Wakil Gubernur NTT Sambut Kedatangan Duta Besar Vatikan untuk Indonesia di Kupang

 

Kupang,nwartapedia.com  – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menyambut kedatangan Duta Besar Vatikan untuk Indonesia (Nuncio) – Mgr. Piero Pioppo di VIP Pemda Bandara El Tari Kupang, Rabu (19/3).

Dalam penyambutan tersebut, Wagub Johni Asadoma mengalungkan kain adat Timor sebagai bentuk penghormatan kepada Monsinyur Piero Pioppo.

“Selamat datang kembali di Kupang, Bapa Monsinyur. Semoga selalu dalam keadaan sehat dan semoga Kota Kasih ini memberikan kenyamanan dalam karya pelayanan Bapa Monsinyur,” ujar Johni Asadoma.

Kunjungan Duta Besar Vatikan untuk Indonesia ke Kupang kali ini bertujuan untuk menghadiri Perayaan Ekaristi Penerimaan Pallium bagi Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni.

Acara ini akan berlangsung di Gereja Kristus Raja Katedral Kupang, pada Rabu (19/3).

Pallium sendiri merupakan lambang otoritas dan persatuan dengan Paus, yang diberikan kepada seorang Uskup Agung sebagai bentuk mandat dari Takhta Suci Vatikan dalam memimpin keuskupan yang dipercayakan kepadanya.

Turut hadir dalam penyambutan Mgr. Piero Pioppo, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bernadetha M. Uskono, Inspektur Daerah, Stefanus Halla, Kepala Dinas Sosial, Kanisius Mau, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Viktor Manek, Para Imam Keuskupan Agung Kupang.

Kedatangan Duta Besar Vatikan ini semakin memperkuat identitas Kupang sebagai Kota Kasih, yang menjunjung tinggi toleransi, kebersamaan, dan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Pemerintah Provinsi NTT berharap kunjungan Monsinyur Piero Pioppo dapat semakin mempererat hubungan antara Vatikan dan umat Katolik di NTT, serta memberikan berkat bagi kehidupan rohani masyarakat di daerah ini. ***




Wali Kota Kupang Beri Penghargaan kepada Juara Abacus World Competition 2024

 

Kupang,nwartapedia.com  – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., memberikan penghargaan kepada empat siswa Sekolah Dasar (SD) yang berhasil meraih juara dalam ajang Abacus World Competition 2024 tingkat internasional.

Acara penghargaan berlangsung di Ruang Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, pada Selasa (19/3).

Dalam sambutannya, Wali Kota dr. Christian Widodo menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pencapaian luar biasa para siswa di tingkat internasional.

Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari kedisiplinan, konsistensi, dan tekad kuat dalam belajar.

“Saya dan Kak Serena sangat bangga. Anak-anak ini adalah masa depan Kota Kupang. Jangan pernah menyerah saat menghadapi kesulitan. Teruslah belajar hingga tuntas dan jangan berhenti hanya karena lelah,” ujar dr. Christian.

Ia juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan agar dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sejalan dengan visi-misi Pemerintah Kota Kupang.

Pada kesempatan yang sama, Tim Penyusun Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan jenjang SD/MI memaparkan kurikulum baru yang akan diluncurkan pada Mei 2025, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.

Kurikulum ini akan berfokus pada penanganan dan pengelolaan sampah, dengan tujuan membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini melalui pembelajaran kontekstual dan pengalaman langsung.

Menanggapi hal ini, Wali Kota menyatakan dukungannya penuh.

Ia menjelaskan bahwa persoalan sampah memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau individu saja.

“Kami sudah menyusun roadmap dan akan menyiapkan kontainer sampah berbahan besi di setiap kelurahan di Kota Kupang. Ini adalah langkah dari hulu ke hilir yang harus kita jalankan bersama,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francis juga menyampaikan apresiasi atas prestasi para siswa.

Ia berpesan agar para juara tetap memupuk semangat belajar, menjaga kerendahan hati, dan selalu berdoa dalam menggapai cita-cita.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, kami sangat bangga. Usaha dan perjuangan kalian patut menjadi inspirasi bagi anak-anak lain di Kota Kupang. Kami akan terus mendorong potensi dan bakat anak-anak melalui kolaborasi lintas sektor,” tuturnya.

Menariknya, sebelum penyerahan penghargaan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota sempat memberikan soal berhitung langsung kepada para siswa.

Keempat siswa berhasil menjawab dengan benar, membuktikan kompetensi luar biasa mereka dalam matematika mental.

Pemerintah Kota Kupang berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam membangun masa depan Kota Kupang yang lebih hebat dan berkelanjutan.

Keempat siswa yang menerima penghargaan atas prestasi luar biasa mereka dalam Abacus World Competition 2024 yakni

1. Scarlett Damiaty Trinch Fangidae (Kelas IV, Excellent Spirit Christian School (ESCS) Kupang) – Juara II dengan total poin 134.816

2. Novantry Maharani Rambu Day Tonael (Kelas III, SDN Kuasaet, Kecamatan Maulafa) – Juara III dengan total poin 132.214

3. Gilbert Arnolus Julius Mooy (Kelas V, Montessori School Kupang) – Juara IV dengan total poin 79.867

4. Efran Elajaro Archerio Jusuf (Kelas IV, SD Kristen Hosana Kupang) – Juara V dengan total poin 74.492.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Kupang memberikan sertifikat penghargaan dan uang tunai kepada masing-masing siswa, dengan rincian Rp5 juta untuk Juara II, Rp4 juta untuk Juara III, Rp3 juta untuk Juara IV dan Rp2 juta untuk Juara V.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si., Kepala Bidang Sekolah Dasar Okto Naitboho, tim penyusun kurikulum muatan lokal pendidikan lingkungan jenjang SD/MI, para kepala sekolah, guru pendamping, orang tua siswa, serta insan pers. ***

 




Wali Kota Kupang Terima Kunjungan Juara Top Model Indonesia Kids of The Year 2024

 

Kupang,nwartapedia.com  – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima kunjungan dari Francesco Eugenio Henoq Fahik, pemenang Juara 1 Top Model Indonesia Kids Of The Year 2024 dan Juara 2 Indonesia Kids Of The Year 2024.

Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Kupang pada Selasa (18/3).

Dalam kesempatan tersebut, Henoq didampingi oleh ibunya, Clementya Fahik, serta Suster Dafrosa, CIJ, yang merupakan Bendahara Komite dan Koordinator Kelas Khusus SDK Assumpta Kupang.

Henoq, siswa kelas VI SDK Santa Maria Assumpta Kupang, berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Kids Of The Year 2024 yang digelar di Surabaya, Provinsi Jawa Timur, pada 31 Oktober hingga 2 November 2025 lalu.

Bakatnya di dunia modeling dibina oleh Rumah Musik Siloam, yang terus mendukung pengembangan prestasinya.

Wali Kota Kupang mengapresiasi pencapaian Henoq yang sudah mengharumkan nama daerah di usia muda.

Wali Kota berharap prestasi ini terus berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.

“Pemerintah Kota Kupang siap memberikan dukungan bagi talenta muda seperti Henoq agar bisa terus berkarya dan berprestasi,” ujar dr. Christian Widodo.

Sebagai bentuk motivasi, Wali Kota juga menyerahkan sejumlah dana bantuan pribadi untuk mendukung perjalanan Henoq di dunia modeling.

Wali Kota memastikan bahwa Pemkot Kupang akan merancang skema anggaran khusus guna mendukung anak-anak berbakat yang ingin mengikuti ajang kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

Clementya Fahik, ibu dari Henoq, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan Wali Kota dan jajaran pemerintah.

Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini Henoq berencana mengikuti kompetisi tingkat internasional di Dubai.

Namun, keputusan tersebut masih akan disesuaikan dengan persiapan akademisnya, mengingat Henoq akan melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan prestasi Henoq terus berkembang dan menginspirasi anak-anak muda lainnya di Kota Kupang untuk berani mengejar mimpi mereka. ***




Wali Kota Kupang Terima Audiensi KPU, Bahas Pengembalian Sisa Dana Hibah Pilkada 2024

 

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi dari jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang di ruang kerjanya pada Rabu (19/3).

Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua KPU Kota Kupang, Ismael Manoe, S.Pt., Anggota KPU, Julianus Johanes Paulus Nomleni, S.H., serta Sekretaris KPU, Agustinus Yohanis Ola Paon, S.Sos., M.Si.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KPU Kota Kupang, Ismael Manoe, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melaporkan rencana pengembalian sisa dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 kepada Pemerintah Kota Kupang.

Pengembalian dana ini sesuai dengan ketentuan yang mengharuskan pengembalian dilakukan paling lambat tiga bulan setelah dokumen usulan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih disampaikan kepada DPRD Kota Kupang.

“Sesuai instruksi Pemerintah Pusat terkait efisiensi anggaran, KPU Kota Kupang akan mengembalikan sisa dana hibah sebesar sekitar Rp1 miliar. Saat ini kami sedang melengkapi laporan pertanggungjawaban dari setiap kegiatan yang telah dilaksanakan,” ujar Ismael Manoe.

Sekretaris KPU Kota Kupang, Agustinus Yohanis Ola Paon, menjelaskan bahwa sisa dana tersebut berasal dari beberapa pos anggaran yang tidak terealisasi, seperti anggaran untuk penyelesaian sengketa Pilkada.

“Kebetulan pada Pilkada Kota Kupang tidak terjadi sengketa, sehingga dana tersebut tidak terpakai,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa batas waktu pengembalian sisa dana hibah tersebut adalah maksimal pada 9 April 2025.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengapresiasi transparansi dan akuntabilitas KPU Kota Kupang dalam pengelolaan anggaran.

Ia menyambut baik langkah pengembalian dana hibah tersebut karena dapat membantu Pemerintah Kota dalam mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan prioritas lainnya.

“Keberhasilan penyelenggaraan Pilkada 2024 di Kota Kupang bukan hanya tercermin dari pelaksanaannya yang tertib dan lancar, tetapi juga dari manajemen keuangan yang bertanggung jawab. Pengembalian dana hibah ini menjadi bukti bahwa setiap tahapan telah dilaksanakan dengan perhitungan matang, memastikan dana publik digunakan secara efektif dan efisien,” pungkasnya. ***




Pemkot Kupang Dukung Inovasi UMKM dan Literasi Investasi Emas Bersama PT. Pegadaian

 

Kupang,nwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta literasi investasi emas di wilayah Kota Kupang.

Dukungan ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., dalam audiensi bersama PT. Pegadaian Area Kupang di Ruang Kerja Wakil Wali Kota pada Selasa (18/3).

Audiensi ini dihadiri oleh Deputi Bisnis PT. Pegadaian Kupang, Anwar, S.Sos., M.M., bersama jajaran pejabat Pegadaian lainnya, serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Kota Kupang. Pertemuan ini menyoroti berbagai inisiatif yang telah dilakukan Pegadaian dalam mendukung UMKM serta mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berinvestasi dalam emas.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar menjelaskan bahwa PT. Pegadaian saat ini mengelola tujuh cabang di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan empat di antaranya berada di Kota Kupang. Pada tahun 2024, Pegadaian mencatatkan omzet sekitar Rp 2,1 triliun, dengan mayoritas pencairan dana difokuskan pada sektor produktif.

Salah satu inisiatif yang diusung Pegadaian adalah mendukung industri tenunan ikat khas NTT dengan membuka peluang bagi pengusaha tenunan untuk menjaminkan produk mereka.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan usaha mereka dan memperkuat sektor UMKM di Kota Kupang.

Selain itu, Pegadaian juga aktif dalam memberikan pelatihan kepada sekitar 40 UMKM di Kota Kupang guna meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan usaha dan pengembangan produk.

Di bulan Ramadan, Pegadaian mengadakan Festival Ramadhan yang menampilkan produk dari 21 UMKM binaannya.

Dalam audiensi ini, Pegadaian juga memperkenalkan investasi emas sebagai alternatif pengelolaan keuangan yang menguntungkan.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat, terutama Gen Z dan milenial, agar memahami pentingnya investasi emas,” ujar Anwar.

Investasi ini menawarkan dua keuntungan utama, yaitu kenaikan harga emas yang terus meningkat serta manfaat dari sistem deposito emas yang ditawarkan oleh Pegadaian.

Dalam kesempatan yang sama, Anwar juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi taman di depan kantor PT. Pegadaian di Kampung Solor yang kurang terawat.

Ia mengusulkan rencana renovasi taman tersebut menggunakan anggaran internal Pegadaian dan berharap Pemerintah Kota Kupang memberikan izin serta dukungan terhadap proyek ini.

“Meremajakan taman ini sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat serta memperindah wajah Kota Kupang,” tambahnya.

Menanggapi berbagai inisiatif ini, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya Pegadaian dalam mendukung UMKM dan edukasi investasi emas.

“Kami sangat menghargai inisiatif Pegadaian dalam memberikan pelatihan serta dukungan kepada UMKM di Kupang. Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha kecil di kota ini,” ujarnya.

Terkait investasi emas, Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya meningkatkan literasi finansial bagi generasi muda.

“Saya sangat mendorong agar program ini dapat lebih banyak menjangkau Gen Z dan milenial, sehingga mereka memahami manfaat serta cara berinvestasi emas dengan baik,” tambahnya.

Pemerintah Kota Kupang juga mendukung rencana revitalisasi taman di depan kantor Pegadaian.

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk memastikan kelancaran program ini.

Dengan sinergi yang terus terjalin antara Pemerintah Kota Kupang dan PT. Pegadaian, diharapkan ekosistem UMKM semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Dukungan terhadap investasi emas juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih baik.

Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dan program yang memberikan manfaat nyata bagi warganya, sekaligus memperkuat perekonomian lokal melalui berbagai inisiatif strategis. ***




Pangdam IX/Udayana Kunjungi Makodim 1629/SBD: Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

 

Tambolaka,nwartapedia.com – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., M.Si., bersama Ketua Persit KCK Daerah IX/Udayana, Ibu Dessy Zamroni, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Makodim 1629/SBD di Desa Watukawula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, pada Selasa (18/03/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarganya.

Kedatangan Pangdam disambut hangat dengan prosesi adat khas Sumba Barat Daya, termasuk pengalungan kain adat oleh Dandim 1629/SBD, Letkol Inf Deny Ahdiani Amir, M.Han.

Selain itu, regu jaga kesatriaan memberikan jajar kehormatan, sementara prajurit dan Persit menyanyikan “Mars Udayana” dengan penuh semangat.

Keindahan budaya lokal turut memeriahkan acara dengan penampilan tarian adat Sumba yang menggambarkan kekayaan seni dan tradisi daerah.

Dalam arahannya kepada prajurit dan anggota Persit Kodim 1629/SBD, Pangdam menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap TNI, yang berdasarkan survei mencapai 97%.

“Kepercayaan ini adalah aset berharga yang harus kita jaga. Sebagai satuan kewilayahan, kita harus hadir di tengah rakyat, menjadi bagian dari solusi, dan selalu dicintai masyarakat,” ujar Pangdam.

Selain menyoroti peran strategis TNI di wilayah, Pangdam juga menekankan pentingnya kesejahteraan prajurit dan keluarganya.

Ia mendorong mereka untuk aktif dalam program kemandirian ekonomi, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Prajurit harus memiliki kemandirian ekonomi agar tidak hanya bergantung pada gaji pokok. Manfaatkan peluang usaha yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

Sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, Pangdam dan Ketua Persit KCK Daerah IX/Udayana turut melakukan penanaman pohon sukun di area Makodim 1629/SBD.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap program penghijauan dan ketahanan pangan.

Usai rangkaian kegiatan di Makodim, rombongan Pangdam melanjutkan kunjungan ke lokasi sumur bor di Desa Pogotena, Kecamatan Loura.

Di sana, Pangdam menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat, menegaskan komitmen TNI dalam membantu kesejahteraan rakyat. Kunjungan kerja ini diakhiri dengan peninjauan pembibitan ikan Bioflok di Desa Weerena, sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat setempat.

Kunjungan Pangdam IX/Udayana ini tidak hanya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga memberikan motivasi bagi prajurit untuk terus mengabdi dengan sepenuh hati serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

(Penrem)




Danrem 161/Wira Sakti Kunjungi Sertu Muslim, Dukung Pengembangan Budidaya Lele Bioflok di SBD

 

Tambolaka,nwartapedia.com – Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, S.E., M.M., didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana, Ibu Paula Nunes, melakukan kunjungan ke Sertu Muslim, anggota Ba Unit Intel Kodim 1629/Sumba Barat Daya (SBD).

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung implementasi budidaya ikan lele dengan sistem bioflok yang dikembangkan oleh Sertu Muslim di wilayah SBD, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam pertemuan tersebut, Sertu Muslim menyampaikan bahwa budidaya lele dengan sistem bioflok merupakan solusi bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas dan keterbatasan sumber air.

“Saya berharap masyarakat tidak perlu khawatir untuk membudidayakan lele, meski memiliki lahan terbatas dan akses air yang minim. Dengan sistem bioflok, budidaya lele bisa dilakukan di pekarangan rumah dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Sertu Muslim saat dihubungi oleh Penerangan Korem 161/Wira Sakti, Senin (17/3).

Lebih lanjut, Sertu Muslim menjelaskan bahwa budidaya lele dengan sistem bioflok memiliki banyak keunggulan dibandingkan sistem konvensional.

“Lele yang dibudidayakan dengan sistem bioflok memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih cepat, lebih tahan terhadap penyakit, serta mengonsumsi pakan yang lebih efisien. Dagingnya juga lebih enak dikonsumsi. Selain itu, budidaya ini lebih menguntungkan dan menjadi bagian penting dalam program ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Sebagai salah satu komoditas utama perikanan Indonesia, budidaya lele dengan sistem bioflok telah banyak diadopsi oleh para pembudidaya di berbagai daerah.

Hal ini mendorong Kabupaten Sumba Barat Daya, Sumba Barat, dan Sumba Timur untuk terus mengembangkan program ini guna memenuhi kebutuhan konsumsi ikan di wilayahnya.

Sertu Muslim berharap program budidaya lele bioflok ini mendapat dukungan lebih besar dari pemerintah dan pihak terkait, terutama dalam bentuk bantuan langsung bagi para pembudidaya.

“Bantuan berupa teknologi bioflok sangat penting, karena sistem ini mengandalkan suplai oksigen dan mikroorganisme untuk meningkatkan produktivitas budidaya. Dengan inovasi ini, produksi ikan bisa meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan sistem konvensional,” ungkapnya.

Lebih jauh, Sertu Muslim memiliki visi besar untuk memperluas usahanya, tidak hanya terbatas pada budidaya ikan lele, tetapi juga jenis ikan tawar lainnya, termasuk udang.

“Saat ini, saya sudah menguasai pasar untuk Pulau Sumba di empat kabupaten. Ke depan, saya berharap bisa memperluas distribusi hingga mencakup seluruh wilayah NTT,” tambahnya.

Dengan adanya dukungan dari Korem 161/Wira Sakti dan inovasi dalam budidaya perikanan, diharapkan sistem bioflok dapat semakin berkembang dan menjadi solusi nyata dalam meningkatkan ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. ***




Wakil Wali Kota Kupang Terima Audiensi Panitia Gebyar Ramadhan 1446 H

 

Kupang,nwartapedia.com  – Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., menerima audiensi dari panitia pelaksana Gebyar Ramadhan 1446 Hijriah yang diinisiasi oleh Beta Hijrah Community.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota pada Senin (17/3) ini membahas pelaksanaan kegiatan yang telah berjalan serta persiapan untuk tahun ini.

Audiensi ini dihadiri oleh Ketua Beta Hijrah Community, Musawir Muhammad, Ketua Pelaksana Gebyar Ramadhan 1446 H, Fahmy Assegaf, serta jajaran pengurus lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, panitia menyampaikan laporan kegiatan sebelumnya dan meminta arahan serta dukungan dari Pemerintah Kota Kupang.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, menyampaikan apresiasi atas inisiatif panitia dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang tidak hanya memperkuat ukhuwah Islamiyah tetapi juga melibatkan pemuda lintas agama.

“Saya sangat mengapresiasi semangat teman-teman panitia yang telah melibatkan pemuda dari berbagai agama dalam kegiatan Gebyar Ramadhan. Ini adalah bukti nyata bahwa Kota Kupang adalah kota toleransi yang menjunjung tinggi persatuan dan kerukunan,” ujar Serena.

Selain itu, Wawali juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang siap memberikan dukungan, baik dalam bentuk fasilitas seperti tenda, kursi, hingga kendaraan operasional, guna memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan.

“Kami siap membantu dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mendukung kegiatan ini. Gebyar Ramadhan harus berjalan sukses dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Kota Kupang,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Serena juga menyoroti pentingnya pemberdayaan UMKM lokal, terutama dalam 100 hari pertama kepemimpinannya bersama Wali Kota Kupang.

“Kami ingin memberikan ruang lebih bagi UMKM untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan besar seperti Pawai Takbir. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk memperkenalkan produk dan meningkatkan perekonomian,” ungkapnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik, yang dihasilkan selama acara.

“Saya ingin mengajak panitia untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Kita bisa bekerja sama dengan bank sampah agar sampah plastik bisa didaur ulang dan memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.

Dalam audiensi tersebut, Ketua Beta Hijrah Community, Musawir Muhammad, memaparkan tiga kegiatan utama yang menjadi rangkaian Gebyar Ramadhan 1446 H yakni

1. Tarhib Ramadan – Kegiatan ini telah sukses dilaksanakan dengan dihadiri pejabat pemerintahan dan berbagai organisasi masyarakat sebagai bentuk penyambutan bulan suci Ramadan.

2. Senyum Anak Yatim – Acara ini digelar akhir pekan lalu di Transmart Kupang dengan menghadirkan anak-anak yatim untuk berbagi kebahagiaan, santunan, dan permainan edukatif.

3. Pawai Takbir – Kegiatan puncak Gebyar Ramadhan yang akan dilaksanakan pada Minggu, 30 Maret 2025, sambil menunggu hasil sidang Isbat.

Musawir menjelaskan bahwa panitia masih mempertimbangkan dua lokasi untuk pelepasan Pawai Takbir, yaitu Titik 0 Kota Kupang dan depan Rumah Jabatan Gubernur.

Namun, mereka juga memperhitungkan potensi keramaian, terutama karena berdekatan dengan gereja besar yang akan merayakan Paskah.

“Kami ingin memastikan kegiatan ini berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas lainnya. Oleh karena itu, kami meminta arahan dari Pemerintah Kota terkait lokasi terbaik untuk pelepasan pawai,” jelas Musawir.

Selain itu, panitia juga menyoroti masalah lalu lintas dan antrian kendaraan yang menjadi kendala pada pelaksanaan tahun sebelumnya. Mereka berharap dengan dukungan dari pemerintah dan kepolisian, masalah ini dapat diantisipasi dengan lebih baik.

Salah satu aspek unik dari Pawai Takbir tahun lalu adalah keterlibatan pemuda lintas agama, termasuk komunitas gereja yang turut serta dalam mengatur jalur dan mengisi acara hiburan.

“Seperti tahun lalu, teman-teman dari gereja juga terlibat aktif dalam kelancaran jalannya pawai. Mereka tidak hanya membantu pengaturan lalu lintas tetapi juga berpartisipasi dalam acara hiburan,” ungkap Fatmawati, koordinator acara Pawai Takbir.

Fatmawati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Kebersihan Kota Kupang, yang telah membantu membersihkan jalan di belakang barisan pawai tahun lalu. Panitia berharap dukungan ini kembali diberikan agar acara tetap berlangsung dengan tertib dan bersih.

Ketua Panitia Gebyar Ramadhan 1446 H, Fahmy Husein Syech Assegaf, menyampaikan bahwa salah satu tujuan audiensi ini adalah mengundang secara resmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang untuk hadir dan meresmikan acara tersebut.

“Kami berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota bisa hadir dalam peresmian Gebyar Ramadhan 1446 H, sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah terhadap kegiatan keagamaan yang mempererat tali persaudaraan di Kota Kupang,” ujar Fahmy.

Tahun ini, Gebyar Ramadhan 1446 Hijriah mengusung tema “Raih Berkah, Rekahkan Spirit Solid dan Keakraban Ukhuwah Islamiyah”.

Tema ini mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadan, sekaligus memperkuat hubungan antarumat Islam di Kota Kupang.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kupang, kolaborasi lintas agama, serta keterlibatan komunitas pemuda dan UMKM, Gebyar Ramadhan 1446 H diharapkan dapat berlangsung sukses dan semakin mempererat persaudaraan di tengah keberagaman.

Wakil Wali Kota Kupang menutup audiensi ddengan memberikan pesan semangat.

“Saya berharap kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, membangun nilai-nilai toleransi, serta mendorong semangat berbagi dan kepedulian sosial. Pemerintah Kota Kupang siap mendukung penuh suksesnya Gebyar Ramadhan 1446 H,” pungkas Serena. ***




Pemerintah Kota Kupang Resmi Luncurkan Implementasi Nilai-Nilai Dasar ASN BerAKHLAK

 

Kupang,nwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang resmi meluncurkan implementasi Nilai-Nilai Dasar ASN BerAKHLAK dan Employer Branding “Bangga Melayani Bangsa” dalam lingkungan Pemkot Kupang.

Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian Apel Kesadaran Korpri yang digelar di halaman kantor Wali Kota Kupang pada Senin (17/3).

Acara peluncuran ditandai dengan pembunyian sirene oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, didampingi Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc, serta Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE., M.Si. Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda, kepala perangkat daerah, pimpinan perusahaan umum daerah, camat, lurah, serta seluruh ASN dan PTT di lingkungan Pemkot Kupang.

Nilai-Nilai Dasar ASN BerAKHLAK dan Employer Branding “Bangga Melayani Bangsa” pertama kali dicanangkan oleh pemerintah pusat pada 27 Juli 2021.

Hari ini, Pemkot Kupang kembali menegaskan komitmennya untuk menerapkan nilai-nilai tersebut guna mewujudkan birokrasi yang profesional dan berintegritas.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menekankan bahwa implementasi nilai-nilai ini bukan sekadar wacana, tetapi harus menjadi prinsip dalam setiap aspek pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau kita bicara berorientasi pelayanan, ini sejalan dengan moto kami: Memerintah adalah melayani, To govern is to serve. Inilah yang harus menjadi pedoman kita dalam bekerja,” tegasnya.

Nilai-Nilai Dasar ASN BerAKHLAK mencakup tujuh prinsip utama yakni
Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.

Untuk memastikan penerapan nilai-nilai ini berjalan efektif, Wali Kota Kupang bersama Wakil Wali Kota akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Bagi yang bekerja dengan baik, tidak perlu khawatir. Sidak ini untuk memastikan bahwa semua ASN benar-benar menjalankan tugasnya dengan profesionalisme dan dedikasi,” ujarnya.

Selain menekankan profesionalisme, Wali Kota juga mengingatkan ASN agar memiliki loyalitas penuh terhadap pemerintah pusat dan daerah serta menghindari mentalitas “raja kecil” dalam birokrasi.

“Loyalitas kepada Presiden, Gubernur, dan Pemerintah Kota adalah harga mati. Tidak boleh ada ego sektoral di setiap OPD,” tegasnya.

ASN juga diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi transformasi digital.

“Dunia sudah berubah, semua sudah berbasis digital. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara lama. Yang harus kita lakukan adalah menyesuaikan diri dan bergerak maju bersama perubahan,” imbuhnya.

Kolaborasi antarinstansi pun menjadi sorotan dalam upaya meningkatkan efektivitas layanan publik.

“Jika ingin berjalan cepat, pergilah sendiri. Tetapi jika ingin pergi jauh, pergilah bersama-sama. Dalam persatuan, kita menemukan kemenangan,” katanya.

Wali Kota mengungkapkan bahwa indeks implementasi BerAKHLAK di Kota Kupang mengalami peningkatan signifikan, dari 59,7% pada 2023 menjadi 69,5% di 2024.

Meski demikian, ia menekankan bahwa angka tersebut harus terus ditingkatkan agar pelayanan publik semakin optimal.

Di penghujung acara, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, yang akan memasuki masa purna tugas pada akhir bulan ini.

“Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama ini. Pikiran dan gagasan Pak Sekda akan tetap kami butuhkan dalam membangun Kota Kupang,” tuturnya.

Sebagai bentuk keseriusan dalam implementasi nilai-nilai ini, Sekretaris Daerah Kota Kupang memimpin pembacaan Nilai-Nilai Dasar ASN BerAKHLAK, yang diikuti oleh seluruh peserta apel.

Inspektur pada Inspektorat Daerah Kota Kupang juga membacakan komitmen penerapan Core Values ASN BerAKHLAK.

Acara ditutup dengan penandatanganan simbolis Komitmen Penerapan Core Values ASN BerAKHLAK oleh perwakilan kepala perangkat daerah, disaksikan langsung oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah Kota Kupang. ***




Wali Kota Kupang Terima Audiensi Panitia Takbiran Laut SNNU NTT 2025

 

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi dari panitia Takbiran Laut Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Nusa Tenggara Timur (NTT) di ruang kerjanya, Kamis (13/3).

Pertemuan tersebut membahas persiapan pelaksanaan Takbiran Laut yang akan digelar pada malam menjelang Idulfitri 1446 Hijriah.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Kupang menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kupang terhadap kegiatan Takbiran Laut yang digagas oleh SNNU NTT.

Wali Kota berharap kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat persatuan masyarakat, khususnya di Kota Kupang.

“Pemerintah Kota Kupang mendukung penuh pelaksanaan Takbiran Laut yang diinisiasi oleh SNNU NTT. Saya percaya kegiatan ini merupakan wujud syukur umat Islam dalam menyambut Idulfitri sekaligus menjadi sarana untuk menebarkan semangat persaudaraan dan toleransi,” ungkap Wali Kota.

Wali Kota juga menambahkan bahwa Takbiran Laut merupakan tradisi religius yang unik dan positif serta sarat nilai budaya.

Oleh karena itu, ia mendorong panitia untuk melibatkan sebanyak mungkin peserta dari berbagai unsur, termasuk pemerintah, guna memastikan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses.

Sementara itu, Ketua SNNU NTT, Angki Laane, menjelaskan bahwa Takbiran Laut telah menjadi tradisi tahunan yang rutin diselenggarakan selama lima tahun terakhir dan mendapat sambutan baik dari masyarakat.

“Tahun ini, Takbiran Laut direncanakan berlangsung pada 30 Maret 2025, dimulai dari Pelabuhan Nunbaun Sabu dan berakhir di depan Hotel Aston. Kegiatan ini akan melibatkan sekitar 30 hingga 50 perahu nelayan yang dihias secara khusus,” jelasnya.

Lebih lanjut, Angki menyebutkan bahwa selain nelayan, peserta juga akan melibatkan sejumlah instansi pemerintah seperti Dinas Kelautan dan Perikanan, Badan Keamanan Laut (Bakamla), dan PT Pelni. Ia berharap kegiatan ini menjadi momen yang meriah sekaligus bermakna bagi masyarakat Kota Kupang.

Audiensi ini turut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Kupang, Djoni Domisius Bire, SH., Ketua SNNU NTT, Angki Laane, Ketua Panitia Takbiran Laut, Kasim Koli, serta sejumlah anggota panitia lainnya. **