Srikandi Christian Serena Gelar Pengobatan Gratis, Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan Masyarakat

Kupang,nwartapedia.com  —   Organisasi Srikandi Christian Serena menggelar kegiatan layanan pengobatan gratis sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di area Car Free Day (CFD) Kota Kupang, Sabtu (13/12/2025), dan mendapat sambutan antusias dari warga.

Ketua Srikandi Christian Serena, Petronela Riberu, kepada media ini menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen organisasi dalam membangun komunitas yang sehat dan sejahtera.

“Hari ini Srikandi Christian Serena menghadirkan layanan pengobatan gratis sebagai wujud nyata perhatian terhadap kesehatan masyarakat,” ujar Petronela.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menumbuhkan nilai solidaritas, saling mendukung, serta semangat berbagi kepada sesama.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang pelayanan kesehatan, tetapi juga tentang kebersamaan dan kepedulian. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, mendapatkan edukasi, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat,” jelasnya.

Petronela juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, tenaga medis, relawan, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa manfaat besar dan menjadi inspirasi untuk terus menebarkan kebaikan,” tambahnya.

Ucapan terima kasih secara khusus juga disampaikan kepada Camat Kota Raja yang telah memberikan izin penggunaan lokasi Car Free Day sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan pengobatan gratis ini melibatkan satu orang dokter dari Puskesmas Dinas Kesehatan Kota Kupang serta empat tenaga medis dari Puskesmas Naioni yang memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.

Dari pantauan media ini, terlihat antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh Srikandi Christian Serena.

Warga tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi untuk mendapatkan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan. (MI)




Fakultas Kedokteran UCB Dinilai Mampu Hasilkan SDM Unggul untuk Bangun NTT

Kupang,nwartapedia.com  —  Ketua Dewan Pembina Yayasan Citra Bina Insan Mandiri Kupang sekaligus Senator DPD RI asal NTT, Abraham Paul Liyanto, menyatakan optimisme bahwa Fakultas Kedokteran UCB akan melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu membangun Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal tersebut disampaikan Abraham Paul Liyanto di sela-sela kegiatan tanam jagung perdana bersama Pemuda Tani Indonesia (PTI) NTT yang berlangsung di area Hotel Harper Kupang, Sabtu (13/12/2025).

Menurutnya, Fakultas Kedokteran UCB hadir sebagai langkah strategis untuk memperkuat sektor kesehatan melalui pendidikan berkualitas yang terintegrasi.

Fakultas ini tidak hanya membuka Program Studi Kedokteran, tetapi juga Sarjana Kebidanan dan Profesi Kebidanan, serta telah lebih dulu mengembangkan program studi Perawat, Farmasi, dan Apoteker.

“Di Fakultas Kesehatan ini kita sudah mulai dari bidan, perawat, farmasi, apoteker hingga kedokteran. Ini adalah fondasi penting untuk membangun SDM NTT yang lebih baik,” ujar Abraham.

Ia menegaskan, pembangunan sektor pendidikan kesehatan akan berdampak langsung pada sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kurun waktu empat hingga lima tahun ke depan, lulusan Fakultas Kesehatan diharapkan dapat kembali mengabdi ke desa-desa sebagai dokter, perawat, dan tenaga paramedis.

“Kalau persediaan SDM di tingkat desa sudah bagus, pembangunan akan berjalan lebih cepat. Kita tidak lagi dipimpin oleh orang-orang yang tidak berpendidikan, tetapi oleh sarjana. Saya yakin 5 sampai 10 tahun ke depan NTT bisa keluar dari kemiskinan,” tegasnya.

Abraham juga mengungkapkan bahwa UCB saat ini tengah memproses pembangunan rumah sakit pendidikan yang akan menjadi penunjang utama Fakultas Kedokteran.

Rumah sakit tersebut direncanakan mulai dibangun sekitar April 2026 dan akan berada di bawah pembinaan Universitas Airlangga (Unair).

“Fakultas Kedokteran UCB dibina langsung oleh Universitas Airlangga, fakultas kedokteran terbaik kedua di Indonesia setelah Universitas Indonesia. Dengan pembinaan ini, kualitas SDM kita pasti meningkat,” jelasnya.

Ia menambahkan, UCB menjadi universitas swasta pertama di NTT yang membuka Fakultas Kedokteran.

Mahasiswa baru akan mendapatkan berbagai kemudahan, termasuk biaya pendidikan yang relatif lebih terjangkau serta fasilitas penunjang yang lengkap.

“Kita siapkan sekitar 14 laboratorium, termasuk laboratorium farmasi. Saya jamin kualitas dokter lulusan UCB tidak kalah dengan universitas di Jawa,” katanya.

Pada tahun pertama pembukaan, Fakultas Kedokteran UCB memperoleh kuota 50 mahasiswa, jumlah yang lebih besar dibandingkan standar nasional yang umumnya hanya 25–30 mahasiswa. Kuota tersebut diberikan karena akreditasi yang dinilai sangat baik.

Abraham menegaskan, pihaknya akan memprioritaskan 60–70 persen mahasiswa asal NTT, sementara sisanya terbuka bagi pendaftar dari luar daerah.

“Website pendaftaran melalui situs resmi UCB yakni findfuture.ucb.ac.id sudah dibuka mulai hari ini. Ada tiga gelombang pendaftaran, yakni Januari, April, dan Juni–Juli 2026. Saya mengimbau anak-anak NTT untuk mempersiapkan diri dengan baik dan memanfaatkan kesempatan ini,” pungkasnya.

Ia berharap, dengan lahirnya dokter-dokter dari NTT sendiri, provinsi kepulauan ini dapat mandiri dalam pelayanan kesehatan dan tidak lagi bergantung pada tenaga medis dari luar daerah. (MI)




UCB Kupang Resmi Kantongi Izin Pembukaan Program Studi Kedokteran

Kupang,nwartapedia.com  — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi resmi menetapkan Keputusan Menteri Nomor 1086/B/0/2025 yang memberikan izin kepada Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang untuk membuka Program Studi Kedokteran Program Sarjana serta Program Studi Pendidikan Profesi Dokter.

Keputusan tersebut ditandatangani pada 8 Desember 2025 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Khairul Munadi, yang bertindak atas nama Menteri.

Penerbitan izin ini merupakan tindak lanjut atas permohonan Rektor UCB serta rekomendasi LLDikti Wilayah XV.

Dalam keputusan itu disebutkan bahwa kedua program studi telah memenuhi persyaratan minimum akreditasi dan siap diselenggarakan oleh Yayasan Citra Bina Insan Mandiri sebagai badan penyelenggara resmi universitas.

Pemerintah juga menegaskan sejumlah kewajiban bagi universitas, termasuk pemenuhan standar nasional pendidikan tinggi dan kewajiban melaporkan hasil penyelenggaraan setiap akhir semester.

Rektor UCB diberi tanggung jawab penuh untuk memastikan kedua program dijalankan sesuai ketentuan dan menanggung segala konsekuensi jika kelak terdapat pencabutan izin berdasarkan evaluasi.

Dengan terbitnya keputusan ini, Universitas Citra Bangsa resmi menjadi salah satu perguruan tinggi di Nusa Tenggara Timur yang menyelenggarakan pendidikan kedokteran, sekaligus memperluas kesempatan masyarakat daerah untuk mengakses pendidikan profesi dokter. (MI)




Srikandi Christian Serena Gelar Beauty Class 2025: Dorong Kepercayaan Diri dan Pemberdayaan Perempuan Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com  —Srikandi Christian Serena Kota Kupang menggelar Beauty Class 2025 sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan perempuan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang dan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kesbangpol Kota Kupang, Jerry Lakusa.

Dalam sambutannya, Jerry Lakusa menyampaikan apresiasi kepada Srikandi Christian Serena atas kontribusi nyata dalam mendukung program-program Pemerintah Kota Kupang.

Ia menegaskan bahwa Srikandi selama ini menjadi mitra aktif pemerintah, khususnya dalam kegiatan pemberdayaan perempuan dan penguatan kapasitas masyarakat.

“Kesbangpol mengapresiasi Srikandi yang terus menghadirkan kegiatan positif dan selaras dengan program pemerintah. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan perempuan serta membuka peluang usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Srikandi Christian Serena Kota Kupang; Petronela Riberu menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas berkat dan penyertaan-Nya kita dapat berkumpul dalam kegiatan Beauty Class bagi anggota Srikandi dan perempuan Kota Kupang,” ujarnya.

Ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang yang terus memberikan perhatian dan kesempatan bagi perempuan untuk berkembang.

“Saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota yang senantiasa memberikan dukungan dan ruang bagi kami para perempuan untuk berkarya dan meningkatkan keterampilan,” katanya.

Petronela Riberu menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teknik rias, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kapasitas perempuan.

“Beauty Class ini bukan sekadar belajar teknik kecantikan, tetapi juga bentuk pemberdayaan. Perempuan yang terampil, percaya diri, dan mandiri akan menjadi kekuatan besar bagi keluarga, lingkungan, dan pembangunan Kota Kupang yang kita cintai,” ungkapnya.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat membuka peluang usaha dan turut meningkatkan ekonomi keluarga maupun komunitas.

Ketua Srikandi Christian Serena juga menyampaikan terima kasih kepada para instruktur yang bersedia berbagi ilmu dan pengalaman.

“Semoga ilmu yang diberikan menjadi bekal berharga bagi seluruh peserta,” ujarnya.

Kepada seluruh anggota Srikandi dan peserta pelatihan, ia mengajak agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan kreativitas.

Pelatihan dijadwalkan berlangsung dalam beberapa sesi yang berfokus pada teknik tata rias dasar hingga profesional, dipandu oleh instruktur yang berpengalaman. (MI)




Rapat Pemantapan Kejuaraan Sartlak Tarung Derajat Kota Kupang Open Digelar

Kupang,nwartapedia.com  – Panitia kecil Kejuaraan Sartlak Tarung Derajat Kota Kupang Open menggelar rapat pemantapan pada Jumat pukul 15.00 WITA hingga selesai.

Rapat tersebut bertujuan memastikan kepastian keikutsertaan sejumlah kelas yang akan dipertandingkan sesuai petunjuk teknis (Juknis) sebagai panduan pelaksanaan kejuaraan, serta membahas hal-hal nonteknis lainnya.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa Kejuaraan Sartlak Tarung Derajat Kota Kupang Open akan dilaksanakan pada 20–21 Desember 2025 dan bertempat di GOR Flobamora Oepoi, Kota Kupang.

Dengan ditetapkannya jadwal dan lokasi pelaksanaan, panitia mengimbau seluruh satuan latihan (satlak) Tarung Derajat se-Kota Kupang untuk segera melakukan persiapan secara maksimal.

Panitia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara satlak dan panitia penyelenggara sebagai langkah penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan kejuaraan dapat berjalan lancar dan berkualitas.

Kolaborasi antara pengurus, pelatih, atlet, serta para pemangku kepentingan diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda potensial yang dapat dibina menuju prestasi tinggi, baik di level lokal, nasional, maupun internasional.

Hadir dalam rapat pemantapan tersebut antara lain Ketua Umum Frans Sales, Bendahara Umum Maria Ima Fatubun, S.Pd., para pelatih seperti Kang Edo dari Satlak Polresta Kupang Kota bersama tim, Kang Rigan bersama tim pelatih lainnya, sejumlah atlet, serta unsur pengurus inti Tarung Derajat Kota Kupang.

Keluarga besar Tarung Derajat Kota Kupang turut mengajak masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya untuk hadir langsung memberikan dukungan di GOR Flobamora Oepoi pada hari pelaksanaan kejuaraan.

Yel-yel dukungan diharapkan mampu menghadirkan suasana yang gegap gempita dan memeriahkan jalannya pertandingan.

Salam olahraga, Jaya!
“Aku ramah bukan berarti aku takut.
Aku tunduk bukan berarti aku takluk.”

Box… (MI)




Pengunjung Christmas Market Sampaikan Apresiasi untuk Pemerintah Kota Kupang

Kupang,nwartapedia.com — Suasana meriah Christmas Market 2025 di Taman Nostalgia tidak hanya menjadi ajang belanja dan rekreasi bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan kebanggaan tersendiri atas perhatian Pemerintah Kota Kupang terhadap UMKM lokal.

Antusiasme pengunjung yang memadati area taman menunjukkan bahwa event ini telah menjadi ruang positif bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Salah satu pengunjung, Seina Dethan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Kupang pada Kamis (11/12/2025).

Ia menilai Christmas Market sebagai langkah nyata pemerintah dalam menghadirkan ruang yang ramah, kreatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Sangat bagus Pemerintah Kota Kupang yang telah menyiapkan tempat untuk membeli pernak-pernik Natal sekaligus rekreasi di Taman Nostalgia. Ini bukti bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat,” ujar Seina.

Menurutnya, penyelenggaraan Christmas Market tidak hanya memudahkan warga mencari kebutuhan Natal, tetapi juga memberi kesempatan bagi UMKM untuk berkembang dan memperkenalkan produk lokal kepada lebih banyak pengunjung.

“Saya mengimbau agar pemerintah bisa menghadirkan lebih banyak event seperti ini. Selain mempermudah pengunjung, event seperti ini benar-benar membantu UMKM,” tambahnya.

Seina juga menyampaikan harapannya agar kawasan Taman Nostalgia ke depan dapat ditata lebih baik, terutama fasilitas untuk para penjual. Mengingat saat ini Kota Kupang memasuki musim hujan, para pelaku usaha membutuhkan area bernaung yang lebih memadai agar aktivitas jual beli tetap nyaman.

“Harapannya taman ini ditata lagi, termasuk tempat para penjual, karena sekarang musim hujan,” katanya.

Ia mengakhiri pernyataannya dengan menegaskan bahwa sepanjang pengalamannya, baru kali ini Kota Kupang memiliki pemimpin yang menurutnya sangat peduli pada masyarakat kecil dan memberikan ruang besar kepada UMKM untuk berkembang.

Christmas Market 2025 menjadi bukti bahwa kerja sama pemerintah dan masyarakat mampu menciptakan suasana yang hangat, inklusif, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di kota ini.  (MI/ADV)




Piala Futsal Gubernur NTT 2025 Resmi Ditutup, Melki Laka Lena Dorong Pembinaan Futsal Menuju Prestasi Nasional

Kupang nwartapedia.com  — Turnamen Futsal Piala Gubernur Nusa Tenggara Timur 2025 secara resmi ditutup oleh Melkiades Laka Lena, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi NTT, dalam upacara penutupan yang berlangsung meriah di GOR Oepoi Kupang. Acara ini menjadi puncak rangkaian kompetisi futsal yang diikuti berbagai tim dari kabupaten/kota di seluruh NTT.

Penutupan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Kupang yang juga Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Kupang, para perwakilan sponsor, jajaran pengurus Asosiasi Futsal Provinsi NTT, serta seluruh manajemen dan pemain dari tim peserta.

Dalam sambutannya, Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh pihak yang berperan dalam menyukseskan turnamen. Ia menilai turnamen ini telah berjalan dengan baik dan menjadi wadah strategis untuk menjaring pemain muda berbakat dari berbagai daerah.

“Turnamen ini menjadi ajang penting untuk menemukan potensi atlet futsal yang dapat dibina menjadi pemain profesional. Saya meminta panitia mencatat dan memetakan para pemain yang menonjol agar dapat dipersiapkan menuju level kompetisi nasional,” tegas Melkiades.

Ia juga mengungkapkan bahwa baru-baru ini dirinya telah melakukan koordinasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga terkait pengembangan futsal di NTT. “Pemerintah pusat tetap melihat NTT sebagai provinsi yang memiliki potensi besar dalam cabang futsal. Karena itu, pembinaan berkelanjutan perlu kita lakukan bersama,” ujarnya.

Melkiades tak lupa memberikan motivasi kepada para atlet muda agar terus berlatih, menjaga disiplin, dan mengembangkan diri, baik di bidang olahraga maupun bidang kreatif lainnya. “Anak-anak muda NTT harus terus mengasah kemampuan. Jadilah generasi yang unggul dan berdampak bagi daerah ini,” pesannya.

Menutup sambutannya, Melkiades memanjatkan puji syukur dan memohon berkat Tuhan sebelum resmi menutup Turnamen Futsal Piala Gubernur NTT 2025. Ia menyampaikan optimisme bahwa futsal NTT dapat menorehkan prestasi pada PON 2028, meskipun cabang futsal akan digelar di Provinsi NTB.

“Saya berharap tim futsal NTT dapat tampil kuat dan meraih kemenangan di PON 2028. Potensi kita besar, tinggal kita kelola dengan baik,” tutupnya.

Upacara penutupan berlangsung dengan penyerahan trofi dan penghargaan kepada tim juara, pemain terbaik, serta apresiasi kepada sponsor dan pihak-pihak yang mendukung penuh penyelenggaraan turnamen ini. (MI)




Panen Perdana Ikan Lele di Bakunase, Lurah Dampingi Camat Kota Raja Apresiasi Usaha Warga

Kupang,nwartapedia.com  — Pemerintah Kecamatan Kota Raja bersama Pemerintah Kelurahan Bakunase terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hal ini ditandai dengan kehadiran Camat Kota Raja, Victor Reyneer Therik, bersama Lurah Bakunase, Wilhelmus L. Diken, dalam panen perdana ikan lele yang dilakukan oleh Kelompok Budidaya Ikan Air Tawar Bertumbuh Bersama, Kamis (11/12), di kolam milik Mas Kasmadi yang berlokasi di RT 12 RW 04 Kelurahan Bakunase, Kota Kupang.

Budidaya ikan air tawar kini semakin berkembang sebagai usaha rumahan yang menjanjikan bagi warga Kelurahan Bakunase. Salah satu tokoh yang menjadi inspirasi adalah Mas Kasmadi (54), warga asal Lamongan, Jawa Timur.

Ia memulai usaha budidaya ikan lele dari kolam terpal sambil berjualan ayam potong beku.

Berkat ketekunan dan disiplin menabung, usahanya berkembang hingga kini memiliki 21 kolam bioflok berdiameter 3 meter dengan total kapasitas sekitar 21.000 ekor ikan lele. Meski sering menghadapi tantangan tingginya mortalitas bibit dari Pulau Jawa akibat perbedaan suhu dan kualitas air, Mas Kasmadi tidak menyerah dan mulai belajar melakukan pembenihan secara mandiri.

“Permintaan lele di pasar Kota Kupang sangat tinggi, sementara ketersediaan stok masih kurang. Saya sering kewalahan memenuhi permintaan,” ujar Mas Kasmadi, yang merencanakan pengembangan hingga 30 kolam bioflok.

Kelompok Budidaya Ikan Air Tawar Bertumbuh Bersama yang dipimpin oleh Bapak Ebenhazer Happy Un, sekaligus Ketua RT 12, beranggotakan 10 orang termasuk Mas Kasmadi. Ebenhazer menegaskan bahwa kelompok ini dibentuk sebagai wadah untuk membangun semangat bersama dalam menjadikan budidaya ikan air tawar sebagai ikon Kelurahan Bakunase.

Dalam kesempatan itu, Camat Kota Raja, Victor Reyneer Therik, menyampaikan apresiasi serta komitmen pemerintah kecamatan untuk terus mendukung pengembangan usaha masyarakat.

“Kami akan membangun komunikasi dengan Dinas Perikanan Kota Kupang agar kelompok ini dapat memperoleh bantuan berupa bibit dan pakan, sehingga ke depan usaha ini bisa semakin berkembang,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Bakunase, WWilhelmus L. Diken, menegaskan dukungan penuh terhadap setiap inisiatif usaha masyarakat tanpa membedakan suku, ras, maupun golongan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan warga sekitar serta memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Setiap usaha tentu memiliki tantangan, terutama terkait dampak sosial dan lingkungan. Kami berharap pembudidaya terus menjalin relasi yang baik dengan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Panen perdana ini dilakukan langsung oleh Camat Kota Raja, didampingi Lurah Bakunase, Ketua RW 04, Ketua Kelompok Bertumbuh Bersama yang juga Ketua RT 12, serta para anggota kelompok.

Panen ini menjadi simbol semangat baru pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, sekaligus momentum mendorong masyarakat Bakunase memanfaatkan potensi sumber air yang melimpah untuk budidaya ikan air tawar. (MI)




Pengamat Nasional: Survei Undana Buktikan Kepemimpinan Wali Kota – Wawali Kupang Bekerja dengan Hati dan Transformasional

Kupang, nwartapedia.com — Pengamat ekonomi politik nasional, Ferdy Hasiman, memberikan tanggapan atas hasil survei kepuasan publik yang dilakukan Universitas Nusa Cendana (Undana) terkait kinerja Wali Kota Kupang Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Francis.

Pernyataan tersebut ia sampaikan kepada media ini pada Kamis, 11 Desember 2025.

Ferdy menilai bahwa capaian tingkat kepuasan publik yang tinggi merupakan bukti nyata bahwa keduanya memimpin dengan ketulusan dan komitmen pelayanan yang kuat kepada masyarakat Kota Kupang.

“Itu bukti Pak Wali dan Ibu Wakil sejak awal bekerja dengan penuh hati dan tulus untuk melayani warga Kota Kupang,” tegas Ferdy.

Menurutnya, sejak hari pertama memimpin, Christian dan Serena langsung melakukan berbagai gebrakan yang berdampak pada percepatan pelayanan publik.

Keduanya disebut berhasil mengambil hati birokrasi tanpa praktik tebang pilih, dengan tetap menempatkan aparatur pemerintah sebagai jangkar dan ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

“Pak Wali dan Bu Wakil telah mampu mengambil hati birokrat. Mereka tidak tebang-pilih dan menjadikan birokrat sebagai mitra utama dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Sinergi yang baik antara pimpinan daerah dan birokrasi ini, menurut Ferdy, menjadi salah satu faktor utama terciptanya stabilitas, efektivitas kebijakan, dan peningkatan kualitas pelayanan.

Ferdy juga menyoroti kemampuan keduanya dalam membangun kerja sama politik dengan DPRD Kota Kupang serta berkolaborasi dengan masyarakat sipil.

Ia menilai hubungan yang harmonis itu membuat banyak kebijakan transformatif dapat terwujud.

Salah satu contoh yang ia sebut adalah penguatan ekosistem UMKM melalui program SiBoaK, yang dinilai berdampak langsung pada peningkatan pendapatan kelompok masyarakat ekonomi bawah.

“Kebijakan seperti pembangunan ekosistem UMKM melalui SiBoaK adalah contoh nyata bagaimana mereka mendorong peningkatan pendapatan masyarakat kecil,” kata Ferdy.

Selain itu, Ferdy mengapresiasi langkah cepat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang yang secara aktif menjalin komunikasi ke pemerintah pusat untuk memperjuangkan kepentingan pegawai dan masyarakat.

“Pak Wali dan Bu Wakil gerak cepat ke Jakarta membantu pengangkatan pegawai PPPK sehingga mereka kini memiliki pendapatan tetap dan konsumsi di Kota Kupang ikut meningkat,” ungkapnya.

Sinergi yang baik antara Pemerintah Kota Kupang dan pemerintah pusat, menurut Ferdy, turut menghasilkan pengakuan dan apresiasi tinggi dari berbagai pihak.

Ferdy juga menyoroti pengakuan internasional terhadap kepemimpinan Christian Widodo. Ia menyebut bahwa Christian sempat diundang sebagai pembicara kunci pada sebuah forum di Tiongkok beberapa bulan lalu, sebuah momentum yang memperkenalkan Kota Kupang ke komunitas global.

“Pak Wali sudah mendapat sambutan komunitas global dan cara kerjanya didengar di Tiongkok. Di tangan mereka, Kota Kupang mulai dikenal di komunitas internasional. Ini karena mereka tulus dan cerdas,” jelasnya.

Menurut Ferdy, kepemimpinan Christian dan Serena mencerminkan gaya kepemimpinan transformatif di NTT, bukan kepemimpinan dominatif. Ia menilai keduanya melakukan perubahan secara sistematis, terukur, dan mengedepankan tata kelola yang baik.

“Mereka tipe pemimpin transformatif. Mereka mengubah Kota Kupang berdasarkan cara kerja yang baik, bukan dominasi,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Ferdy berharap agar kepemimpinan keduanya terus membawa Kota Kupang semakin maju dan bercahaya di tahun-tahun mendatang.

“Semoga ke depan makin bercahaya,” ujarnya. (MI)




Kepuasan Publik Melonjak, Wali Kota Kupang Janji Tidak Terlena dan Terus Berbenah

Kupang,nwartapedia.com  —  Wali Kota Kupang, Christian Widodo, memberikan tanggapan resmi atas hasil survei kepuasan masyarakat yang dirilis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana).

Survei tersebut mencatat tingkat kepuasan publik mencapai 80,1 persen pada delapan bulan masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Serena Francis sebuah capaian yang dinilai jarang terjadi dalam sejarah survei kepuasan masyarakat di Kota Kupang.

Christian mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui hasil survei tersebut setelah menerima laporan dari sejumlah kolega di Undana

. Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada warga Kota Kupang yang memberikan penilaian positif terhadap kinerja pemerintah kota.

“Saya puji Tuhan, bersyukur kalau memang masyarakat menilai seperti ini. Ini bukan hebat saya, tapi karena izin Tuhan dan dukungan masyarakat. Kalau masyarakat puas, kita gas tambah,” ujarnya.

Menurut Christian, peningkatan kepuasan publik tidak lepas dari keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung program-program pemerintah kota.

Salah satu contoh yang ia soroti adalah pengelolaan sampah, di mana terjadi perubahan perilaku signifikan pada masyarakat.

“Sekarang masyarakat tidak sekadar ikut aturan, tetapi saling mengingatkan. Mereka bilang ‘jangan buang sampah sembarang’. Dengan adanya roadmap dan fasilitas yang disiapkan, perubahan itu makin terasa,” jelasnya.

Ia menilai kemajuan pembangunan yang terlihat secara nyata turut berkontribusi pada meningkatnya kepercayaan masyarakat, meski masa kepemimpinannya belum genap satu tahun.

Christian juga menyinggung kebijakan pembatasan musik hingga larut malam yang sebelumnya menuai pro dan kontra. Namun, menurutnya, masyarakat kini justru memahami manfaat dari kebijakan tersebut.

“Masyarakat berdiskusi sendiri, termasuk teman-teman media, menjelaskan bahwa kebijakan ini untuk mengurangi risiko kecelakaan dan kriminalitas. Dukungan mereka luar biasa,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bekerja secara optimal dalam mendukung setiap kebijakan pemerintah kota.

“Di tengah keterbatasan yang luar biasa ini, bisa mencapai kepuasan publik 80 persen adalah pencapaian luar biasa. OPD sudah mendukung penuh,” tegasnya.

Meski demikian, Christian memastikan bahwa pemerintah tidak akan terlena dengan capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa evaluasi rutin akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pelayanan publik.

“Saya masih merasa banyak kekurangan. Masih banyak yang harus diperbaiki. Ini apresiasi, tetapi kita tidak boleh terlena,” tegasnya.

Sebelumnya, Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara FISIP Undana merilis hasil survei kepuasan publik terhadap kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang.

Survei mencatat tingkat kepuasan sebesar 80,10 persen, angka yang dinilai berada di atas rata-rata kota sejenis.

Hasil tersebut dipaparkan dalam Diskusi Publik Kepemimpinan Transformasi Kepala Daerah yang digelar Forum Advokasi Kebijakan Publik di Subasuka Resto, Sabtu (6/12/2025).

Narasumber pertama, Dr. I Yoga Putu Bumi Pradana, menjelaskan bahwa survei dilakukan secara independen setelah Pilkada Serentak 2024. Kota Kupang dipilih karena statusnya sebagai barometer pembangunan di Nusa Tenggara Timur.

“Publik merasakan arah baru, ritme baru, dan energi baru dari kepemimpinan Christian–Serena. Bahkan 65,28 persen responden tidak menyebutkan kelemahan kepemimpinan, menunjukkan penerimaan publik yang sangat tinggi,” ungkapnya.

Narasumber kedua, Dr. Laurensius Sairani, menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan dan peningkatan akuntabilitas, terutama terkait persoalan sampah dan ketersediaan air minum yang masih menjadi keluhan utama warga.

“Jika dua masalah ini tidak ditangani dengan baik, tingkat kepuasan bisa berubah,” ujarnya.

Secara umum, hasil survei menempatkan Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Christian Widodo dan Serena Francis pada posisi kuat di mata publik.

Tingkat kepercayaan yang tinggi ini dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan dan memperkuat inovasi pelayanan publik.

Christian menutup tanggapannya dengan mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga dan membangun Kota Kupang.

“Mari jadikan Kota Kupang sebagai rumah yang aman, nyaman, dan membanggakan untuk kita ceritakan,” katanya.

Dengan dukungan masyarakat, OPD, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kota Kupang optimistis dapat melanjutkan agenda pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi warga. (*)