Waketum KADIN Indonesia Apresiasi Nobar Piala Dunia FIFA 2026 yang Dongkrak Ekonomi dan UMKM

Kupang, nwartapedia.com  –  Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah, Kukrit Suryo Wicaksono, mengapresiasi penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 yang dinilai berhasil menggerakkan perekonomian nasional sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah, termasuk Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan kajian KADIN Indonesia, perputaran ekonomi selama rangkaian Piala Dunia FIFA 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp5,03 triliun. Dampak tersebut dirasakan oleh berbagai sektor usaha, mulai dari hotel, restoran, kafe, industri kreatif, jasa, hingga UMKM.

“Kegiatan olahraga berskala dunia terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi di berbagai sektor dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Kukrit dalam keterangannya.

Di Kota Kupang, dampak positif tersebut terlihat melalui kegiatan nobar bertajuk Bola Gembira yang diselenggarakan TVRI NTT.

Ribuan masyarakat memadati lokasi setiap hari, sementara puluhan pelaku UMKM menikmati peningkatan penjualan makanan, minuman, dan produk lokal.

Kepala TVRI Stasiun NTT, Jefri, SH., MH., mengatakan TVRI NTT memberikan ruang berjualan secara gratis kepada pelaku UMKM selama pelaksanaan nobar sehingga mereka dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung.

Menurutnya, antusiasme masyarakat yang tinggi membuat omzet para pedagang meningkat tajam, terutama saat pertandingan memasuki babak perempat final hingga semifinal.

Jefri juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten/kota, KADIN NTT, Korem 161/Wira Sakti Kupang, Polda NTT, serta seluruh mitra yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan nobar Piala Dunia FIFA 2026 di Nusa Tenggara Timur. **




Abraham Paul Liyanto Apresiasi Pentas Seni PGSD UCB, Dorong Budaya NTT Jadi Daya Tarik Pariwisata

Kupang, nwartapedia.com  –  Ketua Dewan Pembina Yayasan Citra Bina Insan Mandiri (YCBIM) yang juga Anggota DPD RI, Ir. Abraham Paul Liyanto, menghadiri Pentas Seni Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Citra Bangsa (UCB) yang digelar di Taman Nostalgia, Kota Kupang, Kamis (16/7/2026).

Dalam sambutannya, Paul Liyanto memberikan apresiasi kepada mahasiswa PGSD UCB yang dinilai telah menunjukkan kreativitas, keberanian, dan rasa percaya diri melalui pertunjukan seni berbasis tradisi.

Menurutnya, pentas seni bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana membentuk karakter calon guru melalui kedisiplinan, kerja sama tim, serta kemampuan mengekspresikan hasil pembelajaran yang diperoleh selama perkuliahan.

“Saya memberikan penghargaan kepada Universitas Citra Bangsa yang mampu memanfaatkan momen seperti ini. Pentas seni bukan hanya ajang hiburan, tetapi tempat melatih disiplin, kerja sama, dan rasa percaya diri mahasiswa sebagai calon guru,” ujar Paul Liyanto.

Ia menilai kegiatan tersebut juga menjadi langkah nyata dalam melestarikan budaya lokal Nusa Tenggara Timur yang memiliki kekayaan tradisi dari puluhan etnis.

Menurutnya, budaya daerah harus terus dieksplorasi dan ditampilkan kepada masyarakat agar tidak hilang ditelan zaman.

Paul mengatakan, NTT memiliki potensi budaya yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik pariwisata.

Namun, potensi tersebut harus didukung dengan ruang-ruang kreativitas yang melibatkan generasi muda dan institusi pendidikan.

Ia mencontohkan pengalaman saat berkunjung ke Portugal, di mana sektor pariwisata mampu menjadi penggerak utama ekonomi melalui berbagai pertunjukan seni dan budaya yang disajikan secara terbuka kepada wisatawan.

“NTT memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Kalau terus dieksplorasi dan dipentaskan seperti ini, saya yakin akan menjadi daya tarik wisata yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Paul berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan masyarakat sehingga seni dan budaya NTT semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Ia juga mendorong mahasiswa PGSD Universitas Citra Bangsa agar terus mengembangkan kreativitas selama menempuh pendidikan, sehingga ketika menjadi guru nantinya mampu mengajarkan nilai-nilai budaya kepada peserta didik melalui pembelajaran yang inovatif.

Pada kesempatan tersebut, Paul Liyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, panitia, serta mahasiswa yang telah menyelenggarakan Pentas Seni bertema “Inovasi Pembelajaran Seni Berbasis Tradisi: Eksplorasi Aransemen dan Gerak.”

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain dalam mengembangkan pendidikan yang berbasis budaya lokal.

Pentas seni ini juga diikuti oleh lima sekolah mitra Universitas Citra Bangsa, yakni SD GMIT Oepura, UPTD RSS Oesapa, UPTD SD Bertingkat Kelapa Lima 1, UPTD SDN Danau Ina, dan UPTD SDN 2 Fontein, sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam memperkuat pendidikan berbasis seni dan budaya. (MI)




Dekan FKIP UCB: Pentas Seni Mahasiswa PGSD Jadi Wadah Lahirkan Guru Kreatif dan Berbudaya

Kupang, nwartapedia.com  –  Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Citra Bangsa (UCB), Heryon Bernard Mbuik, secara resmi membuka Pentas Seni Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) bertema “Inovasi Pembelajaran Seni Berbasis Tradisi: Eksplorasi Aransemen dan Gerak” di Taman Nostalgia, Kota Kupang, Kamis (16/7/2026).

Dalam sambutannya, Heryon Bernard Mbuik menegaskan bahwa pentas seni merupakan bagian dari proses pembelajaran yang tidak hanya menampilkan kemampuan mahasiswa dalam bidang seni, tetapi juga menjadi ruang untuk melahirkan calon guru yang kreatif, inovatif, dan mampu melestarikan budaya lokal.

Menurutnya, pendidikan di era modern harus mampu mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berkarakter, memiliki kepekaan budaya, serta mampu menciptakan pengalaman belajar yang menarik bagi peserta didik.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa seorang guru tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga harus mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kreatif, dan relevan dengan kehidupan siswa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tema “Inovasi Pembelajaran Seni Berbasis Tradisi: Eksplorasi Aransemen dan Gerak” mencerminkan komitmen FKIP Universitas Citra Bangsa dalam mengembangkan pembelajaran yang berpijak pada kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.

Bernard Mbuik juga memberikan apresiasi kepada dosen pengampu Mata Kuliah Pendidikan Seni Musik, Apris Yulianto Saefatu, M.Sn. dan Abraham Satya Graha, Ph.D., yang dinilai berhasil membimbing mahasiswa menghasilkan karya seni yang kreatif dan edukatif.

Selain itu, ia menyampaikan terima kasih kepada sekolah-sekolah mitra yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, yakni SD GMIT Oepura, UPTD RSS Oesapa, UPTD SD Bertingkat Kelapa Lima 1, UPTD SDN Danau Ina, dan UPTD SDN 2 Fontein. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Sementara itu, Ketua Program Studi PGSD Universitas Citra Bangsa, Yulsi Marselina Nite, mengatakan pentas seni merupakan implementasi hasil pembelajaran mahasiswa semester IV pada Mata Kuliah Pendidikan Seni Musik.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas melalui seni, sekaligus memperkenalkan inovasi pembelajaran berbasis budaya kepada sekolah-sekolah mitra.

Yulsi juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Citra Bina Insan Mandiri atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Ia berharap kolaborasi antara Program Studi PGSD UCB dan sekolah-sekolah mitra terus diperkuat melalui berbagai kegiatan akademik maupun praktik pembelajaran.

Pentas seni yang diikuti mahasiswa PGSD Universitas Citra Bangsa bersama lima sekolah mitra tersebut menampilkan berbagai pertunjukan musik, tari, dan kreasi seni berbasis budaya lokal. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen UCB dalam mencetak calon guru sekolah dasar yang profesional, inovatif, serta mampu menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya Indonesia melalui dunia pendidikan. (MI)




KADIN NTT Jajaki Kerja Sama dengan St. John’s Catholic College Darwin, Hidupkan Kembali Program Pertukaran Pelajar

Darwin nwartapedia.com  –  Di sela rangkaian kegiatan Darwin Fusion 2026, Ketua Umum KADIN Nusa Tenggara Timur (NTT), Bobby Lianto, bersama rombongan melakukan kunjungan ke St. John’s Catholic College di Kota Darwin, Australia.

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal untuk menjajaki kembali kerja sama pendidikan antara NTT dan Australia yang pernah terjalin puluhan tahun lalu.

Rombongan didampingi Konsul Penerangan dan Sosial Budaya Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Darwin, Gina Fadilla, serta rombongan pemerintah daerah yang dipimpin Dr. James Adam. Turut hadir Bupati Belu Willybrodus Lay, Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Yosep Falentinus Kebo, beserta jajaran.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Principal St. John’s Catholic College, Mr. Cameron Hughes, bersama International Coordinator, Ms. Ann Tan.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas peluang menghidupkan kembali kerja sama pendidikan antara sekolah-sekolah di NTT dan St. John’s Catholic College melalui berbagai program, seperti student exchange, teacher exchange, hingga joint class secara daring.

Bobby Lianto mengatakan, kerja sama pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Nusa Tenggara Timur sekaligus mempererat hubungan antara Indonesia dan Australia.

St. John’s Catholic College sendiri merupakan salah satu sekolah menengah tertua di Kota Darwin yang menyelenggarakan pendidikan jenjang SMP dan SMA. Sekolah ini memiliki sejarah panjang menjalin hubungan dengan sejumlah sekolah di Kota Kupang.

Sekitar 35 tahun lalu, St. John’s Catholic College menjalankan program pertukaran pelajar dengan SMP St. Theresia Kupang, SMP Negeri 1 Kupang, dan beberapa sekolah lainnya. Program tersebut berlangsung secara timbal balik selama lebih dari satu dekade.

Setiap tahun, para siswa dari Darwin datang ke Kupang dan tinggal bersama keluarga asuh. Sebaliknya, pelajar dari Kupang juga mengikuti program serupa di Darwin. Saat itu, hubungan kedua kota semakin erat karena didukung penerbangan langsung Kupang–Darwin yang dilayani Merpati Airlines.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Belu, Pemerintah Kabupaten TTU, dan KADIN NTT berharap kerja sama tersebut dapat diaktifkan kembali. Selain memperkuat persahabatan antarpelajar, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris bagi siswa Indonesia sekaligus memperkenalkan Bahasa Indonesia kepada para pelajar di Australia.

Usai pertemuan, Ms. Ann Tan mengajak rombongan meninjau berbagai fasilitas pendidikan yang dimiliki St. John’s Catholic College. Rombongan mengunjungi ruang kelas, laboratorium, serta fasilitas pembelajaran berbasis vokasi yang modern.

Beberapa fasilitas yang menjadi perhatian antara lain ruang praktik memasak berstandar internasional, laboratorium bahasa, ruang komputer dan teknologi, fasilitas olahraga, hingga area praktik yang dirancang menyerupai restoran profesional. Seluruh sarana tersebut disiapkan untuk membekali siswa dengan keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal terbukanya kembali kerja sama pendidikan antara Nusa Tenggara Timur dan Australia, sekaligus memperluas peluang pengembangan sumber daya manusia melalui program pertukaran pelajar dan kolaborasi pendidikan internasional. *




Setelah 26 Tahun, Kota Kupang Kembali Dipercaya Jadi Tuan Rumah Jambore Daerah X Pramuka NTT

Kupang, nwartapedia.com  –  Setelah penantian selama 26 tahun, Kota Kupang kembali dipercaya menjadi tuan rumah Jambore Daerah X Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan bergengsi tersebut akan dipusatkan di Bumi Perkemahan Fatubena, Kelurahan Kolhua, Kota Kupang, setelah terakhir kali digelar di Bumi Perkemahan Manutapen pada tahun 2000.

Ketua Umum Panitia Pelaksana Jambore Daerah X Pramuka NTT, Kak Ambrosius Kodo, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur NTT selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka NTT dan Wakil Gubernur NTT selaku Ketua Harian Kwartir Daerah Gerakan Pramuka NTT atas dukungan penuh yang diberikan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang tulus kepada Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur NTT atas komitmen dan dukungan penuh terhadap pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Dukungan ini menjadi semangat dan motivasi bagi kami untuk menyelenggarakan Jambore Daerah Pramuka NTT X dengan sebaik-baiknya,” ujar Ambrosius Kodo.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Kota Kupang, khususnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, yang telah memberikan dukungan sehingga Kota Kupang kembali dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Jambore Daerah Pramuka NTT.

Menurut Ambrosius, kepercayaan kepada Kwartir Cabang Kota Kupang sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia optimistis Jambore Daerah X akan menjadi momentum mempererat persaudaraan antarsesama Pramuka Penggalang, memperkuat pendidikan karakter, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta meningkatkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda Nusa Tenggara Timur.

Panitia juga mengajak seluruh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka se-Provinsi NTT untuk berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan tersebut. Selain menjadi ajang pembinaan dan persahabatan, Jambore Daerah X juga menjadi bagian dari persiapan menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII, sehingga diharapkan mampu melahirkan Pramuka Penggalang yang tangguh, berkarakter, dan siap mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur di tingkat nasional.

Jika ingin lebih menarik perhatian pembaca, judul ini juga sangat kuat untuk SEO: “26 Tahun Menanti, Kota Kupang Kembali Gelar Jambore Daerah X Pramuka NTT”. **




Pajak Kendaraan Bermotor di MPP Kota Kupang Raih Rp2,24 Miliar, Pengguna Layanan Tembus 55 Ribu

Kupang, nwartapedia.com  –  Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang terus menunjukkan kinerja positif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sepanjang Semester I Tahun 2026, MPP Kota Kupang tidak hanya mencatat tingginya jumlah pengguna layanan, tetapi juga berhasil menghimpun penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga Rp2.246.111.093.

Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kupang, Wildrian R. Otta, S.STP., M.M., MPP terus menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan terintegrasi bagi masyarakat.

Berdasarkan data Semester I Tahun 2026, total pengguna layanan MPP mencapai 55.066 orang.

Dari jumlah tersebut, 52.572 orang dilayani di Kantor MPP Kota Kupang, 2.102 orang melalui layanan saat Car Free Day (CFD), dan 392 orang melalui layanan SABOAK.

Sementara itu, layanan Samsat yang tersedia di MPP Kota Kupang turut memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan daerah.

Total penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor selama Januari hingga Juni 2026 mencapai Rp2.246.111.093, dengan rincian Rp1.427.078.273 dari layanan di Kantor MPP, Rp612.489.294 dari layanan CFD, serta Rp206.543.526 dari layanan SABOAK.

Capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang disediakan MPP Kota Kupang.

Selain mempermudah pengurusan berbagai perizinan dan administrasi, kehadiran layanan Samsat di MPP juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan.

Pemerintah Kota Kupang melalui DPMPTSP berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses, transparan, dan profesional.

Masyarakat dapat mengakses berbagai layanan di Mal Pelayanan Publik Kota Kupang atau memperoleh informasi melalui WhatsApp 0815 5444 4888, serta akun Instagram dan Facebook Mal Pelayanan Publik Kota Kupang.

Dengan semangat “Beres dan Pasti untuk Masyarakat”, MPP Kota Kupang terus berinovasi menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor. (MI)




Kristo Blasin: Konser Amal Ledalero Choir Lampaui Target, Bangun Sinergi Umat Dukung Misi SVD

Kupang, nwartapedia.com  –  Ketua Panitia Konser Ledalero Choir, Kristo Blasin, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya konser musik, teater, dan lelang amal yang digelar di Graha Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berhasil melampaui target penggalangan dana, tetapi juga memperkuat sinergi antara umat dengan Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero dalam mendukung misi Serikat Sabda Allah (SVD).

“Puji Tuhan, dari sisi pencapaian target, konser amal ini berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Namun, bagi kami, pencapaian terbesar bukan hanya jumlah dana yang terkumpul, melainkan lahirnya sinergi yang kuat antara berbagai elemen umat dengan Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero serta tumbuhnya kepedulian terhadap misi SVD bagi dunia,” kata Kristo kepada nwartapedia.com usai konser.

Ia menjelaskan bahwa konser amal tersebut menjadi momentum untuk menggerakkan umat agar semakin peduli terhadap keberlangsungan lembaga pendidikan calon imam di Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.

Menurutnya, seminari memiliki peran penting dalam mendidik dan membina para calon imam yang kelak akan diutus melayani umat di berbagai negara.

Kristo menegaskan bahwa dukungan kepada seminari tidak boleh berhenti setelah konser selesai. Panitia berharap semangat berbagi yang telah tumbuh dapat terus berlanjut melalui gerakan donasi rutin dari umat.

“Kami ingin mengajak umat untuk mengumpulkan sedikit dari banyak orang. Donasi sebesar Rp10.000 setiap bulan mungkin terlihat kecil, tetapi jika dilakukan secara bersama-sama akan menjadi dukungan yang sangat berarti bagi pembinaan para calon imam di Ledalero,” ujarnya.

Menurut Kristo, misi pewartaan Injil bukan hanya menjadi tanggung jawab Serikat Sabda Allah (SVD), tetapi merupakan panggilan seluruh umat beriman. Karena itu, setiap orang dapat mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing.

“Kalau kita belum bisa mempersembahkan anak menjadi imam, biarawan, atau biarawati, kita tetap bisa ambil bagian dalam karya pewartaan dengan mendukung pendidikan mereka melalui donasi. Dengan cara itu, kita ikut serta dalam misi mewartakan Sabda Allah kepada dunia,” tegasnya.

Ia berharap keberhasilan Konser Ledalero Choir menjadi awal lahirnya gerakan solidaritas yang berkelanjutan bagi Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.

Menurutnya, kolaborasi antara umat, Gereja, para donatur, sponsor, dan berbagai elemen masyarakat akan menjadi kekuatan besar dalam menjaga keberlangsungan pendidikan calon imam yang nantinya akan berkarya di berbagai penjuru dunia.

Konser Musik Ledalero Choir yang dipadukan dengan pementasan teater dan lelang amal mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kota Kupang.

Selain menjadi ajang penggalangan dana, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, membangun kepedulian umat, serta memperkuat dukungan terhadap misi Gereja melalui Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero. (MI)




Isidorus Lilijawa: Konser Ledalero Choir Buktikan Seminari Tinggi Ledalero Tetap Hidup di Hati Umat

Kupang, nwartapedia.com – Sekretaris Panitia Konser Ledalero Choir, Isidorus Lilijawa, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas suksesnya konser, pementasan teater, dan lelang amal yang digelar di Graha Undana, Kupang, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, antusiasme umat, para donatur, dan sponsor menjadi bukti bahwa Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero tetap mendapat tempat istimewa di hati masyarakat.

Sebagai alumnus Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Isidorus mengaku bangga melihat para frater mampu menampilkan pertunjukan seni yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana membangun semangat animasi misi bersama umat di Kota Kupang.

“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik membawa Ledalero semakin dekat dengan umat. Seminari Tinggi Ledalero bukan hanya milik Serikat Sabda Allah (SVD), tetapi telah menjadi milik umat dan milik dunia. Karena itu, tanggung jawab merawat dan mengembangkan panggilan di seminari juga menjadi tanggung jawab seluruh umat,” ujarnya.

Sebagai Sekretaris Panitia, Isidorus menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh donatur, sponsor, umat, dan berbagai pihak yang telah memberikan perhatian serta dukungan bagi keberlangsungan Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero.

Ia mengungkapkan, kegiatan konser, teater, dan lelang amal tersebut berhasil menghimpun donasi dengan nilai yang cukup besar.

Capaian itu menjadi bukti nyata tingginya kepedulian masyarakat terhadap perkembangan lembaga pendidikan calon imam tersebut.

“Donasi yang terkumpul menjadi tanda bahwa Ledalero sudah menetap di hati umat, dan umat pun selalu menatap Ledalero dengan penuh harapan. Semoga melalui pentas seni ini, bukan hanya bantuan dana yang mengalir, tetapi juga doa, harapan, dan aksi nyata terbaik bagi kemajuan Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero,” tuturnya.

Konser Ledalero Choir yang dipadukan dengan pementasan teater serta lelang amal berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kota Kupang.

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero dengan umat sekaligus menggalang dukungan bagi pembinaan para frater dan keberlanjutan misi pendidikan calon imam di masa depan. (MI)




Diaspora Flobamora di Darwin Apresiasi Kunjungan KADIN NTT, Harapkan Akses Penerbangan Langsung ke Kupang

Darwin,nwartapedia.com  – Kunjungan rombongan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama pemerintah daerah dari Pulau Timor disambut antusias oleh keluarga besar Flobamora Indonesia of the Northern Territory dalam gathering yang digelar di Jingili Garden Park, Darwin, Sabtu (11/7/2026).

Ketua Flobamora Darwin, James Ratu Ludji, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momen yang sangat berarti bagi masyarakat NTT yang menetap di Australia.

“Kami sangat senang dan bangga menerima kunjungan dari Bupati Belu, Bupati TTU, Bupati Malaka, serta rombongan KADIN NTT yang dipimpin Bapak Bobby Lianto. Kehadiran mereka menjadi pelepas rindu bagi kami yang sudah lama berada di Darwin,” ujar James.

Ia berharap kunjungan ini menjadi awal dari hubungan yang semakin erat antara diaspora NTT di Australia dengan pemerintah daerah dan dunia usaha di Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, kolaborasi yang terbangun dapat memberikan dampak positif, baik bagi masyarakat Flobamora di Darwin maupun bagi pembangunan daerah di NTT.

Salah satu harapan besar yang disampaikan James adalah terwujudnya penerbangan langsung Darwin–Kupang, sehingga mobilitas masyarakat, pelaku usaha, maupun wisatawan menjadi lebih mudah.

“Kami berharap suatu hari nanti ada penerbangan langsung Darwin–Kupang. Dengan begitu kami akan lebih mudah pulang ke kampung halaman dan hubungan ekonomi maupun kekeluargaan akan semakin kuat,” katanya.

James juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, yang terus berupaya membangun kerja sama antara NTT dan Australia.

“Terima kasih kepada Pak Bobby Lianto atas segala perjuangannya. Kami mendoakan semua rencana yang sedang dijalankan dapat berhasil dan membawa kemajuan bagi NTT,” ungkapnya.

Gathering tersebut dihadiri rombongan yang dipimpin Dr. James Adam, bersama Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, Bupati Belu, Willybrodus Lay, Bupati Timor Tengah Utara, Yosep Falentinus Kebo, Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, dr. Andree Hartanto, dr. Herawati Lianto, Ketua KADIN Malaka Maria Fatima Kain, serta sejumlah tokoh lainnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semakin istimewa dengan kehadiran Wali Kota Darwin, Hon. Mr. Peter Styles, yang menunjukkan eratnya hubungan persahabatan antara Darwin dan Nusa Tenggara Timur.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, investasi, pariwisata, dan konektivitas antara NTT dan Australia. **




Ketua Pemuda Katolik NTT: Konser Ledalero Choir Hidupkan Kembali Jejak Karya Seminari Ledalero untuk Pembangunan NTT

Kupang, nwartapedia.con  –  Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Yuvensius Tukung, memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya Konser Ledalero Choir, pementasan teater, dan lelang amal yang digelar di Graha Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Yuvensius, penampilan para frater Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero tidak hanya menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga menghidupkan kembali semangat sejarah, iman, dan pelayanan yang selama puluhan tahun menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan di Nusa Tenggara Timur.

“Kita memberikan apresiasi atas kegiatan konser dan teater yang luar biasa ini. Melalui konser ini, Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero hadir semakin dekat dan menyatu dengan umat serta masyarakat luas. Dari momentum ini kita melihat relasi yang begitu erat dan terus bertumbuh antara seminari dan umat,” ujarnya.

Ia mengatakan, kedekatan tersebut semakin terasa karena para frater selama ini juga menjalani program live in, yakni hadir dan melebur di tengah kehidupan umat.

Menurutnya, suasana keakraban yang terbangun menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan semangat panggilan bagi generasi muda agar tertarik mengikuti jejak para frater menjadi calon imam di Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.

“Di tengah kecenderungan menurunnya minat kaum muda untuk masuk seminari, kegiatan seperti ini menjadi ruang yang sangat baik untuk memperkenalkan kehidupan para frater secara lebih dekat kepada masyarakat,” katanya.

Yuvensius juga mengapresiasi besarnya dukungan seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Mulai dari pemerintah, umat, paroki-paroki di Kota Kupang, media, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), Pemuda Katolik, Orang Muda Katolik (OMK), THS-THM, Persatuan Orang Tua Seminari, sponsor, hingga para donatur.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi fondasi yang kuat untuk memperkuat kolaborasi dan membangun sinergi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, sekaligus mendukung keberlangsungan karya Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.

“Antusiasme umat yang luar biasa menunjukkan bahwa Ledalero tetap memiliki tempat yang istimewa di hati masyarakat. Semangat kebersamaan ini harus terus dipelihara agar menjadi kekuatan dalam membangun Gereja dan masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Yuvensius menegaskan bahwa konser tersebut bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga membawa masyarakat kembali mengenang sejarah panjang karya pastoral Serikat Sabda Allah (SVD) dalam membangun Nusa Tenggara Timur.

“Konser ini membawa kita kembali ke ruang sejarah ketika para misionaris SVD tidak hanya berkarya di altar dan gereja, tetapi juga hadir membangun kehidupan masyarakat melalui berbagai bidang pembangunan,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat, khususnya generasi yang berusia 50 tahun ke atas, tentu masih mengingat kontribusi besar para misionaris seperti Pater Waser, Pater Stanis, Pater Thomas Krum di Manggarai, Pater Frans Lacner di Sabu, serta banyak pastor lainnya yang ikut membangun infrastruktur jalan, jembatan, sarana air bersih, hingga lembaga pendidikan.

Menurut Yuvensius, jejak pengabdian tersebut menjadi warisan berharga yang harus terus dirawat oleh seluruh elemen masyarakat.

“Ini menjadi momentum untuk menjaga agar sejarah besar karya Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero tetap hidup. Dukungan semua pihak, terutama umat, sangat penting agar Ledalero terus melahirkan pribadi-pribadi berkualitas yang mampu membangun daerah, melayani masyarakat, dan memperkuat pertumbuhan Gereja di masa depan,” tutupnya. (MI)