Gubernur NTT Dorong Disiplin Pengelolaan Kendaraan Dinas dan Kepatuhan Pajak ASN

Kupang, nwartapedia.com – Emanuel Melkiades Laka Lena menekankan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN) dalam pengelolaan kendaraan dinas, termasuk kepatuhan terhadap kewajiban pajak dan kelengkapan administrasi.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel kendaraan dinas lingkup Pemerintah Provinsi NTT yang digelar di halaman rumah jabatan gubernur, Kamis (16/4/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa kendaraan dinas merupakan aset negara yang harus dikelola secara tertib, baik dari sisi administrasi maupun kondisi fisik.

Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap kendaraan dinas terdata dengan baik dan dalam keadaan layak operasional.

“Setiap kendaraan dinas harus dirawat secara rutin dan diperiksa secara berkala. Jika ada kendala, segera dilaporkan agar dapat ditangani dengan cepat,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur juga mengingatkan bahwa kepatuhan pajak harus dimulai dari lingkungan internal pemerintah sebagai bentuk keteladanan kepada masyarakat.

Menurutnya, ASN memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik terkait kewajiban perpajakan, sehingga harus terlebih dahulu menunjukkan kepatuhan dari dalam institusi.

“Kalau kita sudah tertib, kita bisa menjadi contoh dan lebih percaya diri mengajak masyarakat untuk taat pajak,” tegasnya.

Kegiatan apel ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelola Aset Daerah Provinsi NTT, Johny Ataupah, dengan diikuti sebanyak 120 unit kendaraan dinas yang terdiri dari 45 unit sepeda motor dan 75 unit mobil.

Dalam rangkaian kegiatan, Gubernur bersama jajaran pimpinan perangkat daerah serta perwakilan PT Jasa Raharja turut melakukan peninjauan langsung terhadap kendaraan dinas.

Pemeriksaan meliputi kelengkapan dokumen serta kondisi fisik kendaraan guna memastikan kesiapan operasional di lapangan.

Pemerintah Provinsi NTT berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran ASN dalam pengelolaan aset daerah sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kepatuhan pajak yang lebih optimal.***




HUT ke-17, Perumda Air Minum Kota Kupang Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan

Kupang, nwartapedia.com – Kepala Bagian Hubungan Pelanggan Perumda Air Minum Kota Kupang, Ferdy Jeremias, menyampaikan bahwa momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 menjadi wujud rasa syukur sekaligus refleksi atas perjalanan pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya dalam puncak perayaan HUT ke-17 Perumda Air Minum Kota Kupang yang berlangsung pada Kamis (16/4/2026).

Menurut Ferdy, selama 17 tahun Perumda Air Minum hadir untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat Kota Kupang, meskipun diakui pelayanan yang diberikan belum sepenuhnya mencapai titik maksimal.

“Puncak perayaan ini adalah ungkapan syukur kami. Tidak terasa 17 tahun kami hadir melayani masyarakat. Walaupun pelayanan belum maksimal, kami tetap optimis dengan dukungan semua pihak, harapan itu akan menjadi kenyataan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT, baik dari internal maupun eksternal.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat. Kebersamaan ini memiliki arti penting bagi kami dalam memperkuat semangat pelayanan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ferdy berharap momentum kebersamaan dalam perayaan HUT ini dapat menjadi energi baru bagi Perumda Air Minum untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan ke depan.

“Semoga kebersamaan ini menjadi tambahan semangat bagi kami untuk terus maju dan menjadi harapan bagi masyarakat Kota Kupang,” pungkasnya.

Perayaan HUT ke-17 ini menjadi momentum penting bagi Perumda Air Minum Kota Kupang untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan air bersih yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh warga. (MI)




Dukung Fasilitas Kesehatan Warga, Filmon Loasana Bantu Material Posyandu di Penkase Oeleta

Kupang, nwartapedia.com – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Fraksi PSI, Filmon Loasana, memberikan bantuan material bangunan untuk mendukung pembangunan Posyandu di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Rabu (15/4/2026).

Bantuan berupa pasir, batu kerikil, dan batako tersebut disalurkan kepada masyarakat RW 06 yang mencakup RT 19, 20, 21, 22, dan 26.

Bantuan ini merupakan inisiatif pribadi sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan fasilitas kesehatan dasar di lingkungan masyarakat.

Pembangunan Posyandu ini digagas secara swadaya oleh warga melalui semangat solidaritas, guna menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses, khususnya bagi ibu dan anak.

Filmon Loasana menilai bahwa keberadaan Posyandu sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat mempercepat proses pembangunan sehingga segera dapat dimanfaatkan.

“Fasilitas seperti Posyandu harus kita dorong bersama karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif warga dalam pembangunan tersebut.

Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat dan pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memperkuat pembangunan di tingkat lokal.

Warga setempat menyambut positif bantuan tersebut dan berharap pembangunan Posyandu dapat segera selesai serta digunakan untuk menunjang pelayanan kesehatan di lingkungan mereka.

Dukungan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan akses layanan kesehatan serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat (MI)




Peningkatan Jalan di GOR Oepoi Segera Dimulai, Pemkot Kupang Utamakan Kualitas dan Akses Publik

Kupang, nwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kupang segera memulai pekerjaan peningkatan ruas jalan di kawasan GOR Flobamora sebagai bagian dari upaya memperbaiki infrastruktur strategis kota.

Ruas Jalan Iman Budiman yang berada di depan GOR Oepoi selama ini dikenal sebagai jalur padat yang menghubungkan berbagai aktivitas masyarakat menuju pusat kota.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk mempercepat penanganan guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga, Jeck Puu, menyampaikan bahwa proses pengadaan proyek telah rampung dan kini memasuki tahap persiapan pelaksanaan.

Proyek ini akan dikerjakan oleh CV Tiga Putra Agung dengan nilai kontrak sebesar Rp5,579 miliar. Dalam waktu dekat, pihak kontraktor akan menerima penyerahan lapangan sebagai tanda dimulainya pekerjaan.

Tahapan awal meliputi pengecekan kondisi lapangan (MC 0) dan rapat persiapan konstruksi (PCM), sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan secara bertahap.

Lingkup pekerjaan mencakup pembangunan badan jalan dengan struktur beton bertulang, perbaikan lapisan dasar, penimbunan agregat, serta pembenahan sistem drainase dan trotoar.

Penanganan ini diharapkan tidak hanya memperkuat konstruksi jalan, tetapi juga meningkatkan fungsi kawasan secara menyeluruh.

Menurut Jeck, penggunaan konstruksi beton bertulang dipilih untuk menjamin daya tahan jalan dalam jangka panjang, terutama mengingat tingginya intensitas lalu lintas di kawasan tersebut.

Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 150 hari kalender dengan tetap mengedepankan standar mutu.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan dilakukan secara transparan melalui sistem LPSE, sehingga dapat dipantau publik dan bebas dari intervensi.

Di tengah keterbatasan anggaran, proyek ini tetap diprioritaskan karena dinilai memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas serta efisiensi mobilitas masyarakat Kota Kupang.

Dengan dimulainya pekerjaan dalam waktu dekat, pemerintah berharap kawasan GOR Oepoi dapat memiliki infrastruktur jalan yang lebih layak, aman, dan mendukung aktivitas masyarakat secara optimal.***




Wali Kota Kupang: HUT ke-17 Perumda Air Minum Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kupang, nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, Christian Widodo menegaskan bahwa perayaan Hari Ulang Tahun ke-17 Perumda Air Minum Kota Kupang harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada puncak perayaan HUT yang digelar di Kota Kupang, Kamis (16/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada jajaran Perumda Air Minum atas dedikasi selama 17 tahun dalam menyediakan layanan air bersih bagi masyarakat.

Ia juga mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang dilakukan dalam rangkaian HUT, seperti bakti sosial, pengobatan gratis, pasar murah, hingga pemasangan sambungan rumah gratis bagi warga berpenghasilan rendah.

“Perayaan tidak boleh sekadar seremonial, tetapi harus memberi dampak nyata. Apa yang dilakukan hari ini sudah tepat karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengibaratkan Perumda Air Minum sebagai “kapal” yang tidak hanya berlabuh di dermaga, tetapi harus berani menghadapi gelombang persoalan di tengah masyarakat, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan air bersih di Kota Kupang.

Menurutnya, air merupakan sumber kehidupan yang harus dilayani secara adil dan merata tanpa diskriminasi. Oleh karena itu, pelayanan publik di sektor air minum harus terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas, kontinuitas, maupun pemerataan layanan.

“Selama masih ada warga yang belum mendapatkan akses air bersih, maka tugas kita belum selesai. Kita tidak hanya menjadi operator, tetapi penjaga kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa menyampaikan bahwa selama 17 tahun, pihaknya terus berupaya menghadirkan layanan air sebagai bagian dari harapan dan kehidupan masyarakat.

“Air yang kami alirkan bukan sekadar layanan, tetapi juga harapan bagi warga Kota Kupang,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan survei terbaru, tingkat kepuasan pelanggan Perumda Air Minum Kota Kupang mencapai angka 82 dengan kategori baik.

Meski demikian, pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan ke depan.
Dalam momentum HUT ke-17 ini, Perumda Air Minum juga meluncurkan berbagai program, di antaranya pemasangan 17 sambungan rumah gratis, program berbagi air, serta penguatan layanan berbasis digital.

Ketua panitia HUT, Marius R. Seran menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak 2 Maret hingga 16 April 2026, dengan mengusung tema “17 Tahun Perumda Air Minum Mengalirkan Harapan.”

Berbagai kegiatan tersebut meliputi bakti sosial di panti asuhan, donor darah, pelayanan kesehatan gratis, pasar murah, edukasi HIV/AIDS di sekolah, hingga peluncuran program inovatif untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Kota Kupang berharap, momentum ini menjadi penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih, sekaligus memperluas jangkauan pelayanan bagi seluruh masyarakat Kota Kupang. (MI)




Wali Kota Kupang Tekankan Evaluasi Jujur dan Sinergi Lintas Sektor untuk Perkuat Kinerja Pemerintah

Kupang, nwartapedia.com – Christian Widodo secara resmi membuka Rapat Evaluasi dan Koordinasi Lintas Sektor lingkup Pemerintah Kota Kupang yang digelar di Hotel Kristal Kupang, Rabu (15/4).

Rapat strategis ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis, Sekretaris Daerah Jeffry E. Pelt, para staf ahli, asisten sekda, pimpinan perangkat daerah, direktur perusahaan daerah, hingga para camat se-Kota Kupang.

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan pentingnya kejujuran, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan sistem kerja dalam memastikan keberhasilan program pemerintah daerah.

Menurutnya, forum evaluasi ini menjadi ruang terbuka untuk mengidentifikasi hambatan sekaligus merumuskan solusi bersama.

“Rapat ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memahami kendala yang ada dan menemukan jalan keluar secara kolektif,” tegasnya.

Ia mencontohkan pengembangan kawasan Saboak di Taman Nostalgia Kupang sebagai program yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari penataan kawasan, keamanan, kebersihan, hingga pengelolaan lalu lintas.

Hal tersebut menunjukkan bahwa sinergi antar perangkat daerah menjadi faktor kunci keberhasilan.

Wali Kota juga mendorong seluruh peserta untuk terbuka dalam menyampaikan persoalan di lapangan.

Ia menilai kejujuran menjadi langkah awal dalam memperbaiki kinerja dan meningkatkan efektivitas program.

Selain itu, ia menekankan pentingnya fokus pada program prioritas, baik daerah maupun nasional, seperti penguatan koperasi, UMKM, serta penyaluran beasiswa berbasis data yang akurat dan terintegrasi.

“Kita tidak boleh hanya kuat di laporan, tetapi lemah dalam pelaksanaan. Yang dibutuhkan adalah keberanian menindaklanjuti hasil evaluasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun sistem kerja yang berkelanjutan agar program tetap berjalan optimal meskipun terjadi pergantian personel.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Serena C. Francis menegaskan bahwa keterbukaan dan komunikasi yang efektif menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Ia meminta setiap perangkat daerah menyampaikan kendala secara singkat, padat, dan jelas agar pembahasan lebih fokus pada solusi.

Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terbuka terhadap berbagai perspektif, termasuk masukan dari LSM dan sektor swasta, guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program.

“Kita harus terbuka terhadap kritik yang membangun serta peluang kolaborasi agar program pemerintah benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Rapat evaluasi ini direncanakan akan dilaksanakan secara berkala sebagai upaya memperkuat sinergi, meningkatkan efektivitas kinerja, serta memastikan pembangunan di Kota Kupang berjalan optimal dan tepat sasaran. *




Undana Raih Pendanaan Riset Nasional 2026, Perkuat Inovasi dan Pemberdayaan Berbasis Lokal

Kupang, nwartapedia.com  – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali mencatatkan capaian strategis di tingkat nasional dengan lolosnya sejumlah proposal dosen dalam program pendanaan tahun anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM).

Pendanaan tersebut mencakup skema penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), serta Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (RIKUB).

Capaian ini menegaskan konsistensi Undana dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di Nusa Tenggara Timur.

Pada skema PkM, program yang didanai berfokus pada hilirisasi inovasi dan penguatan ekonomi lokal.

Di antaranya pengolahan limbah biji alpukat menjadi teh herbal di Desa Oelbubuk oleh Maria Prudensiana Leda Muga, pemanfaatan limbah kemiri menjadi briket di Kabupaten Kupang oleh Ni Putu Nursiani, serta pengembangan akuakultur berbasis pemasaran digital oleh Immaria Fransira.

Selain itu, program ketahanan pangan terintegrasi di Rote Ndao yang dipimpin Verdy Ariyanto Koehuan turut memperkuat sektor peternakan dan pertanian.

Di bidang penelitian, tema yang diangkat mencakup isu-isu strategis, seperti konservasi sapi lokal oleh Ni Made Paramita Setyani, manajemen risiko komunikasi bencana oleh Petrus Ana Andung, inovasi teknologi pengolahan air oleh Remigildus Cornelis, serta kajian ekonomi berkelanjutan UMKM rumput laut oleh Emilia Gie.

Kepala LP2M Undana, Yosep Seran Mau, menyatakan bahwa capaian ini mencerminkan semakin meratanya budaya riset di lingkungan kampus lintas disiplin ilmu.

Menurutnya, penguatan bidang pertanian dan peternakan tetap menjadi prioritas, sejalan dengan karakteristik wilayah, namun kini didukung oleh kontribusi sektor teknik, kesehatan, dan ekonomi.

Sementara itu, pada skema RIKUB, proposal yang dipimpin Antonius R B Ola berhasil memperoleh pendanaan sebesar Rp551,56 juta.

Riset tersebut mengembangkan bio-preservatif berbasis mikroorganisme lokal untuk mendukung industri krustasea nasional.

Capaian ini diharapkan semakin memperkuat peran Undana sebagai pusat pengembangan riset terapan yang adaptif, inovatif, dan berdampak langsung bagi pembangunan daerah maupun nasional. (Ing)