HUT Ke-1 Srikandi Christian Serena Dorong Kota Kupang Semakin Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Kupang, nwartapedia.com  – Semangat membangun masyarakat yang inklusif dan peduli terhadap kelompok rentan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Srikandi Christian Serena Kota Kupang yang berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Senin (22/6/2026).

Momentum perayaan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Sosialisasi Pelayanan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas yang menghadirkan berbagai elemen masyarakat dan komunitas disabilitas di Kota Kupang.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memberikan apresiasi atas kontribusi nyata Srikandi Christian Serena yang selama ini aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, organisasi perempuan tersebut telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program pembangunan daerah melalui pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, hingga pendampingan bagi penyandang disabilitas.

“Srikandi Christian Serena telah banyak melakukan kegiatan positif, mulai dari bakti sosial, pengobatan gratis, peningkatan kapasitas anggota melalui seminar public speaking, hingga kegiatan yang mendukung terwujudnya Kota Kupang yang ramah disabilitas,” ungkap Christian.

Ia menilai keberadaan organisasi tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian penting dalam mendukung program Pemerintah Kota Kupang.

Kegiatan sosialisasi yang digelar pada perayaan HUT tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menghormati, melindungi, dan memenuhi hak-hak penyandang disabilitas agar mereka dapat berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan sosial.

Ketua Srikandi Christian Serena Kota Kupang, Petronela Riberu, mengatakan organisasinya ingin menjadi wadah yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Menurutnya, penyandang disabilitas perlu diberikan ruang yang lebih luas agar mampu beradaptasi, berinteraksi, dan berkontribusi di tengah masyarakat tanpa rasa minder ataupun terdiskriminasi.

“Kami ingin mereka lebih percaya diri, lebih dikenal, dan dapat hidup berdampingan dengan masyarakat tanpa merasa malu ataupun terbatas oleh kondisi yang mereka miliki,” ujarnya.

Petronela menjelaskan bahwa selama satu tahun terakhir, Srikandi Christian Serena secara konsisten melaksanakan berbagai program sosial, mulai dari sosialisasi kemasyarakatan, aksi kebersihan lingkungan, hingga kegiatan yang mendukung program Pemerintah Kota Kupang dalam menjaga kebersihan kota.

Ia mengakui perjalanan organisasi tidak selalu mudah. Namun berkat semangat kebersamaan dan kekompakan seluruh anggota, berbagai tantangan dapat dihadapi bersama.

“Yang membuat kami tetap bertahan adalah kebersamaan. Kami saling merangkul dan saling menguatkan sehingga organisasi ini terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat,” katanya.

Ke depan, Srikandi Christian Serena berkomitmen melanjutkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk kegiatan pengobatan gratis, edukasi publik, pemberdayaan perempuan, serta dukungan terhadap kelompok disabilitas.

Petronela berharap HUT pertama ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan Kota Kupang yang inklusif, bersih, dan ramah bagi semua kalangan. (MI)




Perantau Asal Desa Kolisia B Kompak Galang Dana untuk Percepat Pembangunan Gereja St. Theodorus Nawuteu

Maumere, nwartapedia.com – Kepedulian terhadap kampung halaman terus ditunjukkan oleh warga Desa Kolisia B yang berada di berbagai daerah perantauan.

Melalui kelompok Solidaritas Perantauan Anak Desa Kolisia B, sebanyak 27 anggota berhasil menghimpun dana sebesar Rp8.000.000 untuk membantu pembangunan Gereja St. Theodorus Kolisia Nawuteu di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Penggalangan dana dilakukan selama dua bulan, yakni sejak April hingga Mei 2026. Gerakan sosial ini diprakarsai oleh Yohanes Severinus Padeng (Jefri) sebagai Ketua dan Maria Renalti Dua Monika (Nalti) sebagai Bendahara.

Menurut Jefri, pembentukan kelompok solidaritas tersebut dilandasi oleh keinginan untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kampung halaman, khususnya dalam mendukung penyelesaian pembangunan gereja yang menjadi pusat kegiatan rohani umat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun berada jauh dari kampung halaman, kami tetap memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendukung pembangunan desa, terutama pembangunan gereja yang menjadi kebutuhan bersama umat,” ungkap Jefri.

Ia mengapresiasi seluruh anggota kelompok yang telah menyisihkan sebagian penghasilannya untuk mendukung gerakan tersebut.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan para perantau menjadi modal penting untuk membangun desa secara berkelanjutan.

Jefri berharap gerakan solidaritas yang telah dibangun dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Desa Kolisia B yang berada di berbagai daerah.

“Kami berharap kebersamaan ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga semakin banyak warga perantauan yang tergerak untuk ikut ambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial demi kemajuan kampung halaman,” katanya.

Kelompok Solidaritas Perantauan Anak Desa Kolisia B juga mendapat dukungan dari tiga tokoh perantau yang dipercaya sebagai penasihat, yakni Om Gus, Om Frans, dan Om Sebas.

Ketiganya berperan memberikan motivasi dan arahan agar semangat kebersamaan tetap terjaga.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada pengurus Gereja St. Theodorus Kolisia Nawuteu dan disaksikan oleh tokoh masyarakat, umat, serta warga setempat.

Suasana penuh keakraban dan rasa syukur mewarnai kegiatan tersebut.

Pengurus gereja menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan para perantau.

Bantuan yang diterima akan digunakan untuk mendukung kebutuhan pembangunan gereja sehingga proses pengerjaan dapat berjalan lebih optimal.

Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap tanah kelahiran tetap hidup di hati para perantau Desa Kolisia B.

Melalui kebersamaan dan gotong royong, mereka terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kemajuan kampung halaman. **




Rektor Undana Sambut Kerja Sama BPJS Kesehatan, RSU Undana Resmi Layani Peserta JKN di NTT

Kupang, nwartapedia.com  – Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) menyampaikan bahwa kerja sama antara Rumah Sakit Umum (RSU) Undana dan BPJS Kesehatan merupakan langkah strategis dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melalui kolaborasi tersebut, RSU Undana kini resmi melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.

Peresmian layanan BPJS Kesehatan di RSU Undana ditandai dengan Grand Opening yang berlangsung di Kupang, Rabu (17/6/2026), dan dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, jajaran BPJS Kesehatan, pimpinan Undana, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur pemerintah daerah.

Rektor Undana mengatakan, hadirnya layanan BPJS Kesehatan di RSU Undana menjadi bagian dari komitmen universitas untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.

Menurutnya, rumah sakit pendidikan milik Undana tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan dan pengembangan tenaga medis profesional yang siap mengabdi di NTT.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma mengaku bangga melihat perkembangan RSU Undana yang telah melalui perjalanan panjang sejak awal dibangun pada masa pandemi Covid-19 hingga kini mampu memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui BPJS Kesehatan.

“Saya ingat sekali waktu itu setelah dibangun untuk penanganan Covid-19, saya bersama Pak Viktor datang memeriksa seluruh fasilitas yang ada dan disiapkan untuk pasien Covid-19. Saat itu sarana dan prasarana belum lengkap, tetapi pelayanan tetap berjalan,” ujar Johni.

Menurutnya, pembangunan RSU Undana berlangsung secara bertahap dan terus mengalami pengembangan dari waktu ke waktu berkat dukungan berbagai pihak.

Johni menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas, Fakultas Kedokteran Undana, tenaga kesehatan, serta Pemerintah Provinsi NTT yang telah berkontribusi dalam menghadirkan rumah sakit yang kini dapat melayani masyarakat melalui program BPJS Kesehatan.

Ia juga mengenang perjuangan pendirian Fakultas Kedokteran Undana yang pada awalnya sempat diragukan banyak pihak. Namun, berkat komitmen dan kerja keras seluruh civitas akademika, fakultas tersebut kini berkembang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat NTT.

“Sesuatu yang baru memang tidak langsung sempurna. Semuanya dimulai dari ide yang baik, niat yang baik, dan kerja keras yang berkelanjutan. Hari ini kita menyaksikan bahwa Fakultas Kedokteran Undana telah berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat NTT,” katanya.

Johni menilai keberadaan Fakultas Kedokteran Undana bersama Fakultas Kedokteran Universitas Citra Bangsa menjadi harapan besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan sekaligus memenuhi kebutuhan dokter di berbagai wilayah NTT.

Ia juga mengapresiasi langkah Undana yang telah membuka berbagai Program Pendidikan Dokter Spesialis, seperti anestesi, obstetri dan ginekologi (Obgyn), serta pengembangan program spesialis lainnya.

Menurut Johni, peningkatan kuota mahasiswa kedokteran di Undana perlu terus didorong agar semakin banyak putra-putri daerah dapat menempuh pendidikan kedokteran di NTT dan kembali mengabdi bagi masyarakat.

“Kita berharap anak-anak NTT bisa belajar di sini, menjadi dokter yang berkualitas, dan kembali mengabdi untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan pendidikan kedokteran harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Karena itu, kerja sama antara RSU Undana dan BPJS Kesehatan dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Johni Asadoma secara resmi membuka layanan BPJS Kesehatan di RSU Undana.

“Dengan memohon restu Tuhan Yang Maha Kuasa dan dukungan seluruh masyarakat, saya menyatakan layanan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Universitas Nusa Cendana resmi dibuka dan dapat melayani masyarakat Nusa Tenggara Timur,” tutupnya. (MI)




ESCS Kupang Gelar Year End and Graduation Ceremony 2026, Cetak Lulusan Berprestasi Hingga Kancah Internasional

Kupang, nwartapedia.com  – Sekolah internasional Excellent Spirit Christian School (ESCS) menggelar Year End and Graduation Ceremony 2026 di Ballroom Harper International Hotel Kupang, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri ratusan siswa dan orang tua tersebut menjadi momentum apresiasi atas berbagai prestasi akademik maupun nonakademik yang berhasil diraih sepanjang tahun ajaran 2025/2026.

Acara dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 09.00–12.00 WITA untuk peserta didik jenjang PAUD dan TK, sedangkan sesi kedua dilaksanakan pukul 15.00–17.00 WITA bagi peserta didik PKBM jenjang SD, SMP, dan SMA.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan penampilan seni dan kreativitas dari para siswa mulai dari jenjang PAUD hingga SD yang memukau para tamu undangan dan orang tua.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut kepala sekolah, para guru, supervisor, jajaran yayasan, serta Executive Board ESCS sekaligus salah satu pendiri yayasan, Dr. Cand. Bobby Lianto, MM., MBA, yang memberikan sambutan pada pembukaan acara.

Dalam sambutannya, Bobby Lianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putri mereka kepada ESCS.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada ESCS. Kepercayaan dari para orang tua menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi berbagai prestasi yang berhasil diraih siswa-siswi ESCS sepanjang tahun ajaran ini, termasuk keberhasilan meraih lebih dari 60 medali tingkat nasional dalam ajang kompetisi yang digelar di Bogor.

Tak hanya itu, Bobby mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian PKBM ESCS Kupang yang kini resmi memperoleh Akreditasi A, sebagai bukti peningkatan mutu pendidikan yang terus dilakukan sekolah.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, siswa, orang tua, hingga yayasan dalam membangun kualitas pendidikan yang unggul.

ESCS juga kembali menorehkan prestasi melalui para lulusannya yang berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi ternama di dalam maupun luar negeri.

Salah satu siswa berprestasi, Matthew Ang, dinyatakan lolos di dua universitas ternama di China, sementara Stifany, lulusan SMA ESCS, sedang menjalani proses penerimaan di Universitas Bina Nusantara (Binus) dan Universitas Tarumanagara di Jakarta.

Prestasi yang paling membanggakan datang dari alumni ESCS, Valencio Galen Christanto, yang berhasil menyelesaikan pendidikan Magister (S2) di Gonzaga University, Amerika Serikat, pada usia 19 tahun.

Valencio diketahui diwisuda pada 10 Mei 2026 dengan capaian akademik yang sangat baik dan menjadi salah satu lulusan magister termuda di usianya. Saat ini ia bahkan telah melanjutkan langkah akademiknya sebagai kandidat doktor.

Menurut Bobby Lianto, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa lulusan ESCS memiliki daya saing global dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Melalui penyelenggaraan Year End and Graduation Ceremony 2026, ESCS kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan bertaraf internasional yang tidak hanya unggul dalam penguasaan bahasa Inggris, tetapi juga berhasil mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan dunia global. (MI)




KADIN NTT Dukung Friendship City Kupang-Darwin, Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan, dan Pariwisata

Kupang, nwartapedia.com – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh Pemerintah Kota Kupang dalam mewujudkan kerja sama Friendship City dengan Darwin City, Australia.

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan hubungan ekonomi, pendidikan, pariwisata, olahraga, hingga investasi antara kedua wilayah.

  1. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara jajaran KADIN NTT dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Kupang pada Rabu (10/6/2026).

Rombongan KADIN NTT dipimpin Ketua Umum Dr. Cand. Bobby Lianto, MM., MBA, didampingi Koordinator Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi Christopher Samara, Wakil Ketua Umum Bidang Asosiasi Randy Fransisco yang juga Ketua HIPMI Kota Kupang, Angga Pratama selaku pengurus dan sekretaris KADIN NTT, serta Direktur Eksekutif KADIN NTT Mercy Siubelan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis didampingi Asisten II Setda Kota Kupang Ignasius Lega bersama tim protokol Pemerintah Kota Kupang.

Dalam pertemuan tersebut dibahas rencana kunjungan delegasi Pemerintah Kota Kupang ke Darwin pada Juli mendatang sebagai tindak lanjut atas undangan Pemerintah Kota Darwin untuk melakukan penandatanganan kerja sama antarkota.

Serena Francis menjelaskan bahwa proses menuju penandatanganan nota kesepahaman (MoU) harus melalui berbagai tahapan administrasi, termasuk penyampaian Letter of Intent (LoI) atau surat pernyataan minat sebagai langkah awal kerja sama.

Menurutnya, seluruh dokumen kerja sama dengan pemerintah luar negeri wajib mengikuti ketentuan dan memperoleh persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sesuai mekanisme yang berlaku.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto menegaskan pihaknya siap mendampingi Pemerintah Kota Kupang selama proses kerja sama berlangsung.

Ia mengatakan KADIN NTT telah lama menginisiasi hubungan antara Kupang dan Darwin melalui komunikasi intensif dengan Konsulat Republik Indonesia di Darwin serta Chamber of Commerce and Industry (CCI) Northern Territory.

Selain mendukung pemerintah daerah, Bobby juga mengungkapkan rencana KADIN NTT membawa sejumlah pelaku usaha asal NTT dalam kunjungan ke Darwin guna membuka peluang investasi dan perdagangan yang lebih luas.

Menurutnya, komunikasi dengan berbagai pihak di Darwin telah berjalan dengan baik dan beberapa bentuk kerja sama telah terealisasi, termasuk kolaborasi bersama Alana Group yang telah melaksanakan sejumlah kegiatan di Kota Kupang.

KADIN NTT menilai kerja sama Friendship City memiliki prospek besar untuk dikembangkan di berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, perdagangan, pariwisata, olahraga, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Di bidang pendidikan, peluang yang dapat dikembangkan antara lain program pertukaran pelajar, kerja sama antarlembaga pendidikan, hingga peningkatan kapasitas generasi muda melalui kolaborasi internasional.

Bahkan, beberapa sekolah di Kota Kupang dan Australia telah memulai kegiatan pembelajaran bersama secara daring melalui platform Zoom sebagai langkah awal mempererat hubungan antargenerasi muda kedua kota.

Melalui kerja sama Friendship City antara Kupang dan Darwin, Pemerintah Kota Kupang bersama KADIN NTT berharap hubungan bilateral di tingkat daerah semakin kuat dan mampu menghadirkan berbagai peluang baru yang berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, pendidikan, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah. **




Marianus Jago Nahkodai KUB Ave Maris Stella 2026–2030, Umat Diajak Perkuat Pelayanan dan Persaudaraan

Kupang, nwartapedia.com  – Kepengurusan baru Kelompok Umat Basis (KUB) Ave Maris Stella Wilayah XIV Paroki St. Yoseph Naikoten periode 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah perayaan iman yang berlangsung di Naikolan, Sabtu (13/6/2026).

Prosesi pelantikan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Paroki St. Yoseph Naikoten, RD Jhon Rusae, dengan dukungan koor dari Paduan Suara San Jose.

Suasana penuh syukur dan kekeluargaan terasa sepanjang rangkaian kegiatan yang dihadiri oleh umat, pengurus lama dan baru, ketua Wilayah XlV, pengurus DPP dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Marianus Jago dipercaya memimpin KUB Ave Maris Stella untuk empat tahun ke depan.

Ia menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya dan menegaskan bahwa pelayanan di Gereja merupakan panggilan untuk mengabdi kepada Tuhan dan sesama.

Menurut Marianus, menjadi pemimpin bukan sekadar menerima jabatan, tetapi harus mampu menjadi pelayan yang menghadirkan persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong di tengah umat.

Ia juga berharap para senior dan mantan pengurus tetap memberikan arahan serta bimbingan sehingga kepengurusan yang baru mampu menjalankan tugas dengan baik dan melanjutkan berbagai program pelayanan yang telah dirintis sebelumnya.

Sementara itu, Ketua KUB sebelumnya, Petrus Darjan, mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh anggota KUB yang selama hampir dua dekade telah bersama-sama membangun kehidupan umat di lingkungan basis.

Menurutnya, keberhasilan berbagai kegiatan selama ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh anggota yang selalu memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran maupun kontribusi untuk mendukung operasional KUB.

Ketua II Dewan Pastoral Paroki (DPP) St. Yoseph Naikoten, Ady Lamury, mengatakan bahwa KUB merupakan fondasi utama pertumbuhan iman umat Katolik.

Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus baru untuk menjaga semangat pelayanan dan memperkuat kehidupan menggereja melalui pendekatan kekeluargaan.

Ia optimistis kepengurusan yang baru mampu menghadirkan inovasi pelayanan sekaligus mempertahankan tradisi kebersamaan yang telah dibangun selama ini.

Sementara itu, Pastor Paroki St. Yoseph Naikoten, RD Jhon Rusae, dalam arahannya menegaskan bahwa menjadi pengurus KUB adalah sebuah panggilan iman yang harus dijalankan dengan ketekunan, kesabaran, dan tanggung jawab.

Ia meminta seluruh pengurus baru agar fokus melaksanakan program kerja yang telah disusun serta memastikan setiap kegiatan KUB berjalan aktif demi mendukung pertumbuhan iman umat di tingkat lingkungan.

RD Jhon Rusae juga mengingatkan bahwa KUB yang hidup akan menjadi kekuatan utama dalam membangun Gereja yang semakin bertumbuh dan melayani.

Ia juga berharap pengurus KUB Ave Maris Stella periode 2026–2030  menjadi awal baru dalam memperkuat pelayanan pastoral, meningkatkan solidaritas antarumat, serta menghadirkan kehidupan menggereja yang semakin aktif di Wilayah XIV Paroki St. Yoseph Naikoten.

Susunan Pengurus Kelompok Umat Basis (KUB) Ave Maris Stella Wilayah XIV Paroki St. Yoseph Naikoten periode 2026–2030 terdiri atas Marianus Jago sebagai Ketua, Theresia Din sebagai Wakil Ketua, Maria Magdalena Titiek K. N. Binsasi sebagai Sekretaris, Emylius Bata sebagai Bendahara, serta Heryani Djo sebagai Wakil Bendahara. (MI)




Pemprov NTT Percepat Pembentukan Free Trade Zone Perbatasan Indonesia-Timor Leste, Target Sebelum 2028

Kupang, nwartapedia.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) terus mempercepat pembentukan Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ) di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste dengan target sebelum tahun 2028.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Bapperida NTT, Jumat (12/6/2026), yang dihadiri jajaran Bapperida, Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD), Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT, serta tim percepatan FTZ.

Plt. Kepala Bapperida NTT, Theresia Maria Florensia, SE., M.Ec.Dev., menegaskan bahwa penyusunan dokumen Pre-Feasibility Study (Pre-FS) menjadi prioritas utama pada tahun 2026 sesuai arahan Gubernur NTT.

“Tahun 2027 ditargetkan masuk tahap pembahasan di pemerintah pusat untuk penyusunan Feasibility Study (FS), kemudian dilanjutkan proses penetapan sehingga FTZ dapat beroperasi sebelum tahun 2028,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTT bersama KADIN saat ini fokus memperkuat kajian awal secara detail agar pemerintah pusat memperoleh gambaran komprehensif mengenai urgensi pembentukan FTZ di kawasan perbatasan, yang diyakini mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di NTT.

Kepala BPPD NTT, Ir. Maksi Y.E. Nenabu, MT, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan dunia usaha untuk memetakan potensi ekonomi yang akan dikembangkan di kawasan FTZ.

Pemprov NTT juga menggandeng akademisi Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam penyusunan kajian, sekaligus mengintegrasikan data dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Percepatan FTZ KADIN NTT, Dr. Miki Natun, mengusulkan agar KADIN dilibatkan langsung dalam tim penyusun Pre-FS sehingga pengalaman praktis dan jejaring investasi yang dimiliki dapat memperkuat dokumen tersebut.

Ketua Umum KADIN NTT, Dr. Bobby Lianto, MM., MBA., menjelaskan bahwa hubungan kerja sama dengan pemerintah dan pelaku usaha Timor Leste terus berkembang melalui berbagai nota kesepahaman serta pembentukan Satgas Percepatan FTZ sejak dua tahun terakhir.

KADIN NTT juga aktif melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari audiensi dengan pemerintah, kunjungan ke Timor Leste, hingga partisipasi dalam pameran perdagangan internasional di Dili sebagai upaya membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk NTT.

Ketua Tim Percepatan FTZ KADIN NTT, Chris Samara, menilai peluang ekonomi kawasan perbatasan sangat besar, terutama dengan keberadaan FTZ Timor Leste di Oecussi yang kini telah memasuki tahap pembangunan.

Menurutnya, pembukaan kembali pasar perbatasan, pengembangan kawasan free packing, pemanfaatan akses ekspor bebas pajak ke negara-negara berbahasa Portugis, hingga peluang investasi di kawasan industri Suai menjadi potensi besar yang dapat dimanfaatkan NTT.

Selain sektor perdagangan, peluang di bidang pariwisata dan investasi berbasis mata uang dolar Amerika Serikat (USD) juga dinilai mampu memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat perbatasan.

Pemprov NTT menegaskan bahwa konsep FTZ yang sedang disusun tidak hanya berorientasi pada perdagangan lintas batas, tetapi juga membangun cross-border value chain yang melibatkan sektor pertanian, peternakan, logistik, transportasi, industri, hingga UMKM.

Kawasan utama FTZ direncanakan berada di TTU-Oecussi dengan dukungan Pelabuhan Wini, sementara wilayah penyangga meliputi Kabupaten Belu, Malaka, dan Alor.

Sebagai tindak lanjut, rapat menyepakati lima langkah strategis, mulai dari pertemuan intensif tim penyusun Pre-FS, koordinasi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, rapat besar di kawasan perbatasan bersama berbagai pemangku kepentingan, penyerahan Position Paper KADIN kepada Bapperida, hingga pelibatan resmi KADIN dalam Tim Penyusun Feasibility Study.

Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat terwujudnya kawasan perdagangan bebas yang menjadi pintu gerbang baru perdagangan internasional sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Timur di kawasan perbatasan Indonesia-Timor Leste.




PT Klinik Olahraga Kupang NTT Hadirkan Layanan Terpadu: Fisioterapi, NTT Mart hingga Cafe Kesehatan dalam Satu Lokasi

Kupang, nwartapedia.com  – Direktur PT Klinik Olahraga Kupang, Dr. Frans Sales, S.Pd., MM, menyampaikan apresiasi atas kunjungan sejumlah tokoh masyarakat Maumere dan komunitas KKBM Kupang ke PT Klinik Olahraga Kupang NTT pada Jumat (13/6/2026).

Menurut Frans Sales, kehadiran Barthol, Nas, Ade Martin Raja, Yoris, Moat Moat Budayawan, serta sejumlah tokoh lainnya menjadi motivasi besar bagi pihaknya untuk terus mengembangkan PT Klinik Olahraga Kupang NTT meski di tengah berbagai keterbatasan.

“Kehadiran para tokoh masyarakat ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bergerak dan berinovasi dalam mengembangkan PT Klinik Olahraga Kupang NTT sebagai pusat layanan olahraga, kesehatan, belanja, dan rekreasi bagi masyarakat,” ujarnya.

PT Klinik Olahraga Kupang NTT mengusung konsep layanan terpadu yang mengintegrasikan klinik olahraga, NTT Mart, dan Cafe/Warkop dalam satu kawasan.

Di sektor olahraga dan kesehatan, tersedia berbagai layanan seperti fisioterapi, massage terapi, pendidikan dan pelatihan olahraga, rekreasi olahraga, tes kesamaptaan, tes kesegaran jasmani, bela diri, pencarian bakat olahraga (talent scouting), latihan strength conditioning, hingga penjualan buku-buku olahraga.

Sementara itu, NTT Mart menyediakan berbagai kebutuhan olahraga seperti jersey, kaos olahraga, jaket olahraga, sepatu olahraga, sepatu skets, kain tenun motif NTT, serta penyewaan alat tes dan pengukuran olahraga.

Tak hanya itu, masyarakat juga dapat menikmati fasilitas Cafe atau Warung Kopi yang menawarkan kopi kesehatan dengan berbagai varian, aneka minuman dingin, jus buah segar, roti, serta camilan dengan beragam cita rasa.

Sebagai pelengkap layanan, PT Klinik Olahraga Kupang NTT juga menyediakan ATM Mini BNI 46 Kupang serta jasa penyewaan mobil harian maupun per jam untuk memudahkan kebutuhan masyarakat.

Melalui konsep layanan terpadu tersebut, Dr. Frans Sales mengajak seluruh masyarakat Kota Kupang, khususnya warga KKBM Kupang dan sekitarnya, untuk datang menikmati berbagai fasilitas yang tersedia.

“Silakan datang untuk menyegarkan badan melalui layanan olahraga dan kesehatan, berbelanja kebutuhan olahraga maupun produk khas NTT, sekaligus menikmati kopi kesehatan dan aneka sajian yang tersedia di Cafe PT Klinik Olahraga Kupang NTT,” pungkasnya. **




Filmon Loasana Targetkan PSI Kuasai Seluruh Dapil Kota Kupang pada Pemilu 2029

Kupang, nwartapedia.com  – Ketua DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Kupang sekaligus Anggota DPRD Provinsi NTT, Filmon, menegaskan komitmennya untuk membawa PSI meraih hasil lebih baik pada Pemilu 2029 dengan menargetkan keterwakilan partai di setiap daerah pemilihan (dapil) di Kota Kupang.

Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) PSI NTT yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Jumat (12/6/2026).

Filmon mengatakan, PSI saat ini tengah melakukan konsolidasi besar-besaran melalui pembentukan dan penguatan struktur organisasi hingga tingkat ranting dan kelurahan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, kesiapan organisasi menjadi faktor penting dalam menghadapi kontestasi politik mendatang sekaligus menyambut berbagai agenda nasional partai, termasuk rencana kunjungan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ke NTT.

“Kami ingin seluruh struktur partai siap bekerja sampai ke tingkat paling bawah sehingga PSI semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan mereka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penguatan struktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan elektabilitas PSI sehingga perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029 dapat melampaui capaian sebelumnya.

Untuk Kota Kupang, Filmon memasang target ambisius dengan mengupayakan agar setiap daerah pemilihan memiliki wakil dari PSI di DPRD.

Ia menilai target tersebut sangat mungkin dicapai apabila seluruh kader terus membangun kolaborasi dan memperkuat kerja-kerja politik di tengah masyarakat.

“Saya berharap setiap dapil di Kota Kupang memiliki kursi PSI. Karena itu seluruh kader harus bekerja bersama, membangun komunikasi dengan masyarakat dan memperkuat organisasi hingga tingkat kelurahan,” katanya.

Filmon juga mengungkapkan bahwa proses pembentukan struktur PSI Kota Kupang saat ini telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan segera rampung dalam waktu dekat.

Dengan konsolidasi yang terus berjalan, PSI Kota Kupang optimistis mampu menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan pada Pemilu 2029 mendatang. (MI)




Grace Natalie Minta PSI NTT Rampungkan Struktur Partai, Siap Sambut Jokowi dan Bidik Kemenangan 2029

Kupang,nwartapedia.com  –  Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, menegaskan pentingnya percepatan penguatan struktur partai hingga tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) PSI NTT yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Jumat (12/6/2026).

Grace mengatakan, konsolidasi organisasi yang sedang dilakukan merupakan bagian dari persiapan menghadapi proses verifikasi partai sekaligus memperkuat mesin politik PSI menjelang Pemilu 2029.

“Seluruh wilayah sedang bergerak melengkapi struktur hingga tingkat desa dan kelurahan agar organisasi semakin solid dan siap menghadapi agenda politik ke depan,” ujarnya.

Ia juga menyebut penguatan struktur dilakukan untuk menyambut bergabungnya Ketua Dewan Pembina PSI yang berinisial “J” secara resmi mengenakan jaket PSI dan turun menyapa masyarakat di berbagai daerah.

Menurut Grace, seluruh jajaran partai di daerah harus siap sehingga roda organisasi dapat langsung bekerja secara maksimal ketika momentum tersebut tiba.

Dalam kesempatan yang sama, Grace optimistis Nusa Tenggara Timur memiliki peluang besar menjadi salah satu basis kekuatan PSI di Indonesia.

Ia berharap daerah ini dapat berkembang menjadi “kandang gajah” dengan semakin banyak kader muda yang lahir dan berkiprah melalui PSI.

Selain agenda konsolidasi partai, kunjungannya di Kota Kupang juga diisi dengan kegiatan sosial dan silaturahmi lintas agama.

Grace mengunjungi sejumlah tokoh agama, sekolah, serta posyandu sambil menyerahkan bantuan berupa tas sekolah, buku tulis, dan makanan tambahan bagi balita.

Sementara itu, Ketua DPW PSI NTT dr. Christian Widodo mengatakan Rakorwilsus menjadi momentum penting untuk mematangkan strategi pemenangan partai sekaligus memperkuat kepengurusan hingga tingkat akar rumput.

PSI NTT juga memasang target besar pada Pemilu 2029 dengan harapan setiap kabupaten dan kota memiliki keterwakilan di DPRD serta mampu mengirimkan wakil ke DPR RI dari setiap daerah pemilihan di Nusa Tenggara Timur.

Menurut Christian, seluruh kader kini diarahkan untuk memperluas konsolidasi dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat sebagai modal utama menghadapi kontestasi politik mendatang. (MI)