Undana Jadi Episentrum AJIVE ke-10, Perkuat Status NTT sebagai Lumbung Ternak Nasional

Kupang, nwartapedia.com  – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sektor peternakan di Nusa Tenggara Timur melalui penyelenggaraan AJIVE ke-10 yang menjadi wadah kolaborasi ilmiah Indonesia dan Jepang di bidang kesehatan hewan.

Kegiatan tersebut ditutup secara simbolis dengan penukaran cendera mata serta pementasan seni budaya etnik yang dibawakan mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) Undana sebagai bentuk persahabatan dan pertukaran budaya kedua negara.

Penunjukan Undana sebagai episentrum AJIVE ke-10 dinilai memiliki arti strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan untuk menjawab berbagai tantangan di sektor peternakan.

Melalui forum ilmiah tersebut, para akademisi dan peneliti membahas berbagai inovasi teknologi serta metode pencegahan penyakit hewan yang diharapkan dapat diterapkan di Nusa Tenggara Timur, daerah yang selama ini dikenal memiliki potensi besar sebagai kawasan peternakan.

Hasil-hasil kajian dan rekomendasi dari simposium ini diharapkan mampu memberikan solusi nyata dalam meningkatkan produktivitas ternak, memperkuat sistem kesehatan hewan, sekaligus mendukung keamanan pangan asal hewan di daerah.

Kolaborasi Indonesia-Jepang melalui AJIVE ke-10 juga diharapkan mampu mempercepat peningkatan standar kesehatan hewan di NTT. Dengan dukungan inovasi sains dan teknologi, kesejahteraan peternak lokal dapat terus meningkat sehingga memperkuat posisi NTT sebagai salah satu lumbung ternak nasional di masa mendatang. *




Wagub NTT Johni Asadoma Tegaskan Supremasi Hukum Harus Jadi Panglima

Kupang, nwartapedia.com  –  Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, menegaskan bahwa supremasi hukum harus tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah dinamika politik dan perkembangan teknologi informasi.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menjadi keynote speaker pada Seminar Nasional dan Temu Alumni Dies Natalis ke-40 Fakultas Hukum Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA), Jumat (5/6).

Menurut Johni, Indonesia sebagai negara hukum harus menempatkan hukum di atas segala bentuk kekuasaan.

Ia mengingatkan bahwa lemahnya supremasi hukum dapat membuka ruang penyalahgunaan kekuasaan dan mengancam keadilan bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya birokrasi yang berintegritas, pendidikan hukum, serta peran perguruan tinggi, media, dan masyarakat sipil dalam mengawal demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia.

Seminar bertema “Menjaga Supremasi Hukum di Tengah Dinamika Politik Kekuasaan” tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keadilan, demokrasi, dan kepastian hukum demi pembangunan yang berkelanjutan. *




Pemuda Tani Indonesia NTT Buka Pelatihan Pertanian Modern Gratis dan Bersertifikat di Mojokerto

Kupang, nwartapedia.com  – Pemuda Tani Indonesia (PTI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali membuka peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan kapasitas di sektor pertanian melalui Program Pelatihan Tatap Muka Angkatan IV yang akan dilaksanakan di Training Center Yayasan Pelita Indonesia Timur (PIT), Sumberjati, Jatirejo, Mojokerto, Jawa Timur, mulai 27 Juni hingga 28 November 2026.

Program yang bekerja sama dengan Yayasan Pelita Indonesia Timur tersebut merupakan kelanjutan dari pelatihan yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.

Setelah Angkatan III berhasil menyelesaikan programnya, PTI NTT kembali membuka kesempatan bagi pemuda-pemudi NTT untuk mengikuti pelatihan intensif selama hampir lima bulan.

Selama mengikuti pelatihan, peserta akan mendapatkan pembelajaran mengenai teknologi pertanian modern, sistem pertanian berkelanjutan, pengelolaan lahan, pembuatan pupuk organik, hingga pengembangan pertanian multikultur.

Seluruh materi dirancang untuk memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan di daerah asal masing-masing.

Ketua Pemuda Tani Indonesia Provinsi NTT, Bobby Lianto, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang berkualitas dan mampu menghadapi perkembangan teknologi di sektor pertanian.

Menurutnya, para peserta diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar langsung di pusat pelatihan pertanian modern, kemudian kembali ke NTT untuk mengembangkan potensi pertanian daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa seluruh proses pelatihan diberikan secara gratis. Peserta akan memperoleh fasilitas tempat tinggal, konsumsi, materi pelatihan, hingga pendampingan selama mengikuti pendidikan di Mojokerto.

Selain itu, peserta yang berhasil menyelesaikan program akan memperoleh sertifikat sebagai bukti kompetensi dan partisipasi dari Pemuda Tani Indonesia NTT melalui kerja sama dengan Yayasan Pelita Indonesia Timur serta dukungan KADIN NTT.

“Peserta hanya perlu menyiapkan biaya transportasi dari daerah asal menuju Mojokerto. Selama pelatihan seluruh kebutuhan sudah disiapkan sehingga peserta dapat fokus mengikuti proses pembelajaran,” jelas Bobby Lianto.

Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda NTT yang memiliki keterampilan, wawasan, inovasi, dan jiwa kewirausahaan di bidang pertanian sehingga dapat berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas pertanian daerah.

Pendaftaran peserta masih dibuka hingga 13 Juni 2026, dilanjutkan dengan seleksi wawancara secara daring pada 16 dan 18 Juni 2026, pengumuman peserta yang lolos pada 20 Juni 2026, dan pembukaan pelatihan pada 27 Juni 2026.

Pemuda Tani Indonesia NTT mengajak seluruh generasi muda yang memiliki minat di bidang pertanian untuk memanfaatkan kesempatan tersebut karena seluruh program diberikan secara gratis dan bersertifikat.

Bagi masyarakat yang berminat mengikuti program ini dapat menghubungi pengurus Pemuda Tani Indonesia di masing-masing kabupaten dan kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mendapatkan informasi pendaftaran lebih lanjut. *




KADIN NTT Apresiasi Langkah DPMPTSP Kabupaten Kupang Fasilitasi Penyelesaian Masalah Pelaku Usaha

Kupang, nwartapedia.com –  Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang aktif memfasilitasi penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha di daerah tersebut.

Apresiasi itu disampaikan dalam rapat fasilitasi penyelesaian permasalahan pelaku usaha yang digelar di Aula DPMPTSP Kabupaten Kupang, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bersama para investor dan pelaku usaha yang mengalami kendala dalam pengembangan usaha maupun pengurusan perizinan.

Rapat yang dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kupang, Charles Banamtuan, itu turut dihadiri Sekretaris DPMPTSP Ina M. Ate, S.Pt., Pokja Perizinan Eduardus Hadu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kupang Made Supriyadi beserta jajaran, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas Pariwisata, Dispenda, dan OPD terkait lainnya.

Sejumlah perusahaan dan pelaku usaha yang mengikuti forum tersebut di antaranya PT Danang Mandiri, PT Pembangunan Sehat Sejahtera, PT Bolelebo Nusa Pusaka, KSP Swasti Sari, Pabrik Tahu Trubus Subur, Kolam Renang Dapur Wisata, serta beberapa pelaku usaha lainnya yang menghadapi persoalan administrasi maupun teknis.

Ketua KADIN NTT, Dr. Cand. Bobby Lianto, MM., MBA., menilai langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kupang merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung dunia usaha sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif.

Menurutnya, forum yang mempertemukan seluruh OPD terkait dengan para investor sangat membantu dalam mencari solusi atas berbagai hambatan yang selama ini dihadapi pelaku usaha, mulai dari persoalan administrasi, perizinan hingga kendala teknis di lapangan.

Ia mengatakan masih banyak pelaku usaha yang mengalami kesulitan karena keterbatasan informasi mengenai persyaratan perizinan maupun regulasi yang berlaku.

Karena itu, pendampingan dari pemerintah menjadi hal penting agar proses investasi dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bobby juga mengapresiasi keterlibatan seluruh instansi yang hadir, termasuk Kantor Pertanahan Kabupaten Kupang, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, Dinas PUPR, dan OPD lainnya yang menunjukkan komitmen bersama dalam membantu penyelesaian persoalan investasi di Kabupaten Kupang.

Menurutnya, Kabupaten Kupang memiliki potensi investasi yang besar di berbagai sektor sehingga membutuhkan pelayanan yang cepat, koordinasi lintas instansi yang baik, serta pendampingan maksimal bagi investor yang ingin menanamkan modalnya.

“Kami berharap seluruh perangkat daerah terus memberikan pelayanan terbaik kepada para pelaku usaha sehingga iklim investasi di Kabupaten Kupang semakin kondusif dan mampu menarik lebih banyak investor untuk berinvestasi di daerah ini,” ujarnya.

Melalui kegiatan fasilitasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan dunia usaha guna menciptakan kepastian berusaha, meningkatkan investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. *




Christian Widodo Resmi Pimpin KONI Kota Kupang, Siap Wujudkan Prestasi Menuju PON XXII 2028

Kupang, nwartapedia.com   –  dr. Christian Widodo resmi dilantik sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kupang masa bakti 2026-2030. Pelantikan yang dilakukan oleh Ketua Umum KONI Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan olahraga sekaligus menyongsong pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Dalam sambutannya, Christian Widodo menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh pengurus cabang olahraga untuk memimpin KONI Kota Kupang. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan bentuk pengabdian untuk memajukan olahraga di Kota Kupang.

Menurutnya, olahraga telah mengajarkan banyak nilai kehidupan, mulai dari disiplin, kerja keras, kepemimpinan hingga pentingnya kerja sama tim dalam meraih prestasi. Karena itu, seluruh pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu bersinergi tanpa melihat latar belakang profesi masing-masing demi kemajuan olahraga daerah.

Christian juga memastikan Pemerintah Kota Kupang akan memberikan dukungan penuh terhadap program-program KONI, termasuk penyelenggaraan berbagai event olahraga melalui ajang Wali Kota Cup di sejumlah cabang olahraga. Selain hibah untuk KONI Kota Kupang, pemerintah juga menyiapkan dukungan pembinaan atlet sebagai bagian dari persiapan menuju PON XXII 2028.

Ia menegaskan bahwa komitmen awal harus dibarengi dengan konsistensi dalam bekerja agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan hingga menghasilkan prestasi nyata bagi Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI NTT, Alfons Theodorus, yang mewakili Ketua Umum KONI NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan permohonan maaf karena Ketua Umum KONI NTT tidak dapat hadir langsung akibat agenda pemerintahan yang tidak dapat ditinggalkan.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Alfons, Ketua Umum KONI NTT menegaskan bahwa pelantikan pengurus KONI Kota Kupang memiliki makna strategis di tengah persiapan NTT menjadi tuan rumah bersama PON XXII Tahun 2028.

Ia menyebut waktu menuju PON yang tersisa sekitar 821 hari harus dimanfaatkan secara maksimal untuk membangun pembinaan atlet, memperkuat organisasi, meningkatkan sarana prasarana olahraga, serta mempersiapkan penyelenggaraan yang berkualitas.

KONI NTT juga menekankan empat target utama menuju PON 2028, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, dan sukses pertumbuhan ekonomi daerah melalui dampak penyelenggaraan event olahraga nasional tersebut.

Kota Kupang sebagai ibu kota Provinsi NTT dinilai memiliki peran penting dalam mendukung agenda besar tersebut. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, pelatih, atlet, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu membawa olahraga NTT semakin maju sekaligus mengukir prestasi di tingkat nasional.

Pelantikan pengurus KONI Kota Kupang ini diharapkan menjadi awal kebangkitan olahraga Kota Kupang sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam menyukseskan PON XXII Tahun 2028 dengan semangat “Ayo Bangun Olahraga NTT” menuju NTT Emas. (MI)




Cegah Sakit Gigi pada Balita Stunting, Poltekkes Kemenkes Kupang Perkuat Peran Orang Tua di Desa Baumata

Oelamasi, nwartapedia.com – Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Kupang melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada pemberdayaan orang tua balita stunting melalui edukasi kesehatan gigi dan mulut di Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang pada Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Agusthinus Wali, S.Kp.G.,MDSc, Melkisedek O. Nubatonis, SKM.,MDSc dan Mery N..Pay, S.Kp.G.,MDSc ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesehatan gigi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting pada anak.

Balita yang mengalami stunting diketahui memiliki risiko lebih tinggi terkena karies gigi dan berbagai gangguan kesehatan mulut lainnya.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan rasa sakit, kesulitan makan, menurunkan asupan gizi, hingga memperburuk kondisi pertumbuhan anak.

Melalui kegiatan ini, para ibu balita stunting dari empat posyandu di Desa Baumata mendapatkan edukasi mengenai cara menjaga kebersihan gigi dan mulut anak secara benar.

Materi yang diberikan mencakup teknik menyikat gigi, pemilihan makanan sehat bagi kesehatan gigi, serta pentingnya pemeriksaan gigi secara berkala di fasilitas kesehatan.

Tim pengabdian juga memberikan simulasi langsung mengenai cara membersihkan gigi dan rongga mulut balita menggunakan alat peraga phantom gigi dan kain kasa bersih yang dibasahi air hangat.

Praktik ini dilakukan agar orang tua memiliki keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain edukasi, kegiatan turut disertai pemberian makanan tambahan berupa bubur kacang hijau kepada balita yang hadir di posyandu.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung perbaikan status gizi anak sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya asupan makanan bergizi.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan.

Sebelum edukasi, sebagian besar peserta masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut balita.

Namun setelah edukasi, jumlah peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat secara nyata.

Tim pelaksana menilai keberhasilan program ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis masyarakat mampu menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya kesehatan gigi sebagai bagian dari pencegahan stunting.

Sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan, tim bersama kader kesehatan melakukan kunjungan rumah untuk memantau penerapan kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut balita.

Pada kesempatan tersebut, keluarga juga menerima paket kesehatan berupa sikat gigi, pasta gigi, dan susu formula.

Menurut tim pengabdian, kesehatan gigi dan mulut yang terjaga akan membantu anak mengonsumsi makanan dengan nyaman, meningkatkan status gizi, serta mendukung tumbuh kembang yang optimal.

Karena itu, keterlibatan aktif orang tua menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan anak sejak usia dini.

Program ini mendapat dukungan dari Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) Poltekkes Kemenkes Kupang, Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, Pemerintah Desa Baumata, kader kesehatan, serta para ibu balita stunting yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. (MI)




Wali Kota Kupang Apresiasi Dedikasi Guru TK pada Puncak HUT IGTKI, Tegaskan Peran Penting Pendidikan Anak Usia Dini

Kupang nwartapedia.com  – Perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Kupang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (4/6).

Kegiatan yang diisi dengan jalan santai dan pemotongan tumpeng tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk penghargaan terhadap dedikasi para guru TK dalam dunia pendidikan.

Ratusan guru TK dan kepala sekolah dari berbagai wilayah di Kota Kupang ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Mereka disambut langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Ketua TP PKK Kota Kupang yang juga Bunda PAUD, dr. Widya Cahya, saat tiba di garis finis usai mengikuti jalan santai dari Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.

Turut hadir Ketua IGTKI Kota Kupang Mandasia Samsudin, Ketua PGRI Kota Kupang Apolonia Dethan, serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan penghargaan kepada seluruh guru TK yang selama ini telah berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda Kota Kupang.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dipersiapkan sejak usia dini.

Ia menilai para guru TK memiliki peran strategis karena menjadi pendidik pertama yang menanamkan nilai-nilai kehidupan, karakter, disiplin, dan semangat belajar kepada anak-anak.

Peran tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Wali Kota juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan membutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Kupang menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program IGTKI, termasuk peningkatan kompetensi guru serta kegiatan yang mendorong kemajuan pendidikan anak usia dini.

Ia bahkan berharap perayaan HUT IGTKI pada tahun-tahun mendatang dapat dikemas lebih besar dengan melibatkan lebih banyak partisipasi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT IGTKI Kota Kupang, Febriana Margaretha, menjelaskan bahwa kegiatan jalan santai merupakan bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun organisasi yang sebelumnya telah diawali dengan berbagai kegiatan Gebyar Anak di tingkat kecamatan.

Selain itu, IGTKI Kota Kupang juga berencana menggelar workshop dan lomba micro teaching dalam waktu dekat sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para guru TK.

Perayaan HUT IGTKI tahun ini tidak hanya menjadi momen peringatan hari jadi organisasi, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan terhadap para pendidik anak usia dini yang selama ini berperan sebagai penanam nilai, pembentuk karakter, dan penjaga harapan bagi masa depan generasi Kota Kupang. **




Kelulusan SMP Negeri Keliwumbu Capai 100 Persen, Kepala Sekolah Ajak Siswa Lanjutkan Pendidikan

Ende, nwartapedia.com — SMP Negeri Keliwumbu yang berada di Desa Keliwumbu, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang pendidikan. Seluruh siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 berhasil lulus dengan persentase kelulusan mencapai 100 persen.

Kepala SMP Negeri Keliwumbu, Markus Aku, S.Pd yang sering di sapa Mache kepada media ini, Jumat (5/6/2026), menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru dalam mendampingi proses pembelajaran selama tiga tahun terakhir.

Dari total 36 peserta ujian yang terdiri atas 13 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan, seluruhnya dinyatakan lulus berdasarkan hasil sidang dewan guru yang dilaksanakan pada 1 Juni 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah melalui proses evaluasi dan penilaian yang objektif sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setelah melalui proses pendidikan selama tiga tahun dan penilaian yang objektif terhadap seluruh peserta didik, sidang dewan guru menetapkan bahwa siswa-siswi SMP Negeri Keliwumbu Angkatan XI Tahun Pelajaran 2025/2026 dinyatakan lulus 100 persen,” ujar Markus Aku.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik siswa, sekolah memberikan piagam penghargaan kepada 10 lulusan terbaik. Posisi pertama diraih oleh Maria Magdalena Mbu dengan total nilai 949 dan rata-rata 86,27.

Peringkat kedua ditempati Kanisius Putra Balo dengan total nilai 945 dan rata-rata 85,95, sedangkan posisi ketiga diraih Childayana Pe Mbena dengan total nilai 940 dan rata-rata 85,48.

Selain ketiga siswa tersebut, penghargaan juga diberikan kepada Michaela Devailar Sabu, Maria Yunita Riti, Ermelkrina Uja, Angelina Ngura, Maria Clarista Lengu, Maria Asri Dimitri Lanu, dan Benyamin Brekmans Jaghu yang masuk dalam daftar 10 besar lulusan terbaik tahun ini.

Pada kesempatan itu, Markus Aki mengingatkan para orang tua dan wali murid bahwa kelulusan dari jenjang SMP bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan anak-anak mereka.

Ia berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA, SMK, atau sederajat.

“Pendidikan anak-anak kita belum selesai. Mereka harus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Saya berharap tidak ada satu pun dari 36 lulusan tahun ini yang berhenti sekolah karena mereka masih berada pada usia belajar dan masih memiliki masa depan yang panjang,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada para lulusan agar memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh orang tua dengan sebaik-baiknya.

Menurutnya, pendidikan merupakan modal penting untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, serta membuka peluang meraih masa depan yang lebih baik.

“Kejarlah cita-cita dan raihlah mimpi kalian. Jagalah nama baik almamater di mana pun kalian melanjutkan pendidikan. Dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, kalian akan mampu bersaing dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komite SMP Negeri Keliwumbu, Ferdinandus Leve, menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah membimbing dan mendidik para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan di jenjang SMP.

Menurutnya, komite sekolah akan terus menjadi mitra strategis dalam mendukung berbagai program pendidikan guna menciptakan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Ia juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Selain itu, Ferdinandus berharap masyarakat tetap memberikan kepercayaan kepada SMP Negeri Keliwumbu sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berkomitmen mencetak sumber daya manusia berkualitas.

Keberhasilan kelulusan 100 persen ini menjadi bukti nyata komitmen SMP Negeri Keliwumbu dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mempersiapkan generasi muda yang siap melanjutkan pendidikan dan berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa mendatang. (MI)




Sinergi SH Juwara Cafe dan PT Klinik Olahraga Kupang, Bangun Komunitas Sehat Menuju NTT Maju

Kupang,nwartapedia.com  –  SH Juwara Cafe bersama PT Klinik Olahraga Kupang membangun sinergi dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sehat, bugar, dan produktif di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pengembangan Warung Kopi Sehat yang menjadi sarana edukasi kesehatan sekaligus tempat berkumpulnya masyarakat yang peduli terhadap pola hidup sehat.

Agen SH Juwara Cafe, Kanisius Maruli, saat ditemui media di PT Klinik Olahraga Kupang, Stadion Oepoi, Kamis (4/6/2026), mengatakan bahwa dirinya mulai bergabung dengan SH Juwara Cafe pada November 2025 dan hingga kini terus berkomitmen memperkenalkan kopi kesehatan kepada masyarakat.

Dengan mengusung slogan “Selagi Masih Sehat, Minumlah yang Sehat Supaya Tetap Sehat”, Kanisius mengaku optimistis produk yang dipasarkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha.

“Dalam berusaha yang paling penting adalah konsisten. Kami membuka pelayanan setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WITA. Awalnya mungkin belum banyak yang mengenal, tetapi jika dilakukan dengan sungguh-sungguh dan konsisten, masyarakat akan semakin percaya. Saya yakin setiap usaha yang baik pasti akan menghasilkan berkat,” ujar Kanisius.

Menurutnya, SH Juwara Cafe merupakan kopi kesehatan yang memadukan biji kopi Arabika premium asal Brasil dengan ekstrak jamur Ganoderma atau Lingzhi yang telah dikenal luas karena kandungan nutrisinya.

Produk tersebut diproduksi melalui standar kualitas tinggi dengan dukungan laboratorium modern dan pusat budidaya Ganoderma di Taiwan.

SH Juwara Cafe hadir dalam dua pilihan produk, yaitu varian 3 in 1 tanpa gula yang memiliki cita rasa kopi lebih kuat dan pekat, serta varian 4 in 1 dengan gula tebu yang menawarkan rasa lebih lembut dan creamy untuk konsumsi sehari-hari.

Selain menggunakan biji kopi Arabika berkualitas premium, produk ini juga diperkaya krimer berbahan Virgin Coconut Oil (VCO) non-trans fat dan ekstrak Ganoderma Shuang Hor yang telah memperoleh sertifikasi resmi dari pemerintah Taiwan.

Kanisius menjelaskan bahwa SH Juwara Cafe memiliki empat keunggulan utama, yaitu alami, menyehatkan, nikmat, dan terjangkau.

Selain itu, produk tersebut juga dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha secara mandiri.

Ia menambahkan, kandungan Ganoderma dipercaya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, mendukung kesehatan jantung dan hati, membantu mengurangi kelelahan, serta menunjang kebugaran tubuh secara keseluruhan.

Produk ini disebut telah dipasarkan di berbagai negara selama lebih dari 19 tahun dan mendapat banyak testimoni positif dari konsumennya.

Sementara itu, Direktur PT Klinik Olahraga Kupang, Dr. Frans Sales, S.Pd., MM, mengatakan bahwa kolaborasi dengan SH Juwara Cafe merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Menurut Frans Sales, Warung Kopi Sehat bukan sekadar tempat menikmati minuman, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kualitas hidup melalui pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan sehat.

“Warung Kopi Sehat menjadi salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin hidup lebih sehat dan bugar. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari,” katanya.

Frans Sales juga mengajak masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya untuk mengunjungi Klinik Olahraga NTT Mart Cafe yang berlokasi di Jalan W.J. Lalamentik, kawasan Stadion Oepoi Kupang.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat gerakan pemberdayaan masyarakat menuju NTT yang lebih sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.

“Ayo bersama-sama membangun budaya hidup sehat. Dengan masyarakat yang sehat dan produktif, kita dapat berkontribusi dalam mewujudkan NTT yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.

 Frans Sales juga menjelaskan selain menyediakan layanan konsultasi kesehatan dan Perpustakaan Olahraga sebagai sarana edukasi dan literasi kebugaran, PT Klinik Olahraga Kupang kini juga menghadirkan berbagai fasilitas pendukung seperti ATM Mini, layanan rental mobil, penjualan t-shirt olahraga, serta aneka minuman dingin dan minuman kesehatan.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih lengkap bagi masyarakat. Karena itu, selain fokus pada kesehatan dan kebugaran, PT Klinik Olahraga Kupang juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujar Frans Sales.

Melalui sinergi antara SH Juwara Cafe dan PT Klinik Olahraga Kupang, kedua pihak berharap dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya komunitas yang peduli terhadap kesehatan dan kualitas hidup di Nusa Tenggara Timur. (MI)




Safari Kebangsaan FPK NTT Kibarkan Merah Putih di Puncak Kelimutu dan Telusuri Jejak Bung Karno di Ende

Ende, nwartapedia.com  —  Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan Safari Kebangsaan ke Kabupaten Ende pada 28 Mei hingga 2 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat.

Ketua FPK NTT, Ir. Theodorus Widodo, kepada media ini pada Senin (1/6/2026), menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan berbagai organisasi dan paguyuban etnis yang tergabung dalam FPK NTT. Di antaranya Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Kontak Kerukunan Sosial (K2S) Jawa, Ikatan Keluarga Kabupaten Ende Flores (IKKEF), Ikatan Keluarga Besar Rote Hailiteik (IKBRH), Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Kerukunan Keluarga Madura Flobamora, Paguyuban Betawi, serta Perkumpulan Keluarga Pasundan Mangle.

Rombongan Safari Kebangsaan bertolak dari Kupang menuju Ende menggunakan KM Wilis pada 28 Mei 2026 dengan Ketua Tim Safari, Siprianus Reda, ST.

Setibanya di Ende pada 29 Mei, rombongan langsung menuju kawasan wisata Kelimutu dan bermalam di Desa Wisata Waturaka. Di desa tersebut, peserta diterima secara adat oleh Mosalaki Yohan dan Kepala Desa Yoseph Wawo.

 

Dalam kesempatan itu, FPK NTT juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat setempat serta menggelar pentas budaya sebagai simbol kebersamaan dalam keberagaman.

Puncak kegiatan berlangsung pada 30 Mei 2026 saat rombongan mendaki Gunung Kelimutu dan melaksanakan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di puncak gunung dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila.

Upacara dipimpin oleh AKBP (Purn) Gede Aria Bawa, S.Sos., M.H. sebagai pembina upacara, sementara Ketua FPK NTT Ir. Theodorus Widodo bertindak sebagai inspektur upacara. Pengibaran bendera dilakukan oleh Kiyai Pono Musariyokerto dan Christina Tri Handayani, S.Ag., M.Pd., sedangkan doa dibawakan oleh Yuvenaris dari KKSS.

“Upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Kelimutu menjadi simbol kuat semangat persatuan bangsa serta penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila yang menyatukan seluruh elemen masyarakat Indonesia,” ujar Theodorus Widodo.

Setelah upacara, rombongan melanjutkan perjalanan ke lokasi wisata Air Tiga Rasa dan menikmati pemandian air panas di Desa Waturaka.

Pada 31 Mei, peserta Safari Kebangsaan mengunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno di Jalan Perwira, Kampung Ambugaga, Kelurahan Kota Raja, Ende.

Lokasi tersebut menjadi saksi sejarah ketika Presiden pertama Republik Indonesia itu menjalani masa pengasingan pada tahun 1934 hingga 1938.

Rombongan juga mengunjungi Taman Renungan Bung Karno yang menjadi salah satu situs penting lahirnya gagasan kebangsaan dan nilai-nilai yang kemudian menjadi dasar negara Indonesia.

Kegiatan berlanjut di Desa Nuabosi, di mana peserta diterima secara adat oleh Mosalaki dan pemerintah desa. Selain mengikuti panen ubi secara langsung di kebun masyarakat, peserta juga mengikuti ramah tamah yang diwarnai pertunjukan musik, lagu daerah, tarian gawi, hingga lagu “Ave Maria” yang dinyanyikan bersama oleh seluruh peserta tanpa memandang latar belakang agama.

Kebersamaan tersebut semakin memperlihatkan semangat toleransi dan harmoni yang menjadi tujuan utama Safari Kebangsaan FPK NTT.

Pada 1 Juni 2026, rombongan mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pancasila, Kota Ende. Upacara tersebut dipimpin oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf.

Usai upacara, peserta mengunjungi Serambi Bung Karno di Biara St. Yoseph SVD. Tempat tersebut memiliki nilai sejarah penting karena menjadi lokasi Sang Proklamator meminjam dan membaca berbagai buku dari perpustakaan biara selama masa pengasingannya di Ende.

“Di Serambi Bung Karno ini Sang Proklamator mengalami transformasi diri dan cara pandang. Patung Bung Karno disini paling menyerupai dg Bung Karno semasa muda” Demikian ungkap Bruder Simpli yg menerima kedatangan rombongan.

Menurut Theodorus Widodo, rangkaian Safari Kebangsaan ini tidak hanya menjadi perjalanan wisata sejarah dan budaya, tetapi juga sarana memperkuat rasa persaudaraan antar suku, agama, dan kelompok masyarakat di NTT.

“Melalui Safari Kebangsaan ini, kami ingin meneguhkan bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa. Nilai-nilai Pancasila harus terus dirawat melalui kebersamaan, dialog, serta penghormatan terhadap perbedaan,” tegasnya.

Kegiatan Safari Kebangsaan FPK NTT dijadwalkan berakhir pada 2 Juni 2026 setelah seluruh rangkaian agenda kebangsaan, sosial, budaya, dan sejarah selesai dilaksanakan di Kabupaten Ende. ***