Pemkot Kupang Resmi Buka Seleksi Dirut PD Pasar, Pendaftaran Dimulai 17–22 November 2025

Kupang,nwartapedia.com  –  Pemerintah Kota Kupang resmi membuka proses seleksi Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kupang). Tahapan pendaftaran akan berlangsung pada 17–22 November 2025, sesuai keputusan yang telah ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Jeffry Pelt.

Pengumuman pembukaan seleksi tersebut disampaikan Sekda Jeffry Pelt, didampingi Asisten II Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega, kepada wartawan usai penyerahan bantuan dari Wali Kota Kupang dan PSI kepada tiga panti asuhan di Kota Kupang, Minggu (16/11/2024).

“Kita sudah naikkan dan saya sudah tandatangani. Pembukaan seleksi akan dibuka dari tanggal 17–22 November 2025. Jadi pembukaan seleksi itu mulai besok 17 November 2025,” ujar Jeffry.

Jeffry menjelaskan bahwa setelah pendaftaran ditutup, panitia seleksi akan melanjutkan dengan tahapan seleksi administrasi, yang akan menentukan peserta yang berhak maju ke tahap berikutnya.

Peserta yang lolos administrasi wajib menyiapkan makalah dan rencana bisnis terkait pengelolaan dan pengembangan PD Pasar.

“Ada pemaparan makalah, ada tanya jawab. Setelah selesai semua itu baru diputuskan, satu per satu. Nanti juga ada tanggung jawab dengan Pak Wali Kota. Beliau perintahkan kami menentukan siapa yang terpilih menjadi Dirut PD Pasar baru diumumkan,” jelas Jeffry.

Pemkot Kupang menargetkan seluruh rangkaian seleksi dapat diselesaikan tepat waktu.

“Kita harapkan sekitar tanggal 2 atau 3 Desember 2025 itu sudah final dan bisa diumumkan,” tambahnya.

Seleksi terbuka ini diharapkan mampu menghasilkan sosok Direktur Utama yang profesional, memiliki visi pengembangan pasar yang modern, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan pendapatan daerah melalui inovasi dan tata kelola pasar yang lebih baik. (MI)




Goris Takene Hadirkan Gasing Timor di TMII, Ketua KPOTI Titip Salam untuk Wali Kota Kupang

Jakarta,nwartapedia.com  –  Pembukaan Teras Main Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (15/11/2025), berlangsung meriah dan sarat nuansa budaya.

Dalam acara yang digagas oleh Komite Permainan Rakyat dan. Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Pusat tersebut, Ketua KPOTI Kota Kupang Goris Takene tampil membawa permainan tradisional gasing kayu khas Timor, menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pengunjung.

Gasing Timor yang dibawa delegasi dari Kupang menarik perhatian karena bentuknya yang unik, teknik memainkannya yang khas, serta nilai budaya yang dikandungnya.

Bagi KPOTI Kota Kupang dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, partisipasi di ajang nasional ini bukan sekadar hadir, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjaga identitas dan warisan permainan rakyat.

“Permainan tradisional ini adalah identitas kita. Kami membawa gasing Timor sebagai simbol bahwa Kupang ikut bergerak menghidupkan kembali permainan rakyat Indonesia,” ujar Goris Takene.

Ketua Umum KPOTI, Arsjad Rasjid, turut memberikan apresiasi atas kehadiran tim dari Kota Kupang yang menempuh perjalanan jauh demi menunjukkan komitmen mereka terhadap pelestarian permainan rakyat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman dari Kota Kupang yang bersedia datang jauh-jauh membawa gasing Timor. Ini bentuk komitmen nyata dari daerah dalam merawat permainan rakyat,” ujarnya.

Arsjad juga menitipkan salam khusus kepada Wali Kota Kupang dan menyampaikan harapannya untuk kolaborasi yang lebih besar di masa mendatang.

“Nanti tolong sampaikan salam kami kepada Bapak Wali Kota Kupang. Mari bersama KPOTI kita kolaborasi untuk menghidupkan permainan rakyat dan olahraga tradisional, dari Kota Kupang untuk Indonesia dan dunia,” tambah mantan Ketua KADIN tersebut.

Pembukaan acara ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Wakil Kepala BPIP sekaligus pembina KPOTI, Rima Agristina. Beragam permainan rakyat dari berbagai daerah ditampilkan dan dimainkan secara langsung, menciptakan suasana edukatif dan merayakan kekayaan budaya Nusantara. (goe)




Wali Kota Kupang Rayakan Ulang Tahun dengan Berbagi di Tiga Panti Asuhan

Kupang,nwartapedia.com   – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo merayakan hari ulang tahunnya dengan cara berbeda tahun ini. Bertepatan dengan hari lahir Partai Solidaritas Indonesia (PSI), ia memutuskan untuk tidak menggelar pesta ataupun acara makan bersama. Sebagai gantinya, ia memilih mengunjungi tiga panti asuhan sebagai wujud kepedulian kepada sesama.

“Tahun ini ulang tahun saya bertepatan dengan ulang tahun Partai Solidaritas Indonesia. Kami memutuskan untuk tidak membuat pesta. Kami memilih datang ke panti asuhan,” ujar Wali Kota Kupang dalam kunjungannya, Minggu (16/11/2025).

Tiga panti asuhan yang dikunjungi mewakili tiga golongan agama, yaitu Panti Asuhan AAttin Namosain (Muslim) di Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Panti Asuhan Louise de MoMonfor  Sikumana (Katolik) di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa dan Panti Asuhan Syalom – Bello (Protestan) di Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan berupa uang tunai, serta sembako seperti beras, mie instan, telur, dan sabun cuci.

Wali Kota menyampaikan bahwa hari bahagia seharusnya menjadi kesempatan untuk membahagiakan orang lain.

“Saya ingin di hari yang berbahagia ini, kita bisa membuat orang lain juga ikut berbahagia. Kebahagiaan sejati adalah ketika kita bisa membuat orang lain juga sukses atau bahagia,” tuturnya.

Ia juga menegaskan pentingnya semangat gotong royong.

“Kalau kita berbagi kasih, itu tidak mengurangi kasih dalam diri kita. Seperti lilin ketika satu lilin menyalakan lilin lain, apinya tidak berkurang. Begitu juga dengan kebaikan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi simbol kehadiran pemerintah dalam bekerja untuk rakyat.

“Teruslah berbuat baik terhadap sesama. Hadir dan bekerja untuk rakyat itu simbol dari kegiatan hari ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Yuliana Wulla Bulu, Ketua Yayasan Bina Kasih Bukit Sion, menyampaikan apresiasi atas dukungan Wali Kota Kupang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota karena telah memberikan uang Rp25 juta untuk biaya makanan dan kebutuhan perumahan anak-anak,” ujarnya.

Yuliana juga menyampaikan bahwa pihak yayasan kini sedang membangun panti asuhan baru di Kelurahan Sikumana, dan berharap mendapat dukungan pemerintah.

“Kami mohon dukungan Wali Kota untuk pembangunan panti asuhan dan juga dukungan bagi anak-anak sekolah. Mereka memiliki pergumulan untuk masa depan mereka,” katanya.

Ia menyebut kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian yang berarti bagi anak-anak.

“Kunjungan hari ini memberikan semangat baru bagi kami,” tambahnya. (MI)