TNI-Polri Himbau Masyarakat Untuk Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19

 

Oelamasi,Wartapedia.com  – Berbagai upaya dalam mengantisipasi pencegahan dan penularan Covid-19 terus dilakukan. Serda Fredy yang menjabat sebagai Provost Kodim 1604/Kupang bersama Polsek Kupang memberikan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang berkendara yang benar dan mengantisipasi mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini mewabah luas.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa titik keramaian, salah satunya bertempat di Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang, Senin (2/11/2020).

Anggota TNI dan Polri memberikan himbauan kepada masyarakat agar bekerja sama untuk sama-sama mengantisipasi mencegah penyebaran Covid-19.

Serda Fredy mengatakan melalui kegiatan ini, kami menghimbau sekaligus mengajak kepada warga dan setiap pengguna jalan yang melintas untuk disiplin tentang protokol kesehatan Covid-19.

“Adapun langkah-langkah dalam mencega penularan Covid-19, di antaranya jaga pola hidup sehat dengan olarahraga yang cukup, jaga kebersihan lingkungan, komsumsi makanan yang segar dan sehat, istirahat serta tidur yang cukup. Serta menerapkan 3M di masa pandemi COVID-19 dengan : menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak untuk memutus mata rantai penularan penyakit Covid-19,” tuturnya. 

Selain itu, masyarakat dihimbau jangan panik apabila ada indikasi terjangkit Covid-19, agar segera mengonfirmasi ke petugas kesehatan terdekat sehingga mendapat informasi yang jelas dan jangan mudah percaya informasi yang tidak jelas sumbernya. 

“Kami juga merangkul masyarakat agar bekerjasama dalam mencegah Covid-19, tentunya masyarakat harus tetap tenang. TNI-Polri akan berada di tengah masyarakat dalam situasi apapun,” pungkas Serda Fredy. (Pendim1604/Kupang)




Wujud Kepedulian, Babinsa Koramil 1604-06/Batakte Bangun Gereja

 

Oelamasi,Wartapedia.com  – Kepedulian seorang Babinsa terhadap masyarakat di wilayah binaannya merupakan hal yang patut diapresiasi, seperti halnya yang dilakukan oleh Serda Hendrik anggota Babinsa Koramil 1604-06/Batakte, Senin (2-11-2020).

Serda Hendrik bersama masyarakat bergotong royong membangunan Gereja FiladelFia Oematnunu yang terletak di Desa Oematnunu Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang.

Babinsa Sertu Hendrik mengatakan dalam upaya meningkatkan kualitas keimanan, sudah pasti dibutuhkan sarana dan prasarana sebagai penunjang tercapainya hubungan antara seorang hamba dan Tuhan.

Tujuan kegiatan gotong royong tersebut adalah untuk membantu warga binaan membangun gereja tersebut agar tahap pembangunan Gereja Filadelfia Oematnunu cepat terselesaikan, sehingga gereja tersebut dapat digunakan beribadah bersama masyarakat. 

“Melalui kegiatan seperti ini, kita mewujudkan kerukunan antar umat beragama sebagai landasan dalam menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia yang memiliki keragaman dari segi agama, suku, ras dan adat budaya yang berbeda-beda,” tutur Serda Hendrik.

“Selain itu kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menunjukkan rasa kebersamaan dan semangat gotong royong antara Babinsa dengan warga binaan,” ujarnya.

Sertu Hendrik menambahkan dalam menunjang pembangunan di wilayah binaan, kami Babinsa selalu siap menolong siapapun yang membutuhkan pertolongan tidak membedakan suku, agama, ras dan golongan tertentu. 

Asa A Tampani, salah satu tukang mengucapkan terimakasih kepada Babinsa yang telah membantu dalam proses pembangunan Gereja Filadelfia Oematnunu.

“Terima kasih kepada Babinsa, sudah sempat meluangkan waktu untuk datang membantu kami membangun gereja ini,” ucapnya. (Pendim1604/Kupang)




Korem 161/Wira Sakti gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H/2020 M

 

Kupang,Wartapedia.com  – Peringatan kali ini merupakan momentum bagi kita umat Islam, untuk mengambil hikmahnya, kemudian kita terapkan dalam hidup dan kehidupan kita sehari hari.

Demikian Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasi Ren Kasrem 161/Wira Sakti Kol. Arh Rudi Ragil Sang Putra pada Peringatan  Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1442 H/ 2020 M, Senin (2/11/2020) di Aula Sudirman Makorem 161/Wira Sakti.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pentingnya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1442 H/2020 M.

“Untuk itu tepatlah pada hari ini, kita belajar lebih jauh tentang Maulid Nabi Muhammad SAW yang merupakan suatu penghormatan terhadap kebesaran dan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Semoga melalui peringatan Maulid ini semakin meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Tampil sebagai penceramah kali ini adalah Ustadz Sofyan Abdurrahman, S.Ag tentang Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Ditengah pandemi Covid-19 seperti ini, marilah kita senantiasa meneladani semua apa yang terdapat dalam diri Nabi Muhammad SAW, sehingga kita semua selain peduli juga berempati kepada sesama manusia, Hal ini sesuai dengan tema peringatan kali ini, yaitu : Melalui Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1442 H/2020 M, Tingkatan semangat kepedulian kepada sesama ditengah Pandemi Covid-19”. ungkap Ustadz Sofyan Abdurrahman, S.Ag.

Disamping itu juga disampaikan tentang pentingnya rasa syukur kita kepada Allah SWT.

Hadir dalam peringatan ini Kasi Ren Kasrem 161/Wira Sakti, Dandim 1604/Kupang yang diwakili oleh Pasipers Kodim 1604/Kupang, Para Danka Balak Aju Kodam IX/Udayana, beserta Prajurit dan PNS Korem 161/Wira Sakti.(penrem161ws)




BNNP NTT Gelar Pelatihan Asesmen dan Rencana Terapi Kurikulum 5 Tahun Anggaran 2020

 

Kupang,Wartapedia.com  – Badan Narkotika Nasional  (BNN) Provinsi NTT menggelar kegiatan peningkatan kemampuan petugas rehabilitasi berupa pelatihan asesmen dan rencana terapi kurikulum 5 tahun anggaran 2020 yang berlangsung di Hotel Sotis Kupang dari tanggal 02-06 November 2020.

Kepala BNN provinsi NTT,  Drs. Isnaeni Ujiarto,M.Si.dalam kata sambutannya yang diwakili oleh Kepala  Bagian Umum, Anwar Gemar, S.Sos  mengatakan  menurut world health organization 2017 penggunaan  Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Berbahaya  (NAFZA) di dunia mencapai 190 juta orang, sementara pengguna napsa di Indonesia cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Menurut puslitdatin BNN 2020 prevalensi kasus pada tahun 2019 sebesar 0,10 persen sekitar 4.875 penduduk dan diprovinsi NTT sebesar 0,69 persen antara tahun 2017 hingga 2019 meskipun terjadi penurunan prevalensi di provinsi NTT, seyogyanya tidak boleh lengah dalam program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), salah satu upaya untuk menekan prevalensi penyalahgunaan NAFZA melalui kebijakan dan strategi yang bertujuan untuk mengurangi permintaan demand reduction dari dampak buruk penggunaan NAFZA di masyarakat yaitu salah satunya program rehabilitasi, “Ungkapnya.

Dikatakan, Menanggapi permasalahan yang dihadapi dalam pelayanan rehabilitasi BNN sebagai leading sektor menanggulangi peredaran NAPZA memiliki salah satu dari beberapa program dalam hal peningkatan SDM yaitu kegiatan peningkatan kemampuan petugas rehabilitasi dimana pada kesempatan kali ini berupa pelatihan asesmen dan rencana terapi kurikulum 5.

“Pelatihan ini sangat penting karena salah satu kemampuan petugas rehabilitasi yang akurat untuk pelayanan penyalahgunaan narkoba adalah kemampuan di bidang asesment sebagai bagian kompetensi yang wajib dimiliki serta legalitas dalam pelaksanaan kemampuan keterampilan serta dapat pula menggunakan untuk berbagai pelayanan rehabilitasi,”Ungkap  Isnaeni.

Dirinya berharap dengan kehadiran para peserta ini dapat membantu tugas BNN dalam upaya penyelenggaraan pelayanan rehabilitasi rawat jalan baik medis maupun sosial terhadap penggunaan NAFZA di provinsi NTT sehingga korban penyalahgunaan NAFZA mendapatkan pelayanan rehabilitasi yang optimal,”Pintanya.

“Pesan saya agar semua peserta mengikuti rangkaian kegiatan sehingga dapat menerapkan di lingkungan kerja masing-masing dan kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan langkah yang baik dalam upaya kita untuk mewujudkan kualitas sumber daya petugas lembaga rehabilitasi baik pemerintah maupun lembaga masyarakat instansi yang profesional dalam memberikan pelayanan rehabilitasi di masyarakat,”Pungkasnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Marselinus Opera, SH dalam melaporkan dasar hukum penyelenggaraan kegiatan ini adalah UU Nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika, Peraturan Kepala BNN nomor 16 tahun 2014 tentang organisasi dan tata kerja badan narkotika nasional, Peraturan Presiden nomor 23 tahun 2010 tentang badan narkotika Nasional, peraturan kepala badan narkotika Nasional nomor 23 tahun 2017 tentang perubahan dan peraturan kepala BNN nomor 03 tahun 2015 tentang organisasi dan tata kerja BNN provinsi dan badan narkotika Nasional kabupaten atau kota.

“Tujuan dari kegiatan ini, mengingat tugas dan fungsi lembaga rehabilitasi medis milik pemerintah dalam upaya penyelenggaraan pelayanan rehabilitasi rawat jalan terhadap pengguna narkoba di provinsi NTT sehingga dapat meningkatkan pelayanan yang lebih baik terhadap korban penyalahguna sehingga pecandu narkoba mendapatkan pelayanan rehabilitasi yang optimal,”Ungkap Marselinus.

Sementara itu, Dokter Daulat A. Samosir. Kepala Seksi Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah disela-sela kegiatan, kepada awak media mengatakan, untuk menjaga dan menerapkan protokol kesehatan semua Peserta, instruktur dan panitia terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan rapid test selain tetap cuci tangan dan jaga jarak .

“Semua peserta sebelum kegiatan dilakukan rapid test jadi yang masuk kita periksa, habis keluar hasil non reaktif baru ikut kegiatan, kalau dia reaktif tidak boleh ikut kegiatan dan semuanya wajib di swab,”Tuturnya.

Lanjut Dokter Daulat, Saya pakai metodologi rapid test untuk antigen, nanti saya kerokin hidungnya dan mulutnya, kita periksa dan  puji Tuhan sampai saat ini tidak ada yang reaktif.

“Saya di seksi penguatan lembaga dan atas inisiatif saya,  teman-teman semua harus di rapid untuk keamanan, saya nggak mau kita bikin acara tetapi besok-besok dilaporkan acara kita ini nga benar,” Pungkasnya. (ML)




Gubernur Minta Coop TLM Berkolaborasi Dengan Pemerintah

 

Kupang,Wartapedia.com  – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengharapkan agar pihak Coop Tanaoba Lais Manekat (TLM) berkolaborasi dengan pemerintah dalam membantu setiap pengusaha mikro di NTT. Hal ini dikatakan oleh Gubernur saat berdialog dengan Pengusaha Mikro Anggota Coop TLM Indonesia di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu 31/10/2020.

Sebagai Gubernur saya memberi apresiasi kepada Coop TLM. Dengan Non Performing Loan (NPL) sebesar 0,04 persen, membuktikan bahwa lembaga ini memiliki anggota dengan karakter yang hebat dan luar biasa. Karena prinsip dari lembaga keuangan adalah menjual jasa. Disini Kepercayaan merupakan hal utama yang mutlak ada,” ujar Gubernur.

Lebih lanjut menurut Gubernur, jika Coop TLM dan Pemerintah bisa bersinergi secara baik, maka dapat dipastikan bahwa karakter ekonomi Nusa Tenggara Timur dapat  secara jelas terlihat.

Berangkat dari pengalaman pribadinya saat merantau ke Jakarta, orang nomor satu di NTT ini memberi motivasi kepada seratus perempuan pemilik usaha mikro yang hadir saat itu.

“Di Jakarta, saya bekerja sebagai pemulung. Saya menikmati dan tetap survive dengan pekerjaan ini. Kesabaran, hati untuk bekerja secara baik, dan keberanian berhasil membuat saya meraih kesuksesan. Orang selalu mengidentikan saya dengan dunia preman, perjudian, kekerasan, narkoba dan lain sebagainya. Tetapi saya tidak pernah peduli dengan semua tuduhan itu. Karena prinsip hidup saya adalah berguna bagi banyak orang dengan cara fokus bekerja untuk meraih hasil maksimal,” cerita Gubernur Laiskodat.

Hal inilah yang diharapkan oleh mantan Anggota DPR RI ini dari para pengusah mikro di NTT.

“Jangan pernah tertarik terhadap cibiran ataupun urusan orang yang bukan merupakan hak kita. Asalkan kita memiliki kesabaran, kecerdasan, hati untuk tetap berusaha dan keberanian untuk melangkah, maka dapat dipastikan kalianlah yang akan menikmati kehidupan yang luar biasa,” kata Gubernur.

Hal penting lainnya yang dipesankan oleh Gubernur adalah jangan pernah menganggap remeh usaha mikro. Menurutnya banyak orang yang gagal karena mereka lebih tertarik untuk memulai segala sesuatu yang besar. Padahal mereka tidak pernah berpikir bahwa sesuatu yang besar itu dimulai dari hal yang kecil, demikian pula dengan usaha mikro ini. 

“Asalkan karakternya baik dan tidak menyerah dengan berbagai kegagalan maka mimpi untuk mencapai hal yang besar pasti akan terwujud,” lanjut Gubernur Laiskodat.

Sebelum mengakhiri dialog ini, Gubernur kembali mengajak pihak Coop TLM untuk tetap membangun relasi yang baik dengan para pengusaha mikro di Nusa Tenggara Timur. Menurut Gubernur merekalah yang sudah terbukti memiliki karakter tangguh, dan orang – orang inilah yang kedepan dapat memberi kontribusi hebat bagi pembangunan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Ketua Pengurus Coop TLM Indonesia, Pdt. Semuel Viktor Nitti, M.Th dalam sambutan awalnya mengatakan bahwa pihaknya akan tetap bersinergi dengan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi NTT melalui optimalisasi kerjasama dengan Usaha Mikro Kecil Menengah.

“Saat ini Coop TLM memiliki 35 Kantor Cabang di seluruh wilayah NTT dan 6 Kantor Cabang di luar wilayah NTT, dengan sasaran utamanya adalah UMKM,” urai Nitti.

Tampak hadir pada kesempatan ini, Staf Khusus Gubernur NTT, Bapak Pius Rengka, Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Provinsi NTT, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi NTT dan Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT. (Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)




Jaksa Agung dan KAPOLRI Jangan Biarkan Sri Mulyani Sendiri Melawan Mafia Orde Baru yang Menguasai Tanah Negara

 

Jakarta,Wartapedia.com  – Konstatasi dan appeal Sri Mulyani, Menteri Keuangan RI selaku Bendahara Umum Negara, bahwa tanah-tanah Pemerintah di kawasan Gelora Bung Karno/GBK Senayan, yang meliputi lokasi Hotel Sultan sampai Plaza Senayan dan kawasan Kemayoran, sebagai milik Pemerintah, tetapi kemudian sebagiannya telah berpindah ke tangan pihak “Ketiga” tanpa jejak Administrasi atau Neraca yang dibukukan. 

Demikian rilis yabg disampaikan oleh Petrus Selestinus, KETUA TIM TASK FORCE FORUM ADVOKAT PENGAWAL PANCASILA (FAPP) dan KOORDINATOR TPDI kepada media ini, Sabtu (31/10/2020).

Sebagai Menteri Keuangan dan Bendahara Umum Negara, tentu konstatasi dan appeal Sri Mulyani punya basis data, bukti hukum dan argumentasi yang kuat sehingga Sri Mulyani sangat siap berperang melawan mafia tanah, menarik kembali tanah-tanah Pemerintah dimaksud dari tangan pihak “ketiga” yang diduga diperoleh secara melawan hukum di era Orde Baru.

Anehnya, meskipun Sri Mulyani secara terbuka dalam forum resmi pemerintah berkali-kali menyampaikan keprihatinan, protes dan appeal, untuk melakukan upaya hukum demi menyelamatkan aset Negara yang dikuasai pihak Ketiga dimaksud, namun Jaksa Agung, Kapolri maupun Kepla BPN RI, belum merespons appeal Menkeu Sri Mulyani itu dalam bentuk langkah konkrit secara hukum.

Padahal, Jaksa Agung, Kapolri maupun Kepala BPN RI, merupakan orang-orang pilihan Presiden yang memiliki kapasitas, kekuasaan dan wewenang yang sangat besar untuk menyelamatkan aset Negara dimaksud. Namun kenyataannya, kekuasan dan wewenang yang besar itu belum terasa kontribusinya dalam aksi nyata bertindak menghadapi kekuatan kroni Orde Baru.

PERLU PENEGAKAN HUKUM PROGRESIF.

Payung hukum dan moral untuk bertindak mengembalikan aset Negara dimaksud yaitu lewat Penegakan Hukum “Progresif” dengan berpijak pada TAP MPR No. : XI/MPR/1998,Tentang Penyelenggara  Negara Yang Bersih Dan Bebas KKN dan TAP MPR No. VIII/MPR/ 2001, Tentang  Rekomendasi Arah Kebijakan Pemberantasan Dan Pencegahan KKN, yang dalam beberapa konsiderans TAP MPR dimaksud, antara lain, menyatakan bahwa:

“Dalam penyelenggaraan negara telah terjadi pemusatan kekuasaan, wewenang, dan tanggung jawab pada Presiden selaku Mandataris MPR yang berakibat tidak berfungsinya dengan baik Lembaga Tertinggi Negara dan Lembaga-lembaga Tinggi Negara lainnya, serta tidak berkembangnya partisipasi masyarakat dalam memberikan kontrol sosial dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara”; dan “Bahwa penyelenggaraan negara telah terjadi praktek-praktek usaha yang lebih menguntungkan sekelompok tertentu yang menyuburkan korupsi, kolusi, dan nepotisme, yang melibatkan para pejabat negara dengan para pengusaha sehingga merusak sendi-sendi penyelenggaraan negara dalam berbagai aspek kehidupan nasional;

Sedangkan TAP MPR No.VIII/ MPR/2001, Tentang Rekomendasi Arah Kebijakan Pemberantasan Dan Pencegahan KKN, mempertegas komitmen Pemberantasan dan Pencegahan KKN dalam TAP MPR RI No. XI/MPR/1998, bahwa “upaya pemberantasan KKN harus dilakukan secara tegas terhadap siapapun juga, baik pejabat negara, keluarga, kroninya maupun pihak swasta atau konglomerat termasuk mantan Presiden Soeharto.

JIKA TIDAK PUNYA NYALI, PECAT JAKSA AGUNG DAN KAPOLRI.

Semangat yang terkandung di dalam konsiderans dan isi TAP MPR No. XI/MPR/ 1998 dan TAP MPR No.VIII/MPR /2001, harus menjadi pijakan dalam Penegakan Hukum Progresif, untuk mengembalikan aset Negara premium di kawasan GBK Senayan dan Kemayoran, yang raib tanpa jejak dan berpindah ke tangan pihak Ketiga secara melawan hukum. 

Dengan Penegakan Hukum Progresif, kita tidak perduli apakah perpindahan aset Negara itu ke tangan mantan pejabat negara atau kroninya atau konglomerat, atau kroni mantan Presiden Soeharto, dll.

Pemberantasan KKN pada lingkungan kroni Orde Baru adalah amanat Reformasi yang sudah 22 tahun diabaikan dan menjadi hutang negara terhadap rakyat. Ini kerja besar Negara, karena itu Negara membutuhkan pejabat Penegak Hukum dengan kriteria khusus, selain tidak ada beban utang budi KKN pada masa lalu, juga harus punya nyali. 

Karena itu, Presiden Jokowi harus tegas, jika Jaksa Agung, Kapolri dan Kepala BPN RI, tidak punya nyali dan hanya main di zona aman, maka segera pecat dan ganti dengan pejabat lain yang lebih bersih dan berani bertindak tegas.

Kita patut menduga bahwa uang hasil dari penguasaan aset Negara secara melawan hukum selama puluhan tahun, diduga saat ini digunakan untuk membiayai aktivitas kelompok anarkis yang berusaha keras menjatuhkan pemerintahan Jokowi, di tengah Pemerintah sedang berjuang mengembalikan aset Negara demi mewujudkan tujuan nasional yaitu, mensejahterakan rakyatnya. (ML)




Babinsa Koramil 1604-01/Kupang Tidak Pernah Bosan Himbau Warga Untuk Tertib Protokol Kesehatan

Kupang,Wartapedia.com  – Guna mencegah sekaligus mengantisipasi penyebaran dan penularan wabah virus corona (Covid-19), Babinsa Koramil 1604-01/Kupang Kodim 1604/Kupang Serma Suprapto, Serka Humberto Lopes dan Serda La Dane melaksanakan kegiatan sosialisasi dan himbauan tentang pencegahan Covid-19 dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat wilayah Kota Raja bertempat di Pasar Kasih Naikoten Kelurahan Naikoten 1, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Jum’at (30-10-2020).

Kegiatan tersebut kami lakukan dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di wilayah Kupang khususnya Kota Raja. 

“Kehadiran kita bersama adalah untuk mengajak warga masyarakat agar tetap tertib dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dengan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan air yang mengalir menggunakan sabun di tempat yang sudah disediakan oleh pengelola pasar,” ujar Serma Suprapto.

Tambahnya, hal ini dimaksudkan guna memutus penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, kita tidak akan pernah bosan untuk mengajak dan mengingatkan warga agar selalu tertib dalam melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah setempat.

“Intinya, kita tidak akan bosan untuk mengajak warga dalam menerapkan protokol kesehatan, mulai dari mencuci tangan, menjaga jarak dan yang paling perlu lagi adalah selalu menggunakan masker. Kegiatan ini akan rutin kita laksanakan guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Koramil 1604-01/Kupang,” tegas Babinsa.

Kegiatan tersebut dikatakan Serda Sondang dalam rangka membantu pemerintah dalam mensosialisasikan kepada masyarakat agar senantiasa penuh dengan kesadaran dan kedisiplinan terhadap melaksanakan protokol kesehatan pada kebiasaan baru guna terus mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Saat dihubungi, Plh. Danramil 1604-01/Kupang Mayor Inf Dadi Gunawan menyampaikan kegiatan tersebut dalam rangka membantu pemerintah dalam mensosialisasikan kepada masyarakat agar senantiasa penuh dengan kesadaran dan kedisiplinan terhadap melaksanakan protokol kesehatan pada kebiasaan baru guna terus mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Koramil 1604-01/Kupang melalui Babinsa akan terus menerus dan berkesinambungan untuk menghimbau masyarakat agar senantiasa memiliki kesadaran terhadap disiplin menjalankan protokol kesehatan ketika berada ditempat keramaian atau saat beraktifitas diluar rumah,” tuturnya.

“Penegakan dalam pengawasan ini sebagai bentuk upaya kami TNI-AD khususnya Kodim 1604/Kupang memberikan kenyamanan terhadap aktifitas warga dipasar ini,” ungkap Plh. Danramil. (Pendim1604/Kupang).




Peringati Hari Sumpah Pemuda, PMII Komisariat Unmuh Kupang Gelar diskusi kepemudaan


Kupang, Wartapedia.com – Pergerakan Mahasiswa islam indonesia ( PMII)  Komisariat unmuh kupang  menggelar Diskusi kepemudaan dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke 92 dengan Tema “Peran Pemuda Milenial dalam menjaga Keutuhan Bangsa di Era 4.0” yang bertempat di Taman nostalgia kota kupang. Kamis 29/10/2020

Kegiatan Ini Diawali Dengan Pembukaan Oleh Moderator Sahabat Yan Menyampampaikan Bahwa  Peran Pemuda Sangatlah Penting Dalam Menjaga Keutuhan Bangsa Ini dan Keberhasilan Suatu Negara Bisa Dilihat Dari Kualitas Bangsanya Pemuda Memiliki Peran Yang Penting  Bagi Perubahan-Perubahan Sosial di Lingkungan, Khususnya Mahasiswa.

Pemantik Sahabat Abdul Syukur menyampaikan bahwa sejarah bangsa adalah sejarahnya anak muda,
Maka bagi pemuda yang sadar akan senantiasa memperjuangkan apa yang menjadi cita-cita bangsa.
Tantangan yang dialami oleh bangsa hari ini sangatlah besar, baik tantangan kemiskinan, ketidak adilan, maupun tantangan radikalisme.
Generasi muda adalah tokoh sentral dalam mengisi kemerdekaan, pun juga generasi muda adalah penerus cita- cita perjuangan bangsa. Sebagai generasi muda sudah sepatutnya memberikan kontribusi yang positif terhadap bangsa.

Generasi muda harus memberikan sikap tersebut dimana pun berada baik di lingkungan sekolah, masyarakat terlebih bangsa dan negara. Peristiwa Kebangkitan Nasional dan sumpah Pemuda sebagai tonggak bersatunya bangsa membuktikan bahwa pemuda adalah pelopor bersatunya bangsa sebagai modal tecapainya proklamasi kemerdekaan.”Pungkas Syukur”

Ketua Komisariat unmuh kupang sahabat Taufiqurrahman menyampaikan bahwa generasi muda merupakan Garda terdepan bangsa ini sehingga hari ini PMII PK Unmuh kupang  melaksakan diskusi kepemudaan karna kita sadar bahwa sebagai seorang pemuda yang kemudian akan melanjudkan tongkat estafet kepemimpinan dan motivasi untuk bagaimana slalu semangat dalam belajar sehingga mampu memberikan kontribusi real untuk suatu perubahan. (Red)



BNNP NTT Gelar Talkshow P4GN dan Louching Website REAN.ID

  

Kupang,Wartapedia.com  – Badan Narkotik Nasional Provinsi (BNNP) NTT menggelar  kegiatan desiminasi informasi melalui talkshow/tatap muka dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan mengusung tema “Berkreasi Tanpa Narkoba Bersama REAN. ID” yang berlangsung di Neo Hotel Kupang by Aston, Selasa (27/10/2020).

Dalam kata sambutannya sekaligus membuka kegiatan ini, Kepala Bidang P2M BNNP NTT, Hendrik J. Rohi mengatakan apabila kita mencermati permasalahan global akhir-akhir ini, narkoba telah menyasar sampai ke generasi muda dan generasi penerus bangsa maka akan mengalami permasalahan yang cukup serius.

“Apabila tidak dilakukan upaya pencegahan maka generasi muda kita akan menanggung masalah kedepannya,” Ungkapnya.

Dikatakan, untuk mengatasi bahaya  pengedaran gelap narkotika maka semua komponen harus terlibat aktif baik pemerintah, swasta maupun masyarakat. Oleh karrna itu, kegiatan desiminasi informasi ini kami libatkan 100 wartawan dari berbagai media dan mahasiswa serta organisasi kepemudaan.

“Kami berharap rekan-rekan media bisa terlibat akfit dalam kegiatan ini untuk menberikan informasi tentang bahaya narkoba dan melalui talkshow ini,  kita tidak kalah dengan rekan-rekan di provinsi lain,”Ujarnya.

Dalam kegiatan ini, juga dilaunching website REAN. ID untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). REAN.ID merupakan media informasi, edukasi dan sumber informasi, yang dikemas dalam bentuk yang mudah dan inovasif sebagai jejaring belajar, berbagi cerita dan inspirasi dalam mengekspresikan karya, serta menggali potensi dan membangun kepercayaan diri guna memperkuat citra remaja yang gemar mencoba hal baru,

“Informasi dan edukasi difokuskan pada pembuatan konten yang berliterasi di bidang pencegahan narkoba. REAN merupakan singkatan dari Rumah Edukasi Anti Narkoba yang bertujuan mengajak generasi milenial dan generasi Z untuk berkarya yang bersih dan bebas dari Narkotika,” kata Rohi.

REAN.ID memiliki visi dan misi yakni melibatkan remaja (Generasi Milenial) sebagai aktor utama dalam setiap kegiatan. Mengunggah seluruh aktivitas Drug Free Exhibition Day dan hasil karyanya dalam Rumah Edukasi Narkoba. Menyediakan ruang bagi remaja untuk mengakses informasi dan edukasi bidang pencegahan melalui konten-konten dan literatur digital dalam halaman Rumah Edukasi Anti Narkoba.

“Pada era milenial sekarang ini, banyak informasi media sosial yang berisikan konten negative dan berita hoax, termasuk terkait peredaran gelap narkoba. Karena itu, dharapkan melalui REAN.ID dapat menjadi ruang bagi generasi milenial untuk berkreasi secara positif dan tidak terjerumus dalam bahaya narkoba,” kata Rohi.

Hal yang sama dijelaskan Kepala Seksi Pencegahan Narkoba BNNP NTT, Markus Djara ketika membawakan materinya. Markus Raga berharap, melalui kegiatan desiminasi informasi melalui talkshow/tatap muka dengan mengusung tema “Berkreasi Tanpa Narkoba Bersama REAN. ID”, generasi milenial di NTT  menjadi lebih berkreasi dan menjauhkan diri dari kemungkinan terpapar narkoba. (ML)




Denny Agiel Prasetyo: Sumpah Pemuda Persatuan Dalam Perbedaan

 

Kupang,Wartapedia.com  – Sumpah Pemuda adalah peristiwa penting bagi bangsa Indonesia yang menjadi tonggak awal persatuan seluruh ras, suku dan agama yang ada di Indonesia. Sebuah pergerakan pemuda di Indonesia yang menyadarkan arti dari konsep persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, yang pada akhir tujuannya membangkitkan usaha dan upaya segenap elemen masyarakat demi tercapainya kemerdekaan bangsa Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Gerakan Kebangsaan Indonesia (GERBANG INDONESIA), Denny Agiel Prasetyo saat dihubungi media ini, Rabu (20/10/2020).

Denny mengatakan, Sebagai pemuda saat ini, perlu memaknai lebih dalam arti dari butir-butir sumpah pemuda yang diikrarkan para pendahulu kita, yang tertulis pada prasasti di salah satu dinding Museum Sumpah Pemuda yang berlokasi di Jakarta, adalah sebagai berukut:

1.Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

2.Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satu, bangsa Indonesia

3.Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia

“Butir pertama dapat dimaknai bahwa sejauh apapun kita melangkah dan pergi meninggalkan tanah air akan tetapi perasaan rindu dan semangat tetap akan kembali ke tanah air, yaitu Indonesia. Sementara pada butir kedua dapat memiliki arti bahwa bagaimanapun perbedaan yang ada di Indonesia akan tetapi kita tetap satu bangsa, bangsa Indonesia. Butir ketiga memiliki arti bahwa bahasa Indonesia adalah identitas kita, suatu keharusan terhadap sikap yang nyata dalam mengedepankan bahasa Indonesia,” Urai Denny. 

Dirinya menambahkan, Pada masa itu, semua pemuda dan pemudi tidak lagi memandang perbedaan suku, ras dan asal daerah sebagai penghalang dalam mewujudkan cita-cita.

“Berkaca dari sejarah tersebut, cita-cita para pendahulu kita harus diteruskan oleh para pemuda saat ini. Persatuan dan kesatuan elemen masyarakat khususnya para pemuda dengan tidak memandang perbedaan, akan mewujudkan kemerdekaan Indonesia pada wakrtu itu. Saat ini, persatuan dan kesatuan tersebut perlu diikrarkan kembali, untuk bersama-sama saling bahu membahu menuju pembangunan Indonesia yang mensejahterakan masyarakat,”Pungkas Aktifis 98 ini. (ML)