Pemkot Kupang Tegaskan Komitmen Perkuat UMKM dan Ekonomi Rakyat

Kupang,nwartapedia.com  – Pemerintah Kota Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan UMKM dan pemberdayaan ekonomi rakyat.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, saat membuka kegiatan Temu Koordinasi Penguatan Kewirausahaan di Gedung GMIT Center Kupang, Rabu (1/10/2025).

Dalam sambutannya, Serena menekankan bahwa pembangunan tidak bisa dijalankan pemerintah sendiri.

Menurutnya, kolaborasi bersama masyarakat dan dunia usaha menjadi kunci utama menghadapi tantangan ekonomi, terutama di era digital.

“Pemerintah hadir bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan membuka jalan bagi masyarakat agar lebih sejahtera. Kolaborasi adalah kunci untuk menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang,” ungkap Serena.

Lebih lanjut, Serena menjelaskan bahwa Pemkot Kupang terus memberikan dukungan nyata bagi pelaku UMKM. Bentuk dukungan tersebut meliputi fasilitasi akses permodalan, penyediaan pelatihan serta pendampingan usaha, hingga penciptaan ekosistem yang sehat agar UMKM dapat tumbuh lebih pesat.

Salah satu bukti keberhasilan adalah meningkatnya geliat ekonomi di kawasan Taman Nostalgia, di mana omzet UMKM kini mencapai miliaran rupiah setiap minggunya.

“Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Kupang memiliki potensi ekonomi yang besar apabila diberi ruang dan dukungan yang tepat,” ujar Serena.

Tak hanya itu, Pemkot Kupang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong dalam pembangunan kota.

Serena menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan aktif masyarakat, komunitas kreatif, serta dunia usaha.

“Potensi besar yang ada di Kupang harus terus dikembangkan. Pemerintah hanya memfasilitasi, selebihnya sinergi dan kerja sama seluruh pihaklah yang akan mempercepat kemajuan kota kita,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat jejaring usaha sekaligus memperlihatkan komitmen Pemkot Kupang dalam memberdayakan masyarakat.

Kehadiran Deputi Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, serta rencana kunjungan langsung Menko PM, menjadi bukti dukungan pemerintah pusat terhadap langkah-langkah yang ditempuh pemerintah daerah.

Dengan pondasi yang telah dibangun, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperluas kolaborasi, memperkuat ekosistem kewirausahaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di Kota Kupang dan NTT pada umumnya.

(Advertorial/MI)




HIPMI Kota Kupang Apresiasi Prof. Jefry Bale, Dukung Sinergi Dunia Usaha dan Akademik

Kupang,nwartapedia.com   – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Kupang memberikan apresiasi tinggi kepada Prof. Jefry Bale atas kontribusinya dalam menjalin kerja sama strategis antara Universitas Nusa Cendana (Undana) dan dunia usaha.

Selama menjabat sebagai Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama Undana, Prof. Jefry dinilai berhasil membuka ruang kolaborasi yang bermanfaat bagi mahasiswa maupun pengusaha muda di Nusa Tenggara Timur.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Kupang, Randy Francisco, menegaskan bahwa keberadaan Prof. Jefry Bale sangat membantu HIPMI dalam berbagai kegiatan.

“Selama Prof. Jefry Bale memimpin bidang kerja sama, kami di HIPMI Kota Kupang sangat terbantu. Beliau selalu terbuka untuk berkolaborasi, termasuk mendukung kegiatan kami melalui kuliah umum di Undana, rekomendasi lulusan yang diserap oleh dunia usaha, dan berbagai kerja sama lain yang memberi manfaat luas,” ujar Randy, Selasa (1/10/2025).

Senada dengan itu, Sekretaris Umum BPC HIPMI Kota Kupang, Angga Pratama, juga menilai Prof. Jefry sebagai sosok akademisi visioner sekaligus mitra strategis.

“Kami melihat Prof. Jefry memiliki visi besar untuk membawa Undana lebih maju. Beliau bukan hanya akademisi, tetapi juga mitra yang mau membuka ruang bagi anak-anak muda, khususnya pengusaha muda, agar bisa berjejaring dan berkembang bersama dunia akademik,” jelas Angga.

Menurutnya, dukungan HIPMI kepada Prof. Jefry Bale adalah bentuk komitmen untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha.

“Kami yakin, dengan kepemimpinan beliau, Undana akan semakin progresif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah maupun bangsa,” tambah Angga.

Randy Francisco menutup pernyataannya dengan menegaskan dukungan penuh HIPMI Kota Kupang.

“Kami mendukung Prof. Jefry Bale untuk membawa Undana ke arah yang lebih kolaboratif dan berdampak nyata bagi masyarakat NTT dan Indonesia,” pungkasnya. ***




BPS: NTP NTT September 2025 Turun ke 101,73, Petani Masih Bertahan di Atas Garis Kesejahteraan

Kupang,nwartapedia.com   – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur merilis perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) bulan September 2025. Angka NTP tercatat 101,73, mengalami penurunan 0,20 persen dibandingkan Agustus 2025 yang lalu.

Meski turun, posisi NTP tersebut masih menunjukkan bahwa secara umum petani NTT berada di atas garis kesejahteraan (NTP > 100), artinya pendapatan petani masih lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan.

Berdasarkan subsektor, capaian NTP September 2025 adalah Padi-palawija (NTP-P): 102,60, Hortikultura (NTP-H): 94,68, Perkebunan rakyat (NTP-TPR): 100,30, Peternakan (NTP-Pt): 105,37 dan Perikanan (NTP-Pi): 95,07.

Dari kelima subsektor tersebut, peternakan menjadi penopang utama dengan NTP tertinggi sebesar 105,37, sementara subsektor hortikultura masih menghadapi tantangan dengan NTP hanya 94,68.

BPS menjelaskan bahwa penurunan NTP terjadi karena indeks harga terima petani bergerak lebih lambat dibandingkan kenaikan indeks harga bayar petani.

Dengan kata lain, harga jual hasil produksi yang diterima petani tidak secepat kenaikan biaya produksi dan kebutuhan rumah tangga mereka.

Selain itu, BPS juga mencatat di wilayah perdesaan NTT terjadi inflasi 0,01 persen sepanjang September 2025.

Sebagai informasi, NTP digunakan sebagai indikator untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani.

Angka NTP di atas 100 menandakan petani mengalami surplus, sementara NTP di bawah 100 berarti petani mengalami defisit.

Meskipun sempat turun, capaian NTP September 2025 menunjukkan bahwa petani NTT masih mampu bertahan, dengan subsektor peternakan menjadi motor penggerak utama. ***




Kemenko PM Hadir di Kupang: Dorong UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Pekerja Migran Naik Kelas

Kupang,nwartapedia.comPemerintah terus berkomitmen menghadirkan program nyata bagi masyarakat. Melalui Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Rabu (1/10/2025),

Kota Kupang menjadi tuan rumah Temu Koordinasi Penguatan Kewirausahaan dan Dialog Interaktif bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Gedung GMIT Center Kupang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Program “Perintis Berdaya”, yang diinisiasi Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM.

Program ini hadir untuk memperkuat fondasi pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan pendekatan kebijakan yang komprehensif, adaptif, dan berkelanjutan, khususnya bagi UMKM, koperasi, ekonomi kreatif, serta Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Salah satu unggulan dari program ini adalah “Berdaya Bersama”, yang menekankan peningkatan kapasitas kewirausahaan masyarakat lewat pelatihan dan pendampingan terstandarisasi serta kolaborasi lintas sektor.

Dialog interaktif yang akan berlangsung mengangkat tema “Sinergi Penguatan Ekosistem dan Perlindungan bagi Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif dan GIGs Worker”, dengan pembukaan resmi oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis.

Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan Kemenko PM, Trukan Sri Bahukeling, menegaskan kegiatan ini selaras dengan RPJMN 2025–2029 dan Asta Cita Presiden 2024–2029.

“Melalui temu koordinasi ini, kami ingin memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Fokus kami adalah menghadirkan ekosistem kewirausahaan yang tangguh sekaligus memastikan perlindungan bagi pelaku usaha ekonomi kreatif dan pekerja sektor informal, termasuk GIGs worker,” ungkapnya.

Acara dimulai pukul 09.15 WITA hingga selesai, diikuti berbagai kalangan, mulai dari pelaku UMKM, koperasi, komunitas ekonomi kreatif, akademisi, hingga perwakilan pekerja migran.

Sejumlah pejabat lintas kementerian dan pemerintah daerah juga dipastikan hadir, antara lain perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif,

Kementerian UMKM, serta unsur pemerintah daerah seperti Sekretaris Daerah Kota Kupang, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT, serta jajaran kepala dinas lingkup Kota Kupang.

Kehadiran lintas sektor ini diyakini akan melahirkan koordinasi yang lebih solid serta kebijakan yang berpihak kepada UMKM, pekerja kreatif, dan pekerja migran.

Melalui langkah nyata ini, Kupang diposisikan sebagai pusat kolaborasi nasional dalam menggerakkan kewirausahaan masyarakat menuju masa depan yang lebih berdaya dan mandiri.

(Advertorial/MI)




Wali Kota Kupang Tegaskan Edaran Jam Malam Bukan Larangan Pesta

Kupang,nwartapedia.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, meluruskan polemik seputar surat edaran pembatasan aktivitas pesta malam hari yang sempat menuai protes, terutama dari pelaku usaha penyewaan sound system dan lighting.

Ia menegaskan, surat edaran tersebut bukan larangan pesta, melainkan himbauan untuk menjaga kenyamanan masyarakat.

“Persewaan sound system dan lampu tetap jalan seperti biasa. Hitungannya sewa per hari, bukan mendadak jam 10 malam baru kena aturan. Jadi usaha persewaan tidak akan terganggu dengan edaran ini,” jelas Wali Kota usai membuka sosialisasi implementasi Posyandu di Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa (30/9).

Menurutnya, inti surat edaran tersebut adalah keseimbangan antara kebebasan warga berpesta dengan hak masyarakat lain untuk beristirahat.

Ia mencontohkan, suara musik keras hingga larut malam bisa mengganggu bayi, anak sekolah, hingga orang tua yang harus bangun pagi bekerja.

“Pesta silakan jalan terus, tapi lewat jam 10 malam musiknya bisa dikecilkan. Kalau pestanya jauh dari pemukiman atau di tempat tertutup dengan peredam suara, tentu tidak masalah. Yang penting tidak mengganggu masyarakat sekitar,” tegasnya.

Wali Kota juga menekankan bahwa surat edaran ini bersifat himbauan, bukan aturan yang melarang masyarakat menggelar acara.

“Kalau musiknya pelan, karaoke santai, tidak ada warga yang protes, tentu tidak apa-apa. Tapi kalau ada keluhan dari masyarakat, kita harus saling menghargai. Intinya ini soal tertib dan menghormati hak orang lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerbitan surat edaran tersebut telah melalui kajian bersama berbagai pihak, termasuk kepolisian. Kapolresta Kupang bahkan siap melakukan patroli malam untuk membantu mengingatkan warga agar tidak menimbulkan kebisingan berlebihan.

“Edaran ini untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama. Jadi jangan dilihat sebagai larangan, tapi sebagai ajakan agar kita lebih peduli dengan lingkungan sekitar,” pungkasnya. (MI)




Wali Kota Kupang: Posyandu Kini Jadi Ujung Tombak Pelayanan 6 Bidang

Kupang,nwartapedia.com   – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa Posyandu kini bukan lagi sekadar tempat pelayanan kesehatan, melainkan telah bertransformasi menjadi pusat layanan masyarakat di enam bidang utama.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi Implementasi Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Penyusunan Rencana Kerja Tim Pembina Posyandu di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Selasa (30/9/2025).

Menurutnya, transformasi Posyandu diatur dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang membawa dua perubahan besar: kelembagaan dan cakupan pelayanan.

“Dulu Posyandu hanya berbasis masyarakat tanpa rumah yang jelas. Sekarang Posyandu setara dengan RT, RW, LPM, dan Karang Taruna. Posyandu sudah punya rumah kelembagaan yang kuat,” jelas Wali Kota.

Selain itu, pelayanan Posyandu juga meluas. Dari sebelumnya fokus pada kesehatan, kini mencakup enam bidang: kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum dan perumahan rakyat, sosial, ketertiban, serta ketentraman masyarakat.

“Posyandu harus menjadi ujung tombak pelayanan pemerintah. Ia bukan lagi hanya tempat timbang anak, tetapi juga pusat pengaduan, tempat masyarakat menyampaikan kebutuhan, bahkan solusi persoalan sehari-hari,” tegasnya.

Wali Kota juga menekankan pentingnya dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Ia menargetkan pada tahun 2026 seluruh Posyandu di Kota Kupang sudah dilengkapi fasilitas dasar seperti meja, kursi, pengeras suara, hingga tenda.

“Kalau Posyandu ini kita jadikan garda terdepan, jangan biarkan kadernya bekerja tanpa alat. Tahun 2026, saya mau semua Posyandu kita sudah punya fasilitas layak,” tegasnya.

Ia pun mengapresiasi DPRD Kota Kupang yang menyetujui kenaikan dana operasional Posyandu dari Rp50 ribu menjadi Rp150 ribu per kegiatan. Namun, peningkatan anggaran itu, kata Wali Kota, harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pelayanan.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak semua pihak memandang Posyandu sebagai bentuk nyata pelayanan dan kasih kepada masyarakat.

“Melalui Posyandu kita melayani anak-anak agar tumbuh sehat, mendampingi ibu-ibu agar berdaya, memperhatikan orang tua agar sejahtera, serta menjaga lingkungan tetap aman. Inilah pengabdian sederhana namun sangat bermakna,” pungkasnya.

Dengan itu, Wali Kota secara resmi membuka kegiatan sosialisasi implementasi Posyandu 6 bidang SPM dan penyusunan rencana kerja tim pembina Posyandu. (MI)




Wali Kota Kupang Terbitkan Surat Edaran Batasi Jam Hiburan Malam, Musik Maksimal Pukul 22.00

Kupang nwartapedia.com  – Wali Kota Kupang resmi menandatangani Surat Edaran yang mengatur jam pelaksanaan kegiatan malam di seluruh wilayah Kota Kupang.

Kebijakan ini diterbitkan setelah banyak warga menyampaikan keluhan terkait pesta dan hiburan malam yang berlangsung hingga larut dan menimbulkan gangguan kenyamanan.

Dalam edaran tersebut ditegaskan bahwa kegiatan masyarakat, seperti pesta pernikahan, ulang tahun, dan acara sejenis, tetap diperbolehkan hingga pukul 00.00 WITA, namun seluruh aktivitas musik atau penggunaan pengeras suara harus dihentikan paling lambat pukul 22.00 WITA.

“Banyak warga menyampaikan keluhan kepada saya. Ada yang orang tuanya sakit dan terganggu musik keras sampai larut malam. Ada pula yang pulang dalam keadaan mabuk, memicu kecelakaan lalu lintas dan perkelahian yang bisa melibatkan banyak orang. Karena itu, saya menandatangani surat edaran ini sebagai tindak lanjut masukan masyarakat,” ujar Wali Kota.

Surat edaran tersebut telah dikirimkan kepada seluruh lurah dan camat di Kota Kupang, serta menjadi dasar bagi aparat kepolisian dan Satpol PP untuk melakukan penertiban di lapangan.

“Dengan aturan ini, polisi dan Satpol PP dapat bertindak tegas apabila ada pelanggaran,” tegasnya.

Wali Kota juga mengajak seluruh warga untuk mendukung kebijakan ini demi kenyamanan bersama.

“Mari kita jaga Kota Kupang tetap aman dan tenang. Musik cukup sampai jam 10 malam, tetapi acara silakan dilanjutkan hingga tengah malam tanpa mengganggu lingkungan,” pesannya.

Pemerintah Kota Kupang berharap kebijakan ini dapat menjaga keseimbangan antara kebebasan warga untuk merayakan acara dan hak masyarakat lain untuk beristirahat dengan tenang pada malam hari. (MI)




Rayakan Hari Kesaktian Pancasila, Walikota Kupang Instruksikan Serentak Kibarkan Merah Putih

Kupang,nwartapedia.com 
Pemerintah Kota Kupang melalui Sekretariat Daerah menginstruksikan seluruh camat, lurah, pimpinan instansi, hingga kepala sekolah untuk mengibarkan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2025.

Instruksi tersebut tertuang dalam surat edaran bernomor 144/Setda.400.9.15/IX/25 yang ditandatangani pada 19 September 2025.

Dalam edaran itu dijelaskan, pengibaran bendera dilakukan dalam dua tahap. Pada Selasa, 30 September 2025, bendera Merah Putih dikibarkan setengah tiang. Selanjutnya, pada Rabu, 1 Oktober 2025, bendera dikibarkan penuh satu tiang mulai pukul 06.00 Wita.

Kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI mengenai penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Sekretaris Lurah Bello, Denny Patty, mengatakan pihaknya telah menyampaikan langsung himbauan tersebut kepada masyarakat.

“Kami sudah teruskan instruksi pemerintah kota kepada warga di wilayah Bello. Kami berharap semua warga menaati aturan pengibaran bendera ini, sebab merupakan bagian dari penghormatan sejarah bangsa sekaligus penguatan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya, Senin (29/9/2025).

Hal senada disampaikan Ketua RW 004 Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Oktofianus Sina. Ia menegaskan komitmen warganya untuk mematuhi instruksi tersebut.

“Kami mengajak seluruh warga di RW 004 untuk bersama-sama menaati imbauan ini. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi wujud nyata kita menghargai sejarah bangsa dan meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara,” katanya.

Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi momentum mengenang peristiwa 1965 serta meneguhkan Pancasila sebagai ideologi bangsa.
(goe)




Dirut Baru Perumda Air Minum Kupang: Bentuk “Super Tim” untuk Percepat Empat Program Prioritas

Kupang,nwartapedia.com  – Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang yang baru dilantik, Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M., menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti empat arahan strategis Wali Kota Kupang dengan langkah kolaboratif.

Pernyataan itu disampaikan usai prosesi pelantikan di Aula Kantor Wali Kota, Senin (29/9).

Isidorus menyadari tantangan besar yang dihadapi perusahaan daerah penyedia air minum tersebut.

“Saya pikir ini bukan pekerjaan yang mudah, tetapi bisa kita lakukan. Sebagai direktur, saya tentu tidak bisa berjalan sendiri. Kita akan melakukan akselerasi, percepatan, kolaborasi, dan kerja tim,” ujarnya.

Ia menyebut akan membentuk “super tim” untuk menindaklanjuti empat poin yang ditekankan Wali Kota Christian Widodo, yakni optimalisasi sumber air, penambahan sambungan rumah, penyelesaian pengelolaan aset bersama Kabupaten Kupang, dan penataan pegawai.

Beberapa langkah awal yang disiapkan antara lain:

Percepatan Proyek SPAM Kali Dendeng

Isidorus menyoroti sambungan rumah yang masih menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota sesuai MoU dengan Dirjen Cipta Karya.

“Kami akan berkomunikasi dengan Pak Wali Kota agar penambahan sambungan dan penggantian pompa bisa segera dilakukan,” katanya.

Pipanisasi dan Perluasan Layanan

Ia menegaskan perlunya akselerasi pipanisasi agar seluruh wilayah Kota Kupang dapat terjangkau jaringan air minum. Perluasan wilayah cek dam juga menjadi fokus untuk memperkuat pasokan.

Dialog Aset Bersama Kabupaten Kupang

Menindaklanjuti arahan Wali Kota, Isi Dorus berencana duduk bersama Bupati dan manajemen PDAM Kabupaten Kupang untuk menyelesaikan persoalan pengelolaan aset air minum yang telah lama tertunda.

Penataan Sumber Daya Manusia

“Sebelum melakukan hal-hal besar ke luar, kami perlu membenahi internal lebih dahulu,” tegasnya, seraya menyebut Perumda Air Minum Kota Kupang saat ini memiliki sekitar 80 karyawan.

Isidorus menekankan pentingnya komunikasi terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan agar setiap program berjalan sesuai target.

“Kami akan bergerak bersama, tidak ada yang bekerja sendiri. Dengan dukungan semua pihak, saya yakin pelayanan air minum bagi masyarakat Kota Kupang dapat meningkat signifikan,” pungkasnya. (MI)




Lantik Direktur Baru Perumda Air Minum, Wali Kota Kupang Tekankan Optimalisasi Sumber Air dan Reformasi Internal 

Kupang nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan empat arahan strategis saat melantik Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M. sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang periode 2025–2030.

Acara pelantikan digelar di Aula Kantor Wali Kota Kupang dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, jajaran perangkat daerah, camat, lurah, serta para direktur BUMD Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Christian menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya air, peningkatan layanan sambungan rumah, penyelesaian pengelolaan aset bersama Kabupaten Kupang, serta penataan pegawai di lingkungan Perumda Air Minum.

“Kita harus mengoptimalkan sumber-sumber air yang ada, termasuk mencari sumber baru. Instalasi yang rusak harus diperbaiki agar kapasitas dan debit air meningkat,” ujar Christian, mencontohkan instalasi filter di SPAM Kali Dendeng yang perlu segera diperbaiki.

Selain itu, ia meminta penambahan sambungan rumah, penyelesaian pengelolaan aset bersama Kabupaten Kupang yang telah lama tertunda, serta penataan personel agar penempatan pegawai sesuai kompetensi.

“Penataan pegawai penting supaya setiap bagian memiliki tenaga yang pas. Saya berharap Direktur baru berani melakukan cara-cara berbeda untuk mendapatkan hasil yang berbeda,” tegasnya.

Christian juga memberi pesan agar komunikasi antara direktur dan pemerintah kota berjalan langsung dan cepat.

“Jika ada kebijakan atau kendala, bisa langsung berkomunikasi dengan saya. Pelayanan air minum menjadi fokus utama saya ke depan,” katanya.

Tak lupa, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada panitia seleksi dan direktur sebelumnya, Deni Maru, atas dedikasi dan kontribusinya bagi Perumda Air Minum.

Menutup sambutan, Christian menyatakan keyakinannya bahwa dengan kerja keras, keberanian melakukan perubahan, serta dukungan pemerintah dan masyarakat, Perumda Air Minum Kota Kupang dapat bertransformasi menjadi perusahaan daerah yang sehat, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik.

“Saya mengucapkan selamat bekerja kepada Direktur baru. Semoga Tuhan menganugerahkan kekuatan, kebijaksanaan, dan ketulusan hati dalam menjalankan amanah besar ini,” pungkasnya. (MI)