Wali Kota Kupang: Kebersihan, Kota Kupang Harus Jadi Budaya Bersama
Kupang, nwartapedia.com — Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo mengajak masyarakat menjadikan kebersihan sebagai bagian dari budaya dan karakter kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Gala Dinner Komunitas Beta Bersih di Hotel Harper Kupang, Rabu malam, 5 Agustus 2026.
Gala dinner tersebut menjadi ajang apresiasi bagi masyarakat dan komunitas yang aktif mengambil bagian dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kota Kupang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Satgas Lomba Kebersihan Paulus Irsan Dardana, peraih prestasi dunia matematika Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay atau Nono, tim Abacus in Action, serta sejumlah mitra dan komunitas masyarakat.
Dalam sambutannya, Christian mengatakan pembangunan kota tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat melalui gerakan berbasis komunitas menjadi kekuatan penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk persoalan kebersihan.
Menurut Christian, gerakan seperti Beta Bersih dan Koperanku menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kemampuan untuk bergerak secara mandiri dan membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Ia menilai kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar apabila dilakukan bersama-sama.
Christian juga menghubungkan pentingnya konsistensi tersebut dengan perjalanan prestasi Nono.
Menurutnya, prestasi besar maupun budaya hidup bersih sama-sama membutuhkan kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus dengan disiplin.
“Menjadikan kota ini bersih dimulai dari konsistensi gerakan-gerakan kecil yang dilakukan setiap hari hingga menjadi budaya. Gedung bisa dibangun dalam hitungan bulan atau tahun, tetapi membangun karakter membutuhkan komitmen yang jauh lebih panjang,” tegas Christian.
Dalam kesempatan tersebut, Christian menunjukkan dukungannya terhadap gerakan kebersihan berbasis masyarakat dengan memberikan bantuan pribadi sebesar Rp5 juta.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan operasional Lomba Satgas Kebersihan.
Tidak hanya itu, Christian juga menyerahkan sebuah telepon pintar kepada Nono sebagai bentuk penghargaan atas prestasinya di tingkat dunia yang turut membawa nama Nusa Tenggara Timur ke kancah internasional.
Kehadiran Nono bersama tim Abacus in Action menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian dalam acara tersebut.
Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
Christian menegaskan bahwa pembangunan Kota Kupang membutuhkan kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari semakin kuatnya kepedulian sosial, karakter masyarakat, serta budaya saling membantu.
Karena itu, ia mengajak komunitas, organisasi masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh warga untuk terus mengambil bagian dalam berbagai gerakan positif yang memberikan manfaat bagi kota.
“Datang bersama adalah sebuah awal, tetap bersama adalah kemajuan, dan bekerja bersama adalah keberhasilan. Kota ini akan menjadi lebih baik apabila pemerintah dan masyarakat terus berjalan berdampingan,” pungkasnya.
Gala Dinner Beta Bersih diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan apresiasi, tetapi menjadi momentum untuk memperluas gerakan kebersihan berbasis masyarakat sehingga Kota Kupang semakin bersih, nyaman, dan memiliki budaya hidup bersih yang kuat. **