Wali Kota Kupang Ajak Pemuda Rock Liliba Berlayar Bersama Menuju Perubahan

 

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri acara Berbagi Kasih Bersama Pemuda Rock Liliba di PAUD Akasia, Kelurahan Liliba, pada Sabtu (8/3).

Kedatangannya disambut antusias oleh masyarakat setempat dalam acara yang mengusung tema “Susah Senang Ketong Sama-sama”.

Tema ini mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas sosial yang terus dipupuk di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam acara ini Anggota DPRD Sumba Barat Daya Stefanus Come Rihi, Pendeta Jemaat Emaus Liliba Pdt. Jeni Tameno, Lurah Liliba Victor Makoni, S.Sos, Ketua Pemuda Gang Rock Liliba Bili Nope, Ketua LPM Kelurahan Liliba Drs. Apolo Markus, Ketua Karang Taruna Simin Sede, Bhabinkamtibmas Kelurahan Liliba Bripka Andri Non, Babinsa Kelurahan Liliba Serda Eko, serta para Ketua RT se-Kelurahan Liliba.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi kepada Pemuda Gang Rock Liliba yang telah menginisiasi acara ini.

Ia mengibaratkan generasi muda sebagai kapal yang harus berani berlayar menghadapi tantangan di lautan luas, bukan sekadar berdiam di dermaga.

“Kalian anak muda harus mampu berkarya dan memberi manfaat bagi orang lain, dimulai dari lingkungan keluarga dan sekitar. Kita semua yang hadir di sini bukan untuk berdiam diri, tetapi untuk berlayar bersama menghadapi tantangan. Bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kita akan membawa Kota Kupang ke arah yang lebih baik,” ujarnya dengan semangat.

Lebih lanjut, dr. Christian Widodo menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya bergantung pada niat baik, tetapi juga pada komitmen dan konsistensi dalam menjalankan setiap tugas.

“Tanpa komitmen, pekerjaan tidak bisa dimulai. Tanpa konsistensi, pekerjaan tidak akan selesai dengan baik. Saya berharap Pemuda Gang Rock Liliba terus menjalankan program-program mereka dengan penuh dedikasi,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya birokrasi yang responsif dan komunikatif. Dalam lima tahun ke depan, ia berjanji Pemerintah Kota Kupang akan lebih tanggap dalam menangani keluhan masyarakat.

“Jika ada pelayanan publik yang berbelit-belit, jangan ragu untuk melapor. Memerintah adalah melayani—to govern is to serve—itulah yang harus menjadi pegangan kita semua,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota juga mengajak masyarakat Kelurahan Liliba untuk bersama-sama menangani persoalan sampah. Ia mengungkapkan rencana Pemkot Kupang untuk menyediakan armada sampah, seperti motor listrik dan truk sampah, guna memastikan lingkungan tetap bersih dan sehat.

“Sampah rumah tangga harus dipilah sesuai jenisnya. Saat ini, sampah bisa ditukar menjadi uang. Jadi, mari kita mulai memilah sampah dari sekarang. Jika ingin bergerak cepat, bergeraklah sendiri. Tetapi jika ingin bergerak jauh, bergeraklah bersama. Saya ingin kita semua bergerak jauh demi Kota Kupang yang lebih baik,” pesannya.

Sebagai bentuk kepedulian, Wali Kota menyerahkan bantuan kasih secara simbolis kepada salah satu perwakilan warga. Ia menegaskan bahwa bantuan ini bukan dinilai dari jumlahnya, tetapi dari ketulusan yang menyertainya.

Acara Berbagi Kasih ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Kelurahan Liliba untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan.

Dengan semangat gotong royong, diharapkan kegiatan seperti ini terus berlanjut demi mempererat solidaritas sosial di Kota Kupang. ***




Wali Kota Kupang Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Bahas RPJPD dan Kota Layak Anak

 

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc, menghadiri Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun 2024/2025 yang digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang di Ruang Sidang Utama Sasando, Lantai II Gedung DPRD Kota Kupang, Jumat (7/3).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Elvis Odja, didampingi Wakil Ketua I, Jabir Marola, dan Wakil Ketua II, Yeskiel Loudoe, S.Sos. Selain dihadiri para anggota DPRD dari delapan fraksi, sejumlah pejabat penting turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE., M.Si, para asisten Sekda, staf ahli Wali Kota, kepala perangkat daerah, serta camat se-Kota Kupang.

Agenda utama dalam rapat ini adalah tanggapan Wali Kota Kupang terhadap pemandangan umum anggota DPRD melalui fraksi-fraksi atas pengajuan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usul inisiatif Pemerintah Kota Kupang, yakni

1. Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Kupang 2025-2045.

2. Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang secara bergantian membacakan dokumen setebal 44 halaman yang berisi tanggapan terhadap berbagai masukan dari DPRD.

Mengawali tanggapannya, Wali Kota Kupang mengapresiasi kerja sama dan dukungan DPRD Kota Kupang dalam mencermati serta menerima pengajuan dua Ranperda ini untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh fraksi di DPRD Kota Kupang atas perhatian dan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam membangun Kota Kupang yang lebih maju, modern, dan sejahtera. RPJPD dan Ranperda Kota Layak Anak ini adalah langkah konkret untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif bagi semua lapisan masyarakat,” ujar Wali Kota.

Sejumlah fraksi DPRD menyampaikan pandangan dan masukan terhadap dua Ranperda tersebut, yang kemudian ditanggapi secara langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang.

Fraksi Gerindra menyoroti pentingnya keselarasan RPJPD dengan kebijakan nasional dan provinsi. Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota Kupang menegaskan bahwa penyusunan RPJPD telah disesuaikan dengan visi pembangunan nasional serta menetapkan arah pembangunan Kota Kupang dengan visi baru
“Kota Kupang Menjadi Rumah Bersama yang Modern, Bersih, Aman, Berbudaya, Tangguh, dan Sejahtera.”

Fraksi PDI Perjuangan menekankan pentingnya implementasi nyata RPJPD serta efisiensi tata kelola birokrasi. Pemerintah menanggapi dengan menegaskan bahwa RPJPD tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi juga pedoman dalam menjalankan pembangunan yang efektif dan efisien.

Fraksi Partai NasDem mendorong RPJPD yang berbasis pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah menegaskan bahwa dokumen perencanaan telah mempertimbangkan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) serta memastikan partisipasi aktif masyarakat dalam perumusan kebijakan.

Fraksi PKB menyoroti penyesuaian batas wilayah, mitigasi bencana, dan peningkatan ruang terbuka hijau. Pemerintah menyampaikan bahwa telah dilakukan penegasan batas wilayah di 51 kelurahan, serta meningkatkan infrastruktur air bersih dan sistem mitigasi bencana yang lebih terintegrasi.

Fraksi Golkar menggarisbawahi pentingnya regulasi yang kuat dalam mendukung pembangunan jangka panjang. Pemerintah menjelaskan bahwa RPJPD disusun dengan landasan ilmiah yang kuat serta analisis mendalam terhadap kebutuhan masyarakat.

Fraksi PAN menekankan reformasi birokrasi dan efektivitas anggaran. Pemerintah memastikan bahwa reformasi birokrasi menjadi prioritas utama, termasuk dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan dan transparansi pengelolaan anggaran.

Fraksi Demokrat menegaskan bahwa RPJPD harus berdampak nyata bagi masyarakat dan bukan sekadar dokumen formalitas. Pemerintah menegaskan bahwa penyusunan RPJPD telah melalui proses sinkronisasi dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi serta berbasis kebutuhan riil masyarakat Kota Kupang.

Fraksi Gabungan Hanura, Perindo, PSI Bersatu memberikan dukungan penuh terhadap program Kota Layak Anak. Pemerintah menyampaikan terima kasih atas dukungan ini dan menegaskan komitmennya untuk mewujudkan kebijakan yang berpihak pada anak serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Menutup tanggapannya, Wali Kota Kupang menegaskan bahwa RPJPD 2025-2045 akan menjadi landasan utama dalam membangun Kota Kupang yang lebih maju, modern, dan inklusif.

Selain itu, Ranperda Kota Layak Anak diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak-anak di Kota Kupang.

“Melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah dan DPRD, kita optimistis dapat menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Kota Kupang. Pembangunan yang berkelanjutan, tata kelola pemerintahan yang baik, serta perlindungan terhadap anak akan menjadi fokus utama ke depan,” ujar Wali Kota.

Rapat Paripurna ini menegaskan bahwa kerja sama antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama dalam merumuskan kebijakan strategis yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kota Kupang. ***




Wali Kota Kupang Terima Audiensi HIMAPALA UMK, Dukung Lomba Lintas Alam dan Program Peduli Sampah

 

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi dari Himpunan Mahasiswa Pecinta Alam (HIMAPALA) Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) di ruang kerjanya pada Jumat (7/3).

Pertemuan ini dihadiri oleh Dewan Pembina HIMAPALA, Cakti Flobamorrinci A. Kirie, S.Pi., Ketua HIMAPALA, Muhammad Ikram Balaga, Ketua Bidang Organisasi, Krispinus Kevin Rumbung, serta anggota HIMAPALA, Sulaiman Baharudin.

Dalam pertemuan tersebut, HIMAPALA UMK mengundang Wali Kota untuk membuka serta memfasilitasi kegiatan Lomba Lintas Alam yang akan digelar pada 22 April 2025.

Kompetisi ini akan melibatkan pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa dengan tujuan meningkatkan kesadaran lingkungan serta kecintaan terhadap alam.

Selain itu, HIMAPALA juga mengajukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang dalam menangani masalah sampah di kota.

Menanggapi usulan tersebut, Wali Kota Kupang menyambut baik inisiatif HIMAPALA dan menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang akan menyediakan konsumsi bagi peserta lomba serta berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan untuk menyiapkan armada pengangkut sampah plastik yang dihasilkan selama acara berlangsung.

“Kegiatan seperti ini sangat positif dan perlu terus dikembangkan. Semoga melalui lomba ini, semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang peduli terhadap kebersihan lingkungan dan aktif dalam aksi pelestarian alam,” ujar Wali Kota. ***




Wakil Wali Kota Kupang Terima Audiensi DPD REI NTT Bahas Percepatan PBG dan Pembangunan Rumah Subsidi

 

Kupang,nwartapedia.com – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menerima audiensi dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di ruang kerjanya, Kamis (6/3).

Pertemuan ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Johanes Bell, S.T., M.T.

Hadir mewakili DPD REI NTT, Ketua Bobby Pitoby bersama jajaran pengurus, antara lain Wakil Ketua I Bobby Lianto, Wakil Ketua II Frits Bessie, Sekretaris Ferry Bernadus, serta anggota Chandra Santoso.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, menyampaikan maksud kunjungan mereka untuk bersilaturahmi sekaligus membahas berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha properti, khususnya terkait proses penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). PBG, yang dulunya dikenal sebagai Izin Mendirikan Bangunan (IMB), merupakan izin resmi yang diberikan pemerintah untuk pembangunan, renovasi, maupun perubahan bangunan.

REI NTT juga menyampaikan permohonan dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap program pembangunan rumah subsidi yang sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pembangunan 3 juta unit rumah per tahun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kami menyambut baik program ini karena akan membantu mengurangi backlog perumahan di Kota Kupang,” ujar Bobby Pitoby.

Namun, Bobby menyoroti lambannya proses pengurusan PBG di Kota Kupang sebagai tantangan utama bagi pengembang.

Padahal, sesuai ketentuan, proses penerbitan PBG seharusnya rampung dalam 10 hari kerja, tetapi kenyataannya, pengembang harus menunggu hingga satu atau dua tahun.

“Ada bangunan yang sudah selesai, tapi PBG-nya belum terbit. Sementara, banyak bangunan liar yang berdiri tanpa PBG,” ungkapnya.

Bobby juga mendorong percepatan penyelesaian revisi tata ruang Kota Kupang agar segera ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda).

Menurutnya, revisi tata ruang ini akan berdampak langsung pada percepatan penerbitan PBG yang diharapkan bisa kembali ke standar 10 hari kerja.

“Jika revisi tata ruang rampung, kami siap terus berkoordinasi dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan jajaran terkait demi kelancaran proses PBG ke depan. Ini bukan hanya demi kepentingan pengembang, tapi juga untuk kesejahteraan masyarakat Kota Kupang,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan masukan dari DPD REI NTT.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen mencarikan solusi terbaik agar proses perizinan tidak lagi menjadi hambatan bagi dunia usaha, termasuk sektor properti.

“Kami akan membawa persoalan ini ke pembahasan lebih lanjut bersama Wali Kota dan jajaran terkait agar ada solusi konkret. Kota Kupang sebagai barometer ekonomi NTT harus didukung dengan kebijakan yang mempermudah investasi dan pembangunan, termasuk di sektor perumahan,” tegas Serena.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Pemkot Kupang dan REI NTT dalam mendorong pertumbuhan sektor properti yang berkontribusi pada kemajuan ekonomi daerah. ***




Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Hadiri Laga Seru Persekota Kupang vs PS Malaka di ETMC XXXIII

 

Kupang,nwartapedia.com  – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., turut hadir menyaksikan langsung pertandingan El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIII antara Persekota Kupang melawan PS Malaka, Senin (6/3) malam, di Stadion Oepoi Kupang.

Kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang yang kompak mengenakan jersey ungu menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang terhadap tim kebanggaan warga, Persekota Kupang.

Dukungan ini juga menegaskan komitmen Pemkot Kupang dalam mendorong perkembangan sepak bola lokal sekaligus menanamkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda Nusa Tenggara Timur.

Wali Kota Kupang hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya. Sejumlah anggota DPRD Kota Kupang, seperti Muhammad Ramli, Ahmad Talib, dan Roy R. Riwu Kaho, turut menyaksikan langsung jalannya pertandingan yang penuh tensi tersebut.

Pertandingan Persekota Kupang melawan PS Malaka merupakan bagian dari Liga 4 ETMC XXXIII 2024/2025 yang diikuti oleh 32 tim dari berbagai kabupaten dan kota se-NTT

Turnamen bergengsi ini berlangsung sejak 3 Maret hingga 25 Maret 2025.

Laga yang mempertemukan dua tim kuat dari Grup G ini berlangsung ketat dan penuh semangat.

Persekota Kupang dan PS Malaka saling jual beli serangan sejak peluit pertama dibunyikan.

Pertahanan solid kedua tim serta serangan balik cepat menciptakan atmosfer pertandingan yang begitu seru.

Ribuan penonton yang memadati Stadion Oepoi Kupang pun larut dalam euforia mendukung jagoan masing-masing.

Pertandingan berakhir imbang dengan skor 1:1, hasil yang membuat persaingan di Grup G semakin sengit.

Masih ada laga-laga berikutnya yang akan menjadi penentu langkah tim-tim di grup ini menuju babak selanjutnya.

Ajang ETMC XXXIII ini tidak hanya menjadi panggung unjuk kemampuan bagi para pemain muda berbakat NTT, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antar daerah melalui olahraga. (MI)




Pemkot Kupang Serahkan Bantuan Rp 50 Juta untuk Tim Persekota di ETMC 2025

 

Kupang,nwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang menunjukkan dukungannya terhadap perkembangan sepak bola di Kota Kupang dengan menyerahkan bantuan sebesar Rp 50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah) kepada tim Persatuan Sepakbola Kota Kupang (Persekota) yang akan berlaga di ajang El Tari Memorial Cup (RTMC) ke-33 Tahun 2025.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, didampingi Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (6/3).

Bantuan diterima oleh Polce Pandie yang mewakili Ketua Asosiasi PSSI Kota Kupang, Alex Riwu Kaho.

Dalam kesempatan tersebut, Polce Pandie menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kota Kupang.

Ia memastikan bantuan ini akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan para pemain, pelatih, dan official tim Persekota yang akan berlaga di turnamen bergengsi tingkat provinsi tersebut.

“Kami dari Askot PSSI Kota Kupang sangat mengapresiasi dukungan ini. Ini bentuk perhatian nyata Pemkot Kupang terhadap sepak bola di daerah ini. Bantuan ini akan langsung kami salurkan kepada para pemain dan tim. Kami juga berharap dukungan dari Pak Wali dan Ibu Wakil Wali Kota terus berlanjut untuk pembinaan sepak bola di Kota Kupang,” ujar Polce Pandie.

Sementara itu, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota, Serena Francis berkomitmen mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola di Kota Kupang.

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Kota Kupang. Bantuan ini juga berkat dukungan dari Bank NTT yang diwakili Wakil Kepala KCU Bank NTT Kota Kupang, Bapak Bill Payong Beda, serta anggota DPRD Kota Kupang,”ungkapnya.

“Kami sadar, olahraga sangat penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing. Mohon maaf bantuannya masih terbatas, semoga bisa bermanfaat bagi tim Persekota,”tambah Wali Kota.

Senada dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, juga berpesan agar seluruh pemain Persekota terus menjaga disiplin latihan dan menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.

“Saya berpesan agar para pemain tetap disiplin berlatih dan menjunjung tinggi sportivitas serta fair play. Sebagai tuan rumah, kita juga harus menjaga keamanan dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung,” pesan Serena.

Dengan dukungan penuh dari Pemkot Kupang, diharapkan Persekota mampu menunjukkan performa terbaik dan meraih hasil gemilang di El Tari Memorial Cup 2025. (MI)




Rapat Paripurna DPRD Kota Kupang, dr. Christian Widodo Sampaikan Pidato Perdana Masa Jabatan 2025-2030

 

Kupang,nwartapedia.com  – DPRD Kota Kupang menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka penyampaian pidato sambutan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo masa jabatan 2025-2030, pada Selasa (5/3).

Dalam pidato perdananya, Wali Kota Kupang menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat Kota Kupang yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Wakil Wali Kota untuk memimpin selama lima tahun ke depan.

Di hadapan para anggota DPRD dan tamu undangan, Wali Kota Kupang menegaskan bahwa kemenangan yang diraih bukan milik pribadi, melainkan kemenangan seluruh masyarakat Kota Kupang.

“Tidak ada lagi warga paslon A, paslon B, atau paslon lainnya. Semua adalah warga Kota Kupang yang harus kami layani,” tegasnya.

Wali Kota juga menekankan bahwa pemerintah ke depan akan berperan sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar pihak yang memerintah. Seluruh jajaran pemerintah kota diinstruksikan untuk menempatkan tulisan “Pemerintah adalah Pelayan” di setiap kantor dinas sebagai pengingat komitmen tersebut.

Dalam arahannya, Wali Kota Kupang memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan, di antaranya:

1. Peningkatan Kualitas SDM
Pendidikan dan kesehatan menjadi fokus utama untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.

2. Pengelolaan Sampah Berbasis Kecamatan
Pemerintah akan mendorong pembangunan fasilitas pengolahan sampah di setiap kecamatan guna mengurangi volume sampah ke TPA, serta mendorong inovasi pengelolaan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.

3. Revitalisasi Taman Kota
Taman-taman kota akan dibangun menjadi ruang publik yang hidup, ramah anak, serta mendukung aktivitas ekonomi kreatif, termasuk arena skateboard dan area UMKM.

4. Ekonomi Berbasis Partisipasi Masyarakat
Pelatihan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi akan digalakkan agar masyarakat dapat mandiri dan produktif.

5. Pemerintahan Transparan dan Responsif
Wali Kota Kupang berjanji membangun birokrasi yang transparan, responsif terhadap pengaduan masyarakat, dan memprioritaskan anggaran untuk kebutuhan dasar warga.

6. Kolaborasi Seluruh Elemen
Pemerintah Kota Kupang akan mendorong kolaborasi aktif dengan DPRD, komunitas, organisasi masyarakat, dan elemen lainnya demi mewujudkan visi Kota Kupang yang bersih, aman, dan berbudaya.

Wali Kota Kupang juga menyampaikan komitmennya menjalankan pemerintahan yang melayani dengan sepenuh hati, mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya, dan mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan kota.

Menutup pidatonya, Wali Kota meminta dukungan dan doa seluruh warga Kota Kupang agar seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik.

“Mari kita bergandengan tangan, melangkah bersama membangun Kota Kupang yang lebih baik untuk generasi masa depan,” pungkasnya.

Rapat paripurna ini diakhiri dengan doa bersama dan harapan agar sinergi antara pemerintah dan DPRD Kota Kupang terus terjalin demi kemajuan daerah. (MI)




Ketua MUI Kota Kupang Apresiasi Kolaborasi Pemimpin Muda dalam Sambutan di Buka Puasa Bersama

Kupang,nwartapedia.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kupang, H. Muhammad, MS, memberikan sambutan hangat dan penuh apresiasi dalam acara buka puasa bersama yang digelar di Masjid Nurusaa’dah Fontein Selasa (4/3).

Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo didampingi Ibu KetuaTim Penggerak PKK KotaKupang, Nyonya Dokter Widya Cahya Widodo, Wakil Wali Kota Serena Francis, serta jajaran pimpinan daerah dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, H. Muhammad mengaku sempat terkejut menerima undangan buka puasa bersama, mengingat dr. Christian dan Serena baru sehari sebelumnya memulai tugas resmi di Balai Kota.

“Saya kaget, baru hari Senin kemarin masuk kantor, hari ini sudah ada undangan buka puasa bersama. Tapi inilah ciri khas pemimpin muda, bergerak cepat tanpa banyak menunggu,” ujar H. Muhammad dengan nada bercanda, disambut tawa hadirin.

Lebih lanjut, Ketua MUI menyoroti kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang menurutnya menunjukkan sinyal positif sejak awal. Menurutnya, kedekatan dan komunikasi yang baik antara kepala daerah, wakil, dan ketua DPRD yang juga berusia muda menjadi harapan baru bagi masyarakat Kota Kupang.

“Saya melihat koneksi yang luar biasa di antara pemimpin-pemimpin muda ini. Bapak Wali Kota, Ibu Wakil Wali Kota, dan Ketua DPRD semuanya anak muda yang penuh semangat. Ini adalah modal besar untuk membangun Kota Kupang dengan visi yang sama dan kolaborasi yang solid,” tambahnya.

H. Muhammad juga mengungkapkan bahwa dirinya kerap berkomunikasi langsung dengan Wali Kota, baik melalui telepon maupun WhatsApp, sebagai bentuk keterbukaan dan sinergi antara pemerintah dan tokoh agama.

“Saya sering dihubungi langsung oleh Pak Wali, baik lewat telepon maupun WA. Ini menunjukkan komitmen beliau untuk merangkul semua elemen masyarakat, termasuk kami dari MUI,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Ketua MUI mendoakan agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang senantiasa diberi kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah, serta mampu membawa manfaat nyata bagi seluruh warga Kota Kupang.

“Kami dari MUI mendoakan agar kepemimpinan ini sukses, bermanfaat, dan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Kupang tanpa terkecuali,” tutupnya.

Acara buka puasa bersama ini menjadi momen penting dalam mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat Kota Kupang, serta menjadi simbol awal sinergi positif di bawah kepemimpinan baru yang energik dan inklusif. (MI)




Hari Kedua Menjabat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Buka Puasa Bersama di Masjid Nurusaa’dah Fontein

 

Kupang,nwartapedia.com – Memasuki hari kedua menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dan Serena Francis langsung menunjukkan komitmen mereka untuk dekat dengan masyarakat.

Salah satu wujudnya adalah menghadiri buka puasa bersama di Masjid  Hari Kedua Menjabat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Buka Puasa Bersama di Masjid Nurusaa’dah Fontein, Selasa sore (4/3/2025), yang dihadiri oleh tokoh agama, masyarakat, hingga anak-anak panti asuhan.

Dalam sambutannya, Wali Kota dr. Christian Widodo menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh warga Kota Kupang yang telah mendukung dirinya dan Wakil Wali Kota Serena Francis.

“Tanpa doa dan dukungan Bapak Mama, Kakak Adik sekalian, kami berdua bukanlah siapa-siapa. Semua warga, baik yang memilih maupun yang tidak, adalah bagian dari keluarga besar Kota Kupang yang akan kami layani dengan sepenuh hati,” ujar Christian.

Wali Kota menegaskan bahwa selama lima tahun ke depan, Pemerintah Kota Kupang bukanlah pemerintahan yang sekadar memerintah, melainkan hadir sebagai pelayan masyarakat.

Ia bahkan meminta agar semboyan “Memerintah adalah Melayani” dipajang di seluruh kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pengingat bahwa pelayanan publik harus responsif dan komunikatif.

“Saya banyak senyum, tapi jangan salah artikan. Saya akan lembut dalam caranya, tapi tegas pada tujuannya. Semua aduan masyarakat harus cepat ditindaklanjuti, jangan bertele-tele. Kalau bisa diselesaikan dengan satu telepon, kenapa harus menyuruh warga mengurus sendiri ke sana kemari?” tegasnya.

dr. Christian juga mengapresiasi panitia yang telah menyelenggarakan acara buka puasa dengan baik dan penuh kebersamaan.

Baginya, momen Ramadan bukan sekadar ibadah pribadi, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat kepedulian sosial.

“Saya sendiri sering berpuasa 16 jam untuk menjaga kesehatan. Puasa mengajarkan kita sabar, ikhlas, dan peduli dengan sesama. Saya ingin setiap kegiatan pemerintah nanti selalu membawa manfaat sosial, tidak sekadar seremonial belaka,” tambahnya.

Di penghujung sambutan, Wali Kota Christian mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjadi ‘kapal’ yang siap menghadapi gelombang tantangan sosial, bukan sekadar kapal indah yang bersandar di dermaga.

“Kita semua punya peran, kita semua harus bergerak. Mari kita jadikan kebersamaan ini sebagai fondasi membangun Kota Kupang yang lebih harmonis, adil, dan sejahtera,” tutupnya.

Buka puasa bersama ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Kupang, pimpinan DPRD, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai acara, menandai awal kepemimpinan yang inklusif dan merangkul semua kalangan di Kota Kupang. (MI)




Sidang PTUN Kupang: Kuasa Hukum Tegaskan Ijazah Wakil Bupati Rote Ndao Sah dan Sesuai Prosedur

 

Kupang,nwartapedia.com – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang kembali menggelar sidang lanjutan sengketa keabsahan ijazah Paket C milik Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusi Dethan, pada Senin (3/3). Agenda sidang kali ini menghadirkan ahli pendidikan yang diajukan pihak penggugat.

Dalam jalannya persidangan, tim kuasa hukum tergugat menyatakan keberatan atas netralitas ahli, sekaligus menegaskan bahwa ijazah yang dipermasalahkan telah diterbitkan melalui prosedur resmi dan sah secara hukum.

Kuasa hukum Wakil Bupati Rote Ndao, Lesly Lay, SH, dalam sidang menyampaikan keberatan terhadap ahli yang dihadirkan penggugat.

Menurutnya, status ahli sebagai pensiunan dari kementerian terkait membuka peluang adanya konflik kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas keterangannya di persidangan.

“Kami mempertanyakan sejauh mana netralitas ahli ini, mengingat keterkaitannya dengan kementerian tempat ia pernah bertugas. Ada potensi sudut pandang ahli dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu, yang belum tentu relevan dengan konteks perkara saat ini,” jelas Lesly di hadapan majelis hakim.

Lesly juga menyoroti bahwa ahli sendiri telah mengakui bahwa kesalahan teknis administrasi dalam penulisan nama di ijazah bukan serta-merta membuat ijazah tersebut batal atau tidak sah.

“Ahli sudah menegaskan bahwa kesalahan penulisan bisa diperbaiki melalui prosedur resmi, bukan berarti ijazah otomatis gugur. Ini memperkuat posisi kami bahwa ijazah tersebut sah,” tegasnya.

Selain menyoroti netralitas ahli, kuasa hukum tergugat juga menjelaskan bahwa PKBM yang menerbitkan ijazah Paket C milik Apremoi Dudelusi Dethan memiliki izin operasional yang sah dan telah mengikuti seluruh prosedur yang berlaku.

“PKBM tempat klien kami belajar memiliki izin resmi dari Dinas Pendidikan. Artinya, PKBM tersebut berwenang penuh menyelenggarakan ujian kesetaraan dan menerbitkan ijazah sesuai aturan,” jelas Tomi Yakob, SH, anggota tim kuasa hukum.

Proses administrasi dari awal hingga terbitnya ijazah juga disebut telah memenuhi ketentuan regulasi, termasuk Permendikbud Tahun 2013 yang mengatur teknis penyelenggaraan pendidikan kesetaraan.

“Mulai dari pendaftaran peserta, proses pembelajaran, pelaksanaan ujian, hingga penerbitan ijazah yang diawasi oleh dinas terkait, semuanya dilaksanakan sesuai aturan hukum yang berlaku,” tambah Tomi.

Pernyataan serupa disampaikan oleh kuasa hukum lainnya, Oblata Bella, SH, yang menilai bahwa keterangan ahli justru memperkuat posisi tergugat.

“Ahli menegaskan bahwa PKBM telah melaksanakan proses pembelajaran dan ujian sesuai ketentuan yang berlaku. Ini sejalan dengan keterangan Ketua PKBM yang sebelumnya sudah dihadirkan sebagai saksi, jadi justru memperkuat legalitas ijazah klien kami,” jelas Oblata.

Lebih lanjut, Oblata menilai tuduhan bahwa ijazah Wakil Bupati Rote Ndao tidak sah tidak memiliki dasar yang kuat.

“Dari awal kami sudah sampaikan, ini tuduhan yang tidak berdasar dan lebih bernuansa politis. Ijazah klien kami resmi, sah, dan diterbitkan oleh lembaga berwenang,” tegasnya.

Setelah mendengarkan keterangan ahli dan tanggapan dari kedua belah pihak, majelis hakim memutuskan untuk melanjutkan persidangan ke tahap kesimpulan.

Sidang lanjutan dijadwalkan pada Senin, 10 Maret 2025, dengan agenda penyampaian kesimpulan tertulis dari masing-masing pihak.

“Setelah itu, majelis hakim akan mempelajari seluruh berkas, bukti, dan keterangan yang telah disampaikan sebelum mengambil putusan,” ujar Ketua Majelis Hakim menutup persidangan.

Pihak kuasa hukum Wakil Bupati Rote Ndao menyatakan optimistis bahwa seluruh fakta persidangan telah membuktikan bahwa ijazah Apremoi Dudelusi Dethan sah secara hukum, dan berharap majelis hakim akan mengeluarkan putusan yang objektif dan berkeadilan. (MI)