Wali Kota Kupang Christian Widodo Pastikan Biaya Pengobatan Korban Kekerasan Terselesaikan

Kupang, nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, turun langsung mengunjungi keluarga korban kekerasan di Batuplat, Rabu (14/10/2026), untuk memastikan penanganan medis pasien dan penyelesaian biaya pengobatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Ben Mboi.

Dalam kunjungan tersebut, Christian didampingi Direktur RSUP Ben Mboi, dr. Robinzon Gunawan Fanggidae, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati.

Selain memastikan kondisi pasien, kunjungan ini juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap keluarga yang sedang menghadapi situasi sulit.

Christian menjelaskan, persoalan biaya pengobatan sebelumnya diketahui melalui pemberitaan media dan laporan masyarakat.

Menindaklanjuti informasi tersebut, ia segera berkoordinasi dengan pihak RSUP Ben Mboi untuk mencari solusi agar keluarga korban tidak terbebani persoalan pembiayaan di tengah proses pemulihan.

Menurutnya, pihak rumah sakit merespons secara positif dan membantu penyelesaian biaya melalui mekanisme pembebasan biaya bagi keluarga yang memenuhi persyaratan, termasuk melengkapi surat keterangan tidak mampu.

“Pak Direktur sangat baik, responsif, dan komunikatif. Beliau menyampaikan bahwa biaya pengobatan bisa dibebaskan dengan melengkapi surat keterangan tidak mampu. Jadi, semuanya sudah berproses dan persoalan biaya pengobatan sudah diselesaikan,” ujar Christian.

Selain memastikan persoalan biaya, Wali Kota juga menyerahkan bantuan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga selama masa pemulihan.

Namun, ia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah memastikan pasien memperoleh pelayanan medis yang dibutuhkan serta keluarga dapat mendampingi proses pemulihan dengan lebih tenang.

“Yang penting bukan bantuan yang saya bawa, tetapi biaya pengobatannya sudah terselesaikan. Itu yang paling penting, supaya keluarga bisa lebih tenang dan pasien fokus pada pemulihan,” ungkapnya.

Direktur RSUP Ben Mboi, dr. Robinzon Gunawan Fanggidae, menjelaskan bahwa pasien masih membutuhkan kontrol lanjutan dan waktu untuk pemulihan.

Cedera yang dialami meliputi sejumlah patah tulang serta cedera tendon yang sebelumnya telah mendapatkan tindakan medis.

Pasien dianjurkan membatasi aktivitas fisik dan menjalani rehabilitasi medik sesuai kondisi serta kebutuhan pemulihan.

Pihak rumah sakit juga telah berkoordinasi dengan keluarga untuk memudahkan kontrol lanjutan, termasuk kemungkinan bantuan ambulans apabila pasien belum mampu berpindah secara mandiri.

Robinzon menegaskan bahwa keselamatan pasien dan penanganan medis harus menjadi prioritas, sedangkan persoalan pembiayaan dapat dikoordinasikan bersama pemerintah daerah.

“Jangan pikirkan biaya terlebih dahulu di depan. Kita harus tangani kondisi pasien terlebih dahulu. Persoalan biaya bisa kita koordinasikan dan kolaborasikan bersama Pemerintah Kota Kupang. Ini merupakan wujud kerja sama kami untuk membantu masyarakat,” jelasnya.

Christian mengapresiasi respons Direktur dan jajaran RSUP Ben Mboi yang telah berkoordinasi membantu keluarga korban.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan sangat penting untuk memastikan masyarakat yang mengalami kesulitan tetap memperoleh pelayanan yang layak.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, terutama warga yang sedang menghadapi musibah.

Dukungan masyarakat diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menunjang proses pemulihan pasien.

“Kalau ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan, mari kita bantu bersama. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi persoalannya sendirian. Yang utama adalah keselamatan, kesehatan, dan kesembuhan masyarakat,” tutupnya. **




Isidorus Lilijawa Perkuat Tata Kelola Perumda Air Minum NTT Lewat Pra-Rakerda PERPAMSI

Kupang, nwartapedia.com  – Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang sekaligus Sekretaris Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PD PERPAMSI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Isidorus Lilijawa,S.Fil, M.M berperan aktif dalam Pra-Rapat Kerja Daerah (Pra-Rakerda) PERPAMSI NTT di Hotel Neo by Aston Kupang, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan bertema “Penguatan Tata Kelola, Kinerja, dan Keuangan Perumda Air Minum” ini diikuti 12 direktur dari total 15 Perumda Air Minum di NTT.

Forum tersebut menjadi wadah koordinasi untuk membahas tantangan pengelolaan perusahaan daerah, khususnya terkait kepatuhan terhadap regulasi, peningkatan kinerja, dan pengelolaan keuangan yang profesional.

Dalam kegiatan tersebut, Isidorus turut memandu sesi diskusi dan mendorong pertukaran gagasan antarpimpinan Perumda Air Minum.

Keterlibatannya diharapkan memperkuat koordinasi serta menyamakan pemahaman mengenai penerapan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.

Ketua PD PERPAMSI NTT, Jony Benny Sulaiman, S.Sos., M.Si., mengapresiasi partisipasi para direktur yang hadir. Ia berharap Pra-Rakerda menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, menyamakan persepsi, dan mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang dihadapi perusahaan daerah air minum.

Sejumlah isu strategis dibahas dalam forum tersebut, meliputi regulasi penggajian, pengadaan barang dan jasa, peran Satuan Pengawas Internal (SPI), mekanisme hapus tagih dan hapus buku, penetapan tarif air minum, serta fungsi badan pengawas.

Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTT, Kapsari, Ak., M.A., menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam meningkatkan kualitas pengelolaan perusahaan.

Menurutnya, setiap perusahaan perlu menjalankan proses kerja secara cepat dan tepat dengan tetap mematuhi ketentuan yang berlaku.

Penerapan SOP yang konsisten dinilai penting untuk mendukung efektivitas kerja sekaligus menjaga akuntabilitas perusahaan.

BPKP NTT juga memaparkan materi mengenai penggajian, honorarium, dan insentif pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Pembahasan ini menjadi perhatian karena berkaitan dengan tata kelola organisasi, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengelolaan keuangan yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi Isidorus, keterlibatan dalam Pra-Rakerda ini juga relevan dengan tanggung jawabnya memimpin Perumda Air Minum Kota Kupang.

Penguatan tata kelola menjadi salah satu aspek penting dalam mengelola perusahaan daerah sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat.

Melalui forum tersebut, para pimpinan Perumda Air Minum di NTT diharapkan dapat memperkuat sinergi, memperluas wawasan, dan membangun pemahaman bersama dalam menghadapi tantangan pengelolaan perusahaan.

Pra-Rakerda PERPAMSI NTT diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan Rakerda yang lebih terarah, terutama dalam mendorong tata kelola yang profesional, meningkatkan kinerja, dan menjaga kesehatan keuangan perusahaan.

Penguatan ketiga aspek tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan regulasi, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur. ***




Wali Kota Kupang Pastikan Kondisi Antrean BBM di Kupang Berangsur Kondusif

Kupang, nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memantau langsung kondisi sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menyusul antrean panjang kendaraan akibat keterlambatan pasokan bahan bakar minyak (BBM).

Hasil pemantauan pada Selasa (13/10/2026) menunjukkan antrean mulai berangsur kondusif.

Christian mengunjungi SPBU di Jalan Frans Seda, Kelurahan Fatululi, dan SPBU di Kelurahan Tuak Daun Merah.

Dalam kunjungan tersebut, ia berdiskusi dengan pengawas SPBU untuk mengetahui kondisi stok, penyaluran BBM, serta perkembangan pelayanan kepada masyarakat.

Keterlambatan kedatangan kapal pengangkut BBM sebelumnya memengaruhi pasokan ke Kota Kupang.

Tingginya permintaan masyarakat membuat BBM yang masuk ke sejumlah SPBU cepat habis. Bahkan, pasokan yang tiba pada Minggu langsung terserap oleh konsumen.

Christian menjelaskan bahwa peninjauan tersebut bertujuan memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengetahui kendala yang memengaruhi pelayanan pengisian BBM.

“Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan dan berdiskusi dengan pengawas SPBU. Memang sebelumnya terjadi antrean karena keterlambatan pengiriman BBM, sementara pasokan yang masuk pada hari Minggu langsung habis. Namun, dari hasil pemantauan, kondisi antrean sudah mulai normal. Kami berharap distribusi BBM segera kembali lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Christian.

Pemerintah Kota Kupang berharap distribusi BBM segera pulih melalui koordinasi pihak-pihak terkait. Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi mengenai ketersediaan BBM agar aktivitas transportasi dan perekonomian dapat berjalan lancar. ***




Serena Francis Apresiasi Taruna Muda Kupang yang Harumkan Nama NTT di Jawa Timur

Kupang, nwartapedia.com  – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrava Francis, mengapresiasi Raden Tifano Natu Ismau, taruna kelas X SMAN 5 Taruna Brawijaya, Jawa Timur, yang menjadi satu-satunya siswa asal Kota Kupang sekaligus wakil tunggal Nusa Tenggara Timur (NTT) di sekolah tersebut.

Apresiasi itu disampaikan Serena saat menerima kunjungan silaturahmi Raden bersama keluarga di ruang kerja Wali Kota Kupang, Selasa (13/10/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tugas sekolah yang mewajibkan para taruna bersilaturahmi dengan pemerintah daerah asal ketika mendapat izin menjenguk keluarga.

Dalam pertemuan itu, Serena berpesan agar Raden terus belajar dengan tekun, menjaga kedisiplinan, dan membawa nama baik Kota Kupang serta Provinsi NTT selama menempuh pendidikan.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya. Belajarlah dengan tekun, jaga kedisiplinan, jaga nama baik daerah, dan terus berjuang untuk membanggakan NTT, khususnya Kota Kupang,” pesan Serena.

Raden hadir bersama kedua orang tuanya, Jidon Alfred Natu Ismau dan Indri Assagaf, serta anggota keluarga Margareth Anastasia Boelan dan Dhea Michelle Kalendi Djawa.

Turut mendampingi Serena, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Evelyn Venita Francis.

Pertemuan ini menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kota Kupang terhadap generasi muda daerah yang berprestasi.

Diharapkan, capaian Raden dapat memotivasi pelajar lainnya untuk meningkatkan disiplin, mengembangkan potensi diri, dan berani bersaing meraih pendidikan berkualitas di tingkat nasional. ***




Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau Antrean BBM di Kupang, Pasokan Mulai Normal

Kupang, nwartapedia.com – Merespons keluhan masyarakat terkait antrean panjang bahan bakar minyak (BBM), Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memantau dan membantu mengatur antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Langkah tersebut dilakukan di tengah pemulihan pasokan BBM setelah sempat mengalami keterlambatan pengiriman dari Balikpapan. Saat ini, distribusi BBM ke sejumlah SPBU mulai berjalan normal, sehingga antrean kendaraan berangsur berkurang.

Kepala Satpol PP Kota Kupang, Rudi Abubakar, mengatakan pengerahan personel merupakan tindak lanjut dari perintah Wali Kota untuk memastikan situasi di SPBU tetap tertib dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar.

“Memang kami diperintahkan oleh Bapak Wali Kota Kupang untuk membantu mengatur antrean BBM di Kota Kupang,” kata Rudi saat ditemui di salah satu SPBU di Jalan Air Tari, Selasa (13/10/2026).

Menurut Rudi, kondisi antrean di sejumlah SPBU mulai membaik seiring masuknya pasokan BBM. Berdasarkan hasil pemantauannya di SPBU Jalan El Tari, antrean kendaraan bahkan sudah tidak terlihat seperti beberapa hari sebelumnya.

Ia menjelaskan, kelangkaan BBM sebelumnya dipicu keterlambatan pengiriman dari Balikpapan. Pasokan yang seharusnya tiba pada Jumat baru sampai di Kupang pada Sabtu. Distribusi ke SPBU kemudian mulai dilakukan pada Minggu.

Selain normalisasi distribusi, Kota Kupang juga mendapat tambahan kuota BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kuota yang sebelumnya sebesar 200 kiloliter (KL) meningkat menjadi 300 KL.

“Kuota yang seharusnya 200 kiloliter (KL) menjadi 300 KL,” ujarnya.

Rudi menyebutkan, distribusi BBM ke 15 SPBU di Kota Kupang telah berlangsung hingga sekitar pukul 18.00–19.00 WITA pada Senin (12/10/2026). Tambahan kuota tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi antrean kendaraan.

Untuk mendukung kelancaran pelayanan, Satpol PP Kota Kupang mengerahkan dua regu personel yang disebar ke sejumlah titik SPBU. Petugas membantu mengatur antrean agar tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi pengisian BBM.

Pemerintah Kota Kupang juga menyampaikan apresiasi kepada Pertamina atas respons terhadap kendala pasokan yang sebelumnya menyebabkan antrean panjang. Sinergi antara pemerintah daerah dan pihak terkait dinilai penting untuk menjaga kelancaran distribusi serta memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Rudi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan BBM mulai kembali normal.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Suplai BBM sudah kembali normal,” tutupnya.

Pemerintah Kota Kupang berharap distribusi BBM yang semakin lancar, ditambah pengawasan dan pengaturan antrean oleh Satpol PP, dapat menjaga ketertiban di SPBU serta membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman. ***




Julie Laiskodat Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT Usai Pertahankan Gelar Juara Umum

Badung, nwartapedia.com – Ketua Umum Pengprov Perkemi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat, tidak hanya menargetkan prestasi di arena pertandingan, tetapi juga berkomitmen mempersiapkan masa depan atlet Kempo Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui pembinaan karakter, pengembangan wawasan, dan peningkatan kesejahteraan.

Komitmen tersebut sejalan dengan keberhasilan kontingen Shorinji Kempo Kota Kupang meraih Juara Umum I pada Kejurnas Antar Kabupaten/Kota se-Indonesia Piala Bupati Badung Cup II 2026. Prestasi ini sekaligus mempertahankan gelar juara umum yang diraih pada edisi sebelumnya

.Bagi Julie yang juga merupakan Anggota DPR RI Fraksi NasDem, keberhasilan seorang atlet tidak hanya diukur dari medali yang diperoleh.

Atlet juga perlu memiliki karakter kuat, pengetahuan luas, kreativitas, serta kemampuan membangun kehidupan yang mandiri setelah mengakhiri karier olahraga.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Julie mendorong pembentukan Komisi Ekonomi dan Kesejahteraan dalam struktur Pengprov Perkemi NTT.

Komisi ini diharapkan menjadi bagian dari upaya mempersiapkan masa depan atlet, termasuk membuka wawasan mengenai peluang ekonomi dan pengembangan potensi diri.

Menurut Julie, pengalaman menjalani latihan keras, menghadapi tekanan, menerima teguran, dan melewati situasi sulit merupakan modal berharga dalam kehidupan.

Namun, pengalaman tersebut harus disertai kemampuan merencanakan masa depan, mengambil keputusan, dan melihat peluang yang dapat dikembangkan.

Setelah mengikuti kejuaraan di Bali, para atlet juga diarahkan memanfaatkan waktu untuk memperoleh pengalaman baru. Mereka diajak mengunjungi desa yang dikenal bersih, kota dengan kreativitas tinggi, serta jembatan kaca untuk melihat secara langsung berbagai potensi yang dapat menjadi sumber inspirasi.

Melalui pengalaman tersebut, Julie berharap para atlet semakin memahami pentingnya lingkungan yang tertata, kreativitas, dan inovasi. Wawasan itu diharapkan membantu mereka mengenali potensi daerah sendiri dan menemukan peluang untuk membangun masa depan di NTT.

Di sisi lain, pencapaian prestasi tetap menjadi perhatian utama dalam pembinaan. Keberhasilan mempertahankan gelar Juara Umum I Badung Cup II 2026 tidak terlepas dari persiapan, pemantauan latihan, evaluasi kesiapan teknis, serta proses seleksi atlet sebelum keberangkatan.

Kontingen Kota Kupang terdiri atas atlet PPLD binaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTT, atlet non-PPLD, serta atlet remaja hasil penjaringan melalui Shorinji Kempo RAI IDA Kota Kupang dan Bupati Kupang Cup V.

Dukungan terhadap pembentukan karakter atlet juga disampaikan Wali Kota Kupang sekaligus Ketua Umum KONI Kota Kupang, Christian Widodo, saat melepas kontingen.

Ia menekankan pentingnya disiplin, kerendahan hati, dan kerja keras agar atlet tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki mental dan karakter seorang petarung sejati.

Sementara itu, Kepala Dispora Provinsi NTT, Alfonsius Theodorus, menegaskan pentingnya prestasi bagi atlet binaan PPLD. Medali menjadi salah satu indikator keberhasilan pembinaan dalam program tersebut.

Bagi Julie Sutrisno Laiskodat, mempertahankan gelar juara umum merupakan pencapaian membanggakan.

Namun, menyiapkan atlet agar berkarakter kuat, berwawasan luas, mandiri, dan mampu membangun masa depan yang baik menjadi bagian penting dari pembinaan Kempo NTT yang berkelanjutan. ***




Ahmad Talib Apresiasi LPM Cup Airmata U-12, Dorong Turnamen Futsal Tingkat Kecamatan

Kupang, nwartapedia.com – Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Talib, mengapresiasi panitia penyelenggara Turnamen Futsal LPM Cup Airmata U-12 pada Minggu (11/10/2026).

Kegiatan ini dinilai menjadi momentum penting untuk mendukung perkembangan bakat anak-anak di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

Ahmad Talib menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut.

Menurutnya, kompetisi olahraga usia dini dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan, membangun sportivitas, serta mempererat kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Ia berharap turnamen LPM Cup Airmata tidak berhenti pada penyelenggaraan saat ini, tetapi dapat dikembangkan menjadi kompetisi yang melibatkan lebih banyak peserta.

“Kalau bisa, ke depan pertandingan seperti ini dilaksanakan hingga tingkat kecamatan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja menyukseskan turnamen tersebut.

Dukungan terhadap kegiatan olahraga anak, menurutnya, perlu terus diperkuat agar semakin banyak generasi muda memperoleh kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka.

Dalam turnamen LPM Cup Airmata U-12, RT 07 berhasil meraih juara pertama, disusul RT 04 sebagai juara kedua.

Sementara itu, RT 01 menempati posisi ketiga dan RT 05 meraih juara keempat.

Ahmad Talib berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan olahraga sejak usia dini sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, disiplin, dan sportif. (MI)




Lurah Naikoten I Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah untuk Kurangi Beban TPS

Kupang, nwartapedia.com  –  Lurah Naikoten I, Constantinus Yerimias Mbana, SH., mengajak masyarakat untuk membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga guna mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan sementara (TPS).

Menurut Constantinus, pemilahan sampah dari rumah merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan Kelurahan Naikoten I.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui media ini pada Senin (12/10/2026).

Ia menjelaskan, sampah yang memiliki nilai ekonomis, seperti botol plastik, dapat dipisahkan dan disalurkan melalui bank sampah.

Sementara itu, sampah yang tidak dapat dimanfaatkan dapat dibuang sesuai mekanisme pengangkutan yang tersedia.

Ia menilai, apabila setiap keluarga disiplin memilah sampah, jumlah sampah yang berakhir di TPS dapat berkurang secara bertahap.

Pemerintah Kelurahan Naikoten I juga terus mendorong edukasi kepada masyarakat agar pemilahan sampah menjadi kebiasaan sehari-hari.

Menurutnya, kesadaran harus dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga.

Constantinus turut menyoroti perilaku sebagian orang yang membuang sampah di TPS tanpa memperhatikan aturan.

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan tetap menjaga kebersihan lingkungan.

Ia menegaskan, lomba kebersihan harus menjadi dorongan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat, bukan semata-mata mengejar gelar juara. Hal terpenting adalah menjaga lingkungan tetap bersih secara berkelanjutan.

“Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Mari kita sama-sama memilah sampah dari rumah, karena pemilahan sampah rumah tangga sangat penting untuk mengurangi sampah yang dibuang ke TPS,” ujarnya.

Ia berharap, melalui keterlibatan seluruh warga dan pemanfaatan bank sampah, kebersihan Kelurahan Naikoten I dapat terus terjaga dan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah semakin meningkat. (MI)




Pertahankan Juara II Kebersihan, Kelurahan Oepura Siapkan Bank Sampah

Kupang, nwartapedia.com  – Kelurahan Oepura, Kota Kupang, terus berupaya mempertahankan prestasi juara II lomba kebersihan melalui penguatan pengelolaan sampah dan peningkatan kesadaran masyarakat.

Lurah Oepura, Nehemia Sunbanu, S.Sos., mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan pembentukan bank sampah yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Oktober 2026.

Hal tersebut disampaikan Nehemia saat ditemui media ini pada Senin (12/10/2026).

Ia menjelaskan, persiapan bank sampah menjadi salah satu langkah untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan masyarakat.

Selain itu, pihak kelurahan terus memberikan imbauan kepada warga agar menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya.

Edukasi dilakukan dalam berbagai kesempatan, termasuk kegiatan keagamaan, acara kemasyarakatan, maupun saat warga datang ke kantor kelurahan.

Menurut Nehemia, salah satu kendala yang dihadapi adalah keterbatasan tempat pembuangan sampah sementara (TPS).

Saat ini, lokasi pembuangan yang tersedia antara lain berada di kawasan terminal dan depan kantor kelurahan.

Meski demikian, pelayanan pengangkutan sampah yang kini dilakukan dua kali sehari, yakni pagi dan siang, dinilai membantu mengurangi penumpukan sampah.

Nehemia mengakui, kesadaran masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik masih perlu ditingkatkan.

Padahal, pemilahan sejak dari rumah dapat memudahkan proses pengelolaan sampah dan mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPS.

Karena itu, ia berharap setiap keluarga mulai membiasakan diri memilah serta mengelola sampah yang masih dapat dimanfaatkan sebelum membuang sisanya ke tempat penampungan.

Nehemia menegaskan, mempertahankan prestasi juara II lomba kebersihan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah kelurahan.

“Kami terus mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar tertib membuang sampah pada tempatnya. Setiap keluarga diharapkan dapat mengelola sampah yang masih bisa dikelola, sehingga lingkungan tetap bersih,” ujarnya.

Ia berharap, melalui persiapan bank sampah, edukasi berkelanjutan, dan partisipasi aktif warga, Kelurahan Oepura dapat mempertahankan prestasi sekaligus mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. ((MI)




Perkemi Kota Kupang Juara Umum I Badung Cup 2026, Raih 23 Medali

Kupang, nwartapedia.com – Kontingen Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sukses meraih juara umum I pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Shorinji Kempo Bupati Badung Cup 2026 di Bali, yang berlangsung pada 8–12 Oktober 2026.

Dalam kejuaraan tersebut, atlet Perkemi Kota Kupang berhasil mengumpulkan 23 medali, terdiri atas 10 medali emas, sembilan perak, dan empat perunggu.

Hasil ini menjadi kebanggaan bagi atlet, pelatih, pengurus, serta orang tua kenshi yang turut mendukung perjuangan para atlet.

Ketua Umum Pengprov Perkemi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat, bersama jajaran pengurus mengapresiasi pencapaian tersebut.

Prestasi ini dinilai menunjukkan perkembangan atlet kempo NTT sekaligus menjadi modal untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Keberhasilan kontingen Kota Kupang tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kota Kupang, serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTT dan Kota Kupang.

Dukungan Julie Sutrisno Laiskodat terhadap keikutsertaan atlet dalam berbagai kejuaraan juga menjadi bagian dari upaya mendorong prestasi kempo NTT.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, turut memberikan apresiasi saat makan malam bersama para atlet.

Ia mengingatkan para kenshi agar tetap rendah hati dan terus menjaga disiplin serta kerja keras.

Menurutnya, perpaduan disiplin, kerja keras, dan kerendahan hati merupakan karakter penting dalam membentuk atlet sejati.

Sementara itu, Kepala Dispora Provinsi NTT yang hadir sekaligus bertugas sebagai koordinator wasit menyampaikan apresiasi atas capaian atlet binaan PPLD NTT yang berhasil meraih medali emas, perak, dan perunggu.

Prestasi di Badung Cup 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Dunia Shorinji Kempo di Nagoya, Jepang, pada 2027 serta Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.

Dengan raihan 23 medali dan gelar juara umum I, Perkemi Kota Kupang membawa harapan baru bagi perkembangan olahraga Shorinji Kempo di NTT. ***