Wakil Wali Kota Kupang Tekankan Persatuan dan Literasi Digital pada Harkitnas 2026

Kupang, nwartapedia.com  — Pemerintah Kota Kupang menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di halaman Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (20/5/2026).

Momentum nasional tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat semangat persatuan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi digital.

Upacara yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” berlangsung khidmat dan diikuti aparatur sipil negara (ASN), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), unsur kecamatan dan kelurahan, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Ludji, bertindak sebagai pemimpin upacara.

Sementara Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, tampil sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat Hari Kebangkitan Nasional.

Dalam sambutannya, Serena Francis menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional harus terus dijaga di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, terutama akibat perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital.

Menurutnya, nilai persatuan, gotong royong, dan solidaritas sosial harus menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat rasa persaudaraan dan semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media digital dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar.

Literasi digital, kata Serena, menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga stabilitas sosial dan persatuan bangsa.

“Kita harus menjaga ruang digital tetap sehat dan produktif. Jangan sampai hoaks dan informasi menyesatkan justru memecah persatuan masyarakat,” katanya.

Selain menyoroti pentingnya literasi digital, Serena juga menekankan bahwa semangat kebangkitan nasional perlu diwujudkan melalui pembangunan yang berpihak kepada masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Upacara peringatan Harkitnas 2026 tingkat Kota Kupang berlangsung tertib dan penuh semangat nasionalisme.

Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendiri bangsa dalam membangun Indonesia yang bersatu dan berdaulat. (goe)




Semangat Anak-anak PAUD dan TK di Kupang Warnai.Lomba HAN

Kupang, nwartapedia.com — Keceriaan dan semangat anak-anak mewarnai pelaksanaan lomba paduan suara Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang berlangsung di Kristal Hotel Kupang, Selasa (20/5/2026).

Sejak pagi hari, para peserta dari berbagai sekolah PAUD dan TK sudah memadati ruang persiapan bersama orang tua masing-masing.

Suasana di lokasi tampak sibuk namun penuh kehangatan. Para orang tua terlihat membantu anak-anak mengenakan kostum, merapikan rambut, hingga memastikan seluruh peserta siap tampil di atas panggung.

Salah satu kelompok peserta yang menarik perhatian berasal dari TKK Negeri Kelapa Lima.

Sejumlah siswi terlihat duduk rapi sambil dirias sederhana sebelum tampil membawakan lagu bersama teman-temannya.

Sebanyak 14 siswa dari sekolah tersebut dijadwalkan mengikuti lomba pada hari kedua kegiatan HAN 2026.

Persiapan dilakukan sejak pagi agar anak-anak tidak merasa gugup maupun terburu-buru saat tampil.

Salah satu orang tua murid, Kristin Mandala, mengaku sengaja datang lebih awal untuk membantu anak-anak bersiap.

“Kalau anak-anak dipersiapkan dari awal, mereka jadi lebih tenang dan percaya diri waktu tampil,” ujarnya.

Di sela-sela persiapan, tingkah lucu anak-anak juga mencuri perhatian. Ada yang sibuk bercermin melihat penampilannya, ada yang tertawa bersama teman-temannya, hingga beberapa anak yang tampak malu saat dirias.

Antusiasme peserta juga dirasakan para orang tua lainnya. Salah satu wali murid dari TKK Negeri Pembina mengatakan anaknya sangat bersemangat mengikuti lomba paduan suara dalam rangka HAN tahun ini.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman positif bagi anak-anak untuk belajar tampil di depan umum dan membangun rasa percaya diri sejak usia dini.

Pelaksanaan HAN 2026 di Kota Kupang masih akan diisi berbagai penampilan seni dan kreativitas anak dari sejumlah sekolah PAUD dan TK.

Suasana penuh semangat dan kepolosan anak-anak menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan tersebut. (goe)




Wali Kota Kupang Tutup Academy Qur’an Hidayatullah 2026, Dorong Pendidikan Karakter Anak

Kupang, nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, Christian Widodo, resmi menutup kegiatan Academy Qur’an (AQ) V Hidayatullah Kota Kupang Tahun 2026 di Pelataran Masjid Nurul Hidayah Kelapa Lima, Sabtu malam (16/5/2026).

Kehadiran Wali Kota Kupang dalam kegiatan tersebut menjadi perhatian tersendiri karena untuk pertama kalinya sejak Academy Qur’an digelar, penutupan acara dihadiri langsung oleh kepala daerah.

Dalam sambutannya, Christian Widodo menegaskan bahwa Academy Qur’an Hidayatullah bukan sekadar perlombaan keagamaan, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan era digital yang semakin terbuka.

Menurutnya, anak-anak harus dibekali tidak hanya dengan kemampuan akademik, tetapi juga nilai keimanan dan moral yang kuat agar mampu menghadapi tantangan zaman.

“Anak-anak kita jangan hanya pintar secara akademik, tetapi juga harus punya karakter yang kuat dan takut akan Tuhan. Ilmu tanpa iman bisa membuat orang sombong. Sebaliknya, iman tanpa ilmu juga bisa membuat orang salah arah. Karena itu iman dan ilmu harus berjalan bersama,” ujar Christian Widodo.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, kemajuan teknologi dapat berdampak negatif apabila tidak diimbangi dengan pendidikan moral dan akhlak yang baik.

Wali Kota Kupang menilai Academy Qur’an menjadi sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun hubungan sosial dan menjaga harmoni masyarakat di Kota Kupang.

Selain itu, Christian Widodo turut memberikan apresiasi kepada umat Muslim atas kontribusi mereka dalam pembangunan Kota Kupang, baik di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, maupun budaya.

“Kalau hari ini Kota Kupang semakin baik, itu tidak lepas dari peran umat Muslim. Mereka telah banyak membantu dalam pembangunan sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keberagaman di Kota Kupang merupakan kekuatan yang harus terus dijaga bersama. Menurutnya, perbedaan bukan penghalang, tetapi menjadi unsur penting dalam menciptakan keharmonisan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Christian Widodo juga memberi motivasi kepada seluruh peserta Academy Qur’an agar terus belajar dan tidak mudah menyerah meskipun belum meraih juara.

“Kekalahan yang sebenarnya adalah ketika kita berhenti mencoba. Selama kita masih mau belajar dan terus berusaha, maka sesungguhnya kita belum kalah,” pesannya.

Pemerintah Kota Kupang, lanjutnya, berkomitmen mendukung pelaksanaan Academy Qur’an Hidayatullah agar ke depan dapat digelar lebih besar dan menjangkau lebih banyak generasi muda.

Pada akhir acara, Wali Kota Kupang menyerahkan piala penghargaan kepada para juara umum Academy Qur’an V Tahun 2026, yakni Juara Umum I MI Pemimpin Hidayatullah Rumah Qur’an, Juara Umum II TPQ Al Ilmu, dan Juara Umum III MA Hidayatullah Batakte.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Kupang sekaligus pendiri Hidayatullah NTT, Muhammad MS, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Kupang dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, Hidayatullah telah hadir di NTT sejak 1992 dan terus fokus pada pengembangan pendidikan serta pembinaan generasi muda Muslim, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ia menambahkan, Academy Qur’an tidak hanya mengajarkan anak membaca Al-Qur’an, tetapi juga mendorong peserta memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. *




RUPS Bank NTT Ditunda, Agenda 24 Mei di Kupang Bahas Rencana Bisnis 2026

Kupang, nwartapedia.com – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT) di Ende, Jumat (15/5/2026), ditunda karena keterbatasan waktu. Pembahasan akan dilanjutkan pada Minggu, 24 Mei 2026 di Kota Kupang.

RUPS yang digelar di Hotel Flores Mandiri Ende ini memiliki dua agenda utama: laporan pertanggungjawaban direksi Tahun Buku 2025 dan rencana bisnis Bank NTT 2026. Namun rapat tak tuntas karena diskusi memanjang.

Gubernur NTT Melki Laka Lena selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) memutuskan menunda rapat. Alasannya, waktu yang tersedia sudah habis dan ia harus kembali ke Kupang untuk mendampingi kunjungan kerja Menko Pangan Zulkifli Hasan.

“Pelaksanaan RUPS di Kabupaten Ende tertunda dan nanti disambung lagi tanggal 24 Mei 2026. Materi pembicaraannya memang butuh waktu yang agak cukup,” ujar Melki usai pelantikan pengurus PAN Se-NTT di Auditorium Undana Kupang.

Seluruh pemegang saham menyepakati tiga agenda utama untuk RUPS lanjutan rencana Bisnis Bank NTT 2022 yakni  Evaluasi arah pengembangan bisnis tahun depan, Pengangkatan Direktur Kepatuhan Baru Posisi strategis untuk tata kelola bank dan Perubahan Status Hukum Menjadi Perseroda Transformasi badan hukum Bank NTT.

Bupati Soroti Hubungan Dingin dengan Dirut Charlie Paulus
Sebelum ditunda, para bupati selaku pemegang saham Seri A menyoroti komunikasi dengan Direktur Utama Charlie Paulus yang dinilai dingin dan kaku.

Para bupati secara terbuka menyampaikan contoh konkret dalam forum.

Mereka merasa sikap jajaran direksi saat ini berbeda dengan periode sebelumnya.

“Pemegang saham saja alami hal begitu, bagaimana dengan para staf ya. Pasti lebih kaku lagi,” kata salah satu sumber.

Keluhan ini disebut sudah disampaikan ke Gubernur Melki sebelumnya, namun diminta ditahan hingga RUPS berlangsung.

Meski ada dinamika, Gubernur Melki menilai diskusi tetap berjalan baik dan fokus pada evaluasi kinerja Bank NTT.

“Prinsipnya, diskusi jalan bagus. Relatif berjalan baik. Nanti tanggal 24 baru kita lihat finalnya,” tegasnya.

RUPS lanjutan di Kupang dipastikan menjadi penentu arah kebijakan Bank NTT untuk 2026, termasuk struktur manajemen dan status badan hukum perseroan.**




Ahmad Talib Tinjau Korban Kebakaran Panti Asuhan Holy Angel di Kupang, Minta Pengurusan Dokumen Dipermudah

Kupang, nwartapedia.com – Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Talib, meninjau langsung korban kebakaran Panti Asuhan Holy Angel yang terjadi di Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Kunjungan tersebut dilakukan pada malam hari di Balai Diklat Dinas Sosial Provinsi NTT, tempat sementara para korban kebakaran dievakuasi setelah musibah yang menghanguskan sejumlah fasilitas dan dokumen penting milik korban.

Dalam keterangannya, Ahmad Talib menyampaikan rasa prihatin dan kepedulian terhadap para korban yang terdampak bencana kebakaran tersebut.

“Saya atas nama pribadi menyampaikan turut prihatin dan peduli terhadap korban kebakaran yang dialami Panti Asuhan Holy Angel di Kelurahan Naikoten,” ujarnya.

Ia mengaku sengaja datang langsung ke lokasi pengungsian untuk memantau kondisi para korban sekaligus memastikan penanganan bantuan berjalan dengan baik.

Saya ingin melihat langsung kondisi saudara-saudari kita yang terdampak kebakaran agar bisa berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kupang dalam penyaluran bantuan,” katanya.

Ahmad Talib juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Sosial Kota Kupang yang dinilai cepat tanggap dalam membantu para korban pascakebakaran.

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Toto Asaan, yang turut hadir dan mendampingi para korban di lokasi pengungsian.

Menurutnya, selain kerugian materiil, kebakaran tersebut turut menyebabkan hilangnya berbagai dokumen administrasi penting milik korban.

“Banyak dokumen penting yang terbakar seperti sertifikat tanah, ijazah, KTP, KK, akta kelahiran, dan dokumen administrasi lainnya,” jelasnya.

Karena itu, Ahmad Talib meminta Kantor Pertanahan Kota Kupang dan instansi terkait lainnya untuk membantu mempercepat proses pengurusan dokumen milik korban kebakaran.

“Saya meminta pemerintah dan dinas terkait agar membantu pengurusan kembali dokumen korban kebakaran mulai dari sertifikat, ijazah, KTP, KK hingga akta kelahiran agar masyarakat bisa kembali mendapatkan hak administrasinya,” tegasnya.

Ia berharap seluruh korban kebakaran dapat segera memperoleh bantuan dan pendampingan sehingga dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasa. *




Kunjungi MPP Kota Kupang, Wamen PANRB Soroti Pentingnya Pelayanan Publik Cepat dan Profesional

Kupang, nwartapedia.com – Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Purwadi Arianto menegaskan bahwa pelayanan publik yang cepat, profesional, dan responsif menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja ke Mall Pelayanan Publik Kota Kupang pada Selasa, 12 Mei 2026.
Dalam kunjungannya, Purwadi Arianto menilai kehadiran Mall Pelayanan Publik (MPP) mampu memberikan kemudahan akses layanan bagi masyarakat melalui sistem pelayanan terpadu dan efisien.

Menurutnya, masyarakat yang datang ke kantor pemerintahan umumnya membawa persoalan yang membutuhkan solusi cepat dari pemerintah.

“Masyarakat datang itu membawa masalah, sehingga harus dilayani dengan baik. Pemerintah harus hadir memberikan solusi,” ujarnya.

Wamen PANRB menjelaskan bahwa kepercayaan publik terhadap pemerintah dibangun melalui ketulusan dalam melayani dan kecepatan dalam merespons kebutuhan masyarakat.

Ia menyebut pelayanan yang tulus harus dilakukan tanpa pamrih, sedangkan kecepatan pelayanan perlu ditunjang dengan sistem kerja yang efektif serta dukungan teknologi komunikasi yang memadai.

Selain itu, Purwadi Arianto juga menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam pelayanan publik.

Menurutnya, aparatur sipil negara harus menjadi contoh dalam memberikan pelayanan yang disiplin dan berkualitas.

“Kalau kita sudah tulus melayani, cepat merespon, dan taat SOP, maka itu akan menjadi teladan. Dari situlah kepercayaan masyarakat tumbuh,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi berbagai inovasi pelayanan yang diterapkan di MPP Kota Kupang, termasuk pengembangan digitalisasi layanan untuk mempermudah masyarakat mengakses pelayanan pemerintah.

Meski demikian, ia mengingatkan agar transformasi digital tetap memperhatikan masyarakat yang belum sepenuhnya memahami teknologi.

“Digitalisasi itu penting, tetapi kita juga harus memastikan semua lapisan masyarakat tetap bisa mengakses layanan, termasuk yang belum familiar dengan teknologi,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Kupang, Christian Widodo menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wamen PANRB ke Kota Kupang.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Kupang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Kupang,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Kupang terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat melalui berbagai inovasi pelayanan berbasis digital dan peningkatan kualitas aparatur sipil negara. ***




Bank Rakyat Indonesia Perkuat Layanan Kemanusiaan, Serahkan Ambulans untuk Polda NTT

Kupang, nwartapedia.com  –  Bank Rakyat Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kali ini, BRI menyerahkan bantuan berupa satu unit mobil ambulans kepada Polda NTT untuk mendukung pelayanan kesehatan dan penanganan kondisi darurat di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Kupang pada Kamis, 30 April 2026. Bantuan diserahkan langsung oleh Area Head BRI Kupang, Mochamad Reza Bondan Wibowo kepada Kapolda NTT, Rudi Darmoko.
Regional CEO BRI Region 17

Denpasar, Hery Noercahya mengatakan bahwa program TJSL BRI terus diarahkan untuk memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, bantuan ambulans tersebut diharapkan mampu mendukung operasional kepolisian, khususnya dalam memberikan layanan kesehatan yang cepat, tanggap, dan responsif kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan darurat.

“BRI berkomitmen untuk terus hadir memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai program TJSL. Bantuan ambulans ini diharapkan dapat membantu Polda NTT dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, BRI tidak hanya fokus pada sektor perbankan, tetapi juga aktif mengambil bagian dalam pembangunan sosial melalui berbagai program berkelanjutan di bidang kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Kapolda NTT, Rudi Darmoko menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh BRI kepada institusinya.

Menurutnya, keberadaan ambulans tersebut akan sangat membantu tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama pada situasi darurat dan kegiatan kemanusiaan di wilayah NTT.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI atas bantuan yang diberikan. Ambulans ini tentu sangat bermanfaat untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Melalui program TJSL, BRI terus memperkuat perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya bergerak di bidang jasa keuangan, tetapi juga hadir mendukung pembangunan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah Indonesia. *




Bobby Lianto Promosikan Produk Unggulan NTT di Paris, Ghaura Coklat Bidik Pasar Eropa

Kupang, nwartapedia.com – Ketua Umum KADIN Nusa Tenggara Timur, Bobby Lianto, melakukan kunjungan bisnis ke Paris, Prancis, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar internasional bagi produk-produk unggulan asal NTT.

Bobby Lianto tiba di Paris pada Kamis pagi sekitar pukul 06.00 waktu setempat menggunakan penerbangan Air France AF 257. Setibanya di ibu kota Prancis tersebut, ia langsung menjalani sejumlah agenda penting terkait promosi produk lokal NTT ke pasar Eropa.

Kunjungan pertamanya dilakukan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris yang berlokasi di Rue Cortambert, Paris. Dalam pertemuan tersebut, Bobby diterima langsung oleh Atase Perdagangan KBRI Paris, Harry Putranto.

Dalam diskusi itu, Harry Putranto menjelaskan bahwa pasar Eropa memiliki standar dan regulasi yang sangat ketat terhadap produk impor, termasuk proses verifikasi kualitas, sertifikasi, hingga survei produk sebelum dapat dipasarkan secara luas.

Meski demikian, ia menilai peluang produk Indonesia untuk berkembang di Eropa tetap terbuka lebar apabila mampu memenuhi standar yang ditetapkan. Produk yang berhasil masuk bahkan berpotensi bertahan dalam jangka panjang di pasar internasional.

Menanggapi hal tersebut, Bobby Lianto menyampaikan bahwa pasar Eropa merupakan peluang besar bagi produk-produk asal Indonesia, khususnya dari NTT. Namun tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM adalah tingginya biaya pengiriman serta ketatnya persyaratan pasar Eropa yang sulit dipenuhi sebagian pelaku usaha kecil.

“Kalau sebuah produk sudah bisa masuk Paris, maka peluang menembus pasar Eropa Barat dan Eropa Timur akan semakin terbuka,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bobby Lianto turut didampingi Yuliana Nesia Angelina serta diaspora asal Kupang, Novy Adoe, yang telah lebih dari dua dekade menetap di Paris bersama suaminya, Olivier Richer.

Selain membangun jaringan dagang, Bobby juga membawa sejumlah produk unggulan asal NTT, salah satunya Ghaura Coklat. Produk tersebut memiliki sejarah penting karena biji kakao asal Desa Ghaura, Pulau Sumba, pernah mengharumkan nama Indonesia di ajang dunia.

Pada tahun 2015, kakao Ghaura dari perkebunan PT Timor Mitra Niaga milik Hengky Lianto berhasil membawa Indonesia meraih penghargaan internasional dalam ajang International Cocoa Awards.

Kesuksesan tersebut kemudian mendorong Bobby Lianto bersama Leimena mendirikan pabrik coklat pertama di NTT pada tahun 2019 dengan nama Ghaura Coklat. Produk tersebut diproduksi di Kota Kupang dan pertama kali diperkenalkan pada ajang Salon du Chocolat Paris 2019.

Kini, Ghaura Coklat terus berkembang dengan berbagai varian produk dan jaringan distribusi yang telah menjangkau Kupang, Labuan Bajo, Bali, Australia, Singapura hingga pasar Eropa.

Dalam agenda lainnya di Paris, Bobby Lianto juga mengunjungi La Maison De L’Indonésie, sebuah butik khusus produk Indonesia yang berlokasi di Rue Jean Zay, Paris.

Di tempat tersebut, Bobby bertemu diaspora Indonesia, Eka Moncarre, yang memasarkan berbagai produk khas Indonesia seperti kopi, coklat, teh, rempah-rempah, hingga makanan tradisional.

Melalui kunjungan itu, Ghaura Coklat juga dipastikan akan menjadi salah satu produk Indonesia yang tersedia di La Maison De L’Indonésie sebagai bagian dari promosi produk lokal NTT di pasar internasional.




Tak Jadi Pengawas Ujian, Guru SDN Sikumana 1 Kupang Tetap Produktif Siapkan Administrasi Pembelajaran

Kupang, nwartapedia.com  –  Guru di SDN Sikumana 1, Kota Kupang, tetap menunjukkan produktivitas di tengah pelaksanaan ujian sekolah.

Meski tidak mendapat tugas sebagai pengawas, para guru tetap hadir dan memanfaatkan waktu untuk menyelesaikan administrasi pembelajaran.

Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Decky Jois Kalukur, para guru aktif bekerja di ruang kelas yang sementara difungsikan sebagai ruang guru.

Mereka menyusun rencana pembelajaran, menyiapkan perangkat ajar, serta merancang soal untuk Ujian Semester II.

Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen profesional guru dalam menjaga kualitas dan kesinambungan proses belajar mengajar, meskipun tidak terlibat langsung dalam pengawasan ujian.

Data sekolah mencatat, UPTD SDN Sikumana 1 memiliki total 341 siswa, dengan 44 siswa kelas VI yang saat ini sedang mengikuti ujian sekolah.

Guru kelas VI, Adriana Deo, menegaskan bahwa kehadiran di sekolah tetap menjadi bagian dari tanggung jawab profesi sebagai pendidik.

“Walaupun tidak mendapat tugas mengawas ujian, kami tetap masuk sekolah untuk menyelesaikan administrasi pembelajaran agar proses belajar ke depan lebih terarah dan berkualitas,” ujarnya.

Hal senada disampaikan guru kelas I, Yuliana Bulu. Ia menyebut momentum ujian dimanfaatkan untuk menuntaskan penyusunan perangkat evaluasi pembelajaran.

“Kami tetap hadir di sekolah sebagai bentuk tanggung jawab dalam menyiapkan pembelajaran yang lebih baik,” katanya.

Kepala Sekolah Decky Jois Kalukur menilai kedisiplinan guru menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ia berharap budaya kerja positif tersebut terus dipertahankan.

“Komitmen guru untuk tetap hadir dan bekerja secara produktif menjadi bagian penting dalam membangun kualitas pendidikan di sekolah,” tegasnya.

Suasana kerja yang kondusif terlihat dari keseriusan para guru dalam menyelesaikan tugas masing-masing.

Upaya ini sekaligus menunjukkan dedikasi tenaga pendidik dalam mempersiapkan pembelajaran yang lebih berkualitas bagi peserta didik. (goe)




Pencurian di SD Persitim Satu Airmata, Kepsek Apresiasi Ahmad Talib dan Minta CCTV

Kupang, nwartapedia.com – Kasus pencurian fasilitas pendidikan di SD Persitim Satu, Kelurahan Airmata, Kota Kupang, mendapat perhatian serius dari pihak sekolah.

Kepala sekolah, Sauda Palang Bolen, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kota Kupang, Ahmad Talib, atas pendampingan dalam proses pelaporan kasus tersebut.

Hal itu disampaikannya kepada media ini pada Rabu (5/5/2026), usai melaporkan kehilangan satu unit laptop dan infokus ke Polsek Kota Lama.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Ahmad Talib yang telah mendampingi kami dalam proses pelaporan ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peristiwa pencurian diperkirakan terjadi pada hari Minggu, setelah pihak sekolah mendapati perangkat yang disimpan di dalam lemari sudah tidak berada di tempat saat dilakukan pengecekan.

Selain menyampaikan apresiasi, ia juga menyoroti lemahnya sistem keamanan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, belum adanya pagar pembatas menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya pencurian.

“Kami berharap ada perhatian lebih terhadap sarana sekolah, khususnya pembangunan pagar pembatas yang hingga kini belum memadai,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran sekolah menjadi kendala dalam penyediaan sistem keamanan tambahan seperti penjaga sekolah maupun pemasangan kamera pengawas (CCTV).

“Dengan kondisi keuangan yang terbatas, kami belum mampu menyediakan penjaga atau CCTV. Selama ini kami hanya mengandalkan bantuan warga sekitar,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap pemerintah melalui instansi terkait dapat segera mengambil langkah konkret guna meningkatkan keamanan sekolah, sehingga seluruh fasilitas pendidikan, khususnya yang berasal dari bantuan pemerintah, dapat terjaga dengan baik.

“Kami berharap ke depan sekolah ini bisa memiliki CCTV dan sistem keamanan yang memadai agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya.*