Wakil Wali Kota Kupang Terima Audiensi DPD REI NTT Bahas Percepatan PBG dan Pembangunan Rumah Subsidi

 

Kupang,nwartapedia.com – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menerima audiensi dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di ruang kerjanya, Kamis (6/3).

Pertemuan ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Johanes Bell, S.T., M.T.

Hadir mewakili DPD REI NTT, Ketua Bobby Pitoby bersama jajaran pengurus, antara lain Wakil Ketua I Bobby Lianto, Wakil Ketua II Frits Bessie, Sekretaris Ferry Bernadus, serta anggota Chandra Santoso.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, menyampaikan maksud kunjungan mereka untuk bersilaturahmi sekaligus membahas berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha properti, khususnya terkait proses penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). PBG, yang dulunya dikenal sebagai Izin Mendirikan Bangunan (IMB), merupakan izin resmi yang diberikan pemerintah untuk pembangunan, renovasi, maupun perubahan bangunan.

REI NTT juga menyampaikan permohonan dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap program pembangunan rumah subsidi yang sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pembangunan 3 juta unit rumah per tahun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kami menyambut baik program ini karena akan membantu mengurangi backlog perumahan di Kota Kupang,” ujar Bobby Pitoby.

Namun, Bobby menyoroti lambannya proses pengurusan PBG di Kota Kupang sebagai tantangan utama bagi pengembang.

Padahal, sesuai ketentuan, proses penerbitan PBG seharusnya rampung dalam 10 hari kerja, tetapi kenyataannya, pengembang harus menunggu hingga satu atau dua tahun.

“Ada bangunan yang sudah selesai, tapi PBG-nya belum terbit. Sementara, banyak bangunan liar yang berdiri tanpa PBG,” ungkapnya.

Bobby juga mendorong percepatan penyelesaian revisi tata ruang Kota Kupang agar segera ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda).

Menurutnya, revisi tata ruang ini akan berdampak langsung pada percepatan penerbitan PBG yang diharapkan bisa kembali ke standar 10 hari kerja.

“Jika revisi tata ruang rampung, kami siap terus berkoordinasi dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan jajaran terkait demi kelancaran proses PBG ke depan. Ini bukan hanya demi kepentingan pengembang, tapi juga untuk kesejahteraan masyarakat Kota Kupang,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan masukan dari DPD REI NTT.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen mencarikan solusi terbaik agar proses perizinan tidak lagi menjadi hambatan bagi dunia usaha, termasuk sektor properti.

“Kami akan membawa persoalan ini ke pembahasan lebih lanjut bersama Wali Kota dan jajaran terkait agar ada solusi konkret. Kota Kupang sebagai barometer ekonomi NTT harus didukung dengan kebijakan yang mempermudah investasi dan pembangunan, termasuk di sektor perumahan,” tegas Serena.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Pemkot Kupang dan REI NTT dalam mendorong pertumbuhan sektor properti yang berkontribusi pada kemajuan ekonomi daerah. ***




Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Hadiri Laga Seru Persekota Kupang vs PS Malaka di ETMC XXXIII

 

Kupang,nwartapedia.com  – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., turut hadir menyaksikan langsung pertandingan El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIII antara Persekota Kupang melawan PS Malaka, Senin (6/3) malam, di Stadion Oepoi Kupang.

Kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang yang kompak mengenakan jersey ungu menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang terhadap tim kebanggaan warga, Persekota Kupang.

Dukungan ini juga menegaskan komitmen Pemkot Kupang dalam mendorong perkembangan sepak bola lokal sekaligus menanamkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda Nusa Tenggara Timur.

Wali Kota Kupang hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya. Sejumlah anggota DPRD Kota Kupang, seperti Muhammad Ramli, Ahmad Talib, dan Roy R. Riwu Kaho, turut menyaksikan langsung jalannya pertandingan yang penuh tensi tersebut.

Pertandingan Persekota Kupang melawan PS Malaka merupakan bagian dari Liga 4 ETMC XXXIII 2024/2025 yang diikuti oleh 32 tim dari berbagai kabupaten dan kota se-NTT

Turnamen bergengsi ini berlangsung sejak 3 Maret hingga 25 Maret 2025.

Laga yang mempertemukan dua tim kuat dari Grup G ini berlangsung ketat dan penuh semangat.

Persekota Kupang dan PS Malaka saling jual beli serangan sejak peluit pertama dibunyikan.

Pertahanan solid kedua tim serta serangan balik cepat menciptakan atmosfer pertandingan yang begitu seru.

Ribuan penonton yang memadati Stadion Oepoi Kupang pun larut dalam euforia mendukung jagoan masing-masing.

Pertandingan berakhir imbang dengan skor 1:1, hasil yang membuat persaingan di Grup G semakin sengit.

Masih ada laga-laga berikutnya yang akan menjadi penentu langkah tim-tim di grup ini menuju babak selanjutnya.

Ajang ETMC XXXIII ini tidak hanya menjadi panggung unjuk kemampuan bagi para pemain muda berbakat NTT, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antar daerah melalui olahraga. (MI)




Pemkot Kupang Serahkan Bantuan Rp 50 Juta untuk Tim Persekota di ETMC 2025

 

Kupang,nwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang menunjukkan dukungannya terhadap perkembangan sepak bola di Kota Kupang dengan menyerahkan bantuan sebesar Rp 50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah) kepada tim Persatuan Sepakbola Kota Kupang (Persekota) yang akan berlaga di ajang El Tari Memorial Cup (RTMC) ke-33 Tahun 2025.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, didampingi Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (6/3).

Bantuan diterima oleh Polce Pandie yang mewakili Ketua Asosiasi PSSI Kota Kupang, Alex Riwu Kaho.

Dalam kesempatan tersebut, Polce Pandie menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kota Kupang.

Ia memastikan bantuan ini akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan para pemain, pelatih, dan official tim Persekota yang akan berlaga di turnamen bergengsi tingkat provinsi tersebut.

“Kami dari Askot PSSI Kota Kupang sangat mengapresiasi dukungan ini. Ini bentuk perhatian nyata Pemkot Kupang terhadap sepak bola di daerah ini. Bantuan ini akan langsung kami salurkan kepada para pemain dan tim. Kami juga berharap dukungan dari Pak Wali dan Ibu Wakil Wali Kota terus berlanjut untuk pembinaan sepak bola di Kota Kupang,” ujar Polce Pandie.

Sementara itu, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota, Serena Francis berkomitmen mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola di Kota Kupang.

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Kota Kupang. Bantuan ini juga berkat dukungan dari Bank NTT yang diwakili Wakil Kepala KCU Bank NTT Kota Kupang, Bapak Bill Payong Beda, serta anggota DPRD Kota Kupang,”ungkapnya.

“Kami sadar, olahraga sangat penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing. Mohon maaf bantuannya masih terbatas, semoga bisa bermanfaat bagi tim Persekota,”tambah Wali Kota.

Senada dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, juga berpesan agar seluruh pemain Persekota terus menjaga disiplin latihan dan menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.

“Saya berpesan agar para pemain tetap disiplin berlatih dan menjunjung tinggi sportivitas serta fair play. Sebagai tuan rumah, kita juga harus menjaga keamanan dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung,” pesan Serena.

Dengan dukungan penuh dari Pemkot Kupang, diharapkan Persekota mampu menunjukkan performa terbaik dan meraih hasil gemilang di El Tari Memorial Cup 2025. (MI)




Rapat Paripurna DPRD Kota Kupang, dr. Christian Widodo Sampaikan Pidato Perdana Masa Jabatan 2025-2030

 

Kupang,nwartapedia.com  – DPRD Kota Kupang menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka penyampaian pidato sambutan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo masa jabatan 2025-2030, pada Selasa (5/3).

Dalam pidato perdananya, Wali Kota Kupang menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat Kota Kupang yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Wakil Wali Kota untuk memimpin selama lima tahun ke depan.

Di hadapan para anggota DPRD dan tamu undangan, Wali Kota Kupang menegaskan bahwa kemenangan yang diraih bukan milik pribadi, melainkan kemenangan seluruh masyarakat Kota Kupang.

“Tidak ada lagi warga paslon A, paslon B, atau paslon lainnya. Semua adalah warga Kota Kupang yang harus kami layani,” tegasnya.

Wali Kota juga menekankan bahwa pemerintah ke depan akan berperan sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar pihak yang memerintah. Seluruh jajaran pemerintah kota diinstruksikan untuk menempatkan tulisan “Pemerintah adalah Pelayan” di setiap kantor dinas sebagai pengingat komitmen tersebut.

Dalam arahannya, Wali Kota Kupang memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan, di antaranya:

1. Peningkatan Kualitas SDM
Pendidikan dan kesehatan menjadi fokus utama untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.

2. Pengelolaan Sampah Berbasis Kecamatan
Pemerintah akan mendorong pembangunan fasilitas pengolahan sampah di setiap kecamatan guna mengurangi volume sampah ke TPA, serta mendorong inovasi pengelolaan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.

3. Revitalisasi Taman Kota
Taman-taman kota akan dibangun menjadi ruang publik yang hidup, ramah anak, serta mendukung aktivitas ekonomi kreatif, termasuk arena skateboard dan area UMKM.

4. Ekonomi Berbasis Partisipasi Masyarakat
Pelatihan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi akan digalakkan agar masyarakat dapat mandiri dan produktif.

5. Pemerintahan Transparan dan Responsif
Wali Kota Kupang berjanji membangun birokrasi yang transparan, responsif terhadap pengaduan masyarakat, dan memprioritaskan anggaran untuk kebutuhan dasar warga.

6. Kolaborasi Seluruh Elemen
Pemerintah Kota Kupang akan mendorong kolaborasi aktif dengan DPRD, komunitas, organisasi masyarakat, dan elemen lainnya demi mewujudkan visi Kota Kupang yang bersih, aman, dan berbudaya.

Wali Kota Kupang juga menyampaikan komitmennya menjalankan pemerintahan yang melayani dengan sepenuh hati, mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya, dan mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan kota.

Menutup pidatonya, Wali Kota meminta dukungan dan doa seluruh warga Kota Kupang agar seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik.

“Mari kita bergandengan tangan, melangkah bersama membangun Kota Kupang yang lebih baik untuk generasi masa depan,” pungkasnya.

Rapat paripurna ini diakhiri dengan doa bersama dan harapan agar sinergi antara pemerintah dan DPRD Kota Kupang terus terjalin demi kemajuan daerah. (MI)




Ketua MUI Kota Kupang Apresiasi Kolaborasi Pemimpin Muda dalam Sambutan di Buka Puasa Bersama

Kupang,nwartapedia.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kupang, H. Muhammad, MS, memberikan sambutan hangat dan penuh apresiasi dalam acara buka puasa bersama yang digelar di Masjid Nurusaa’dah Fontein Selasa (4/3).

Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo didampingi Ibu KetuaTim Penggerak PKK KotaKupang, Nyonya Dokter Widya Cahya Widodo, Wakil Wali Kota Serena Francis, serta jajaran pimpinan daerah dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, H. Muhammad mengaku sempat terkejut menerima undangan buka puasa bersama, mengingat dr. Christian dan Serena baru sehari sebelumnya memulai tugas resmi di Balai Kota.

“Saya kaget, baru hari Senin kemarin masuk kantor, hari ini sudah ada undangan buka puasa bersama. Tapi inilah ciri khas pemimpin muda, bergerak cepat tanpa banyak menunggu,” ujar H. Muhammad dengan nada bercanda, disambut tawa hadirin.

Lebih lanjut, Ketua MUI menyoroti kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang menurutnya menunjukkan sinyal positif sejak awal. Menurutnya, kedekatan dan komunikasi yang baik antara kepala daerah, wakil, dan ketua DPRD yang juga berusia muda menjadi harapan baru bagi masyarakat Kota Kupang.

“Saya melihat koneksi yang luar biasa di antara pemimpin-pemimpin muda ini. Bapak Wali Kota, Ibu Wakil Wali Kota, dan Ketua DPRD semuanya anak muda yang penuh semangat. Ini adalah modal besar untuk membangun Kota Kupang dengan visi yang sama dan kolaborasi yang solid,” tambahnya.

H. Muhammad juga mengungkapkan bahwa dirinya kerap berkomunikasi langsung dengan Wali Kota, baik melalui telepon maupun WhatsApp, sebagai bentuk keterbukaan dan sinergi antara pemerintah dan tokoh agama.

“Saya sering dihubungi langsung oleh Pak Wali, baik lewat telepon maupun WA. Ini menunjukkan komitmen beliau untuk merangkul semua elemen masyarakat, termasuk kami dari MUI,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Ketua MUI mendoakan agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang senantiasa diberi kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah, serta mampu membawa manfaat nyata bagi seluruh warga Kota Kupang.

“Kami dari MUI mendoakan agar kepemimpinan ini sukses, bermanfaat, dan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Kupang tanpa terkecuali,” tutupnya.

Acara buka puasa bersama ini menjadi momen penting dalam mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat Kota Kupang, serta menjadi simbol awal sinergi positif di bawah kepemimpinan baru yang energik dan inklusif. (MI)




Hari Kedua Menjabat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Buka Puasa Bersama di Masjid Nurusaa’dah Fontein

 

Kupang,nwartapedia.com – Memasuki hari kedua menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dan Serena Francis langsung menunjukkan komitmen mereka untuk dekat dengan masyarakat.

Salah satu wujudnya adalah menghadiri buka puasa bersama di Masjid  Hari Kedua Menjabat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Buka Puasa Bersama di Masjid Nurusaa’dah Fontein, Selasa sore (4/3/2025), yang dihadiri oleh tokoh agama, masyarakat, hingga anak-anak panti asuhan.

Dalam sambutannya, Wali Kota dr. Christian Widodo menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh warga Kota Kupang yang telah mendukung dirinya dan Wakil Wali Kota Serena Francis.

“Tanpa doa dan dukungan Bapak Mama, Kakak Adik sekalian, kami berdua bukanlah siapa-siapa. Semua warga, baik yang memilih maupun yang tidak, adalah bagian dari keluarga besar Kota Kupang yang akan kami layani dengan sepenuh hati,” ujar Christian.

Wali Kota menegaskan bahwa selama lima tahun ke depan, Pemerintah Kota Kupang bukanlah pemerintahan yang sekadar memerintah, melainkan hadir sebagai pelayan masyarakat.

Ia bahkan meminta agar semboyan “Memerintah adalah Melayani” dipajang di seluruh kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pengingat bahwa pelayanan publik harus responsif dan komunikatif.

“Saya banyak senyum, tapi jangan salah artikan. Saya akan lembut dalam caranya, tapi tegas pada tujuannya. Semua aduan masyarakat harus cepat ditindaklanjuti, jangan bertele-tele. Kalau bisa diselesaikan dengan satu telepon, kenapa harus menyuruh warga mengurus sendiri ke sana kemari?” tegasnya.

dr. Christian juga mengapresiasi panitia yang telah menyelenggarakan acara buka puasa dengan baik dan penuh kebersamaan.

Baginya, momen Ramadan bukan sekadar ibadah pribadi, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat kepedulian sosial.

“Saya sendiri sering berpuasa 16 jam untuk menjaga kesehatan. Puasa mengajarkan kita sabar, ikhlas, dan peduli dengan sesama. Saya ingin setiap kegiatan pemerintah nanti selalu membawa manfaat sosial, tidak sekadar seremonial belaka,” tambahnya.

Di penghujung sambutan, Wali Kota Christian mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjadi ‘kapal’ yang siap menghadapi gelombang tantangan sosial, bukan sekadar kapal indah yang bersandar di dermaga.

“Kita semua punya peran, kita semua harus bergerak. Mari kita jadikan kebersamaan ini sebagai fondasi membangun Kota Kupang yang lebih harmonis, adil, dan sejahtera,” tutupnya.

Buka puasa bersama ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Kupang, pimpinan DPRD, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai acara, menandai awal kepemimpinan yang inklusif dan merangkul semua kalangan di Kota Kupang. (MI)




Sidang PTUN Kupang: Kuasa Hukum Tegaskan Ijazah Wakil Bupati Rote Ndao Sah dan Sesuai Prosedur

 

Kupang,nwartapedia.com – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang kembali menggelar sidang lanjutan sengketa keabsahan ijazah Paket C milik Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusi Dethan, pada Senin (3/3). Agenda sidang kali ini menghadirkan ahli pendidikan yang diajukan pihak penggugat.

Dalam jalannya persidangan, tim kuasa hukum tergugat menyatakan keberatan atas netralitas ahli, sekaligus menegaskan bahwa ijazah yang dipermasalahkan telah diterbitkan melalui prosedur resmi dan sah secara hukum.

Kuasa hukum Wakil Bupati Rote Ndao, Lesly Lay, SH, dalam sidang menyampaikan keberatan terhadap ahli yang dihadirkan penggugat.

Menurutnya, status ahli sebagai pensiunan dari kementerian terkait membuka peluang adanya konflik kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas keterangannya di persidangan.

“Kami mempertanyakan sejauh mana netralitas ahli ini, mengingat keterkaitannya dengan kementerian tempat ia pernah bertugas. Ada potensi sudut pandang ahli dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu, yang belum tentu relevan dengan konteks perkara saat ini,” jelas Lesly di hadapan majelis hakim.

Lesly juga menyoroti bahwa ahli sendiri telah mengakui bahwa kesalahan teknis administrasi dalam penulisan nama di ijazah bukan serta-merta membuat ijazah tersebut batal atau tidak sah.

“Ahli sudah menegaskan bahwa kesalahan penulisan bisa diperbaiki melalui prosedur resmi, bukan berarti ijazah otomatis gugur. Ini memperkuat posisi kami bahwa ijazah tersebut sah,” tegasnya.

Selain menyoroti netralitas ahli, kuasa hukum tergugat juga menjelaskan bahwa PKBM yang menerbitkan ijazah Paket C milik Apremoi Dudelusi Dethan memiliki izin operasional yang sah dan telah mengikuti seluruh prosedur yang berlaku.

“PKBM tempat klien kami belajar memiliki izin resmi dari Dinas Pendidikan. Artinya, PKBM tersebut berwenang penuh menyelenggarakan ujian kesetaraan dan menerbitkan ijazah sesuai aturan,” jelas Tomi Yakob, SH, anggota tim kuasa hukum.

Proses administrasi dari awal hingga terbitnya ijazah juga disebut telah memenuhi ketentuan regulasi, termasuk Permendikbud Tahun 2013 yang mengatur teknis penyelenggaraan pendidikan kesetaraan.

“Mulai dari pendaftaran peserta, proses pembelajaran, pelaksanaan ujian, hingga penerbitan ijazah yang diawasi oleh dinas terkait, semuanya dilaksanakan sesuai aturan hukum yang berlaku,” tambah Tomi.

Pernyataan serupa disampaikan oleh kuasa hukum lainnya, Oblata Bella, SH, yang menilai bahwa keterangan ahli justru memperkuat posisi tergugat.

“Ahli menegaskan bahwa PKBM telah melaksanakan proses pembelajaran dan ujian sesuai ketentuan yang berlaku. Ini sejalan dengan keterangan Ketua PKBM yang sebelumnya sudah dihadirkan sebagai saksi, jadi justru memperkuat legalitas ijazah klien kami,” jelas Oblata.

Lebih lanjut, Oblata menilai tuduhan bahwa ijazah Wakil Bupati Rote Ndao tidak sah tidak memiliki dasar yang kuat.

“Dari awal kami sudah sampaikan, ini tuduhan yang tidak berdasar dan lebih bernuansa politis. Ijazah klien kami resmi, sah, dan diterbitkan oleh lembaga berwenang,” tegasnya.

Setelah mendengarkan keterangan ahli dan tanggapan dari kedua belah pihak, majelis hakim memutuskan untuk melanjutkan persidangan ke tahap kesimpulan.

Sidang lanjutan dijadwalkan pada Senin, 10 Maret 2025, dengan agenda penyampaian kesimpulan tertulis dari masing-masing pihak.

“Setelah itu, majelis hakim akan mempelajari seluruh berkas, bukti, dan keterangan yang telah disampaikan sebelum mengambil putusan,” ujar Ketua Majelis Hakim menutup persidangan.

Pihak kuasa hukum Wakil Bupati Rote Ndao menyatakan optimistis bahwa seluruh fakta persidangan telah membuktikan bahwa ijazah Apremoi Dudelusi Dethan sah secara hukum, dan berharap majelis hakim akan mengeluarkan putusan yang objektif dan berkeadilan. (MI)




Ahli Pendidikan Jelaskan Pentingnya Keabsahan Ijazah Paket C dalam Sidang Sengketa Pilkada Rote Ndao

 

Kupang,nwartapedia.com – Sengketa keabsahan ijazah Paket C yang digunakan dalam Pilkada 2024 Kabupaten Rote Ndao terus bergulir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang.

Dalam persidangan terbaru, ahli pendidikan Fauzi Eko Prayono dihadirkan sebagai saksi ahli untuk memberikan pandangan profesional mengenai prosedur penerbitan dan validasi ijazah kesetaraan.

Dalam kesaksiannya, Fauzi menegaskan bahwa sinkronisasi data pribadi pada ijazah dengan dokumen pendidikan sebelumnya merupakan hal mutlak yang harus dipenuhi.

Setiap perbedaan atau kesalahan data, termasuk penulisan nama, wajib diperbaiki melalui mekanisme resmi, bahkan bisa melibatkan penetapan pengadilan jika diperlukan.

Alur Pendidikan Kesetaraan dan Proses Ujian

Fauzi menjelaskan bahwa sistem pendidikan kesetaraan, seperti Paket B (setara SMP) dan Paket C (setara SMA), memiliki regulasi yang berbeda dari pendidikan formal.

Penyelesaian program Paket C tidak sekadar mendapatkan ijazah, melainkan harus melalui proses pembelajaran terstruktur serta pemenuhan kredit akademik.

“Kalau ada peserta yang pindah dari sekolah formal ke PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) untuk menempuh Paket C, harus ada bukti bahwa proses belajar di PKBM benar-benar dijalani sesuai aturan,” jelasnya.

Fauzi juga menegaskan bahwa proses ujian Paket C hanya sah jika diselenggarakan oleh PKBM terdaftar dan diawasi langsung oleh Dinas Pendidikan.

Sebelum peserta diikutsertakan dalam ujian, Dinas Pendidikan berkewajiban melakukan verifikasi menyeluruh atas identitas, riwayat pendidikan, serta kelengkapan dokumen lainnya.

Peran Penting Dinas Pendidikan dalam Validasi Ijazah

Mengacu pada Permendikbud Nomor 29 Tahun 2014, Fauzi menjelaskan bahwa jika terjadi kesalahan teknis dalam penulisan ijazah, perbaikannya harus melalui surat keterangan resmi dari instansi pendidikan terkait.

Proses ini wajib dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur hukum.

Terkait kasus yang terjadi di Pilkada Rote Ndao, Fauzi menegaskan bahwa Dinas Pendidikan adalah lembaga terakhir yang berwenang melakukan verifikasi final terhadap keabsahan ijazah Paket C. Jika ditemukan kejanggalan atau ketidaksesuaian, Dinas Pendidikan berhak menolak pengesahan hingga proses klarifikasi tuntas.

Menjaga Integritas Pilkada

Keterangan ahli pendidikan ini menjadi bagian penting dalam membongkar potensi ketidakwajaran penggunaan ijazah dalam proses pencalonan kepala daerah.

Validasi dokumen pendidikan, menurut Fauzi, bukan sekadar syarat administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan integritas proses Pilkada.

Kasus sengketa ijazah Paket C di Kabupaten Rote Ndao ini diharapkan menjadi pembelajaran penting bagi seluruh pihak, khususnya bagi calon kepala daerah, agar memastikan seluruh dokumen persyaratan telah sesuai regulasi dan bebas dari cacat administratif maupun hukum.

Sidang di PTUN Kupang akan dilanjutkan dalam waktu dekat dengan agenda pemeriksaan lanjutan terhadap saksi dan bukti pendukung lainnya. (MI)




NTP NTT Februari 2025 Turun 0,16 Persen, BPS NTT Rilis Data Terbaru

 

Kupang,nwartapedia.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali merilis data terbaru mengenai Nilai Tukar Petani (NTP) bulan Februari 2025.

Kepala BPS NTT, Matamira B. Kale, menyampaikan bahwa NTP Februari 2025 tercatat sebesar 101,43 atau mengalami penurunan sebesar 0,16 persen dibandingkan bulan Januari 2025.

NTP merupakan salah satu indikator penting yang mencerminkan keseimbangan antara harga hasil pertanian yang diterima petani dengan harga barang dan jasa yang harus dibayar petani untuk kebutuhan produksi maupun konsumsi rumah tangga.

Penurunan NTP ini menunjukkan bahwa daya beli dan kesejahteraan petani NTT mengalami sedikit tekanan.

BPS juga mencatat perkembangan NTP di lima subsektor utama, yakni, Tanaman Padi dan Palawija: 99,70,  Hortikultura: 98,39, Tanaman Perkebunan Rakyat: 104,17,  Peternakan: 107,63, Perikanan: 94,10.

Dari data tersebut, terlihat bahwa subsektor Perikanan menjadi satu-satunya subsektor yang tidak mengalami penurunan signifikan dibandingkan subsektor lainnya.

Menurut BPS, penurunan NTP Februari 2025 disebabkan oleh lambatnya kenaikan harga hasil pertanian yang diterima petani, sementara harga barang dan jasa yang dibayar petani terus meningkat.

Kenaikan biaya konsumsi rumah tangga dan kebutuhan produksi turut membebani kondisi ekonomi petani.

Selain itu, inflasi di wilayah perdesaan selama Februari 2025 tercatat sebesar 0,28 persen.

Inflasi ini terutama disebabkan oleh kenaikan harga pada subkelompok makanan, minuman, dan tembakau, yang turut mempersempit daya beli petani di pedesaan NTT. (MI)




Walikota Kupang Ajak ASN Bangun Kota dengan Komitmen dan Konsistensi

 

Kupang,,nwartapedia.com  – Walikota Kupang, dr. Christian Widodo, didampingi Wakil Walikota Kupang, Serena Francis, memimpin apel perdana bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Kupang, Senin (3/3/2025), di halaman Kantor Walikota Kupang.

Apel ini menjadi penanda dimulainya kepemimpinan baru di Kota Kupang di bawah duet kepemimpinan Christian Widodo dan Serena Francis.

Dalam arahannya, Walikota Christian Widodo mengajak seluruh ASN untuk bahu-membahu membangun Kota Kupang menjadi lebih baik selama lima tahun ke depan.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan kepala daerah, melainkan butuh dukungan penuh dari seluruh elemen birokrasi.

“Kita ini satu tim. Tidak ada keberhasilan yang bisa diraih sendiri. Saya butuh dukungan penuh dari seluruh ASN untuk mewujudkan visi dan misi menjadikan Kota Kupang lebih baik dan lebih maju,” tegasnya.

Di hadapan ratusan ASN yang hadir, Walikota menekankan bahwa komitmen dan konsistensi adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, dua hal itu harus menjadi pegangan seluruh ASN di setiap langkah dan kebijakan yang diambil.

“Komitmen adalah modal awal untuk memulai pekerjaan, tapi konsistensi yang akan menentukan keberhasilan kita menyelesaikannya. Tanpa komitmen, kita tidak akan pernah melangkah. Tanpa konsistensi, kita tidak akan sampai ke tujuan,” ujarnya.

Suasana apel perdana berlangsung khidmat dan penuh semangat. Kehadiran kepala daerah baru memberi energi positif bagi jajaran ASN yang siap menyongsong perubahan dan tantangan ke depan.

Apel diakhiri dengan harapan Walikota agar seluruh ASN menjaga disiplin, integritas, serta selalu mengedepankan pelayanan prima bagi warga Kota Kupang. (MI)