Lurah Kuanino Fokus Benahi Sampah, TPS Rusak dan Sampah Berserakan Jadi Perhatian
Kupang, nwartapedia.com – Persoalan sampah menjadi salah satu perhatian utama Lurah Kuanino, Sem Tse, S.Pi, dalam menjalankan program kerja 90 hari sejak dilantik pada 10 Agustus 2026.
Sem Tse mengatakan, pembenahan kebersihan lingkungan menjadi bagian penting dari upaya mendukung program strategis Pemerintah Kota Kupang.
Salah satu fokusnya adalah memastikan tempat pembuangan sementara (TPS) dapat berfungsi dengan baik dan masyarakat memiliki tempat membuang sampah yang layak.
Hal itu disampaikan Sem Tse saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, di Kelurahan Kuanino terdapat sejumlah TPS yang selama ini dimanfaatkan masyarakat. Namun, beberapa TPS mengalami kerusakan sehingga perlu mendapat perhatian dan pembenahan.
“Yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana TPS yang ada bisa dimaksimalkan. Ada beberapa tempat yang kondisinya sudah rusak dan tidak layak, sehingga perlu kami benahi kembali,” ujar Sem Tse.
Ia menambahkan, pihak kelurahan terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Sosialisasi dilakukan melalui pertemuan dengan RT dan RW maupun ketika aparat kelurahan turun langsung ke masyarakat.
Namun, persoalan tidak berhenti pada ketersediaan TPS. Sem Tse mengakui masih ditemukan sampah yang kembali berserakan setelah dibuang di TPS.
Menurutnya, terdapat sampah yang sebelumnya telah dipilah, tetapi kemudian dibongkar kembali sehingga kondisi di sekitar TPS menjadi tidak tertata.
Karena itu, Kelurahan Kuanino akan berupaya menata kembali sistem pengelolaan sampah, termasuk mendorong pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
“Ke depan kami ingin ada penataan yang lebih baik. Kalau sampah sudah dipilah, nantinya bisa diatur sehingga sampah yang masih bisa dimanfaatkan dapat diambil oleh kelompok atau masyarakat yang bergerak di bidang pengelolaan sampah,” jelasnya.
Sem Tse menegaskan, pembenahan pengelolaan sampah membutuhkan kerja sama antara pemerintah kelurahan, RT/RW, dan masyarakat.
Dengan dukungan semua pihak, ia berharap program 90 hari kerja dapat memberikan perubahan nyata terhadap kebersihan lingkungan di Kelurahan Kuanino.
Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Kesejahteraan Masyarakat Kelurahan Kuanino, J.E. Djaha Tang, mengatakan pihaknya telah menerima bantuan 14 kontainer sampah untuk mendukung pengelolaan sampah di wilayah tersebut.
Sebanyak 6 kontainer berasal dari kecamatan, sedangkan 8 kontainer lainnya merupakan bantuan dari DLHK.
Kontainer tersebut telah disebarkan ke sejumlah titik berdasarkan hasil kesepakatan bersama RT dan RW.
“Kontainernya sudah kami sebarkan ke titik-titik yang sudah disepakati bersama para RT dan RW,” ungkapnya.
Selain menempatkan kontainer, pihak kelurahan bersama RT dan RW juga berencana melakukan rehabilitasi TPS di RT 16 melalui swadaya masyarakat.
Rehabilitasi tersebut diharapkan dapat mengembalikan fungsi TPS sekaligus membuat kawasan di sekitarnya lebih tertata.
Setelah TPS diperbaiki, sejumlah kontainer yang berada di bagian belakang lokasi juga akan ditata kembali.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi sampah yang berserakan dan membuat masyarakat lebih nyaman saat membuang sampah. (MI)