KPK Harus Kawal Proses Hukum, Menteri Edhy Prabowo dan JuliariI P. Batubara Hingga Eksekusi Mati

 

Kupang,Wartapedia.com  – Ketua KPK Firli Bahuri jauh-jauh hari sudah berkomitmen akan menuntut pelaku korupsi anggaran penanganan pandemi COVID-19 dengan hukuman mati. Firli Bahuri bahkan menambahkan bahwa ini tidak main-main, kalau ada yang kena OTT, maka KPK tidak hanya menuntut hukuman mati tetapi mengeksekusinya (tanggal 29 Juli 2020 di Gedung Transmedia).

Demikian rilis yang diterima dari Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) dan Advokat Peradi,  Petrus Selestinus pada Sabtu (5/12/2020).

Untuk mewujudkan komitmennya itu, Firli Bahuri menyatakan telah membentuk 15 (lima belas) satuan petugas (satgas) untuk mencegah dan memberantas korupsi dana anggaran Pandemi COVID-19. Hasilnya memang beberapa pekan terakhir terjadi OTT Bupati, Wakil Bupati, Menteri dan pejabat terkait lainnya yang mengkorupsi uang negara di tengah Pandemi COVID-19.

Komitmen Firli Bahuri untuk menghukum mati koruptor dana Pandemi COVID-19, bukanlah pepesan kososng, tetapi ada landasan hukumnya dalam ketentuan Pasal 2 ayat (1) dan ayat (2) UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU RI No. 31 Tahun 1999, Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Pasal 2 ayat (1) berbunyi “setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian begara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dstnya.

Pasal 2 ayat (2) UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999, Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dikatakan bahwa : “dalam hal tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dalam keadaan tertentu, pidana mati dapat dijatuhkan”.

KOMITMEN, PERISTIWA PIDANA DAN LANDASAN HUKUM TERPENUHI

Penjelasa resmi pasal 2 ayat (2) di atas, bahwa yang dimaksud dengan “keadaan tertentu” dimaksudkan sebagai pemberatan bagi pelaku tindak pidana korupsi apabila tindak pidana tersebut dilakukan pada waktu negara dalam keadaan bahaya sesuai dengan UU yang berlaku, pada waktu terjadi bencana alam nasional, sebagai pengulangan tindak pidana korupsi atau pada waktu negara dalam keadaan krisis ekonomi.

Koruptor sepertinya tidak peduli dengan kondisi dimana seluruh dunia menghadapi Bencana atau Pandemi COVID-19 yang membawa banyak negara termasuk Indonesia berada dalam kondisi krisis ekonomi. Tindak Pidana Korupsi yang menyebabkan Menteri Edhy Prabowo, Juliary Peter Batubara dkk. di OTT terjadi pada saat negara berada dalam bencana Pandemi COVID-19 dan krisis ekonomi.

Oleh karena itu Firli Bahuri dan KPK jangan kendor dan tunjukan komitmennya, karena landasan hukum untuk menghukum mati koruptor sudah ada, peristiwa pidananya sudah ada, kondisi negara dalam keadaan Pandemi VOVID-19 dan Krisis Ekonomi nyata ada, maka membawa tersangka ke persidangan hingga Pengadilan memvonis  mati dan mengeksekusinya, ditunggu oleh 270 juta rakyat Indonesia.

(ML)




20 unit MCK Bantuan Pangdam IX/Udayana. Ini progresnya

 

Lewoleba,Wartapedia.com  – Tim Denzibang 1/IX Kupang terus mengerjakan pembangunan MCK Lapangan di Posko Pengungsi Satgas Tanggap Darurat Penanganan dampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok pada hari ke empat Minggu (6/12/2020).

Dari total 20 unit MCK Lapangan bantuan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak,M.Sc, Hari ini dibangun di Posko Aula Kel. Lewoleba Tengah sebanyak 3 (tiga) unit, dan di Posko Kel Lewoleba Timur sebanyak 3 (tiga) unit.

Hal tersebut disampaikan oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya melalui Dandim 1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan, dalam rilis tertulisnya, Minggu (6/12/2020)

Pembuatan MCK Lapangan ini dikerjakan oleh Tim Denzibang 1/IX Kupang.

“Tim Denzibang 1/IX  terdiri anggota Denzibang 1/IX dan Anggota Kodim 1624/Flotim,” jelasnya.

Dandenzibang 1/IX Kupang Letkol Czi Hanif Tupen menyampaikan sebaran titik pembangunan 20 MCK bagi para Pengungsi.

“Dari 20 unit MCK Lapangan, 5 unit MCK Lapangan di titik pengungsian Kantor Bupati Lama sudah selesai 100 %, sedangkan masing masing 3 unit di Posko Aula Kel Lewoleba Tengah dan Aula Kel Lewoleba Timur, saat ini baru 50 %, sisanya di dalam tahap pabrikasi baja ringan” pungkas Dandenzibang 1/IX Kupang.(penrem161ws)




Sinergitas Dompet Dhuafa,Rumah Syahmil Qur’an,Beta Hijrah, Literasi Merdeka Adonara Waiwerang dalam misi kemanusian

Lewoleba,Wartapedia.com  – Pantauan media wartapedia.com hari ini Minggu 06/0/12/2020 tepat di gedung aula BKD Kabupaten Lembata gerakan kemanusian dari Dompet Dhuafa,Beta Hijrah,Rumah Syahmil Qur’an, Literasi Merdeka Adonara Waiwerang kunjungi pengungsi

Tak hanya berkunjung kami hadir untuk menghibur serta memberikan bantuan kepada warga terdampak korban vulkanik gunung berapi ile lewotolok dengan membawakan beberapa item barang diantaranya 

1.Literasi merdeka : 2 karung pakaian layak pakai dan sejumlah Tikar tidur,makanan Snack 

2.Rumah Syahmil Qur’an dan Beta Hijrah : 2 karung pakian layak pakai dan makanan pendamping

3.Dompet Dhuafa : Makanan Pendamping Air Susu Ibu,Taman Ceria,2 dos pakaian layak pakai, peralatan Bayi, 

4.siaga Peduli : 2 dos masker 

Disini kami hadir untuk membagi kasih dan sayang dimana Evoria dalam menyambut team kami  dengan haru pilu dan gembira semua berada padu menjadi satu 

Pengakuan warga kami sangat senang dan kami bahagia karena teman-teman bisa hadir bersama kami dalam situasi pandemi COVID-19 dan juga situasi yang kami alami dimana pasca letusnya vilkanik gunung berapi ile lewotolok yang melanda dua kecamatan yakni kecamatan ile ape dan ile ape timur

Tak hanya itu team relawan bergegas menggagas ide berlian untuk menghibur warga dengan membawakan boneka Jhoni sebagai wujud ingin melihat kegembiraan dan senyum yang akan keluar dari derita jeritan warga Pengungsi korban vulkanik gunung berapi ile lewotolok

Tak akan berhenti team relawan akan bertahan untuk terus menjawab kebutuhan warga Terdampak dan tentunya kami selalu bersinergi dengan pemerintah daerah kabupaten Lembata dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat warga terdampak korban vulkanik gunung berapi ile lewotolok

Saat boneka Jhoni datang ke lokasi itu anak-anak mulai riang dan gembira serta senyuman yang terbungkus saat pasca kejadian ini kini membawa senyuman yang berarti bagi kami dan team

Untuk sore hari team akan bergerak ke Donbosco makanan tambahan bersama Dompet Dhuafa,Siaga Peduli,BMH,semoga apa yang kami berikan menjadi manfaat besar bagi para penerima.

Penulis. : Roy/ Editor.: Meri




Pemkab Lembata Gesit Tanggapi Bencana Gunung Berapi Ile Lewotolok

Lewoleba,Wartapedia.com  – Gesit Tanggap Darurat Oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata Kepada Warga Terdampak korban Vulkanik Gunung Berapi ile Lewotolok

Pemerintah daerah kabupaten Lembata dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada warga terdampak korban vulkanik gunung berapi ile lewotolok kepada media ini sekda Paskalis Ola Tapobali menjelaskan bahwa semua barang yang ada di gudang akan didistribusikan dengan standar pendataan yang baik dan benar agar tercover dengan baik

Paskalis Ola Tapobali menjelaskan dalam wawancara singkat bersama media ini bahwa tidak ada unsur pemerintah yang mau menyengsarakan masyarakat dalam situasi seperti ini ia berharap dukungan dari berbagai pihak dan elemen jika warga terdampak korban vulkanik gunung berapi ile lewotolok yang berada di rumah hunian warga atau pengungsi mandiri yang belum terdata dan mendapatkan bantuan maka segera laporkan kepada kami sehingga kami distribusikan logistik sesuai kebutuhan yang dibutuhkan oleh mereka 

Pernyataan ini disampaikan oleh sekda Paskalis Ola Tapobali Minggu 06/12/2020 dimana ini merupakan instruksi Bupati Lembata eliatser Yentji Sunur, masyarakat yang terdampak harus mendapatkan perhatian khusus agar mereka nyaman dalam situasi ini,sampai saat ini kita belum mengetahui situasi bencana hingga menunggu penyampaian resmi oleh BMKG Nasional

Hari ini kami tuntaskan semua pendistribusian logistik dirinya menyatakan untuk pengungsi terpusat oleh pemerintah daerah kabupaten Lembata dan di rumah warga akan kami perhatikan semuanya 

Untuk semua relawan akan kami panggil ketua relawan untuk rapat bersama dalam mensinergikan teman-teman relawan dalam aksi kemanusiaan bersama pemerintah daerah kabupaten Lembata lebih jauh Paskalis Ola Tapobali mengatakan team relawan yang membawa logistik silahkan melapor kepada posko utama sebagai lembaga pemerintah dan selanjutnya untuk di bagikan oleh rekan-rekan relawan dan kepada pemerintah dengan lanjutan laporan oleh team relawan sebagai data Pemerintah Untuk dipertanggung jawabkan secara baik.

Saat ini di gudang gerai maritim milik pemerintah daerah kabupaten Lembata bertempat di kelurahan Lewoleba Utara kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata sedang dilakukan pendistribusian ke rumah warga dengan menggunakan mobil milik pemerintah dan mobil yang hendak disewakan pemerintah 

Bantuan logistik yang diantar berdasarkan data penyebaran pengungsi baik yang mandiri maupun terpusat sesuai kebutuhan yang diantarkan

penulis: Roy

Editor.  : Meri




Komunitas Oi Ethiofals Generation Terpanggil Dalam Gerakan Kemanusiaan Peduli Lembata

Lewoleba,Wartapedia.com  – Pemuda Adonara Timur Desa Lamahala Jaya Komunitas Oi Ethiofals generation trrpanggil dalam gerakan  sosial peduli korban Gunung Berapi Ile Lewotolok Kabupaten Lembata

Pantaun wartaPedia.com hari ini Sabtu (05/12/2020) aksi Gerakan Sosial Yang Dilaksanakan Oleh Kumpulan Pemuda dari  Desa Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur  “Anak-anak  Komunitas Oi Ethiofals Generation “terpanggil dalam aksi kemanusiaan dimana  Menurunkan Bantuan Sosial Langsung  Ke Titik-titik Pengungsian.

Tak hanya itu rombongan komunitas Oi yang di pimpin oleh Cheng Ratu Loli Menyisir area Perkebunan,kedatangan komunitas ini mengejutkan warga yang saat ini piluh dalam duka dimana  erupsi gunung berapi ile lewotolok saat itu Minggu 29/11/2020 mengamuk diatas permukaan bibirnya.

Rombongan ETHIOFALS LAMAHALA JAYA membawa Bantuan Sosial tiba di lokasi dipandu langsung oleh Sekelompok Relawan Anak-anak pramuka  guna memediasi para pemberi BANSOS ETHIOFALS LAMAHALA JAYA untuk dapat bertemu langsung dengan Keluarga Pengungsi Erupsi gunung berapi ile lewotolok.

Komunitas ETHIOFALS LAMAHALA JAYA SEBAGAI PENYALUR BANSOS di dampingi  Kapospol bersama Anggota Pospol Ile Ape,dengan titik penyebaran bansos diantaranya sebanyak 25 pondok dan 40 KK asal desa Waowala,desa Tanjung Batu,desa Lewotolok,desa Lamawara,desa Bungamuda dengan sasaran tempat pengungsi Parek-Walang Kecamatan Ile ape dan sekitarnya.

Hadir dalam giat baksos tersebut IPDA Hadijanto praden selaku Kapoplsub sektor ile ape dan relawan dari gudep Smansa ile ape dibawah koordinator Syamsul Sadri Usman paokuma

Komunitas Oi Ethiofals Adonara timur desa lamahala jaya berharap agar situasi ini cepat kembali pulih sehingga sumua masyarakat ile ape dari dua kecamatan ini bisa kembali beraktivitas dengan normal kami juga lewat media ini mengucapkan terimakasih atas dukungan serta kerjasama dalam pemberitaan ini.

Jangan lihat dari apa yang kalian terima namun ini adalah bentuk upaya cinta kasih kami dalam nuansa taan tou sebagai orang Lamaholot yang dibalut dengan kearifan lokal dalam cinta persahabatan, persaudaraan sejati.

Penulis : Roy/

Editor : Meri




Danrem 161/WS: Personel tambahan Tim Balak Aju Kodam IX/Udayana, Tiba di Lembata

 

Lewoleba,Wartapedia.com  – Personel tambahan Tim Balak Aju Kodam IX/Udayana beserta perlengkapannya di Pelabuhan Feri Waijarang, Lembata Hari ini Sabtu (5/12/2020).

Tim tambahan sejumlah 17 anggota ini untuk memperkuat Tim Balak Aju Kodam IX/Udayana yang telah ada untuk membantu Penanganan Pengungsi Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok.

Hal tersebut disampaikan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya dalam riis tertulisnya, Sabtu (15/12/2020)

Lebih lanjut dijelaskan perlengkapan tambahan yang dibawa oleh Tim ini untuk membantu Penanganan Pengungsi.

“Adapun perlengkapan tambahan yang baru tiba ini adalah 1 (satu) unit truk, 1 (satu) unit pick up, 1 (satu) tenda dapur lapangan, 3 (tiga) set alat dapur/masak lapangan, 3 (tiga) buah tenda serbaguna dan 13 (tiga belas) Velbeth,” jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Dandim 1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan bersama Dandenkes 09.04.01 Kupang Letkol Ckm dr Agus Saptiadi, Dandenbekang IX-44-01 Letkol Cba David W dan Dandenzibang 1/IX Letkol Czi Hanif Tupen, terus membantu pemerintah daerah dalam Penanganan Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok.

 Dinas Kesehatan dikoordinir oleh Dandenkes 09.04.01 Kupang Letkol Ckm dr Agus Saptiadi dan Kadis Kesehatan Lembata Dr Lucia Sandra Gunadi Anggrijatno memberikan pelayanan kepada pengungsi di Posko Utama, Jl Trans Lembata, Kel Lewoleba Tengah, Kec.Nubatukan Kab Lembata.

“Kali ini kami memberikan pelayanan kepada para pengungsi guna memastikan para pengungsi dalam keadaan sehat, berupa pembagian logistik siap pakai, pengecekan kesehatan dan juga Rapid Test,” ujar Dandenkes 09.04.01 Kupang.

Sarana Prasarana dalam hal ini MCK terus dikebut oleh Tim Denzibang 1/IX Kupang

“Secepatnya kami kerjakan prasarana MCK ini agar segara dapat dimanfaatkan oleh para pengungsi,” ungkap Dandenzibang 1/IX

Aktifitas memasak juga telah berjalan dibawah koordinasi dari Denbekang IX-44-01 Kupang.

“Tim kami bekerjasama dengan Tim Dapur Umum Satgas mulai memberikan bantuan masak makanan untuk para pengungsi, sekaligus distribusinya sehingga setiap pengungsi dapat dilayani dengan baik,” ungkap Dandenbekang IX-44-01.

Sementara itu Dandim  1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan juga menambahkan berbagai kegiatan yang dilaksanakan TNI dalam Satuan Tanggap Darurat.

“Anggota TNI melaksanakan senam pagi bersama para pengungsi di Posko Desa Tapolangu Kec Nubatukan, Kab Lembata, Apel bersama Basarnas dalam rangka kesiapan pengembalian pengungsi ke desa yang tidak terdampak, Bersama BPBD Lembata mengambil logistik di Lokasi Harnus untuk dibawa ke Posko Utama, Bersama Polri memantau dan mengawasi para pengungsi agar tidak abai protokol kesehatan, Evakuasi 35 masyarakat Desa Jontona, dll,” pungkas Dandim 1624/Flotim. (penrem161ws)




Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Laksanakan Komsos Jaga Kondusifitas Lingkungan

Oelamasi,Wartapedia.com  – Babinsa Desa Apren Koramil 1604-04/Amarasi Sertu Verson Luis Manu bersama Bhabinkamtibmas Desa Apren Bripka Muhlis Saleh Ola melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan Kepala Desa Apren Bapak Yorim Rensini, Kepala Urusan Pemerintah (Kaur Pem) Desa Apren Naomi Bureni bertempat di Kantor Desa Apren Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang, Jum’at (4-12-2020). 

Dalam Komsos tersebut, Babinsa Sertu Verson Luis Manu bersama Bhabinkamtibmas Bripka Muhlis Saleh Ola menanyakan perihal keamanan dan ketertiban yang berkembang serta kebersihan lingkungan di wilayah . 

Babinsa Sertu Verson Luis Manu mengatakan koordinasi dan kerjasama yang baik antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas, selalu dilaksanakan bersama guna mewujudkan sinergitas demi kepentingan ketertiban masyarakat. 

“Komsos tersebut merupakan salah satu pelaksanaan metode pembinaan teritorial (Binter) yang bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan TNI dan POLRI bersama rakyat,” ujarnya. 

Ia menyarankan agar perangkat desa melaporkan setiap kejadian secara cepat jika menemukan hal-hal yang menonjol. 

“Selaku Babinsa dan Babinkamtibmas, kita bekerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat untuk saling tukar segala informasi apabila ada permasalahan kamtibmas yang timbul di masyarakat sehingga nantinya kedepan akan mempermudah dalam melakukan koordinasi guna menangani permasalahan yang timbul di wilayah binaanya,” tutur Babinsa. 

“Bapak Yorim Rensini selaku Kepala Desa Apren mengapresiasi dengan kekompakan Babinsa dan Bhabinkamtibmas karena selama ini selalu melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa dan selalu hadir dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan Desa Apren,” ungkapnya. 

Sementara itu, Danramil 1604-04/Amarasi Kapten Inf Lalu Juli Ibnu Fajar memerintahkan masing-masing Babinsa untuk giatkan komunikasi sisial (Komsos) dan koordinasi dengan instansi terkait tentang menjaga kondusifitas lingkungan rangka pembinaan teritorial (Binter). 

“Fungsi dari komsos itu sendiri selain menciptakan situasi yang aman terhadap lingkungannya juga sebagai wahana silaturahmi kepada masyarakat yang manfaatnya juga tidak bisa dipandang sebelah mata,” ujarnya 

Danramil menambahkan, kegiatan komsos tersebut dilaksanakan guna melakukan koordinasi guna penanganan segala macam permasalahan yang ada dalam masyarakat. Kegiatan komsos ini untuk mempermudah dalam melakukan koordinasi mencari solusi atau mencari jalan keluar untuk segala persoalan dan permasalahan yang mungkin akan terjadi di tengah-tengah masyarakat. (Pendim1604/Kupang)




Ahmad Yohan Anggota DPR-RI Salurkan Bantuan Bagi Warga Pengungsi Ile Lewotolok

Lewoleba,Wartapedia.com  – Ahmad yohan (AYO) Anggota DPR-RI Partai Amanat Nasional ( PAN ) Salurkan Bantuan Untuk warga terdampak Pengungsi di Kabupaten Lembata

Kepada media wartaPedia hari ini Sabtu (05/12/2020) Gazali Iskandar salah satu staf ahli Ahmad yohan mengatakan saat ini kami membawa barang dengan menggunakan kapal laut KM.TRI SAKTI dengan rute Larantuka – Lewoleba hingga tiba di kabupaten Lembata dengan membawakan

(10) Ton beras,(4)Ton Gula,(1)Ton Minyak Goreng,2000 Dos Mie instan,dan 2.500 alat Rapid Test,Gazali menjelaskan saat ini Ahamad yohan tidak sempat hadir namun dirinya menyampaikan pesan salam hangat selaku anak lewotanah putra dari lamakera ini dan berharap agar seluruh logistik bantuan harus tepat sasaran dengan menyingkronkan data warga terdampak yang berada di rumah warga masyarakat kota Lewoleba yang tersebar dan didata secara baik.

                    Staf ahli Ahmad yohan,
                         Gazali Iskandar

Tak hanya itu lebih jauh Ahmad yohan kepada media ini menyatakan pesan salam rindu dan hangat untuk warga masyarakat Lembata dan terlebih kepada warga terdampak pasca taburan erupsi gunung berapi ile lewotolok Kabupaten Lembata bahwa ini merupakan ujian dan harus bersabar menerima cobaan ini

Ahmad yohan juga mengutus tiga staf ahli yakni vinsent Ledor,Gazali Iskandar untuk bertahan di kota Lewoleba untuk melakukan proses pendistribusian kepada warga terdampak pasca taburan vilkanik gunung berapi ile lewotolok di kabupaten Lembata dan ini merupakan termin pertama yang diberikan dan masih akan ada bantuan lagi jika kondisi ini belum pulih dalam waktu yang panjang

Kami juga mempunyai posko induk yang berada di kecamatan Nubatukan wangatoa kelurahan selandoro rumah bapak Muhamad  Ali yang sudah disiapkan untuk menjadi posko “AYO PEDULI KORBAN ERUPSI GUNUNG BERAPI ILE LEWOTOLOK”

Hal senada juga disampaikan oleh Laurensius Ola ketua komisi I partai amanat Nasional (PAN) gabungan fraksi dari partai Perindo dengan nama amanat persatuan menyampaikan ucapan terimakasih yang mendalam kepada bapak Ahmad yohan selaku anggota DPR-RI yang sudah memberikan support kepada pemerintah kabupaten Lembata dalam meringankan beban para pengungsi  erupsi gunung berapi ile lewotolok

Dirinya juga menjelaskan bahwa Ahmad yohan adalah putra Lamaholot yang menjadi anggota DPR-RI yang ada di pusat yang mempunyai kepedulian terhadap kejadian ini karena Ahmad yohan juga bagian dari keluarga para pengungsi letupan erupsi gunung berapi ile lewotolok yang ada di dua kecamatan ile ape dan ile ape timur 

Selaku kader partai ia terpanggil dalam misi kemanusiaan dirinya menyampaikan saat kejadian ini saya juga turun kelapangan untuk melakukan evakuasi korban dari desa lamawara dan beberapa desa lainnya.(Roy)




Aktivis: Mari Kita Hormati Proses Hukum Yang Sedang Berlangsung Terhadap Kasek SMKN 1 Wae Rii

 

Ruteng,Wartapedia.com – Polemik yang terjadi di SMKN 1 Wae Rii, Desa Bangka Kenda, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai, telah berlangsung lama dan sangat menyita perhatian publik.

Terkait polemik yang sungguh menyita perhatian publik ini, mendapat tanggapan dari Aktivis Bernadus J. Brahi yang merupakan Anggota LSM Lembaga Advokasi Demokrasi dan Investigasi Kebijakan Umum(LADIKUM), Sabtu(5/12/2020).

Pria yang biasa disapa Dus ini, menjelaskan bahwa sebaiknya semua pihak harus bisa menahan diri dalam melihat, mengamati serta berusaha mencari solusi atas persoalan ini.

Kami berpegangan demikian dengan memperhatikan fakta bahwa persoalan SMKN 1 Wae Rii ini sudah masuk ke rana Hukum.

Persoalan ini bergulir sejak adanya Aksi Solidaritas oleh Forum Guru Komite SMKN I Wae Rii 13 Juli 2020.

Menyikapi Aksi Solidaritas dari Forum Guru Komite ini, pada tanggal 25 Juli 2020 Anggota DPRD dari Komisi V berkunjung ke SMKN l Wae Rii.

Tujuan mereka hadir untuk mendengar dan melihat secara langsung dari dekat penyampaian dari para pihak terkait persoalan ini, serta mereka akan mengambil data untuk dibahas bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi NTT.

Berkembang lagi situasi pada tanggal 31 Agustus 2020, Belasan Guru yang tergabung dalam Forum Guru Komite SMKN I Wae Rii melaporkan Kepala Sekolah Yustina Maria D.Romas ke Polres Manggarai atas tuduhan dugaan melakukan Korupsi Dana Komite tahun anggaran 2019/2020.

Melihat polemik yang terus berkembang maka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Linus Lusi SP. Mpd mengunjungi SMKN I Wae Rii tepatnya Jumat 4 September 2020.

Pada saata itu Kadis PPO NTT meminta agar “Forum Guru Komite menarik kembali laporan mereka dipolres Manggarai terhadap Kepala Sekolah SMKN I Wae Rii, dan meminta Kasek SMKN I Wae Rii mengaktifkan kembali 15 guru yang dipecat”.

Hasil pengamatan kami atas permintaan Kadis PPO NTT sampai sekarang belum dijalankan oleh kedua belah pihak.

Faktanya sekarang ini, Kepala Sekolah SMKN l Wae Rii terus menjalankan proses hukum yang dilaporkan oleh ke-15 guru komite tersebut, yang tergabung dalam Forum Guru Komite SMKN 1 Wae Rii.

Disisi lain ke-15 guru komite yang dipecat tersebut sampai saat ini belum diaktifkan kembali.

Dengan melihat situasi dan kondisi yang berkembang saat ini kami dari LSM LADIKUM berpendapat, mari kita melihat persoalan ini dengan utuh, untuk tidak mengorbankan salah satu pihak.

“Mari kita hormati proses hukum yang sedang berjalan terhadap Kepala Sekolah SMKN 1 Wae Rii, serta pihak terkait lainya dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, sambil tidak mengambil langkah-langkah penyelesaian diluar keputusan hukum itu sendiri”.

Biarkan proses hukum berjalan karena disitu akan memperoleh jawaban kebenaran atas laporan yang dibuat oleh Forum Guru Komite SMKN I Wae Rii tersebut.

Tentunya keputusan hukum nantinya bisa menjawab semua polemik yang telah berlangsung, sehingga tidak menimbulkan penafsiran yang liar dimasyarakat, tutur Dus.

Tentu ini menjadi masukkan semua pihak yang peduli dengan polemik di SMKN 1 Wae Rii, Khususnya bagi Pemerintah Propinsi NTT dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Serta Kepada Lembaga DPRD NTT.

Semua kita menginginkan agar terjadi penyelesaian yang baik atas polemik ini, tetapi karna ini sudah masuk keranah hukum, maka mari kita sama-sama menghormati proses hukum yang sedang berlangsung, tutup Dus. (MK)




Pengungsi Pasca Bencana Erupsi Gunung berapi Ile Lewotolok Jalani Rapid Test Massal

 

Lewoleba,Wartapedia.com  – Suasana pelaksanaan rapid test bagi pengungsi Gunung Ile Lewotolok, Sabtu 05/12/2020 pada titik kumpul posko utam yang terletak di kelurahan Lewoleba Tengah kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata tepatnya di pelataran eks kantor bupati lama.

Jumlah Pengungsi Ile Lewotolok saat ini mencapai angka yang fantastis hinggaSemibilan Ribu Delapan (9.008) orang.kepada media ini Kepala Bagian Humas Setda Lembata, Petrus Demong mengatakan, ribuan pengungsi Gunung Ile Lewotolok sejak Sabtu (5/12) pagi tadi menjalani rapid test secara massal. Hal ini merupakan kebijakan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur segera dilakukan sebagai upaya pencegahan serta memutuskan mata rantai penularan virus corona paska erupsi gunung berapi itu.

Pengambilan rapid test secara massal dilaksanakan diareal tenda pengungsian secara mobile oleh petugas medis yang sudah disiapkan.

Dengan pengungsi berjumlah 9.028 orang, diperkirakan pelaksanaan rapid test massal bisa memakan waktu hingga 1 minggu. Jika hasil rapid test menunjukkan status reaktif, maka yang bersangkutan langsung menjalani swab test.

Kabag Humas Setda Lembata Petrus Demong menjelaskan rapid test massal secara rutin dilakukan selama persediaan alat bantu kesehatan masih ada.

Rapid test bagi pengungsi merupakan kebijakan terbaru Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur. Kebijakan ini untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 sekaligus mengantisipasi munculnya klaster baru di lokasi pengungsian.

Bupati Lembata beralasan ribuan orang yang mengungsi berasal dari Kecamata Ile Ape dan Ile Ape Timur, yang termasuk zona merah penyebaran Covid-19 di kabupaten yang terletak di Pulau Lembata itu.

Elisabeth, seorang pengungsi asal Desa Waimatan mengaku rapid test massal merupakan kebijakan tepat untuk mengeliminir penularan virus corona.

Dia mengaku sangat senang bisa menjalani pengambilan darah, sehingga dia tahu kondisi dan status kesehatannya.

Saat ini Kabupaten Lembata merupakan salah satu daerah terpapar Covid-19 di Propinsi NTT. Hingga saat ini tracking kasus terkonfirmasi positip mencapai 33 kasus dengan kalsifikasi meningkat. 

Penulis : Roy

Editor : Mery