Wali Kota Kupang Lepas 48 Kontingen Pramuka ke Jamda X NTT, Bangun Karakter Generasi Muda

Kupang, nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi melepas 48 anggota Kontingen Kota Kupang yang akan mengikuti Jambore Daerah (Jamda) X Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026.

Pada kesempatan yang sama, ia juga melantik Dedi Wangge sebagai Pimpinan Kontingen Cabang (Pinkoncab) Gerakan Pramuka Kota Kupang.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Kristal Kupang, Jumat (24/7/2026), tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam membangun karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Dalam sambutannya, Christian Widodo menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.

“Membangun kota bukan hanya membangun jalan, gedung, atau infrastruktur. Yang jauh lebih penting adalah membangun manusianya, membangun karakter, pendidikan, kesehatan, serta budaya saling menghargai dan bergotong royong. Di sinilah peran Gerakan Pramuka menjadi sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Gerakan Pramuka Kota Kupang yang selama ini menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Kupang dalam membina generasi muda.

Menurutnya, sumber daya manusia yang unggul tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari karakter, disiplin, kepemimpinan, dan keimanan yang kuat. Karena itu,

Pemerintah Kota Kupang akan terus mendukung berbagai program kepemudaan yang berorientasi pada pembentukan karakter.

Dalam kesempatan tersebut, Christian Widodo mengungkapkan bahwa kuota awal kontingen Kota Kupang hanya sebanyak 32 peserta.

Namun setelah mengetahui jumlah peserta yang lolos seleksi mencapai 48 orang, ia memutuskan seluruh peserta diberangkatkan.

“Saya ingin semua anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berproses, dan berkembang melalui kegiatan jambore. Karena itu, seluruh peserta yang telah mengikuti seleksi kami berangkatkan,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Christian Widodo juga memberikan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta untuk mendukung kebutuhan peserta Kota Kupang yang nantinya akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026.

Selain melepas kontingen, Wali Kota Kupang turut memberikan apresiasi kepada anggota Pramuka Garuda yang menerima penghargaan.

Ia menegaskan bahwa predikat tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk menjadi teladan bagi anggota Pramuka lainnya.

“Semakin tinggi penghargaan dan kepercayaan yang diberikan, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul. Pramuka Garuda harus menjadi contoh dalam disiplin, kepedulian sosial, pelayanan, dan kepemimpinan,” tegasnya.

Christian Widodo juga berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik Kota Kupang selama mengikuti Jambore Daerah maupun Jambore Nasional.

“Kalian adalah wajah Kota Kupang. Tunjukkan bahwa anak-anak Kota Kupang memiliki karakter yang baik, disiplin, santun, beriman, dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pembina dan pendamping yang telah membimbing para peserta hingga siap mengikuti jambore.

“Sebuah kota yang hebat tidak diukur dari megahnya bangunan, tetapi dari kuatnya karakter masyarakat yang tinggal di dalamnya. Terima kasih kepada seluruh pembina yang telah menanamkan nilai-nilai itu kepada anak-anak kita,” tutupnya.

Sementara itu, Pimpinan Kontingen Cabang Kota Kupang, Dedi Wangge, menyatakan kesiapan seluruh kontingen untuk menjaga nama baik Kota Kupang selama mengikuti Jamda X Pramuka NTT maupun Jamnas XII 2026.

Ia menjelaskan bahwa kontingen Kota Kupang terdiri atas 48 peserta, didampingi enam pembina pendamping serta jajaran Pimpinan Kontingen Cabang.

“Kami berkomitmen menjaga kebersamaan, disiplin, dan nama baik Kota Kupang selama mengikuti Jambore Daerah maupun Jambore Nasional. Kepercayaan yang diberikan kepada kami akan kami jaga dengan sebaik-baiknya,” ujar Dedi.

Jambore Daerah X Pramuka NTT dijadwalkan berlangsung mulai 27 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Fatubena, Kota Kupang. Selanjutnya, peserta terpilih akan mewakili daerah pada Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta Timur. **




Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Libatkan Forum Pelanggan, Perkuat Komunikasi Demi Pelayanan Air Bersih

Kupang, nwartapedia.com – Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M, menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan pelanggan melalui pembentukan Forum Pelanggan sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih di Kota Kupang.

Komitmen tersebut disampaikan Isidorus saat pertemuan perdana bersama Forum Pelanggan yang berlangsung di Kantor Perumda Air Minum Kota Kupang, Jumat (24/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Isidorus menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Forum Pelanggan yang telah bersedia menjadi penghubung antara Perumda Air Minum dan masyarakat.

Menurutnya, forum ini akan mempercepat penyampaian informasi maupun penanganan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.

“Forum Pelanggan menjadi jembatan komunikasi antara Perumda Air Minum dan masyarakat. Jika ada kebocoran pipa, gangguan distribusi, atau persoalan pelayanan lainnya, anggota forum dapat langsung menyampaikan kepada kami sehingga penanganannya bisa lebih cepat,” katanya.

Ia menjelaskan, keberadaan Forum Pelanggan juga memberikan ruang bagi masyarakat yang selama ini masih ragu atau tidak mengetahui mekanisme penyampaian pengaduan.

Melalui forum tersebut, pelanggan dapat menyampaikan aspirasi maupun keluhan secara lebih mudah sehingga komunikasi menjadi lebih efektif.

Selain membangun komunikasi dua arah, Perumda Air Minum Kota Kupang juga memanfaatkan forum tersebut untuk memaparkan kondisi pelayanan selama Semester I Tahun 2026.

Informasi tersebut diharapkan dapat diteruskan oleh anggota forum kepada pelanggan di wilayah masing-masing agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan objektif.

Dalam rapat tersebut, anggota Forum Pelanggan turut menyampaikan berbagai masukan, di antaranya laporan kebocoran jaringan, keterbatasan jam pelayanan, permintaan sambungan rumah baru, hingga informasi mengenai potensi sumber air yang dapat dimanfaatkan Perumda Air Minum Kota Kupang.

Sejumlah komitmen juga disepakati, yakni pelaksanaan pertemuan secara berkala, pembentukan grup WhatsApp sebagai media komunikasi cepat, serta dukungan Forum Pelanggan dalam membantu menyosialisasikan hak dan kewajiban pelanggan.

Kepala Bagian Hubungan Pelanggan Perumda Air Minum Kota Kupang, Ferdy Jermias, mengatakan pembentukan Forum Pelanggan merupakan bentuk inovasi pelayanan yang mengedepankan pendekatan humanis.

Menurutnya, komunikasi dengan pelanggan tidak cukup dilakukan melalui layanan digital, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat secara langsung agar penyelesaian berbagai persoalan dapat berlangsung lebih cepat dan tepat.

Sementara itu, Ketua Forum Pelanggan, Dr. Noldy D. P. Mumu, S.E., M.M, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Perumda Air Minum Kota Kupang membentuk Forum Pelanggan.

Ia menilai forum tersebut menjadi wadah strategis yang mempertemukan aspirasi pelanggan dengan manajemen perusahaan sehingga berbagai persoalan pelayanan air bersih dapat dibahas dan diselesaikan secara bersama.

Noldy menjelaskan, forum telah menyepakati agenda pertemuan setiap tiga bulan sekali. Hasil pertemuan nantinya akan dirumuskan dalam laporan resmi yang disampaikan kepada Wali Kota Kupang sebagai bentuk evaluasi dan pertanggungjawaban terhadap pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Menurutnya, Forum Pelanggan juga akan melakukan kunjungan berkala ke setiap zona pelayanan untuk menghimpun aspirasi masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai proses distribusi air bersih agar pelanggan memahami tantangan operasional yang dihadapi Perumda Air Minum Kota Kupang.

Melalui sinergi tersebut, Perumda Air Minum Kota Kupang berharap pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, responsif, dan mampu meningkatkan kepuasan pelanggan. **