Wali Kota Kupang Resmi Buka Karnaval Budaya Perdana, Gaungkan Persatuan dalam Keberagaman

Kupang, nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, resmi membuka Karnaval Budaya Kota Kupang yang digelar meriah di Bundaran Tirosa, Sabtu (25/4/2026) malam.

Kegiatan spektakuler tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-140 Kota Kupang dan HUT ke-30 Otonomi Daerah.

Di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi acara, Christian Widodo menegaskan bahwa karnaval budaya bukan sekadar hiburan atau parade semata, melainkan momentum untuk merayakan identitas Kota Kupang sebagai kota yang menjunjung tinggi keberagaman dan persatuan.

“Malam ini kita tidak hanya merayakan sebuah parade, tetapi merayakan identitas kita bersama. Kita merayakan jiwa Kota Kupang, yaitu keberagaman dan kolaborasi yang harmonis,” ujar Christian Widodo dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa keberagaman yang dimiliki Kota Kupang justru menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah, bukan sebagai penghalang maupun pemisah antarwarga.

“Keberagaman bukan jarak pemisah, tetapi jembatan yang menyatukan kita. Karena itu tema malam ini adalah Harmoni dalam Keberagaman,” katanya.

Menurut Christian, harmoni bukan berarti semua harus sama atau seragam, melainkan hidup berdampingan dalam keseimbangan dengan tetap menghargai keunikan masing-masing.

“Kita tidak bisa menyamakan semua orang, tetapi kita bisa hidup bersama dalam damai, saling menghormati, dan saling menguatkan,” lanjutnya.

Dalam sambutannya, Christian juga menyebut Kota Kupang sebagai miniatur Indonesia dan miniatur Nusa Tenggara Timur, karena dihuni oleh masyarakat dari berbagai suku, agama, dan etnis yang selama ini hidup rukun.

Ia mengungkapkan, Karnaval Budaya tahun ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan sepanjang sejarah 140 tahun Kota Kupang.

Kegiatan tersebut lahir dari aspirasi berbagai komunitas budaya yang ingin menampilkan kekayaan tradisi mereka kepada masyarakat luas.

“Banyak komunitas yang ingin menampilkan pakaian adat, tarian, dan budaya mereka, tetapi belum memiliki panggung yang tepat. Maka malam ini kami hadirkan ruang itu,” jelasnya.

Christian berharap karnaval budaya ini dapat menjadi agenda tahunan kebanggaan Kota Kupang sekaligus warisan berharga bagi generasi mendatang.

“Saya bermimpi beberapa tahun ke depan acara ini menjadi event besar yang ditunggu-tunggu masyarakat. Bahkan wisatawan dari berbagai daerah datang ke Kupang untuk menyaksikannya,” ujarnya.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Christian menilai kegiatan tersebut juga memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama sektor UMKM dan industri kreatif.

“Hari ini penjual kain tenun, penyewa pakaian adat, make up artist, hingga pelaku UMKM ikut merasakan manfaatnya. Artinya budaya juga bisa menggerakkan ekonomi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Christian turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Kota Kupang atas dukungan dan kebersamaan dalam membangun kota.

“Kalau Kota Kupang hari ini bercahaya, itu bukan karena pemimpinnya, tetapi karena lilin-lilin kecil yang menyala di rumah warga, di RT, RW, kelurahan, kecamatan, dan komunitas-komunitas masyarakat,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga Kota Kupang sebagai warisan leluhur sekaligus titipan bagi generasi masa depan.

“Kita tidak hanya hidup di Kota Kupang, tetapi kita hidup untuk Kota Kupang,” pungkasnya. (MI)




NTT Resmi Miliki Program Bayi Tabung, Gubernur Apresiasi Layanan Baru di Kupang

Kupang, nwartapedia.com – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kini resmi memiliki program layanan bayi tabung setelah diluncurkannya Grand Launching layanan fertilitas modern di Hotel Harper Kupang, Sabtu (25/4/2026).

Kehadiran program ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat, khususnya pasangan suami istri yang selama ini mendambakan kehadiran buah hati.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Henderina Laiskodat, menyampaikan apresiasi tinggi atas hadirnya layanan bayi tabung pertama di NTT melalui kerja sama Arra Fertility Clinic dan Morula IVF Indonesia.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas hadirnya program bayi tabung ini. Ini adalah langkah maju dalam dunia kesehatan NTT,” demikian sambutan Gubernur.

Menurutnya, selama ini banyak warga NTT yang harus pergi ke Surabaya, Bali, maupun Jakarta untuk mengikuti program bayi tabung. Selain memerlukan biaya besar, proses tersebut juga menguras waktu, tenaga, dan kondisi psikologis pasien.

Dengan hadirnya layanan ini di Kupang, masyarakat kini memiliki akses kesehatan reproduksi yang lebih dekat, mudah, dan terjangkau. Bahkan, biaya yang sebelumnya sangat besar dapat ditekan hingga 30 sampai 40 persen.

Gubernur menilai kehadiran program bayi tabung bukan sekadar pelayanan medis, tetapi menjadi simbol harapan baru bagi keluarga di NTT.

“Banyak pasangan telah menanti bertahun-tahun untuk mendapatkan keturunan. Kehadiran layanan ini menjawab kerinduan dan perjuangan mereka,” lanjut sambutan tersebut.

Selain memberi manfaat medis, program ini juga diyakini memberi dampak psikologis positif. Pasien dapat menjalani proses kehamilan tetap dekat dengan keluarga dan lingkungan terdekat, sehingga mengurangi stres dan meningkatkan peluang keberhasilan.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah NTT, dr. Stefanus Dhe Soka,Sp.B, M.KM menyebut kehadiran program bayi tabung di NTT sebagai lompatan besar pelayanan kesehatan daerah.

“Ini sesuatu yang luar biasa. Kami bangga karena NTT kini memiliki pelayanan kesehatan reproduksi yang maju dan modern,” ujarnya.

Ia berharap layanan tersebut terus berkembang dan memberi manfaat luas bagi masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi etika kedokteran dan nilai kemanusiaan.

Di kesempatan yang sama, dr. Andree Hartanto, Sp.OG, FEIICOG, FICS dari Arra Fertility Clinic dalam materinya menjelaskan bahwa banyak pasangan di NTT membutuhkan penanganan fertilitas lanjutan, bukan sekadar pengobatan biasa.

Selama tujuh tahun praktik di Kupang, ia menemukan banyak kasus gangguan kesuburan yang membutuhkan teknologi reproduksi berbantu, seperti bayi tabung.

“Tujuan kami bukan hanya menjalankan program, tetapi membantu pasangan mendapatkan hasil nyata, yaitu kehadiran buah hati,” jelasnya.

Menurut dr. Andree, hadirnya program bayi tabung di Kupang merupakan buah dari kerja sama besar antara Arra Fertility Clinic dan Morula IVF Indonesia.

Setiap tahunnya, Morula IVF Indonesia melalui Morula IVF Surabaya dipercaya menangani banyak pasien dari wilayah Indonesia Timur.

Morula IVF Indonesia melihat kebutuhan tersebut bukan sekadar layanan medis, tetapi juga panggilan untuk mendekatkan harapan bagi pasangan yang merindukan buah hati.

Karena itu, Morula hadir di Kupang bersama Arra Fertility Clinic untuk membangun layanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

“Kolaborasi ini dibangun bukan hanya untuk menghadirkan teknologi reproduksi modern, tetapi juga membawa harapan lebih dekat ke tempat pasangan memulainya, yaitu rumah mereka sendiri,” ujar dr. Andree.

Ia menambahkan, tujuan utama program ini bukan hanya menjalankan prosedur medis, tetapi membantu pasangan memperoleh hasil nyata berupa kehadiran buah hati.

Dengan dimulainya layanan ini, NTT menorehkan sejarah baru dalam sektor kesehatan sekaligus membuka harapan baru bagi banyak keluarga. (MI)




Komunitas Beta Bersih Dorong 51 Kelurahan Berlomba Ciptakan Lingkungan Bersih di Kota Kupang

Kupang, nwartapedia.com  –  Ketua Satgas Lomba Kupang Bersih sekaligus Ketua Komunitas Beta Bersih, Irsan Dardana, menyampaikan perkembangan program lomba kebersihan antar kelurahan usai upacara peringatan HUT ke-140 Kota Kupang dan HUT ke-30 Otonomi Daerah di halaman Kantor Wali Kota Kupang, Sabtu (25/4/2026).

Menurutnya, program tersebut telah resmi diluncurkan oleh Wali Kota Kupang pada 27 Februari 2026 dan kini telah memasuki tahapan penilaian oleh tim dewan juri.

“Program ini sudah berjalan dan saat ini masuk proses penilaian. Ketua tim dewan juri Bapak Ahmad Likur yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang bersama tim telah melakukan penilaian pada bulan Maret, dan direncanakan penilaian lanjutan kembali pada Juni dan Juli,” ujar Irsan Dardana kepada media ini

Ia menjelaskan, hasil lomba nantinya akan diumumkan pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Adapun sistem penilaian difokuskan pada kondisi kebersihan lingkungan di setiap kelurahan, mulai dari kebersihan trotoar, aliran sungai, hingga tempat pembuangan sementara (TPS).

“Poin utama penilaian adalah hasil nyata di lapangan. Jadi bukan hanya program di atas kertas, tetapi bagaimana lingkungan benar-benar bersih dan tertata,” jelasnya.

Lomba ini diikuti seluruh 51 kelurahan di Kota Kupang, sehingga seluruh wilayah secara otomatis menjadi peserta.

Ia menambahkan, dibanding tahun sebelumnya, kriteria penilaian kini diperketat dan lebih menitikberatkan pada hasil kerja pemerintah kelurahan, RT, RW, serta partisipasi masyarakat.

“Kalau dulu kriterianya umum, sekarang lebih dipertajam pada hasil yang dicapai. Tim juri turun langsung melihat kondisi di lapangan,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Komunitas Beta Bersih menyediakan total hadiah sebesar Rp100 juta bagi enam kelurahan terbaik, yakni juara 1, 2, 3 serta harapan 1, 2, dan 3.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa komunitasnya tidak terlibat dalam proses penilaian. 

Seluruh mekanisme penjurian sepenuhnya diserahkan kepada tim independen dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang.

“Untuk penilaian, kami tidak ikut campur. Semua diserahkan kepada tim dewan juri dari DLHK agar objektif dan profesional,” tegasnya.

Ia berharap lomba ini mampu membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, bukan semata demi meraih juara, tetapi untuk menciptakan budaya bersih yang berkelanjutan.

“Harapan kami, masyarakat antusias menciptakan lingkungan bersih di wilayah masing-masing. Bukan hanya memenangkan lomba, tetapi membangun budaya bersih demi mewujudkan Kota Kupang yang bersih, indah, dan asri,” tutupnya. (MI)




DLHK Kota Kupang Terima 22 Motor Sampah, Dorong Warga Aktif Pilah Sampah dari Rumah

Kupang, nwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menerima bantuan 22 unit motor sampah dari Wali Kota Kupang dalam rangka peringatan HUT ke-140 Kota Kupang dan HUT ke-30 sebagai daerah otonom, Sabtu (25/4/2026).

Kepala DLHK Kota Kupang, Matheos Maahury, menyampaikan bahwa bantuan tersebut akan didistribusikan ke setiap kelurahan guna memperkuat sistem pengelolaan sampah di tingkat lingkungan.

“Sebanyak 22 unit motor sampah ini akan disalurkan ke kelurahan-kelurahan, sehingga penanganan sampah bisa lebih cepat dan efektif,” ujarnya kepada media ini usai kegiatan.

Ia menegaskan, selain peningkatan sarana, peran serta masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kebersihan kota. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk mulai melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah. Sampah yang memiliki nilai ekonomis bisa dimanfaatkan melalui bank sampah, bahkan dapat ditukar dengan nilai tertentu,” jelasnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah berbasis masyarakat akan sangat membantu mengurangi beban Tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Pada tahun 2026, Pemerintah Kota Kupang juga merencanakan pembangunan tambahan fasilitas TPST guna meningkatkan kapasitas pengolahan sampah.

Lebih lanjut, Matheos Maahury mengungkapkan bahwa capaian kebersihan Kota Kupang terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan penilaian terbaru, nilai kebersihan kota telah mencapai 58,10 dan menunjukkan tren positif.

“Kita optimistis ke depan bisa meraih penghargaan Adipura. Tinggal kita tingkatkan lagi melalui kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, tokoh agama, maupun sektor swasta,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata, melainkan membutuhkan kerja sama dan kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.

“Kalau kami berjalan sendiri tentu tidak mampu. Tapi jika kita bergerak bersama, maka kebersihan Kota Kupang bisa terwujud dengan baik,” tutupnya. (MI)




Perumda Air Minum Siap Perluas Layanan, Apresiasi Kinerja Pemkot di HUT ke-140 Kota Kupang

Kupang, nwartapedia.com  – Momentum peringatan HUT ke-140 Kota Kupang dan HUT ke-30 sebagai daerah otonom dimaknai sebagai dorongan untuk meningkatkan pelayanan publik, khususnya di sektor air bersih.

Hal tersebut disampaikan Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, usai mengikuti upacara yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Kupang, Sabtu (25/4/2026).

Ia menilai, dalam kurun waktu sekitar satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, berbagai capaian telah menunjukkan arah pembangunan yang positif dan patut diapresiasi.

“Kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas yang ditunjukkan oleh pimpinan daerah bersama seluruh jajaran menjadi fondasi penting bagi kemajuan Kota Kupang,” ujar Isidorus Lilijawa.

Menurutnya, semangat perayaan hari jadi kota tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Perumda Air Minum Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk mendukung program prioritas Pemerintah Kota Kupang, khususnya dalam mewujudkan visi “Kupang Berkualitas” melalui peningkatan layanan air bersih.

“Kami fokus pada perluasan cakupan pelayanan dengan menambah jaringan distribusi, sehingga lebih banyak masyarakat dapat menikmati akses air bersih yang layak,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, upaya pengembangan layanan akan diperkuat melalui rencana penyertaan modal guna mendorong investasi dan peningkatan infrastruktur.

“Dengan dukungan tersebut, kami optimistis dapat memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BUMD, dan masyarakat dalam memastikan pelayanan air minum berjalan optimal dan merata.

“Ke depan, kami yakin dengan sinergi yang kuat, pelayanan air bersih di Kota Kupang akan semakin baik dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (MI)




Wali Kota Kupang Ajak Warga Perkuat Kebersamaan di HUT ke-140 Kota Kupang

Kupang, nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang, Christian Widodo memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-140 Kota Kupang dan HUT ke-30 sebagai daerah otonom yang berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Kupang, Sabtu (25/4/2026).

Dalam sambutannya, Christian Widodo engajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri perjalanan panjang Kota Kupang yang telah mencapai usia 140 tahun.

Ia menegaskan bahwa usia tersebut bukanlah perjalanan singkat, melainkan penuh dengan tantangan, pengorbanan, serta kerja keras seluruh elemen masyarakat.

“Sudah sepantasnya kita panjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat-Nya kita bisa hadir bersama merayakan hari bersejarah ini. 140 tahun adalah perjalanan panjang yang penuh cerita, tantangan, dan harapan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa otonomi daerah yang telah berjalan selama 30 tahun harus dimaknai bukan sekadar kewenangan, tetapi sebagai upaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

“Memerintah itu adalah melayani. Otonomi daerah harus menjadi jalan untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tegasnya.

Pada momentum peringatan tahun ini, Pemerintah Kota Kupang juga mencatat sejarah baru dengan akan digelarnya karnaval budaya untuk pertama kalinya.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu mengangkat identitas budaya sekaligus mendorong pariwisata daerah.

Selain itu, Wali Kota juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan, di antaranya pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,7 persen, peningkatan layanan publik, perbaikan infrastruktur jalan, serta kemajuan di sektor kebersihan dan sanitasi.

Ia turut mengungkapkan bahwa Kota Kupang baru saja meraih penghargaan nasional di bidang Strategic Leadership yang dinilai oleh Kementerian Dalam Negeri, Ombudsman Republik Indonesia, dan Metro TV. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan indikator objektif seperti tingkat kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan tingkat pengangguran terbuka.

“Ini bukan karena hebat saya, tetapi karena doa dan dukungan seluruh masyarakat Kota Kupang. Terima kasih atas kerja keras dan kebersamaan kita semua,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersatu dan membangun Kota Kupang dengan semangat kebersamaan demi masa depan yang lebih baik.

“Kalau kita berjalan sendiri, kita hanya setetes air. Tapi jika bersama, kita menjadi lautan. Mari kita bangun kota ini dengan cinta, persaudaraan, dan semangat untuk masa depan anak-anak kita,” tutupnya.

Dirgahayu ke-140 Kota Kupang, semoga terus maju dan menjadi kota yang inklusif, bersih, dan sejahtera bagi seluruh warganya. (MI)




Wali Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional Strategic Leadership, Jadi Kado Hari Jadi Kota

Kupang, nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang, Christian Widodo, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima penghargaan bergengsi pada sektor kepemimpinan (leadership).

Penghargaan ini tergolong eksklusif karena hanya diberikan kepada satu provinsi, satu kota, dan dua kabupaten terbaik di Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian objektif yang mencakup sejumlah indikator strategis, di antaranya peningkatan investasi (ITF), penurunan angka kemiskinan, pengurangan tingkat pengangguran, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kategori kota, Christian Widodo dinobatkan sebagai penerima penghargaan pada kategori Strategic Leadership, sekaligus meraih posisi puncak dari seluruh kategori yang dinilai.

Kepada media ini pada Sabtu (25/4/2026), ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada masyarakat Kota Kupang.

“Ini bukan karena hebat saya, tetapi karena seizin Tuhan serta dukungan dan doa dari seluruh warga Kota Kupang. Oleh karena itu, saya mengucapkan limpah terima kasih kepada seluruh warga Kota Kupang,” ungkapnya.

Penilaian penghargaan ini dilakukan oleh sejumlah lembaga kredibel, yakni Kementerian Dalam Negeri, Ombudsman Republik Indonesia, serta Metro TV.

Menurut Christian Widodo, indikator yang digunakan dalam penilaian sangat objektif, meliputi tingkat kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

“Ini apresiasi yang luar biasa untuk kinerja kita dalam memimpin Kota Kupang, karena indikator yang digunakan sangat objektif,” tambahnya.

Dari seluruh daerah di Indonesia, hanya satu provinsi, satu kota, dan dua kabupaten yang terpilih menerima penghargaan ini, menjadikannya sebagai salah satu penghargaan paling prestisius di bidang tata kelola pemerintahan daerah.

Penghargaan ini sekaligus menjadi kado terindah bagi masyarakat Kota Kupang dalam momentum perayaan hari jadi kota, serta menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. (MI)




Jalan Depan GOR Oepoi Dikerjakan di Tengah Efisiensi, Warga Apresiasi Wali Kota Kupang

Kupang, nwartapedia.com — Pemerintah Kota Kupang mulai mengerjakan ruas jalan di depan GOR Oepoi yang sebelumnya menjadi polemik di tengah masyarakat.

Pekerjaan ini menegaskan bahwa proyek tersebut telah direncanakan sejak tahun anggaran sebelumnya, bukan akibat tekanan publik atau viral di media sosial.

Warga Kelurahan Oebufu, Arny Loasana, menilai anggapan bahwa pemerintah baru bergerak karena desakan masyarakat tidak tepat.

Ia menyebut, perbaikan jalan tersebut telah dianggarkan sejak tahun lalu dan kini direalisasikan pada 2026. 

“Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota yang sudah menepati janji. Akhir tahun 2025 beliau turun langsung melihat kondisi jalan di samping GOR, dan sekarang kembali memastikan pekerjaan ini benar-benar diselesaikan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Piet Naijumetan, warga RT 35 Kelurahan Oebufu.

Ia mewakili masyarakat setempat mengapresiasi dimulainya pengerjaan jalan tersebut. 

“Atas nama masyarakat, khususnya di RT 35, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang sudah mulai mengerjakan jalan ini,” katanya.

Lurah Oebufu, Zet Batmalo, menjelaskan bahwa ruas Jalan Brigjen Iman Budiman yang berada di depan GOR Oepoi merupakan prioritas pembangunan yang diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat kelurahan hingga kota. 

Ia menambahkan, kunjungan Wali Kota pada November 2025 menjadi dasar komitmen untuk merealisasikan proyek tersebut pada 2026.

Sebelum perbaikan dimulai, warga bersama Ketua RT setempat secara swadaya melakukan penimbunan lubang menggunakan material sederhana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kupang, Maxi Dethan, menyebut proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp5,57 miliar.

Pekerjaan dimulai pada 15 April dan ditargetkan selesai pada 11 September 2026. 

“Konstruksi jalan menggunakan beton, disertai perbaikan drainase dan trotoar untuk menunjang kualitas infrastruktur,” jelasnya.

Pengerjaan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini terdampak kondisi jalan rusak di kawasan tersebut. *




Ketua KADIN NTT Lantik Pengurus KADIN Rote Ndao, Dorong Pengembangan Sorgum dan UMKM Naik Kelas

Rote Ndao, nwartapedia.com – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT, Bobby Lianto, resmi melantik Ketua KADIN Kabupaten Rote Ndao, Simson Polin, bersama jajaran pengurus untuk periode kedua.

Pelantikan tersebut digelar di Hotel New Ricky pada Jumat (24/4/2026), setelah melalui proses Musyawarah Daerah.

Dalam sambutannya, Bobby Lianto menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Simson Polin yang kembali dipercaya memimpin KADIN Rote Ndao.

Ia menilai Simson sebagai sosok pengusaha yang tumbuh dari bawah dan mampu menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya.

“Beliau telah membuktikan bahwa dengan kerja keras, usaha bisa berkembang hingga sukses, bahkan dipercaya masyarakat sebagai anggota DPRD Provinsi NTT,” ujarnya.

Selain agenda pelantikan, KADIN NTT juga menyerahkan benih sorgum asal India untuk dilakukan uji coba penanaman di Rote.

Bobby menjelaskan bahwa selama ini sorgum dikenal sebagai salah satu komoditas lokal Rote, namun belum dimanfaatkan secara maksimal dalam skala industri.

“Benih yang kita gunakan saat ini berasal dari India dan sudah digunakan sebagai bahan pakan. Kami sedang menjajaki kerja sama dengan pabrik pakan agar sorgum ini bisa diterima. Jika sudah masuk ke industri, maka peluang penanaman dalam skala besar akan terbuka,” jelasnya.

Menurutnya, uji coba tersebut masih berada pada tahap awal. Ia berharap pada tahun mendatang kerja sama dengan industri pakan dapat terealisasi sehingga pengembangan sorgum dapat diperluas dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

Tak hanya itu, KADIN NTT juga akan melakukan sosialisasi program Perseroan Terbatas (PT) Perorangan yang merupakan inisiatif dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Program ini bertujuan mendorong pelaku usaha kecil dan menengah agar naik kelas dan lebih profesional.

“Melalui PT Perorangan, kami ingin mendorong para pelaku usaha untuk naik kelas. Banyak peluang usaha yang mensyaratkan badan hukum PT, misalnya untuk pemasaran di bandara. Karena itu, kami juga menyiapkan 10 PT perorangan gratis bagi pengusaha di Rote,” tambah Bobby.

Sementara itu, Ketua KADIN Rote Ndao terpilih, Simson Polin, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Ketua Umum KADIN NTT di tengah kesibukannya.

Ia mengapresiasi berbagai program yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya petani dan pelaku UMKM.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan, termasuk bantuan benih sorgum yang sangat bermanfaat bagi petani di Rote. Selain itu, program pengurusan PT Perorangan juga sangat membantu pelaku UMKM untuk berkembang dan naik ke level yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Ia berharap ke depan, sinergi antara KADIN NTT dan KADIN Rote Ndao dapat semakin kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam meningkatkan kapasitas petani dan pelaku usaha lokal agar mampu bersaing dan naik kelas. *




Wali Kota Kupang Kukuhkan Bunda Literasi, Perkuat Gerakan Membaca Sejak Dini

Kupang, nwartapedia.com — Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Hal itu disampaikannya saat mengukuhkan Widya Cahya dalam kegiatan kampanye Gerakan Gemar Membaca di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Rabu (22/4).

Menurutnya, penguatan budaya literasi harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai tempat pertama anak belajar.

Peran orang tua dinilai sangat menentukan dalam menumbuhkan minat baca melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Tidak harus satu buku sehari, satu halaman pun cukup. Yang penting dilakukan secara rutin agar membaca menjadi kebiasaan yang menyenangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pokja II TP PKK Kota Kupang, Petty Mardina Pratami Ly, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran keluarga dalam pendidikan anak serta mendorong gerakan literasi hingga ke tingkat rumah tangga.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan lomba bercerita yang diikuti 42 anak PAUD sebagai sarana melatih keberanian, kemampuan komunikasi, dan imajinasi anak sejak dini.

Pemerintah Kota Kupang berharap melalui pengukuhan Bunda Literasi dan berbagai kegiatan yang dilakukan, budaya membaca dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, guna membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. *