Kolaborasi Pemuda Tani Indonesia dan Ditjenpas NTT, Jagung Ditanam di Lapas dan Rutan

Kupang, wartapedia.com – Ketua Pemuda Tani Indonesia (PTI) Nusa Tenggara Timur sekaligus Ketua KADIN NTT, Bobby Lianto, MM, MBA, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) NTT, Ketut Akbar, bersama Kalapas Penfui, Karutan Penfui, serta seluruh mitra strategis Pemuda Tani NTT yang telah melaksanakan kegiatan penanaman jagung bersama.

Hal tersebut disampaikan Bobby Lianto kepada media ini pada Minggu (28/12/2025).

Ia menyebutkan bahwa penanaman jagung yang dilaksanakan pada 27 Desember 2025 di kawasan dan lahan milik Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, baik di rutan maupun lapas, merupakan kelanjutan dari kerja sama strategis yang telah dibangun sebelumnya.

“Ini adalah bentuk kolaborasi nyata yang sangat kami apresiasi. Kerja sama antara Pemuda Tani NTT, Ditjen Pemasyarakatan, serta mitra strategis menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan di NTT,” ujar Bobby Lianto.

Bobby Lianto menjelaskan, sejak dilantik pada 27 November 2025, Pemuda Tani Indonesia NTT langsung bergerak aktif menjalin kerja sama dengan berbagai mitra strategis dalam program penanaman jagung. Penanaman telah dilakukan di sejumlah lokasi, antara lain di kawasan Lanud El Tari, lahan Hotel Harper, serta berbagai lahan potensial di sekitar Kota Kupang.

“Kerja sama ini tidak berhenti di sini. Kami melanjutkan penanaman di lahan-lahan lapas dan rutan, dan ke depan akan diperluas ke seluruh wilayah lapas di NTT,” tambahnya.

Tidak hanya di tingkat provinsi, Bobby Lianto juga menegaskan bahwa Pemuda Tani Indonesia di tingkat DPC kabupaten/kota se-NTT terus bergerak aktif melakukan kegiatan serupa di wilayah masing-masing.

Saat ini, Bobby Lianto diketahui sedang berada di Shanghai, Tiongkok, bersama keluarga. Di sela-sela kunjungan tersebut, ia juga merencanakan pertemuan dengan sejumlah investor untuk mengajak berinvestasi di sektor pertanian, khususnya di bidang pakan ternak.

“Kami menyiapkan produksi jagung sebanyak-banyaknya agar ke depan pabrik pakan ternak bisa dibuka di NTT. Dengan demikian, kebutuhan pakan dapat dipenuhi dari daerah sendiri dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Bobby Lianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program Pemuda Tani Indonesia NTT.

“Terima kasih dari Shanghai, Tiongkok. Salam dan selamat Natal serta Tahun Baru untuk seluruh masyarakat NTT,” pungkasnya. (MI)




Pemkot Kupang Serahkan 30 Unit Rumah Layak Huni, Ibu Ansi Daniel: Negara Hadir untuk Kami

Kupang nwartapedia.com  –   Pemerintah Kota Kupang secara resmi menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan korban bencana tahun 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Fatufeto pada Sabtu, 27 Desember 2025, dan dihadiri oleh perwakilan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Nusa Tenggara II, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ketua DPD REI NTT, jajaran Kepala OPD Kota Kupang, para camat dan lurah, Karang Taruna Kota Kupang, insan pers, serta masyarakat penerima bantuan.

Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Kupang, Bustaman, dalam laporannya menyampaikan bahwa pada tahun 2025 Pemkot Kupang membangun 30 unit rumah layak huni, terdiri dari 28 unit untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 2 unit untuk korban bencana.

“Rumah-rumah ini tersebar di enam kecamatan dan 21 kelurahan di Kota Kupang, dengan total anggaran sebesar Rp2,4 miliar yang bersumber dari APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2025,” jelas Bustaman.

Program ini merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap program nasional pembangunan 3 juta rumah, sekaligus upaya mengurangi kawasan kumuh dan mengubah rumah tidak layak huni menjadi rumah yang memenuhi standar keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan.

Salah satu penerima bantuan, Ibu Ansi Daniel, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kota Kupang.

“Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Bantuan rumah ini adalah bukti nyata bahwa negara dan pemerintah kota hadir untuk kami masyarakat kecil dan korban bencana. Kami sangat bersyukur karena baru tahun ini ada perhatian khusus bagi korban bencana,” ujar Ibu Ansi Daniel dalam sambutannya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras Dinas PRKP dan seluruh pihak yang terlibat, seraya berharap program rumah layak huni dapat terus berlanjut di tahun-tahun mmendatang.

Sementara itu, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyerahan kunci rumah bukan sekadar seremonial.

“Rumah ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi simbol kehadiran pemerintah, simbol keluarga, tempat tumbuhnya harapan, iman, dan masa depan anak-anak,” tegas Wali Kota.

Ia juga mengungkapkan bahwa pembangunan rumah tetap dipertahankan meskipun dilakukan efisiensi anggaran, termasuk penghematan perjalanan dinas dan pengadaan kendaraan dinas, demi memastikan bantuan rumah layak huni tetap berjalan.

“Satu rumah dibangun dengan anggaran Rp80 juta, namun kualitasnya kami tingkatkan. Ini adalah bentuk pengorbanan dan komitmen pemerintah untuk rakyat,” tambahnya.

Acara ditutup dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis oleh Wali Kota Kupang, serta pembagian bingkisan Natal dari Karang Taruna Kota Kupang kepada para penerima bantuan.

Dalam suasana Natal, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga harapan dan merawat rumah dengan cinta, sembari bersama-sama membangun Kota Kupang sebagai Kota Kasih. (MI)




Laurensius Abiakto Ratu Wewo Koordinasi dengan BKD NTT Terkait Pembatalan Kelulusan 54 Peserta P3K Paruh Waktu

Kuoang, nwartapedia.com — Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Laurensius Abiakto Ratu Wewo, bersama sejumlah rekan melakukan koordinasi dan konsultasi ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/12/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk membahas rencana Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua yang berencana membatalkan kelulusan 54 orang peserta seleksi P3K paruh waktu yang berasal dari perangkat desa, meskipun sebelumnya telah dinyatakan lulus.

Dalam pertemuan itu, rombongan DPRD diterima langsung oleh Kepala BKD Provinsi NTT, Sekretaris BKD, serta sejumlah kepala bidang.

Laurensius Abiakto Ratu Wewo bertindak sebagai juru bicara tim dan memaparkan secara rinci seluruh proses seleksi sejak awal hingga para peserta dinyatakan lulus sebagai P3K paruh waktu.

Menurut Laurensius, Kepala BKD Provinsi NTT menjelaskan bahwa kebijakan rekrutmen P3K paruh waktu merupakan kebijakan afirmasi yang ditujukan bagi tenaga honorer yang belum lulus seleksi P3K penuh waktu.

Oleh karena itu, kepala daerah memiliki hak otonomi untuk mengangkat mereka sebagai P3K paruh waktu.

“Kebijakan ini tidak menyalahi aturan dan selaras dengan kebijakan nasional. Karena itu, keputusan akhirnya tetap berada di tangan Bupati Sabu Raijua,” ujar Laurensius menirukan penjelasan Kepala BKD NTT.

Selain itu, Kepala BKD NTT, Yos Rasi, juga menyampaikan bahwa pembiayaan bagi seluruh P3K paruh waktu akan diusulkan kepada pemerintah pusat.

Draf surat dan analisis kebutuhan telah disiapkan dan direncanakan akan diantar langsung oleh Gubernur NTT kepada Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Daerah di tingkat pusat.

“Dalam draf tersebut sudah termasuk data 1.209 orang P3K paruh waktu dari Kabupaten Sabu Raijua, termasuk mereka yang berasal dari perangkat desa,” jelas Laurensius.

Menutup pernyataannya, Laurensius berharap agar Bupati Sabu Raijua dapat mengambil keputusan yang bijaksana dan adil atas persoalan tersebut.

“Semua kembali kepada Bapak Bupati. Semoga Tuhan memberikan hikmat dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan. Setiap masukan dan informasi dari pihak mana pun perlu dipertimbangkan dengan baik, karena tidak semua yang memberi informasi benar-benar mendukung, bahkan ada yang justru menikam, sementara di tempat lain mereka bertepuk tangan saat bupati dibully,” pungkasnya. (MI)




UMP NTT Tahun 2026 Resmi Ditetapkan Naik 5,45 Persen

Kupang,nwartapedia.com  – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Tahun 2026 sebesar Rp2.455.898. Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur NTT Nomor 528/KEP/HK/2025 tertanggal 19 Desember 2025 dan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor PUPR Provinsi NTT pada Selasa (23/12/2015).

Penetapan UMP 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan yang ditetapkan pada 17 Desember 2025. Dalam regulasi tersebut, perhitungan upah minimum mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi guna mendukung pemenuhan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) masyarakat. Pemerintah menetapkan rentang penyesuaian atau Alpha antara 0,5 hingga 0,9, yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.

Pembahasan besaran UMP NTT 2026 dilakukan oleh Dewan Pengupahan Provinsi NTT yang melibatkan unsur pekerja/buruh, pengusaha (Apindo), akademisi, serta perwakilan pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dari hasil pembahasan tersebut, mayoritas anggota Dewan Pengupahan merekomendasikan penggunaan Alpha 0,7 sebagai dasar perhitungan.

Dengan rekomendasi tersebut, UMP NTT Tahun 2026 mengalami kenaikan sebesar Rp126.929 atau 5,45 persen dibandingkan UMP Tahun 2025 yang sebesar Rp2.328.969.

Gubernur NTT menegaskan bahwa keputusan ini menjadi pedoman wajib bagi seluruh pemberi kerja, baik pemerintah maupun swasta, di wilayah Provinsi NTT. UMP ditetapkan sebagai bentuk perlindungan bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Sementara itu, perusahaan yang telah memberikan upah di atas UMP dilarang menurunkan besaran upah yang telah diberikan.

UMP NTT Tahun 2026 berlaku hingga 31 Desember 2026. Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah kabupaten/kota serta Dewan Pengupahan akan melakukan monitoring dan pengawasan terhadap pelaksanaannya sebagai bagian dari jaring pengaman ketenagakerjaan.

Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan hubungan industrial yang harmonis, meningkatkan kesejahteraan pekerja, sekaligus menjaga iklim usaha yang kondusif di Nusa Tenggara Timur. (MI)




Keluarga Besar Tarung Derajat Kota Kupang Gelar Try In dan Pelatihan Dasar Pelatih

Kupang,nwartapedia.com  – Keluarga Besar Olahraga Tarung Derajat Kota Kupang menggelar Kegiatan Try In (Gelar Matras) dan Pelatihan Dasar Pelatih Tarung Derajat yang berlangsung selama dua hari, 21–22 Desember 2025, bertempat di GOR Flobamoraya Kupang.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Satuan Latihan (Satlat/Sartlak) Tarung Derajat se-Kota Kupang dan sekitarnya, dengan peserta dari kategori anak-anak/pelajar hingga dewasa.

Agenda ini menjadi bagian penting dari program pembinaan Tarung Derajat Kota Kupang tahun 2025.

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Umum KONI Kota Kupang yang diwakili oleh Ketua Bidang I KONI Kota Kupang, Drs. Ambo Ambojo, M.Si.

Dalam sambutannya, KONI Kota Kupang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan Try In dan Pelatihan Dasar Pelatih tersebut.

Menurutnya, Tarung Derajat memiliki keunggulan sebagai cabang olahraga yang independen dan tidak terfragmentasi oleh banyak perguruan, sehingga lebih mudah dikelola dan dibina secara sistematis.

Ia berharap ke depan desain pembinaan Tarung Derajat Kota Kupang dapat terus ditingkatkan dan berkelanjutan.

Ketua Umum Tarung Derajat Kota Kupang, Dr. Frans Sales, dalam laporan kegiatannya menyampaikan bahwa kegiatan ini didasari oleh keprihatinan terhadap rendahnya popularitas olahraga di masyarakat Indonesia dan Asia Tenggara, serta sulitnya pencapaian prestasi olahraga di tingkat dunia. Oleh karena itu, pembinaan yang terencana, terukur, dan berbasis regulasi menjadi kebutuhan mutlak.

Kegiatan ini berlandaskan pada sejumlah regulasi, antara lain Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentang DBON, UU Nomor 11 Tahun 2022, Permenpora Nomor 15 Tahun 2023, Permen Nomor 16 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Event/Kejuaraan, serta Program Kerja Tarung Derajat Kota Kupang.

Tujuan utama kegiatan Try In dan Pelatihan Pelatih Dasar ini adalah untuk Mengevaluasi program pembinaan selama satu tahun berjalan (2025) terhadap pengurus, pelatih, dan atlet, Meningkatkan serta membentuk mental bertanding atlet,  Mengidentifikasi atlet-atlet muda potensial sebagai bagian dari pembinaan lanjutan dan persiapan menuju Kejuaraan Daerah, POPDA, hingga POPNAS serta Membangun silaturahmi, persaudaraan, persatuan, dan soliditas antara atlet, pelatih, serta pengurus sebagai modal sosial yang kuat.

Kegiatan ini didukung oleh Dana Hibah KONI Kota Kupang melalui Dispora Kota Kupang sebesar Rp50 juta, yang dialokasikan untuk Memfasilitasi dua atlet Tarung Derajat Kota Kupang mengikuti PON Bela Diri di Kudus, Jawa Tengah, Oktober 2025,

Pelaksanaan Try In dan latihan tanding bersama antar Satlat se-Kota Kupang Pelatihan pelatih serta peningkatan pengetahuan dasar Tarung Derajat bagi pelatih dan atlet.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini antara lain Wakil Ketua Umum Tarung Derajat Provinsi NTT, Kang Guru Jago, yang juga bertindak sebagai Inspektur Pertandingan, para official, pelatih, serta atlet dari berbagai Satlat.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, juga dilakukan penyerahan buku berjudul “Strategi Kepelatihan Menuju Prestasi Olahraga” karya Dr. Frans Sales, S.Od, MM.

Buku tersebut diserahkan kepada KONI Kota Kupang melalui Ketua Bidang I KONI, kepada Pengprov Tarung Derajat NTT melalui Wakil Ketua, serta kepada para pelatih Satlat sebagai buku pegangan kepelatihan.

Menutup kegiatan, Ketua Umum Tarung Derajat Kota Kupang menyampaikan harapan akan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Kota Kupang agar pembinaan Tarung Derajat dapat berjalan tertib, aman, lancar, dan berprestasi.

“Salam Olahraga Jaya. Box! Aku ramah bukan berarti takut. Aku tunduk bukan berarti aku takluk,” tegasnya. (MI)




Akhir Tahun 2025, BNNP NTT Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba

Kupang,nwartapedia.com  –   Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur (BNNP NTT) menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran gelap narkoba melalui press rilis akhir tahun 2025 yang digelar di Aula BNNP NTT, Senin (22/12/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BNNP NTT, Kombes Pol. Yulianus Yulianto, SH, S.I.K, MBA.

Kombes Pol. Yulianus Yulianto melaporkan bahwa sepanjang tahun 2025, BNNP NTT berhasil mengungkap 6 kasus tindak pidana narkotika, dengan 5 kasus telah dinyatakan lengkap (P21) dan masuk tahap II, sementara 1 kasus masih dalam proses penyidikan.

“Dari pengungkapan tersebut, petugas menyita barang bukti berupa sabu seberat 0,1513 gram dan ganja seberat 23,3017 gram yang telah dilimpahkan ke JPU untuk kepentingan pembuktian di persidangan,”ungkapnya.

Selain penindakan, BNNP NTT juga menerapkan pendekatan hukum yang berkeadilan melalui asesmen terpadu terhadap 33 tersangka, guna memastikan penanganan yang seimbang antara penegakan hukum dan pemulihan.

Di bidang rehabilitasi, Kepala BNNP NTT menjelaskan, tercatat 55 klien penyalahguna narkoba telah mendapatkan layanan rehabilitasi sepanjang 2025.

“Untuk meningkatkan mutu layanan, 22 petugas rehabilitasi dinyatakan kompeten melalui uji kompetensi konselor adiksi,”jelasnya.

BNNP NTT juga memperluas akses rehabilitasi dengan menggandeng Yayasan Mitra Harapan Soe dan Lapas Perempuan Kelas IIB Kupang, serta membentuk 1 unit Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM).

Sementara itu, pada bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, BNNP NTT menetapkan empat Desa Bersinar, membentuk 200 relawan anti narkoba, serta menyebarluaskan edukasi P4GN kepada 10.600 pelajar, mahasiswa, dan masyarakat.

“Upaya pemberdayaan juga diperkuat melalui pembentukan 90 penggiat P4GN dan pelaksanaan tes urine terhadap 1.080 orang di berbagai lingkungan,”ujarnya.

Menutup rilis akhir tahun, Kepala BNNP NTT menekankan bahwa perang melawan narkoba membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat agar ketahanan sosial di NTT semakin kuat dan berkelanjutan. (MI)




Dispora NTT Sukses Gelar Workshop Desain Olahraga Daerah Provinsi NTT

Kupang, nwartapedia.com – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sukses menyelenggarakan Workshop/Seminar tentang Desain Olahraga Daerah (DOD) Provinsi NTT.

Kegiatan ini merupakan bentuk penjabaran dan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), Undang-Undang tentang Sistem Keolahragaan Nasional, serta Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2023 tentang Desain Olahraga Daerah sebagai turunan dari DBON.

Workshop ini dilandasi pemikiran bahwa pembinaan atlet berprestasi bermula dari daerah, khususnya kabupaten dan kota.

Bahkan, potensi atlet usia dini banyak ditemukan di tingkat kecamatan, kelurahan, desa, hingga lingkungan RW, RT, dusun, dan kampung.

Oleh karena itu, penyusunan Desain Olahraga Daerah menjadi sangat penting sebagai fondasi penataan pembinaan dan pengembangan olahraga yang berkelanjutan di Provinsi NTT serta kabupaten/kota se-NTT.

Kegiatan ini berlangsung pada 19 Desember 2025, bertempat di Hotel Pelangi Kita, Kota Kupang. Workshop dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dispora NTT, Dr. Alfons Theodorus, ST, MT, yang diwakili oleh Sekretaris Dispora NTT, Karel Muskanan, S.Sos., M.Si.

Peserta workshop terdiri dari unsur pimpinan atau perwakilan Dispora kabupaten/kota se-NTT, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi NTT, para akademisi dari sejumlah perguruan tinggi yang memiliki Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), serta unsur KONI NTT dan pengurus cabang olahraga.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini antara lain Emir, SH, M.Hum dari Sekretariat Biro Hukum Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Drs. Lamberyus A. Tukan, MM dari KONI NTT, Karel Muskanan, S.Sos., M.Si dari Dispora NTT, Dr. Alfons Theodorus, ST, MT selaku Kepala Bapperinda NTT, Ronal Amatiran, SE, MM, Kabid Anggaran Badan Keuangan Daerah, Ibu Yus, perwakilan Biro Hukum Setda NTT dan Dr. Frans Sales, S.Pd., MM, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora NTT.

Peserta terlihat sangat antusias mengikuti seminar penyusunan Desain Olahraga Daerah tingkat Provinsi NTT. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut ke depan, termasuk adanya pendampingan teknis dalam penyusunan DOD di 21 kabupaten dan 1 kota se-NTT.

Workshop berlangsung selama satu hari penuh dalam suasana kebersamaan, dengan dialog yang sangat interaktif antara peserta dan para narasumber.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar berkat kolaborasi internal ASN Bidang Peningkatan Prestasi Dispora NTT bersama para pemangku kepentingan eksternal.

Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Plt. Kepala Dispora NTT melalui Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Dr. Frans Sales, S.Pd., MM. (MI)




Rakorwil DPW PSI NTT Jadi Momentum Konsolidasi Total Menuju Pemilu 2029

Kupang,nwartapedia.com   – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada Jumat, 18 Desember 2025, bertempat di Hotel Harper Kupang.

Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi menyeluruh bagi PSI NTT dengan melibatkan seluruh struktur partai dari tingkat provinsi hingga ranting.

Rakorwil DPW PSI NTT tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Indonesia yang juga pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Ratu Ayu Isyqna Bagus Oka.

Acara berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan kader dari berbagai daerah di NTT.

Peserta Rakorwil terdiri dari jajaran pengurus DPW, DPD, dan DPC se-NTT, serta pengurus tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

Selain itu, seluruh anggota DPRD PSI se-NTT, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, turut hadir. Sejumlah kepala daerah yang merupakan kader PSI juga tampak mengikuti kegiatan tersebut.

Ketua DPW PSI Provinsi NTT sekaligus Wali Kota Kupang, Dokter Christian Widodo, dalam konferensi pers menegaskan bahwa Rakorwil ini merupakan momentum penting untuk memperkuat soliditas partai sekaligus memantapkan langkah PSI dalam menghadapi agenda politik ke depan.

“Hari ini DPW PSI NTT mengadakan Rakorwil yang diikuti oleh seluruh pengurus dari DPW, DPD, DPC hingga tingkat ranting. Mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa, dan kelurahan semuanya hadir. Seluruh anggota DPRD PSI se-NTT juga ikut dalam kegiatan ini,” ujar Christian Widodo.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini PSI NTT memiliki delapan kursi legislatif, dengan empat di antaranya merupakan kader murni yang diusung dan dibesarkan langsung oleh partai.

Hal ini, menurutnya, menjadi modal penting untuk memperkuat kerja-kerja politik PSI di daerah.

“Ini menunjukkan bahwa PSI NTT terus bertumbuh. Kita punya delapan kursi legislatif dan empat di antaranya adalah kader murni PSI,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Christian Widodo menegaskan bahwa PSI NTT telah merumuskan tiga strategi utama dalam menghadapi Pemilu mendatang. Strategi tersebut meliputi pembenahan dan pelengkapan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah, pemetaan serta penyiapan calon legislatif yang memiliki potensi dan integritas, serta penegasan instruksi kepada seluruh kader untuk hadir dan bekerja nyata bagi kepentingan rakyat.

“Kalau diringkas, ada tiga strategi utama. Pertama, membenahi dan melengkapi struktur partai. Kedua, memetakan caleg-caleg potensial. Ketiga, menginstruksikan seluruh kader untuk hadir dan bekerja untuk rakyat. Jika tiga hal ini dijalankan dengan konsisten, saya yakin PSI bisa melaju lebih jauh,” tegasnya.

Selain itu, PSI NTT juga menargetkan agar setiap daerah pemilihan (dapil) di NTT ke depan dapat memiliki minimal satu fraksi PSI, baik di tingkat kabupaten/kota maupun di tingkat provinsi.

Target tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi PSI dalam mengawal kebijakan publik, baik di daerah maupun di tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakorwil yang juga Ketua DPD PSI Kota Kupang, Filmon Loasana, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan kegiatan Rakorwil DPW PSI NTT.

“Puji Tuhan, kegiatan hari ini berjalan dengan baik dan sukses. Arahan dari Ketua DPW PSI NTT, Pak Dr. Christian Widodo, akan kami tindak lanjuti. Sebagai kader, kami siap menyiapkan dan menguatkan seluruh struktur partai untuk menghadapi Pemilu 2029,” ujar Filmon.

Rakorwil DPW PSI NTT ini diharapkan menjadi titik awal penguatan konsolidasi internal partai serta kesiapan struktur PSI di NTT dalam menghadapi dinamika politik nasional dan daerah ke depan. (MI)




Gubernur NTT Tegaskan  Fokus Sejahtera Bersama dalam Coffee Morning Bersama Media

Kupang,nwartapedia.com   – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melkiades Laka Lena menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam mewujudkan Sejahtera Bersama melalui penguatan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Coffee Morning Gubernur NTT bersama media massa yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Jumat (18/12/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan dialogis tersebut, Gubernur menjelaskan bahwa kesejahteraan bersama merupakan salah satu program strategis Pemerintah Provinsi NTT pada tahun anggaran 2025.

Program ini secara khusus diarahkan untuk memastikan masyarakat NTT mendapatkan perlindungan sosial yang memadai, terutama di sektor kesehatan dan ketenagakerjaan.

“Kesejahteraan bersama adalah wujud kehadiran negara di tengah masyarakat. Kita ingin masyarakat NTT hidup sehat, produktif, dan terlindungi,” ujar Gubernur di hadapan para pimpinan dan jurnalis media massa.

Di tingkat daerah, implementasi kesejahteraan bersama diwujudkan melalui sejumlah program konkret, salah satunya Posyandu Tangguh.

Program ini bertujuan menciptakan masyarakat yang sehat serta menekan angka stunting di NTT. Pemerintah Provinsi juga mengalokasikan anggaran khusus dengan estimasi mencapai Rp10,8 miliar untuk mendukung jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi masyarakat.

Gubernur menjelaskan bahwa kebijakan daerah tersebut selaras dengan arah pembangunan nasional tahun 2025.

Kesejahteraan bersqma NTT sejalan dengan Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto, yang menitikberatkan pada penguatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Lebih lanjut, Gubernur memaparkan sejumlah program prioritas nasional tahun 2025 yang turut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi NTT.

Di antaranya adalah Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang menargetkan 60 juta warga secara nasional dengan dukungan anggaran sekitar Rp4,7 triliun. Program ini diharapkan mampu meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai penyakit.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong penguatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan guna mencapai cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC).

Mulai 1 Oktober 2025, peserta BPJS Kesehatan juga diwajibkan mengisi skrining riwayat kesehatan sebagai langkah deteksi dini risiko penyakit tidak menular.

Melalui forum Coffee Morning tersebut, Gubernur NTT berharap sinergi antara pemerintah dan media massa dapat terus terjalin dengan baik, terutama dalam menyampaikan informasi pembangunan yang edukatif dan berimbang kepada masyarakat. (MI)




Wagub NTT Resmikan Puma Archery Club Venue dan Buka Turnamen Panahan Danlanud El Tari Cup 2025

Kupang, nwartapedia.com – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, meresmikan Puma Archery Club Venue sekaligus membuka secara resmi Turnamen Panahan Danlanud El Tari Cup 2025 dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi NTT.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Panahan Lanud El Tari, Kupang, Kamis (18/12/2025) pagi.

Meski diguyur hujan, semangat Wakil Gubernur NTT tidak surut untuk menghadiri acara yang sebelumnya telah diikuti unsur Forkopimda NTT, keluarga besar Lanud El Tari Kupang, panitia penyelenggara, serta para peserta turnamen panahan dari berbagai kategori usia.

Dalam sambutannya, Wagub Johni Asadoma menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komandan Lanud El Tari atas diresmikannya Puma Archery Club Venue serta inisiatif penyelenggaraan Turnamen Panahan Danlanud El Tari Cup 2025.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Lanud El Tari dalam pembinaan dan pengkaderan atlet panahan di Provinsi NTT.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komandan Lanud El Tari yang telah menghadirkan Puma Archery Club Venue dan menginisiasi turnamen panahan ini. Kehadiran venue ini bukan hanya menambah sarana olahraga, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun pembinaan atlet yang berkelanjutan dan berkualitas,” ujar Wagub Johni.

Ia menegaskan bahwa peresmian Puma Archery Club Venue memiliki makna strategis, tidak sekadar sebagai fasilitas fisik, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter, disiplin, dan prestasi. Olahraga panahan, menurutnya, mengajarkan fokus, ketenangan, presisi, serta konsistensi.

“Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tema kegiatan hari ini, Archery for Focus and Consistency in All Aspects, yang menekankan pentingnya sportivitas dan konsistensi dalam peningkatan prestasi atlet panahan di NTT,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wagub Johni Asadoma menyebut keberadaan venue dan turnamen ini sangat penting dalam mempersiapkan atlet-atlet panahan NTT menuju ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028, di mana Provinsi NTT akan menjadi tuan rumah bersama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Pembinaan berkelanjutan dan kompetisi yang berkualitas seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan teknis dan mental bertanding atlet kita dalam menyongsong PON 2028,” jelasnya.

Ia juga menginformasikan bahwa pada Senin (15/12) dan Selasa (16/12) lalu, Pemerintah Provinsi NTT telah melakukan kunjungan kerja ke Kantor KONI Pusat serta studi tiru ke Provinsi Jawa Barat guna memperkuat persiapan PON XXII/2028, khususnya terkait manajemen venue, penguatan prestasi olahraga, sport tourism, dan aspek pendukung lainnya.

Dalam momentum HUT ke-67 Provinsi NTT, Wagub Johni turut mengajak Puma Archery Club untuk melibatkan pelaku UMKM dalam setiap event olahraga.

Ia menyampaikan bahwa Pemprov NTT saat ini tengah menggelar pameran UMKM di 12 kabupaten/kota se-NTT pada 16–20 Desember 2025.

“Event olahraga harus mampu menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, khususnya UMKM. Inilah semangat pembangunan terintegrasi yang terus kami dorong, agar manfaatnya dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” tegasnya.

Mengakhiri sambutan, Wagub Johni Asadoma mengajak seluruh peserta turnamen untuk menjunjung tinggi sportivitas dan semangat juang, serta mengucapkan terima kasih kepada panitia, wasit, dan seluruh pihak yang terlibat.

“Semoga Turnamen Panahan Danlanud El Tari Cup 2025 berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga panahan di Nusa Tenggara Timur,” pungkasnya.

Sementara itu, Komandan Lanud El Tari, Marsekal Pertama TNI Somad, mengatakan bahwa peresmian Puma Archery Club Venue dan pembukaan turnamen ini turut dihadiri jajaran Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI).

Kehadiran PERPANI, menurutnya, menunjukkan keseriusan dalam pembinaan olahraga panahan di NTT.

“Turnamen ini tidak hanya untuk atlet senior, tetapi juga membuka kategori usia junior seperti U-13 dan U-19. Ini adalah upaya kami melahirkan bibit-bibit atlet panahan yang profesional dan berprestasi,” jelas Danlanud El Tari.

Peresmian Puma Archery Club Venue ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma bersama Danlanud El Tari Marsekal Pertama TNI Somad.

Kegiatan dilanjutkan dengan panahan simbolis bersama jajaran Forkopimda NTT sebagai tanda dibukanya secara resmi Turnamen Panahan Danlanud El Tari Cup 2025. ***