




Promosi Sambungan Perumda Air Minum Kota Kupang Sukses Jaring 183 Pelanggan Baru

Kupang,nwartapedia.com – Program promosi sambungan rumah yang dilaksanakan Perumda Air Minum Kota Kupang berhasil menjaring 183 pelanggan baru. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil yang sangat positif dalam upaya memperluas akses air bersih bagi masyarakat Kota Kupang.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menyampaikan hal tersebut kepada nwartapedia.com pada Sabtu (10/01/2026).

Ia menjelaskan bahwa program promosi sambungan rumah telah dilaksanakan sejak 13 Oktober 2025 dan resmi ditutup pada 31 Desember 2025.

“Dari hasil rekapitulasi yang kami peroleh, jumlah identifikasi sambungan rumah sebanyak 651. Dari jumlah tersebut, pendaftaran sambungan baru mencapai 248, dan yang melakukan pembayaran RAB sebanyak 183 pelanggan,” ungkap Isidorus.

Ia menambahkan, dengan demikian Perumda Air Minum Kota Kupang memperoleh 183 sambungan rumah baru, atau sekitar 64 persen dari total pendaftar selama periode promosi berlangsung.

“Ini merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa berkaitan dengan program promosi sambungan rumah yang kami laksanakan selama periode 13 Oktober hingga 31 Desember 2025,” ujarnya.

Isidorus juga menjelaskan bahwa mulai 1 Januari 2026, Perumda Air Minum Kota Kupang kembali memberlakukan tarif normal untuk sambungan rumah baru sebesar Rp2.500.000.

Meski demikian, pihaknya akan terus melihat peluang untuk menghadirkan kembali program promosi di masa mendatang.

“Kami akan melihat peluang-peluang ke depan untuk kembali memberikan promosi sambungan rumah, sehingga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dan calon pelanggan dalam mengakses air bersih dari Perumda Air Minum Kota Kupang,” jelasnya.

Selain program sambungan rumah, Perumda Air Minum Kota Kupang juga melaksanakan program buka segel yang berlangsung sejak 17 November 2025 hingga 31 Desember 2025.

Dari program tersebut, tercatat lima pelanggan nonaktif kembali menjadi pelanggan aktif setelah mengikuti program buka segel.

Ke depan, Perumda Air Minum Kota Kupang juga berencana menjalin koordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait pembahasan skema amnesti piutang maupun pemutihan piutang bagi pelanggan yang saat ini masih berstatus nonaktif akibat tunggakan.

“Dalam waktu dekat ini kami akan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan BPKP untuk mendiskusikan skema amnesti piutang. Harapannya, melalui program ini kami dapat memberikan kemudahan bagi pelanggan nonaktif agar dapat kembali menjadi pelanggan aktif dengan skema yang lebih membantu,” pungkas Isidorus. (MI)




Warga Manulai Dua Diimbau Waspada Longsor Susulan Saat Hujan Malam Hari

Kupang,nwartapedia.com  –  Warga Kelurahan Manulai Dua, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya yang bermukim di sekitar Jalan Asoka III, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun pada malam hari. Imbauan ini menyusul peristiwa longsor yang terjadi akibat curah hujan tinggi pada awal pekan lalu.

Ketua RT 005/RW 002 Kelurahan Manulai Dua, Charles Dia, kepada media ini, Sabtu pagi (10/1/2026), menjelaskan bahwa longsor terjadi pada Senin, 5 Januari 2026, setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Longsor tersebut terjadi di Jalan Asoka III, tepatnya di lingkungan RT 05/RW 02, dengan titik longsoran berjarak sekitar enam meter di depan rumah warga atas nama Marten Nggesu.

“Longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejak sore hingga malam hari. Kondisi tanah menjadi labil dan mengakibatkan sebagian badan jalan amblas,” ungkap Charles Dia.

Ia menambahkan, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, longsor tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan serta warga sekitar apabila tidak segera ditangani secara serius.

Sebagai tindak lanjut, Jumat (9/1/2026) kemarin, telah dilakukan pemantauan langsung ke lokasi kejadian oleh Lurah Manulai Dua bersama staf kelurahan, didampingi perwakilan Dinas Sosial, BPBD, dan Dinas PUPR Kota Kupang, sesuai perintah Wali Kota Kupang. Pemantauan tersebut juga dihadiri sejumlah warga setempat.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris RT 05, Maria Hotan-Saudale, menyampaikan harapan warga agar pemerintah segera melakukan penanganan permanen.

“Kami berharap secepatnya dilakukan pembangunan tembok penahan jalan di lokasi longsor. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan longsor akan semakin parah dan mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan bisa membahayakan rumah warga di sekitar lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 005 Charles Dia kembali mengingatkan warga yang tinggal di sekitar titik longsor agar selalu waspada.

“Kami menghimbau warga untuk tetap berhati-hati, terutama saat hujan turun di malam hari. Ada kemungkinan longsor susulan bisa terjadi sewaktu-waktu,” tegasnya.

Warga setempat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada aparat kelurahan atau RT setempat apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan di sekitar lokasi longsor, guna mencegah risiko yang lebih besar.(goe)




Warga Kelurahan Bello Berduka, Ketua RW 004 Oktovianus Sina Tutup Usia

Kupang,nwartapedia.com  –  Duka mendalam menyelimuti warga Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Ketua RW 004, Oktovianus Sina, dikabarkan tutup usia pada Jumat petang, 9 Januari 2026, di salah satu rumah sakit swasta di Kota Kupang, setelah berjuang melawan penyakit komplikasi yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir.

Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar serta seluruh warga RW 004 dan sekitarnya. Semasa hidupnya, Oktovianus Sina dikenal sebagai sosok pemimpin yang sederhana, rendah hati, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kebutuhan warganya.

Sekretaris Lurah Bello, Denny Paty, mewakili pemerintah kelurahan menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Menurutnya, almarhum merupakan figur pemimpin lingkungan yang penuh dedikasi dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Almarhum sangat bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya sebagai Ketua RW. Ia menjadi penghubung yang baik antara warga dan pemerintah kelurahan,” ujar Denny Paty.

Ungkapan duka juga datang dari Ketua RT 009, Yusuf Koro. Ia mengaku sangat kehilangan sosok pemimpin yang selama ini menjadi panutan dan tempat berdiskusi bagi para ketua RT.

“Bapak Oktovianus Sina adalah pemimpin yang mengayomi. Beliau selalu terbuka, mau mendengar keluhan warga dan para ketua RT, serta cepat mengambil langkah jika ada persoalan di lingkungan,” kata Yusuf Koro dengan nada haru.

Menurut Yusuf, almarhum juga dikenal aktif hadir dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan, baik dalam suasana sukacita maupun kedukaan warga. Keteladanan dan sikap melayani yang ditunjukkan almarhum akan selalu dikenang oleh masyarakat.

Atas wafatnya Oktovianus Sina, pemerintah Kelurahan Bello bersama seluruh warga mengajak masyarakat untuk mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan.

Kepergian Ketua RW 004 ini menjadi kehilangan besar bagi warga Kelurahan Bello, namun semangat pengabdian dan kepeduliannya akan tetap hidup dalam ingatan masyarakat.

(goe)




Wakil Wali Kota Kupang Tekankan Penguatan Iman untuk Tingkatkan Etos Kerja ASN

Kupang,nwartapedia.com   – Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan pentingnya penguatan iman yang diwujudkan dalam etos kerja, integritas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kupang.

Penegasan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada Ibadah Penyegaran Iman Pemerintah Kota Kupang yang digelar di Lantai 1 Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (9/1).

Ibadah penyegaran iman tersebut dipimpin oleh Pdt. Yusuf Panggo, S.Th. dan dihadiri para Kepala Perangkat Daerah lingkup Kota Kupang, Direktur Perumda Pasar, serta ASN Pemerintah Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh ASN untuk mengawali tahun kerja 2026 dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Menurutnya, ibadah penyegaran iman menjadi ruang refleksi di tengah kesibukan dan tanggung jawab pekerjaan, sekaligus momentum memperbarui kekuatan rohani dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Serena C. Francis juga menyampaikan ucapan Selamat Natal 25 Desember 2025 dan Selamat Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada seluruh ASN yang merayakan, seraya berharap damai dan kasih Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah pelayanan aparatur Pemerintah Kota Kupang.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberagaman iman bukanlah penghalang dalam bekerja, melainkan kekuatan untuk saling menghormati dan melayani bersama. Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan fondasi penting dalam membangun Kota Kupang sebagai rumah bersama yang rukun, damai, dan inklusif.

Wakil Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pendeta yang memimpin ibadah serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, mulai dari pembawa acara, pemain musik, penyanyi, hingga tim perlengkapan.

Dalam sambutannya, Serena C. Francis turut mengapresiasi dedikasi dan kerja keras seluruh ASN sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan hasil survei, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik Pemerintah Kota Kupang telah mencapai 80 persen.

Capaian tersebut, menurutnya, patut disyukuri, namun tidak boleh membuat aparatur berpuas diri.

“Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kinerja yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tantangan pelayanan ke depan semakin kompleks seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat.

Oleh karena itu, ibadah penyegaran iman tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi titik tolak untuk memperkuat komitmen pelayanan.

Menurutnya, iman harus tercermin secara nyata dalam pekerjaan sehari-hari, antara lain melalui disiplin, tanggung jawab, kejujuran, serta sikap rendah hati dalam melayani masyarakat.

ASN dan PTT dituntut tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir melalui kinerja, etos kerja, dan pelayanan yang tulus.

Wakil Wali Kota juga mengingatkan seluruh ASN untuk kembali bekerja secara serius dan profesional di unit kerja masing-masing, dengan menyelesaikan tugas tepat waktu, mematuhi aturan, serta memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan beretika.

“Pemerintah Kota Kupang membutuhkan aparatur yang profesional, berintegritas, serta kuat secara mental dan spiritual. ASN yang memiliki iman yang kuat akan lebih bijak dalam mengambil keputusan dan konsisten dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Serena C. Francis mengimbau seluruh ASN untuk menjaga kesehatan, terutama di musim penghujan, agar tetap prima dalam menjalankan tugas pelayanan.

Program penyegaran iman ini dilaksanakan bagi seluruh ASN lintas agama, meliputi Kristen Protestan, Katolik, Islam, dan Hindu sesuai keyakinan masing-masing, sebagai wujud nyata penghormatan terhadap keberagaman iman serta implementasi moderasi beragama di lingkungan Pemerintah Kota Kupang. ***




Sekda Kota Kupang Lepas Armada Kebersihan Aksi Kupang Bersinar 2026

Kupang,nwartapedia.com – Mewakili Wali Kota Kupang, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Jefry Pelt, secara resmi melepas rombongan armada kebersihan dalam kegiatan Aksi Kupang Bersinar 2026 yang berlangsung di Taman Alun-Alun Kota Kupang, Jumat (9/1/2026) sore.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Kupang dan Komunitas Beta Bersih sebagai upaya bersama mewujudkan Kota Kupang yang bersih, indah, dan asri (Kupang Bersinar).

Dalam sambutannya, Sekda Jefry Pelt menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas penting di Jakarta.

“Saya diutus untuk membuka kegiatan Aksi Kupang Bersinar ini. Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap pentingnya kebersihan kota dan kenyamanan seluruh warga Kota Kupang,” ujar Sekda.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini awalnya direncanakan dirangkaikan dengan launching lomba kebersihan antar kelurahan.

Namun sesuai arahan Wali Kota Kupang, launching lomba tersebut akan dilaksanakan langsung oleh Wali Kota pada kesempatan tersendiri.

Sekda juga memberikan apresiasi kepada pimpinan perangkat daerah, para camat, lurah, serta para pejuang kebersihan yang telah melakukan aksi pembersihan di sejumlah titik tempat pembuangan sementara (TPS). Sebanyak 58 armada kebersihan disiapkan untuk mendukung distribusi dan pengangkutan sampah dalam kegiatan tersebut.

“Cuaca yang mendukung hari ini merupakan anugerah Tuhan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. Apa yang kita lakukan hari ini adalah bentuk kekeluargaan pemerintah kota dalam memberikan rasa nyaman bagi seluruh warga Kota Kupang,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Beta Bersih, Paulus Irsan Dardana, menyampaikan bahwa Aksi Kupang Bersinar merupakan gerakan kerja bakti massal yang melibatkan seluruh komponen masyarakat Kota Kupang.

“Kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab utama seluruh warga Kota Kupang. Karena warga kota yang memproduksi sampah, maka kesadaran mengelola sampah harus dimulai dari rumah tangga masing-masing,” tegas Irsan.

Ia mengungkapkan bahwa Komunitas Beta Bersih menyiapkan 31 armada pengangkut sampah, dengan rincian tiga armada dump truk fuso kapasitas 20 ton ditempatkan di TPA Alak untuk mendukung pembersihan lokasi pembangunan, sementara armada lainnya digunakan untuk mengangkut sampah hasil kerja bakti, termasuk sisa-sisa perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Kami ingin menjadi motor penggerak budaya bersih di Kota Kupang. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkala sehingga Kota Kupang benar-benar menjadi kota yang bersih,” ujarnya.

Irsan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang atas kepercayaan dan kolaborasi yang terjalin, serta kepada seluruh anggota Komunitas Beta Bersih dan para donatur armada yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Sekretaris Komunitas Beta Bersih, FX Endrue Lie, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan kota.

“Dengan aksi serentak bersihkan Kota Kupang ini diharapkan warga akan lebih peduli dan rutin melakukan kerja bakti bersihkan lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau komunitas tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Melalui aksi ini, Komunitas Beta Bersih berharap semangat gotong royong terus terjaga dan menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari warga Kota Kupang.

Kegiatan Aksi Kupang Bersinar 2026 ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, pimpinan perangkat daerah, Camat Kota Lama, Ketua Komunitas Beta Bersih beserta tim, serta jajaran Pemerintah Kota Kupang.

Aksi Kupang Bersinar secara resmi dimulai sebagai langkah awal mewujudkan Kota Kupang yang lebih bersih dan nyaman bagi seluruh warga. (MI)