Tes Kontrol Akhir Tahun Sentra PPLD, PPLMD, dan SPOBNAS Dispora NTT Resmi Dibuka

Kupang,nwartapedia.com   — Kegiatan Tes Kontrol Akhir Tahun bagi atlet-atlet binaan Sentra PPLD, PPLMD, serta SPOBNAS yang berada di bawah naungan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Timur (Dispora NTT) resmi dimulai pada Senin pagi (11/12).

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Plt. Kadispora NTT yang diwakili oleh Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora NTT, Dr. Frans Sales, S.Pd., MM.

Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Independen/Pengelola, para pelatih dari 11 cabang olahraga (cabor) binaan, serta atlet-atlet dari seluruh cabor tersebut.

Dalam struktur pembinaan, masing-masing cabor memiliki atlet inti (lapisan utama) dan atlet pendamping (lapisan kedua).

Menurut Dr. Frans Sales, seluruh atlet wajib mengikuti rangkaian item tes yang telah disusun oleh Tim Independen/Pengelola. Tes tersebut dikoordinir oleh Dudi Y. Baranuri, sementara instrumen tes dipimpin oleh Dr. Jhoni Lumba, M.Pd., dengan dukungan para pelatih, unsur pengelola sentra, dan ASN Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora NTT.

Cabor Binaan Sentra PPLD & PPLMD

Saat ini, terdapat 11 cabang olahraga yang dibina pada kedua sentra tersebut, di antaranya Atletik, Tinju,  Pencak Silat, Kempo,Taekwondo, Wushu, Kick Boxing, Kriket, Futsal, Sepaktakraw dan Angkat Besi. 

Cabor Binaan Sentra SPOBNAS

Selain itu, pada Sentra SPOBNAS terdapat 5 cabang olahraga binaan, yaitu Atletik, Taekwondo, Pencak Silat, Wushu dan Karate.

Ketiga sentra pembinaan ini berada langsung di bawah koordinasi teknis Dispora NTT.

Upaya Besar Mewujudkan Prestasi dan Visi NTT Maju

Dr. Frans Sales menegaskan bahwa pembinaan olahraga ini merupakan kerja besar pemerintah untuk mencapai visi NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, Berkelanjutan, dan Berprestasi Tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi, sinergitas, dan soliditas antara semua pihak, baik internal maupun eksternal, termasuk para pemangku kepentingan (stakeholders). Semua pihak diharapkan memberikan kontribusi dan keterlibatan aktif untuk meningkatkan kualitas pembinaan di ketiga sentra tersebut.

“Sentra SPOBNAS, PPLD, dan PPLMD merupakan model pembinaan kolaboratif yang menjadi role model manajemen pemusatan latihan dan kompetisi di NTT. Dengan pola pembinaan yang baik dan profesional, kita berharap pada PON Bersama NTT–NTB tahun 2028, kontingen NTT memiliki data atlet yang siap tampil dan bersaing,” ujar Frans Sales.

Menuju PON Bersama 2028

Kegiatan tes akhir tahun ini menjadi bagian penting dalam pemetaan performa atlet menuju PON Bersama 2028. Data hasil tes akan menjadi dasar bagi pelatih dan tim teknis untuk menentukan program latihan lanjutan serta pemusatan latihan yang lebih terarah.

Dengan dukungan pemerintah, pelatih, pengelola, dan seluruh masyarakat olahraga NTT, diharapkan pembinaan pada Sentra SPOBNAS, PPLD, dan PPLMD terus meningkat demi kejayaan olahraga Nusa Tenggara Timur di masa mendatang. (MI)




Perumda Air Minum Kota Kupang Gelar Diklat Teknis untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Kupang nwartapedia.com  —   Perumda Air Minum Kota Kupang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh pegawai di bagian teknik pada Rabu (10/12).

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Scada, Kelurahan Manulai II, dan diikuti sekitar 40 pegawai yang dikoordinir langsung oleh Kepala Bagian Teknik, Elsy Bengu.

Diklat teknis ini bertujuan meningkatkan kapasitas, wawasan, serta kemampuan teknis para pegawai agar pelayanan air minum kepada masyarakat Kota Kupang dapat dilakukan secara lebih maksimal dan optimal.

Dalam kegiatan ini, Perumda menghadirkan narasumber tunggal, Ir. Piet Djami Rebo, M.Si, seorang tokoh pembangunan infrastruktur NTT sekaligus mantan Kepala Karis PU Provinsi NTT.

Dalam paparannya, Piet Djami Rebo menyoroti berbagai persoalan yang saat ini dihadapi Perumda Air Minum Kota Kupang, mulai dari tingginya tingkat kebocoran air (NRW), distribusi yang belum merata, hingga kesenjangan antara kapasitas produksi SPAM Kali Dendeng dan jumlah sambungan rumah di wilayah sekitar instalasi tersebut.

Sebagai tokoh yang berpengalaman dalam pembangunan infrastruktur, ia menyampaikan harapan agar Perumda terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan dengan mengefektifkan peran seluruh pegawai teknis, mulai dari produksi, transmisi, distribusi, hingga penanganan teknis di lapangan.

Dengan penguatan kapasitas pegawai, pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan lebih optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa menyampaikan apresiasi atas dukungan dari narasumber dan menegaskan bahwa Bimtek ini merupakan kesempatan penting bagi pegawai untuk meningkatkan kemampuan dan menemukan solusi atas berbagai persoalan teknis yang dihadapi perusahaan.

“Ini momentum baik bagi para pegawai untuk menambah pengetahuan dan memperkuat kualitas pelayanan. Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan aktif berdiskusi,” ujarnya.

Agenda Bimtek ini merupakan rangkaian pelatihan rutin yang diselenggarakan Perumda Air Minum Kota Kupang. Sebelumnya, kegiatan serupa telah diberikan kepada pegawai bagian administrasi dan keuangan, kemudian disusul oleh bagian hubungan langganan.

Dengan adanya berbagai pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM ini, Perumda berharap kualit as pelayanan air minum di Kota Kupang semakin baik dan mampu menarik lebih banyak pelanggan baru di masa mendatang.. (MI)




Uskup Agung Kupang Resmikan Sekretariat SMGM, Tonggak Baru Penguatan Pelayanan Rohani

Kupang, nwartapedia.com — Uskup Keuskupan Agung Kupang, Mgr Hironimus Pakaenoni, meresmikan Sekretariat Komunitas Sahabat Monsinyur Gabriel Manek (SMGM) Cabang Keuskupan Agung Kupang pada Senin, 8 Desember 2025.

Peresmian yang berlangsung sederhana namun sarat makna ini dihadiri puluhan anggota SMGM serta jajaran Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santo Fransiskus dari Asisi Kolhua.

Momen peresmian kali ini juga bertepatan dengan Pesta Imamat ke-10 Pastor Paroki Santo Fransiskus Asisi Kolhua, RD Longginus Bone, yang sekaligus menjadi Moderator Komunitas Doa SMGM.

Pembukaan sekretariat baru tersebut menjadi langkah strategis bagi penguatan pembinaan iman, pelayanan rohani, serta pengorganisasian karya kerasulan Komunitas SMGM di wilayah Keuskupan Agung Kupang.

Koordinator SMGM Keuskupan Agung Kupang, Adri Ceme, menyampaikan bahwa hadirnya sekretariat ini menjawab kebutuhan ruang koordinasi yang selama ini berjalan secara terbatas.

“Selama ini kegiatan administrasi SMGM dilakukan di rumah pribadi pengurus. Dengan adanya sekretariat ini, kita memiliki pusat koordinasi yang jelas, terstruktur, dan siap mendukung perkembangan spiritualitas serta karya pelayanan anggota SMGM,” ujar Adri.

Ia menjelaskan bahwa sekretariat tersebut akan difungsikan sebagai ruang rapat, pusat konsolidasi program, persiapan kegiatan rohani, hingga pusat data komunitas dan animasi kerasulan.

Moderator SMGM Keuskupan Agung Kupang, RD Longginus Bone, menegaskan bahwa peresmian sekretariat ini merupakan bentuk komitmen Gereja dalam memperkuat komunitas kategorial agar semakin hidup, aktif, dan relevan dalam pelayanan.

“Sekretariat ini mesti menjadi ruang bertumbuh dalam iman dan kebersamaan. Ini bukan hanya bangunan, tetapi simbol perhatian Gereja untuk mempersiapkan umat, khususnya komunitas kategorial, agar menjadi pewarta yang tangguh di tengah tantangan zaman,” tegas RD Longginus.

Ia berharap sekretariat tersebut mampu melahirkan program-program kreatif dan sesuai dengan kebutuhan umat di era digital. RD Longginus juga mengingatkan kembali semangat pelayanan Mgr Gabriel Manek, yang sepanjang hidupnya mengutamakan pelayanan bagi mereka yang kecil dan lemah, meneladani Kristus yang datang “bukan untuk dilayani, melainkan melayani.”

Ia pun mengajak seluruh anggota SMGM menjadikan sekretariat ini sebagai rumah perjumpaan iman yang mempersatukan dan meneguhkan pelayanan.

Peresmian sekretariat ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Mgr Hironimus Pakaenoni, disusul dengan doa pemberkatan. Hadir pula para pengurus SMGM Cabang Asisi Kolhua serta puluhan anggota DPP Paroki Kolhua.

Dengan beroperasinya sekretariat baru ini, Komunitas SMGM Keuskupan Agung Kupang diharapkan semakin solid, terarah, dan mampu menghadirkan karya pelayanan yang berdampak bagi Gereja maupun masyarakat luas. (goe)




Dispora NTT dan Kemenpora RI Gelar Tes Kontrol Akhir Tahun Sentra SPOBNAS

Kupang,nwartapedia.com  — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga bekerja sama dengan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga RI menggelar Tes Kontrol Akhir Tahun bagi atlet-atlet binaan Sentra SPOBNAS Dispora NTT.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pola pembinaan berkelanjutan yang dilaksanakan sejak Januari hingga Desember 2025.

Kegiatan tes resmi dibuka hari ini oleh Plt. Kepala Dispora NTT melalui Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Dr Frans Sales.,S.Pd,MM.

Hadir dalam kegiatan tersebut tim dari Kemenpora RI yang dipimpin oleh Mantan ASDP Drs. Thobias Tubulau, mantan Asdep sekaligus pejabat senior Kemenpora RI, didampingi oleh Yonas Bain, M.Pd, serta tim pendukung lainnya. Turut hadir pula Dr. Joni Lumba, M.Pd, bersama para pelatih Sentra SPOBNAS NTT.

Sementara itu, Dudi Y. Baranuri bertindak sebagai koordinator tes, bersama jajaran ASN Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora NTT.

Berlangsung Tiga Hari

Tes kontrol akhir tahun ini akan berlangsung selama tiga hari, yaitu pada 9, 10, dan 11 Desember, bertempat di GOR Futsal Oepoi Kupang. Selain untuk Sentra SPOBNAS,

Dispora NTT juga akan melakukan tes akhir tahun bagi atlet di Sentra PPLD dan PPLMD, sebagai bagian dari program pembinaan olahraga daerah.

Parameter Evaluasi Menyeluruh

Tes ini merupakan instrumen evaluasi penting untuk memotret progres pembinaan atlet selama satu tahun. Penilaian mencakup hasil tes berkala, data capaian latihan, prestasi atlet dalam berbagai event, perilaku dan kedisiplinan serta aspek pendukung performa lainnya

Seluruh data tersebut kemudian akan dianalisis oleh tim pengelola dan pelatih dari tiga sentra (SPOBNAS, PPLD, PPLMD).

Dari hasil evaluasi, tim akan merekomendasikan apakah seorang atlet dipertahankan dalam program pembinaan tahun 2026 atau dikembalikan ke daerah asal.

Evaluasi tidak hanya dilakukan untuk atlet, tetapi juga berlaku bagi pelatih dan pengelola di ketiga sentra tersebut.

Hal ini dianggap penting karena ketiganya saling berkaitan dalam mewujudkan peningkatan prestasi olahraga yang optimal.

Harapan untuk Dukungan Semua Pihak

Frans Sales  menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Kemenpora RI, pelatih, pengelola, serta seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan demi memperkuat pola pembinaan olahraga di tiga sentra utama: SPOBNAS, PPLD, dan PPLMD.

“Kami sangat berharap dukungan dari semua pihak untuk terus memperkuat pola pembinaan yang ada, demi melahirkan atlet-atlet berprestasi dan membanggakan NTT di tingkat nasional maupun internasional,” demikian disampaikan pihak Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora NTT. (MI)




UMKM JC Cake and Cookies Perkenalkan Produk Andalan di Christmas Market

Kupang,nwartapedia.com   — Pelaku UMKM kuliner, Maria Magdalena, pemilik brand JC Cake and Cookies, turut meramaikan acara Launching Christmas Market yang digelar di Taman Nostalgia pada Senin (8/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Maria menyampaikan harapannya sekaligus menceritakan perjalanan usahanya yang kini mulai aktif mengikuti berbagai bazar di Kota Kupang.

“Lumayan memperkenalkan produk-produk kami ke orang banyak supaya orang lebih tahu. Yang sudah tahu pasti balik lagi, tapi yang belum tahu kan harus coba dulu. Jadi targetnya orang datang dulu, kenal dulu sama produk kami,” ujarnya saat ditemui media ini.

Maria mengungkapkan bahwa dirinya baru pindah ke Kupang dan selama ini lebih banyak berjualan secara online.

Keikutsertaannya dalam berbagai pameran dan bazar merupakan langkah strategis untuk membangun kembali pasar dan memperkenalkan brand JC Cake and Cookies kepada masyarakat Kota Kupang.

“Saya baru pindah ke Kupang, jadi sekarang lagi rajin ikut bazar di mana-mana. Tujuannya memperkenalkan brand kami,” jelasnya.

Produk Andalan dan Menu Spesial Natal

JC Cake and Cookies menghadirkan beragam produk unggulan, mulai dari menu harian hingga edisi khusus Natal.

Beberapa yang menjadi favorit pelanggan antara lain Tiramisu Sodok merupakan produk best seller yang menurut Maria masih jarang ditemukan di Kupang, Sifon Cake yakni andalan untuk pilihan bolu yang ringan dan lembut dan aneka Kue Kering & Hampers Natal tersedia khusus untuk momen hari raya.

“Kalau untuk Natal, kami siapkan kue kering dan hampers. Biasanya saya buat kue kering hanya untuk hari raya saja yakni Lebaran dan Natal,” tambahnya.

Produksi intensif telah disiapkan hingga tanggal 22 Desember sebelum memasuki masa libur. Maria memastikan seluruh produknya dibuat dengan kualitas terbaik namun tetap dengan harga yang terjangkau.

Harapan untuk Pemerintah dan Penyelenggara Event

Maria juga menyampaikan beberapa masukan terkait penyelenggaraan event, khususnya untuk meningkatkan jumlah pengunjung yang otomatis berdampak pada pelaku UMKM.

“Harapannya eventnya bisa lebih dibesarkan lagi. Tempatnya sudah ada, tapi mungkin acaranya bisa lebih diperbanyak supaya orang tertarik datang. Misalnya ada artis, fashion show, atau agenda yang lebih ramai. Dampaknya pasti terasa untuk kami para UMKM,” ujarnya.

Ia juga menyoroti soal kondisi cuaca dan fasilitas tenda yang dinilai perlu diperhatikan agar pelaku UMKM tetap nyaman berjualan.

“Tadi taplak kami sampai basah, untung kuenya tertutup jadi aman. Kalau bisa tempat dan booth dibuat lebih proper, itu saja harapannya,” katanya.

Maria berharap keikutsertaannya pada Christmas Market ini dapat membuka peluang baru dan semakin memperluas jangkauan pelanggan di Kupang.

“Yang penting orang kenal dulu produk kami. Kualitasnya bagus, harganya terjangkau. Semoga makin banyak yang suka dan terus kembali,” tutupnya

Tentang JC Cake and Cookies

  • Pemilik: Maria Magdalena
  • Nama Usaha: JC Cake and Cookies
  • Bidang Usaha: Kue basah, kue kering, cake harian, hampers, serta kue ulang tahun
  • Lama Usaha: 2 tahun
  • Lokasi Booth: Indomaret Jalan Pit A, Talo samping Resto Suka Ramai
  • Kontak: 0896-5751-7789. 

(MI/ADV)




UMKM Jadi Magnet Utama di Christmas Market Kota Kupang

Kupang, nwartapedia.com  — Pembukaan Christmas Market 2025 di Arena Taman Nostalgia pada Senin, 8 Desember 2025, tidak hanya menghadirkan suasana Natal yang meriah, tetapi juga menjadi panggung besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Kupang. Ratusan pelaku UMKM memadati area bazar dengan beragam produk unggulan yang menjadi daya tarik utama pengunjung.

Kegiatan yang digelar hingga 22 Desember 2025 ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mendekatkan kebutuhan perayaan Natal kepada warga.

UMKM Hadirkan Beragam Produk Natal: Dari Aksesori hingga Kue Khas
Area UMKM di Christmas Market tahun ini tampil lebih variatif. Para pelaku usaha lokal memamerkan karya dan produk terbaik mereka.

Christmas Market menyajikan Aksesori dan dekorasi Natal
(ornamen gantung, kartu ucapan, hiasan pohon Natal, hingga lampu-lampu tematik), Kue Natal kering dan basah seperti kastengel, nastar, roti jahe, bolu mentega, kue tar, dan dessert khas NTT, Hadiah dan hampers Natal yang dikemas cantik dan siap dibawa pulang sebagai bingkisan untuk keluarga dan kerabat
Pernak-pernik kreatif UMKM lokal
termasuk kerajinan tangan, produk fashion lokal, lilin aromaterapi, serta ragam souvenir bernuansa Natal
Keberagaman produk ini menjadikan Christmas Market sebagai tempat belanja lengkap bagi masyarakat yang mempersiapkan perayaan Natal.

Wadah untuk Meningkatkan Ekonomi Kreatif Masyarakat

Plh. Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally, dalam sambutannya menegaskan bahwa Christmas Market bukan hanya ajang perayaan, tetapi ruang ekonomi yang membawa dampak langsung bagi masyarakat.

“Selain membantu persiapan Natal, kegiatan ini juga mendorong pengembangan UMKM kita. Pemerintah menghadirkan distributor pangan dan pedagang pernak-pernik Natal agar masyarakat dapat menjangkau semuanya di satu tempat,” jelasnya.

Dengan meningkatnya jumlah pengunjung setiap tahun, Christmas Market menjadi peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan penjualan, serta memperkenalkan produk lokal ke masyarakat luas.

Rangkaian Acara yang Mendukung Aktivitas UMKM

Untuk menghadirkan suasana yang lebih hidup, Pemerintah Kota Kupang juga merangkaikan Christmas Market dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti Car Free Day & Independent Run pada 13 Desember, 
Malam PPuji-Pujian pada 20 Desember, Penampilan sanggar seni dan komunitas kreatif setiap hari

Kegiatan ini memastikan aliran pengunjung terus ramai, sehingga aktivitas transaksi UMKM berjalan maksimal sepanjang pelaksanaan.

Suasana Belanja Meriah, Harga Terjangkau

Selain dekorasi meriah khas Natal, Christmas Market 2025 memberikan jaminan harga ramah masyarakat, khususnya untuk kebutuhan pokok seperti gula, terigu, beras (termasuk dari Bulog), serta produk pangan lainnya.

Kolaborasi antara pemerintah, distributor, dan UMKM membuat masyarakat dapat berbelanja secara nyaman, mudah, dan hemat dalam satu lokasi.

Terbuka untuk Umum Hingga 22 Desember 2025

Dengan memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa, kegiatan ini resmi dibuka dan kini dapat dinikmati oleh seluruh warga Kota Kupang.

Christmas Market 2025 di Arena Taman Nostalgia bukan hanya tempat belanja, tetapi juga ruang kebersamaan yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pengunjung dapat datang setiap hari hingga 22 Desember 2025 dan menikmati suasana Natal sambil mendukung produk UMKM lokal. (MI/ADV)




Publik Semakin Percaya: Survei FISIP Undana Soroti Gaya Kepemimpinan Terbuka Wali Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com  — Kepercayaan publik terhadap Pemerintah Kota Kupang menunjukkan tren positif berdasarkan hasil survei terbaru yang dipaparkan dalam Forum Advokasi Kebijakan Publik.

Temuan ini disampaikan dalam Diskusi Publik bertema “Kepemimpinan Transformasional Kepala Daerah: Refleksi Kepuasan dan Harapan Masyarakat” yang digelar di Subasuka Resto, Sabtu (6/12/2025).

Survei yang dilakukan oleh tim peneliti FISIP Universitas Nusa Cendana (Undana), Dr. I Putu Yoga Bumi Pradana, S.Sos., M.Sc. dan Dr. Laurens Sairani, menunjukkan bahwa masyarakat menilai Kota Kupang bergerak ke arah yang tepat di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota saat ini.

Publik melihat gaya kepemimpinan yang lebih terbuka, responsif, dan aktif hadir dalam berbagai persoalan warga.

Dr. Yoga mengungkapkan bahwa penilaian masyarakat terhadap kepemimpinan daerah relatif tinggi dan menjadi modal penting bagi perubahan Kota Kupang.

“Masyarakat menilai kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota cukup kuat dan terbuka. Namun, birokrasi harus mampu bergerak seirama agar kualitas layanan publik juga meningkat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun kepemimpinan memperoleh nilai tinggi, beberapa aspek kinerja pemerintahan masih membutuhkan percepatan, terutama dalam hal responsivitas, koordinasi antar-OPD, serta konsistensi eksekusi program.

Dalam pemaparan lebih mendalam, Dr. Laurens Sairani menyoroti tiga persoalan utama yang paling memengaruhi tingkat kepuasan masyarakat:

1. Pengelolaan Sampah

Isu sampah disebut sebagai masalah paling sering dikeluhkan sekaligus indikator penting dalam menilai efektivitas pemerintah.

2. Akses Air Bersih

Air bersih masih menjadi persoalan struktural yang perlu ditangani dengan pendekatan lebih sistematis dan berkelanjutan.

3. Kualitas dan Pemerataan Infrastruktur

Mulai dari jalan lingkungan, penerangan, hingga infrastruktur sosial yang belum merata di seluruh wilayah Kota Kupang.

“Jika tiga isu utama ini ditangani secara konsisten, maka persepsi positif masyarakat akan meningkat signifikan,” ujarnya.

Survei juga menemukan adanya peningkatan kesadaran dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan publik yang terintegrasi, SOP dan koordinasi antar-OPD yang lebih jelas, layanan kesehatan dan pendidikan yang lebih merata,  digitalisasi layanan yang lebih cepat dan program pemberdayaan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Menurut Dr. Laurens, masyarakat kini semakin menilai kinerja pemerintah dari kecepatan layanan, transparansi informasi, dan keterbukaan komunikasi.

Temuan survei menunjukkan bahwa gaya komunikasi Wali Kota yang dianggap lebih terbuka, mudah dijangkau, dan intens turun ke lapangan menjadi faktor kuat meningkatnya rasa percaya publik.

Namun demikian, tim peneliti menegaskan bahwa upaya komunikasi publik perlu diperluas agar informasi pembangunan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kepercayaan publik akan bertahan jika pemerintah menjaga arah pembangunan tetap konsisten dan memperkuat komunikasi dengan warga,” jelas Dr. Laurens.

Tim peneliti FISIP Undana memberikan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain modernisasi layanan dasar, terutama air bersih dan pengelolaan sampah, penguatan koordinasi dan integrasi antar-OPD, percepatan digitalisasi layanan publik, sosialisasi program pemerintahan yang lebih massif, penanganan cepat terhadap keluhan-keluhan struktural dan konsistensi arah pembangunan hingga akhir masa jabatan.

“Tahun kedua akan menjadi penentu keberhasilan transformasi Kota Kupang. Fondasi sudah terbentuk di tahun pertama, selanjutnya pemerintah harus berfokus pada percepatan eksekusi,” tutup Dr. Laurens.  (MI)




Wagub NTT Tinjau SPPG di Manggarai: Layani dengan Tulus untuk Masa Depan Anak-Anak Kita

Kupang, nwartapedia.com — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Manggarai pada Jumat (5/12/2025) untuk memantau langsung pelaksanaan Sentra Pemberdayaan Pangan dan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program strategis nasional yang tengah berjalan di NTT.

Di SPPG Compang Dalo, Wagub Johni melihat kesiapan sarana, pengelolaan layanan, serta kinerja tenaga pendukung dalam memenuhi kebutuhan penerima manfaat. Kepada seluruh karyawan, ia memberikan apresiasi sekaligus dorongan.

“Selamat semuanya. Layanilah dengan tulus,” ujarnya.

SPPG Compang Dalo saat ini melayani 2.331 penerima manfaat dari jenjang PAUD hingga SMA, mencakup sejumlah sekolah seperti SMPN 7 Cumbi, SDK Wae Mbeleng, SDI Sama, SMP–SMA St. Claus, serta sejumlah PAUD dan KB di wilayah tersebut.

Sebelum itu, Wagub juga meninjau SPPG Lawir di Kelurahan Lawir, yang dikelola oleh Yayasan Prima Karya Mandiri.

Menurut staf SPPG Lawir, Riki Suhardi, sentra tersebut melayani 2.673 penerima manfaat, dengan jumlah terbesar berasal dari SMA Negeri 1 Ruteng yang mencapai 1.581 siswa.

Baik SPPG Compang Dalo maupun SPPG Lawir mempekerjakan 50 tenaga, terdiri dari tiga staf Badan Gizi Nasional dan 47 relawan yang bertugas mengelola suplai bahan pangan, memasak, dan mendistribusikan makanan bergizi kepada anak-anak.

Program Makan Bergizi Gratis bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak, mencegah stunting, serta memperkuat ekonomi lokal melalui pemberdayaan petani, nelayan, dan UMKM sebagai pemasok bahan pangan bagi dapur-dapur MBG.

Usai meninjau SPPG, Wagub Johni mengunjungi Kampung Redong untuk menyalurkan sembako bersubsidi. Dalam kesempatan itu, ia mendorong warga memanfaatkan lahan-lahan tidur sebagai sumber produksi pangan yang dapat diserap langsung oleh dapur MBG.

“Inilah kesempatan kita. Jangan biarkan tanah kosong. Tanam sayur, pelihara ayam dan hasilnya bisa langsung dijual ke dapur-dapur MBG,” tegas Wagub Johni.

Ia berharap kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan pelaku ekonomi lokal dapat memastikan keberlanjutan program MBG sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga di Manggarai. ***




UCB dan Undana Luncurkan Teknologi Energi Hibrid Surya Angin Tekan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting di TTS

Soe,nwartapedia.com   — Persoalan kemiskinan ekstrem dan tingginya angka stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mendorong Universitas Citra Bangsa (UCB) dan Universitas Nusa Cendana (Undana) menghadirkan inovasi energi terbarukan berbasis hybrid surya–angin.

Inovasi ini dikembangkan melalui Program Hibah Kosabangsa yang didukung Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) melalui Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM).

Teknologi tersebut resmi diserahterimakan kepada masyarakat Desa Kesetnana, Soe, dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat (05/12/2025).

Ketua Tim Kosabangsa UCB, Dr. Abdul Majid, M.Kes, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari hasil temuan lapangan mengenai keterbatasan akses air bersih yang menjadi penyebab utama kemiskinan dan stunting di wilayah pedalaman Pulau Timor.

“Kami melihat bahwa akar masalah kemiskinan dan stunting adalah kurangnya air. Karena itu, kami berkolaborasi dengan profesor dari Undana yang memiliki paten teknologi terkait. Dari sinilah tercipta sistem energi surya dan angin (hybrid) untuk memproduksi listrik dan memompa air dari mata air guna kebutuhan pertanian dan kebutuhan dasar masyarakat,” jelas Wakil Rektor Bidang Akademik UCB tersebut.

Ia menambahkan bahwa Desa Kesetnana dipilih karena termasuk desa dengan prevalensi stunting tinggi di TTS.

Ketua Pendamping Program, Prof. Dr. Ir. H. Sudirman Syam, ST., MT., IPM, Guru Besar Teknik Elektro dan Informatika Undana, menegaskan bahwa program ini merupakan intervensi strategis yang menyasar ketahanan pangan dan perbaikan gizi keluarga.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah mengatasi akar masalah kemiskinan dan stunting yang terkait kerawanan pangan dan minimnya akses air bersih,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa metodologi program menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas, mulai dari survei baseline, desain dan instalasi sistem, pelatihan masyarakat, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan.

“Ini adalah inovasi perdana yang kami hasilkan dari paten Motor Magnet NdFeB. Potensi angin dan cahaya matahari di TTS sangat besar sehingga teknologi ini tepat diterapkan,” tambah Profesor Sudirman.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda TTS, Drs. Deny Nubatonis, S.Ip, M.Si, menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim Kosabangsa.

“Kami sangat berterima kasih. Inovasi ini sangat bermanfaat dan akan kami informasikan ke 266 desa lainnya agar bisa berkolaborasi dengan tim. Saya percaya dana desa dapat digunakan untuk hal luar biasa seperti ini,” ujarnya.

Kepala Desa Kesetnana, Petrus P. S. Liu, S.Ip, menilai program ini membawa dampak nyata bagi warga.

“Air sudah mengalir, masyarakat sudah bisa menanam, dan hasilnya mulai terlihat. Kelompok tani dan ibu-ibu PKK sangat merasakan manfaatnya. Wawasan masyarakat juga bertambah lewat pelatihan mengolah produk pertanian,” katanya.

Ia berharap teknologi ini menjadi titik balik pembangunan Desa Kesetnana di masa mendatang.

Tim Pengusul (UCB) Dr. Abdul Majid, M.Kes (Ketua), Andi Agung Wahyu Utama, ST., MT, Arman Rifat Lette, SKM., MPH dan Vinsensius Belawa Lemaking, SKM., M.Kes

Tim Pendamping (Undana) Prof. Dr. Ir. H. Sudirman Syam, ST., MT., IPM (Ketua), Dr. Sri Kurniati A., ST., MT, Dr. Yuliana Tandi Rubak, STP., MP

Mahasiswa UCB yang terlibat Kevin Arjuna Ndiy, Cindy P. Maharani, Lidwina Olbata, Putri Ade Bungsu Maleachy, dan Jelita Yati Yani Foes. ***




Pemkot Kupang Buka Pelatihan Duta Anti-Hoaks Kolaborasi Diskominfo dan Mafindo

Kupang,nwartapedia.com  — Pemerintah Kota Kupang secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Duta Anti-Hoaks Kota Kupang yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kupang bekerja sama dengan Mafindo Kupang.

Kegiatan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang pada Jumat (5/12/2025).

Wali Kota Kupang yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Jefry Pelt, membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa tantangan penyebaran informasi palsu kini semakin kompleks, seiring pesatnya penggunaan telepon genggam oleh semua kalangan, termasuk anak usia dini.

 “Hari ini handphone bukan hanya dipegang orang dewasa, tetapi sudah sampai ke anak-anak PAUD. Handphone bisa sangat bermanfaat, tetapi jika disalahgunakan bisa merusak tatanan kehidupan kita,” ujar Sekda.

Ia menekankan bahwa persebaran informasi negatif cenderung lebih cepat dan bertahan lama di masyarakat dibandingkan informasi positif. Bahkan, katanya, hingga tahun 2025 masih ditemukan hoaks yang beredar sejak 2019.

“Kadang kita bertemu informasi hoaks lama, tapi masih hidup di masyarakat. Karena itu kita perlu membekali diri agar tidak salah dalam memberikan maupun menerima informasi,” tambahny

Pelatihan ini diikuti 134 peserta, masing-masing kelurahan mengutus dua orang perwakilan untuk menjadi duta anti-hoaks di wilayahnya. Pelatihan berlangsung selama dua hari, yakni 5 dan 9 Desember 2025.

Ketua panitia sekaligus Sekretaris Diskominfo Kota Kupang, Yoseph Kale, selaku ketua panitia, menyampaikan bahwa hoaks dan disinformasi telah menjadi ancaman serius bagi kesehatan sosial dan stabilitas pembangunan daerah.

Karena itu pemerintah kota memandang perlu adanya upaya sistematis untuk memperkuat literasi digital di tingkat masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta agar mampu mengenali informasi yang belum tentu benar, memverifikasi fakta secara mandiri, dan menerapkan etika bermedia,” jelasnya.

Selain itu, pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan antara pemerintah, aparat penegak hukum, serta komunitas dalam menanggulangi penyebaran hoaks, terutama terkait kebijakan dan layanan publik.

Pemerintah Kota Kupang berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyaring, memverifikasi, dan menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Mari kita ciptakan ruang digital Kota Kupang yang bersih dan sehat. Para peserta adalah garda terdepan dalam menjaga kualitas informasi di masyarakat,” ujar Yoseph Kale.

Pelatihan kemudian dibuka secara resmi oleh Sekda Kota Kupang, menandai dimulainya rangkaian kegiatan literasi digital anti-hoaks di Kota Kupang.(MI)