Diundang Khusus FMIPA UGM, SMA Katolik Giovanni Kupang Buka Peluang Kolaborasi Pendidikan
Kupang,nwartapedia.com — SMA Katolik Giovanni Kupang mendapat undangan khusus dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengikuti International Workshop Penguatan Kemitraan Pendidikan yang berlangsung di Yogyakarta, 29–31 Juli 2026.
Kepala SMA Katolik Giovanni Kupang, RD. Drs. Stefanus Mau, Pr., atau yang akrab disapa Romo Stef, hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai perwakilan sekolah.
Undangan khusus tersebut menjadi momentum penting bagi SMA Katolik Giovanni Kupang untuk memperluas jaringan kerja sama sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam pengembangan kualitas pendidikan.
Workshop internasional tersebut mengangkat tema “Strengthening Teachers’ Science and Technology Literacy Through Coaching Program” dan mempertemukan unsur perguruan tinggi, kepala sekolah serta tenaga pendidik dari berbagai daerah.
Kegiatan diarahkan untuk memperkuat hubungan antara pendidikan menengah dan perguruan tinggi, khususnya dalam meningkatkan literasi sains dan teknologi bagi para pendidik.
Dalam kegiatan tersebut, empat sekolah dari Nusa Tenggara Timur mendapat kesempatan untuk hadir.
Keempatnya yakni SMA Katolik Giovanni Kupang, SMA Arnoldus Janssen Kupang, SMA Katolik Regina Pacis Bajawa, dan SMA Negeri 1 Kota Kupang.
Kehadiran sekolah-sekolah tersebut menjadi kesempatan bagi lembaga pendidikan di NTT untuk memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring dengan institusi pendidikan tinggi.
Bagi SMA Katolik Giovanni Kupang, kesempatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan peserta didik menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai penguatan literasi sains dan teknologi bagi guru.
Selain itu, peserta diperkenalkan dengan konsep coaching program sebagai salah satu pendekatan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga pendidik.
FMIPA UGM juga memperkenalkan sejumlah program akademik dan pengembangan sumber daya manusia, termasuk International Undergraduate Program (IUP), program Magister, penelitian, inovasi, serta peluang pengembangan kerja sama antara sekolah dan perguruan tinggi.
Informasi tersebut membuka ruang bagi sekolah untuk mengenal lebih jauh berbagai peluang pendidikan lanjutan dan pengembangan kompetensi bagi guru maupun siswa.
International Workshop tersebut menghadirkan sejumlah pembicara dari dalam dan luar negeri.
Di antaranya Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA., Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM; Prof. Lee Hon-man, Ph.D. dari National Changhua University of Education, Taiwan; Dr.-Ing. Hutomo Suryo Wasisto, M.Eng. dari Infineon Technologies AG, Jerman; serta Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., Dekan FMIPA UGM.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi mengenai berbagai tantangan pendidikan, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), serta penjajakan peluang kemitraan dan inovasi pendidikan.
Keikutsertaan SMA Katolik Giovanni Kupang dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui kolaborasi dan inovasi.
Penguatan literasi sains dan teknologi menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan guru dan siswa menghadapi perubahan serta tantangan pendidikan di masa depan.
Melalui jejaring kemitraan yang semakin luas, SMA Katolik Giovanni Kupang berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, kompetensi, kreativitas, dan kesiapan siswa menghadapi persaingan global.
Dari Nusa Tenggara Timur, GIVANS terus mendorong langkah-langkah strategis untuk membangun pendidikan yang lebih maju dan berkualitas.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai yang terus dihidupi SMA Katolik Giovanni Kupang:
Love • Service • Obedience
Cinta • Pelayanan • Ketaatan. ***