Peduli Korban Gempa Flores, INTI Ende Distribusikan Bantuan ke Warga Terdampak
Ende, nwartapedia.com – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores terus ditunjukkan berbagai pihak.
Salah satunya Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) melalui Pengurus Cabang INTI Ende yang menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga terdampak.
Penyaluran bantuan dilakukan pada Selasa, 25 Agustus 2026, di Desa Rukuramba dan Desa Nemboramba, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende.
Pengurus Cabang INTI Ende yang dipimpin Ketua Robby Tjieputra turun langsung bersama Wakil ketua Br.Kristianus Riberu dan dr.Robby Wahyudi dan jajaran pengurus lain mendistribusikan bantuan kepada masyarakat.
Sebanyak 100 paket bantuan disiapkan untuk warga terdampak.
Setiap paket bantuan berisi sejumlah kebutuhan pokok, yakni beras, minyak goreng dan gula pasir.
Bantuan disalurkan secara langsung kepada masyarakat, baik di tenda-tenda pengungsian maupun ke rumah-rumah warga.
Pola penyaluran tersebut dilakukan agar bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Dalam penanganan dampak gempa di Flores, Pengurus Cabang INTI Ende berperan sebagai koordinator lapangan (korlap).
Peran tersebut tidak terlepas dari posisi Ende yang juga termasuk wilayah terdampak serta letaknya yang relatif dekat dengan wilayah bagian barat Flores yang mengalami dampak bencana cukup parah.
Saat ini, kepengurusan INTI di wilayah Flores telah terbentuk di beberapa kabupaten, yakni Lembata, Flores Timur, Sikka dan Ende.
Keberadaan kepengurusan tersebut turut memperkuat koordinasi dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Flores.
Aksi sosial INTI tidak berhenti di Kabupaten Ende. Pada hari yang sama, bantuan juga disalurkan kepada masyarakat terdampak di Desa Golo Lero, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur.
Penyaluran bantuan di dua wilayah tersebut menjadi wujud solidaritas INTI bagi masyarakat Flores yang tengah menghadapi dampak bencana.
Melalui bantuan kebutuhan pokok tersebut, INTI berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama warga yang masih berada di pengungsian maupun mereka yang terdampak langsung akibat gempa.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi dan kepedulian berbagai elemen masyarakat dalam membantu warga yang sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana. **
