Bobby Lianto Bawa KADIN NTT Peduli Pasien dan Anak Panti di Manggarai

Ruteng, nwartapedia.com — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana ditunjukkan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui aksi sosial di Kabupaten Manggarai, Rabu (9/9/2026).

Aksi tersebut dipimpin langsung Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto bersama jajaran KADIN setelah menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) KADIN Manggarai di Aula SpringHill Hotel Ruteng.

Dalam agenda pelantikan tersebut, Bony Romas kembali dipercaya memimpin KADIN Kabupaten Manggarai. Kegiatan itu dihadiri Pemerintah Kabupaten Manggarai yang diwakili Kepala DPMPTSP Robertus Syukur dan Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Paulus Peos.

Usai pelantikan, Bobby Lianto bersama rombongan langsung mendatangi Rumah Sakit Lapangan Manggarai di sekitar Bandara Frans Sales Lega.

Kunjungan ini menjadi perhatian tersendiri setelah rombongan melihat kondisi pasien yang menjalani perawatan di dalam tenda. Pasien harus menghadapi kondisi panas pada siang hari dan dingin pada malam hari.

Situasi tersebut juga dirasakan anak-anak yang sedang menjalani perawatan. Sejumlah keluarga bahkan harus mengipasi pasien secara manual untuk membantu mengurangi rasa panas.

Merespons kondisi tersebut, KADIN NTT memutuskan memberikan dukungan berupa empat unit AC standing untuk digunakan di ruang perawatan Rumah Sakit Lapangan Manggarai.

Bobby Lianto mengatakan, bantuan tersebut didukung salah satu perusahaan yang berada di Jakarta melalui KADIN NTT.

“Ada perusahaan di Jakarta yang siap mensupport lewat KADIN NTT,” ungkap Bobby.

Ia memastikan pihaknya akan berupaya mempercepat pengiriman bantuan tersebut ke Manggarai.

“Kami usahakan secepatnya dapat dikirim ke sini, semoga dapat membantu para pasien secepatnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Keperawatan dan Kebidanan RSUD Ruteng, Ns. Jenny, S.Kep, yang mewakili Direktur RSUD Ruteng, menyampaikan terima kasih atas kepedulian KADIN NTT dan KADIN Manggarai.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta membantu menjawab kebutuhan di Rumah Sakit Lapangan Manggarai.

Kepedulian KADIN NTT tidak berhenti di Rumah Sakit Lapangan. Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Panti Asuhan Waepeca.

Di lokasi tersebut, KADIN NTT dan KADIN Manggarai menyerahkan bantuan kebutuhan pokok berupa beras, susu, minyak goreng dan sejumlah bahan kebutuhan lainnya.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh pimpinan Panti Asuhan Waepeca, Pater Rafael.

Melalui rangkaian aksi tersebut, KADIN NTT menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya bergerak dalam bidang dunia usaha, tetapi juga mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di tengah kondisi sulit yang dihadapi warga Manggarai.




Lurah Kolhua Dorong Pembentukan Bank Sampah, Warga Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Kupang, nwartapedia.com  —  Pemerintah Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, terus mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui pemilahan sampah dari rumah dan pembentukan unit bank sampah.

Lurah Kolhua, Yanti Marista Benu, S.Th, mengatakan program tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya penataan lingkungan di wilayah Kelurahan Kolhua.

Menurutnya, saat ini pelayanan pengangkutan sampah di Kelurahan Kolhua dilakukan oleh dua petugas menggunakan kendaraan roda tiga pengangkut sampah.

Sampah yang dikumpulkan dari warga kemudian dibawa ke tempat pembuangan sementara (TPS). Selanjutnya, sampah di TPS diangkut menggunakan kontainer dan armada dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang untuk dibawa ke tempat pemrosesan akhir (TPA).

“Biasanya dalam waktu satu atau dua hari sampah sudah diangkut dan dibawa ke TPA,” ujar Yanti kepada media ini, Rabu (9/9/2026).

Ia menjelaskan, sebelum dirinya menjabat sebagai lurah, warga Kelurahan Kolhua telah memiliki kesepakatan terkait iuran sampah sebesar Rp15 ribu.

Selain pelayanan pengangkutan, Kelurahan Kolhua kini mulai memperkuat upaya pengurangan sampah melalui pembentukan unit bank sampah.

Yanti mengatakan, rencana pembentukan bank sampah tersebut telah dibahas dalam musyawarah kelurahan dan akan dilakukan melalui kolaborasi dengan Kelurahan Belo, mengingat salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di wilayah Kelurahan Belo.

“Kami sudah turun ke lokasi sebanyak dua kali. Pada kunjungan kedua, warga sudah melakukan pemilahan sampah dan siap untuk ditimbang,” jelasnya.

Pihak Kelurahan Kolhua juga telah berkoordinasi dengan Bank Sampah Induk Mutiara Timur untuk mendukung proses pemilahan dan pengelolaan sampah di tingkat masyarakat.

Menurut Yanti, selama ini petugas di TPS juga telah melakukan pemilahan terhadap sampah yang masuk. Sampah yang masih memiliki nilai guna dipisahkan dan disimpan, sedangkan sampah yang tidak dapat dimanfaatkan kembali baru dibuang ke dalam kontainer.

“Ketika sampah datang, langsung dipilah dan yang masih bisa dimanfaatkan disimpan. Jadi yang masuk ke kontainer adalah sampah yang sudah tidak bisa digunakan lagi,” katanya.

Yanti menambahkan, terdapat dua lokasi yang akan menjadi bagian dari kolaborasi Kelurahan Kolhua dan Kelurahan Belo, yakni satu lokasi di Kelurahan Belo dan satu lokasi di wilayah Kelurahan Kolhua.

Kelurahan Kolhua juga telah menyampaikan rencana tersebut kepada RT/RW dan akan mengundang Bank Sampah Induk Mutiara Timur untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami berharap tidak ada halangan sehingga program ini bisa berjalan. Warga yang sudah melakukan pemilahan juga sudah masuk dalam binaan Bank Sampah Induk Mutiara Timur di Maulafa,” ujarnya.

Program tersebut, lanjut Yanti, menjadi bagian dari 90 hari kerja Lurah Kolhua dalam mendorong penataan dan pengelolaan lingkungan.

Untuk fasilitas persampahan, Kelurahan Kolhua saat ini memiliki satu TPS. Selain itu, terdapat TPS di kawasan Perumahan Lopo Indah yang dilengkapi kontainer.

Yanti mengakui, lokasi tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh warga Kelurahan Kolhua, tetapi juga menjadi tempat pembuangan sampah dari wilayah kelurahan lain.

“Kalau sudah menumpuk, kami langsung menghubungi DLHK untuk datang mengangkut,” katanya.

Karena lokasi TPS tersebut berada di wilayah Kelurahan Belo, Yanti menegaskan pentingnya kolaborasi kedua kelurahan dalam menangani persoalan sampah.

Pihaknya juga telah meminta ruang untuk dimanfaatkan sebagai lokasi pemilahan sampah dan telah mendapatkan titik terang terkait lokasi tersebut.

Dengan pembentukan bank sampah dan pemilahan dari sumber, Kelurahan Kolhua berharap volume sampah yang dibuang ke kontainer dan dibawa ke TPA dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. (MI)




INTI Kembali Salurkan 200 Paket Sembako untuk Korban Gempa Flores di Nagekeo

Nagekeo, nwartapedia.com — Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak gempa Flores. Sebanyak 200 paket sembako disalurkan kepada warga di Kabupaten Nagekeo, Minggu (30/8/2026).

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian INTI terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa. Penyaluran dikoordinasikan oleh Pengurus Cabang INTI Kabupaten Ende dan menyasar dua wilayah kecamatan.

Lokasi pertama berada di Kecamatan Nangaroro, tepatnya di tiga dusun yang berada di Desa Degalea.

Di wilayah tersebut, sebanyak 100 paket sembako disalurkan dengan nilai keseluruhan mencapai Rp15 juta. 

Paket bantuan terdiri dari beras, gula, mi instan dan minyak goreng.

Bantuan diterima oleh Kepala Desa Degalea, Adrianus Pati. Tim penyaluran di Kecamatan Nangaroro dipimpin oleh Ketua INTI Kabupaten Ende, Robby Tjieputra.

Selanjutnya, bantuan juga disalurkan di Kecamatan Mauponggo, tepatnya di Desa Ua, Kabupaten Nagekeo.

Sebanyak 100 paket sembako kembali diberikan kepada warga dengan total nilai bantuan sebesar Rp15 juta. Isi paket berupa beras, gula, mi instan dan minyak goreng.

Bantuan tersebut diterima oleh Kepala Desa Ua, Benyamin Meo. Tim yang bertugas di wilayah Mauponggo dipimpin oleh dr. Robiyanto Wahyudi dan Bruder Kristianus Riberu.

Kepala desa Ua, Benyamin Meo menyampaikan terimakasih kepada Perhimpunan Indonesia Tionghoa INTI yang berkenan datang dari jauh membantu warga desanya yang sedang terbeban berat akibat gempa 15 Agustus dan yang masih terus berulang.

“Hampir setiap hari kami alami gempa susulan yang membuat kami selalu siaga ketika tidur malam. Untuk itu mewakili warga, saya mengucapkan limpah terima kasih kepada INTI Ende sebagai perpanjangan tangan INTI seluruh Indonesia, datang dari jauh dalam ketulusan hati membantu kami disini.” ujanya.

dr.Robby mewakili team lapangan INTI selanjutnya menyampaikan Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan beban masyarakat yang masih berada dalam proses pemulihan pascabencana.

INTI menegaskan kepedulian terhadap korban bencana merupakan bagian dari semangat solidaritas dan gotong royong untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Flores yang terdampak gempa. (MI)




Bobby Lianto Lantik Pengurus KADIN Manggarai Timur, Maximilian Firman Demorin Kembali Memimpin

Borong, nwartapedia.com — Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, melantik Dewan Pengurus KADIN Kabupaten Manggarai Timur untuk periode 2026–2031.

Dalam pelantikan tersebut, Maximilian Firman Demorin kembali dipercaya memimpin KADIN Manggarai Timur untuk periode kedua.

Pelantikan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Manggarai Timur, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 19.00 WITA dan disaksikan langsung oleh Bupati Manggarai Timur Andreas Agas bersama jajaran pemerintah daerah.

Bobby Lianto hadir bersama sejumlah pengurus KADIN NTT. Turut hadir Wakil Ketua Umum KADIN NTT Bidang Ekonomi Christopher Samara dan Dewan Pakar KADIN NTT Stefanus Tani Temu.

Hadir pula Ketua KADIN Kabupaten Ende Haji Herry Jufry dan Ketua KADIN Kabupaten Nagekeo Sambu Aurelius.

Dalam sambutannya, Bobby Lianto memberikan ucapan selamat kepada Maximilian Firman Demorin dan jajaran pengurus KADIN Manggarai Timur yang kembali dipercaya menjalankan amanah organisasi.

Bobby juga memberikan apresiasi atas respons cepat KADIN Manggarai Timur dalam membantu masyarakat setelah bencana gempa melanda wilayah Flores.

Menurut Bobby, pada hari kedua setelah gempa, KADIN Manggarai Timur telah turun langsung ke lapangan untuk memberikan bantuan sosial berupa sembako serta melibatkan tenaga ahli kesehatan bagi masyarakat yang terdampak.

Bobby menegaskan, KADIN Indonesia melalui KADIN NTT bersama KADIN daerah se-Flores terus mengambil bagian dalam penanganan dampak gempa.

Sejumlah bantuan telah disalurkan kepada masyarakat, mulai dari beras dan bahan kebutuhan pokok lainnya, terpal, selimut hingga material bangunan.

Gerakan kemanusiaan tersebut tidak hanya dilakukan oleh KADIN, tetapi juga melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Di antaranya Yayasan Peduli Flores, Persekutuan Doa Zurich, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Laut serta Washeng Travel & Cargo.

Bobby mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen dunia usaha untuk hadir membantu masyarakat Flores yang terdampak bencana.

Usai prosesi pelantikan, kegiatan langsung dilanjutkan dengan penyerahan bantuan di Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores Kabupaten Manggarai Timur.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi simbol bahwa pelantikan kepengurusan KADIN Manggarai Timur tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat.

Sementara itu, Bupati Manggarai Timur Andreas Agas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dunia usaha yang telah ikut membantu pemerintah dalam menangani dampak serta pemulihan pascagempa.

Menurutnya, dukungan dunia usaha sangat berarti dalam memperkuat upaya pemerintah membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Andreas juga mengapresiasi sinergi yang dibangun KADIN Indonesia melalui KADIN NTT bersama berbagai asosiasi dunia usaha, termasuk Apindo NTT dan REI NTT, dalam mendukung penanganan bencana di Flores.

Dengan kembali dipercayanya Maximilian Firman Demorin memimpin KADIN Manggarai Timur, organisasi dunia usaha tersebut diharapkan semakin aktif mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat kontribusi sosial bagi masyarakat.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara KADIN, pemerintah daerah dan berbagai elemen dunia usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi maupun kondisi kebencanaan di Manggarai Timur dan wilayah Flores secara lebih luas. **