Haru dan Syukur, Pengasuh Panti GMIT 221 Oeba Apresiasi Bantuan Perumda Air Minum Kota Kupang

Kupang, nwartapedia.com  — Suasana penuh haru dan syukur mewarnai kunjungan Perumda Air Minum Kota Kupang ke Panti Asuhan GMIT 221 Oeba, Kelurahan Fatubesi, dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-17, Kamis (7/4/2026).

Kehadiran rombongan yang dipimpin langsung Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, disambut hangat oleh pengasuh panti, Ibu Bonya Rambu Leba, bersama 26 anak asuh.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Bonya menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas bantuan sembako dan perhatian yang diberikan. Ia mengaku sangat bersyukur karena bantuan tersebut menjadi berkat bagi anak-anak panti, terlebih karena direktur hadir secara langsung.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada keluarga besar Perumda Air Minum Kota Kupang yang sudah berbagi berkat bagi kami di sini. Kami juga merasa bangga dan terharu karena Bapak Direktur datang langsung mengunjungi kami. Ini menjadi perhatian yang sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-17 kepada Perumda Air Minum Kota Kupang, seraya mendoakan agar perusahaan tersebut terus diberkati dalam melayani masyarakat.

Panti Asuhan GMIT 221 Oeba sendiri telah berdiri sejak 17 Juli 1962. Ibu Bonya telah mengabdikan dirinya selama kurang lebih 42 tahun sebagai pengasuh, dengan penuh ketulusan melayani anak-anak yang memiliki latar belakang dan karakter yang berbeda-beda.

Menurutnya, merawat anak-anak di panti bukan hanya soal memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menghadirkan kasih sayang layaknya orang tua, terutama bagi anak-anak yang merindukan kehadiran keluarga.

“Kami melayani dengan kasih. Anak-anak ini membutuhkan perhatian dan cinta, apalagi saat mereka sakit. Kami selalu mengandalkan Tuhan dalam menjalani tugas ini,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan bahwa kehidupan panti selama ini bergantung pada bantuan dari para donatur. Namun, ia percaya bahwa selalu ada tangan-tangan Tuhan yang hadir melalui orang-orang yang peduli.

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dasar anak-anak panti, khususnya terkait gizi dan kebutuhan sehari-hari.

“Bantuan sembako ini kami harapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak. Hal ini juga sejalan dengan pentingnya asupan gizi yang baik untuk pertumbuhan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari rasa syukur Perumda di usia ke-17, sekaligus komitmen untuk terus hadir membantu masyarakat.

Selain itu, Isidorus kembali menegaskan pentingnya air sebagai sumber kehidupan. Oleh karena itu, Perumda akan terus berupaya meningkatkan pelayanan serta membuka peluang bantuan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan motivasi kepada anak-anak panti agar tetap semangat dalam belajar dan tidak menyerah pada keadaan.

“Teruslah belajar dan berjuang. Masa depan kalian ditentukan oleh usaha dan semangat kalian sendiri,” pesannya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial Perumda Air Minum Kota Kupang, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. (MI)




Di Balik HUT ke-17, Perumda Air Minum Kota Kupang Hadirkan Harapan bagi Anak Panti Aisyiyah

Kupang, wartapedia.com – Perayaan hari ulang tahun ke-17 Perumda Air Minum Kota Kupang tidak hanya menjadi ajang refleksi internal, tetapi juga momentum berbagi kasih kepada masyarakat.

Hal ini diwujudkan melalui kunjungan sosial ke Panti Asuhan Aisyiyah Kota Kupang, dengan membawa bantuan sembako dan dukungan dana, Kamis (7/4/2026).

Kedatangan rombongan yang dipimpin Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, disambut penuh kehangatan oleh Kepala Panti, Ustadz Syarif Idris, bersama puluhan anak asuh.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Ustadz Syarif Idris menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan.

Menurutnya, kehadiran Perumda bukan hanya memberi bantuan materi, tetapi juga menghadirkan semangat baru bagi anak-anak panti.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Kehadiran ini menjadi bukti bahwa kami tidak sendiri. Semoga Perumda Air Minum Kota Kupang terus berkembang dan semakin besar manfaatnya bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Panti Asuhan Aisyiyah yang berdiri sejak 1984 kini membina sekitar 50 anak dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur.

Seluruh anak tinggal di asrama dan mengenyam pendidikan formal di sekolah Muhammadiyah, dengan kebutuhan operasional yang cukup besar setiap tahunnya.

Di tengah keterbatasan, dukungan dari berbagai pihak menjadi harapan utama untuk menjaga keberlangsungan pembinaan anak-anak tersebut, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus wujud syukur atas perjalanan 17 tahun pelayanan kepada masyarakat.

“Ulang tahun ini kami maknai dengan berbagi. Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya adik-adik di panti asuhan. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya air sebagai sumber kehidupan, terutama di Kota Kupang yang memiliki tantangan tersendiri dalam ketersediaan air.

Oleh karena itu, Perumda berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan sekaligus memperluas jangkauan distribusi air bersih.

Ke depan, pihaknya membuka peluang untuk memberikan dukungan berkelanjutan, termasuk penyediaan air bersih secara rutin bagi panti asuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Isidorus turut memberikan motivasi kepada anak-anak panti agar tetap optimis dan tekun dalam meraih masa depan.

“Jangan pernah merasa terbatas. Masa depan ditentukan oleh usaha dan semangat. Terus belajar dan percaya diri,” pesannya.

Kegiatan ini menjadi gambaran nyata bahwa perayaan hari jadi tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga dapat menjadi sarana berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Kupang. (MI)




Perumda Air Minum Kota Kupang Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Bakti Luhur Baumata

Kupang, wartapedia.com – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-17, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang menyalurkan bantuan sosial kepada anak-anak di Panti Asuhan Bakti Luhur Baumata, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial perusahaan terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-17, kami dari Perumda memberikan bantuan untuk adik-adik di sini. Kami berharap mereka selalu sehat dan tetap semangat. Kegiatan ini bukan yang pertama, dan ke depan kami akan kembali berkunjung,” ujarnya.

Panti Asuhan Bakti Luhur Baumata yang dipimpin oleh Suster Regina Ambu saat ini menampung sebanyak 21 anak, terdiri dari 12 perempuan dan 9 laki-laki.

Selain memberikan pengasuhan, panti ini juga mengelola layanan pendidikan seperti PAUD dan Sekolah Luar Biasa (SLB) bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.

Tenaga pengajar di panti tersebut berasal dari para suster serta dibantu oleh tenaga pengajar dari luar yang bekerja secara honorer, demi memastikan proses pendidikan tetap berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama, Suster Regina Ambu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Perumda Air Minum Kota Kupang.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan dan perhatian yang diberikan hari ini. Ini menjadi penguatan bagi kami bahwa kami tidak sendiri, masih banyak pihak yang peduli dan memperhatikan kami,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara lembaga pelayanan publik dengan masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut berbagi dan peduli terhadap sesama, khususnya anak-anak di panti asuhan. (MI)