Wali Kota Kupang Lantik Pengurus KKBM Kupang Periode 2025–2028

Kupang, nwartapedia.com – Badan Pengurus Komunitas Kita Bersaudara Maumere Kupang (KKBM Kupang) periode 2025–2028 resmi dilantik oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, pada Sabtu (27/12/2025).

Pelantikan badan pengurus yang dirangkaikan dengan Perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama tersebut berlangsung khidmat di Aula El Tari, Kantor Gubernur NTT, Jalan Polisi Militer Oebobo, Kota Kupang.

Rangkaian acara diawali dengan misa syukur yang dipimpin Pastor Paroki Santo Yoseph, Romo John Rusae, didampingi empat imam konselebran, yakni Pater Dagobertus, Pater Edu Dosi, Romo Deo, dan Romo Lery Conterius.

Kegiatan ini mengusung tema “Allah Menyertai dan Menyelamatkan Kita” dengan subtema “Merajut Kebersamaan dalam Organisasi, Mewujudkan Kekuatan Transformatif.”

Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan, serta penyerahan pataka organisasi dari Wali Kota Kupang selaku pembina kepada Ketua Umum KKBM Kupang, Agustinus Bajo, yang diawali dengan prosesi tutur adat.

“Selaku pelindung KKBM Kupang, maka saya melantik secara resmi pengurus KKBM Kupang periode 2025–2028,” ujar dr. Christian Widodo.

Ia menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan bentuk pengesahan struktur organisasi agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ketua Umum KKBM Kupang, Agustinus Bajo, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena kembali dipercaya memimpin KKBM Kupang untuk periode kedua. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi demi kepentingan anggota dan masyarakat luas.

Menurutnya, kekuatan utama KKBM Kupang terletak pada kebersamaan yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan seluruh program organisasi.

“Masih ada sejumlah agenda yang belum terealisasi pada periode sebelumnya, namun itu menjadi pembelajaran penting untuk tiga tahun ke depan. Dengan komitmen kuat antara pengurus dan anggota, saya yakin eksistensi KKBM Kupang akan semakin baik,” ujarnya.

Agustinus Bajo juga memaparkan bahwa berdasarkan data resmi organisasi, keanggotaan KKBM Kupang saat ini terdiri dari 20 kelompok arisan dengan jumlah 424 kepala keluarga atau sekitar 2.120 jiwa.

“Itu adalah anggota yang secara resmi telah menjalankan kewajiban dan memperoleh manfaat organisasi sesuai dengan haknya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat KKBM Kupang, Kristo Blasin, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur NTT dan Wali Kota Kupang yang berkenan hadir dan mendukung kegiatan pelantikan tersebut.

Ia juga mengapresiasi kesediaan Agustinus Bajo dan Fidelis Nogor yang kembali mengabdikan diri memimpin KKBM Kupang.

“Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang dalam membangun daerah,” tegas Kristo.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam sambutannya mengucapkan selamat dan proficiat kepada pengurus KKBM Kupang yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pengurus memikul tanggung jawab besar untuk membawa KKBM keluar dari zona nyaman dan bertransformasi menjadi penggerak sosial.

Menurutnya, KKBM Kupang memiliki peran strategis sebagai wadah pemikiran dan jembatan aspirasi warga Maumere di Kupang, sekaligus berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Pelantikan ini harus menjadi momentum agar KKBM Kupang terlibat langsung dalam proses pembangunan, baik di Kota Kupang maupun di Provinsi NTT,” ujar Gubernur.

Ia juga menyoroti masih adanya disparitas pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Kabupaten Sikka yang perlu mendapat perhatian bersama.

“Melalui KKBM, warga Sikka di Kupang diharapkan dapat ikut berkontribusi membangun kampung halaman masing-masing,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, KKBM Kupang juga meluncurkan sejumlah produk UMKM yang ditandai dengan penyerahan produk kepada Gubernur NTT.

Produk yang diluncurkan antara lain stik rumput laut Mujizat, beras merah pulen organik dan beras jagung organik Nawasena, serta aksesoris ekonomi kreatif khas Maumere.

Gubernur Melki mendorong agar produk-produk tersebut dikemas dengan label KKBM dan dipasarkan melalui NTT Mart.

Ia juga menawarkan pendampingan bagi UMKM anggota KKBM untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Bank NTT yang direncanakan menyalurkan dana sebesar Rp1 triliun pada tahun 2026.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena selaku pembina KKBM mendapat kehormatan dipakaikan busana adat Sikka saat tiba di lokasi acara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD NTT, Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan NTT Theo Widodo, Anggota DPRD Kota Kupang, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta sejumlah undangan lainnya. (*)




PAD Kota Kupang Tahun 2025 Tembus 100,09 Persen, Catat Sejarah Baru Lima Tahun Terakhir

Kupang, nwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2025 berhasil menembus angka 100,09 persen.

Capaian tersebut menjadi sejarah baru bagi Pemerintah Kota Kupang, karena untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir realisasi PAD tidak hanya mencapai target, tetapi juga melampaui target yang telah ditetapkan.

Hingga 23 Desember 2025, dari target PAD sebesar Rp133.924.000.000, realisasi pendapatan tercatat mencapai Rp134.041.317.522.

Keberhasilan ini menegaskan efektivitas kepemimpinan serta kebijakan pengelolaan pendapatan daerah yang dijalankan secara konsisten sepanjang tahun 2025.

Penguatan pengawasan di lapangan dan berbagai terobosan dalam optimalisasi pendapatan daerah menjadi faktor utama, salah satunya melalui implementasi Program Bapenda Baronda yang mengedepankan pelayanan langsung dan pengawasan intensif terhadap wajib pajak.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan bahwa capaian melampaui target ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang serta meningkatnya partisipasi masyarakat.

“Realisasi PAD yang melampaui target ini menunjukkan bahwa ketika pengelolaan dilakukan dengan pengawasan yang kuat dan pelayanan yang hadir langsung di tengah masyarakat, maka kepercayaan dan kepatuhan wajib pajak akan tumbuh. Prinsip kami jelas, memerintah adalah melayani,” ujar Wali Kota Kupang.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut akan menjadi pijakan penting dalam memperkuat tata kelola pendapatan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

“Setiap rupiah yang dihimpun dari masyarakat harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan publik dan pembangunan yang nyata. Inilah komitmen kami bersama Wakil Wali Kota untuk terus membangun Kota Kupang sebagai Kota Kasih, rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Secara rinci, realisasi PAD Kota Kupang Tahun 2025 ditopang oleh kinerja sejumlah sektor pajak daerah. Pajak restoran mencatatkan realisasi tertinggi dengan capaian 136,45 persen, dari target Rp25.535.000.000 menjadi Rp34.841.281.395. Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) juga melampaui target dengan realisasi Rp21.942.803.089 dari target Rp21.550.000.000 atau 101,82 persen. Sementara itu, Pajak Penerangan Jalan terealisasi sebesar Rp41.207.750.133 dari target Rp40.900.000.000 atau 100,75 persen.

Capaian PBB-P2 tahun 2025 memiliki arti strategis, karena dalam lima tahun terakhir penerimaan PBB-P2 Kota Kupang tidak pernah menembus angka Rp20 miliar. Tahun 2025 menjadi bukti keberhasilan arah kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang dalam mendorong optimalisasi pendapatan daerah melalui penguatan sinergi lintas perangkat daerah.

Realisasi PBB-P2 Kota Kupang sendiri menunjukkan dinamika dari tahun ke tahun. Penerimaan sempat menurun pada masa pandemi tahun 2020 dan 2021, mengalami perbaikan pada tahun 2022, menghadapi tantangan pada 2023 dan 2024, hingga akhirnya pada akhir tahun 2025 kembali meningkat dan melampaui target dengan capaian 101,82 persen.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang, Pah Bessie Semuel Messakh, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa capaian realisasi PAD dan PBB-P2 yang melampaui target tidak terlepas dari pengawasan dan pengendalian yang konsisten di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang.

“Capaian realisasi PAD sebesar 100,09 persen dan realisasi PBB-P2 sebesar 101,82 persen pada tahun 2025 ini merupakan hasil dari arahan, pengawasan, dan pengendalian Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang terhadap kinerja Bapenda sebagai koordinator pengelolaan pendapatan daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut juga didukung oleh sinergi antara Bapenda, para camat, lurah, serta lembaga kemasyarakatan kelurahan melalui Program Bapenda Baronda. Pelayanan dilakukan secara langsung dari kecamatan ke kecamatan, kelurahan ke kelurahan, hingga dari rumah ke rumah, sehingga berdampak signifikan terhadap meningkatnya kepatuhan dan partisipasi wajib pajak di Kota Kupang. ***




Kolaborasi Pemuda Tani Indonesia dan Ditjenpas NTT, Jagung Ditanam di Lapas dan Rutan

Kupang, wartapedia.com – Ketua Pemuda Tani Indonesia (PTI) Nusa Tenggara Timur sekaligus Ketua KADIN NTT, Bobby Lianto, MM, MBA, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) NTT, Ketut Akbar, bersama Kalapas Penfui, Karutan Penfui, serta seluruh mitra strategis Pemuda Tani NTT yang telah melaksanakan kegiatan penanaman jagung bersama.

Hal tersebut disampaikan Bobby Lianto kepada media ini pada Minggu (28/12/2025).

Ia menyebutkan bahwa penanaman jagung yang dilaksanakan pada 27 Desember 2025 di kawasan dan lahan milik Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, baik di rutan maupun lapas, merupakan kelanjutan dari kerja sama strategis yang telah dibangun sebelumnya.

“Ini adalah bentuk kolaborasi nyata yang sangat kami apresiasi. Kerja sama antara Pemuda Tani NTT, Ditjen Pemasyarakatan, serta mitra strategis menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan di NTT,” ujar Bobby Lianto.

Bobby Lianto menjelaskan, sejak dilantik pada 27 November 2025, Pemuda Tani Indonesia NTT langsung bergerak aktif menjalin kerja sama dengan berbagai mitra strategis dalam program penanaman jagung. Penanaman telah dilakukan di sejumlah lokasi, antara lain di kawasan Lanud El Tari, lahan Hotel Harper, serta berbagai lahan potensial di sekitar Kota Kupang.

“Kerja sama ini tidak berhenti di sini. Kami melanjutkan penanaman di lahan-lahan lapas dan rutan, dan ke depan akan diperluas ke seluruh wilayah lapas di NTT,” tambahnya.

Tidak hanya di tingkat provinsi, Bobby Lianto juga menegaskan bahwa Pemuda Tani Indonesia di tingkat DPC kabupaten/kota se-NTT terus bergerak aktif melakukan kegiatan serupa di wilayah masing-masing.

Saat ini, Bobby Lianto diketahui sedang berada di Shanghai, Tiongkok, bersama keluarga. Di sela-sela kunjungan tersebut, ia juga merencanakan pertemuan dengan sejumlah investor untuk mengajak berinvestasi di sektor pertanian, khususnya di bidang pakan ternak.

“Kami menyiapkan produksi jagung sebanyak-banyaknya agar ke depan pabrik pakan ternak bisa dibuka di NTT. Dengan demikian, kebutuhan pakan dapat dipenuhi dari daerah sendiri dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Bobby Lianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program Pemuda Tani Indonesia NTT.

“Terima kasih dari Shanghai, Tiongkok. Salam dan selamat Natal serta Tahun Baru untuk seluruh masyarakat NTT,” pungkasnya. (MI)