Sekretaris PD PERPAMSI NTT: Kolaborasi dan SDM Berkualitas Jadi Kunci Transformasi Layanan Air Minum

Kupang, nwartapedia.com  – Sekretaris Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia Nusa Tenggara Timur (PD PERPAMSI NTT), Isidorus Lilijawa, S.Fil., MM menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus utama kepengurusan baru dalam mendorong transformasi pelayanan air minum di NTT.

Hal itu disampaikan Isidorus Lilijawa saat ditemui nwartapedia.com di ruang kerjanya, Rabu (22/7/2026).

Menurutnya, komposisi kepengurusan PD PERPAMSI NTT periode 2026–2030 yang didominasi generasi muda diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi Perumda Air Minum di seluruh kabupaten dan kota di NTT.

“Hadirnya energi-energi muda kami harapkan mampu mempercepat pembenahan sektor air minum di NTT. Yang paling penting adalah membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan pemerintah, baik Pemerintah Provinsi NTT maupun pemerintah kabupaten dan kota, sehingga berbagai persoalan pelayanan air minum dapat diselesaikan bersama,” ujar Isidorus.

Ia mengatakan, PD PERPAMSI NTT akan memperbanyak forum komunikasi dengan Gubernur NTT, para bupati, dan wali kota untuk membahas perkembangan pelayanan air minum berdasarkan hasil evaluasi dan berbagai catatan yang telah dihimpun dari seluruh Perumda Air Minum.

Selain itu, organisasi juga akan memanfaatkan hasil pendampingan dan masukan dari BPKP Perwakilan NTT sebagai dasar dalam memperbaiki tata kelola perusahaan serta meningkatkan profesionalisme pengelolaan Perumda Air Minum.

Isidorus menjelaskan, salah satu program prioritas adalah menghadirkan pelatihan teknis dan pengembangan kapasitas SDM di Kota Kupang.

Selama ini, sebagian besar pelatihan masih dilaksanakan di Pulau Jawa dan Bali sehingga membutuhkan biaya yang cukup besar bagi peserta dari NTT.

“Ke depan kami ingin pelatihan-pelatihan tersebut dapat dilaksanakan di Kupang dengan menghadirkan narasumber dari PERPAMSI Pusat. Dengan begitu, biaya menjadi lebih ringan dan semakin banyak pegawai Perumda Air Minum yang bisa mengikuti peningkatan kompetensi,” jelasnya.

Selain pelatihan, PD PERPAMSI NTT juga akan mendorong semakin banyak direksi dan pegawai Perumda Air Minum memiliki sertifikasi kompetensi, mulai dari jenjang muda, madya hingga utama.

Tidak hanya itu, pihaknya akan membuka peluang lebih luas bagi putra-putri NTT untuk memperoleh beasiswa di Akademi Tirta sebagai lembaga pendidikan yang mencetak tenaga profesional di bidang pengelolaan air minum.

“Kami ingin semakin banyak SDM dari NTT yang memperoleh kesempatan belajar melalui beasiswa. Setelah kembali ke daerah masing-masing, mereka diharapkan mampu menerapkan ilmu dan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sebagai bagian dari penguatan organisasi, PD PERPAMSI NTT juga berkomitmen menyelenggarakan rapat kerja setiap tahun sebagai forum evaluasi, penyusunan program, serta penguatan sinergi antaranggota.

Selain itu, organisasi akan mendorong penyesuaian tarif air minum sesuai ketentuan yang berlaku serta memperkuat kerja sama dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT dan BPKP Perwakilan NTT dalam pendampingan tata kelola keuangan dan manajemen perusahaan.

Isidorus berharap seluruh program yang telah disusun dapat meningkatkan profesionalisme Perumda Air Minum di NTT sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan air minum yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

“Harapan kami, semakin banyak masyarakat NTT yang menikmati pelayanan air minum yang lebih baik, sementara Perumda Air Minum semakin profesional, transparan, dan mendapat kepercayaan masyarakat,” pungkasnya. **




Ketua Umum PERPAMSI Pusat Teddy Setiabudi Lantik Pengurus Baru PD PERPAMSI NTT Periode 2026–2030

Kupang, nwartapedia.com  – Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia se-NTT (PD PERPAMSI NTT) resmi memiliki kepengurusan baru periode 2026–2030.

Kepengurusan tersebut ditetapkan melalui Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Daerah (MAPAMDA) yang berlangsung di Sotis Hotel Kupang, Selas tanggal 21 Juli 2026 dan diikuti seluruh Perumda Air Minum se-Nusa Tenggara Timur.

Sekretaris PD PERPAMSI NTT, Isidorus Lilijawa, S.Fil., MM, kepada media ini di ruang kerjanya, Rabu (22/7/2026), mengatakan MAPAMDA merupakan agenda organisasi untuk mengevaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus memilih pengurus definitif periode empat tahun mendatang.

“Hasil musyawarah menetapkan Direktur Perumda Air Minum Kabupaten Kupang, Jony Benny Sulaiman, sebagai Ketua PD PERPAMSI NTT periode 2026–2030. Saya dipercaya sebagai sekretaris, sedangkan bendahara dijabat Direktur Perumda Air Minum Kabupaten Timor Tengah Selatan, Frans Steven Tafui, SP,” ujarnya.

Selain pengurus inti, kepengurusan juga diperkuat empat wakil ketua yang berasal dari Perumda Air Minum Kabupaten Timor Tengah Utara, Lembata, Ende, dan Manggarai Barat.

Seluruh pengurus yang terpilih kemudian dilantik langsung oleh Ketua Umum PERPAMSI Pusat, Teddy Setiabudi, yang hadir sejak awal pelaksanaan MAPAMDA.

Dalam arahannya, Teddy Setiabudi memberikan apresiasi kepada seluruh peserta karena mampu menyelenggarakan MAPAMDA dengan suasana yang harmonis, penuh semangat kekeluargaan, dan tanpa konflik.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan semakin matangnya organisasi PD PERPAMSI NTT dalam membangun kebersamaan antaranggota.

Ia juga menyatakan komitmen PERPAMSI Pusat untuk terus mendukung pengembangan sektor air minum di Nusa Tenggara Timur melalui berbagai program strategis.

Salah satunya adalah menghadirkan pelatihan peningkatan kapasitas dan sertifikasi kompetensi bagi direksi maupun pegawai Perumda Air Minum langsung di Kota Kupang sehingga peserta tidak lagi harus mengikuti pelatihan di Jakarta atau daerah lain dengan biaya yang lebih besar.

Selain itu, PERPAMSI Pusat akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan kapasitas produksi, perluasan jaringan pelayanan, serta peningkatan kualitas tata kelola Perumda Air Minum di NTT.

Ketua PD PERPAMSI NTT terpilih, Joni Sulaiman, menegaskan kepengurusan baru berkomitmen membawa organisasi menjadi lebih maju, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh Perumda Air Minum di Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, kepengurusan yang didominasi generasi muda diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT maupun pemerintah kabupaten dan kota dalam mempercepat peningkatan pelayanan air minum kepada masyarakat.

Sementara itu, Isidorus Lilijawa menjelaskan bahwa sejumlah program prioritas telah disiapkan, di antaranya penyelenggaraan pelatihan teknis dan sertifikasi kompetensi di Kupang, peningkatan jumlah SDM bersertifikat, perluasan akses beasiswa melalui Akademi Tirta, pelaksanaan rapat kerja tahunan, hingga penguatan sinergi dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT serta BPKP Perwakilan NTT.

“Kami berharap kepengurusan baru ini menjadi momentum mempercepat transformasi Perumda Air Minum di NTT sehingga tata kelola perusahaan semakin baik, pelayanan kepada masyarakat semakin profesional, dan cakupan layanan air minum terus meningkat di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur,” tutup Isidorus. (MI)




KADIN NTT, Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT dan TVRI NTT Sukses Gelar Festival Rakyat Nusantara 2026

Kupang, nwartapedia.com  –  Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT, dan TVRI NTT sukses menyelenggarakan puncak Festival Rakyat Nusantara 2026 yang dirangkaikan dengan Nonton Bareng (Nobar) final Piala Dunia, Minggu malam (20/7/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 5.000 masyarakat yang memadati halaman TVRI NTT.

Festival yang berlangsung sejak 11 Juli 2026 itu menjadi bukti kuat sinergi antara dunia usaha, aparat keamanan, media publik, dan pemerintah dalam menghadirkan hiburan yang aman, nyaman, serta berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.

Selain menyaksikan pertandingan final Piala Dunia, masyarakat juga menikmati berbagai hiburan dari penampilan band lokal yang menghangatkan suasana sejak dini hari.

Antusiasme pengunjung terlihat sejak pukul 01.00 WITA hingga pertandingan dimulai.

Festival Rakyat Nusantara 2026 juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Puluhan stan UMKM disediakan secara gratis sehingga para pelaku usaha dapat mempromosikan dan menjual produknya kepada ribuan pengunjung. Bank Indonesia bersama sejumlah perbankan turut mendukung kegiatan tersebut dengan menghadirkan stan layanan dan promosi.

Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Festival Rakyat Nusantara 2026 merupakan hasil kolaborasi yang solid antara KADIN NTT, Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT, TVRI NTT, pemerintah, dan seluruh mitra pendukung.

“Kami bersyukur Festival Rakyat Nusantara 2026 berjalan dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta seluruh pihak yang telah mendukung sehingga masyarakat dapat menikmati siaran langsung final Piala Dunia sekaligus merasakan manfaat ekonomi melalui kehadiran UMKM,” ujar Bobby Lianto.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, yang hadir di lokasi sekitar pukul 02.35 WITA, menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara atas suksesnya kegiatan tersebut.

Ia menilai Festival Rakyat Nusantara tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat persatuan dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat persaudaraan.

“Siapa pun yang menjadi juara, kita semua tetap bersaudara. Mari jadikan sepak bola sebagai sarana mempererat persatuan dan menjaga suasana yang damai di Nusa Tenggara Timur,” pesannya.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa dirinya telah meninjau sejumlah lokasi nobar di Kota Kupang.

Namun, menurutnya, kawasan TVRI NTT menjadi pusat nobar dengan jumlah pengunjung terbanyak serta aktivitas UMKM yang paling semarak.

Keberhasilan Festival Rakyat Nusantara 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi KADIN NTT, Korem 161/Wira Sakti, Polda NTT, dan TVRI NTT mampu menghadirkan kegiatan yang menghibur masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian daerah di Nusa Tenggara Timur. ***




Waketum KADIN Indonesia Apresiasi Nobar Piala Dunia FIFA 2026 yang Dongkrak Ekonomi dan UMKM

Kupang, nwartapedia.com  –  Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah, Kukrit Suryo Wicaksono, mengapresiasi penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 yang dinilai berhasil menggerakkan perekonomian nasional sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah, termasuk Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan kajian KADIN Indonesia, perputaran ekonomi selama rangkaian Piala Dunia FIFA 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp5,03 triliun. Dampak tersebut dirasakan oleh berbagai sektor usaha, mulai dari hotel, restoran, kafe, industri kreatif, jasa, hingga UMKM.

“Kegiatan olahraga berskala dunia terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi di berbagai sektor dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Kukrit dalam keterangannya.

Di Kota Kupang, dampak positif tersebut terlihat melalui kegiatan nobar bertajuk Bola Gembira yang diselenggarakan TVRI NTT.

Ribuan masyarakat memadati lokasi setiap hari, sementara puluhan pelaku UMKM menikmati peningkatan penjualan makanan, minuman, dan produk lokal.

Kepala TVRI Stasiun NTT, Jefri, SH., MH., mengatakan TVRI NTT memberikan ruang berjualan secara gratis kepada pelaku UMKM selama pelaksanaan nobar sehingga mereka dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung.

Menurutnya, antusiasme masyarakat yang tinggi membuat omzet para pedagang meningkat tajam, terutama saat pertandingan memasuki babak perempat final hingga semifinal.

Jefri juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten/kota, KADIN NTT, Korem 161/Wira Sakti Kupang, Polda NTT, serta seluruh mitra yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan nobar Piala Dunia FIFA 2026 di Nusa Tenggara Timur. **




Abraham Paul Liyanto Apresiasi Pentas Seni PGSD UCB, Dorong Budaya NTT Jadi Daya Tarik Pariwisata

Kupang, nwartapedia.com  –  Ketua Dewan Pembina Yayasan Citra Bina Insan Mandiri (YCBIM) yang juga Anggota DPD RI, Ir. Abraham Paul Liyanto, menghadiri Pentas Seni Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Citra Bangsa (UCB) yang digelar di Taman Nostalgia, Kota Kupang, Kamis (16/7/2026).

Dalam sambutannya, Paul Liyanto memberikan apresiasi kepada mahasiswa PGSD UCB yang dinilai telah menunjukkan kreativitas, keberanian, dan rasa percaya diri melalui pertunjukan seni berbasis tradisi.

Menurutnya, pentas seni bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana membentuk karakter calon guru melalui kedisiplinan, kerja sama tim, serta kemampuan mengekspresikan hasil pembelajaran yang diperoleh selama perkuliahan.

“Saya memberikan penghargaan kepada Universitas Citra Bangsa yang mampu memanfaatkan momen seperti ini. Pentas seni bukan hanya ajang hiburan, tetapi tempat melatih disiplin, kerja sama, dan rasa percaya diri mahasiswa sebagai calon guru,” ujar Paul Liyanto.

Ia menilai kegiatan tersebut juga menjadi langkah nyata dalam melestarikan budaya lokal Nusa Tenggara Timur yang memiliki kekayaan tradisi dari puluhan etnis.

Menurutnya, budaya daerah harus terus dieksplorasi dan ditampilkan kepada masyarakat agar tidak hilang ditelan zaman.

Paul mengatakan, NTT memiliki potensi budaya yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik pariwisata.

Namun, potensi tersebut harus didukung dengan ruang-ruang kreativitas yang melibatkan generasi muda dan institusi pendidikan.

Ia mencontohkan pengalaman saat berkunjung ke Portugal, di mana sektor pariwisata mampu menjadi penggerak utama ekonomi melalui berbagai pertunjukan seni dan budaya yang disajikan secara terbuka kepada wisatawan.

“NTT memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Kalau terus dieksplorasi dan dipentaskan seperti ini, saya yakin akan menjadi daya tarik wisata yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Paul berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan masyarakat sehingga seni dan budaya NTT semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Ia juga mendorong mahasiswa PGSD Universitas Citra Bangsa agar terus mengembangkan kreativitas selama menempuh pendidikan, sehingga ketika menjadi guru nantinya mampu mengajarkan nilai-nilai budaya kepada peserta didik melalui pembelajaran yang inovatif.

Pada kesempatan tersebut, Paul Liyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, panitia, serta mahasiswa yang telah menyelenggarakan Pentas Seni bertema “Inovasi Pembelajaran Seni Berbasis Tradisi: Eksplorasi Aransemen dan Gerak.”

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain dalam mengembangkan pendidikan yang berbasis budaya lokal.

Pentas seni ini juga diikuti oleh lima sekolah mitra Universitas Citra Bangsa, yakni SD GMIT Oepura, UPTD RSS Oesapa, UPTD SD Bertingkat Kelapa Lima 1, UPTD SDN Danau Ina, dan UPTD SDN 2 Fontein, sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam memperkuat pendidikan berbasis seni dan budaya. (MI)




Dekan FKIP UCB: Pentas Seni Mahasiswa PGSD Jadi Wadah Lahirkan Guru Kreatif dan Berbudaya

Kupang, nwartapedia.com  –  Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Citra Bangsa (UCB), Heryon Bernard Mbuik, secara resmi membuka Pentas Seni Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) bertema “Inovasi Pembelajaran Seni Berbasis Tradisi: Eksplorasi Aransemen dan Gerak” di Taman Nostalgia, Kota Kupang, Kamis (16/7/2026).

Dalam sambutannya, Heryon Bernard Mbuik menegaskan bahwa pentas seni merupakan bagian dari proses pembelajaran yang tidak hanya menampilkan kemampuan mahasiswa dalam bidang seni, tetapi juga menjadi ruang untuk melahirkan calon guru yang kreatif, inovatif, dan mampu melestarikan budaya lokal.

Menurutnya, pendidikan di era modern harus mampu mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berkarakter, memiliki kepekaan budaya, serta mampu menciptakan pengalaman belajar yang menarik bagi peserta didik.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa seorang guru tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga harus mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kreatif, dan relevan dengan kehidupan siswa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tema “Inovasi Pembelajaran Seni Berbasis Tradisi: Eksplorasi Aransemen dan Gerak” mencerminkan komitmen FKIP Universitas Citra Bangsa dalam mengembangkan pembelajaran yang berpijak pada kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.

Bernard Mbuik juga memberikan apresiasi kepada dosen pengampu Mata Kuliah Pendidikan Seni Musik, Apris Yulianto Saefatu, M.Sn. dan Abraham Satya Graha, Ph.D., yang dinilai berhasil membimbing mahasiswa menghasilkan karya seni yang kreatif dan edukatif.

Selain itu, ia menyampaikan terima kasih kepada sekolah-sekolah mitra yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, yakni SD GMIT Oepura, UPTD RSS Oesapa, UPTD SD Bertingkat Kelapa Lima 1, UPTD SDN Danau Ina, dan UPTD SDN 2 Fontein. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Sementara itu, Ketua Program Studi PGSD Universitas Citra Bangsa, Yulsi Marselina Nite, mengatakan pentas seni merupakan implementasi hasil pembelajaran mahasiswa semester IV pada Mata Kuliah Pendidikan Seni Musik.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas melalui seni, sekaligus memperkenalkan inovasi pembelajaran berbasis budaya kepada sekolah-sekolah mitra.

Yulsi juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Citra Bina Insan Mandiri atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Ia berharap kolaborasi antara Program Studi PGSD UCB dan sekolah-sekolah mitra terus diperkuat melalui berbagai kegiatan akademik maupun praktik pembelajaran.

Pentas seni yang diikuti mahasiswa PGSD Universitas Citra Bangsa bersama lima sekolah mitra tersebut menampilkan berbagai pertunjukan musik, tari, dan kreasi seni berbasis budaya lokal. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen UCB dalam mencetak calon guru sekolah dasar yang profesional, inovatif, serta mampu menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya Indonesia melalui dunia pendidikan. (MI)




Pemda Belu, TTU dan Malaka Jajaki Kerja Sama dengan St. John’s Catholic College Darwin, Hidupkan Kembali Program Pertukaran Pelajar

Darwin, nwartapedia.com  – Pemerintah Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara (TTU), dan Malaka bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) menjajaki kerja sama pendidikan dengan St. John’s Catholic College di Darwin, Australia. Langkah tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali program pertukaran pelajar yang pernah berlangsung puluhan tahun lalu.

Kunjungan berlangsung di sela rangkaian kegiatan Darwin Fusion 2026. Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto hadir bersama rombongan yang didampingi Konsul Penerangan dan Sosial Budaya Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Darwin, Gina Fadilla, serta rombongan pemerintah daerah yang dipimpin Dr. James Adam.

Turut hadir Bupati Belu Willybrodus Lay, Bupati Timor Tengah Utara Yosep Falentinus Kebo, beserta jajaran pemerintah daerah.

Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Principal St. John’s Catholic College, Mr. Cameron Hughes, bersama International Coordinator, Ms. Ann Tan.
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai peluang kolaborasi pendidikan, mulai dari program student exchange, teacher exchange, hingga joint class secara daring antara sekolah-sekolah di Nusa Tenggara Timur dan St. John’s Catholic College.

Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, mengatakan kerja sama pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di NTT sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Australia.

“Kolaborasi ini diharapkan membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda NTT untuk memperoleh pengalaman internasional, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, serta memperkuat hubungan persahabatan kedua negara,” ujarnya.

St. John’s Catholic College merupakan salah satu sekolah menengah tertua di Darwin yang memiliki sejarah panjang menjalin hubungan pendidikan dengan sejumlah sekolah di Kota Kupang.

Sekitar 35 tahun lalu, sekolah tersebut menjalankan program pertukaran pelajar bersama SMP St. Theresia Kupang, SMP Negeri 1 Kupang, dan beberapa sekolah lainnya. Program itu berlangsung secara timbal balik selama lebih dari satu dekade.

Kala itu, setiap tahun siswa dari Darwin datang ke Kupang dan tinggal bersama keluarga asuh. Sebaliknya, pelajar dari Kupang juga mengikuti program serupa di Darwin.

Hubungan pendidikan kedua kota semakin erat karena didukung penerbangan langsung Kupang–Darwin yang saat itu dilayani Merpati Airlines.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Belu, TTU, Malaka, dan KADIN NTT berharap kerja sama tersebut dapat kembali diwujudkan. Selain mempererat persahabatan antarpelajar, program ini juga diharapkan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa Indonesia sekaligus memperkenalkan Bahasa Indonesia kepada para pelajar di Australia.

Usai pertemuan, Ms. Ann Tan mengajak rombongan meninjau berbagai fasilitas pendidikan di St. John’s Catholic College.

Rombongan melihat ruang kelas modern, laboratorium bahasa, ruang komputer, laboratorium sains, fasilitas olahraga, hingga ruang praktik vokasi.

Perhatian rombongan juga tertuju pada fasilitas praktik memasak berstandar internasional dan area pelatihan yang dirancang menyerupai restoran profesional sebagai sarana membekali siswa dengan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Kunjungan ini menjadi sinyal positif bagi penguatan hubungan pendidikan antara Nusa Tenggara Timur dan Australia. Dengan dihidupkannya kembali program pertukaran pelajar, diharapkan semakin banyak generasi muda NTT yang memperoleh pengalaman belajar bertaraf internasional serta memperluas wawasan global melalui kolaborasi pendidikan berkelanjutan. **




Setelah 26 Tahun, Kota Kupang Kembali Dipercaya Jadi Tuan Rumah Jambore Daerah X Pramuka NTT

Kupang, nwartapedia.com  –  Setelah penantian selama 26 tahun, Kota Kupang kembali dipercaya menjadi tuan rumah Jambore Daerah X Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan bergengsi tersebut akan dipusatkan di Bumi Perkemahan Fatubena, Kelurahan Kolhua, Kota Kupang, setelah terakhir kali digelar di Bumi Perkemahan Manutapen pada tahun 2000.

Ketua Umum Panitia Pelaksana Jambore Daerah X Pramuka NTT, Kak Ambrosius Kodo, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur NTT selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka NTT dan Wakil Gubernur NTT selaku Ketua Harian Kwartir Daerah Gerakan Pramuka NTT atas dukungan penuh yang diberikan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang tulus kepada Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur NTT atas komitmen dan dukungan penuh terhadap pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Dukungan ini menjadi semangat dan motivasi bagi kami untuk menyelenggarakan Jambore Daerah Pramuka NTT X dengan sebaik-baiknya,” ujar Ambrosius Kodo.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Kota Kupang, khususnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, yang telah memberikan dukungan sehingga Kota Kupang kembali dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Jambore Daerah Pramuka NTT.

Menurut Ambrosius, kepercayaan kepada Kwartir Cabang Kota Kupang sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia optimistis Jambore Daerah X akan menjadi momentum mempererat persaudaraan antarsesama Pramuka Penggalang, memperkuat pendidikan karakter, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta meningkatkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda Nusa Tenggara Timur.

Panitia juga mengajak seluruh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka se-Provinsi NTT untuk berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan tersebut. Selain menjadi ajang pembinaan dan persahabatan, Jambore Daerah X juga menjadi bagian dari persiapan menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII, sehingga diharapkan mampu melahirkan Pramuka Penggalang yang tangguh, berkarakter, dan siap mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur di tingkat nasional.

Jika ingin lebih menarik perhatian pembaca, judul ini juga sangat kuat untuk SEO: “26 Tahun Menanti, Kota Kupang Kembali Gelar Jambore Daerah X Pramuka NTT”. **




Pajak Kendaraan Bermotor di MPP Kota Kupang Raih Rp2,24 Miliar, Pengguna Layanan Tembus 55 Ribu

Kupang, nwartapedia.com  –  Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang terus menunjukkan kinerja positif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sepanjang Semester I Tahun 2026, MPP Kota Kupang tidak hanya mencatat tingginya jumlah pengguna layanan, tetapi juga berhasil menghimpun penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga Rp2.246.111.093.

Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kupang, Wildrian R. Otta, S.STP., M.M., MPP terus menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan terintegrasi bagi masyarakat.

Berdasarkan data Semester I Tahun 2026, total pengguna layanan MPP mencapai 55.066 orang.

Dari jumlah tersebut, 52.572 orang dilayani di Kantor MPP Kota Kupang, 2.102 orang melalui layanan saat Car Free Day (CFD), dan 392 orang melalui layanan SABOAK.

Sementara itu, layanan Samsat yang tersedia di MPP Kota Kupang turut memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan daerah.

Total penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor selama Januari hingga Juni 2026 mencapai Rp2.246.111.093, dengan rincian Rp1.427.078.273 dari layanan di Kantor MPP, Rp612.489.294 dari layanan CFD, serta Rp206.543.526 dari layanan SABOAK.

Capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang disediakan MPP Kota Kupang.

Selain mempermudah pengurusan berbagai perizinan dan administrasi, kehadiran layanan Samsat di MPP juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan.

Pemerintah Kota Kupang melalui DPMPTSP berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses, transparan, dan profesional.

Masyarakat dapat mengakses berbagai layanan di Mal Pelayanan Publik Kota Kupang atau memperoleh informasi melalui WhatsApp 0815 5444 4888, serta akun Instagram dan Facebook Mal Pelayanan Publik Kota Kupang.

Dengan semangat “Beres dan Pasti untuk Masyarakat”, MPP Kota Kupang terus berinovasi menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor. (MI)




Kristo Blasin: Konser Amal Ledalero Choir Lampaui Target, Bangun Sinergi Umat Dukung Misi SVD

Kupang, nwartapedia.com  –  Ketua Panitia Konser Ledalero Choir, Kristo Blasin, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya konser musik, teater, dan lelang amal yang digelar di Graha Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berhasil melampaui target penggalangan dana, tetapi juga memperkuat sinergi antara umat dengan Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero dalam mendukung misi Serikat Sabda Allah (SVD).

“Puji Tuhan, dari sisi pencapaian target, konser amal ini berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Namun, bagi kami, pencapaian terbesar bukan hanya jumlah dana yang terkumpul, melainkan lahirnya sinergi yang kuat antara berbagai elemen umat dengan Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero serta tumbuhnya kepedulian terhadap misi SVD bagi dunia,” kata Kristo kepada nwartapedia.com usai konser.

Ia menjelaskan bahwa konser amal tersebut menjadi momentum untuk menggerakkan umat agar semakin peduli terhadap keberlangsungan lembaga pendidikan calon imam di Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.

Menurutnya, seminari memiliki peran penting dalam mendidik dan membina para calon imam yang kelak akan diutus melayani umat di berbagai negara.

Kristo menegaskan bahwa dukungan kepada seminari tidak boleh berhenti setelah konser selesai. Panitia berharap semangat berbagi yang telah tumbuh dapat terus berlanjut melalui gerakan donasi rutin dari umat.

“Kami ingin mengajak umat untuk mengumpulkan sedikit dari banyak orang. Donasi sebesar Rp10.000 setiap bulan mungkin terlihat kecil, tetapi jika dilakukan secara bersama-sama akan menjadi dukungan yang sangat berarti bagi pembinaan para calon imam di Ledalero,” ujarnya.

Menurut Kristo, misi pewartaan Injil bukan hanya menjadi tanggung jawab Serikat Sabda Allah (SVD), tetapi merupakan panggilan seluruh umat beriman. Karena itu, setiap orang dapat mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing.

“Kalau kita belum bisa mempersembahkan anak menjadi imam, biarawan, atau biarawati, kita tetap bisa ambil bagian dalam karya pewartaan dengan mendukung pendidikan mereka melalui donasi. Dengan cara itu, kita ikut serta dalam misi mewartakan Sabda Allah kepada dunia,” tegasnya.

Ia berharap keberhasilan Konser Ledalero Choir menjadi awal lahirnya gerakan solidaritas yang berkelanjutan bagi Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.

Menurutnya, kolaborasi antara umat, Gereja, para donatur, sponsor, dan berbagai elemen masyarakat akan menjadi kekuatan besar dalam menjaga keberlangsungan pendidikan calon imam yang nantinya akan berkarya di berbagai penjuru dunia.

Konser Musik Ledalero Choir yang dipadukan dengan pementasan teater dan lelang amal mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kota Kupang.

Selain menjadi ajang penggalangan dana, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, membangun kepedulian umat, serta memperkuat dukungan terhadap misi Gereja melalui Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero. (MI)