BRI Maumere Salurkan 200 Kotak Nasi untuk Korban Gempa Flores

Maumere,nwartapedia.com  — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, BRI melalui Branch Office (BO) Maumere menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga yang berada di lokasi pengungsian dan fasilitas kesehatan di wilayah Maumere, Nusa Tenggara Timur.

Bantuan tersebut berupa 200 kotak nasi yang disalurkan kepada masyarakat terdampak di Camp Pengungsi Lingkar Luar dan RSUD TC Hillers Maumere pada Sabtu (15/8/2026).

Pemimpin Branch Office BRI Maumere, Risky Darmawan, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BRI melalui program BRI Peduli untuk hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat, khususnya dalam kondisi tanggap darurat.

“BRI turut prihatin atas kondisi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores. Melalui BRI Peduli, kami berupaya memberikan bantuan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya pada masa tanggap darurat,” ujar Risky.

Menurutnya, bantuan disalurkan ke sejumlah titik yang membutuhkan, termasuk camp pengungsian dan rumah sakit.

Selain bantuan kemanusiaan, BRI juga terus memperhatikan keberlangsungan layanan perbankan bagi masyarakat di wilayah Maumere. Operasional dan layanan perbankan tetap menjadi perhatian dengan mengedepankan kondisi serta aspek keselamatan di lapangan.

“Di tengah situasi tanggap darurat, kami juga terus memantau kondisi operasional dan kebutuhan layanan perbankan masyarakat. BRI berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan kepada nasabah dengan mengedepankan keselamatan pekerja, nasabah, dan masyarakat,” jelas Risky.

Risky menambahkan, BRI akan terus memantau kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Penyaluran bantuan selanjutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan serta perkembangan situasi di wilayah terdampak.

“Kami akan terus berkoordinasi dan melihat kebutuhan di lapangan. Apabila masih terdapat kebutuhan masyarakat yang perlu didukung, BRI akan terus berupaya menyalurkan bantuan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tersebut,” tambahnya.

Melalui program BRI Peduli, BRI berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam situasi bencana dan kondisi darurat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga terdampak sekaligus menjadi bentuk kepedulian BRI terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya. **




PSI NTT Instruksikan Pengurus dan Legislator Bergerak Bantu Korban Gempa Flores

Kupang, nwartapedia.com  — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTT menginstruksikan seluruh jajaran pengurus dan anggota legislatif di Nusa Tenggara Timur untuk bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada hari Sabtu tanggal 15 Agustus 2026 dinihari.

Instruksi tersebut disampaikan Sekretaris DPW PSI NTT sekaligus Ketua Fraksi PSI dan Sekretaris Komisi II, Junaidin Mahasan, S.Pd.I., kepada media, Sabtu (15/8/2026).

Junaidin meminta seluruh pengurus PSI mulai dari tingkat DPW, DPD, DPC hingga jajaran kecamatan dan desa/kelurahan untuk turun langsung membantu masyarakat di wilayah terdampak.

“Ini bukan saatnya berbicara tentang perbedaan politik. Ini saatnya hadir bersama rakyat,” tegas Junaidin.

Ia juga meminta seluruh anggota legislatif PSI menggunakan jaringan konstituen masing-masing untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat, seperti makanan dan air bersih, obat-obatan, perlengkapan kesehatan, selimut, terpal, tenda, pakaian serta kebutuhan bayi, anak, perempuan dan kelompok rentan.

Selain itu, para anggota legislatif dan pengurus PSI diminta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, tenaga kesehatan dan relawan agar penyaluran bantuan tepat sasaran serta tidak terjadi tumpang tindih.

Junaidin juga meminta laporan kondisi lapangan disampaikan secara cepat dan akurat, termasuk lokasi pengungsian, jumlah warga terdampak, kebutuhan mendesak dan akses wilayah yang mengalami kerusakan.

Ia menekankan agar seluruh relawan dan pengurus mengutamakan keselamatan serta tidak melakukan aktivitas di lokasi yang masih berbahaya.

“Selalu mengikuti arahan petugas serta informasi resmi BMKG dan pemerintah,” ujarnya.

Junaidin mengatakan dirinya juga akan turun langsung ke wilayah terdampak untuk melihat kondisi masyarakat dan memastikan kebutuhan bantuan.

“Besok saya akan langsung ke TKP didampingi teman-teman pengurus DPD dari beberapa wilayah terdampak,” katanya.

PSI NTT berharap seluruh jajaran partai dapat bergerak bersama membantu masyarakat Flores yang terdampak bencana dan memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan. (MI)




SMAN 1 Amarasi Barat Kembangkan Bakat dan Karakter Siswa Lewat HUT Sekolah dan HUT RI

Oelamasi, nwartapedia.com — SMAN 1 Amarasi Barat menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 sekolah sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung sejak 8 hingga 15 Agustus 2026 tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat, minat sekaligus membentuk karakter melalui berbagai pertandingan dan perlombaan.

Kepala SMAN 1 Amarasi Barat, Thomas Doni, S.Pd., M.M., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sekolah yang berada di bawah bidang kesiswaan dan telah dirancang dalam rencana kerja tahunan.

Menurutnya, kegiatan tidak hanya bertujuan mengeksplorasi bakat dan minat siswa, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter peserta didik.

“Intinya untuk mengeksplor bakat dan minat, tetapi lebih dari itu adalah untuk pengembangan karakter anak,” ujar Thomas.

Ia menjelaskan, terdapat dua momentum yang dipadukan dalam kegiatan tersebut, yakni HUT ke-24 SMAN 1 Amarasi Barat dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Melalui kegiatan tersebut, sekolah ingin menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, saling menghormati, menghargai serta meningkatkan rasa nasionalisme siswa.

Thomas menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan setiap tahun. Bahkan, pada 2027 mendatang, SMAN 1 Amarasi Barat akan memasuki usia ke-25 atau pesta perak.

“Pastinya itu hari ulang tahun pesta perak sekolah dan itu yang kita siapkan tahun depan mungkin akan lebih banyak lagi kegiatan,” katanya.

Rangkaian kegiatan tahun ini diisi dengan pertandingan olahraga dan perlombaan seni. Untuk bidang olahraga, sekolah menggelar pertandingan sepak bola putra antarkelas dan futsal putri yang diikuti sebanyak 15 tim.

Sementara pada bidang kesenian, siswa mengikuti lomba tari kreasi yang konsep dan model tariannya dikemas sendiri oleh peserta.

Selain itu, terdapat lomba storytelling dalam bahasa Inggris yang menjadi salah satu kegiatan yang mendapat perhatian dari siswa maupun panitia.

Ketua Panitia, Falentina F.K. Ito, S.Pd., mengatakan seluruh persiapan dilakukan melalui rapat masing-masing seksi. Setiap seksi kemudian melaporkan kesiapan sebelum kegiatan dimulai.

Menurutnya, sejumlah kendala memang muncul selama persiapan maupun pelaksanaan. Namun, kendala tersebut dapat diselesaikan melalui evaluasi dan koordinasi setiap hari.

Falentina menilai salah satu hal yang paling berkesan adalah kemampuan siswa dalam mengikuti lomba storytelling.

“Mereka masing-masing menunjukkan kemampuan dalam berbahasa Inggris dan bagaimana menceritakan dengan ekspresinya,” ungkapnya.

Ia menilai kemampuan bahasa Inggris siswa SMAN 1 Amarasi Barat cukup baik dan tidak kalah dengan siswa dari sekolah-sekolah di perkotaan.

Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Amarasi Barat, Anastasia Boleng Laka, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pendampingan bidang kesiswaan.

Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan harus dikawal dengan baik dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, orang tua siswa maupun kepala satuan pendidikan.

Anastasia mengaku bersyukur mendapat kepercayaan untuk mendampingi kegiatan tersebut bersama panitia dan para guru.

Ia menilai kegiatan perlombaan dan pertandingan mampu memupuk rasa persahabatan antara siswa, guru dengan siswa, maupun sesama guru.

“Guru dan siswa sangat antusias dalam mengikuti seluruh kegiatan ini,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua OSIS SMAN 1 Amarasi Barat, Aizahra Harlensya Paru, siswa kelas XII, mengatakan rangkaian kegiatan tahun ini memberikan pengalaman yang berbeda.

Menurutnya, selain untuk memeriahkan HUT sekolah dan HUT RI, kegiatan tersebut melatih siswa untuk bertanggung jawab, kreatif, bekerja sama dan disiplin.

Salah satu bentuk pembinaan disiplin diterapkan melalui kewajiban setiap kelas menghadirkan minimal 15 siswa dalam apel pagi.

Kebijakan tersebut, menurut Aizahra, membuat siswa terpacu untuk datang tepat waktu dan mengikuti berbagai kegiatan.

“Kami banyak belajar bahwa disiplin itu penting. Kegiatan-kegiatan yang ada juga tidak kami dapat di dalam kelas. Kami dilatih mental untuk berani tampil di depan,” ujarnya.

Aizahra berharap kegiatan tersebut terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang, khususnya lomba storytelling bahasa Inggris.

Menurutnya, storytelling sangat membantu siswa yang berasal dari daerah untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris sekaligus meningkatkan keberanian tampil di depan umum.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan HUT ke-24 sekolah dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, SMAN 1 Amarasi Barat berkomitmen menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda tahunan untuk mengembangkan potensi, karakter, kreativitas, disiplin dan nasionalisme siswa. (MI)




Pelra Nunbaun Sabu Dibangun 2027, KSOP dan Perumda Air Minum Kupang Siapkan Air Bersih

Kupang, nwartapedia.com —Perumda Air Minum Kota Kupang bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kupang membangun sinergi dalam menyiapkan layanan air bersih untuk mendukung pembangunan dan operasional Pelabuhan Rakyat (Pelra) di Kelurahan Nunbaun Sabu, Kota Kupang.

Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M., bersama Kepala Bagian Hubungan Langganan, Ferdi Jermias, S.H., M.H., dengan Kepala KSOP Kupang, Simon B. Baon, S.Sos., M.H., di Hotel Sotis Kupang, Kamis (13/8/2026).

Pelabuhan Rakyat Nunbaun Sabu direncanakan mulai dibangun pada 2027 oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Karena itu, kebutuhan infrastruktur pendukung, termasuk ketersediaan air bersih, mulai dipersiapkan sejak awal.

Kepala KSOP Kupang, Simon B. Baon, mengatakan pembangunan Pelra Nunbaun Sabu akan dimulai pada 2027. Saat ini, lahan milik Pemerintah Kota Kupang sedang dalam proses untuk dihibahkan kepada Kementerian Perhubungan.

“Pada tahun 2027, akan mulai dibangun Pelabuhan Rakyat (Pelra) di kawasan Kelurahan Nunbaun Sabu,” ujar Simon.

Menurutnya, air bersih menjadi kebutuhan vital untuk mendukung aktivitas pelabuhan maupun kapal-kapal yang nantinya menggunakan fasilitas tersebut, termasuk kapal rakyat, kapal yang dikelola Pemerintah Provinsi maupun kapal antardaerah.

“Air menjadi salah satu kebutuhan yang sangat vital dan sangat penting yang nantinya akan disuplai secara rutin ke setiap kapal-kapal yang membutuhkan,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menyambut baik sinergi bersama KSOP Kupang tersebut. Ia menilai kerja sama ini menjadi peluang untuk memperluas cakupan pelayanan sekaligus meningkatkan pendapatan Perumda melalui penjualan air bersih.

“Ini adalah peluang bagi Perumda Air Minum Kota Kupang untuk menambah cakupan pelayanan, tetapi sekaligus juga menjadi peluang bagi Perumda Air Minum Kota Kupang untuk meningkatkan pendapatan dari sisi penjualan air bersih,” ungkap Isidorus.

Sebagai tindak lanjut, tim teknis Perumda Air Minum Kota Kupang akan melakukan peninjauan lapangan untuk menentukan titik lokasi dan memastikan teknis koneksi jaringan dari sumber air Perumda menuju kawasan Pelra Nunbaun Sabu.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan jaringan dan pelayanan air bersih sesuai kebutuhan pelabuhan, baik selama proses pembangunan maupun setelah pelabuhan mulai beroperasi.

Isidorus menegaskan Perumda Air Minum Kota Kupang siap memenuhi kebutuhan air bersih di Pelra Nunbaun Sabu.

“Prinsipnya Perumda Air Minum Kota Kupang sangat siap untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Pelabuhan Rakyat nanti ketika itu akan mulai dibangun bahkan setelah sudah operasi nanti,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara KSOP Kupang dan Perumda Air Minum Kota Kupang merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung pembangunan infrastruktur serta pemenuhan kebutuhan dasar di kawasan pelabuhan.

Perumda Air Minum Kota Kupang juga membuka peluang untuk mengembangkan kerja sama lanjutan dengan KSOP Kupang maupun mitra lain di lingkungan Kementerian Republik Indonesia.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memastikan kebutuhan air bersih Pelabuhan Rakyat Nunbaun Sabu terpenuhi secara optimal sekaligus memperluas pelayanan Perumda Air Minum Kota Kupang. (MI)




Gubernur Melki Ajak Masyarakat NTT Bersatu Bantu Korban Gempa Flores

Kupang,nwartapedia.com  — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melkiades Laka Lena menyampaikan pesan kemanusiaan kepada masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi. Ia mengajak seluruh masyarakat NTT dan Indonesia untuk merapatkan barisan, memberikan bantuan serta doa bagi warga yang menjadi korban bencana.

Melki menyampaikan duka dan belasungkawa atas bencana yang terjadi di Flores. Ia menegaskan Pemerintah Provinsi NTT tidak akan berjalan sendiri dalam menangani dampak bencana tersebut.

“Kita akan lewati ini sama-sama dan mudah-mudahan duka ini bisa kita sama-sama selesaikan dalam waktu yang tidak lama,” ujar Melki.

Menurutnya, bencana yang menimpa masyarakat Flores merupakan persoalan kemanusiaan bersama. Ia kemudian mengutip pesan penyair Indonesia Fransiskus Subha, “Yang tertusuk padamu, berdarah padaku.”

Bagi Melki, pesan tersebut menggambarkan kuatnya solidaritas antarsesama. Masyarakat Flores yang terdampak gempa merupakan bagian dari keluarga besar NTT dan Indonesia.

“Apa yang dirasakan saudara-saudara kita adalah saudara kita sebangsa, setanah air, dan saudara sekemanusiaan,” katanya.

Karena itu, Melki mengajak seluruh elemen masyarakat mengedepankan rasa kemanusiaan dan bersama-sama membantu warga terdampak.

“Duka Flores adalah duka NTT dan duka Indonesia. Mari kita rapatkan barisan, ulurkan tangan, dan bersatu memberikan bantuan serta doa terbaik bagi saudara-saudara kita di Flores,” ujarnya.

Melki Akan Cek Langsung Kondisi Flores

Melki juga menyatakan akan turun langsung ke Flores bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk melihat kondisi masyarakat di lokasi terdampak.

“Saya bersama dengan Forkopimda akan berangkat ke Flores untuk langsung mengecek kondisi di lapangan,” katanya.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk mengetahui situasi terkini sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat yang harus segera dipenuhi.

Setelah kunjungan, Melki akan menyampaikan perkembangan kondisi di Flores kepada masyarakat NTT maupun Indonesia. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari koordinasi penanganan antara Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten/kota, aparat keamanan dan berbagai unsur terkait.

Bantuan Diminta Segera Disalurkan

Melki meminta bantuan kepada masyarakat terdampak tidak menunggu seluruh dukungan dari Pemerintah Provinsi NTT maupun Pemerintah Pusat tiba.

Ia telah menginstruksikan toko-toko makanan, minuman dan penyedia kebutuhan dasar di Flores untuk ikut membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan tersebut diminta segera disalurkan hingga tingkat desa dan kelurahan dengan melibatkan TNI-Polri, Forkopimda serta pemerintah daerah.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan makanan, minuman maupun selimut dan sebagainya di Flores, saya minta semua toko-toko yang ada di Flores dan juga jajaran Pemda untuk memberikan bantuan disalurkan segera pada hari ini,” ujar Melki.

Menurutnya, bantuan dari pemerintah provinsi dan pusat sedang dalam perjalanan menuju lokasi. Karena itu, dukungan dari toko dan pelaku usaha setempat sangat penting untuk memenuhi kebutuhan dasar warga pada masa awal penanganan bencana.

Melki menegaskan bantuan dalam situasi bencana tidak semata-mata dipandang sebagai transaksi ekonomi. Keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar harus menjadi prioritas utama.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga diminta memastikan bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan, sehingga masyarakat Flores tidak menghadapi bencana seorang diri.




Warga Oebobo Berterima Kasih kepada Wali Kota Kupang, Kuota Minyak Tanah Diusulkan Tambah 500–1.000 KL

Kupang,nwartapedia.com — Warga Kelurahan Oebobo, Kota Kupang, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, setelah Pemerintah Kota Kupang mengusulkan tambahan kuota minyak tanah sebesar 500 hingga 1.000 kiloliter (KL) atau sekitar 500.000 hingga 1 juta liter kepada pihak terkait.

Usulan tersebut disampaikan Wali Kota Kupang setelah turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pangkalan Minyak Tanah Kachuga, Kelurahan Oebobo.

Sidak dilakukan untuk memastikan penyaluran minyak tanah bersubsidi tepat sasaran serta dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp4.000 per liter.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengatakan sidak dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat terkait tingginya harga minyak tanah di tingkat pengecer.

“Kalau ada masyarakat yang beli kemahalan, kita harus cek dulu belinya di mana. Alur distribusi yang resmi itu sudah jelas: dari Pertamina (Tenau) ke Agen/Distributor, lalu ke Pangkalan resmi, dan langsung ke masyarakat,” ujar Christian.

Ia mengimbau masyarakat agar membeli minyak tanah langsung di pangkalan resmi. Menurutnya, harga di tingkat pengecer sulit dikontrol karena berada di luar jalur pengawasan Pertamina maupun pemerintah.

Christian juga menegaskan pangkalan wajib menjual minyak tanah sesuai HET dan tidak melayani pembelian dalam jumlah besar kepada oknum yang berpotensi menjual kembali. Jatah pembelian masyarakat ditetapkan maksimal 10 liter per Kartu Keluarga (KK).

Sebagai langkah antisipasi kebutuhan masyarakat ke depan, Pemerintah Kota Kupang telah mengajukan usulan tambahan kuota minyak tanah sebesar 500 hingga 1.000 KL atau sekitar 500.000 hingga 1 juta liter kepada pihak terkait.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, kuota kita sementara ini cukup. Kami juga sudah bersurat untuk mengajukan usulan tambahan kuota hingga satu juta liter agar kebutuhan seluruh warga Kota Kupang tetap terpenuhi dengan baik,” tutup dr. Christian Widodo.

Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) Pertamina, Ali Uradi, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli minyak tanah di pangkalan resmi. Ia memastikan ketersediaan stok minyak tanah untuk masyarakat dalam kondisi aman.

Ali juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan adanya pelanggaran dalam penyaluran maupun penjualan minyak tanah, termasuk pangkalan yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kalau ada hal-hal yang tidak betul, silakan dilaporkan melalui Call Center 135 atau melalui Call Center Disperindag. Di situ ada nomor pengaduan dan akan kami tindaklanjuti. Bahkan, kami akan memberikan sanksi tegas bagi pangkalan-pangkalan yang mungkin nakal, yakni menjual di atas HET,” tegas Ali Uradi.

Ia kembali mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap melakukan pembelian di pangkalan resmi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tetap membeli di pangkalan. Saya memastikan bahwa stok aman,” ujarnya.

Naomi, warga Jalan Nangka, Gang Pepaya, RT 27/RW 29, Kelurahan Oebobo, mengatakan keterbatasan minyak tanah telah dirasakan warga sejak sebelum Desember.

Menurutnya, warga terkadang mendapatkan minyak tanah, tetapi pada waktu tertentu tidak memperoleh bagian karena persediaan di pangkalan terbatas.

“Biasanya kalau turun satu drum minyak, kami hanya mendapat jatah. Yang diutamakan adalah warga yang punya KTP dan KK,” ujar Naomi.

Ia menjelaskan, warga yang hendak mendapatkan minyak tanah biasanya harus mendaftarkan nama terlebih dahulu agar pembagian dapat dilakukan secara merata.

Naomi mengapresiasi kehadiran Wali Kota Kupang yang turun langsung melihat kondisi masyarakat di lapangan.

“Dengan kehadiran Pak Wali dan langsung melihat kondisi di sini, sangat bagus,” katanya.

Naomi juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang atas langkah pemerintah yang telah mengusulkan tambahan kuota minyak tanah tersebut.

“Terima kasih kepada Pak Wali Kota Kupang karena hari ini sudah melihat langsung kondisi kami dan sudah mengajukan tambahan kuota minyak tanah sampai satu juta liter. Kami sangat berterima kasih,” ujarnya.

Ia berharap usulan tambahan kuota tersebut dapat direalisasikan sehingga kebutuhan minyak tanah masyarakat Oebobo dan warga Kota Kupang secara umum dapat terpenuhi.

“Semoga dengan adanya tambahan kuota ini, semua warga bisa mendapatkan minyak tanah dan tidak lagi kesulitan,” harapnya. (MI)




Kejurda Atletik NTT 2026 Resmi Ditutup, Sumba Barat Daya Raih Juara Umum

Kupang, nwartapedia.com  —  Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) 2026 memperebutkan Piala Wali Kota Kupang resmi ditutup di Stadion Oepoi Kupang, Kamis (13/8/2026).

Kejurda yang berlangsung selama dua hari, 12-13 Agustus 2026, menjadi ajang kompetisi sekaligus penjaringan atlet potensial dari berbagai kabupaten/kota di NTT.

Dari hasil keseluruhan perlombaan, Sumba Barat Daya keluar sebagai Juara Umum I dengan perolehan medali terbanyak yakni emas (23), perak (9) dan perunggu (2), disusul Kota Kupang sebagai Juara Umum II dengan perolehan medali emas (15), perak (20) dan perunggu (17) sementara Sumba Timur meraih Juara Umum III dengen perolehan medali emas (8), perak (7) dan perunggu (9).

Hasil tersebut menunjukkan persaingan atletik antardaerah di NTT semakin kompetitif sekaligus menjadi gambaran perkembangan pembinaan atlet di masing-masing kabupaten/kota.

Ketua Panitia Kejurda Atletik NTT 2026, David Here, S.Pd., mengatakan pelaksanaan kejuaraan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet atletik di NTT.

Ia menjelaskan, sebanyak 11 kabupaten/kota ikut ambil bagian dengan total sekitar 129 atlet.

Para atlet berlaga pada nomor lintasan dan lapangan dengan kategori U-16, U-18, U-20 hingga senior.

Menurut David, Kejurda tidak hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga menjaring atlet muda yang memiliki potensi untuk dibina menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

“Harapannya mereka menjadi atlet potensial NTT yang nantinya bisa berjuang di tingkat nasional, regional maupun internasional,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Marthin Alan Yoga Girsang, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada PASI Provinsi NTT karena telah mempercayakan Kota Kupang sebagai tuan rumah.

Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang berupaya memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut meskipun dilakukan dalam kondisi keterbatasan anggaran.

Ia menilai keberhasilan Kejurda selama dua hari menjadi bukti kolaborasi antara PASI, pemerintah dan berbagai pihak dalam mendukung pengembangan olahraga di daerah.

“Kami sebagai tuan rumah tentu harus memberikan yang terbaik. Saya melihat selama dua hari pertandingan berjalan dengan baik,” katanya.

Ketua PASI Provinsi NTT, Ir. Theodorus Widodo, yang biasa disapa Theo Widodo, mengatakan pelaksanaan Kejurda Atletik 2026 di Kota Kupang menjadi momentum untuk menerapkan pola baru dalam penentuan tuan rumah.

PASI NTT berencana membuat pelaksanaan Kejurda berpindah dari satu kabupaten/kota ke daerah lainnya.

Untuk tahun 2027, Kabupaten Sikka melalui Kota Maumere telah ditetapkan sebagai tuan rumah.

Sementara untuk tahun 2028, PASI NTT berencana menawarkan kesempatan kepada daerah di daratan Sumba.

“Kita memulai tradisi baru bahwa tuan rumah tidak lagi hanya di Kota Kupang. Untuk 2027 sudah diputuskan Maumere dan 2028 akan ditawarkan ke Sumba,” jelas Theo Widodo.

Menurutnya, pola tersebut diharapkan dapat mendorong pemerataan pembinaan atlet, pengembangan fasilitas olahraga serta meningkatkan keterlibatan pemerintah kabupaten/kota.

Sekretaris PASI Kota Kupang, Edu Penu Weo, yang mewakili Ketua PASI Kota Kupang karena berhalangan hadir, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Kupang.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam penyelenggaraan, namun panitia berusaha melaksanakan Kejurda sebaik mungkin.

Pada acara penutupan, dilakukan penyerahan kembali bendera tuan rumah dari PASI Kota Kupang kepada PASI Provinsi NTT sebagai simbol berakhirnya tanggung jawab Kota Kupang sebagai tuan rumah.

Bendera tersebut selanjutnya menjadi simbol estafet menuju pelaksanaan Kejurda Atletik NTT 2027 di Maumere.

Dengan berakhirnya Kejurda Atletik NTT 2026, PASI NTT selanjutnya akan melakukan pembinaan terhadap atlet-atlet terbaik yang memenuhi kriteria untuk dipersiapkan mengikuti kejuaraan tingkat nasional.

Sumba Barat Daya, Kota Kupang dan Sumba Timur menjadi tiga daerah dengan capaian terbaik dalam klasemen umum Kejurda Atletik NTT 2026.

Ajang Piala Wali Kota Kupang ini pun menjadi bagian dari langkah panjang NTT dalam menemukan dan membina talenta atletik daerah menuju prestasi yang lebih tinggi. (MI)




SMAN 1 Amarasi Barat Padukan HUT Sekolah dan HUT RI ke-81 Lewat Beragam Lomba

Kupang. nwartapedia.com — SMAN 1 Amarasi Barat memadukan peringatan hari ulang tahun sekolah dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui berbagai kegiatan olahraga, seni dan sastra.

Rangkaian kegiatan yang dimulai sejak 8 Agustus 2026 tersebut dijadwalkan berakhir pada 15 Agustus 2026 dengan agenda pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah.

Kepala SMAN 1 Amarasi Barat, Thomas Doni, S.Pd., M.M, kepada media ini, Kamis (13/8/2026), mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga dirancang untuk membangun karakter dan jiwa nasionalisme peserta didik.

“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah penguatan karakter anak-anak untuk memaknai dua momen penting ini, yakni bagaimana mereka terus memberikan motivasi dan menunjukkan sikap patriotisme serta nasionalisme sebagai masyarakat Indonesia,” ujar Thomas.

Beragam perlombaan digelar, antara lain sepak bola putra antarkelas, futsal putri, serta lomba story telling dalam bahasa Inggris dengan tema kemerdekaan.

Menurut Thomas, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat sekaligus membangun kebersamaan antarkelas.

Tidak hanya siswa, para guru juga turut ambil bagian. Tim futsal yang terdiri dari guru perempuan serta pertandingan sepak bola yang melibatkan guru laki-laki menjadi bagian dari kegiatan untuk memberikan motivasi kepada peserta didik.

Latih Disiplin Lewat Perlombaan

Thomas menjelaskan, pihak sekolah juga memanfaatkan rangkaian kegiatan tersebut sebagai sarana melatih kedisiplinan siswa.

Salah satu aturan yang diterapkan adalah kesepakatan antara guru, wali kelas dan siswa terkait ketepatan waktu mengikuti kegiatan.

“Melalui kegiatan ini kami dilatih untuk disiplin dan tepat waktu. Jadi bukan sekadar datang, bermain dan selesai, tetapi ada proses bagaimana menciptakan disiplin melalui kegiatan ini,” jelasnya.

Menurutnya, aturan tersebut mendapat respons positif dari siswa. Setiap pagi, siswa diwajibkan mengikuti apel atau upacara sebelum kegiatan perlombaan dimulai.

Pihak sekolah juga memberikan batas waktu kehadiran sehingga setiap kelas berusaha memastikan seluruh anggotanya hadir tepat waktu.

Anggaran Sekitar Rp8 Juta

Untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan, panitia menyiapkan anggaran sekitar Rp8 juta.

Dana tersebut digunakan untuk kebutuhan administrasi, akomodasi kegiatan, hadiah perlombaan serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya. Sumber pembiayaan berasal dari dana BOS dan Iuran Pengembangan Pendidikan (IPP) sekolah.

Kegiatan ini dirancang oleh Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Amarasi Barat, Anastasia Boleng Laka, S.H., sebagai bagian dari Rencana Kerja Tahunan bidang kesiswaan.

Sementara Falentina F.K. Ito, S.Pd. dipercaya sebagai Ketua Panitia.

Dalam laporan panitia, Falentina mendorong para siswa untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai kesempatan mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki.

Ia juga mengajak para guru untuk terus menjadi pendidik yang mampu memahami tumbuh kembang dan talenta peserta didik serta mendukung proses belajar mereka.

Bangun Kebersamaan dan Nasionalisme

Anastasia Boleng Laka memberikan apresiasi kepada panitia, guru dan seluruh siswa yang telah terlibat dalam kegiatan.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun kebersamaan dalam keberagaman sekaligus menyatukan tekad seluruh warga sekolah dalam mencapai visi dan misi SMAN 1 Amarasi Barat.

“Mari dari anak-anak Amarasi kita buatkan sejarah untuk Indonesia, karena kita adalah Indonesia. Mimpi besar lahir dari sebuah langkah kecil,” pesannya.

Puncak kegiatan internal sekolah dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026 melalui pengumuman dan penyerahan hadiah kepada para pemenang.

Sementara pada 17 Agustus 2026, seluruh satuan pendidikan dan masyarakat di Kecamatan Amarasi Barat akan mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dipusatkan di lapangan kecamatan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SMAN 1 Amarasi Barat berharap semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui perlombaan, tetapi juga diwujudkan dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, kreativitas, sportivitas dan nasionalisme generasi muda. (MI)




Bank NTT Sosialisasikan KUR di Gedung Golkar, UMKM NTT Didorong Manfaatkan Pembiayaan

Kupang,nwartapedia.com  — Bank NTT bersama Partai Golkar menggelar sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Aula Gedung Golkar, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi langsung mengenai program KUR Bank NTT, termasuk persyaratan, mekanisme pengajuan dan peluang pembiayaan bagi pelaku usaha produktif.

Sosialisasi ini menyasar terutama pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta masyarakat yang membutuhkan akses pembiayaan untuk mengembangkan usaha.

Dalam kegiatan tersebut, Bank NTT menjelaskan bahwa pada 2026 terdapat kuota pembiayaan sebesar Rp350 miliar yang akan disalurkan kepada masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

Dari jumlah tersebut, Rp200 miliar dialokasikan untuk KUR Kecil dengan plafon pembiayaan hingga Rp500 juta.

Selain itu, terdapat KUR Penempatan PMI sebesar Rp50 miliar yang ditujukan secara khusus bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT untuk membantu kebutuhan biaya pemberangkatan kerja ke luar negeri.

Program KUR Bank NTT tersebut menyasar sektor UMKM yang tersebar di 22 kabupaten/kota di NTT. Sementara KUR Penempatan PMI ditargetkan dapat menjangkau sedikitnya 1.000 debitur baru.

Direktur Kredit Bank NTT, Alloysius Nggeong, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap informasi dan akses pembiayaan KUR masih sangat besar.

“Dari target 2.500 peserta, ternyata yang ikut 2.800 peserta. Ini gambaran bahwa masyarakat memang sangat membutuhkan informasi terkait KUR,” ujar Alloysius.

Menurutnya, sosialisasi tersebut diharapkan membuat masyarakat lebih memahami ketentuan KUR sekaligus mempersiapkan usahanya dengan baik sebelum mengajukan pembiayaan.

Bank NTT Targetkan KUR Terserap hingga Akhir Tahun

Alloysius mengatakan, dari kuota KUR yang tersedia melalui Bank NTT, sekitar Rp20 miliar telah tersalurkan.

Bank NTT menargetkan seluruh kuota yang tersedia dapat terserap hingga akhir 2026 dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam proses penyaluran.

Penyaluran KUR Bank NTT mulai berjalan efektif sejak Juni 2026 setelah adanya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan (PKP) bersama Kementerian UMKM dan perbaikan integrasi sistem internal.

Bank NTT juga memastikan penyaluran dilakukan secara selektif untuk menjaga kualitas kredit dan memastikan pembiayaan diterima oleh debitur yang memenuhi ketentuan.

“Syarat kelayakan memperoleh KUR adalah bagi usaha yang sudah dan sedang berjalan serta punya tabungan aktif Bank NTT sebagai dasar penilaian kelayakan,” jelas Alloysius.

Realisasi KUR NTT Capai Rp1,714 Triliun

Secara keseluruhan, Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTT mencatat realisasi KUR dari seluruh bank penyalur hingga akhir Juni 2026 telah mencapai Rp1,714 triliun.

Realisasi tersebut disalurkan kepada sekitar 33.460 debitur di seluruh wilayah NTT.

Kehadiran Bank NTT dalam penyaluran KUR diharapkan semakin memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM di 22 kabupaten/kota.

Melalui sosialisasi yang digelar bersama Partai Golkar tersebut, masyarakat juga diharapkan semakin memahami bahwa KUR bukan sekadar akses modal, tetapi pembiayaan yang harus didukung usaha yang berjalan dan memiliki prospek pengembangan.

Bank NTT menargetkan penyaluran KUR terus meningkat hingga akhir tahun sehingga dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan UMKM dan perekonomian masyarakat NTT. (MI)




KUR BRI Bantu Hana Kembangkan Usaha Kuliner hingga Rp2 Juta per Bulan

Kupang,nwartapedia.com  — Talenta memasak yang dimiliki Hana Agsamina Patttypelohi menjadi awal perjalanan dalam membangun usaha kuliner di Kota Kupang.

Melalui sebuah kantin di kompleks perkantoran Kantor Gubernur Lama, Hana kini mampu mengembangkan usahanya dengan dukungan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.

Sebelum memiliki usaha sendiri, Hana sempat membantu adiknya berjualan di Kelurahan Airnona. Namun, setelah adiknya meninggal dunia pada 2019, Hana sempat berhenti berjualan.

Hana kemudian memilih bangkit dan kembali produktif dengan memanfaatkan kemampuan memasak yang dimilikinya. Pada 2023, ia mulai membuka usaha kantin.

“Saya berpikir, daripada duduk-duduk di rumah, lebih baik saya membuat usaha. Kebetulan saya bisa memasak, sehingga saya mulai usaha kantin pada tahun 2023,” ujar Hana.

Sejak beroperasi, usaha tersebut terus berjalan meski pendapatan belum selalu stabil. Dalam sebulan, Hana menyebut pendapatannya dapat mencapai sekitar Rp2 juta.
Makanan yang dijualnya juga mendapat respons positif dari pelanggan.

Bahkan, pada hari tertentu makanan yang disediakan dapat habis lebih cepat sehingga kantin sudah tutup sekitar pukul 13.00 WITA.

“Usaha Mama yang paling diminati. Walaupun penjual lain sudah buka, pelanggan tetap membeli. Kadang jam satu siang sudah tutup karena makanan sudah habis,” katanya.

Dalam sehari, kantin Hana dapat menghabiskan sekitar 7 hingga 8 kilogram beras. Untuk membantu menjalankan usaha, ia mempekerjakan dua orang tenaga kerja.

Hana saat ini menyewa tempat usaha dengan biaya sekitar Rp1 juta per bulan. Untuk memperkuat modal dan mengembangkan bisnisnya, ia memanfaatkan pembiayaan melalui KUR BRI.

Hana mengaku telah menjadi nasabah BRI selama kurang lebih lima tahun. Pembiayaan KUR pertama yang diajukannya sebesar Rp20 juta dengan jangka waktu dua tahun.

Seiring perkembangan usaha, Hana kembali mengajukan pembiayaan dengan nominal Rp100 juta dan Rp50 juta. Menurutnya, KUR BRI memberikan manfaat bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal.

“Saya merekomendasikan masyarakat yang ingin membangun usaha untuk mengajukan KUR karena sangat bermanfaat untuk membantu mengembangkan usaha,” ujar Hana.

Regional CEO BRI Region 17 Denpasar Hery Noercahya mengatakan, kisah Hana menunjukkan bahwa keberanian mengembangkan kemampuan yang dimiliki dapat menjadi langkah awal untuk membangun usaha.

“BRI senantiasa berkomitmen untuk mendukung pelaku usaha, khususnya sektor mikro dan kecil, agar dapat terus berkembang secara berkelanjutan,” ujar Hery.

Menurut Hery, talenta, keberanian untuk memulai dan kemauan untuk terus berusaha merupakan modal penting bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnis.

Bagi Hana, menjalankan usaha bukan sekadar untuk memperoleh penghasilan. Ia ingin memanfaatkan kemampuan memasak yang dimilikinya agar menjadi sesuatu yang produktif dan bermanfaat.

“Kenapa Tuhan kasih talenta untuk berusaha? Daripada di rumah hanya duduk dan ngerumpi sana-sini, lebih baik kita gunakan talenta yang ada untuk usaha. Dengan berusaha, kita juga bisa mengenal banyak orang,” ungkapnya.

Perjalanan Hana menunjukkan bahwa usaha kuliner dapat dimulai dari kemampuan sederhana. Dengan ketekunan, keberanian mengambil peluang dan dukungan pembiayaan, usaha kecil dapat terus berkembang sekaligus membuka kesempatan kerja bagi orang lain. **