KADIN NTT Bangun Dapur MBG 3T Terbanyak, Bobby Lianto Hadiri Pertemuan Bersama Presiden Prabowo

Jakarta, nwartapedia.com  –  Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengundang para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia untuk menghadiri pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.

Pertemuan tersebut dihadiri sekitar 150 pengusaha dari 30 provinsi di Indonesia. Hadir pula seluruh Ketua Umum KADIN Provinsi se-Indonesia serta perwakilan dari 30 asosiasi yang merupakan Anggota Luar Biasa (ALB) KADIN sebagai organisasi induk dan payung dunia usaha di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir sejumlah menteri yang mendampingi Presiden Prabowo, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Wijaya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait, COO Danantara Dony Oskaria, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, serta Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani.

Rombongan KADIN Indonesia dipimpin Ketua Umum Anindya Novyan Bakrie dan hadir bersama para pengusaha dari berbagai sektor usaha di seluruh Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Ketua Umum KADIN NTT, Dr. (Cand.) Bobby Lianto, M.M., MBA.

Pertemuan berlangsung kurang lebih tiga jam. Acara diawali dengan Presiden Prabowo mengabsen satu per satu nama peserta, khususnya para Ketua KADIN dari 30 provinsi.

Presiden Prabowo kemudian memberikan arahan sekaligus memaparkan kondisi negara, perkembangan perekonomian, serta visi dan berbagai program pemerintah kepada para pengusaha yang hadir.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Novyan Bakrie juga memaparkan empat quick wins KADIN Indonesia dalam mendukung program Pemerintah Republik Indonesia.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga saat ini, KADIN Indonesia telah berkontribusi dalam pembangunan 866 dapur MBG, dengan 183 dapur berada di wilayah 3T, yakni daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi KADIN NTT. Pasalnya, KADIN NTT menjadi KADIN daerah dengan kontribusi pembangunan dapur MBG 3T terbanyak di Indonesia.

Atas kontribusi tersebut, Presiden Prabowo memberikan apresiasi kepada KADIN Indonesia yang dinilai turut mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.

Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto menyampaikan bahwa selama kurang lebih tiga jam pertemuan, Presiden Prabowo menjelaskan secara mendalam konsep berpikir serta berbagai program pemerintah.

Menurut Bobby, arahan Presiden memberikan wawasan kebangsaan sekaligus wawasan internasional kepada para pengusaha yang hadir.

Bobby juga menyampaikan rasa bangganya karena KADIN NTT dapat ikut berkontribusi dalam mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah, khususnya melalui pembangunan dapur MBG di wilayah 3T.

Selain menjadi daerah dengan kontribusi pembangunan dapur MBG 3T terbanyak, KADIN NTT juga merupakan salah satu KADIN daerah yang memperoleh penghargaan sebagai KADIN daerah teraktif.

Capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi dunia usaha di NTT dalam mendukung program nasional serta memperkuat peran KADIN sebagai mitra strategis pemerintah.

Kehadiran Bobby Lianto dalam pertemuan bersama Presiden Prabowo sekaligus menjadi momentum bagi KADIN NTT untuk menyampaikan kontribusi dunia usaha daerah dalam mendukung pembangunan nasional, terutama dalam pelaksanaan program yang menyentuh langsung masyarakat di wilayah 3T. **




Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Narasumber Annual Meeting Project CERAH di Bali

Denpasar,nwartapedia.com –  Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menjadi salah satu narasumber dalam Annual Meeting Project Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan (CERAH) yang diselenggarakan Plan International Indonesia di Denpasar, Bali, Selasa (4/8/2026).

Annual Meeting Project CERAH dihadiri Program Director Plan International Indonesia bersama jajaran program area dari dua wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan Project CERAH, yakni Kota Kupang dan Kabupaten Sumbawa.

Dari Kota Kupang, kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Bappeda Kota Kupang, Andre Ota, tim pengelola keuangan Project CERAH serta staf Plan International Area Kupang.

Dalam sesi talk show, Isidorus Lilijawa memaparkan berbagai bentuk kolaborasi antara Perumda Air Minum Kota Kupang, Pemerintah Kota Kupang dan Plan International melalui Project CERAH, khususnya dalam mendukung pengembangan serta peningkatan tata kelola pelayanan air minum.

Isidorus menyampaikan apresiasi kepada Plan International atas dukungan dan fasilitasi yang telah diberikan kepada Perumda Air Minum Kota Kupang.

Menurutnya, sejumlah program yang telah dilaksanakan bersama memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas pegawai sekaligus penguatan pengelolaan sumber daya air di Kota Kupang.

Salah satu kegiatan yang telah dilakukan adalah aksi konservasi air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Liliba dan DAS Kolhua.

Selain konservasi, Plan International juga memberikan dukungan dalam pengembangan kapasitas melalui pelatihan Non-Revenue Water (NRW) bagi sekitar 50 pegawai Perumda Air Minum Kota Kupang.

Pegawai Perumda juga mendapatkan pelatihan mengenai neraca air sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan dan efisiensi sumber daya air.

“Terima kasih kepada Plan International karena melalui Project CERAH kami sudah mendapatkan dukungan dan fasilitasi untuk pengembangan air minum di Kota Kupang,” kata Isidorus.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Real Demand Survey (RDS) atau survei kebutuhan nyata terkait pelayanan air minum di zona pelayanan SPAM Dendeng.

Menurut Isidorus, hasil survei tersebut memberikan banyak masukan bagi Perumda Air Minum Kota Kupang untuk melakukan evaluasi dan tindak lanjut, terutama berkaitan dengan tata kelola air bersih, kinerja petugas serta standar operasional pelayanan.

Kolaborasi lainnya diwujudkan melalui dukungan terhadap program biopori atau program “tanam air” yang saat ini telah dilaksanakan di 14 kelurahan di Kota Kupang.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendukung konservasi air dan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Isidorus berharap dukungan Plan International terhadap Perumda Air Minum Kota Kupang dapat terus dilanjutkan dan diperluas.

Ia mengatakan, selama ini dukungan yang diberikan cukup banyak berfokus pada pengembangan kapasitas.

Ke depan, ia berharap Plan International dapat turut mendukung aksi-aksi nyata di lapangan.

“Kami berharap tahun depan Plan International bisa hadir langsung dalam aksi-aksi nyata di lapangan, misalnya melalui kegiatan sambungan rumah maupun perbaikan-perbaikan jaringan,” harapnya.

Sementara itu, Program Director Plan International Indonesia, Ida Ngurah, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang dan Perumda Air Minum Kota Kupang yang telah terlibat dalam kolaborasi melalui Project CERAH.

Ida Ngurah menilai terdapat peluang bagi Plan International untuk terus memberikan dukungan dan fasilitasi kepada Perumda Air Minum Kota Kupang, baik melalui program pengembangan kapasitas maupun aksi-aksi lanjutan lainnya.

Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota Kupang dengan Plan International serta Perumda Air Minum Kota Kupang dengan Plan International dapat terus berjalan dalam semangat saling mendukung.

Menurutnya, keberlanjutan kolaborasi tersebut penting agar berbagai program Plan International dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Kota Kupang.

Annual Meeting Project CERAH di Bali menjadi momentum bagi para pihak untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan air dan lahan serta peningkatan pelayanan air minum yang berkelanjutan di Kota Kupang. (MI)




Kasus Dugaan Penipuan Rp330 Juta, Pengacara Bildat Thonak Dilaporkan ke Polda NTT

Kupang, nwartapedia.com – Kasus dugaan penipuan yang berkaitan dengan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) kini bergulir di Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT).

Seorang pengacara, Bildat Torina M. Thonak, S.H., dilaporkan ke Polda NTT atas dugaan tindak pidana penipuan atau perbuatan curang.

Laporan tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/294/VIII/2026/SPKT/Polda Nusa Tenggara Timur, yang diterima SPKT Polda NTT pada Senin, 3 Agustus 2026.

Kuasa hukum pelapor, Fransisco Bessi, mengatakan laporan tersebut berawal dari perkara gugatan perdata terkait pemberhentian Direktur Utama Bank NTT yang sebelumnya ditangani oleh Bildat Thonak sebagai kuasa hukum Izak Eduard Rihi.

Perkara tersebut kemudian berproses hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung.

Menurut Fransisco, dalam perjalanan perkara tersebut terdapat dugaan janji kemenangan pada tingkat kasasi serta permintaan uang koordinasi yang disebut mencapai Rp330 juta.

Namun, permohonan kasasi yang diajukan pada akhirnya ditolak oleh Mahkamah Agung.

“Klien kami merasa telah ditipu karena ada rangkaian janji kemenangan yang disampaikan berulang kali, termasuk klaim memiliki akses kepada pihak-pihak tertentu di Mahkamah Agung,” kata Fransisco di Kupang, Senin (3/8/2026).

Pelapor Serahkan Bukti Percakapan

Fransisco mengatakan pihaknya telah menyerahkan sejumlah bukti kepada penyidik Polda NTT untuk mendukung laporan tersebut.

Salah satu bukti yang diserahkan berupa percakapan elektronik yang menurut pihak pelapor berkaitan dengan dugaan rangkaian janji kemenangan dalam perkara kasasi.

Selain bukti elektronik, pihak pelapor juga telah menyiapkan sejumlah saksi yang akan dimintai keterangan oleh penyidik.

“Ada sekitar lima orang saksi yang kami siapkan untuk memberikan keterangan. Kami berharap rangkaian peristiwa ini dapat menjadi terang,” ujar Fransisco.

Ia menyebut salah satu saksi berinisial L dinilai mengetahui bagian penting dari perkara tersebut.

Fransisco berharap laporan itu dapat diproses secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menurut dia, proses hukum diperlukan untuk memberikan kepastian mengenai dugaan peristiwa yang dilaporkan sekaligus mencegah terjadinya persoalan serupa.

Aduan Etik Juga Masuk ke KAI NTT

Tidak hanya membuat laporan pidana, pihak pelapor juga mengadukan dugaan pelanggaran kode etik profesi advokat kepada DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Provinsi NTT.

Ketua DPD KAI NTT, Erryc Save Oka Mamoh, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pengaduan terhadap salah satu anggota KAI.

“Prinsipnya DPD menerima laporan dan meneruskannya kepada Dewan Kehormatan,” kata Erryc kepada wartawan di Kantor DPD KAI NTT.

Erryc menjelaskan, DPD KAI NTT tidak memiliki kewenangan untuk menentukan apakah seorang anggota terbukti melakukan pelanggaran kode etik.

Menurutnya, kewenangan untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan penilaian terkait dugaan pelanggaran kode etik berada pada Dewan Kehormatan.

“Kami melindungi seluruh anggota, tetapi proses harus berjalan sesuai prosedur organisasi,” tegasnya.

Ia memastikan DPD KAI NTT akan tetap bersikap netral dan tidak berpihak kepada pelapor maupun terlapor.

Izak Jelaskan Alasan Membuat Laporan

Sementara itu, Izak Eduard Rihi mengatakan keputusan untuk menempuh jalur hukum diambil setelah dirinya merasa persoalan tersebut tidak menemukan penyelesaian yang diharapkan.

“Saya datang dengan itikad baik. Masalah ini sudah lama saya tahan, tetapi karena tidak ada itikad baik maka saya memutuskan melapor,” ujar Izak.

Ia juga menanggapi laporan yang sebelumnya dibuat pihak terlapor terhadap dirinya di Polresta Kupang Kota terkait dugaan penyebaran kabar bohong.

Menurut Izak, dirinya hanya menjalankan langkah hukum dengan menyampaikan somasi dan pengaduan kepada organisasi profesi advokat.

“Menurut saya ini salah alamat. Yang kami lakukan adalah menyampaikan somasi dan pengaduan ke DPD KAI. Kenapa somasi tidak dijawab, tetapi justru memberikan tanggapan melalui media,” katanya. **