Perumda Air Minum Kota Kupang dan Koperasi Solidaritas Jalin Sinergi untuk Permudah Akses Layanan Air Bersih

Kupang nwartapedia.com –  Dalam upaya memperluas akses layanan air bersih bagi masyarakat, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang melakukan penjajakan kerja sama dengan Koperasi Solidaritas.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Koperasi Solidaritas Kupang pada Selasa (11/11/2025).

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, hadir bersama Kepala Bagian Administrasi dan Keuangan Desy Setiawati, serta Kepala Sub Bagian Umum dan Personalia Chrisrina Say.

Rombongan diterima langsung oleh General Manager Koperasi Solidaritas Kupang, Urbanus Reko, beserta tim manajemen.

Dalam pertemuan tersebut, Isidorus Lilijawa menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Perumda Air Minum Kota Kupang untuk menghadirkan inovasi pelayanan, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga keuangan mikro lokal.

“Kami ingin membangun kerja sama yang saling menguntungkan. Salah satu skema yang kami tawarkan adalah program promo pemasangan sambungan baru, di mana calon pelanggan dapat menjadi anggota Koperasi Solidaritas dan melakukan pembayaran secara bertahap melalui koperasi,” ujar Isidorus.

Selain itu, Perumda juga menggagas mekanisme relaksasi pembayaran bagi anggota koperasi yang telah menjadi pelanggan Perumda, namun mengalami kendala keuangan.

Melalui kerja sama ini, diharapkan koperasi dapat membantu memfasilitasi pembayaran pelanggan secara lebih fleksibel dan terjangkau.

Kepala Bagian Administrasi dan Keuangan, Desy Setiawati, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah terobosan pertama antara Perumda dan lembaga koperasi.

“Selama ini kami telah bermitra dengan perbankan. Kini, melalui Koperasi Solidaritas, kami ingin menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas dan memberikan kemudahan bagi pelanggan melalui sistem keanggotaan koperasi,” ungkapnya.

Sementara itu, General Manager Koperasi Solidaritas, Urbanus Reko, menyambut positif inisiatif Perumda tersebut. Ia menilai kemitraan ini sebagai bentuk sinergi nyata antara dua lembaga lokal yang memiliki visi pelayanan bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik inisiatif ini. Koperasi Solidaritas siap mendukung Perumda dalam membantu anggota yang ingin berlangganan air minum, maupun pelanggan yang membutuhkan kemudahan pembayaran. Kami terbuka bagi siapa saja yang ingin menjadi anggota koperasi sekaligus pelanggan Perumda,” jelas Urbanus Reko.

Pertemuan tersebut ditutup dengan semangat untuk menindaklanjuti kerja sama ini ke tahap penyusunan perjanjian resmi.

Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi ini akan membawa manfaat ganda meningkatkan pelayanan air bersih sekaligus memperkuat peran koperasi di tengah masyarakat.

“Ini menjadi babak baru bagi Perumda Air Minum Kota Kupang. Kami ingin menunjukkan bahwa pelayanan publik bisa berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui koperasi,” tutup Isidorus Lilijawa. (MI)




Dinas Pertanian Kota Kupang Lakukan Sosialisasi dan Pendataan Lahan Pengembalaan Umum serta Populasi Ternak di Kecamatan Alak dan Maulafa

Kupang nwartapedia.com  –  Dalam rangka meningkatkan pengelolaan sumber daya peternakan dan mendukung keberlanjutan sektor pertanian, Dinas Pertanian Kota Kupang melalui Bidang Peternakan melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pendataan Lahan Pengembalaan Umum serta Populasi Ternak di wilayah Kecamatan Alak dan Maulafa di Kupang, Senin (10/11/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Penyediaan dan Pengembangan Sarana Pertanian, dengan Sub Kegiatan Pengembangan Pengembalaan Umum, yang bersumber dari DPA Dinas Pertanian Kota Kupang Tahun Anggaran 2025.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan pemetaan dan pendataan lahan pengembalaan umum yang tersedia di dua kecamatan tersebut, sekaligus menginventarisasi jumlah populasi ternak yang dimiliki oleh masyarakat.

Data ini akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merencanakan pengembangan sektor peternakan ke depan, baik dari aspek pengelolaan lahan, penyediaan pakan, maupun peningkatan produktivitas ternak.

Dalam kegiatan sosialisasi, tim dari Dinas Pertanian Kota Kupang memberikan penjelasan kepada para peternak, lurah, serta aparat kecamatan mengenai pentingnya pendataan lahan dan populasi ternak yang akurat sebagai acuan dalam penyusunan kebijakan pembangunan peternakan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Kupang, Bapak Matheus A.B.H. Da Costa, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa data akurat menjadi fondasi utama dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan peternak.

“Pendataan lahan pengembalaan umum dan populasi ternak ini bukan hanya kegiatan administratif, tetapi juga langkah strategis untuk memastikan potensi peternakan di Kota Kupang dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Kadis Pertanian.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga serta memanfaatkan lahan pengembalaan umum secara bijak, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeliharaan dan pengelolaan ternak secara modern dan ramah lingkungan.

Melalui program ini, Dinas Pertanian Kota Kupang terus berkomitmen untuk memperkuat sektor peternakan sebagai bagian integral dari pembangunan pertanian berkelanjutan, demi terwujudnya Kota Kupang yang mandiri, produktif, dan sejahtera. (MI/ADV)




Dinas Pertanian Kota Kupang Salurkan Benih Jagung Hibrida Nusa Timore 77 untuk Dukung Swasembada Pangan

Kupang,nwartapedia.com  —  Dalam upaya mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan melalui kegiatan Optimalisasi Lahan (OPLAH), Dinas Pertanian Kota Kupang melaksanakan kegiatan Pembagian Benih Jagung Hibrida Nusa Timore 77 kepada para petani di wilayah Kota Kupang pada hari Selasa, 11 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari bantuan Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, yang ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal serta meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

Sebanyak 16 kelompok tani dengan total 76 orang petani dari Kecamatan Alak (Kelurahan Naioni, Penkase Oeleta, dan Manutapen) serta Kecamatan Maulafa (Kelurahan Kolhua, Naimata, Belo, dan Fatukoa) menerima bantuan benih untuk areal tanam seluas 17 hektare.

Penyerahan benih dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Kupang, Bapak Matheus A.B.H. Da Costa, S.Sos., M.Si, didampingi oleh Ipda Andi Gunawan, yang hadir mewakili Kapolresta Kupang Kota.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara Dinas Pertanian dan Polresta Kupang Kota dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian dan menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kadis Pertanian Matheus A.B.H. Da Costa menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Pertanian serta kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian.

“Kami berharap bantuan benih ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para petani untuk meningkatkan hasil produksi jagung di Kota Kupang. Program OPLAH menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan lahan pertanian yang ada agar mampu mendukung swasembada pangan di daerah,” ujar Kadis Pertanian.

Sementara itu, Ipda Andi Gunawan menyampaikan bahwa Polresta Kupang Kota siap mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan mengawal berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk sektor pertanian.

Dengan adanya pembagian benih jagung hibrida ini, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.

Program ini juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah. (MI/AVD)




Momentum Hari Pahlawan, Kota Kupang Dianugerahi Cita Daerah Damai dan Inklusif Nasional 2025

Jakarta,nwartapedia.com — Di tengah semangat memperingati Hari Pahlawan, Kota Kupang menorehkan kebanggaan baru di kancah nasional. Pemerintah Kota Kupang meraih penghargaan “Cita Daerah Damai dan Inklusif” dalam ajang bergengsi Anugerah Cita Negeri 2025 yang diselenggarakan oleh Kompas TV, Senin (10/11), di Studio I Kompas TV, Jakarta.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, dan diterima oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.

Bersama Kota Kupang, penghargaan serupa juga diterima oleh Kota Denpasar, Kota Magelang, dan Kabupaten Fakfak.

Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan pentingnya semangat damai dan inklusif di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

“Damai artinya kita mampu hidup berdampingan di tengah banyak perbedaan. Inklusif berarti pembangunan tidak diskriminatif, tidak hanya untuk sebagian, tetapi untuk semua,” ujar Tito.

Ia menekankan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan dorongan nyata bagi setiap daerah untuk terus memperkuat persatuan dan toleransi.

“Cita Negeri ini diberikan secara objektif dan kredibel, berdasarkan reputasi dan data nyata dari daerah yang berhasil menjaga kohesi sosial,” tambahnya.

Direktur Utama Kompas TV, Rosianna Silalahi, menjelaskan bahwa ajang Anugerah Cita Negeri merupakan bentuk penghargaan kepada kepala daerah yang memimpin dengan hati dan visi kemanusiaan.

“Penghargaan ini menyoroti mereka yang tak hanya membangun gedung dan jalan, tetapi juga menumbuhkan empati, kebersamaan, dan keberlanjutan,” ujarnya.

Menariknya, setiap piala penghargaan dibuat dari bahan daur ulang simbol bahwa pembangunan sejati harus berpihak pada manusia sekaligus pada alam.

“Kami berharap penghargaan ini menjadi inspirasi bagi seluruh kepala daerah untuk terus membangun tanpa meninggalkan siapa pun,” lanjut Rosianna.

Sementara itu, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang ia sebut sebagai cerminan karakter masyarakat Kota Kupang yang terbuka dan rukun.

“Kota Kupang adalah rumah bagi semua. Damai dan inklusif bukan sekadar slogan, tapi gaya hidup masyarakat kami,” ungkapnya.

Christian menambahkan, penghargaan ini akan menjadi penyemangat baru untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat nilai toleransi, dan memastikan setiap warga mendapat ruang yang sama dalam pembangunan kota.

Selain Cita Daerah Damai dan Inklusif, Kompas TV juga menganugerahkan tiga kategori lainnya Cita Daerah Sehat, diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI, Cita Daerah Pekerjaan Layak dan Lokal, diserahkan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI dan Cita Inovasi Berkelanjutan, diserahkan oleh Menteri Koperasi dan UKM RI.

Penghargaan yang diterima Kota Kupang di Hari Pahlawan ini menjadi simbol bahwa semangat kepahlawanan tak hanya tentang perjuangan fisik, tetapi juga tentang keberanian menjaga perdamaian dan keberagaman.

Kota Kupang kini berdiri sebagai contoh nyata daerah yang mampu menyalakan semangat kebersamaan di tengah perbedaan—sebuah bentuk “kepahlawanan sosial” yang relevan di era modern. ***