BPS NTT Perkuat Kolaborasi dengan Media, Dorong Penyebaran Data Statistik yang Akurat

Kupang, nwartapedia.com  — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memperkuat kolaborasi dengan media massa untuk meningkatkan penyebarluasan informasi statistik yang akurat, objektif, berkualitas, dan mudah dipahami masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan diskusi BPS NTT bersama insan media dalam rangka meningkatkan pemahaman publik terhadap informasi statistik sekaligus mendukung terwujudnya Zona Integritas menuju tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.

Kegiatan berlangsung di Kantor BPS NTT, Rabu (19/8/2026), dan dihadiri sejumlah insan media.

Statistisi Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Pembina Statistik Sektoral dan Diseminasi BPS NTT, Indra Achmad Souri, S.Si., M.Si., mengatakan media memiliki posisi strategis sebagai mitra BPS dalam menyampaikan informasi statistik kepada masyarakat.

Menurutnya, data yang benar perlu disampaikan dengan cara yang sederhana agar dapat dipahami masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Media adalah mitra literasi. Mari kita mencatat dengan benar, memberitakan dengan benar, dan membangun kebijakan berdasarkan keadaan yang benar,” ujar Indra dalam diskusi tersebut.

Informasi Keliru Bisa Menyebar Lebih Cepat

Indra mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial membuat informasi dapat menyebar dengan sangat cepat. Kondisi tersebut menjadi tantangan apabila informasi yang beredar tidak berdasarkan data dan fakta.

Satu informasi yang keliru, kata dia, dapat menyebar lebih cepat dibandingkan proses klarifikasinya.

Karena itu, media diharapkan melakukan verifikasi terhadap informasi sebelum disampaikan kepada masyarakat, khususnya informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi dan sosial.

BPS juga membuka ruang kolaborasi dengan media agar informasi statistik tidak hanya dipublikasikan dalam bentuk angka, tetapi dapat diolah menjadi informasi yang menarik sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Perhatian

Salah satu agenda penting yang dibahas dalam diskusi adalah pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Indra menjelaskan, Sensus Ekonomi merupakan kegiatan nasional yang bertujuan memotret kondisi dan aktivitas ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

Pendataan tersebut mencakup berbagai kegiatan usaha, termasuk usaha kecil, usaha rumah tangga, usaha mandiri, hingga aktivitas ekonomi yang berkembang seiring kemajuan teknologi digital.

Menurutnya, pemetaan aktivitas ekonomi sangat penting karena banyak kegiatan usaha masyarakat yang selama ini belum sepenuhnya tergambarkan dalam data statistik.

“Kalau aktivitas ekonomi masyarakat tidak kita petakan, kita tidak bisa memperoleh gambaran ekonomi secara lengkap,” katanya.

Pelaku Usaha Diminta Tidak Takut Memberikan Data

BPS NTT juga mengajak pelaku usaha untuk tidak khawatir ketika didatangi petugas Sensus Ekonomi 2026.

Masyarakat diminta memastikan identitas dan perlengkapan petugas sebelum memberikan informasi yang dibutuhkan dalam proses pendataan.

Indra menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan.

Data tersebut nantinya dapat digunakan untuk menggambarkan struktur ekonomi dan karakteristik usaha masyarakat sehingga pemerintah memiliki dasar yang lebih kuat dalam merancang berbagai program dan kebijakan.

“Jangan takut ketika petugas datang. Silakan tanyakan perlengkapan dan identitas tugasnya. Kalau sudah benar, tolong jawab semua pertanyaan dengan benar,” jelasnya.

Data Menentukan Arah Kebijakan

Lebih lanjut, Indra menjelaskan bahwa statistik tidak hanya berbicara mengenai angka, tetapi menjadi instrumen penting untuk memahami kondisi masyarakat.

Data mengenai usaha masyarakat, misalnya, dapat membantu pemerintah mengetahui sektor yang berkembang, sektor yang membutuhkan dukungan, hingga kebutuhan permodalan dan pengembangan usaha.

Dengan data yang lengkap, kebijakan pemerintah diharapkan dapat lebih tepat sasaran.

“Data ini bukan untuk mencari siapa yang salah, tetapi untuk memahami kondisi ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Tiga Pilar Ekonomi Jadi Perhatian

Dalam pemaparan tersebut, BPS NTT juga menyinggung sejumlah sektor yang memiliki peranan penting dalam perekonomian, di antaranya pertanian, aktivitas usaha dan sektor pemerintahan.

Kondisi ekonomi masyarakat di daerah, menurut Indra, perlu dipahami berdasarkan karakteristik masing-masing wilayah.

NTT memiliki potensi ekonomi yang beragam sehingga membutuhkan data yang mampu menggambarkan kondisi setiap wilayah secara objektif.

Data tersebut penting agar berbagai potensi ekonomi dapat dikembangkan sekaligus menjadi dasar dalam menentukan kebijakan pembangunan.

BPS NTT Komitmen Berikan Pelayanan Andal

Selain meningkatkan kualitas data, BPS NTT menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang andal.

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya BPS mewujudkan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

BPS NTT berharap keterlibatan media dan masyarakat dapat semakin memperkuat budaya penggunaan data dalam kehidupan publik.

Indra menutup dengan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun ekosistem informasi yang sehat.

“Dengan data yang benar, pemberitaan yang benar, dan kebijakan yang berdasarkan keadaan yang sebenarnya, kita bisa membangun ekonomi dan masyarakat yang lebih baik,” pungkasnya




Peduli Korban Gempa Flores, BRI Salurkan Bantuan Pangan di Manggarai dan Manggarai Timur

Manggarai, nwartapedia.com — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Flores terus ditunjukkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli.

BRI melalui Branch Office (BO) Ruteng menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur pada 16–17 Agustus 2026.

Bantuan yang disalurkan berupa nasi box, mie instan, telur, dan air mineral. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat pascabencana.

Branch Office Head BRI Ruteng, Akarius Armayadi P., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BRI sekaligus komitmen perusahaan untuk hadir bersama masyarakat dalam situasi sulit.

“Melalui BRI Peduli, kami berupaya hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya kebutuhan pangan, di tengah kondisi pascabencana,” ujar Akarius.

Akarius menambahkan, BRI terus memantau kondisi masyarakat di lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“BRI akan terus berupaya menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kami berharap dukungan ini dapat membantu masyarakat dalam menghadapi masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BRI Peduli dalam menjalankan kegiatan sosial dan kemanusiaan, khususnya membantu masyarakat yang membutuhkan akibat bencana.

BRI berharap bantuan pangan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak gempa di Manggarai dan Manggarai Timur serta mendukung kebutuhan mereka selama proses tanggap darurat dan pemulihan pascabencana. **




KADIN NTT Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Tujuh Kabupaten

Kupang, nwartapedia.com — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Melalui tujuh Dewan Pengurus KADIN Daerah di Kabupaten Nagekeo, Sikka, Ende, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat, KADIN NTT melakukan pemantauan kondisi lapangan sekaligus menyalurkan bantuan tanggap darurat.

Begitu gempa terjadi, Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto langsung berkoordinasi dengan para ketua KADIN daerah untuk memantau kondisi masyarakat, melakukan survei, melaporkan perkembangan, serta mengeksekusi bantuan awal.

Bantuan yang diprioritaskan meliputi sembako, terpal, uang tunai, serta kebutuhan mendesak lainnya bagi masyarakat yang harus mengungsi dan berkumpul di sejumlah titik, termasuk lapangan terbuka.

Di Kabupaten Sikka, Ketua KADIN Sikka Hari Japira turun langsung menyalurkan bantuan sembako dan uang tunai kepada masyarakat terdampak. Bantuan juga diberikan kepada korban yang menjalani perawatan di rumah sakit serta disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Sikka.

Sementara di Kabupaten Manggarai, bantuan KADIN disalurkan ke sejumlah lokasi pengungsian. Ketua KADIN Manggarai, Boni, turun langsung ke wilayah Reo dan mengunjungi tiga titik pengungsian.

Bantuan serupa juga dilakukan KADIN Kabupaten Ende. Ketua KADIN Ende, Haji Heri Jufri, membawa bantuan langsung ke sejumlah lokasi terdampak.

Perjalanan menuju lokasi sempat terkendala akibat sejumlah ruas jalan tertutup material longsor dan terputus akibat gempa. Dengan dukungan alat berat dan kerja keras tim di lapangan, rombongan KADIN akhirnya dapat menembus akses tersebut untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus menyerahkan bantuan.

Langkah tanggap darurat juga dilakukan KADIN di Kabupaten Nagekeo dan sejumlah wilayah lainnya yang terdampak gempa.

Bobby Lianto mengatakan, tim tanggap cepat KADIN NTT telah melakukan bantuan awal di sejumlah wilayah. Namun, kondisi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, terutama di Kabupaten Nagekeo.

Berdasarkan laporan Ketua KADIN Nagekeo, Sambu Airelius, ketersediaan bahan makanan dan minuman masih menjadi persoalan karena sejumlah toko dan tempat usaha ikut terdampak gempa.

Kondisi tersebut membuat pasokan kebutuhan dasar bagi masyarakat menjadi terbatas.

“Di Nagekeo masih ada kendala dalam hal suplai makanan dan minuman karena toko-toko yang terdampak gempa. Ini menjadi perhatian kami,” kata Bobby.

Untuk memperkuat dukungan bagi masyarakat terdampak, Bobby Lianto juga telah melaporkan kondisi tersebut kepada Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.

KADIN NTT mengupayakan dukungan tambahan berupa lampu tenaga surya, genset, serta berbagai kebutuhan lainnya yang dapat digunakan masyarakat selama masa tanggap darurat.

Bobby menegaskan KADIN NTT akan terus berada di tengah masyarakat dan siap menjadi salah satu ujung tombak dalam kegiatan sosial maupun penanganan bencana di NTT.

Menurutnya, momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan juga diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan KADIN daerah dan berbagai pihak untuk memastikan bantuan dapat diberikan secara cepat dan tepat kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegas Bobby.

KADIN NTT bersama jajaran KADIN daerah akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak dan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memperkuat bantuan selama masa tanggap darurat. ***




BRI Peduli Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Korban Gempa di Nagekeo

Nagekeo, nwartapedia.com — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Bantuan tersebut disalurkan oleh BRI Branch Office (BO) Bajawa pada 15 dan 16 Agustus 2026 di Posko Tanggap Bencana Kabupaten Nagekeo. Bantuan berupa sembako dengan total nilai mencapai Rp20 juta.

Sembako yang disalurkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok, di antaranya beras, minyak goreng, mi instan, roti, air mineral, serta kebutuhan lainnya.

Bantuan diterima oleh Satgas Penanggulangan Bencana Kabupaten Nagekeo untuk selanjutnya disalurkan guna mendukung kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.

Branch Office Head BRI Bajawa, Justinus Hasudungan Lumban Batu, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BRI terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Melalui BRI Peduli, kami berupaya hadir dan memberikan dukungan bagi masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan kebutuhan pokok ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat,” ujar Justinus.

Selain Nagekeo, BRI juga menyiapkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Ngada. Bantuan berupa sembako dan air minum tersebut direncanakan disalurkan pada 17 Agustus 2026.

Justinus menegaskan, BRI akan terus memantau kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“BRI akan terus berupaya menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kami berharap dukungan ini dapat membantu masyarakat dalam menghadapi masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana,” tambahnya.

BRI berharap bantuan melalui BRI Peduli dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak gempa sekaligus mendukung upaya penanganan bencana yang dilakukan oleh Satgas Penanggulangan Bencana di Nagekeo dan Ngada.

Melalui program BRI Peduli, BRI berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi sosial, terutama dalam situasi tanggap darurat akibat bencana. **




BRI Maumere Salurkan 200 Kotak Nasi untuk Korban Gempa Flores

Maumere,nwartapedia.com  — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, BRI melalui Branch Office (BO) Maumere menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga yang berada di lokasi pengungsian dan fasilitas kesehatan di wilayah Maumere, Nusa Tenggara Timur.

Bantuan tersebut berupa 200 kotak nasi yang disalurkan kepada masyarakat terdampak di Camp Pengungsi Lingkar Luar dan RSUD TC Hillers Maumere pada Sabtu (15/8/2026).

Pemimpin Branch Office BRI Maumere, Risky Darmawan, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BRI melalui program BRI Peduli untuk hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat, khususnya dalam kondisi tanggap darurat.

“BRI turut prihatin atas kondisi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores. Melalui BRI Peduli, kami berupaya memberikan bantuan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya pada masa tanggap darurat,” ujar Risky.

Menurutnya, bantuan disalurkan ke sejumlah titik yang membutuhkan, termasuk camp pengungsian dan rumah sakit.

Selain bantuan kemanusiaan, BRI juga terus memperhatikan keberlangsungan layanan perbankan bagi masyarakat di wilayah Maumere. Operasional dan layanan perbankan tetap menjadi perhatian dengan mengedepankan kondisi serta aspek keselamatan di lapangan.

“Di tengah situasi tanggap darurat, kami juga terus memantau kondisi operasional dan kebutuhan layanan perbankan masyarakat. BRI berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan kepada nasabah dengan mengedepankan keselamatan pekerja, nasabah, dan masyarakat,” jelas Risky.

Risky menambahkan, BRI akan terus memantau kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Penyaluran bantuan selanjutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan serta perkembangan situasi di wilayah terdampak.

“Kami akan terus berkoordinasi dan melihat kebutuhan di lapangan. Apabila masih terdapat kebutuhan masyarakat yang perlu didukung, BRI akan terus berupaya menyalurkan bantuan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tersebut,” tambahnya.

Melalui program BRI Peduli, BRI berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam situasi bencana dan kondisi darurat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga terdampak sekaligus menjadi bentuk kepedulian BRI terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya. **




PSI NTT Instruksikan Pengurus dan Legislator Bergerak Bantu Korban Gempa Flores

Kupang, nwartapedia.com  — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTT menginstruksikan seluruh jajaran pengurus dan anggota legislatif di Nusa Tenggara Timur untuk bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada hari Sabtu tanggal 15 Agustus 2026 dinihari.

Instruksi tersebut disampaikan Sekretaris DPW PSI NTT sekaligus Ketua Fraksi PSI dan Sekretaris Komisi II, Junaidin Mahasan, S.Pd.I., kepada media, Sabtu (15/8/2026).

Junaidin meminta seluruh pengurus PSI mulai dari tingkat DPW, DPD, DPC hingga jajaran kecamatan dan desa/kelurahan untuk turun langsung membantu masyarakat di wilayah terdampak.

“Ini bukan saatnya berbicara tentang perbedaan politik. Ini saatnya hadir bersama rakyat,” tegas Junaidin.

Ia juga meminta seluruh anggota legislatif PSI menggunakan jaringan konstituen masing-masing untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat, seperti makanan dan air bersih, obat-obatan, perlengkapan kesehatan, selimut, terpal, tenda, pakaian serta kebutuhan bayi, anak, perempuan dan kelompok rentan.

Selain itu, para anggota legislatif dan pengurus PSI diminta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, tenaga kesehatan dan relawan agar penyaluran bantuan tepat sasaran serta tidak terjadi tumpang tindih.

Junaidin juga meminta laporan kondisi lapangan disampaikan secara cepat dan akurat, termasuk lokasi pengungsian, jumlah warga terdampak, kebutuhan mendesak dan akses wilayah yang mengalami kerusakan.

Ia menekankan agar seluruh relawan dan pengurus mengutamakan keselamatan serta tidak melakukan aktivitas di lokasi yang masih berbahaya.

“Selalu mengikuti arahan petugas serta informasi resmi BMKG dan pemerintah,” ujarnya.

Junaidin mengatakan dirinya juga akan turun langsung ke wilayah terdampak untuk melihat kondisi masyarakat dan memastikan kebutuhan bantuan.

“Besok saya akan langsung ke TKP didampingi teman-teman pengurus DPD dari beberapa wilayah terdampak,” katanya.

PSI NTT berharap seluruh jajaran partai dapat bergerak bersama membantu masyarakat Flores yang terdampak bencana dan memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan. (MI)




SMAN 1 Amarasi Barat Kembangkan Bakat dan Karakter Siswa Lewat HUT Sekolah dan HUT RI

Oelamasi, nwartapedia.com — SMAN 1 Amarasi Barat menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 sekolah sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung sejak 8 hingga 15 Agustus 2026 tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat, minat sekaligus membentuk karakter melalui berbagai pertandingan dan perlombaan.

Kepala SMAN 1 Amarasi Barat, Thomas Doni, S.Pd., M.M., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sekolah yang berada di bawah bidang kesiswaan dan telah dirancang dalam rencana kerja tahunan.

Menurutnya, kegiatan tidak hanya bertujuan mengeksplorasi bakat dan minat siswa, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter peserta didik.

“Intinya untuk mengeksplor bakat dan minat, tetapi lebih dari itu adalah untuk pengembangan karakter anak,” ujar Thomas.

Ia menjelaskan, terdapat dua momentum yang dipadukan dalam kegiatan tersebut, yakni HUT ke-24 SMAN 1 Amarasi Barat dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Melalui kegiatan tersebut, sekolah ingin menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, saling menghormati, menghargai serta meningkatkan rasa nasionalisme siswa.

Thomas menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan setiap tahun. Bahkan, pada 2027 mendatang, SMAN 1 Amarasi Barat akan memasuki usia ke-25 atau pesta perak.

“Pastinya itu hari ulang tahun pesta perak sekolah dan itu yang kita siapkan tahun depan mungkin akan lebih banyak lagi kegiatan,” katanya.

Rangkaian kegiatan tahun ini diisi dengan pertandingan olahraga dan perlombaan seni. Untuk bidang olahraga, sekolah menggelar pertandingan sepak bola putra antarkelas dan futsal putri yang diikuti sebanyak 15 tim.

Sementara pada bidang kesenian, siswa mengikuti lomba tari kreasi yang konsep dan model tariannya dikemas sendiri oleh peserta.

Selain itu, terdapat lomba storytelling dalam bahasa Inggris yang menjadi salah satu kegiatan yang mendapat perhatian dari siswa maupun panitia.

Ketua Panitia, Falentina F.K. Ito, S.Pd., mengatakan seluruh persiapan dilakukan melalui rapat masing-masing seksi. Setiap seksi kemudian melaporkan kesiapan sebelum kegiatan dimulai.

Menurutnya, sejumlah kendala memang muncul selama persiapan maupun pelaksanaan. Namun, kendala tersebut dapat diselesaikan melalui evaluasi dan koordinasi setiap hari.

Falentina menilai salah satu hal yang paling berkesan adalah kemampuan siswa dalam mengikuti lomba storytelling.

“Mereka masing-masing menunjukkan kemampuan dalam berbahasa Inggris dan bagaimana menceritakan dengan ekspresinya,” ungkapnya.

Ia menilai kemampuan bahasa Inggris siswa SMAN 1 Amarasi Barat cukup baik dan tidak kalah dengan siswa dari sekolah-sekolah di perkotaan.

Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Amarasi Barat, Anastasia Boleng Laka, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pendampingan bidang kesiswaan.

Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan harus dikawal dengan baik dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, orang tua siswa maupun kepala satuan pendidikan.

Anastasia mengaku bersyukur mendapat kepercayaan untuk mendampingi kegiatan tersebut bersama panitia dan para guru.

Ia menilai kegiatan perlombaan dan pertandingan mampu memupuk rasa persahabatan antara siswa, guru dengan siswa, maupun sesama guru.

“Guru dan siswa sangat antusias dalam mengikuti seluruh kegiatan ini,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua OSIS SMAN 1 Amarasi Barat, Aizahra Harlensya Paru, siswa kelas XII, mengatakan rangkaian kegiatan tahun ini memberikan pengalaman yang berbeda.

Menurutnya, selain untuk memeriahkan HUT sekolah dan HUT RI, kegiatan tersebut melatih siswa untuk bertanggung jawab, kreatif, bekerja sama dan disiplin.

Salah satu bentuk pembinaan disiplin diterapkan melalui kewajiban setiap kelas menghadirkan minimal 15 siswa dalam apel pagi.

Kebijakan tersebut, menurut Aizahra, membuat siswa terpacu untuk datang tepat waktu dan mengikuti berbagai kegiatan.

“Kami banyak belajar bahwa disiplin itu penting. Kegiatan-kegiatan yang ada juga tidak kami dapat di dalam kelas. Kami dilatih mental untuk berani tampil di depan,” ujarnya.

Aizahra berharap kegiatan tersebut terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang, khususnya lomba storytelling bahasa Inggris.

Menurutnya, storytelling sangat membantu siswa yang berasal dari daerah untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris sekaligus meningkatkan keberanian tampil di depan umum.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan HUT ke-24 sekolah dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, SMAN 1 Amarasi Barat berkomitmen menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda tahunan untuk mengembangkan potensi, karakter, kreativitas, disiplin dan nasionalisme siswa. (MI)




Pelra Nunbaun Sabu Dibangun 2027, KSOP dan Perumda Air Minum Kupang Siapkan Air Bersih

Kupang, nwartapedia.com —Perumda Air Minum Kota Kupang bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kupang membangun sinergi dalam menyiapkan layanan air bersih untuk mendukung pembangunan dan operasional Pelabuhan Rakyat (Pelra) di Kelurahan Nunbaun Sabu, Kota Kupang.

Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M., bersama Kepala Bagian Hubungan Langganan, Ferdi Jermias, S.H., M.H., dengan Kepala KSOP Kupang, Simon B. Baon, S.Sos., M.H., di Hotel Sotis Kupang, Kamis (13/8/2026).

Pelabuhan Rakyat Nunbaun Sabu direncanakan mulai dibangun pada 2027 oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Karena itu, kebutuhan infrastruktur pendukung, termasuk ketersediaan air bersih, mulai dipersiapkan sejak awal.

Kepala KSOP Kupang, Simon B. Baon, mengatakan pembangunan Pelra Nunbaun Sabu akan dimulai pada 2027. Saat ini, lahan milik Pemerintah Kota Kupang sedang dalam proses untuk dihibahkan kepada Kementerian Perhubungan.

“Pada tahun 2027, akan mulai dibangun Pelabuhan Rakyat (Pelra) di kawasan Kelurahan Nunbaun Sabu,” ujar Simon.

Menurutnya, air bersih menjadi kebutuhan vital untuk mendukung aktivitas pelabuhan maupun kapal-kapal yang nantinya menggunakan fasilitas tersebut, termasuk kapal rakyat, kapal yang dikelola Pemerintah Provinsi maupun kapal antardaerah.

“Air menjadi salah satu kebutuhan yang sangat vital dan sangat penting yang nantinya akan disuplai secara rutin ke setiap kapal-kapal yang membutuhkan,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menyambut baik sinergi bersama KSOP Kupang tersebut. Ia menilai kerja sama ini menjadi peluang untuk memperluas cakupan pelayanan sekaligus meningkatkan pendapatan Perumda melalui penjualan air bersih.

“Ini adalah peluang bagi Perumda Air Minum Kota Kupang untuk menambah cakupan pelayanan, tetapi sekaligus juga menjadi peluang bagi Perumda Air Minum Kota Kupang untuk meningkatkan pendapatan dari sisi penjualan air bersih,” ungkap Isidorus.

Sebagai tindak lanjut, tim teknis Perumda Air Minum Kota Kupang akan melakukan peninjauan lapangan untuk menentukan titik lokasi dan memastikan teknis koneksi jaringan dari sumber air Perumda menuju kawasan Pelra Nunbaun Sabu.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan jaringan dan pelayanan air bersih sesuai kebutuhan pelabuhan, baik selama proses pembangunan maupun setelah pelabuhan mulai beroperasi.

Isidorus menegaskan Perumda Air Minum Kota Kupang siap memenuhi kebutuhan air bersih di Pelra Nunbaun Sabu.

“Prinsipnya Perumda Air Minum Kota Kupang sangat siap untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Pelabuhan Rakyat nanti ketika itu akan mulai dibangun bahkan setelah sudah operasi nanti,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara KSOP Kupang dan Perumda Air Minum Kota Kupang merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung pembangunan infrastruktur serta pemenuhan kebutuhan dasar di kawasan pelabuhan.

Perumda Air Minum Kota Kupang juga membuka peluang untuk mengembangkan kerja sama lanjutan dengan KSOP Kupang maupun mitra lain di lingkungan Kementerian Republik Indonesia.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memastikan kebutuhan air bersih Pelabuhan Rakyat Nunbaun Sabu terpenuhi secara optimal sekaligus memperluas pelayanan Perumda Air Minum Kota Kupang. (MI)




Gubernur Melki Ajak Masyarakat NTT Bersatu Bantu Korban Gempa Flores

Kupang,nwartapedia.com  — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melkiades Laka Lena menyampaikan pesan kemanusiaan kepada masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi. Ia mengajak seluruh masyarakat NTT dan Indonesia untuk merapatkan barisan, memberikan bantuan serta doa bagi warga yang menjadi korban bencana.

Melki menyampaikan duka dan belasungkawa atas bencana yang terjadi di Flores. Ia menegaskan Pemerintah Provinsi NTT tidak akan berjalan sendiri dalam menangani dampak bencana tersebut.

“Kita akan lewati ini sama-sama dan mudah-mudahan duka ini bisa kita sama-sama selesaikan dalam waktu yang tidak lama,” ujar Melki.

Menurutnya, bencana yang menimpa masyarakat Flores merupakan persoalan kemanusiaan bersama. Ia kemudian mengutip pesan penyair Indonesia Fransiskus Subha, “Yang tertusuk padamu, berdarah padaku.”

Bagi Melki, pesan tersebut menggambarkan kuatnya solidaritas antarsesama. Masyarakat Flores yang terdampak gempa merupakan bagian dari keluarga besar NTT dan Indonesia.

“Apa yang dirasakan saudara-saudara kita adalah saudara kita sebangsa, setanah air, dan saudara sekemanusiaan,” katanya.

Karena itu, Melki mengajak seluruh elemen masyarakat mengedepankan rasa kemanusiaan dan bersama-sama membantu warga terdampak.

“Duka Flores adalah duka NTT dan duka Indonesia. Mari kita rapatkan barisan, ulurkan tangan, dan bersatu memberikan bantuan serta doa terbaik bagi saudara-saudara kita di Flores,” ujarnya.

Melki Akan Cek Langsung Kondisi Flores

Melki juga menyatakan akan turun langsung ke Flores bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk melihat kondisi masyarakat di lokasi terdampak.

“Saya bersama dengan Forkopimda akan berangkat ke Flores untuk langsung mengecek kondisi di lapangan,” katanya.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk mengetahui situasi terkini sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat yang harus segera dipenuhi.

Setelah kunjungan, Melki akan menyampaikan perkembangan kondisi di Flores kepada masyarakat NTT maupun Indonesia. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari koordinasi penanganan antara Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten/kota, aparat keamanan dan berbagai unsur terkait.

Bantuan Diminta Segera Disalurkan

Melki meminta bantuan kepada masyarakat terdampak tidak menunggu seluruh dukungan dari Pemerintah Provinsi NTT maupun Pemerintah Pusat tiba.

Ia telah menginstruksikan toko-toko makanan, minuman dan penyedia kebutuhan dasar di Flores untuk ikut membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan tersebut diminta segera disalurkan hingga tingkat desa dan kelurahan dengan melibatkan TNI-Polri, Forkopimda serta pemerintah daerah.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan makanan, minuman maupun selimut dan sebagainya di Flores, saya minta semua toko-toko yang ada di Flores dan juga jajaran Pemda untuk memberikan bantuan disalurkan segera pada hari ini,” ujar Melki.

Menurutnya, bantuan dari pemerintah provinsi dan pusat sedang dalam perjalanan menuju lokasi. Karena itu, dukungan dari toko dan pelaku usaha setempat sangat penting untuk memenuhi kebutuhan dasar warga pada masa awal penanganan bencana.

Melki menegaskan bantuan dalam situasi bencana tidak semata-mata dipandang sebagai transaksi ekonomi. Keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar harus menjadi prioritas utama.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga diminta memastikan bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan, sehingga masyarakat Flores tidak menghadapi bencana seorang diri.




Warga Oebobo Berterima Kasih kepada Wali Kota Kupang, Kuota Minyak Tanah Diusulkan Tambah 500–1.000 KL

Kupang,nwartapedia.com — Warga Kelurahan Oebobo, Kota Kupang, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, setelah Pemerintah Kota Kupang mengusulkan tambahan kuota minyak tanah sebesar 500 hingga 1.000 kiloliter (KL) atau sekitar 500.000 hingga 1 juta liter kepada pihak terkait.

Usulan tersebut disampaikan Wali Kota Kupang setelah turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pangkalan Minyak Tanah Kachuga, Kelurahan Oebobo.

Sidak dilakukan untuk memastikan penyaluran minyak tanah bersubsidi tepat sasaran serta dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp4.000 per liter.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengatakan sidak dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat terkait tingginya harga minyak tanah di tingkat pengecer.

“Kalau ada masyarakat yang beli kemahalan, kita harus cek dulu belinya di mana. Alur distribusi yang resmi itu sudah jelas: dari Pertamina (Tenau) ke Agen/Distributor, lalu ke Pangkalan resmi, dan langsung ke masyarakat,” ujar Christian.

Ia mengimbau masyarakat agar membeli minyak tanah langsung di pangkalan resmi. Menurutnya, harga di tingkat pengecer sulit dikontrol karena berada di luar jalur pengawasan Pertamina maupun pemerintah.

Christian juga menegaskan pangkalan wajib menjual minyak tanah sesuai HET dan tidak melayani pembelian dalam jumlah besar kepada oknum yang berpotensi menjual kembali. Jatah pembelian masyarakat ditetapkan maksimal 10 liter per Kartu Keluarga (KK).

Sebagai langkah antisipasi kebutuhan masyarakat ke depan, Pemerintah Kota Kupang telah mengajukan usulan tambahan kuota minyak tanah sebesar 500 hingga 1.000 KL atau sekitar 500.000 hingga 1 juta liter kepada pihak terkait.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, kuota kita sementara ini cukup. Kami juga sudah bersurat untuk mengajukan usulan tambahan kuota hingga satu juta liter agar kebutuhan seluruh warga Kota Kupang tetap terpenuhi dengan baik,” tutup dr. Christian Widodo.

Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) Pertamina, Ali Uradi, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli minyak tanah di pangkalan resmi. Ia memastikan ketersediaan stok minyak tanah untuk masyarakat dalam kondisi aman.

Ali juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan adanya pelanggaran dalam penyaluran maupun penjualan minyak tanah, termasuk pangkalan yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kalau ada hal-hal yang tidak betul, silakan dilaporkan melalui Call Center 135 atau melalui Call Center Disperindag. Di situ ada nomor pengaduan dan akan kami tindaklanjuti. Bahkan, kami akan memberikan sanksi tegas bagi pangkalan-pangkalan yang mungkin nakal, yakni menjual di atas HET,” tegas Ali Uradi.

Ia kembali mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap melakukan pembelian di pangkalan resmi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tetap membeli di pangkalan. Saya memastikan bahwa stok aman,” ujarnya.

Naomi, warga Jalan Nangka, Gang Pepaya, RT 27/RW 29, Kelurahan Oebobo, mengatakan keterbatasan minyak tanah telah dirasakan warga sejak sebelum Desember.

Menurutnya, warga terkadang mendapatkan minyak tanah, tetapi pada waktu tertentu tidak memperoleh bagian karena persediaan di pangkalan terbatas.

“Biasanya kalau turun satu drum minyak, kami hanya mendapat jatah. Yang diutamakan adalah warga yang punya KTP dan KK,” ujar Naomi.

Ia menjelaskan, warga yang hendak mendapatkan minyak tanah biasanya harus mendaftarkan nama terlebih dahulu agar pembagian dapat dilakukan secara merata.

Naomi mengapresiasi kehadiran Wali Kota Kupang yang turun langsung melihat kondisi masyarakat di lapangan.

“Dengan kehadiran Pak Wali dan langsung melihat kondisi di sini, sangat bagus,” katanya.

Naomi juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang atas langkah pemerintah yang telah mengusulkan tambahan kuota minyak tanah tersebut.

“Terima kasih kepada Pak Wali Kota Kupang karena hari ini sudah melihat langsung kondisi kami dan sudah mengajukan tambahan kuota minyak tanah sampai satu juta liter. Kami sangat berterima kasih,” ujarnya.

Ia berharap usulan tambahan kuota tersebut dapat direalisasikan sehingga kebutuhan minyak tanah masyarakat Oebobo dan warga Kota Kupang secara umum dapat terpenuhi.

“Semoga dengan adanya tambahan kuota ini, semua warga bisa mendapatkan minyak tanah dan tidak lagi kesulitan,” harapnya. (MI)