Pemkot Kupang Siap Dukung Festival Paskah Pemuda GMIT 2026

Kupang, nwartapedia.com – Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang terhadap pelaksanaan Festival Paskah Pemuda GMIT Tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi panitia festival di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Rabu (11/3/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Pemuda Sinode GMIT Erenst Blegur, Pdt. Hery Herewilla, serta panitia Festival Paskah GMIT 2026. Turut mendampingi Wali Kota, Kepala DPMPTSP Kota Kupang Wildrian Ronald Otta dan Kabag Kesra Setda Kota Kupang Djoni Bire.

Wali Kota menyampaikan bahwa pemerintah kota siap berkolaborasi agar rangkaian kegiatan Paskah tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga berpotensi berkembang sebagai agenda wisata rohani di Kota Kupang.

Festival Paskah Pemuda GMIT 2026 dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret hingga 10 April 2026 dengan sejumlah kegiatan utama seperti prosesi damai, pawai Paskah, Paskah Galilea, serta expo pemuda dan UMKM yang melibatkan ratusan pelaku usaha.

Pemerintah Kota Kupang juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan fasilitas dan koordinasi lintas sektor guna menyukseskan kegiatan tersebut sekaligus mendorong dampak ekonomi bagi masyarakat. *




Wali Kota Kupang Hadiri Dialog Percepatan Sertifikasi Higiene Sanitasi untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Kupang, nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri dialog bersama para Kepala Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Aston Kupang, Kamis (12/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa aspek keamanan dan kebersihan makanan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, makanan yang bergizi harus disertai dengan standar higiene dan sanitasi yang terjamin agar aman dikonsumsi masyarakat, khususnya anak-anak.

Ia juga memaparkan capaian Kota Kupang dalam penerbitan SLHS bagi dapur SPPG. Hingga 11 Maret 2026, dari total 36 SPPG yang ada, sebanyak 34 telah memperoleh sertifikat, sementara dua lainnya masih dalam tahap proses administrasi dan pemeriksaan.

Sementara itu, Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah 3 Badan Gizi Nasional, Ranto, menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta mendukung pengembangan sumber daya manusia.

Menurutnya, penerapan standar higiene sanitasi menjadi syarat utama dalam operasional setiap SPPG guna memastikan keamanan pangan bagi masyarakat penerima manfaat.

Melalui dialog tersebut, pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta mempercepat penerbitan SLHS di seluruh SPPG di Provinsi NTT sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih optimal, aman, dan berkualitas. *




Pemkot Kupang Evaluasi Program Stunting, Tekankan Sinergi dan Penguatan Data

Kupang, nwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Stunting Tahun 2025 serta Analisis Situasi (Ansit) Aksi Konvergensi Tahun 2026 di Ballroom Hotel Kristal Kupang, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan yang dibuka Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jefry Edward Pelt, S.H, ini dihadiri kepala perangkat daerah terkait, para camat, kepala Puskesmas, operator PLKB, serta operator kecamatan dan Puskesmas.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting harus dilakukan secara terintegrasi dan berbasis data yang akurat.

Ia juga menekankan pentingnya program dan anggaran yang tepat sasaran bagi ibu hamil, balita, serta keluarga berisiko stunting.

Selain itu, Sekda mendorong peran aktif OPD dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait gizi, pola asuh anak, sanitasi lingkungan, serta perilaku hidup bersih dan sehat.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan pemaparan hasil Monev Stunting Tahun 2025 oleh Plt. Sekretaris Bappeda Kota Kupang Imelda Fonyke Nange, ST., MT, serta pemaparan skor konvergensi stunting oleh Perencana Ahli Muda Mixon Tamonob, SE.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya memperkuat sinergi lintas sektor serta pemanfaatan data dalam upaya mempercepat penurunan stunting di daerah. *




Kerja Sama PT Klinik Olahraga Kupang dengan STKIP Citra Bakti Ngada Perkuat Pengembangan SDM Olahraga

Kupang, nwartapedia.com – Direktur PT Klinik Olahraga Kupang, Dr. Frans Sales, M.Pd., M.M, menilai kerja sama antara STKIP Citra Bakti Ngada dan PT Klinik Olahraga Kupang sebagai langkah strategis dalam mendorong kemajuan pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia di bidang keolahragaan.

Kepada media ini, Frans Sales menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut merupakan momentum penting yang dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan STKIP Citra Bakti Ngada di masa depan.

“Ini merupakan langkah berani dan sangat strategis demi kemajuan masa depan STKIP. Semangat kolaborasi yang dibangun melalui PKS ini menjadi momentum strategis, sekaligus inovasi dan investasi bagi kemajuan STKIP Citra Bakti Ngada,” ujar Frans Sales.

Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) tersebut berlangsung di kantor PT Klinik Olahraga Kupang pada Kamis, 12 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga profesional dalam pengembangan ilmu keolahragaan.

Menurut Frans Sales, kerja sama tersebut juga menjadi spirit bagi PT Klinik Olahraga Kupang untuk terus memperluas jaringan kemitraan dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga.

“Kerja sama ini juga menjadi semangat bagi kami di PT Klinik Olahraga Kupang untuk terus melakukan ekspansi dan menjalin kolaborasi dengan berbagai institusi guna menciptakan SDM tenaga keolahragaan yang berkualitas, profesional, dan berdaya saing global,” tambahnya.

Dari pihak STKIP Citra Bakti Ngada, penandatanganan kerja sama mendapat dukungan dari pimpinan kampus dan yayasan.

Dalam kegiatan tersebut, pihak kampus diwakili oleh dosen Prodi PJKR Obet Kleden, S.Pd., M.Or yang juga sebagai Kepala Pusat Jaminan Mutu dan Akreditasi STKIP Citra Bakti Ngada

Melalui kolaborasi ini, kedua pihak berharap dapat memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pelatihan, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang keolahragaan. (MI)