Dekan FKIP UCB: Pentas Seni Mahasiswa PGSD Jadi Wadah Lahirkan Guru Kreatif dan Berbudaya

Kupang, nwartapedia.com  –  Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Citra Bangsa (UCB), Heryon Bernard Mbuik, secara resmi membuka Pentas Seni Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) bertema “Inovasi Pembelajaran Seni Berbasis Tradisi: Eksplorasi Aransemen dan Gerak” di Taman Nostalgia, Kota Kupang, Kamis (16/7/2026).

Dalam sambutannya, Heryon Bernard Mbuik menegaskan bahwa pentas seni merupakan bagian dari proses pembelajaran yang tidak hanya menampilkan kemampuan mahasiswa dalam bidang seni, tetapi juga menjadi ruang untuk melahirkan calon guru yang kreatif, inovatif, dan mampu melestarikan budaya lokal.

Menurutnya, pendidikan di era modern harus mampu mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berkarakter, memiliki kepekaan budaya, serta mampu menciptakan pengalaman belajar yang menarik bagi peserta didik.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa seorang guru tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga harus mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kreatif, dan relevan dengan kehidupan siswa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tema “Inovasi Pembelajaran Seni Berbasis Tradisi: Eksplorasi Aransemen dan Gerak” mencerminkan komitmen FKIP Universitas Citra Bangsa dalam mengembangkan pembelajaran yang berpijak pada kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.

Bernard Mbuik juga memberikan apresiasi kepada dosen pengampu Mata Kuliah Pendidikan Seni Musik, Apris Yulianto Saefatu, M.Sn. dan Abraham Satya Graha, Ph.D., yang dinilai berhasil membimbing mahasiswa menghasilkan karya seni yang kreatif dan edukatif.

Selain itu, ia menyampaikan terima kasih kepada sekolah-sekolah mitra yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, yakni SD GMIT Oepura, UPTD RSS Oesapa, UPTD SD Bertingkat Kelapa Lima 1, UPTD SDN Danau Ina, dan UPTD SDN 2 Fontein. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Sementara itu, Ketua Program Studi PGSD Universitas Citra Bangsa, Yulsi Marselina Nite, mengatakan pentas seni merupakan implementasi hasil pembelajaran mahasiswa semester IV pada Mata Kuliah Pendidikan Seni Musik.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas melalui seni, sekaligus memperkenalkan inovasi pembelajaran berbasis budaya kepada sekolah-sekolah mitra.

Yulsi juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Citra Bina Insan Mandiri atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Ia berharap kolaborasi antara Program Studi PGSD UCB dan sekolah-sekolah mitra terus diperkuat melalui berbagai kegiatan akademik maupun praktik pembelajaran.

Pentas seni yang diikuti mahasiswa PGSD Universitas Citra Bangsa bersama lima sekolah mitra tersebut menampilkan berbagai pertunjukan musik, tari, dan kreasi seni berbasis budaya lokal. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen UCB dalam mencetak calon guru sekolah dasar yang profesional, inovatif, serta mampu menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya Indonesia melalui dunia pendidikan. (MI)