Dari Taman Nostalgia Kupang, PSI NTT Kirim Doa dan Dukungan untuk Korban Bencana Flores
Kupang, nwartapedia.com — Kepedulian terhadap warga yang masih menghadapi dampak bencana di Flores ditunjukkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui doa bersama dan aksi solidaritas.
Kegiatan yang berlangsung di Taman Nostalgia, Kota Kupang, Selasa (8/9/2026) malam, menjadi ruang bagi jajaran PSI NTT untuk menyampaikan dukungan moril kepada masyarakat yang terdampak gempa dan erupsi.
Suasana kegiatan diawali dengan penyalaan lilin. Setelah itu, peserta mengikuti doa lintas agama untuk keselamatan masyarakat serta berharap kondisi di wilayah terdampak segera kembali normal.
Sekretaris DPW PSI NTT sekaligus Ketua Fraksi PSI DPRD Provinsi NTT, Junaidin Mahasan, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian PSI terhadap masyarakat Flores yang hingga kini masih merasakan dampak bencana.
Ia mengatakan, seluruh jajaran PSI NTT, mulai dari DPW hingga pengurus di tingkat daerah dan ranting, ikut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Kami berkumpul malam ini untuk mendoakan saudara-saudara kita yang terkena bencana. Semoga mereka yang berada di pengungsian diberikan kekuatan dan bencana yang terjadi segera berakhir,” kata Junaidin.
Junaidin menjelaskan, kepedulian PSI tidak hanya dilakukan melalui doa. Sejak bencana terjadi pada 15 Agustus 2026, pengurus PSI NTT telah turun langsung ke sejumlah wilayah terdampak.
Menurutnya, pengurus DPW mulai bergerak pada 16 Agustus, kemudian pada 17 Agustus mendapat dukungan dari jajaran DPP PSI.
Tim kemudian melakukan kegiatan kemanusiaan di sejumlah wilayah, termasuk Labuan Bajo, Manggarai Barat hingga Maumere.
Selain masyarakat terdampak, PSI juga memberikan perhatian kepada mahasiswa asal daerah bencana yang saat ini berada di Kota Kupang.
“Kami juga memberikan bantuan kepada mahasiswa yang daerah asalnya ikut terdampak. Kami memahami bahwa kondisi orang tua mereka mungkin belum memungkinkan untuk mengirim biaya hidup seperti biasanya,” jelasnya.
Junaidin memastikan pendataan terhadap mahasiswa terdampak masih akan dilakukan sehingga bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan dan kemampuan.
Pengurus DPW PSI NTT, Martha Kolo, mengatakan doa bersama tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus dukungan psikologis bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Menurut Martha, masyarakat terdampak bencana membutuhkan perhatian dari berbagai pihak, bukan hanya dalam bentuk bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga dukungan moral.
“Ketika saudara-saudara kita sedang mengalami musibah, yang paling penting adalah mereka tahu bahwa masih banyak orang yang peduli dan berdiri bersama mereka,” ujar Martha.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat Kota Kupang memperkuat rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.
Martha menambahkan PSI NTT akan terus berupaya mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan sesuai kemampuan organisasi.
“Bencana adalah persoalan kemanusiaan. Karena itu, kepedulian juga harus menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap semangat solidaritas ini terus hidup dan tidak berhenti setelah kegiatan malam ini,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki, sejumlah anggota DPRD Provinsi NTT dan DPRD Kota Kupang, serta jajaran pengurus PSI NTT, PSI Kabupaten Kupang dan PSI Kota Kupang. (MI)