Filmon Loasana Gelar Pengobatan Gratis dan Bagi Kacamata untuk Warga Manulai 2

Kupang, nwartapedia.com  –  Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang juga Ketua DPD PSI Kota Kupang, Filmon Loasana, menggelar kegiatan bakti sosial berupa pengobatan umum dan pembagian kacamata baca gratis bagi warga RT 19 RW 07, Kelurahan Manulai 2, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari puluhan warga, khususnya kalangan lanjut usia (lansia).

Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan sekaligus mendapatkan kacamata baca gratis.

Setelah menjalani pemeriksaan, warga yang membutuhkan langsung diberikan kacamata sesuai dengan ukuran mata masing-masing.

Dalam keterangannya, Filmon Loasana menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan dasar hingga ke tingkat lingkungan terkecil, seperti RT dan RW.

“Masih banyak bapak-mama kita yang kesulitan membaca karena tidak memiliki kacamata. Padahal kebutuhan mereka sederhana, hanya kacamata baca. Kalau penglihatan sudah jelas, membaca kitab suci maupun koran jadi lebih nyaman. Ini bantuan kecil, tapi dampaknya besar,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, perwakilan warga, Thobias Lay, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Filmon Loasana.

“Atas nama warga RT 19 RW 07, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Filmon. Bantuan pemeriksaan kesehatan dan kacamata gratis ini sangat membantu kami, khususnya orang tua di sini. Semoga kebaikan ini mendapat balasan dari Tuhan,” ungkapnya.

Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau wilayah RT lainnya di Kelurahan Manulai 2.

Menanggapi hal tersebut, Filmon memastikan bahwa program sosial di bidang kesehatan akan terus dilakukan secara bergilir di berbagai wilayah.

“Kesehatan masyarakat adalah prioritas. PSI akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat momentum pemilu, tetapi sebagai bagian dari pelayanan nyata,” tegasnya *




SDN Fatukoa Gelar Try Out Berbasis Komputer, Siapkan Siswa Hadapi Ujian Sekolah Mei

Kupang, nwartapedia.com  —  SD Negeri Fatukoa, Kota Kupang, terus mematangkan persiapan menghadapi ujian sekolah yang akan digelar pada Mei 2026 dengan menyelenggarakan try out berbasis komputer.

Kegiatan ini didukung ketersediaan 38 unit komputer milik sekolah yang dalam dua tahun terakhir memungkinkan pelaksanaan ujian secara mandiri.

Kepala SDN Fatukoa, Der Yulianus Kore, ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/4/2026), mengatakan bahwa kesiapan sarana prasarana menjadi modal penting dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di sekolah tersebut.

“Puji Tuhan, sudah dua tahun ini kami bisa melaksanakan kegiatan berbasis komputer secara mandiri. Sebelumnya kami harus meminjam peralatan dari sekolah lain dengan konsekuensi biaya yang cukup besar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 ini sebanyak 70 siswa mengikuti try out berbasis komputer yang dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 28 April.

Kegiatan ini bertujuan mengukur kesiapan siswa sebelum menghadapi ujian sekolah yang sesungguhnya pada Mei mendatang.

Guru kelas, Maksi Misa, menegaskan bahwa para siswa telah melalui berbagai tahapan persiapan.

“Anak-anak sudah melewati proses latihan dan try out, sehingga kami optimistis mereka siap dan mampu mengerjakan soal dengan baik saat ujian sekolah nanti,” katanya.

Materi yang diujikan dalam try out mencakup Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), dan Pendidikan Agama, sesuai dengan kisi-kisi ujian sekolah.

Sekolah juga menargetkan dapat mempertahankan capaian prestasi tahun sebelumnya, di mana SDN Fatukoa meraih peringkat pertama dengan tingkat kelulusan 100 persen.

Sementara itu, Pengawas SD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Johni Eduard Rihi, berharap langkah SDN Fatukoa dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan evaluasi.

“Dengan fasilitas yang sudah tersedia, diharapkan sekolah mampu menjaga kualitas pelaksanaan ujian serta terus meningkatkan prestasi siswa,” ujarnya. (goe)