Promosi Sambungan Perumda Air Minum Kota Kupang Sukses Jaring 183 Pelanggan Baru

Kupang,nwartapedia.com – Program promosi sambungan rumah yang dilaksanakan Perumda Air Minum Kota Kupang berhasil menjaring 183 pelanggan baru. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil yang sangat positif dalam upaya memperluas akses air bersih bagi masyarakat Kota Kupang.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menyampaikan hal tersebut kepada nwartapedia.com pada Sabtu (10/01/2026).

Ia menjelaskan bahwa program promosi sambungan rumah telah dilaksanakan sejak 13 Oktober 2025 dan resmi ditutup pada 31 Desember 2025.

“Dari hasil rekapitulasi yang kami peroleh, jumlah identifikasi sambungan rumah sebanyak 651. Dari jumlah tersebut, pendaftaran sambungan baru mencapai 248, dan yang melakukan pembayaran RAB sebanyak 183 pelanggan,” ungkap Isidorus.

Ia menambahkan, dengan demikian Perumda Air Minum Kota Kupang memperoleh 183 sambungan rumah baru, atau sekitar 64 persen dari total pendaftar selama periode promosi berlangsung.

“Ini merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa berkaitan dengan program promosi sambungan rumah yang kami laksanakan selama periode 13 Oktober hingga 31 Desember 2025,” ujarnya.

Isidorus juga menjelaskan bahwa mulai 1 Januari 2026, Perumda Air Minum Kota Kupang kembali memberlakukan tarif normal untuk sambungan rumah baru sebesar Rp2.500.000.

Meski demikian, pihaknya akan terus melihat peluang untuk menghadirkan kembali program promosi di masa mendatang.

“Kami akan melihat peluang-peluang ke depan untuk kembali memberikan promosi sambungan rumah, sehingga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dan calon pelanggan dalam mengakses air bersih dari Perumda Air Minum Kota Kupang,” jelasnya.

Selain program sambungan rumah, Perumda Air Minum Kota Kupang juga melaksanakan program buka segel yang berlangsung sejak 17 November 2025 hingga 31 Desember 2025.

Dari program tersebut, tercatat lima pelanggan nonaktif kembali menjadi pelanggan aktif setelah mengikuti program buka segel.

Ke depan, Perumda Air Minum Kota Kupang juga berencana menjalin koordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait pembahasan skema amnesti piutang maupun pemutihan piutang bagi pelanggan yang saat ini masih berstatus nonaktif akibat tunggakan.

“Dalam waktu dekat ini kami akan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan BPKP untuk mendiskusikan skema amnesti piutang. Harapannya, melalui program ini kami dapat memberikan kemudahan bagi pelanggan nonaktif agar dapat kembali menjadi pelanggan aktif dengan skema yang lebih membantu,” pungkas Isidorus. (MI)




Warga Manulai Dua Diimbau Waspada Longsor Susulan Saat Hujan Malam Hari

Kupang,nwartapedia.com  –  Warga Kelurahan Manulai Dua, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya yang bermukim di sekitar Jalan Asoka III, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun pada malam hari. Imbauan ini menyusul peristiwa longsor yang terjadi akibat curah hujan tinggi pada awal pekan lalu.

Ketua RT 005/RW 002 Kelurahan Manulai Dua, Charles Dia, kepada media ini, Sabtu pagi (10/1/2026), menjelaskan bahwa longsor terjadi pada Senin, 5 Januari 2026, setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Longsor tersebut terjadi di Jalan Asoka III, tepatnya di lingkungan RT 05/RW 02, dengan titik longsoran berjarak sekitar enam meter di depan rumah warga atas nama Marten Nggesu.

“Longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejak sore hingga malam hari. Kondisi tanah menjadi labil dan mengakibatkan sebagian badan jalan amblas,” ungkap Charles Dia.

Ia menambahkan, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, longsor tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan serta warga sekitar apabila tidak segera ditangani secara serius.

Sebagai tindak lanjut, Jumat (9/1/2026) kemarin, telah dilakukan pemantauan langsung ke lokasi kejadian oleh Lurah Manulai Dua bersama staf kelurahan, didampingi perwakilan Dinas Sosial, BPBD, dan Dinas PUPR Kota Kupang, sesuai perintah Wali Kota Kupang. Pemantauan tersebut juga dihadiri sejumlah warga setempat.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris RT 05, Maria Hotan-Saudale, menyampaikan harapan warga agar pemerintah segera melakukan penanganan permanen.

“Kami berharap secepatnya dilakukan pembangunan tembok penahan jalan di lokasi longsor. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan longsor akan semakin parah dan mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan bisa membahayakan rumah warga di sekitar lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 005 Charles Dia kembali mengingatkan warga yang tinggal di sekitar titik longsor agar selalu waspada.

“Kami menghimbau warga untuk tetap berhati-hati, terutama saat hujan turun di malam hari. Ada kemungkinan longsor susulan bisa terjadi sewaktu-waktu,” tegasnya.

Warga setempat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada aparat kelurahan atau RT setempat apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan di sekitar lokasi longsor, guna mencegah risiko yang lebih besar.(goe)




Warga Kelurahan Bello Berduka, Ketua RW 004 Oktovianus Sina Tutup Usia

Kupang,nwartapedia.com  –  Duka mendalam menyelimuti warga Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Ketua RW 004, Oktovianus Sina, dikabarkan tutup usia pada Jumat petang, 9 Januari 2026, di salah satu rumah sakit swasta di Kota Kupang, setelah berjuang melawan penyakit komplikasi yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir.

Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar serta seluruh warga RW 004 dan sekitarnya. Semasa hidupnya, Oktovianus Sina dikenal sebagai sosok pemimpin yang sederhana, rendah hati, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kebutuhan warganya.

Sekretaris Lurah Bello, Denny Paty, mewakili pemerintah kelurahan menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Menurutnya, almarhum merupakan figur pemimpin lingkungan yang penuh dedikasi dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Almarhum sangat bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya sebagai Ketua RW. Ia menjadi penghubung yang baik antara warga dan pemerintah kelurahan,” ujar Denny Paty.

Ungkapan duka juga datang dari Ketua RT 009, Yusuf Koro. Ia mengaku sangat kehilangan sosok pemimpin yang selama ini menjadi panutan dan tempat berdiskusi bagi para ketua RT.

“Bapak Oktovianus Sina adalah pemimpin yang mengayomi. Beliau selalu terbuka, mau mendengar keluhan warga dan para ketua RT, serta cepat mengambil langkah jika ada persoalan di lingkungan,” kata Yusuf Koro dengan nada haru.

Menurut Yusuf, almarhum juga dikenal aktif hadir dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan, baik dalam suasana sukacita maupun kedukaan warga. Keteladanan dan sikap melayani yang ditunjukkan almarhum akan selalu dikenang oleh masyarakat.

Atas wafatnya Oktovianus Sina, pemerintah Kelurahan Bello bersama seluruh warga mengajak masyarakat untuk mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan.

Kepergian Ketua RW 004 ini menjadi kehilangan besar bagi warga Kelurahan Bello, namun semangat pengabdian dan kepeduliannya akan tetap hidup dalam ingatan masyarakat.

(goe)




Wakil Wali Kota Kupang Tekankan Penguatan Iman untuk Tingkatkan Etos Kerja ASN

Kupang,nwartapedia.com   – Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan pentingnya penguatan iman yang diwujudkan dalam etos kerja, integritas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kupang.

Penegasan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada Ibadah Penyegaran Iman Pemerintah Kota Kupang yang digelar di Lantai 1 Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (9/1).

Ibadah penyegaran iman tersebut dipimpin oleh Pdt. Yusuf Panggo, S.Th. dan dihadiri para Kepala Perangkat Daerah lingkup Kota Kupang, Direktur Perumda Pasar, serta ASN Pemerintah Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh ASN untuk mengawali tahun kerja 2026 dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Menurutnya, ibadah penyegaran iman menjadi ruang refleksi di tengah kesibukan dan tanggung jawab pekerjaan, sekaligus momentum memperbarui kekuatan rohani dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Serena C. Francis juga menyampaikan ucapan Selamat Natal 25 Desember 2025 dan Selamat Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada seluruh ASN yang merayakan, seraya berharap damai dan kasih Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah pelayanan aparatur Pemerintah Kota Kupang.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberagaman iman bukanlah penghalang dalam bekerja, melainkan kekuatan untuk saling menghormati dan melayani bersama. Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan fondasi penting dalam membangun Kota Kupang sebagai rumah bersama yang rukun, damai, dan inklusif.

Wakil Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pendeta yang memimpin ibadah serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, mulai dari pembawa acara, pemain musik, penyanyi, hingga tim perlengkapan.

Dalam sambutannya, Serena C. Francis turut mengapresiasi dedikasi dan kerja keras seluruh ASN sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan hasil survei, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik Pemerintah Kota Kupang telah mencapai 80 persen.

Capaian tersebut, menurutnya, patut disyukuri, namun tidak boleh membuat aparatur berpuas diri.

“Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kinerja yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tantangan pelayanan ke depan semakin kompleks seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat.

Oleh karena itu, ibadah penyegaran iman tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi titik tolak untuk memperkuat komitmen pelayanan.

Menurutnya, iman harus tercermin secara nyata dalam pekerjaan sehari-hari, antara lain melalui disiplin, tanggung jawab, kejujuran, serta sikap rendah hati dalam melayani masyarakat.

ASN dan PTT dituntut tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir melalui kinerja, etos kerja, dan pelayanan yang tulus.

Wakil Wali Kota juga mengingatkan seluruh ASN untuk kembali bekerja secara serius dan profesional di unit kerja masing-masing, dengan menyelesaikan tugas tepat waktu, mematuhi aturan, serta memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan beretika.

“Pemerintah Kota Kupang membutuhkan aparatur yang profesional, berintegritas, serta kuat secara mental dan spiritual. ASN yang memiliki iman yang kuat akan lebih bijak dalam mengambil keputusan dan konsisten dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Serena C. Francis mengimbau seluruh ASN untuk menjaga kesehatan, terutama di musim penghujan, agar tetap prima dalam menjalankan tugas pelayanan.

Program penyegaran iman ini dilaksanakan bagi seluruh ASN lintas agama, meliputi Kristen Protestan, Katolik, Islam, dan Hindu sesuai keyakinan masing-masing, sebagai wujud nyata penghormatan terhadap keberagaman iman serta implementasi moderasi beragama di lingkungan Pemerintah Kota Kupang. ***