Presidium PNI NTT Resmi Dilantik: Bobby Lianto Tekankan Semangat Persatuan, Jansen Marina Tegaskan Sinergi untuk Indonesia Maju

Kupang, nwartapedia.com — Dalam suasana penuh semangat kebangsaan, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Presidium Persatuan Nusantara Indonesia (PNI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi dilantik di lantai 10 Hotel Harper Kupang, Jumat (10/10/2025) pukul 10 lewat 10 menit 10 detik WITA.

Momen yang sarat makna ini menjadi simbol kesempurnaan dan tekad kuat organisasi dalam memperkokoh persatuan serta memperkuat kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Ketua DPD Presidium PNI NTT, Bobby Lianto, M.M., MBA., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas pelaksanaan pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh makna.

“Kami bersyukur pelantikan ini bisa terlaksana pada tanggal dan waktu yang sangat unik—tanggal 10 bulan 10 tahun 2025, pukul 10 lewat 10 detik, di lantai 10 Hotel Harper. Ini bukan kebetulan, tetapi simbol semangat dan kesempurnaan langkah awal kita,” ujar Bobby disambut tepuk tangan meriah.

Bobby menuturkan, perjuangan membentuk DPD Presidium PNI NTT tidaklah mudah. Para pengurus dari 22 kabupaten/kota menempuh perjalanan panjang melalui darat, laut, hingga udara untuk hadir di Kupang.

“Teman-teman dari daerah luar biasa. Ada yang menyeberang laut dan naik kapal hanya untuk hadir. Ini bukti komitmen dan semangat menjaga persatuan,” katanya.

Sebagai organisasi masyarakat yang mendukung program pemerintah, Bobby menegaskan bahwa Presidium PNI memiliki peran penting dalam mengawal kebijakan publik agar berpihak pada kesejahteraan rakyat.

“Tidak ada program pemerintah yang sempurna, tetapi tugas kita adalah membuatnya sempurna dengan pelayanan yang tulus dan hati yang bersih. Kita kawal, kita beri masukan, dan kita dukung agar semua demi kepentingan rakyat,” tegasnya.

Bobby juga mengumumkan kegiatan perdana DPD Presidium PNI NTT pascapelantikan, yakni ‘Jalan Sehat Merakyat’ yang akan digelar di area Car Free Day depan Kantor Gubernur NTT pada Sabtu (11/10/2025) pagi, dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP.

“Besok pagi jam 6 kita mulai langkah pertama kita dengan jalan sehat bersama. Ini simbol langkah sehat, solid, dan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Selain itu, DPD Presidium PNI NTT tengah menyiapkan berbagai program sosial dan pertanian sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Presidium PNI, Dr. Jansen Marina, SH., MH., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus dan panitia yang telah berhasil menyelenggarakan pelantikan dengan penuh semangat dan kekompakan.

“Tanggal 10 bulan 10 jam 10 lewat 10 di lantai 10 bukanlah kebetulan. Ini momentum luar biasa yang menunjukkan semangat, harmoni, dan sinergi antarwilayah. Saya percaya ini adalah tanda berkat Tuhan,” ujar Jansen disambut tepuk tangan hadirin.

Ia menjelaskan, terbentuknya DPD Presidium PNI NTT merupakan hasil kerja cepat, kompak, dan penuh dedikasi dari para pengurus wilayah. Dalam waktu hanya dua bulan, struktur kepengurusan di 22 kabupaten/kota berhasil dibentuk secara lengkap.

“NTT menjadi DPD pertama yang terbentuk sempurna lengkap dengan DPC-nya. Ini prestasi luar biasa yang bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Jansen menegaskan bahwa kehadiran Presidium PNI bukan untuk berseberangan, melainkan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan menjaga arah pembangunan nasional.

“Kita hadir bukan untuk mengkritik, tapi untuk mengawal. Kita ingin memastikan pemerintah berjalan sesuai tujuan—mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. Presidium PNI adalah wadah partisipasi rakyat untuk memperkuat kebersamaan dan mengawal arah bangsa,” tegasnya.

Ia juga mendorong seluruh jajaran DPD dan DPC membangun komunikasi aktif dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta media massa guna memperkuat sinergi lintas sektor.

“Kita harus hadir memberi solusi, bukan hanya kritik. Mari bersama-sama berkontribusi dalam bidang sosial, ekonomi, dan pertanian. Ini saatnya kita memberi bukti nyata, bukan hanya janji,” tandas Jansen.

Menutup sambutannya, Dr. Jansen memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran DPD Presidium PNI NTT yang telah bekerja keras sejak awal pembentukan.

“Layarnya sudah terbentang, kapal sudah berlayar. Mari kita berlayar bersama menuju Indonesia yang lebih bersatu, adil, dan makmur,” pungkasnya. (MI)




Poltekkes Kemenkes Kupang Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Atasi Stunting di Desa Baumata Timur

Kupang,nwartapedia.com – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi yang baik bagi anak-anak, Poltekkes Kemenkes Kupang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Baumata Timur pada tanggal 27 September 2024.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Kegiatan yang dihadiri oleh 6 kader dari Posyandu Desa Baumata Timur dan 15 ibu balita stunting dengan gizi kurang ini, menampilkan demonstrasi cara pembuatan susu sari kedelai yang bernilai gizi tinggi bagi ibu hamil dan anak balita.

Selain itu, tim Poltekkes Kupang juga melakukan pendampingan cara pemberian makan pada anak gizi kurang dan stunting, serta memberikan pendidikan kesehatan tentang gizi dan status gizi.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat Desa Baumata Timur dapat memahami pentingnya gizi yang baik bagi anak-anak dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ibu Aben B.Y.H. Romana, S.Kep, Ns., M.Kep, Ketua Tim Dosen Poltekkes Kemenkes Kupang.

Dalam kegiatan ini, tim Poltekkes Kupang juga membagikan booklet yang berisi materi pemberian makanan bergizi pada anak balita.

Booklet ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi masyarakat Desa Baumata Timur dalam meningkatkan kesadaran gizi dan pencegahan stunting.

“Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di masa depan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi yang baik bagi anak-anak,” ujar Ketua Tim Kerjasama Kegiatan Masyarakat Desa Baumata Timur.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat Desa Baumata Timur tentang pentingnya gizi yang baik bagi anak-anak, serta menurunkan angka stunting di daerah tersebut. (MI)




Angka 10 Jadi Saksi Lahirnya DPD Presidium PNI NTT di Hotel Harper Kupang

Kupang, nwartapedia.com — Dalam momen yang sarat simbol angka “10”, Jumat (10/10/2025) pukul 10.10.10 WITA, bertempat di Lantai 10 Hotel Harper Kupang, resmi lahir Dewan Pengurus Daerah (DPD) Presidium Persatuan Nusantara Indonesia (PNI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tanggal, waktu, dan tempat yang sama-sama berangka sepuluh itu dianggap sebagai momentum penuh makna dan simbol kesempurnaan bagi lahirnya kepengurusan baru Presidium PNI di Bumi Flobamora.

Pelantikan DPD Presidium PNI NTT dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Presidium PNI, Dr. Jan Samuel Maringka, yang hadir bersama rombongan pengurus pusat. Turut mendampingi, Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi Tedi Matheus, Bendahara Umum Vera Sanger, serta Koordinator Wilayah NTT Agustina Anakota Foeh.

Dalam acara bersejarah ini, Dr. (Cand.) Bobby Lianto, M.M., MBA. resmi dilantik sebagai Ketua DPD Presidium PNI Nusa Tenggara Timur, bersama jajaran pengurus daerah lainnya. Usai pelantikan, Bobby Lianto juga dijadwalkan langsung melantik 22 Dewan Pengurus Cabang (DPC) Presidium PNI dari seluruh kota dan kabupaten di NTT.

Pelantikan serentak ini menandai dimulainya langkah baru Presidium PNI di wilayah timur Indonesia dengan semangat persatuan dan kebangkitan nasional.

“Angka 10 bukan sekadar kebetulan. Ini adalah simbol kesempurnaan dan tekad bulat untuk membangun bangsa melalui gerakan yang solid, bersatu, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Dr. Jan Samuel Maringka dalam sambutannya.

Sementara itu, Bobby Lianto menyampaikan komitmennya untuk membawa Presidium PNI di NTT menjadi wadah perjuangan yang aktif memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan kesejahteraan rakyat.

“Presidium PNI NTT hadir untuk merajut kekuatan seluruh elemen masyarakat dalam semangat persaudaraan Nusantara,” tegasnya.

Acara pelantikan yang dihadiri berbagai tokoh masyarakat, akademisi, dan perwakilan organisasi itu menjadi momentum bersejarah bagi lahirnya struktur baru Presidium PNI di NTT.

Visi dan misi lengkap serta daftar pengurus yang akan membawa semangat baru gerakan Presidium PNI NTT dijadwalkan akan diumumkan secara resmi setelah pukul 10.10.10 WITA hari ini. (MI)




Poltekkes Kemenkes Kupang Wujudkan Desa Raknamo Sebagai Desa Model Bebas Tuberkulosis Paru

Kupang, nwartapedia.com — Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program nasional eliminasi tuberkulosis (TBC), dosen Poltekkes Kemenkes Kupang melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat berupa Active Case Finding (ACF) dengan menggunakan Portable X-Ray serta penyuluhan kesehatan tentang TBC di Desa Raknamo, Kabupaten Kupang, pada 17 September 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus menjadi aksi nyata Poltekkes Kupang dalam upaya mewujudkan Desa Raknamo sebagai Desa Model Bebas Tuberkulosis Paru tahun 2030.

Ketua kegiatan, Fransiskus Salesius Onggang, SKp, Ns, MSc, menjelaskan bahwa pengabdian masyarakat ini menargetkan penemuan kasus TBC paru, khususnya pada individu yang memiliki riwayat kontak erat dengan penderita tuberkulosis.

“Kegiatan ini bertujuan menemukan kasus TBC sejak dini agar penularan dapat ditekan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dan pengobatan TBC,” ujarnya.

Tim pengabdian terdiri dari para dosen Poltekkes Kemenkes Kupang yakni Gadur Blasius, SKep, Ns, MSi, Aben B.Y.H. Romana, SKep, Ns, MKep, Simon Sani Kleden, SKep, Ns, MKep, dan Dominggus Gonsalves, SKep, Ns, MSc.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, mereka memanfaatkan alat X-Ray portable yang merupakan hibah dari Pemerintah Arab Saudi, sebagai salah satu inovasi dalam mendukung deteksi dini kasus TBC di NTT.

Selain pemeriksaan menggunakan X-Ray portable, kegiatan ini juga mencakup pemeriksaan sputum dan uji tuberkulin (Mantoux Test) untuk mendeteksi infeksi akibat Mycobacterium tuberculosis.

Hasil pemeriksaan yang dinyatakan positif akan segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan dan rujukan pengobatan di puskesmas setempat.

Menurut Simon Sani Kleden, kegiatan ACF ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak lintas program dan lintas sektor.

“Semakin banyak kasus yang ditemukan, maka cakupan pengobatan akan semakin luas, dan penularan TBC dapat ditekan semaksimal mungkin di Desa Raknamo,” jelasnya.

Kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi antara Poltekkes Kemenkes Kupang, Dinas Kesehatan Provinsi NTT (Program P2M), Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, Puskesmas Fatukanutu, dan Puskesmas Pembantu Raknamo, serta melibatkan kader TBC desa.

Metode yang digunakan mencakup survei, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan langsung dengan portable X-Ray, dan tindak lanjut bagi masyarakat yang dinyatakan positif.

Sebanyak 94 warga yang memiliki riwayat kontak dengan penderita TBC dan menunjukkan gejala TBC paru telah menjalani pemeriksaan.

Kepala Desa Raknamo, Augusto S, SPt, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Poltekkes Kemenkes Kupang. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Raknamo dalam upaya membebaskan desa kami dari TBC,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Raknamo semakin memahami pentingnya pencegahan, pengobatan, dan kepatuhan terapi TBC, serta mampu menjadi contoh bagi desa lain dalam upaya eliminasi TBC di Kabupaten Kupang.

Dengan langkah-langkah konkret ini, Poltekkes Kemenkes Kupang bersama pemerintah dan masyarakat menegaskan komitmen untuk mewujudkan NTT Bebas Tuberkulosis Paru pada tahun 2030. (MI)




Bidan Puskesmas Sulamu Tingkatkan Keterampilan Melalui Pelatihan Hypnobirthing

Penulis: Dr. Bringiwatty Batbual, M.Sc (Dosen Poltekkes Kemenkes Kupang, Prodi D3 Kebidanan)

Kupang, nwartapedia.com — Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan persalinan bagi ibu hamil, Dosen Poltekkes Kemenkes Kupang bekerja sama dengan Puskesmas Sulamu menyelenggarakan pelatihan hypnobirthing bagi para bidan di wilayah tersebut.

Kegiatan ini berlangsung pada 15 September 2025 dan diikuti oleh 15 bidan aktif Puskesmas Sulamu.

Hypnobirthing merupakan metode pendampingan persalinan yang menekankan pada teknik relaksasi, pernapasan, dan visualisasi, dengan tujuan membantu ibu hamil mengurangi rasa takut, cemas, serta nyeri saat melahirkan.

Metode ini juga memberikan dampak positif bagi bayi, karena proses kelahiran berlangsung lebih tenang dan aman.

Pelatihan ini mencakup berbagai materi penting, mulai dari pengertian dan prinsip dasar hypnobirthing, manfaat bagi ibu dan bayi, teknik membimbing ibu hamil, hingga simulasi praktik melalui metode role-play.

Proses pembelajaran dilakukan secara ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung, sehingga peserta dapat memahami dan menerapkan teknik hypnobirthing dengan baik.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan bidan setelah mengikuti pelatihan.

Sebelum kegiatan, rata-rata keterampilan bidan dalam membimbing ibu melakukan teknik relaksasi dan pernapasan hanya berada di kisaran 35–40%, namun meningkat hingga 75–85% setelah pelatihan.

Salah satu peserta pelatihan mengaku memperoleh manfaat besar dari kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Saya kini lebih percaya diri membimbing ibu hamil menggunakan hypnobirthing, sehingga persalinan bisa lebih nyaman dan aman,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Sulamu menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen mengembangkan kompetensi bidan melalui pelatihan berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan, sekaligus memberikan pelayanan persalinan yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat.

Pelatihan hypnobirthing ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan layanan kesehatan dalam mewujudkan persalinan yang positif dan menyehatkan bagi ibu dan bayi di wilayah Sulamu dan sekitarnya.

Dosen yang ikut dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yakni Dr Bringiwatty Batbual, MSc, Melinda Wariyaka,SST,MKeb dan Bidan Tri Maryati.Str.Keb. (MI)




Sejahtera Group Hadirkan Promo ‘SHOCKTOBER’, Beli Rumah Cuma Rp500 Ribu di Sejahtera Land Oetalu!

Kupang, nwartapedia.com – Sejahtera Group, developer properti terbesar dan ternama di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dipimpin oleh Bobby Lianto, kembali menghadirkan gebrakan spektakuler di bulan Oktober ini.

Melalui program bertajuk “SHOCKTOBER”, masyarakat bisa memiliki rumah di Sejahtera Land Oetalu hanya dengan Rp500.000 saja.

Program promo yang digagas ini benar-benar mengagetkan karena memberikan kemudahan maksimal bagi masyarakat.

Dalam promo SHOCKTOBER, pembeli bebas biaya DP, bebas biaya AJB, dan bebas biaya administrasi bank.

“Pembeli hanya perlu menyiapkan cicilan pertama dan BPHTB sekitar enam jutaan, dan rumah sudah bisa dimiliki,” ungkap Bobby Lianto, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KADIN NTT, saat diwawancarai di Kupang.

Menurutnya, seluruh rumah yang ditawarkan merupakan ready stock atau siap huni. Saat ini unit yang tersedia adalah Deret 7 dan 8 Blok C, yang terletak di posisi paling depan dan paling tinggi, menawarkan pemandangan terbaik di kawasan Sejahtera Land Oetalu.

Namun, kesempatan ini sangat terbatas karena hanya tersisa 25 unit saja.

“Ini adalah kesempatan terakhir di tahun ini, sebab mulai 1 Januari 2026 harga dipastikan naik signifikan. Sudah tiga tahun harga belum naik, sementara harga bahan bangunan terus meningkat,” jelas Bobby.

Perumahan di Blok C hadir dengan desain minimalis modern, mengusung perpaduan warna abu-abu muda dan tua. Dengan tampilan fasad tinggi, rumah-rumah di Sejahtera Land Oetalu tampak seperti rumah dua lantai—menawarkan kesan mewah meski tergolong dalam kategori rumah subsidi.

Tidak hanya itu, Sejahtera Land Oetalu memegang rekor sebagai perumahan bersubsidi dengan fasilitas umum dan sosial terluas di NTT. Kawasan ini dilengkapi jalan dua jalur, lapangan sepak bola, lapangan basket, voli, taman bermain anak, serta area olahraga terbuka.

“Ini bukti komitmen Sejahtera Group yang tidak pelit dalam menyediakan fasilitas publik. Kami ingin masyarakat menikmati kualitas hidup yang lebih baik di lingkungan yang sehat dan nyaman,” tambah Bobby.

Setelah pembangunan di Blok C, Sejahtera Group berencana melanjutkan proyek ke Blok H, yang terletak di bagian belakang kawasan. Namun, Bobby menegaskan bahwa lokasi Blok C saat ini adalah yang paling strategis, karena berada tepat di depan jalan utama.

“Jangan tunggu nanti. Sekarang waktunya punya rumah dengan harga terbaik dan jaminan mutu dari Sejahtera Group,” tutupnya.

Bagi masyarakat yang ingin segera memiliki unit di Sejahtera Land Oetalu, dapat menghubungi tim marketing Sejahtera Group:
📞 Meyfi – 0821 4503 4333
📞 Novita – 0821 3878 0882 ***




12 Anak NTT Raih Beasiswa Kuliah ke Tiongkok: INTI NTT Lepas Duta Pendidikan dari Timur

Kupang, nwartapedia.com — Sebanyak 12 anak muda Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menorehkan prestasi gemilang. Mereka resmi dilepas menuju Nantong Collage of Science and Technology (NCST) di Provinsi Jiangsu, Tiongkok, melalui program beasiswa penuh yang difasilitasi oleh Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTT.

Acara pelepasan bertajuk “Malam Pelepasan dan Pembekalan Siswa/i Beasiswa Penuh Angkatan II Tahun 2025” berlangsung hangat dan penuh haru di Kedai Hopeng Oesapa, Kota Kupang, Senin (6/10/2025) malam.

Acara ini menandai keberangkatan angkatan kedua penerima beasiswa INTI NTT, setelah pada tahun 2024 lalu, tiga anak NTT lebih dahulu berangkat dan kini tengah menempuh studi di kampus yang sama di Tiongkok.

Perjalanan Menuju Negeri Tirai Bambu

Ketua INTI NTT, Ir. Theo Widodo, menjelaskan bahwa para penerima beasiswa telah melalui proses seleksi ketat selama setahun penuh. Mereka diuji melalui wawancara daring berbahasa Inggris oleh pihak Komsultan Pendidikan di Jakarta dan langsung oleh perwakilan kampus NCST di Tiongkok.

 “Dua belas anak ini adalah pahlawan pendidikan dari NTT. Mereka kuliah gratis, tinggal di asrama gratis, dan mendapat uang saku setiap bulan.  Dan menjadi inspirasi bagi anak-anak NTT lainnya untuk belajar di RRC,” tegas Theo.

Dari 12 mahasiswa yang dilepas, 10 orang berangkat dari Kupang ke Jakarta pada Selasa (7/10/2025) untuk mengurus visa sebelum ke Tiongkok, sementara dua lainnya telah lebih dulu berangkat.

Theo menambahkan, para penerima beasiswa kali ini berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dan Kabupaten Belu.

Harapan agar NTT Terus Maju

Menurut Theo, program ini merupakan bagian dari upaya INTI NTT untuk membuka akses pendidikan tinggi ke luar negeri bagi anak-anak dari daerah.

“Tahun depan kami berharap lebih banyak lagi anak-anak dari berbagai kabupaten di NTT yang bisa berangkat. Karena itu, kami akan mendorong pembentukan DPC INTI di setiap kabupaten,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi Konsultan  Pendidikan INTI di Jakarta, Yovandra, yang selama ini menjadi jembatan antara INTI NTT dan kampus mitra di Tiongkok.

“Terima kasih kepada Pak Jovandra dan semua orangtua yang mempercayakan anak-anaknya untuk berjuang menuntut ilmu di luar negeri,” ujarnya.

Theo berharap, pemerintah daerah juga dapat ikut berperan, terutama dalam membantu biaya perjalanan awal sebelum mahasiswa tiba di Tiongkok dan beasiswa resmi diberlakukan.

Pesan dan Doa dari Nusa Tenggara Timur

Wakil Bidang Pendidikan INTI NTT, Mariana Nenobais, menyampaikan rasa bangga kepada para penerima beasiswa yang berani melangkah keluar dari zona nyaman.

“Kalian adalah generasi berani dan cerdas. Ini kesempatan emas untuk membuktikan bahwa anak NTT bisa bersaing di mana saja,” pesannya.

Perwakilan orangtua mahasiswa, Adrianus Laka, mengutip pepatah kuno, “Tuntutlah ilmu sampai ke Negeri China.”

 “Hari ini, pepatah itu jadi nyata. Anak-anak kami telah mewujudkan mimpi banyak orang untuk menuntut ilmu hingga ke negeri Tiongkok,” ujarnya penuh haru.

Romo Stef Mau Pr, Kepala SMA Katolik Giovanni Kupang, juga memberi semangat kepada para mahasiswa.

“Jangan takut. Kalian adalah anak-anak terbaik. Anak NTT bisa bersaing dengan siapa pun di dunia. Teruslah belajar dan berdoa,” katanya.

Bangga Jadi Duta Pendidikan NTT

Salah satu calon mahasiswa, Christian GC Alo asal Kabupaten Belu, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari angkatan kedua program ini.

“Saya bermimpi bisa kuliah di luar negeri, dan hari ini mimpi itu terwujud. Kami akan belajar sebaik mungkin untuk membanggakan NTT,” ungkapnya.

Sementara Konsultan Pendidikan INTI, Yovandra, menjelaskan bahwa selain 12 mahasiswa dari NTT, terdapat sekitar 40 mahasiswa lain dari berbagai provinsi di Indonesia yang akan berangkat bersamaan ke Tiongkok.

“Mereka akan berkumpul di Jakarta pada 7 Oktober dan berangkat ke Shanghai pada 14 Oktober mendatang,” katanya.

Yovandra menambahkan, pada semester kelima nanti, mahasiswa diberi kesempatan untuk memilih jalur kuliah penuh atau kuliah sambil berbisnis.

“Kalau mereka mau lanjut, bisa ambil S2 atau S3 di universitas Eropa. Semua tergantung semangat dan tekad mereka,” ujarnya.

Dari Timur untuk Dunia

Program beasiswa ini bukan sekadar peluang akademik, tetapi juga simbol perubahan dan kemajuan pendidikan di NTT.

Melalui dukungan INTI NTT, semakin banyak generasi muda daerah yang berani bermimpi besar dan siap menjadi “Duta Pendidikan dari Timur Indonesia Untuk Dunia”.




PDAM Kota Kupang Tata Wajah Baru, Fokus pada Pelayanan dan Efisiensi

Kupang,nwartapedia.com — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Kota Kupang kini menata wajah baru. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan air bersih dan meningkatkan efisiensi kerja di seluruh lini.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, M,M menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan internal serta mengoptimalkan sumber air baku demi menjamin ketersediaan dan kualitas layanan bagi masyarakat.

“Kami sedang menata wajah baru PDAM, bukan hanya dari sisi tampilan kantor atau manajemen, tetapi juga dalam cara kami bekerja dan melayani,” ujar Isidorus saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/10/2025).

Menurut dia, salah satu fokus utama saat ini adalah mengoptimalkan potensi sumber air milik Pemda Kota Kupang termasuk kali dendeng yang menjadi salah satu tumpuan utama produksi air bersih bagi warga Kota Kupang.

“Salah satu prioritas kami adalah memaksimalkan pemanfaatan sumber air yang ada termasuk Kali Dendeng agar suplai air lebih stabil dan menjangkau lebih banyak pelanggan,” tambahnya.

Isidorus menjelaskan, peningkatan kapasitas produksi harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menilai, pembenahan tata kelola dan efisiensi operasional akan memberi dampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang.

“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan yang baik dan efisiensi internal akan memberi kontribusi nyata bagi PAD,” tegasnya.

Ia juga mengharapkan seluruh pegawai PDAM dapat bekerja dengan semangat baru untuk menghadirkan layanan air bersih yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Sebab menurut mantan anggota DPRD Kota Kupang itu, berdasarkan data tahun 2024, PDAM Kota Kupang melayani 16.024 pelanggan, terdiri atas sekitar 11 ribu pelanggan aktif, sementara sebagian lainnya masih berstatus nonaktif.

Piutang pelanggan mencapai belasan miliar rupiah yg mayoritas merupakan piutang macet yang sudah lama tidak menggunakan layanan PDAM.

Selain itu, terdapat tiga puluhan ribu pelanggan warga Kota Kupang yang kini tercatat sebagai pelanggan PDAM Kabupaten Kupang, seiring dengan penyesuaian wilayah layanan. Fakta ini akan akan menjadi rencana diskusi pihak PDAM Kota Kupang dan PDAM Kabupaten Kupang terkait teknis pengelolaannya.

Direktur PDAM mengakui masih banyak pekerjaan besar yang menanti. Beberapa pekerjaan rumah strategis (PR) menjadi fokus utama penataan kinerja tahun ini.

Pertama, peningkatan kapasitas produksi air baku agar ketersediaan air bersih mencukupi bagi seluruh pelanggan. Langkah ini mencakup optimalisasi sumber air yang ada dan eksplorasi sumber baru yang potensial.

Kedua, percepatan program pipanisasi ke wilayah-wilayah yang belum terlayani, termasuk perbaikan pipa lama yang bocor untuk menjaga tekanan air tetap stabil.

Ketiga, penataan tata kelola aset dan penguatan kerja sama dengan PDAM Kabupaten Kupang, terutama di wilayah perbatasan layanan pelanggan.

Keempat, dari sisi internal, PDAM juga fokus pada peningkatan kinerja 80 pegawai melalui pembenahan sistem kerja, peningkatan disiplin, dan pelatihan kompetensi.

Dengan langkah-langkah pembenahan tersebut, PDAM Kota Kupang menatap masa depan dengan optimisme.

“Penataan wajah baru ini bukan sekadar perubahan tampilan, melainkan komitmen nyata untuk menghadirkan pelayanan air bersih yang adil, transparan, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Kupang,” pungkas Isidorus Lilijawa.

(goe)




Pastor Longginus Bone Ajak Warga Kupang Sikapi Kebijakan Jam Malam dengan Bijak

Kupang, nwartapedia.com — Pastor Kepala Paroki Santo Fransiskus dari Assisi Kolhua, RD Longginus Bone, yang juga Moderator Orang Muda Katolik (OMK) Kota Kupang, mengajak masyarakat untuk menyikapi Surat Edaran (SE) Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, tentang pembatasan jam malam secara bijak dan penuh pengertian.

Kebijakan yang diterbitkan Pemerintah Kota Kupang itu memunculkan beragam tanggapan. Sebagian warga menilai aturan tersebut sebagai bentuk pembatasan kebebasan, namun banyak pula yang melihat nilai positifnya bagi ketertiban, kesehatan, serta kenyamanan bersama.

“Sebagai pribadi beriman, saya mengajak kita semua untuk melihat sisi baik dari kebijakan ini,” kata Pastor Longginus Bone di Kupang, Senin (6/10/2025).

“Firman Tuhan mengingatkan kita, ‘Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka’ (Matius 7:12). Hidup bersama menuntut kita saling menghargai.”tambahnya.

Pastor Longginus Bone yang akran disapa Romo menilai bahwa kebebasan individu tidak boleh mengganggu ketenangan lingkungan sekitar, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan waktu istirahat, orang sakit yang membutuhkan ketenangan, serta generasi muda yang sedang belajar.

Ia menilai, imbauan Wali Kota untuk mengatur volume musik dan menghentikan aktivitas pesta pada malam hari merupakan langkah bijak demi menjaga keseimbangan antara hiburan dan ketertiban umum.

Mengutip Kitab Suci 1 Korintus 10:23, Pastor Longginus mengingatkan bahwa tidak semua yang diperbolehkan itu berguna.

“Musik dan hiburan itu baik, tetapi jika berlebihan hingga menimbulkan gangguan, nilai kebaikannya hilang. Dengan pengaturan yang bijak, hiburan tetap dapat dinikmati tanpa mengorbankan kepentingan bersama,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan pemerintah bukan dimaksudkan untuk membatasi sukacita masyarakat, melainkan untuk menciptakan suasana kota yang nyaman dan damai.

“Kota yang nyaman adalah kota yang jauh dari kebisingan. Dengan suasana yang tenang, setiap orang dapat bekerja dan beristirahat dengan hati serta pikiran yang damai,” katanya.

Kepada kaum muda Katolik, Pastor Dus berpesan agar menjadi teladan dalam menebarkan kedamaian.

“Kebebasan sejati bukanlah ketika kita bisa melakukan apa saja, melainkan ketika kita mampu menahan diri demi kebaikan bersama. Pesta yang bermartabat tidak ditentukan oleh kerasnya musik, tetapi oleh kehangatan dan kebersamaan yang tulus,” ujarnya.

Ia menutup pesannya dengan ajakan penuh refleksi.

“Biarlah malam yang tenang menjadi kanvas bagi doa, refleksi, dan mimpi-mimpi indah kita. Dalam keheningan, suara Tuhan terdengar lebih jelas, menuntun langkah kita menuju masa depan yang penuh harapan. Tuhan memberkati kita semua warga Kota Kupang,” pungkasnya.

(goe)




ASN Kota Kupang Diminta Jadi Teladan Terapkan Kebijakan Pembatasan Musik Malam

Kupang, nwartapedia.com — Asisten I Setda Kota Kupang yang juga Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kota Kupang, Ignas Lega, memimpin apel kekuatan bersama aparatur sipil negara (ASN) lingkup Jalan Perintis Kemerdekaan di halaman Kantor DPRD Kota Kupang, Senin (6/10/2025).

Dalam arahannya, Ignas Lega menegaskan pentingnya peran ASN sebagai teladan dalam menerapkan Instruksi Wali Kota Kupang Nomor 3 Tahun 2025 tentang pembatasan aktivitas musik dan hiburan malam hari.

“Sebagai pelayan publik, ASN harus menjadi contoh dalam menaati aturan. Kebijakan ini bukan untuk melarang hiburan, tetapi demi menjaga ketertiban, ketenangan, dan kenyamanan masyarakat,” tegas Ignas Lega di hadapan peserta apel.

Instruksi tersebut mengatur bahwa seluruh kegiatan musik dan hiburan dengan suara keras di ruang publik, tempat usaha, maupun lingkungan permukiman harus dihentikan paling lambat pukul 22.00 WITA.

Pemerintah berharap kebijakan ini mampu menciptakan suasana malam yang lebih kondusif, terutama di kawasan padat penduduk.

Ignas Lega juga menekankan bahwa dukungan ASN menjadi kunci dalam keberhasilan penerapan aturan ini.

“Kita mulai dari diri sendiri. Kalau ASN patuh, masyarakat pasti ikut,” ujarnya menutup apel pagi.

Sebelumnya, Wali Kota Kupang Cristian Widodo menjelaskan bahwa kebijakan ini lahir sebagai bentuk respons terhadap banyaknya keluhan warga mengenai gangguan suara keras dari acara musik dan hiburan malam, khususnya pada akhir pekan.

Menurutnya, berbagai laporan yang masuk ke Dinas Ketertiban dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menunjukkan bahwa kegiatan musik hingga larut malam kerap mengganggu waktu istirahat warga, anak sekolah, serta para lansia.

“Kupang adalah kota yang sedang tumbuh, tapi jangan sampai perkembangan hiburan merusak kenyamanan hidup bersama. Kita ingin kota ini tetap aman dan ramah bagi semua usia,” ujar Wali Kota Cristian Widodo.

Pemerintah Kota Kupang juga telah menugaskan Satpol PP bersama aparat kelurahan dan kecamatan untuk melakukan pengawasan rutin dan peneguran langsung kepada pihak yang melanggar.

Bila peringatan tidak diindahkan, pelaku usaha hiburan malam dapat dikenai sanksi administratif hingga pencabutan izin operasional. (Disdikbud)