Sekretaris PD PERPAMSI NTT: Kolaborasi dan SDM Berkualitas Jadi Kunci Transformasi Layanan Air Minum

Kupang, nwartapedia.com  – Sekretaris Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia Nusa Tenggara Timur (PD PERPAMSI NTT), Isidorus Lilijawa, S.Fil., MM menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus utama kepengurusan baru dalam mendorong transformasi pelayanan air minum di NTT.

Hal itu disampaikan Isidorus Lilijawa saat ditemui nwartapedia.com di ruang kerjanya, Rabu (22/7/2026).

Menurutnya, komposisi kepengurusan PD PERPAMSI NTT periode 2026–2030 yang didominasi generasi muda diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi Perumda Air Minum di seluruh kabupaten dan kota di NTT.

“Hadirnya energi-energi muda kami harapkan mampu mempercepat pembenahan sektor air minum di NTT. Yang paling penting adalah membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan pemerintah, baik Pemerintah Provinsi NTT maupun pemerintah kabupaten dan kota, sehingga berbagai persoalan pelayanan air minum dapat diselesaikan bersama,” ujar Isidorus.

Ia mengatakan, PD PERPAMSI NTT akan memperbanyak forum komunikasi dengan Gubernur NTT, para bupati, dan wali kota untuk membahas perkembangan pelayanan air minum berdasarkan hasil evaluasi dan berbagai catatan yang telah dihimpun dari seluruh Perumda Air Minum.

Selain itu, organisasi juga akan memanfaatkan hasil pendampingan dan masukan dari BPKP Perwakilan NTT sebagai dasar dalam memperbaiki tata kelola perusahaan serta meningkatkan profesionalisme pengelolaan Perumda Air Minum.

Isidorus menjelaskan, salah satu program prioritas adalah menghadirkan pelatihan teknis dan pengembangan kapasitas SDM di Kota Kupang.

Selama ini, sebagian besar pelatihan masih dilaksanakan di Pulau Jawa dan Bali sehingga membutuhkan biaya yang cukup besar bagi peserta dari NTT.

“Ke depan kami ingin pelatihan-pelatihan tersebut dapat dilaksanakan di Kupang dengan menghadirkan narasumber dari PERPAMSI Pusat. Dengan begitu, biaya menjadi lebih ringan dan semakin banyak pegawai Perumda Air Minum yang bisa mengikuti peningkatan kompetensi,” jelasnya.

Selain pelatihan, PD PERPAMSI NTT juga akan mendorong semakin banyak direksi dan pegawai Perumda Air Minum memiliki sertifikasi kompetensi, mulai dari jenjang muda, madya hingga utama.

Tidak hanya itu, pihaknya akan membuka peluang lebih luas bagi putra-putri NTT untuk memperoleh beasiswa di Akademi Tirta sebagai lembaga pendidikan yang mencetak tenaga profesional di bidang pengelolaan air minum.

“Kami ingin semakin banyak SDM dari NTT yang memperoleh kesempatan belajar melalui beasiswa. Setelah kembali ke daerah masing-masing, mereka diharapkan mampu menerapkan ilmu dan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sebagai bagian dari penguatan organisasi, PD PERPAMSI NTT juga berkomitmen menyelenggarakan rapat kerja setiap tahun sebagai forum evaluasi, penyusunan program, serta penguatan sinergi antaranggota.

Selain itu, organisasi akan mendorong penyesuaian tarif air minum sesuai ketentuan yang berlaku serta memperkuat kerja sama dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTT dan BPKP Perwakilan NTT dalam pendampingan tata kelola keuangan dan manajemen perusahaan.

Isidorus berharap seluruh program yang telah disusun dapat meningkatkan profesionalisme Perumda Air Minum di NTT sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan air minum yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

“Harapan kami, semakin banyak masyarakat NTT yang menikmati pelayanan air minum yang lebih baik, sementara Perumda Air Minum semakin profesional, transparan, dan mendapat kepercayaan masyarakat,” pungkasnya. **