YJI Cabang Utama Kupang Bersama 26 Provinsi Rayakan HUT ke-43 Dengan Senam Jantung Sehat

Kupang,nwartapedia.com – Puluhan anggota Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Kupang mengikuti senam jantung sehat bersama serentak dari 26 provinsi dengan total peserta lebih dari 14 ribu orang, dalam rangka memperingati HUT Yayasan Jantung Indonesia ke-43, dengan tema ‘Use Heart for Action’ yang diperingati setiap tanggal 9 November.

Senam jantung sehat yang diadakan di halaman kantor BPR Krista Jaya Jl. Frans Seda No.16, Fatululi, Kecamatan Oebobo tersebut diikuti dengan begitu antusias oleh para peserta yang kebanyakan lansia pada Sabtu (9/11/2024).

Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Kupang, Dokter Hendrik Jodjana menyampaikan dengan usia yang cukup matang, YJI akan terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya upaya pencegahan penyakit jantung.

“Sebagai Pelopor Gaya Hidup Sehat, Yayasan Jantung Indonesia akan terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya pencegahan penyakit jantung melalui Panca Usaha Jantung Sehat,” ucapnya.

Panca Usaha Jantung Sehat diantaranya dengan memastikan makanan yang masuk kedalam tubuh mengandung nutrisi seimbang, mengenyahkan rokok, menghindari dan mengatasi stress, mengawasi tekanan darah dengan rutin melakukan pemeriksaan minimal 1 bulan sekali serta teratur berolahraga.

“Setiap bulan ita harus melakukan Senam Jantung Sehat agar tubuh mendapat hormon endorfit membuat kita semangat dan senang,”ungkapnya.

“Selain itu kita yang berkumpul disini sudah lansia tertawa sampai terbahak-bahak akan mendapatkan hormon dopamin yakni salah satu senyawa kimia di dalam otak yang dapat meningkatkan suasana hati serta berperan dalam menyampaikan rangsangan ke seluruh tubuh,”tambah dr. Hendrik Jodjana.

 Ditempat yang sama, Ketua Harian Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama NTT, Ir Theo Widodo menyampaikan bahwa senam jantung sehat yang berlangsung selama ini sesuai dengan standar Yayasan Jantung Indonesia.

Theo Widodo menambahkan, sejalan dengan visi dan misi Yayasan Jantung Indonesia, maka tema Hari Ulang Tahun Yayasan Jantung Indonesia ke-43 tahun ini adalah Bergerak Untuk Jantung.

“Menjaga Jantung supaya tetap berdetak secara teratur adalah dengan menyayangi Jantung kita dengan tetap melakukan upaya Panca Usaha Jantung Sehat,”tambahnya.

 Diakhir, Ketua Harian YJI  Cabang Utama Kupang berpesan untuk terus aktif dalam senam jantung sehat dan berharap semakin mengenali jantung serta menjaga agar tetap sehat.

“Selaku Ketua Harian YJI, saya menyampaikan suatu pesan kepada Bapak dan Ibu untuk terus aktif  di senam jantung sehat  dan terus menambah pengetahuan untuk memelihara kesehatan jantung kita. Semoga kita semua semakin mengenali dan semakin menyayangi jantung kita dan menjaga jantung kita agar senatiasa sehat,” pungkas Theo Widodo. (MI)




Reses di Kelurahan TDM, Muhammad Ramli Sampaikan Pentingnya Pendidikan

Kupang,nwartapedia.com – Anggota DPRD Kota Kupang, Muhammad Ramli melakukan reses di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Kecamatan Oebobo, Kota Kupang pada Kamis (08/11/2024).

Reses masa persidangan 1 Tahun sidang 2024-2025 ini menjadi sangat berarti bagi anggota Komisi lV yang membidangi Ketenagakerjaan, Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Kepemudaan dan Olahraga, Agama, Kebudayaan, Sosial, Kesehatan, Keluarga Berencana, Peranan Wanita dan Transmigrasi.

Di Kelurahan TDM tersebut politis Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini bertatap muka dengan masyarakat.

“Saya melaksanakan kegiatan reses tahap pertama tahun 2024,”ungkapnya.

Dalam momentum reses tersebut, Muhammad Ramli menekankan tentang pentingnya pendidikan bagi kemajuan masyarakat di Kelurahan TDM.

“Masih banyak anak-anak kita yang belum mengenyam pendidikan sampai ke perguruan tinggi,”ucapnya.

Ahmmad Ramli juga menyampaikan pentingnya meningkatkan kualitas Sumber Daya manusia untuk menopang wilayah tersebut.

Menurutnya, tantangan pendidikan anak dalam era digital sangat berdampak dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Saya minta para orang tua untuk membatasi anak menggunakan handpone. Sebaiknya kasih anak permainan yang merangsang kreativitas,”ujarnya.

Tantangan lainnya, lanjut Muhammad Ramli adalah merebaknya kriminalitas yang akhir-akhir ini semakin meningkat di Kota Kupang seperti tawuran pelajar.

“Sehingga kita sebagai orang tua harus membekali anak-anak kita dengan pendidikan sejak diri dari rumah dan lingkungan untuk mencegah terjadinya yang tidak diinginkan oleh masyarakat,”ajaknya.

Ia menambahkan, dalam dunia pendidikan, keterampilan dan mental karakter anak-anak bisa dibangun mulai dari lingkungan rumah tangga, masyarakat dan juga lingkungan sekolah.

“Jadi kalau ingin anak-anaknya sukses di lingkungan rumah tangga juga harus diberikan contoh yang baik dan diperlukan diskusi didalam keluarga,” tuturnya.

Muhammad Ramli menegaskan, pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara orang tua, pemerintah dan sekolah.

“Pendidikan itu sangat penting untuk memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dalam rangka mengubah nasib suatu bangsa,”pungkasnya. (MI)




Dokter Christian Widodo di Mata Yoseph Amormeus Peraih Medali Emas PON XX Papua

 

 

Kupang,nwartapedia.com  –  Atlit peraih medali emas cabang olahraga bela diri Tarung Derajat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021  dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yoseph Amormeus  menuturkan pernah mendapatkan pelayanan medis dari calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo.

Yoseph Amor sapaan akrabnya menceritakan pengalamannya bersama Dokter Christian Widodo ketika mengikuti PON XX di Papua tahun 2021, 

“Menurut saya Pak Dokter menjalankan tugas dengan baik, semua obat-obatan, vitamin tersalurkan ke atlit dengan baik,”ungkapnya ketika dihubungi media ini pada Jumad (08/11/2024).

Yoseph mengatakan, PON XX di Papua 2021 saat itu masih mengalami pandemi Covid-19 tetapi ia merasakan layanan kesehatan yang diberikan oelh tim medis dengan penuh perhatian.

“Meskipun saat PON XX di Papua, Pak Dokter tidak mendampingi secara langsung karena mungkin wilayah yang terpisah tetapi tetap didistribusikan apa yang menjadi keperluan atlit serta pelatih dan ofisial,”tuturnya.

Bagi Yoseph Amor, sosok seorang Dokter Christian Widodo sangat peduli dan perhatian dengan semua atlit PON XX di Papua.

“Dimata saya sosok Dokter Christian Widodo adalah seorang dokter yang sangat baik, memberikan perhatian dan sangat peduli dengan kami para atlit,”ujarnya.

Selain pada ajang PON XX Papua 2021, Yoseph Amor juga mengaku pernah kenal dektat dengan Dokter Christian Widodo karena menngeluti olahtara Gym di tempat yang sama.

“Setiap hari kami latihan Gym di tempatnya Pak Dokter Christian Widodo dan kebetulan Pak Dokter menjadi ketua umum organisasi kami sehingga saya kenal betul sosok yang baik hati dan murah senyum ini,”kata Yoseph Amor.

Yoseph Amor berharap jika Dokter Christian Widodo terpilih menjadi Walikota semoga tetap memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Kupang.

“Pesan saya buat Dokter Christian Widodo semoga tetap rendah hati dan mengandalkan Tuhan Yesus,”harapnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh  Wakil Ketua Pengurus Provinsi Tarung Derajat NTT, Marianus Jago tentang sosok Dokter Christian Widodo yang dikenal sangat perhatian dengan para atlit.

“Pak Dokter orangnya baik dan murah hati serta memberikan perhatian penuh buat para atlit,”ungkapnya.

Marianus Jago menuturkan perhatian yang diberikan oleh Dokter Christian Widodo bagi para atlit bukan hanya dari obat-obatan tetapi juga dari segi material.

“Yang masih membekas dalam ingatan saya adalah pada persiapan PON XXl Aceh Sumut 2024 saat kita mau Try out atlit di Kabupaten Sikka, Dokter Christian Widodo memberikan dana pribadinya sebesar Rp.3 juta rupiah untuk transportasi atlit,”tuturnya.

Marianus Jago berharap agar masyarakat Kota Kupang memberikan dukungan dan kepercayaan kepada calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo sehingga perhatian yang pernah diberikan bagi para atlit dapat dirasakan oleh seluuruh warga Kota kupang.

“Saya mengajak warga Kota Kupang untuk memberikan dukungan buat Pak Dokter Christian Widodo pada Pilkada 27 November mendatang. Beliau orag baik dan sangat cocok untuk memimpin Kota Kupang,”pungkasnya. (MI)




Pj. Gubernur NTT Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat Dan Daerah Yang Dipimpin Oleh Presiden Prabowo Subianto

 

Kupang,nwartapedia.com – Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center, Bogor, pada Kamis (7/11/2024).

Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh Gubernur dan Para Bupati/Walikota, Ketua DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, Unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten/Kota, Ketua KPUD Provinsi dan Kabupaten/Kota, Ketua Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota, Perwakilan BI Provinsi, Kepala BPS Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala Dinas/Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi dan Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.

Rapat yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri tersebut mengusung tema “Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”. Rakornas ini dibuka secara resmi oleh Presiden RI Prabowo Subianto serta dihadiri oleh para Menteri Kabinet Merah Putih dan Kepala Lembaga Non Kementerian beserta seluruh eselon satu kementerian/lembaga, Ketua KPU RI dan Ketua Bawaslu RI.

Presiden Prabowo dalam arahannnya saat membuka kegiatan Rakornas tersebut memberikan apresiasi kepada Mendagri yang telah menyelenggarakan Rakornas.

“Saya sangat menghargai langkah ini karena bisa dikatakan ini adalah kesempatan pertama saya untuk bicara dengan seluruh pengambil keputusan di Republik ini. Saya kira ini adalah satu momen yang sangat bermanfaat, sangat strategis. Tapi ini juga sesuatu yang mungkin jarang kita lakukan di mana hampir seluruh pengambil keputusan dari seluruh tingkatan yang menentukan arah kehidupan bangsa untuk sekian tahun ke depan, berkumpul bersama. Terima kasih untuk kehadiran semuanya,” kata Presiden Prabowo.

Sesudah menyampaikan arahan dan membuka acara tersebut, Presiden memberikan arahan secara tertutup kepada seluruh peserta yang diperkirakan berjumlah lebih dari 6.000 orang.

Setelah arahan Presiden dilanjutkan dengan arahan dari para Menko, Mendagri, Menteri Pertanian, Menteri ESDM, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Kepala Badan Gizi Nasional, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala BIN, Ketua KPU serta Ketua Bawaslu.

Pada sore harinya acara Rakornas ini ditutup secara resmi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya dalam keterangan pers kepada para wartawan mengungkapkan arahan penting Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas tersebut. Dia mengatakan Presiden Prabowo telah menerima banyak laporan terkait banyaknya potensi negara yang hilang karena pemerintahan tidak efektif.

“Presiden menyampaikan telah menerima banyak sekali laporan bahwa potensi negara kita yang luar biasa ini banyak hilang karena pemerintahan yang tidak efisien dan tidak efektif. Banyak hal yang harusnya bisa dihemat,” kata Bima.

Presiden, lanjut mantan Walikota Bogor tersebut, meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk lakukan penghematan anggaran.

“Presiden memerintahkan kepada seluruh jajaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk melakukan penghematan, untuk melakukan efisiensi, agar tidak ada biaya yang dihambur-hambur. Presiden menekankan betul bahwa seluruh anggaran negara harus langsung dirasakan, ditujukan untuk kepentingan rakyat,” ungkap Bima.

“Dan beliau pun memerintahkan kepada seluruh aparat TNI-Polri dan semua, untuk solid bersatu mengawal semua program-program agar tepar sasaran sampai kepada rakyat,” lanjutnya.

Bima menjelaskan Presiden Prabowo telah menerima laporan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), tentang hal-hal yang seharusnya bisa dihemat.

“Jadi beliau menyatakan ingin merangkul semua untuk menyelamatkan uang negara. Beliau juga sampaikan bahwa akan dilakukan langkah-langkah persuasif. Tetapi kalau kemudian para pengusaha-pengusaha yang dirasakan memang tidak amanah, maka tentu akan ditegakkan hukum, kira-kira begitu,” jelas Bima.

Bima juga menyampaikan bahwa Presiden berpesan agar menghemat perjalanan dinas, kunjungan ke luar negeri, serta acara seremonial.

“Beliau katakan kita semua dibiayai oleh uang rakyat, jangan sampai kemudian uang rakyat itu tidak tepat sasaran. Beliau contohkan masa untuk memberantas stunting, acara seremoni lebih besar daripada biaya makanan untuk warga yang membutuhkan.” pungkas Bima. (***)




Cerita Leonardus Bria Driver RS. Carolus Borromeus Tentang Sosok Dokter Christian Widodo

 

Kupang,nwartapedia.com –  Menjadi driver di Rumah Sakit Santo Carolus Borromeus membuat Leonardua Bria sangat mengenal Calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo yang saat itu bekerja sebagai dokter pada rumah sakit tersebut.

“Dokter Christian Widodo orangnya terlalu baik dan mempunyai jiwa sosial yang tinggi sehingga untuk pengobatan gratis bukan sesuatu hal yang baru karena sudah dilaksanakan dari dulu ketika dokter masih bekerja di RS. St, Carolus Borromeus,”ucap Leonardus ketika ditemui media ini di tempat pengobatan gratis yang berlangsung di RT 22/RW 02 Kelurahan Belo pada Rabu (06/11/2024)

Bagi Leonardus, memberikan pelayanan pengobatan gratis adalah merupakan salah satu hobi dari seorang Dokter Christian Widodo untuk menolong orang.

“Dulu kami belum ada BPJS dan sebagai karyawan kami paling senang jika berobat di Dokter Christian Widodo karena selain mendapatkan pelayanan kesehatan gratis kami juga mendapatkan uang tambahan dari dokter,”kenang Leonardus.

Ia menambahkan, pelayanan tersebut bukan hanya karyawan di rumah sakit tetapi juga diberikan untuk masyarakat kurang mampu yang datang untuk berobat.

“Kami senang karena Dokter Christian Widodo memberikan pengobatan gratis bukan hanya karyawan tetapi banyak masyarakat juga dibantu oleh Dokter Christian Widodo,”ungkapnya.

Leonardus menuturkan, Selama bekerja dengan Dokter Christian Widodo dirinya merasa sangat dekat karena orangnya sangat ramah dan baik hati.

“Saya melihat Dokter Christian Widodo orangnya murah senyum, tidak pernah marah, paling baik sehingga kami di rumah sakit paling senang dengan dokter,”tuturnya.

“Kalau karyawan mengeluh sakit sedikit pasti menuju ke Dokter Christian Widodo karena dokter berjiwa sosial yang tinggi dan suka membantu,”tambahnya.

Selain pelayanan kesehatan, Leonardus mengungkapkan bahwa Dokter Christian Widodo juga mempunyai kebiasaan untuk selalu menghargai dan menghadiri setiap undangan dari karyawan.

“Jika ada karyawan memberikan undangan dalam hajatan pernikahan biar jauh pasti dokter pergi dan itu tidak pernah terlewatkan,”ujarnya.

Ketika mendegar Dokter Christian Widodo maju sebagai calon Walikota Kupang, Leonardus  merasa sangat senang karena kota ini akan dipimpin oleh orang baik seperti Dokter Christian Widodo.

“Selain kebaikannya, Dokter Christian juga masih muda, energik dan lebih menguasai teknologi sekarang sehingga sebagai pemuda saya sangat mendukung orang seperti dokter sebagai panutan di Kota Kupang,”sebut Leonardus.

Dririnya berharap pada tanggal 27 November mendatang warga Kota Kupang memilih dan memenangkan orang baik seperti Dokter Christian Widodo.

“Otomatis saya berharap Dokter Christian Widodo menang pada pemilihan Walikota Kota Kupang. Pesan saya dokter  tetap memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Kupang,”pungkasnya. (MI)




Ketum FKPTT, Eurico Guterres Sebut Sudah Saatnya Christian-Serena Jadi Walikota Kupang

Kupang,nwartapedia.com – Ketua Umum Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur (FKPTT) Eurico Barros Gomes Guterres sebut sudah saatnya Kota Kupang dipimpin oleh Calon Walikota dan Wakil Walikota, Dokter Christian Widodo-Serena Francis (CS’an) pada ajang Pilkada Kota Kupang 27 November mendatang.

“Saya mau meyakinkan kita semua yang hadir disini bahwa sesungguhnya Dokter Christian Widodo-Serena Francis sudah menjadi Walikota dan Wakil Walikota Kupang dan percayalah bahwa kali ini Kota Kupang harus dipimpin oleh Paket CS’an,”demikian disampaikan oleh Ketua Umum FKPTT ketika memberikan sambutan pada kampanye yang digelar oleh pasangan calon Dokter Christian Widodo-Serena Francis di Kantor Pusat FKPTT di Kelurahan Liliba pada Kamis (07/11/2024) sore.

Didepan ribuan warga eks Timtim dan masa simpatisan, Eurico Guterres mengatakan bahwa FKPTT adalah organisasi kemasyarakatan sama seperti ormas lain.

“Kita non partisipan independen tetapi kita juga punya hak politik yang sama untuk menentukan pilihan pada Pilkada mendatang,”sebutnya.

Kehadiran ribuan eks Timtim dan simpatisan dikantor FKPTT, menurut Eurico Guterres adalah untuk memberikan dukungan kepada Dokter Christian Widodo-Serena Francis agar terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Kupang.

“Berdasarkan rapat kerja nasional, FKPTT memutuskan untuk mendukung Paslon yang didukung oleh partai Gerindra dan kebetulan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kupang, Christian-Serena partai koalisi yang mengusung didalamnya ada Partai Gerindra maka kami konsisten,”ucapnya.

Eurico Guterres menegaskan Kota Kupang akan lebih maju jika berada di tangan Dokter Christian Widodo-Serena Francis karena kedua sosok ini masih muda, sangat energik dan bersih dari politik. 

“Saya sebagai Ketua Umum FKPTT menghimbau kepada kita semua yang hadir disini yang sudah bergabung dalam FKPTT bahwa sudah waktunya kota ini dipimpin oleh orang-orang yang bersih dari politik, muda serta energik,”tegasnya.

Eurico Guterres menjelaskan,  FKPTT sudah mengalokasikan 2000 unit rumah di Kota Kupang tetapi kendalanya di lahan sehingga dirinya berharap jika Dokter Christian Widodo-Serena Francis terpilih akan menmenyelesaikan masalah ini.

“Untuk Kota Kupang kami alokasikan 2000 unit perumahan tetapi kami kendala dengan lahan sehingga kami minta untuk mengajukan hal ini ke pemerintah pusat,”pintanya. 

Selain perumahan,  Eurico Guterres juga menitipkan program pemberdayaan dan menempatkan birokrasi sesuai bidang ilmunya.

“Kalau kita salah menempatkan berarti disitu awal kegagalan. Kota ini sebenarnya indah sekali tapi orang-orang yang pernah mengurusnya salah sehingga kita mengharapkan kota ini dipimpin oleh orang benar karena jika Kota Kupang bagus maka mencerminkan NTT,”pungkasnya.

Sementara itu, Calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo dalam orasinya menyampaikan bahwa  Paket CS’an mempunyai program unggulan yakni meningkatkan kesejahteraan bagi warga Kota Kupang.

“Yang paling utama, kami ingin meningkatkan kesejahteraan warga Kota Kupang lewat pemberdayaan. Kami juga ingin meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter,”ucapnya.

Dokter Christian Widodo menjelaskan, soal pembangunan 2000 unit rumah yang disampaikan oleh FKPTT akan menjadi pekerjaan bersama jika paket CS’an terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Kupang. 

“Bapa mama menitipkan kepada kami soal pembangunan perumahan pasti siap kami laksanakan. Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati saya dan Kaka Serena mohon doa dan dukungannya supaya kami bisa menang setelah menang kami akan kembali ke sini duduk bersama dengan Pak Eurico Guterres, FKPTT dan Dinas PUPR untuk membahas lahan mana yang bisa dijadikan untuk membangun 2000 unit rumah,”pungkasnya. (MI) 




Dokter Christian Widodo Pernah Meraih NEM Tertinggi Kedua Tingkat Provinsi NTT

Kupang,nwartapedia.com – Mantan guru Bahasa Inggris SMPK St. Theresia Kupang, Kristofolus Tengilengi  mengungkap sosok calon Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo selama duduk di bangku sekolah pernah mendapat juara umum di sekolah bahkan pernah meraih Nilai EBTANAS Murni (NEM) tertinggi kedua tingktat Provinsi NTT.

Hal ini disampaikan Kristofolus Tengilengi ketika ditemui mediam ini di Sekolah Menengah Pertama Katolik  (SMPK) St. Theresia pada Rabu, (06/11/2024).

Kristofolus menjelaskan bahwa Dokter Christian Widodo sebagai siswa yang pintar dan selalu meraih prestasi di sekolah.

“Kemampuan akademik Dokter Christian Widodo adalah anak yang sangat cerdas karena selalu mendapat juara kelas dan meraih juara umum di sekolah,”jelasnya.

Merupakan suatu kebanggaan bagi Kristofolus karena selain mendapat prestasi di sekolah, Dokter Christian Widodo juga pernah meraih nilai tertinggi kedua pada Ujian Akhir Nasional untuk tingkat Provinsi NTT.

“Kami bangga karena pada saat ujian Ujian Akhir Nasional Dokter Christian Widodo meraih peringkat tertinggi kedua untuk NTT dimana waktu itu masih menggunakan sisten Nilai EBTANAS Murni (NEM),”ucapnya.

Kristofolus menuturkan, selain mempunyai kemampuan intelektual, Dokter Christian Widodo juga mempunyai kemampuan lidership yang mumpuni sehingga bisa merangkul dan mengkoordinir teman-temannya dari berbagai kalangan.

“Dengan kemampuan lidershipnya, Dokter Christian Widodo dipercaya oeh teman-temannya menjadi ketua kelas bahkan menjadi ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS),”tuturnya. 

Satu hal yang tidak dilupakan oleh Kristofolus dari sosok Dokter Christian Widodo adalah memiliki sifat yang rendah hati dan bergaul dengan semua kalangan.

“Inilah yang membedakan Dokter Christian Widodo dari siswa yang lain yaitu mempunyai sifat yang sangat rendah hati dan waktu itu siswa kami dari berbagai agama dengan ekonomi bervariasi bahkan  ada siswa yang berkebutuhan khusus dia biasa menolong temannya,”kenang Kristofolus.

Kristofolus berharap jika terpilih menjadi Walikota Kupang, Dokter Christian Widodo harus merangkul semua kalangan yang ada di Kota kupang.

“Pesan saya tetap pertahankan sifat yang baik terutama kemampuan untuk merangkul semua orang, kalau dulu semua teman-teman dirangkul dari semua kalangan dari berbagai latar belakang ekonomi dan sosial sehingga kami berharap ketika Dokter Christian Widodo terpilih menjadi Walikota Kupang agar bisa merangkul semua kalangan masyarakat,”harapnya. (MI)




Sosok Dokter Christian Widodo di Mata Oki Pono Ambrosius Mantan Gurunya

Kupang,nwartapedia.com – Sosok Dokter Christian Widodo sebagai calon Walikota Kupang dikenal sebagai anak yang sangat pintar sejak usia sekolah. Bahkan saat kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP), seorang Dokter Christian Widodo pernah menulis majalah dinding sekolah tentang asimilasi atau pembauran antara pribumi dan orang China.

Demikian dikisahkan oleh Oki Pono Ambrosius mantan guru bidang studi Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama Katholik St. Theresia Kupang yang mengenal Dokter Christian Widodo sejak masih sekolah.

“Pola pikir anak SMP jaman itu, Dokter Christian sudah menulis di majalah dinding tentang asimilasi atau pembauran antara pribumi dan orang China”ungkapnya ketika ditemui media ini di SMPK St. Theresia Kupang pada Kamis (06/11/2024).

Berdasarkan ingatannya, karena karya tulisan Dokter Christian Widodo bagus maka Oki Ambrosius menyuruh untuk dikembangkan kemudian diseminarkan didepan teman-tamannya.

“Inilah kelebihan luar biasa yang dimiliki oleh Dokter Christian Widodo karena bagi saya di jaman itu sudah bisa menghasilkan satu karya yang berbicara tentang pembauran antara pribumi dan orang China sehingga dalam  pergaulan tidak pernah membedakan suku,”ucapnya.

Oki Ambrosius juga menjelaskan, kelebihan lain dari Dokter Christian Widodo dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah selalu membaca mendahului sehingga ketika dijelaskan tidak mengalami kesulitan.

“Pernah menjadi juara kelas dan dipilih menjadi ketua kelas serta ketua OSIS karena orangnya pintar dalam berpidato dan literasinya bagus pada masa itu yang belum secanggih sekarang,”jelasnya.

Baginya, selain memiliki kecerdasan, Dokter Christian Widodo juga adalah seorang yang patuh dan sopan dengan semua orang.

“Ketika bersalaman dengan kami guru-gurunya, Dokter Christian Widodo selalu menunduk dan itu terbawa sampai sekarang,”jelasnya.

Mempunyai kecerdasan dan berperilaku baik inilah yang membuat Oki Ambrosius meyakini Dokter Christian Widodo mampu membawa Kota Kupang menjadi lebih baik.

Sebagai mantan pendidik, Oki Ambrosius berpesan agar Dokter Christian Widodo dapat merangkul generasi muda  jika terpilih menjadi Walikota Kupang pada 27 November 2024 mendatang.

“Pesan saya untuk Dokter Christian Widodo agar pertahankan apa yang ada dan terus kembangkan terutama rangkul anak muda karena itu adalah kunci dimana anak-anak muda di kota ini sekarang kehilangan figur sebagai tokoh panutan,”pungkasnya.  (MI)




Pemkot Kupang dan Disnakertrans NTT Perkuat Kolaborasi Cegah Pengiriman PMI Non-Prosedural

 

Kupang,nwartapedia.com – Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., menerima kunjungan kerja dari Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTT, Silvya R. Djawang, SP., MM., yang didampingi oleh Kepala Seksi P3TK, Ketut Supiastra, SE., pada Senin (04/11) pagi di ruang kerja Wali Kota Kupang.

Dalam pertemuan tersebut, Penjabat Wali Kota turut didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang, Jefry Edward Pelt, SH., Kepala Bagian Kerja Sama, Yohanes D.B.K. Asan, S.Kom., Kepala Dinas Nakertrans Kota Kupang, Thomas Dagang, dan Camat Kelapa Lima, I Wayan Gede Astawa.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam menangani persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI), terutama terkait pencegahan pengiriman PMI secara non-prosedural. Kadis Nakertrans Provinsi NTT menyampaikan harapannya agar penanganan PMI tidak hanya menjadi tugas dari Disnakertrans saja, tetapi perlu melibatkan lintas sektor untuk memberikan edukasi yang masif dan berkelanjutan kepada masyarakat.

“Kuncinya adalah kolaborasi dalam mengedukasi dan mendiseminasikan informasi, agar masyarakat dapat mengakses kesempatan kerja luar negeri secara benar dan prosedural,” ungkapnya.

Silvya juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap modus baru yang dilakukan oleh calo yang menawarkan uang ‘FIT’ senilai Rp 5 hingga Rp 10 juta kepada calon PMI (CPMI) di desa-desa, tanpa prosedur administrasi yang sah.

“Modus seperti ini menarik minat CPMI, karena para calo menawarkan gaji tinggi dan penanganan dokumen yang ‘mudah,’ namun pada kenyataannya ini merupakan awal dari eksploitasi dan penderitaan bagi PMI kita,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan untuk memperketat pengawasan serta mengedukasi warga agar tidak tergiur oleh janji-janji dari calo.

Menanggapi hal tersebut, Linus Lusi menegaskan bahwa masalah PMI menyangkut keselamatan dan kesejahteraan warganya. “Kita perlu bersinergi dari hulu hingga hilir untuk mencari solusi komprehensif, termasuk langkah konkret untuk menangkal pengaruh para calo ini dengan membentengi masyarakat melalui pemahaman yang baik mengenai prosedur kerja di luar negeri,” ujarnya.

Linus menambahkan, Pemkot Kupang berencana membentuk Pusat Informasi Migran pada tiap kantor pelayanan publik untuk memudahkan akses informasi bagi masyarakat, termasuk kecamatan, kelurahan, Dukcapil, dan mal pelayanan publik.

Linus juga menyampaikan rencana membangun Desimigratif Mandiri sebagai percontohan pusat edukasi dan sosialisasi terkait peluang kerja luar negeri, yang sejalan dengan tugas dan fungsi pemerintah berdasarkan UU No. 18 Tahun 2017.

Dalam data yang dipaparkan Kadis Nakertrans Provinsi NTT, tercatat bahwa PMI prosedural asal NTT mencapai 535.000 orang yang tersebar di 108 negara, dengan remitansi tahunan mencapai Rp 1,5 triliun.

“Masyarakat kita perlu dibekali informasi yang memadai tentang pasar kerja luar negeri agar dapat bekerja dengan aman dan memperoleh hak-hak mereka secara layak,” tambahnya.

Kadis Nakertrans Kota Kupang, Thomas Dagang, menekankan pentingnya upaya preventif, dengan menyatakan bahwa satgas PMI perlu hadir hingga tingkat kelurahan dan kecamatan untuk menyalurkan informasi terkait prosedur kerja yang aman.

“Kami akan meningkatkan sosialisasi ini dan bekerja sama dengan pemerintah provinsi untuk memastikan informasi tentang peluang kerja luar negeri dapat tersampaikan dengan baik hingga ke desa-desa,” ungkap Thomas. (*)

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jefry Edward Pelt, SH., turut mendukung langkah-langkah edukasi dan sosialisasi yang lebih intensif. “Penting bagi kita untuk membentuk desa desmigratif di setiap kabupaten/kota sebagai pusat informasi migran,” katanya.

Di akhir kunjungan, Kadis Nakertrans Provinsi NTT menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkot Kupang dan berharap adanya pejabat pengantar kerja di tingkat desa sebagai ujung tombak edukasi untuk calon PMI. Pertemuan diakhiri dengan foto bersama sebagai tanda sinergi dan kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam upaya melindungi PMI dari praktik-praktik non-prosedural.




Pemkot Selenggarakan Innovation Award Perdana, Sekda Tekankan Pentingnya Kualitas Inovasi Daerah Kota Kupang

 

Kupang,nwartapedia.com – Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestly Funay, SE., M.Si., menghadiri acara perdana Kupang Innovation Award 2024 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Kupang melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah yang berlangsung di Palacio Aston Hotel & Convention Center, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang pada Selasa (5/11/2024)

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Biro Pemerintahan Sekda Provinsi NTT, Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si., Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Elvis Odja, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Kota Kupang, Dr. Alfonsus Theodorus, ST., MT., Plt. Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTT, Djoese Nai Buti, S.Pt., M.Si., Asisten Administrasi Umum, Yanuar Dally, S.H., M.Si., serta jajaran kepala daerah dan camat se-Kota Kupang.

Dalam pidatonya, Fahrensy menyampaikan apresiasi tinggi kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Kupang atas kerja kerasnya menyelenggarakan acara yang bertujuan memacu perangkat daerah, perusahaan daerah, puskesmas, dan sekolah di Kupang untuk meningkatkan inovasi sesuai dengan tugas dan fungsinya.

“Pemerintah harus mampu melihat kekuatan dan kelemahan agar bisa melakukan perubahan. Inovasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas, efisiensi, dan efektivitas pelayanan publik,” ujarnya. Melalui inovasi, imbuhnya, pemerintah dapat menciptakan sistem, metode, dan teknologi yang menurunkan biaya, mempercepat waktu layanan, memangkas birokrasi, serta meningkatkan kepuasan masyarakat.

Kupang Innovation Award ini digelar untuk mendorong pertumbuhan inovasi di berbagai bidang, termasuk pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan daerah. Fahrensy mengungkapkan bahwa inovasi berperan penting dalam mengatasi tantangan lokal seperti kemiskinan, pengangguran, dan akses terhadap layanan dasar. Di samping itu, inovasi juga dapat memperbaiki kualitas hidup masyarakat dengan menciptakan teknologi baru dalam kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

Indeks Inovasi Daerah (IID) Kota Kupang yang sempat menurun dari 47,34 pada tahun sebelumnya menjadi 19,44 pada tahun 2023 menjadi perhatian khusus.

“Kami berharap dengan inovasi-inovasi yang dikembangkan, Kota Kupang dapat bersaing di tingkat nasional dan global, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, serta berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan,” tegas Fahrensy.

Merespons laporan dari Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Kupang, Ir. Solvie Y.H. Lucas, Sekda menyampaikan pentingnya kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong inovasi.

“Kolaborasi adalah kunci untuk menghasilkan inovasi yang efektif dan berkelanjutan. Kerja sama pemerintah dengan perguruan tinggi dan sektor swasta dapat menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi, termasuk investasi dalam penelitian dan pengembangan,” jelasnya.

Ir. Solvie Y.H. Lucas juga memaparkan bahwa tema Kupang Innovation Award 2024 adalah “Inovasi Baru, Kota Kupang Maju.” Ajang ini bertujuan menjaring ide inovasi yang dapat diuji coba dan diterapkan, sehingga dapat mempercepat kinerja pemerintah dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses inovasi.

Sebagai puncak acara, dilakukan pengukuhan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Kupang Nomor 149/KEP/HK/2024 tentang Promotor, Champion, dan Pamong Inovasi Daerah Kota Kupang, di mana Penjabat Wali Kota Kupang ditetapkan sebagai Promotor Hierarki, Ketua DPRD sebagai Promotor Politik, Sekda sebagai Ketua Champion, serta Kepala Perangkat Daerah sebagai anggota dan Pamong Inovasi.

Pada pagelaran Kupang Innovation Award Ke-1 Tahun 2024 ini, tiga nominasi terpilih sebagai pemenang, yaitu Juara 1 SMPN 8 dengan inovasi “Peduli Bumi,” Juara 2 SDK Canossa dengan inovasi “Pelopor Karakter Nilai Canossa,” dan Juara 3 RSUD SK Lerik dengan “Podcast Ngopi Sore.”

Dengan diadakannya Kupang Innovation Award, Pemerintah Kota Kupang berharap inovasi-inovasi yang lahir dapat memberikan solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan akses lebih baik untuk kesehatan, pendidikan, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah. (*)