KADIN NTT Dorong Free Trade Zone, Gubernur Melki Bidik Tiga Pasar Strategis
Kupang, nwartapedia.com — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur menggelar Coffee Morning bersama Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menjelang Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) VIII KADIN NTT yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Kamis (24/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas strategi penguatan ekonomi NTT, termasuk pengembangan kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ), investasi, serta perluasan pasar internasional.
Gubernur Melki Laka Lena yang hadir secara daring dari Jakarta mendorong KADIN dan pemerintah untuk mengoptimalkan tiga pasar, yakni pasar internasional, nasional, dan lokal.
Menurut Melki, posisi NTT yang berbatasan langsung dengan Timor-Leste dan berdekatan dengan Australia menjadi peluang untuk memperkuat perdagangan lintas negara.
“Pada aras internasional kita harus mengoptimalkan rencana dan desain Free Trade Zone yang mau kita bangun di NTT,” ujar Melki.
Ia juga mendorong penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk memperbesar kontribusi NTT terhadap perekonomian nasional.
Di sisi lain, pasar lokal juga perlu diperkuat agar pelaku usaha NTT mampu menjadi tuan rumah di daerah sendiri.
Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, mengatakan KADIN siap mendukung pemerintah dalam mempercepat rencana Free Trade Zone.
KADIN NTT sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan BP Batam dan KADIN Kepulauan Riau untuk mempelajari pengembangan kawasan perdagangan bebas, khususnya terkait kemudahan perizinan dan investasi.
Bobby menyebut penyusunan studi kelayakan awal Free Trade Zone NTT ditargetkan dapat diselesaikan tahun ini. KADIN juga siap membantu menjajaki calon investor.
Selain itu, KADIN NTT tengah membangun komunikasi dengan pelaku usaha dari Northern Territory, Australia.
Sekitar 15–20 pengusaha direncanakan berkunjung ke NTT untuk menjajaki peluang kerja sama.
Bobby juga mendorong terbentuknya konektivitas ekonomi Kupang–Dili–Darwin.
KADIN bahkan tengah menjajaki peluang penerbangan langsung Kupang–Dili menggunakan pesawat ATR.
Rapimprov VIII KADIN NTT sendiri dilaksanakan secara serentak bersama KADIN di seluruh Indonesia, baik secara tatap muka maupun daring.
Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi dunia usaha untuk merumuskan program dan strategi penguatan ekonomi NTT. (MI)