Christian Widodo Buka Ruang Anak Muda untuk Bangun Kota Kupang, IMM Beri Apresiasi
Kupang,nwartapedia.com — Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menegaskan pentingnya keterlibatan mahasiswa dan generasi muda dalam pembangunan Kota Kupang.
Hal tersebut disampaikan Christian Widodo dalam diskusi publik yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur (DPD IMM NTT).
Dalam kesempatan tersebut, Christian Widodo menyampaikan bahwa mahasiswa dan generasi muda tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi perlu diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan dan menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan di Kota Kupang.
Ketua DPD IMM NTT, Cakti Flobamorrinci A. Kirie, mengatakan diskusi tersebut digelar untuk membahas perkembangan pembangunan Kota Kupang di bawah kepemimpinan Christian Widodo sekaligus membuka ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Kota Kupang telah menunjukkan berbagai kemajuan. Hal-hal baik yang sudah dilakukan tentu patut diapresiasi dan dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain serta pemimpin-pemimpin masa depan,” ujar Cakti.
Namun, Cakti menegaskan IMM tidak ingin diskusi tersebut hanya menjadi ruang apresiasi.
Menurutnya, berbagai tantangan pembangunan juga perlu dibahas secara terbuka untuk menghasilkan gagasan dan rekomendasi bagi pembangunan Kota Kupang ke depan.
Ia berharap Pemerintah Kota Kupang terus membuka ruang partisipasi bagi masyarakat sipil, akademisi, mahasiswa, pemuda dan berbagai elemen lainnya.
Diskusi publik tersebut diikuti 167 peserta. Cakti mengatakan kegiatan itu dibiayai melalui swadaya internal pengurus DPD IMM NTT sebagai bentuk komitmen menghadirkan ruang intelektual dan dialog publik.
Cakti juga berharap berbagai capaian Pemerintah Kota Kupang menjadi dorongan bagi Christian Widodo untuk terus meningkatkan pelayanan dan pembangunan.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah, masyarakat sipil, akademisi, mahasiswa, pemuda, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat harus berada dalam satu ekosistem kolaborasi. IMM ingin menjadi bagian dari ekosistem itu,” pungkasnya. ***