Rayakan Kemerdekaan, Perumda Air Minum Kota Kupang Pangkas Biaya Sambungan Jadi Rp1,5 Juta

Kupang,nwartapedia.com  – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Perumda Air Minum Kota Kupang menghadirkan program khusus bagi masyarakat berupa promo pemasangan sambungan rumah baru.

Melalui program tersebut, biaya pemasangan sambungan baru yang sebelumnya sebesar Rp2,5 juta dipangkas menjadi Rp1,5 juta per paket. Promo ini berlaku selama satu bulan, mulai 1 hingga 30 Agustus 2026.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus inovasi pelayanan perusahaan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Isidorus kepada media ini di ruang kerjanya, Jumat (31/7/2026).

Isidorus menjelaskan, melalui promo khusus dalam rangka menyambut HUT ke-81 RI, masyarakat memperoleh potongan biaya sebesar Rp1 juta untuk pemasangan sambungan baru.

Jika sebelumnya biaya pemasangan sambungan baru mencapai Rp2.500.000 per paket, selama periode promo pelanggan hanya dikenakan biaya Rp1.500.000.

“Kalau harga reguler pemasangan baru itu Rp2.500.000 per paket, tetapi kita akan memberikan promo menjadi Rp1.500.000 per paket. Kita pangkas satu juta,” kata Isidorus.

Tidak hanya memberikan potongan harga, Perumda Air Minum Kota Kupang juga menyiapkan skema pembayaran yang lebih ringan bagi calon pelanggan.

Calon pelanggan yang ingin memanfaatkan promo tersebut tidak harus membayar biaya Rp1,5 juta sekaligus.

Perumda memberikan kemudahan dengan pembayaran uang muka sebesar Rp700.000. Setelah uang muka dibayarkan, petugas akan melakukan pemasangan sambungan rumah. Sementara sisa pembayaran sebesar Rp800.000 dapat dicicil sebanyak delapan kali.

“Calon pelanggan cukup membayar uang muka sebesar Rp700.000, lalu petugas kita akan mengadakan pemasangan. Sedangkan sisanya Rp800.000 nanti dibayar cicil selama delapan kali,” jelasnya.

Kebijakan tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sambungan air minum tanpa harus menyiapkan seluruh biaya pemasangan sekaligus.

Menurut Isidorus, program promo tersebut merupakan bagian dari transformasi pelayanan Perumda Air Minum Kota Kupang.

Melalui program ini, perusahaan ingin memperluas cakupan sambungan pelayanan sehingga semakin banyak warga Kota Kupang dapat mengakses layanan air minum.

“Ini adalah transformasi dari layanan Perumda Air Minum Kota Kupang untuk semakin memperluas sambungan pelayanan kita kepada seluruh warga Kota Kupang,” ujarnya.

Isidorus berharap inovasi pelayanan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan akses air minum.

“Mudah-mudahan dengan inovasi yang kami hadirkan ini bisa membantu masyarakat Kota Kupang untuk dapat mengakses air agar lebih baik lagi,” ungkapnya.

Program sambungan rumah dengan harga khusus tersebut hanya berlaku selama periode 1–30 Agustus 2026.
Masyarakat yang berminat dapat datang langsung ke kantor Perumda Air Minum Kota Kupang pada jam kerja untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan melakukan pendaftaran.

Selain layanan langsung di kantor, masyarakat juga dapat menghubungi Perumda melalui website dan kanal media sosial resmi perusahaan.

Isidorus mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut sebagai bagian dari momentum perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Segera datang langsung ke Perumda Air Minum Kota Kupang setiap jam kerja atau bisa hubungi kami melalui website dan kanal-kanal media sosial Perumda Air Minum Kota Kupang,” pungkasnya. (MI)




Kaesang Pangarep dan Raja Juli Antoni Tiba di NTT, PSI Siap Sambut Kunjungan Jokowi

Kupang,nwartapedia.com  –  Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI Raja Juli Antoni dan rombongan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI tiba di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kedatangan pimpinan DPP PSI tersebut disambut langsung Ketua DPW PSI NTT dr. Christian Widodo bersama jajaran pengurus DPW PSI NTT serta anggota DPRD tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-NTT.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Ketua DPD PSI Rote Ndao Simson Polin dan Ketua Pembina PSI Rote Ndao Apremoi Dudelusy Polin Dethan.

Kehadiran Kaesang Pangarep dan Raja Juli Antoni di NTT merupakan bagian dari rangkaian agenda kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi di wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Kunjungan Jokowi di NTT dijadwalkan berlangsung hingga 2 Agustus 2026 dengan sejumlah agenda bersama masyarakat.

Selain menyambut kedatangan Jokowi, rombongan pimpinan DPP PSI juga dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda internal partai di Kota Kupang.

Salah satu agenda yang akan diikuti adalah Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Kupang.

Rangkaian kegiatan lainnya mencakup jalan pagi bersama masyarakat dalam agenda Car Free Day (CFD) di kawasan El Tari serta Karnaval Gajah yang dijadwalkan berlangsung di kawasan LLBK Kota Kupang.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda yang melibatkan pengurus dan kader PSI bersama masyarakat Kota Kupang.

Rangkaian kegiatan juga dijadwalkan berlanjut ke sejumlah wilayah di Kabupaten Kupang.

Di antaranya kunjungan ke Oesina, Desa Lifuleo, serta Desa Mata Air, Tarus.

Kehadiran pimpinan DPP PSI bersama jajaran pengurus daerah diharapkan semakin memperkuat koordinasi internal partai sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat NTT.

Ketua DPW PSI NTT dr. Christian Widodo bersama jajaran pengurus menyampaikan kesiapan menyambut seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

Kunjungan Kaesang Pangarep dan Raja Juli Antoni sekaligus menjadi momentum konsolidasi PSI di NTT di tengah rangkaian kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Seluruh agenda diharapkan dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif dengan melibatkan berbagai unsur pengurus PSI serta masyarakat NTT. **




Polemik Akademik Sri Sulastri Berakhir, Undana Buka Data SIAKAD dan PDDikti

Kupang,nwartapedia.com  –  Polemik status akademik Sri Sulastri Hamza di Universitas Nusa Cendana (Undana) akhirnya menemukan titik terang. Penyelesaian persoalan tersebut dilakukan melalui dialog terbuka yang digelar di Ruang Rapat Rektor, Gedung Rektorat Undana, Kupang, Rabu (29/7/2026).

Forum tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, pengelola Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK), perwakilan BEM dan BLM Undana, serta Sri Sulastri Hamza.

Penyelesaian persoalan ini diperkuat dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan tertanggal 29 Juli 2026 oleh Rektor Undana dan Sri Sulastri Hamza.

Penandatanganan tersebut disaksikan Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., Dekan FEB Dr. Rolland E. Fanggidae, M.M., serta perwakilan BEM dan BLM Undana.

Data SIAKAD dan PDDikti Dibuka dalam Forum

Dalam dialog tersebut, Sri Sulastri Hamza diberikan kesempatan untuk menyampaikan persoalan yang selama ini menjadi keresahannya, termasuk terkait keikutsertaan dalam ujian skripsi, pengakuan nilai KHS semester 7, hingga opsi mutasi studi.

Pihak Undana kemudian memberikan penjelasan berdasarkan data resmi Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

Klarifikasi tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2020 serta Peraturan Rektor Undana Nomor 5 Tahun 2022.

Berdasarkan data yang dipaparkan, nama Sri Sulastri secara de jure tidak tercatat dalam Kartu Rencana Studi (KRS) SIAKAD pada semester 7 karena tidak terdapat input dan validasi dari Dosen Pembimbing Akademik (DPA).

Undana menjelaskan kondisi tersebut berkaitan dengan persoalan registrasi dan administrasi akademik mahasiswa. Karena tidak tercatat dalam KRS, nilai semester tersebut dinilai tidak memiliki dasar administrasi untuk ditranskripsikan.

Status Registrasi Mahasiswa

Dalam forum tersebut juga dijelaskan bahwa Sri Sulastri tidak melakukan registrasi tepat waktu pada semester berjalan sehingga statusnya di PDDikti sempat dinonaktifkan.

Mahasiswa kemudian melakukan registrasi kembali pada semester 10 dengan membayarkan tunggakan semester 8, 9, dan 10 sekaligus.

Pihak universitas menyampaikan seluruh data tersebut secara terbuka dalam forum yang juga dihadiri perwakilan organisasi mahasiswa.

Masa Studi dan Syarat Ujian Skripsi

Undana selanjutnya memberikan klarifikasi mengenai persyaratan mengikuti ujian skripsi.

Pada semester genap Tahun Akademik 2025/2026, masa studi Sri Sulastri telah mencapai semester XIV atau batas maksimal masa studi.

Dari total beban studi sebanyak 145 SKS, mahasiswa tercatat telah menyelesaikan 122 SKS. Dengan demikian, masih terdapat sejumlah mata kuliah yang belum diselesaikan, termasuk 17 SKS mata kuliah wajib.

Sesuai Peraturan Rektor Undana Nomor 5 Tahun 2022, mahasiswa harus telah menyelesaikan minimal 139 SKS untuk dapat mengikuti ujian skripsi.

Atas dasar ketentuan tersebut, Undana menyatakan persyaratan akademik untuk mengikuti ujian skripsi belum terpenuhi.

Undana Tawarkan Solusi Mutasi Studi

Meski demikian, Undana menyatakan tetap memberikan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan mahasiswa.

Salah satu solusi yang ditawarkan adalah mutasi atau pindah perguruan tinggi. Opsi tersebut memungkinkan riwayat kredit mata kuliah yang telah diperoleh tetap dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi lain sesuai ketentuan yang berlaku.

Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale menegaskan bahwa setiap keputusan akademik yang diambil universitas didasarkan pada regulasi dan data administrasi.

“Seluruh regulasi akademik yang diterapkan institusi bertumpu pada asas kepastian hukum dan ikhtiar penyelamatan masa depan mahasiswa. Undana pada prinsipnya sangat mendukung hak dan kewajiban mahasiswa selama menempuh studi, dan tidak ingin ada mahasiswa yang mutasi atau bahkan drop out,” tegas Jefri.

BEM dan BLM Apresiasi Keterbukaan Undana

Setelah mendapatkan pemaparan dari Bagian Akademik, Bagian Keuangan, serta pengelola Program Studi Akuntansi FEB, Sri Sulastri Hamza menerima penjelasan dan data yang disampaikan dalam forum tersebut.

Perwakilan BEM dan BLM Undana juga memberikan apresiasi terhadap keterbukaan pihak universitas dalam menyelesaikan persoalan melalui dialog.

“BEM dan BLM Undana menyambut baik transparansi yang dibuka pimpinan universitas dengan menghadirkan berbagai pihak untuk mendengar secara langsung duduk persoalan secara komprehensif,” ungkap perwakilan BEM-BLM Undana.

Undana Perkuat Transparansi Tata Kelola Akademik

Penyelesaian polemik melalui dialog terbuka dan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan menjadi momentum bagi Undana untuk memperkuat tata kelola akademik berbasis data dan regulasi.

Universitas menilai klarifikasi secara terbuka diperlukan untuk memberikan gambaran yang utuh mengenai status akademik mahasiswa serta dasar aturan yang digunakan dalam setiap keputusan akademik.

Dengan dibukanya data SIAKAD dan PDDikti dalam forum tersebut, Undana berupaya memastikan persoalan akademik dapat diselesaikan berdasarkan data resmi dan ketentuan yang berlaku.

Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen Undana terhadap transparansi, kepastian hukum akademik, serta peningkatan kualitas layanan kepada mahasiswa.

Melalui penyelesaian tersebut, Undana berharap polemik yang berkembang dapat berakhir dan seluruh pihak dapat memahami persoalan berdasarkan data serta regulasi akademik yang berlaku. **o




Edyson G.M.Tenabolo, SH Ajak Masyarakat NTT Sambut Jokowi dengan Suka Cita, Apresiasi Jasa Pembangunan

Kupang,nwartapedia.com   –  Ketua DPD PSI Sumba Barat sekaligus Ketua Fraksi Solidaritas DPRD Kabupaten Sumba Barat, Edyson Gawo Mata Tenabolo, SH, mengajak seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) menyambut kedatangan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dengan penuh suka cita.

Ajakan tersebut disampaikan Edyson Tenabolo kepada media ini pada Kamis (30/7/2026), menjelang kunjungan Jokowi ke NTT.

Menurut Edyson Tenabolo, kunjungan Jokowi ke NTT menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menunjukkan apresiasi dan kecintaan atas perhatian serta berbagai program pembangunan yang telah dilakukan selama 10 tahun kepemimpinannya sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Apresiasi dan kecintaan kepada Bapak Joko Widodo untuk NTT. Karena itu, melalui kunjungan ini saya mengajak seluruh masyarakat NTT, mari kita sambut kedatangan beliau dengan suka cita,” ujar Edyson Tenabolo.

Ia mengatakan, masyarakat NTT memiliki alasan kuat untuk memberikan apresiasi kepada Jokowi. Selama masa pemerintahannya, pembangunan infrastruktur dan layanan dasar di NTT mendapat perhatian melalui berbagai program pemerintah pusat.

Salah satu sektor yang mendapat perhatian besar adalah pembangunan infrastruktur sumber daya air. Kementerian PUPR mencatat pemerintah membangun sejumlah bendungan di NTT pada era pemerintahan Jokowi, di antaranya Bendungan Raknamo, Rotiklot, Napun Gete dan Temef. Bendungan-bendungan tersebut diarahkan untuk memperkuat ketersediaan air baku, irigasi, pengendalian banjir serta mendukung sektor pertanian.

Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, misalnya, dirancang untuk menyediakan air baku, mendukung irigasi, pembangkit listrik tenaga mikro serta pengendalian banjir. Sementara Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu telah dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan pertanian dan lumbung pangan di wilayah Atambua.

Menurut Edyson Tenabolo, berbagai pembangunan tersebut merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap NTT sebagai salah satu wilayah kepulauan di Indonesia yang memiliki tantangan geografis dan keterbatasan sumber daya air.

Ia menilai, pembangunan yang telah dilakukan pada masa pemerintahan Jokowi perlu dilihat sebagai bagian dari upaya menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah Indonesia bagian timur.

“Bagi saya, apa yang sudah dilakukan Presiden Jokowi untuk NTT patut kita apresiasi. Ada banyak pembangunan yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat, baik sekarang maupun di masa yang akan datang,” katanya.

Edyson Tenabolo juga mengajak masyarakat NTT untuk menjadikan momentum kedatangan Jokowi bukan hanya sebagai kegiatan politik, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan dan menyampaikan penghargaan atas berbagai kontribusi pembangunan yang telah diberikan kepada daerah.

Ia berharap masyarakat dapat menyambut Jokowi secara tertib, damai dan penuh kegembiraan.

“Ini adalah momentum kita bersama. Mari kita sambut Presiden ke-7 Joko Widodo dengan hati yang gembira, penuh suka cita dan rasa terima kasih atas kerja-kerja pembangunan yang telah dilakukan selama beliau memimpin Indonesia,” pungkasnya (MI).

 




Ahmad Talib Sebut Kunjungan Jokowi ke Kupang Cerminkan Kedekatan dengan Rakyat

Kupang, nwartapedia.com  – Anggota DPRD Kota Kupang sekaligus Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PSI Kota Kupang, Ahmad Talib, menyambut positif kedatangan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, ke Kota Kupang.

Menurutnya, kehadiran Jokowi merupakan momentum silaturahmi yang akan disambut hangat oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ahmad Talib mengatakan, Joko Widodo merupakan pemimpin yang memiliki perjalanan politik yang panjang.

Berawal dari Wali Kota Surakarta, kemudian menjadi Gubernur DKI Jakarta, hingga dua periode dipercaya rakyat memimpin Indonesia sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Pak Jokowi adalah pemimpin yang lahir dari rakyat dan tumbuh melalui proses yang panjang. Beliau dikenal sederhana, sabar, dan selalu berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat,” ujar Ahmad Talib kepada media ini pada Rabu (2

Menurutnya, kedatangan Jokowi ke Kota Kupang merupakan hal yang positif. Sebagai mantan kepala negara, Jokowi tetap memiliki ruang untuk bersilaturahmi dengan masyarakat di berbagai daerah, termasuk di NTT.

Ia juga menilai kritik maupun berbagai komentar yang ditujukan kepada Jokowi merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus disikapi secara dewasa.

“Dalam kehidupan politik pasti ada perbedaan pandangan. Kritik adalah hal yang biasa, namun semangat persatuan dan saling menghormati harus tetap dijaga,” katanya.

Ahmad Talib turut mengapresiasi sikap Wali Kota Kupang yang menyambut kedatangan Presiden ke-7 RI tersebut. Menurutnya, penghormatan kepada mantan pemimpin bangsa merupakan bentuk etika kenegaraan yang patut dijaga.

“Saya mengapresiasi Wali Kota Kupang yang menunjukkan sikap menghormati mantan Presiden Republik Indonesia. Itu mencerminkan jiwa kepemimpinan yang menghargai jasa para pemimpin bangsa,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Ahmad Talib mengajak seluruh politisi untuk lebih mengutamakan kerja nyata daripada memperpanjang polemik politik.

“Politisi yang baik adalah mereka yang lebih banyak bekerja dan hadir di tengah masyarakat. Diam, bekerja, dan memberikan manfaat bagi rakyat merupakan sikap yang harus terus dikedepankan demi kemajuan daerah dan bangsa,” tutupnya. (MI)




Warisan Pembangunan Jokowi di NTT: Bendungan, Jalan, RSUP hingga Labuan Bajo Jadi Bukti Nyata Kemajuan Daerah

Kupang, nwartapedia.com  –  Selama dua periode kepemimpinannya sebagai Presiden Republik Indonesia ke-7 pada 2014–2024, Joko Widodo (Jokowi) meninggalkan berbagai warisan pembangunan yang memberikan dampak besar bagi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melalui paradigma pembangunan Indonesia-sentris, NTT menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian serius dalam pembangunan nasional.

Berbagai proyek strategis yang dibangun pemerintah pusat selama satu dekade terakhir tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga memperkuat sektor pertanian, kesehatan, penyediaan air bersih, pariwisata, hingga kawasan perbatasan negara.

Salah satu fokus utama pemerintahan Jokowi di NTT adalah pembangunan infrastruktur pengairan. Jokowi berulang kali menegaskan bahwa kunci kemajuan NTT terletak pada ketersediaan air.

Karena itu, pemerintah membangun sejumlah bendungan besar untuk mendukung irigasi dan ketahanan pangan.

Empat bendungan utama yang telah selesai dibangun yakni Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, serta Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan yang menjadi bendungan terbesar di NTT dengan nilai investasi sekitar Rp2,7 triliun dan diresmikan pada Oktober 2024.

Selain itu, proyek Bendungan Manikin dan Bendungan Mbay juga masuk dalam perencanaan strategis nasional.

Di bidang konektivitas, pemerintah membangun dan meningkatkan 27 ruas jalan nasional dengan total panjang sekitar 217 kilometer yang tersebar di 20 kabupaten/kota di NTT.

Nilai investasi pembangunan jalan tersebut mencapai sekitar Rp737 miliar untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Pemerintah juga melakukan pengembangan sejumlah bandar udara, di antaranya Bandara El Tari Kupang dan Bandara Komodo Labuan Bajo sebagai pintu gerbang utama transportasi udara di NTT.

Di kawasan perbatasan, pemerintahan Jokowi menghadirkan wajah baru Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Sejumlah PLBN modern dibangun dan diresmikan, seperti PLBN Motaain, PLBN Motamasin, PLBN Wini, hingga PLBN Napan di Kabupaten Timor Tengah Utara.

Total investasi pembangunan kawasan perbatasan tersebut mencapai sekitar Rp1,3 triliun dan diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste.

Pada sektor kesehatan, pemerintah membangun RSUP dr. Ben Mboi di Kota Kupang dengan nilai proyek sekitar Rp420 miliar.

Rumah sakit ini menjadi fasilitas kesehatan rujukan terbesar di NTT dan diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan spesialistik sehingga masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah.

Di bidang penyediaan air bersih, pemerintah juga membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), salah satunya SPAM Kali Dendeng di Kota Kupang dengan nilai proyek sekitar Rp173 miliar untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum yang layak.

Perhatian pemerintah juga menyentuh pembangunan fasilitas keagamaan. Salah satunya melalui dukungan pembangunan Gereja Katedral Keuskupan Agung Kupang dengan nilai lebih dari Rp24 miliar sebagai bagian dari penguatan sarana ibadah bagi umat.

Sementara pada sektor pariwisata, Jokowi menetapkan Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas.

Berbagai infrastruktur dibangun secara masif, mulai dari perluasan Bandara Komodo, penataan kawasan Marina dan Waterfront, hingga pembangunan jalan akses menuju destinasi wisata.

Kebijakan tersebut berhasil meningkatkan daya tarik investasi, kunjungan wisatawan, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Berbagai proyek strategis tersebut menjadi bagian dari warisan pembangunan pemerintahan Presiden Joko Widodo di NTT.

Infrastruktur yang telah dibangun diharapkan terus memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi daerah. ***




Filmon Loasana Ajak Warga NTT Sambut Joko Widodo dengan Penuh Cinta, Apresiasi Jejak Pembangunan di Daerah

Kupang, nwartapedia.com  –  Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Filmon Loasana, mengajak seluruh masyarakat NTT menyambut kedatangan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dengan penuh cinta, sukacita, dan rasa syukur.

Menurut Filmon, kehadiran Jokowi di NTT setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai presiden merupakan wujud kecintaan yang tetap terjaga terhadap masyarakat NTT.

“Sebagai masyarakat NTT, kita patut bersyukur karena di sela-sela masa pensiunnya, Bapak Jokowi masih meluangkan waktu untuk datang kembali ke NTT. Ini adalah kebahagiaan bagi kita semua,” ujar Filmon kepada media ini pada Rabu (29/7/2026).

Ia menilai, selama memimpin Indonesia, Jokowi telah meninggalkan warisan pembangunan yang nyata di NTT.

Berbagai proyek strategis nasional yang dibangun telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas, ketahanan air, dan pertumbuhan ekonomi.

Filmon menyebut empat bendungan besar yang dibangun pada era pemerintahan Jokowi, yakni Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, dan Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Selain itu, Jokowi juga membangun empat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, yakni PLBN Motaain di Kabupaten Belu, PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka, PLBN Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara, dan PLBN Napan di Kabupaten Timor Tengah Utara.

“Semua pembangunan itu menjadi bukti nyata perhatian Bapak Jokowi terhadap kemajuan NTT. Kita harus mengapresiasi pengabdian beliau selama memimpin bangsa ini,” katanya.

Filmon mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut kedatangan Jokowi dengan suasana yang damai, penuh kekeluargaan, dan rasa hormat kepada tokoh bangsa yang telah memberikan perhatian besar bagi NTT.

“Beliau datang kembali untuk melihat masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjuangannya membangun Indonesia. Mari kita sambut dengan penuh cinta, sukacita, dan rasa terima kasih sebagai bentuk penghormatan kepada beliau,” tutup Filmon. (MI)




Hilda Manafe Serap Aspirasi Perumda Air Minum Kota Kupang, Dorong Dukungan Infrastruktur Air Bersih dari Pusat

Kupang, nwartapedia.com  –  Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Hilda Manafe, melakukan kunjungan kerja ke Perumda Air Minum Kota Kupang dalam rangka reses, Rabu (29/7/2026).

Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi terkait peningkatan layanan air bersih serta berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Hilda Manafe beserta tim tenaga ahli DPD RI.

Menurutnya, Hilda Manafe menjadi anggota DPD RI pertama yang secara langsung mengunjungi kantor Perumda Air Minum Kota Kupang untuk mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi perusahaan.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Ibu Hilda Manafe. Beliau menjadi anggota DPD RI pertama yang datang langsung ke kantor Perumda Air Minum Kota Kupang untuk mendengarkan aspirasi kami,” ujar Isidorus.

Dalam pertemuan tersebut, Perumda Air Minum memaparkan berbagai tantangan pelayanan, mulai dari keterbatasan jaringan distribusi, kebutuhan peningkatan kapasitas layanan, hingga kendala pendanaan untuk pengembangan sistem penyediaan air minum.

Isidorus menjelaskan, salah satu harapan yang disampaikan kepada DPD RI adalah agar pemerintah pusat kembali menghadirkan program hibah air minum seperti yang pernah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya.

Program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh sambungan air bersih secara gratis.

Selain itu, Perumda juga mengusulkan dukungan anggaran sekitar Rp14 miliar untuk pengembangan jaringan perpipaan dan penambahan sambungan rumah baru agar cakupan pelayanan air bersih di Kota Kupang semakin luas.

Persoalan pasokan energi listrik yang masih memengaruhi distribusi air selama 24 jam juga menjadi perhatian dalam diskusi.

Perumda berharap adanya dukungan pemerintah pusat terhadap pemanfaatan energi alternatif, termasuk energi surya, untuk mendukung operasional sistem penyediaan air minum.

Tak hanya itu, Isidorus turut menyampaikan pentingnya percepatan pengembangan Bendungan Manikin yang diproyeksikan mampu menambah pasokan air baku sekitar 350 liter per detik bagi Kota Kupang.

“Kami berharap berbagai kebutuhan ini dapat diperjuangkan oleh Ibu Hilda Manafe bersama DPD RI sehingga perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan layanan air minum di Kota Kupang semakin besar,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPD RI Hilda Manafe mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi pelayanan air bersih di Kota Kupang sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang dapat diperjuangkan di tingkat nasional.

Dalam dialog bersama direksi Perumda Air Minum Kota Kupang, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, di antaranya jumlah masyarakat yang telah terlayani dan yang belum memperoleh akses air bersih, ketersediaan sumber air baku, kondisi jaringan perpipaan yang telah menua, hingga keterbatasan anggaran perusahaan untuk memperluas layanan.

Selain itu, Hilda juga menyoroti pentingnya bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar memperoleh sambungan rumah secara gratis.

Ia menegaskan seluruh aspirasi tersebut akan dibawa dalam pembahasan bersama pemerintah pusat, termasuk saat rapat dengan Bappenas, agar memperoleh perhatian dalam bentuk program maupun dukungan anggaran.

“Hal-hal yang memungkinkan untuk dibantu pemerintah pusat akan kami perjuangkan, mulai dari penambahan sumber air baku, pembangunan infrastruktur perpipaan, hingga bantuan sambungan rumah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” tegas Hilda Manafe.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan akses layanan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat Kota Kupang, sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur air minum yang berkelanjutan. (MI)




Gubernur NTT dan Wali Kota Kupang Ambil Peran Strategis pada Jamda X Pramuka 2026

Kupang, nwartapedia.com  –  Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dijadwalkan mengambil peran strategis dalam rangkaian Jambore Daerah (Jamda) X Pramuka Penggalang se-NTT Tahun 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan (Buper) Fatubena, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Sesuai agenda panitia, Gubernur NTT akan membuka secara resmi Jamda X pada Rabu (29/7/2026), sementara Wali Kota Kupang mendapat tugas melepas sekaligus menyambut peserta Karnaval Budaya yang diikuti kontingen dari 17 Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka se-NTT.

Ketua Umum Panitia Jamda X Pramuka NTT, Ambrosius Kodo, yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, memastikan pembukaan kegiatan akan dipimpin langsung oleh Gubernur NTT.

“Buka tanggal 29, direncanakan oleh Bapak Gubernur,” tulis Ambrosius Kodo melalui pesan WhatsApp, Senin (27/7/2026).

Sekretaris Umum Panitia Jamda X, Suheryanta, menjelaskan bahwa sejumlah pimpinan daerah telah dijadwalkan mengisi rangkaian kegiatan selama jambore berlangsung.

Menurutnya, selain Gubernur NTT yang membuka kegiatan, Wakil Gubernur NTT akan menutup Jamda X pada 1 Agustus 2026.

Ketua DPRD NTT dijadwalkan memimpin Upacara Api Unggun, sedangkan Wali Kota Kupang akan melepas dan menerima kembali peserta Karnaval Budaya.

“Bapak Gubernur akan membuka Jamda X, kemudian ditutup oleh Bapak Wakil Gubernur. Ibu Ketua DPRD NTT memimpin Upacara Api Unggun, sementara Bapak Wali Kota Kupang melepas dan menerima peserta Karnaval Budaya dari 17 Kwarcab,” ujar Suheryanta.

Ia menambahkan, upacara pembukaan akan dimulai pukul 08.00 WITA. Hingga saat ini, kawasan Buper Fatubena telah dipenuhi aktivitas peserta dan panitia sehingga suasana jambore tampak semarak menjelang pembukaan resmi.

Peserta dari 17 Kwarcab kabupaten/kota di NTT telah memasuki lokasi perkemahan secara bertahap sejak 23 Juli 2026. Kontingen terakhir dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang tiba pada 26 Juli 2026.

Jamda X Pramuka NTT berlangsung pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026 dengan diikuti peserta dari Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Alor, Belu, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Sabu Raijua, Sikka, Flores Timur, Lembata, Kabupaten Kupang, dan Kota Kupang sebagai tuan rumah.

Melalui kolaborasi pemerintah provinsi dan pemerintah kota, Jamda X Pramuka 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat pembinaan karakter generasi muda, menumbuhkan semangat persaudaraan, serta melestarikan budaya daerah melalui berbagai kegiatan kepramukaan, termasuk Karnaval Budaya yang menjadi salah satu agenda utama jambore. (Humas Panitia).




Car Free Day dan Karnaval Gajah Bersama Jokowi Siap Meriahkan Kota Kupang, PSI NTT Ajak Warga Hadir

Kupang, nwartapedia  –  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengajak masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya untuk ikut memeriahkan Car Free Day dan Karnaval Gajah yang akan dihadiri Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Ketua DPW PSI NTT, dr. Christian Widodo, mengatakan kehadiran Jokowi menjadi momentum kebersamaan antara masyarakat dan pemimpin yang selama ini memiliki kedekatan dengan warga Nusa Tenggara Timur.

Selain menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang, Jokowi dijadwalkan mengikuti Car Free Day yang dimulai pukul 06.00 WITA di kawasan El Tari Kupang.

Pada sore harinya, Jokowi akan menghadiri Karnaval Gajah yang digelar pukul 15.00 WITA di kawasan LLBK.

Christian menyebut dua agenda tersebut dipersiapkan sebagai ruang kebersamaan antara masyarakat dengan Presiden ke-7 RI sekaligus menjadi ajang memperkuat semangat persaudaraan, gaya hidup sehat, dan pelestarian budaya lokal.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami mengajak seluruh warga datang bersama keluarga untuk meramaikan Car Free Day dan Karnaval Gajah serta menyambut kehadiran Pak Jokowi dengan tertib dan penuh sukacita,” ujarnya.

Menurutnya, Car Free Day akan menjadi ruang interaksi langsung antara Jokowi dan masyarakat, sedangkan Karnaval Gajah akan menampilkan berbagai atraksi budaya dan kreativitas yang menjadi kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur.

PSI NTT juga mengimbau seluruh peserta menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh masyarakat maupun tamu yang hadir.

“Kami berharap Car Free Day dan Karnaval Gajah menjadi pesta rakyat yang penuh semangat kebersamaan sekaligus menunjukkan keramahan masyarakat Kota Kupang dalam menyambut kehadiran Pak Jokowi,” tutup Christian Widodo. (*)