Transformasi Layanan JKN Dipercepat, BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Prioritas

Jakarta, nwartapedia.com  –  Upaya memperkuat kualitas layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus dipacu. BPJS Kesehatan di bawah kepemimpinan direksi periode 2026–2031 resmi meluncurkan delapan program prioritas (Quick Wins) yang ditargetkan tuntas dalam 100 hari kerja pertama.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan respons atas kebutuhan peserta akan layanan yang cepat, mudah diakses, dan mampu memberikan solusi nyata di lapangan.

“Harapan masyarakat sederhana, yakni mendapatkan layanan yang cepat dan solutif saat menghadapi kendala. Karena itu, kami merancang program yang langsung menyentuh kebutuhan dasar peserta sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Empat program berbasis Customer Centric menjadi fokus utama, meliputi Respons Cepat Solutif, Iuran Kuat, Prolanis Muda, serta Eliminasi Inefisiensi.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas interaksi layanan sekaligus memastikan keberlanjutan sistem JKN.

Salah satu inovasi yang menonjol adalah optimalisasi layanan Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) yang kini hadir selama 24 jam penuh.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menyebut layanan ini sebagai standar baru dalam pelayanan publik berbasis digital.

“Dengan PANDAWA 24 jam, peserta tidak lagi dibatasi waktu. Bahkan untuk layanan prioritas, kami menargetkan respons kurang dari lima menit sebagai bentuk komitmen layanan cepat,” jelasnya.

Transformasi digital ini sejalan dengan arah kebijakan nasional. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menilai digitalisasi layanan publik menjadi kunci menuju sistem digital welfare state yang lebih efisien dan responsif.

“Layanan publik harus adaptif dan proaktif. Digitalisasi memungkinkan kita memangkas waktu dan meningkatkan kualitas layanan secara signifikan,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, yang menilai kemudahan akses layanan kesehatan menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainul Tauhid Sa’adi, yang mengapresiasi inovasi tersebut sebagai bukti kehadiran negara dalam memberikan pelayanan tanpa batas ruang dan waktu.

Selain fokus pada peserta, BPJS Kesehatan juga memperkuat pendekatan kolaboratif melalui empat program lainnya, yakni P-Care MBG, Siswa Sehat Sekolah Rakyat, Desa Sehat JKN, serta JKN 3T yang menyasar wilayah terpencil melalui kerja sama lintas sektor.

Dengan peluncuran delapan program ini, BPJS Kesehatan menegaskan langkah percepatan transformasi layanan JKN agar semakin inklusif, efisien, dan berdampak nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia. *




Undana Pastikan UTBK-SNBT 2026 Berjalan Transparan dan Berkualitas

Kupang, nwartapedia.com – Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar sosialisasi dan pengarahan intensif bagi pengawas Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 di Aula Rektorat, Kamis (17/4/2026).

Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian skala nasional tersebut berjalan optimal, transparan, dan memenuhi standar pelayanan profesional.

Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran pengawas serta pimpinan unit kerja yang bertanggung jawab dalam pendampingan teknis di ruang ujian.

Selain membedah prosedur operasional standar (SOP), para petugas juga dibekali protokol penanganan kendala darurat serta penguatan integritas guna mencegah potensi kecurangan selama ujian berlangsung serentak di seluruh Indonesia.

Rektor Universitas Nusa Cendana, Jefri S. Bale, dalam arahannya secara daring menekankan bahwa UTBK sebagai seleksi tingkat nasional menuntut akuntabilitas tinggi dari setiap personel yang terlibat. Menurutnya, kualitas layanan kepada calon mahasiswa harus menjadi prioritas utama.

“Ini adalah mandat nasional yang menyangkut masa depan calon mahasiswa. Seluruh proses harus berjalan sesuai standar tinggi dengan penuh tanggung jawab. Profesionalisme pengawas menjadi kunci integritas ujian ini,” tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Annytha I.R. Detha, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi antara pengawas dan teknisi di lapangan. Pemahaman yang seragam dinilai penting untuk meminimalisasi risiko kesalahan teknis.

“Koordinasi yang solid dan ketelitian petugas menjadi faktor utama kelancaran UTBK. Kami ingin seluruh pengawas benar-benar memahami peran mereka agar ujian berlangsung tertib sesuai prosedur,” jelasnya.

Selain kesiapan teknis, aspek pengawasan juga menjadi perhatian utama. Para pengawas diingatkan untuk bertindak tegas namun tetap humanis dalam menegakkan tata tertib, demi menciptakan suasana ujian yang adil dan kondusif bagi seluruh peserta.

Dengan persiapan yang semakin matang di tingkat pengawas, Universitas Nusa Cendana menyatakan kesiapan penuh dalam menyelenggarakan UTBK-SNBT 2026 secara akuntabel dan berintegritas.

Sinergi seluruh panitia diharapkan mampu menghadirkan pengalaman ujian yang aman, tertib, dan berkualitas bagi calon intelektual muda Indonesia. *




Isidorus Lilijawa Resmi Pimpin IKADA Kupang, Usung Semangat Kuat, Kompak, dan Berdampak

Kupang, nwartapedia.com – Isidorus Lilijawa resmi dilantik sebagai Ketua Ikatan Keluarga Ngada (IKADA) Kupang periode 2026–2029 pada Sabtu (18/4/2026).

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang dan dipimpin Wakil Ketua Dewan Kehormatan IKADA, Yohanis Tay Ruba.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Kebersamaan Warga Asli Ngada di Kota Kupang dalam Semangat Kekeluargaan dan Cinta Kasih” dengan subtema “IKADA Kuat, Kompak, dan Berdampak.”

Acara diawali dengan upacara adat oleh Paguyuban Riung, yang menambah nuansa budaya dalam prosesi pelantikan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Kupang, Christian Widodo, bersama sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi kedaerahan.

Pelantikan ini berpedoman pada Keputusan Dewan Pembina IKADA Kupang Nomor 01/DP IKADA KUPANG/III/2026 tentang Pengangkatan Badan Pengurus IKADA Kupang Periode 2026–2029.

Dalam sambutannya, Christian Widodo menegaskan bahwa IKADA telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Kupang, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun budaya.

Ia juga menyinggung momentum usia ke-140 Kota Kupang pada tahun 2026 sebagai perjalanan panjang yang sarat tantangan dan harapan.

Menurutnya, IKADA bukan sekadar wadah kebersamaan, tetapi juga menjadi jembatan nilai yang menghubungkan kearifan lokal masyarakat Ngada dengan dinamika kehidupan perkotaan.

“Nilai budaya, solidaritas, dan semangat kekeluargaan yang dibawa IKADA merupakan kekuatan sosial yang perlu terus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Kupang, lanjutnya, juga tengah merencanakan Festival Malam Budaya dalam rangka peringatan HUT ke-140 Kota Kupang, yang akan menjadi ruang ekspresi bagi berbagai komunitas budaya, termasuk IKADA.

Sementara itu, Isidorus Lilijawa menyampaikan bahwa proses pemilihan ketua berlangsung secara demokratis dengan melibatkan empat kandidat.

Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam kepengurusan, di mana sekitar 85 persen pengurus berasal dari kelompok usia di bawah 50 tahun.

Momentum ini, menurutnya, menjadi fase transisi kepemimpinan menuju generasi muda tanpa meninggalkan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh generasi sebelumnya.

“Keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya program, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya,” ungkapnya.

Dalam masa kepemimpinannya, IKADA Kupang mengusung visi Kuat, Kompak, dan Berdampak, dengan fokus pada program-program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Seluruh anggota IKADA juga diajak untuk terus memperkuat kebersamaan, menjaga solidaritas, serta menumbuhkan budaya berbagi dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.

Sebagai organisasi kedaerahan, masa kepengurusan IKADA Kupang berlangsung selama satu periode, yakni tiga tahun, dengan harapan mampu menghadirkan kontribusi berkelanjutan bagi pembangunan Kota Kupang. *




DPW PSI NTT dan DPD PSI Kota Kupang Kolaborasi Perbaiki Atap SMP IT Al Anshar An Nur

Kupang, nwartapedia.com – Komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan kembali ditunjukkan melalui kolaborasi DPW PSI NTT dan DPD PSI Kota Kupang dalam mendukung perbaikan sarana sekolah.

Salah satunya diwujudkan lewat pembangunan atap SMP IT Al Anshar An Nur di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, yang mulai dikerjakan pada Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Sekretaris DPW PSI NTT, Junaidin Mahasan, bersama Ketua DPD PSI Kota Kupang, Filmon Loasana.

Bantuan yang diberikan mencakup pengerjaan atap secara menyeluruh, mulai dari penyediaan tenaga kerja hingga material konstruksi, termasuk rangka dan penutup atap hingga tuntas.

Pelaksanaan kegiatan turut dihadiri unsur pemerintah kelurahan, aparat TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Dari pihak sekolah, hadir Ketua Yayasan, kepala sekolah, dan para guru yang menyambut baik dimulainya perbaikan tersebut.

Filmon Loasana menegaskan bahwa perbaikan fasilitas sekolah menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

“Sekolah yang layak adalah fondasi penting bagi peningkatan kualitas pendidikan. Kami ingin memastikan siswa dapat belajar tanpa terganggu kondisi bangunan, terutama saat musim hujan,” ujarnya.

Sementara itu, Junaidin Mahasan menekankan bahwa kehadiran partai politik harus memberi dampak nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam momentum politik semata.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Dengan fasilitas yang baik, proses belajar mengajar akan berjalan lebih optimal dan memberi manfaat besar bagi generasi muda,” katanya.

Ketua Yayasan Al Anshar An Nur, A. Sagran, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut yang dinilai sangat membantu menjawab kebutuhan mendesak sekolah.

Pemerintah kelurahan pun mengapresiasi sinergi yang terbangun, sebagai contoh kolaborasi positif antara berbagai elemen dalam mempercepat pembangunan di tingkat lokal.

Pengerjaan atap sekolah ditargetkan rampung dalam waktu dekat, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan kondusif, terutama menjelang tahun ajaran baru. *




Rapat Evaluasi dan Koordinasi Lintas Sektor: 108 Keputusan Dihasilkan, Tonggak Baru Kolaborasi Pembangunan Kota Kupan

Kupang, nwartapedia.com  —  Pemerintah Kota Kupang menyelenggarakan Rapat Evaluasi dan Koordinasi Lintas Sektor Lingkup Pemerintah Kota Kupang yang berlangsung di Hotel Kristal pada Rabu (15/04).

Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Walikota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Walikota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc, serta dimoderatori oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas perangkat daerah, dengan menghadirkan seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan arah kebijakan dan percepatan program prioritas pembangunan Kota Kupang.

Dari hasil rapat bersama 42 perangkat daerah se-Kota Kupang termasuk perusahaan daerah, tercatat 108 keputusan yang berhasil dirumuskan, termasuk 12 lingkup kolaborasi yang bersifat strategis dan lintas sektor.

Output tersebut mencakup berbagai inisiatif konkret, antara lain pembentukan kelompok kerja (Pokja), penguatan layanan publik terintegrasi, pengembangan sistem informasi, hingga pelaksanaan program inovatif berbasis kolaborasi antar perangkat daerah.

Beberapa output kunci yang dihasilkan antara lain pembentukan Pokja Penanggulangan Anak Jalanan, Pokja Pengelola Car Free Day (CFD), penyelenggaraan event budaya perdana Kota Kupang, penguatan layanan kesehatan berbasis Posyandu, serta pengembangan sistem informasi harga pasar dan inovasi daerah.

Dalam arahannya, Walikota Kupang menegaskan pentingnya komitmen bersama seluruh perangkat daerah untuk memastikan setiap output yang dihasilkan tidak berhenti pada tataran perencanaan, tetapi diwujudkan secara nyata dan terukur.

Menutup kegiatan tersebut, Walikota Kupang menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan sebuah langkah bersejarah.

“Pertemuan seperti ini baru pertama kali terjadi sepanjang sejarah Kota Kupang. Ini bukan sekadar rapat, tetapi akan menjadi legacy penting bagi perubahan Kota Kupang ke depan,” tegasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan integrasi lintas sektor yang kuat, Pemerintah Kota Kupang optimis seluruh output yang dihasilkan dapat menjadi pendorong utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

(Pemerintah Kota Kupang)




Pengalaman Siswa SMAN 1 Amarasi Barat Usai Ujian Proyek: Dari Rasa Takut Jadi Percaya Diri

Kupang, nwartapedia.com  — Pelaksanaan ujian sekolah berbasis proyek di SMA Negeri 1 Amarasi Barat tidak hanya menjadi ajang evaluasi akademik, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa yang menjalaninya.

Sejumlah siswa berbagi pengalaman mereka setelah mengikuti ujian tersebut, yang dinilai mampu membentuk karakter sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.

Salah satu siswa kelas XII, Isna Nepa Burini, mengaku bahwa ujian berbasis proyek menjadi momen penting dalam perjalanan pendidikannya.

Ia menilai proses yang dijalani bukan sekadar ujian, tetapi bagian dari pembelajaran yang membentuk mental dan kemampuan diri.

“Ini bukan beban, tetapi bagian dari proses pembelajaran. Saya yang dulunya pemalu, sekarang bisa lebih berani tampil dan percaya diri,” ungkap Isna kepada media ini, Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan, seluruh tahapan ujian telah dipersiapkan sejak lama, mulai dari penentuan topik, penelitian lapangan, hingga penyusunan karya tulis ilmiah.

Menariknya, dalam presentasi, Isna memilih menggunakan bahasa Inggris sebagai bentuk pembuktian kemampuan diri.

“Saya ingin menunjukkan bahwa walaupun kami dari Amarasi Barat, kami juga mampu bersaing dan menggunakan bahasa Inggris dengan baik,” ujarnya.

Isna juga mengungkapkan cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ia pun berpesan kepada adik-adik kelas agar terus percaya diri dan tidak ragu mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Setiap orang punya potensi. Tinggal bagaimana kita berani mengembangkan dan percaya pada diri sendiri,” tambahnya.

Hal senada disampaikan siswa lainnya, Maria Bait Tnunai, yang mengaku awalnya merasa ragu menghadapi ujian. Namun, berkat dukungan dari orang tua, guru, dan teman-teman, ia mampu melewati proses tersebut dengan baik.

“Ujian ini sangat membantu kami untuk belajar seperti menyusun skripsi dan menghadapi tantangan ke depan. Kami juga belajar menyelesaikan masalah secara mandiri,” katanya.

Maria juga menyoroti berbagai tantangan selama proses penelitian lapangan, seperti kesulitan menemukan narasumber.

Namun, dari pengalaman tersebut, ia dan teman-temannya belajar tentang kesabaran dan ketekunan.

Ia mengaku bangga dengan inovasi yang diterapkan sekolah, karena tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa secara menyeluruh.

“Yang paling berkesan adalah kehadiran orang tua. Itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” tuturnya.

Dengan berakhirnya ujian berbasis proyek ini, SMA Negeri 1 Amarasi Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga menekankan proses serta pembentukan karakter siswa sebagai bekal menghadapi masa depan. (MI)




Ujian Proyek SMAN 1 Amarasi Barat Berakhir, Kepala Sekolah Soroti Peningkatan Kepercayaan Diri Siswa

Kupang nwartapedia.com  —  Pelaksanaan ujian sekolah berbasis proyek di SMA Negeri 1 Amarasi Barat resmi memasuki hari terakhir, Jumat (17/4/2026).

Kepala sekolah, Thomas Doni, S.Pd., MM, menyampaikan bahwa model ujian ini membawa dampak positif, meski diakui masih terdapat sejumlah tantangan.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Thomas mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama adalah kesiapan mental siswa, khususnya dalam hal keberanian berbicara di depan umum.

“Awalnya memang ada siswa yang masih minder dan takut tampil. Tapi dengan pendampingan guru pembimbing dan moderator, mereka akhirnya mampu melewati proses ini dengan baik dan percaya diri,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam ujian ini, setiap siswa diuji oleh dua penguji dan didampingi satu moderator. Selain itu, presentasi juga disaksikan oleh teman sekelas dan orang tua yang hadir langsung di dalam ruangan.

“Setiap hari ada enam siswa yang presentasi. Orang tua kami libatkan untuk duduk di belakang anaknya sebagai bentuk dukungan moral. Ini menjadi motivasi besar bagi siswa,” jelasnya.

Salah satu momen yang paling berkesan, menurut Thomas, terjadi ketika seorang siswa menangis haru karena untuk pertama kalinya orang tuanya hadir menyaksikan ujian.

“Ada siswa yang mengatakan selama tiga tahun sekolah, orang tuanya tidak pernah hadir. Tapi saat ujian ini, orang tuanya datang. Itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi siswa tersebut,” ungkapnya.

Meski demikian, ia juga mengakui masih ada kendala teknis, seperti keseragaman penulisan karya ilmiah serta keterbatasan fasilitas, di mana sebagian siswa belum memiliki perangkat seperti laptop.

Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat siswa untuk tetap mengikuti ujian hingga selesai.

“Semua siswa tetap berpartisipasi penuh. Bahkan yang sudah ujian di hari pertama tetap hadir untuk mendukung teman-temannya. Ini menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa,” tambahnya.

Thomas juga menegaskan bahwa sekolah akan melakukan evaluasi melalui angket yang dibagikan kepada siswa guna menyempurnakan pelaksanaan di tahun berikutnya.

Ia berharap konsep “rumah belajar” yang selama ini diterapkan di sekolah dapat terus mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan orang tua.

“Kami ingin sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga menjadi rumah bagi siswa dan orang tua,” katanya. (MI)




Camat Amarasi Barat Apresiasi Ujian Sekolah Berbasis Proyek di SMAN 1 Amarasi Barat

Kupang nwartapedia.com  –  Camat Amarasi Barat, Desy L. Tupa, S.STP melakukan kunjungan ke SMA Negeri 1 Amarasi Barat pada Jumat (17/4/2026) dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Proyek (USBP) yang dinilai inovatif dan berdampak positif bagi siswa.

 

Dalam kunjungannya, Desy menyampaikan penghargaan kepada kepala sekolah, dewan guru, serta orang tua siswa yang telah bekerja sama secara maksimal dalam mendukung proses pembelajaran hingga pelaksanaan ujian berbasis proyek tersebut.

“Sebagai pemerintah kecamatan, kami sangat mengapresiasi kerja keras para guru, kepala sekolah, dan orang tua murid. Ini adalah langkah maju dalam dunia pendidikan, karena siswa tidak hanya diuji secara teori, tetapi juga melalui praktik nyata yang menjadi bekal penting untuk masa depan mereka,” ujarnya.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh siswa melalui ujian berbasis proyek ini dapat menjadi fondasi kuat, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Camat Desy juga memberikan motivasi langsung kepada para siswa agar terus membentuk karakter yang baik.

Ia mengingatkan pentingnya kecerdasan, sikap religius, serta penghormatan kepada guru dalam menempuh pendidikan.

“Ingat, harus jadi anak yang pintar, takut akan Tuhan, dan hormat pada guru,” pesannya di hadapan para siswa.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Amarasi Barat, Thomas Doni, S.Pd., MM, menjelaskan bahwa konsep ujian berbasis proyek ini dirancang menyerupai penulisan semi-skripsi.

Program tersebut telah dipersiapkan sejak Oktober 2025, di mana para siswa mulai melakukan penelitian sederhana di desa-desa.

“Kami memberikan topik kepada siswa melalui sistem undian, kemudian mereka turun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data. Proses ini berlangsung dari Oktober hingga Januari,” jelasnya.

Setelah tahap pengumpulan data, siswa mulai menyusun laporan secara bertahap layaknya skripsi, dimulai dari Bab I hingga proses konsultasi dengan guru pembimbing. Seluruh rangkaian penulisan diselesaikan pada akhir Maret 2026.

“Ujian berbasis proyek ini dilaksanakan pada 13 hingga 17 April, di mana siswa mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan penguji, teman sekelas, dan juga orang tua,” tambah Thomas.

Menurutnya, inovasi ini bertujuan membekali siswa dengan kemampuan menulis ilmiah dan berpikir kritis sejak dini, sehingga mereka tidak mengalami kesulitan saat menghadapi tugas akhir di perguruan tinggi.

Ia juga menekankan bahwa model pembelajaran ini telah disosialisasikan kepada orang tua siswa sejak dua tahun terakhir, termasuk saat siswa melakukan penelitian lapangan dengan membawa surat resmi dari sekolah.

“Ini bukan sekadar ujian, tetapi juga proses pembelajaran menyeluruh. Kami ingin siswa memiliki kesiapan mental, akademik, dan pengalaman sebelum melangkah ke jenjang berikutnya,” ungkapnya.

Menariknya, pelaksanaan ujian ini melibatkan dua penguji untuk setiap siswa, serta dihadiri oleh teman sekelas dan orang tua, sehingga menciptakan suasana akademik yang terbuka sekaligus mempererat hubungan antara sekolah dan keluarga.

SMAN 1 Amarasi Barat menjadi salah satu sekolah di Kabupaten Kupang yang menerapkan inovasi ujian berbasis proyek, sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan dan menjawab tantangan pendidikan di masa depan. (MI)




Gubernur NTT Dorong Disiplin Pengelolaan Kendaraan Dinas dan Kepatuhan Pajak ASN

Kupang, nwartapedia.com – Emanuel Melkiades Laka Lena menekankan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN) dalam pengelolaan kendaraan dinas, termasuk kepatuhan terhadap kewajiban pajak dan kelengkapan administrasi.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel kendaraan dinas lingkup Pemerintah Provinsi NTT yang digelar di halaman rumah jabatan gubernur, Kamis (16/4/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa kendaraan dinas merupakan aset negara yang harus dikelola secara tertib, baik dari sisi administrasi maupun kondisi fisik.

Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap kendaraan dinas terdata dengan baik dan dalam keadaan layak operasional.

“Setiap kendaraan dinas harus dirawat secara rutin dan diperiksa secara berkala. Jika ada kendala, segera dilaporkan agar dapat ditangani dengan cepat,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur juga mengingatkan bahwa kepatuhan pajak harus dimulai dari lingkungan internal pemerintah sebagai bentuk keteladanan kepada masyarakat.

Menurutnya, ASN memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik terkait kewajiban perpajakan, sehingga harus terlebih dahulu menunjukkan kepatuhan dari dalam institusi.

“Kalau kita sudah tertib, kita bisa menjadi contoh dan lebih percaya diri mengajak masyarakat untuk taat pajak,” tegasnya.

Kegiatan apel ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelola Aset Daerah Provinsi NTT, Johny Ataupah, dengan diikuti sebanyak 120 unit kendaraan dinas yang terdiri dari 45 unit sepeda motor dan 75 unit mobil.

Dalam rangkaian kegiatan, Gubernur bersama jajaran pimpinan perangkat daerah serta perwakilan PT Jasa Raharja turut melakukan peninjauan langsung terhadap kendaraan dinas.

Pemeriksaan meliputi kelengkapan dokumen serta kondisi fisik kendaraan guna memastikan kesiapan operasional di lapangan.

Pemerintah Provinsi NTT berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran ASN dalam pengelolaan aset daerah sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kepatuhan pajak yang lebih optimal.***




HUT ke-17, Perumda Air Minum Kota Kupang Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan

Kupang, nwartapedia.com – Kepala Bagian Hubungan Pelanggan Perumda Air Minum Kota Kupang, Ferdy Jeremias, menyampaikan bahwa momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 menjadi wujud rasa syukur sekaligus refleksi atas perjalanan pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya dalam puncak perayaan HUT ke-17 Perumda Air Minum Kota Kupang yang berlangsung pada Kamis (16/4/2026).

Menurut Ferdy, selama 17 tahun Perumda Air Minum hadir untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat Kota Kupang, meskipun diakui pelayanan yang diberikan belum sepenuhnya mencapai titik maksimal.

“Puncak perayaan ini adalah ungkapan syukur kami. Tidak terasa 17 tahun kami hadir melayani masyarakat. Walaupun pelayanan belum maksimal, kami tetap optimis dengan dukungan semua pihak, harapan itu akan menjadi kenyataan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT, baik dari internal maupun eksternal.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat. Kebersamaan ini memiliki arti penting bagi kami dalam memperkuat semangat pelayanan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ferdy berharap momentum kebersamaan dalam perayaan HUT ini dapat menjadi energi baru bagi Perumda Air Minum untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan ke depan.

“Semoga kebersamaan ini menjadi tambahan semangat bagi kami untuk terus maju dan menjadi harapan bagi masyarakat Kota Kupang,” pungkasnya.

Perayaan HUT ke-17 ini menjadi momentum penting bagi Perumda Air Minum Kota Kupang untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan air bersih yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh warga. (MI)