dr. Christian Widodo Hadiri Pemberkatan Makam Leluhur di Maumere, Pererat Nilai Keluarga dan Iman

Maumere, nwartapedia.com  —  Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri rangkaian kegiatan keluarga dan keagamaan di Maumere, yang berlangsung sejak Minggu hingga Senin (22–23 Maret 2026).

Perjalanan dimulai pada Minggu (22/3), saat Christian Widodo bersama ayahanda Theo Widodo dan ibunda Theressia Avilla yang lahir di Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur kota Maumere bertolak dari Kupang menuju Maumere bersama keluarga besar.

Keesokan harinya, Senin (23/3), rombongan memulai agenda dengan kunjungan silaturahmi ke Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu. Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Usai pertemuan, keluarga melanjutkan kegiatan inti yakni pemberkatan makam leluhur, yakni Opa dan Oma dari Christian Widodo, yang berlokasi di tempat pemakaman Ile Getang, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur kota Maumere.

Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur sekaligus penguatan nilai-nilai iman dalam keluarga.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut ke Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, yang sebelumnya dikenal sebagai Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero. Rombongan diterima langsung oleh Rektor IFTK, Pater Dr.Otto Gusti Madung SVD.

Dalam kesempatan tersebut, pihak kampus memaparkan perkembangan IFTK di bawah kepemimpinan Pater Dr.Otto Gusti Madung, yang kini tidak hanya berfokus pada bidang filsafat dan teologi, tetapi juga telah mengembangkan program studi teknologi kreatif seperti kewirausahaan, desain komunikasi visual (DKV), dan sistem informatika.
Rombongan juga mengunjungi Museum Bikon Blewut yang berada di lingkungan kampus.

Di sana, mereka disambut oleh pimpinan museum yg juga antropolog Pater Laurensius Woda SFil, M.T.TS MA. Museum tersebut dikenal sebagai salah satu museum terbesar di NTT, dengan koleksi ribuan artefak dan fosil bersejarah, termasuk temuan manusia purba Flores serta karya seni bernilai tinggi.

Agenda berlanjut dengan kunjungan ke asrama mahasiswa di Ritapiret. Rombongan diterima hangat oleh RD Mansur Ito dan berkesempatan berdoa di kamar bersejarah yang pernah ditempati Paus Yohanes Paulus II.

Di tempat tersebut juga tersimpan relikwi berupa tetesan darah Paus Yohanes Paulus II yang berkaitan dengan peristiwa penembakan pada 13 Mei 1981 di Lapangan Basilika Santo Petrus, Roma.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi bersama pimpinan IFTK di rektorat, membahas berbagai hal terkait pengembangan pendidikan, nilai kemanusiaan, serta kontribusi generasi muda bagi daerah dan bangsa.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen penghormatan terhadap leluhur, tetapi juga memperkuat ikatan keluarga, iman, serta jejaring antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan di Nusa Tenggara Timur. (MI)




Sentuhan Kasih IKBR Kupang Warnai Panti Asuhan dan Pondok pesantren 

Kupang, nwartapedia.com  — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan Ikatan Keluarga Besar Riung (IKBR) Kupang melalui aksi berbagi kasih yang menyasar dua lembaga pengasuhan anak di Kota dan Kabupaten Kupang, Selasa (24/3).

Kegiatan ini menjadi bagian dari refleksi nilai-nilai kemanusiaan dalam menyambut momentum Idul Fitri dan Paskah 2026, dengan menghadirkan bantuan nyata bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian.

Rombongan IKBR dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama mengunjungi Panti Asuhan St. Louis De Monfort di Kelurahan Sikumana. Di tempat ini, puluhan anak dari berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur dibina dan didampingi oleh para suster dari Kongregasi Putri Reinha Rosari (PRR), mulai dari tingkat pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

Kehadiran tim IKBR disambut hangat oleh pimpinan panti, Suster Stanisia, PRR, bersama anak-anak asuh. Bantuan berupa sembako dan kebutuhan harian diserahkan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pengasuhan.

Perwakilan IKBR, Bruno Paskalis, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ungkapan kasih sederhana dari keluarga besar Riung di Kupang. Ia berharap kehadiran mereka dapat memberi semangat bagi anak-anak panti.

Di sisi lain, tim kedua IKBR bergerak menuju Pondok Pesantren Hidayatullah di Batakte, Kabupaten Kupang. Lembaga pendidikan ini menampung sekitar 100 santri yang sebagian besar berasal dari keluarga kurang mampu dan berbagai daerah di NTT.

Kedatangan rombongan disambut oleh Nurdin Potok, yang juga memiliki ikatan emosional sebagai bagian dari keluarga Riung.

Ia menilai kunjungan tersebut tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan dukungan moral bagi para pengasuh dan santri.

Dalam kesempatan itu, IKBR menyerahkan bantuan kebutuhan pokok untuk mendukung aktivitas para santri. Selain itu, pertemuan berlangsung hangat sebagai ajang silaturahmi antar sesama warga Riung.

Ketua IKBR Kupang, Dr. Silvester Tena, menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun solidaritas dan kepedulian sosial.

Menurutnya, sekecil apa pun kontribusi yang diberikan akan membawa arti besar bagi mereka yang membutuhkan.

Ia juga mengajak seluruh anggota IKBR untuk terus memupuk semangat berbagi dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini turut melibatkan para pembina dan anggota IKBR serta mendapat dukungan dari Koperasi Sa’Nai sebagai bagian dari kontribusi internal organisasi.

Melalui aksi ini, IKBR Kupang berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong terus tumbuh, sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk saling membantu tanpa memandang latar belakang. (IL)




SK Sekda Ngada Dibatalkan, Pemkab Lakukan Penyesuaian Prosedur Sesuai Aturan

Kupang, nwartapedia.com  —  Pemerintah Kabupaten Ngada resmi membatalkan keputusan pengangkatan Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai bagian dari upaya penyesuaian terhadap ketentuan regulasi yang berlaku dalam tata kelola pemerintahan.

Pembatalan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Bupati Ngada Nomor 172/KEP/HK/2026 tertanggal 16 Maret 2026, yang mencabut keputusan sebelumnya terkait pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama Sekda Kabupaten Ngada.

Langkah ini diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pelantikan yang berlangsung pada 6 Maret 2026.

Hasilnya menunjukkan adanya tahapan prosedural yang belum terpenuhi, terutama terkait kewajiban koordinasi dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 junto Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020.

Selain itu, aspek administratif berupa masa berlaku pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara juga menjadi perhatian.

Dokumen tersebut diketahui telah melewati masa berlaku sebelum pelantikan dilaksanakan, meskipun kemudian telah diperpanjang.

Melalui koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Ngada dan Pemerintah Provinsi NTT yang berlangsung pada 11 dan 13 Maret 2026, disepakati bahwa pencabutan keputusan menjadi langkah yang tepat untuk menjaga kepastian hukum serta stabilitas pemerintahan daerah.

Sebagai tindak lanjut, Bupati Ngada akan mengajukan Penjabat Sekda sekaligus tiga nama calon Sekda definitif kepada Gubernur untuk mendapatkan persetujuan sebelum penetapan akhir dilakukan.

Pemerintah Provinsi NTT turut mengapresiasi sikap kooperatif Pemerintah Kabupaten Ngada, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat dalam menyikapi dinamika ini.

Diharapkan, proses tersebut menjadi pembelajaran penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang taat aturan dan profesional. *




Investasi Tambak Udang di Palakahembi Didukung Tokoh Adat dan Pemerintah Desa

Sumba Timur, nwartapedia.com  – Rencana pengembangan tambak udang terintegrasi di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, mendapat sambutan positif dari tokoh adat dan Pemerintah Desa setempat.

Proyek ini dinilai dapat menjadi peluang baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Kawasan pesisir Palakahembi yang selama ini dikenal memiliki potensi sumber daya alam yang besar kini diproyeksikan menjadi salah satu sentra budidaya udang modern di wilayah Indonesia Timur.

Kehadiran investasi ini diharapkan mampu memperkuat sektor perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Tokoh adat Palakahembi, Kambaru Windi, mengatakan bahwa dukungan masyarakat terhadap pembangunan tambak udang muncul setelah adanya komunikasi dan dialog terbuka antara pemerintah, tokoh adat, dan warga desa.

Menurutnya, masyarakat melihat proyek tersebut sebagai kesempatan untuk memanfaatkan potensi wilayah secara lebih produktif tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Ia juga berharap pembangunan tambak udang dapat membuka lapangan pekerjaan bagi generasi muda sehingga mereka memiliki kesempatan untuk bekerja dan berkembang di kampung halaman sendiri.

Sementara itu, Pemerintah Desa Palakahembi menilai kehadiran investasi ini dapat menjadi langkah penting dalam meningkatkan perekonomian desa.

Selain menciptakan peluang kerja bagi warga, aktivitas tambak udang juga diperkirakan akan mendorong tumbuhnya berbagai usaha masyarakat di sekitar kawasan proyek.

Sejumlah sektor usaha seperti jasa transportasi, penyediaan kebutuhan logistik, hingga usaha kecil lainnya diprediksi akan berkembang seiring dengan aktivitas industri tambak udang.

Selain dampak ekonomi, pembangunan kawasan tambak juga diharapkan mendorong peningkatan infrastruktur desa, termasuk akses jalan, jaringan listrik, serta fasilitas pendukung lainnya yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Dengan adanya dukungan masyarakat adat dan pemerintah desa, Palakahembi diharapkan dapat berkembang menjadi kawasan budidaya udang yang produktif serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sumba Timur. *




SKO Flobamorata Kupang Gelar Laga Internal Cricket untuk Asah Kesiapan Atlet Menuju PON 2028

Kupang, nwartapedia.com — Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamorata Kupang mulai menggelar pertandingan internal cabang olahraga cricket secara rutin setiap hari Jumat. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan atlet dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Kepala SKO Flobamorata NTT, Hironimus Pati, S.Pd., MM, menjelaskan bahwa pertandingan internal tersebut bertujuan menjaga ritme latihan sekaligus menjadi sarana evaluasi kemampuan para atlet.

Menurutnya, keterbatasan anggaran yang berdampak pada minimnya agenda kompetisi resmi mendorong pihak sekolah bersama para pelatih untuk menciptakan alternatif pembinaan melalui kompetisi internal.

“Meski ada efisiensi anggaran, kami tetap berupaya menjaga kualitas pembinaan atlet. Kompetisi internal menjadi salah satu cara untuk mengukur perkembangan teknik dan mental bertanding para atlet,” ujarnya di Kupang, Sabtu (14/3/2026).

Ia menambahkan bahwa sistem pembinaan di SKO saat ini telah menerapkan pendekatan sport science, sehingga kemampuan atlet perlu dipantau secara berkala melalui simulasi pertandingan.

Sementara itu, pelatih cricket NTT Eri Lay Lena mengatakan bahwa pertandingan internal tersebut juga menjadi bagian dari program persiapan jangka panjang menuju PON 2028.

Menurutnya, setiap Jumat para atlet SKO mengikuti pertandingan atau simulasi permainan cricket yang bertujuan melatih strategi, teknik, serta kesiapan mental saat berada dalam situasi pertandingan.

“Melalui pertandingan rutin ini, para atlet bisa terus mengasah kemampuan sekaligus membangun mental bertanding agar lebih siap menghadapi kompetisi yang sesungguhnya,” jelasnya.

Program pertandingan internal tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam rapat pengurus cricket NTT yang digelar di Aula SKO NTT pada Kamis (12/3/2026). Para pelatih berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas permainan atlet cricket NTT sehingga mampu bersaing dengan daerah lain pada PON 2028 mendatang. (MI)




Kapela Stasi St. Agustinus Bello Kolhua Luncurkan Website Resmi untuk Pelayanan Digital Umat

Kupang, nwartapedia.com — Kapela Stasi Santo Agustinus Bello, Paroki Santo Fransiskus Asisi Kolhua, Kota Kupang, berencana meluncurkan website resmi kapela pada Minggu (15/3/2026) setelah perayaan misa kedua.

Ketua Stasi Santo Agustinus Bello, Donatus J. Manehat, Sabtu (14/3/2026), mengatakan peluncuran website tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan informasi kepada umat sekaligus memanfaatkan teknologi digital dalam kehidupan menggereja.

“Website ini diharapkan menjadi sarana komunikasi dan informasi bagi umat, khususnya terkait kegiatan pastoral dan pelayanan di stasi,” ujar Donatus.

Ia mengimbau para penasehat, pengurus stasi, ketua wilayah, serta ketua Komunitas Umat Basis (KUB) untuk menghadiri kegiatan tersebut.

Pasalnya, setelah peluncuran website akan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan bagi para pengurus di tingkat wilayah dan KUB.

Menurut Donatus, pelatihan ini penting agar para pengurus dapat mengelola dan memanfaatkan platform digital tersebut untuk menyebarkan informasi kegiatan umat secara lebih cepat dan efektif.

“Ketua wilayah dan ketua KUB diharapkan hadir atau mengutus perwakilan karena akan ada pelatihan bagi pengguna website,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu penulis di lingkungan Stasi Santo Agustinus Bello, Goris Takene, menilai kehadiran website gereja memiliki peran penting di tengah perkembangan teknologi informasi saat ini.

Menurutnya, website gereja dapat menjadi sarana strategis dalam mendukung karya pewartaan iman di era digital.

“Website gereja Katolik sangat penting sebagai sarana evangelisasi digital sekaligus pusat informasi seperti jadwal misa, kegiatan pastoral, dan media komunikasi antara paroki dan umat,” kata Goris.

Ia menambahkan, melalui website pelayanan gereja dapat menjangkau umat lebih luas, termasuk membuka ruang bagi kegiatan katekese secara daring serta penyediaan konten rohani yang dapat diakses kapan saja.

Dengan hadirnya website resmi kapela tersebut, pengurus berharap komunikasi pastoral di lingkungan Stasi Santo Agustinus Bello semakin terbuka, cepat, dan mampu menjangkau seluruh umat di berbagai wilayah pelayanan. (goe)




Expo REI NTT 2026 Resmi Dibuka, Dorong Akses Hunian Layak bagi Masyarakat

Kupang, nwartapedia.com  – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung pelaksanaan Expo REI NTT 2026 yang digelar oleh Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (REI) NTT.

Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTT, Alexander Koro, yang mewakili Gubernur NTT, Sabtu (14/3), di Ramayana Mall Kupang.

Dalam sambutannya, Alexander Koro menyampaikan bahwa pameran perumahan dengan tema “Layanan Rumah Masa Depan, Ingat Rumah Ingat REI” ini diharapkan menjadi ajang promosi sekaligus ruang kolaborasi antara pengembang, lembaga pembiayaan, dan masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat NTT, kami menyampaikan apresiasi kepada DPD REI NTT atas pelaksanaan pameran ini. Kegiatan ini bukan hanya promosi perumahan, tetapi juga menjadi wadah mempertemukan pengembang, perbankan, dan masyarakat yang membutuhkan rumah layak,” ujar Alexander.

Ia menegaskan, rumah layak huni merupakan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus tempat bertumbuhnya keluarga yang sehat dan sejahtera.

Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan berbagai program untuk membantu masyarakat memiliki rumah, termasuk program bedah rumah bagi warga berpenghasilan rendah.

Sementara itu, Ketua DPD REI NTT, Charles Santosa, mengatakan sektor perumahan memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, pembangunan perumahan tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga menciptakan lapangan kerja serta menggerakkan berbagai sektor usaha lainnya.

“Kehadiran REI selama ini menjadi salah satu lokomotif ekonomi daerah. Pembangunan perumahan membuka peluang kerja bagi masyarakat serta mendorong tumbuhnya berbagai aktivitas ekonomi baru,” katanya.

Ia juga berharap dukungan pemerintah daerah terus ditingkatkan, termasuk melalui kebijakan yang mempermudah masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah.

Ketua Panitia Expo REI NTT 2026, Alfred Bessy, menjelaskan pameran ini berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 28 Maret 2026 di Ramayana Mall Kupang.

“Pameran ini bertujuan mempermudah masyarakat mendapatkan hunian yang layak dengan berbagai promo menarik, sekaligus menjadi wadah kolaborasi antara developer, perbankan, dan pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Expo REI NTT tahun ini menargetkan potensi transaksi hingga Rp25 miliar dengan menghadirkan berbagai pengembang perumahan serta dukungan lembaga perbankan seperti BTN, Bank Mandiri, BRI, dan sejumlah mitra pembiayaan lainnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat NTT yang memiliki akses terhadap rumah layak huni sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (MI)




Kludolfus Tuames Pimpin Komite Kerja Sama Pengelolaan DAS Perbatasan RI–Timor Leste di NTT

Kupang, nwartapedia.com – Kepala BPDAS Benain Noelmin, Kludolfus Tuames, dipercaya memimpin Joint Forestry Working Group Committee tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam proyek pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) lintas batas antara Indonesia dan Timor Leste.

Penunjukan tersebut merupakan hasil kesepakatan berbagai pihak yang terlibat dalam program kerja sama lingkungan, mulai dari pemerintah daerah, kementerian/lembaga di NTT, kalangan akademisi, hingga organisasi non-pemerintah.

Kludolfus menjelaskan, komite tersebut berperan mengoordinasikan para pemangku kepentingan untuk menindaklanjuti berbagai isu strategis terkait pengelolaan DAS lintas negara.

Pihak yang terlibat di antaranya Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten Belu dan Malaka, akademisi dari Undana dan Politani Kupang, tokoh agama, pakar lingkungan, hingga organisasi masyarakat sipil.

Fokus kerja sama ini mencakup pengelolaan DAS Talau–Loes dan Mota-Masin yang berada di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Program pengelolaan DAS lintas batas tersebut direncanakan berlangsung selama lima tahun dan merupakan kelanjutan dari kerja sama kedua negara yang telah dirintis sejak tahun 2015.

Dokumen Rencana Pengelolaan DAS Terpadu sendiri disusun oleh tim gabungan Indonesia–Timor Leste yang dipimpin Luiggimike Riwu-Kaho dan telah ditandatangani pada Februari 2019 di Atambua oleh perwakilan kedua negara.

Kludolfus menegaskan bahwa kerja sama lintas negara sangat penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem DAS yang tidak mengenal batas wilayah administratif.

“Pengelolaan lingkungan harus dilakukan secara bersama karena bumi ini satu dan menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaganya,” ujarnya. *




Resmikan Kantor Lurah Airnona, Wali Kota Kupang Dorong Pelayanan Publik Lebih Inklusif dan Responsif

Kupang , nwartapedia.com –  Christian Widodo selaku Wali Kota Kupang meresmikan Kantor Lurah Airnona yang baru pada Jumat (13/3). Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat kelurahan.

Acara yang berlangsung di Kantor Lurah Airnona tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur Dapil Kota Kupang Filmon Loasana, Anggota DPRD Kota Kupang Jhoni Luther Sa’u, Ahmad Thalib dan Muhammad Ramli, Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry E. Pelt, para camat dan lurah, serta tokoh masyarakat dan warga Kelurahan Airnona.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa kantor lurah tidak hanya berfungsi sebagai bangunan administrasi pemerintahan, tetapi juga sebagai tempat masyarakat menyampaikan aspirasi dan mencari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan mereka.

Ia menekankan pentingnya pelayanan publik yang profesional, cepat, dan berintegritas. Menurutnya, aparatur kelurahan harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara jujur dan bertanggung jawab dalam melayani warga.

Selain meresmikan gedung baru, Wali Kota juga menyampaikan rencana penataan kawasan di sekitar kantor lurah. Pemerintah Kota Kupang berencana memperbaiki kolam yang berada di depan kantor dengan anggaran sekitar Rp500 juta agar kawasan tersebut menjadi ruang publik yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.

Penataan tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk beraktivitas di sekitar lokasi sehingga memberi dampak ekonomi bagi warga setempat.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga memperkenalkan rencana kebijakan baru yang akan diterapkan mulai tahun 2027, yakni pemberian pagu anggaran sekitar Rp500 juta bagi setiap kelurahan.

Anggaran tersebut nantinya digunakan untuk menjalankan program pembangunan yang diusulkan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

Wali Kota juga mengapresiasi desain bangunan kantor lurah yang telah dilengkapi fasilitas ramah disabilitas. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan komitmen Kota Kupang untuk menjadi kota yang inklusif dan terbuka bagi semua warga.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Airnona Jami Riwu Hegi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang atas pembangunan kantor lurah yang baru tersebut.

Ia berharap fasilitas ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjadi tempat yang terbuka bagi penyampaian aspirasi warga.

Peresmian kantor ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan di Kota Kupang, khususnya di wilayah Kelurahan Airnona.*




Hadiri Pentas Seni SDK Don Bosko 3, Wali Kota Kupang Tekankan Pentingnya Kreativitas dan Karakter Anak

Kupang, nwartapedia.com  — Christian Widodo selaku Wali Kota Kupang menghadiri kegiatan Pentas Seni (Pensi) yang diselenggarakan oleh SDK Don Bosko 3 Kupang di Aula Eltari, Jumat (13/3).

Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu dalam Kreativitas, Berbeda dalam Warna di Panggung Persaudaraan” tersebut menjadi ajang bagi para siswa untuk menampilkan bakat dan kreativitas mereka di bidang seni.

Turut hadir dalam kegiatan itu Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, jajaran anggota DPRD Kota Kupang, Ketua Yayasan Swasti Sari Keuskupan Agung Kupang, Kepala SDK Don Bosko 3 Kupang Sr. Martha Maria Fatima Nabu, RVM., S.Pd., Gr., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, serta para kepala sekolah di Kompleks Merdeka.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, para suster, dan tenaga pendidik yang terus berkomitmen membina generasi muda melalui pendidikan yang berkualitas.

Ia menilai kegiatan pentas seni menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran siswa.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga harus memberi ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta rasa percaya diri.

“Melalui kegiatan seperti ini anak-anak belajar tampil, berani mengekspresikan diri, dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Hal-hal seperti ini sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembangunan Kota Kupang ke depan sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dibentuk sejak usia sekolah.

Sementara itu, Gubernur NTT dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan dasar memiliki peran penting dalam membangun fondasi kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Menurutnya, banyak tokoh dan pemimpin besar memulai perjalanan mereka dari bangku sekolah dasar.

Pentas seni tersebut menampilkan berbagai pertunjukan dari para siswa, mulai dari tarian, paduan suara, drama, fashion show, modern dance, hingga permainan alat musik yang mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan dan orang tua siswa.

Sebagai penutup acara, pihak sekolah menyerahkan lukisan karya siswa kepada Gubernur NTT dan Wali Kota Kupang sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran dan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperkuat nilai kebersamaan dan persaudaraan di lingkungan sekolah. *