Bandara El Tari Kembali Berstatus Internasional, KADIN NTT dan CCI Dili Dorong Penerbangan Langsung Kupang–Dili

Kupang, nwartapedia.com  – Kembalinya status internasional Bandara El Tari menjadi momentum penting bagi penguatan konektivitas antara Indonesia dan Timor Leste. Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bobby Lianto, Dr.cand., M.M., MBA, bersama Presiden CCI Dili, Helder Viera, terus mendorong pembukaan rute penerbangan langsung Kupang–Dili–Kupang.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan yang turut dihadiri General Manager Lion Group, Rinus Zebua, di Ghaura Chocolatier & Cafe, Kupang.

Dalam pertemuan itu, Bobby Lianto menegaskan bahwa KADIN NTT bersama CCI Dili terus menjajaki peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk maskapai penerbangan, agar rute internasional Kupang–Dili dapat segera direalisasikan.

Menurut Bobby, potensi kerja sama ekonomi antara Nusa Tenggara Timur dan Timor Leste sangat besar. Selama ini, tingginya mobilitas masyarakat kedua wilayah masih bergantung pada jalur darat yang memerlukan waktu perjalanan sekitar delapan hingga sepuluh jam, bahkan kendaraan menuju Dili sering kali penuh.

“Karena itu, kehadiran penerbangan langsung akan menjadi solusi yang lebih cepat, nyaman, dan efisien bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah,” ujarnya.

Ia menambahkan, masih banyak masyarakat Kota Kupang maupun daerah lain di NTT yang belum pernah mengunjungi Dili. Begitu pula masyarakat Timor Leste yang belum menjadikan NTT sebagai tujuan utama perjalanan. Salah satu penyebabnya adalah lamanya waktu tempuh melalui jalur darat.

Dengan adanya penerbangan langsung, Bobby optimistis arus wisatawan, pelaku usaha, investor, hingga masyarakat umum akan meningkat secara signifikan. Kondisi tersebut diyakini akan memberikan dampak positif terhadap sektor perdagangan, pariwisata, investasi, dan hubungan ekonomi kedua negara.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby Lianto dan Helder Viera juga membahas dukungan dari Lion Group terhadap rencana pembukaan rute internasional tersebut. Lion Group yang membawahi sejumlah maskapai seperti Batik Air, Super Air Jet, Wings Air, dan Lion Air dinilai memiliki kapasitas untuk melayani penerbangan Kupang–Dili.

Bobby menegaskan bahwa perjuangan menghadirkan penerbangan langsung Kupang–Dili bukanlah hal baru. Upaya tersebut telah dilakukan selama bertahun-tahun dan kini semakin terbuka setelah Bandara El Tari kembali menyandang status sebagai bandara internasional.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, atas dukungan penuh hingga Bandara El Tari kembali berstatus internasional.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang telah mendukung penuh sehingga Bandara El Tari kembali berstatus internasional. Sekarang saatnya bersama-sama mengundang maskapai agar membuka layanan penerbangan internasional dari Kupang,” kata Bobby.

Bobby menegaskan KADIN NTT akan terus memperjuangkan pembukaan rute Kupang–Dili karena diyakini memiliki prospek yang sangat besar bagi kemajuan ekonomi kawasan.

“Kami tidak akan pernah menyerah karena kami yakin rute ini memiliki potensi yang sangat besar dan akan memberikan manfaat terbaik bagi kedua negara, khususnya bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur dan Timor Leste,” tutup Bobby Lianto.




Ketum KADIN NTT Lantik Pengurus KADIN Nagekeo dan Hadiri Pembukaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT

Kupang, nwartapedia.com  –  Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT), Bobby Lianto, melantik Pengurus KADIN Kabupaten Nagekeo periode 2026–2031 sekaligus menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi NTT yang berlangsung di Kabupaten Nagekeo.

Pelantikan tersebut merupakan rangkaian dari Musyawarah Kabupaten (Mukab) KADIN Nagekeo yang digelar pada Selasa, 23 Juni 2026, dengan tema “Bersinergi Bangun Nagekeo, KADIN, UMKM, dan Pemerintah Satu Tujuan.”

Tema tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan sektor perbankan dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah.

Dalam forum Mukab tersebut, peserta secara aklamasi kembali mempercayakan Sambu Aurelius Ignatius sebagai Ketua KADIN Kabupaten Nagekeo untuk masa bakti 2026–2031.

Prosesi pengukuhan dan pelantikan pengurus dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026, dipimpin langsung oleh Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto.

Acara tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Nagekeo, Silvester Teda Sada, S.Fil., yang mewakili Bupati Nagekeo.

Dalam sambutan tertulis Bupati Nagekeo yang dibacakan pada acara tersebut, ditegaskan bahwa KADIN memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah melalui kemitraan dengan pemerintah, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan.

Pemerintah Kabupaten Nagekeo berharap kepengurusan baru mampu memperkuat sinergi dalam mengembangkan dunia usaha, mendorong investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan dilantiknya Pengurus KADIN Nagekeo periode 2026–2031, diharapkan organisasi ini mampu membawa perubahan dan menjadi motor kebangkitan ekonomi, khususnya di Kabupaten Nagekeo,” demikian isi sambutan Bupati.

Sementara itu, Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto menegaskan komitmennya untuk terus mendukung KADIN Nagekeo dalam memperkuat iklim investasi dan mengembangkan potensi ekonomi daerah.

Menurut Bobby, Kabupaten Nagekeo memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan apabila didukung oleh kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, serta sektor keuangan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua KADIN Kabupaten Ende, Herry Jufry, serta Direktur Eksekutif KADIN NTT, Mercy Siubelan.

Selain menghadiri agenda pelantikan, Bobby Lianto juga memenuhi undangan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi NTT yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Nagekeo.

Kehadiran Ketua Umum KADIN NTT dalam dua agenda penting tersebut menunjukkan komitmen KADIN NTT untuk tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan dunia usaha, tetapi juga mendukung terciptanya kerukunan, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Nusa Tenggara Timur. **




Ivone Sarmento dan 8 Siswa Wakili NTT Ikut Olimpiade Aritmatika Nasional

Kupang, nwartapedia.com – Sebanyak sembilan siswa Sekolah Dasar (SD) asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan mewakili daerahnya pada Olimpiade Aritmatika Tingkat Nasional 2026 yang digelar di Hotel Four Points Makassar pada 28 Juni 2026.

Kesembilan peserta merupakan siswa binaan UMC Kupang yang berhasil lolos seleksi dan akan bersaing bersama lebih dari 800 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Adapun sembilan peserta yang mewakili NTT yakni Ivone Debora Masae Patrocinio Sarmento (SD NTO National Plus Kupang), Made Airlangga Ariaputra (SD Dian Harapan Kupang), Krisna Lucky Jonathan Toy (SD Dian Harapan Kupang), Vania Arifin (SD NTO National Plus Kupang), Ayana Arifin (SD NTO National Plus Kupang), Edward S. Helmyanto Mahodim (SDK St. Yoseph Noelbaki Kupang), Made Harsa Pradhirsta (SD Negeri Naikoten 1 Kupang), Alica Nataniela Fema Zakarias (SD Negeri Oetona Kupang), serta Sona Wasalinda Molina (SD Lentera Harapan Kupang).

Guru pendamping yang mewakili pimpinan UMC Kupang, Yanti Jonatan, mengatakan seluruh peserta telah dipersiapkan secara maksimal untuk mengikuti kompetisi nasional tersebut.

“Peserta Olimpiade Aritmatika Nasional tahun ini sebanyak lebih dari 800 orang yang dikirim oleh UMC-UCMAS Indonesia dari seluruh Indonesia, termasuk Kupang. Kali ini kami mengirim sembilan peserta,” ujar Yanti.

Menurutnya, peserta yang meraih hasil terbaik di tingkat nasional akan memperoleh kesempatan mengikuti Olimpiade Aritmatika tingkat internasional. Karena itu, kesiapan mental maupun kemampuan akademik menjadi fokus utama pembinaan.

“Akan ada lomba internasional setelah kompetisi nasional ini. UMC Kupang berharap anak-anak NTT mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional sebagai bagian dari upaya melatih mental dan menggali potensi mereka,” katanya.

Yanti menjelaskan, Olimpiade Aritmatika Nasional merupakan agenda tahunan UCMAS Indonesia. Menariknya, pada tahun 2027 mendatang, UMC Kupang direncanakan menjadi tuan rumah penyelenggaraan kompetisi tingkat nasional tersebut.

“Menjadi tuan rumah diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak NTT untuk mengikuti kompetisi nasional dan meraih prestasi bersama UMC Kupang,” tambahnya.

Dalam mengikuti kompetisi di Makassar, para peserta akan didampingi dua guru, yakni Yanti Jonatan dan Cornelia Darius.

Sebelumnya, UMC Kupang juga rutin bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dalam menggelar Lomba Berhitung Cepat. Selama dua tahun terakhir, UMC Kupang secara mandiri menyelenggarakan Lomba Sempoa Aritmatika dan Tes IGE UMC Kupang (LASIGE) 2026 yang terakhir digelar di Harper Hotel Kupang pada 17 Mei 2026 dengan melibatkan 375 peserta dari berbagai sekolah di Kota Kupang.

“Kami melihat anak-anak kita memiliki potensi besar asalkan diberikan ruang untuk dilatih dan dipersiapkan secara baik,” jelas Yanti.

Sementara itu, salah seorang orang tua peserta, Ipi Masae, mengaku bangga atas prestasi putrinya, Ivone Debora Masae Patrocinio Sarmento, yang berhasil lolos mewakili NTT di ajang nasional tersebut.

Ia juga mengapresiasi UMC Kupang yang telah membuka kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan berkompetisi secara sehat.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara siswa, guru, dan orang tua dalam mendukung proses pembelajaran. Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan sebagai wadah bagi anak-anak Indonesia untuk mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki.

“Setiap anak memiliki potensi luar biasa. Jika berada di lingkungan yang tepat dan mendapat pendampingan yang baik, mereka akan mampu menunjukkan prestasi terbaiknya,” tutupnya. (***)