Atlet Muda NTT Tampil Penuh Semangat di POPNAS XVII 2025: Tiga Medali Perak Diraih di Hari Kedua

Yogyakarta nwartapedia.com  –  Kontingen Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan daya juang luar biasa dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025 yang berlangsung di Yogyakarta.

Memasuki hari kedua pelaksanaan, para atlet muda NTT berhasil menorehkan sejumlah prestasi gemilang dan memperlihatkan semangat kompetisi yang tinggi di berbagai cabang olahraga.

Atletik Persembahkan Dua Medali Perak

Cabang atletik menjadi penyumbang prestasi terbesar hari ini.

Patris Sola sukses meraih medali perak pada nomor 5000 meter putra setelah bertarung ketat hingga garis finis.

Rambu Angel Sesela juga mempersembahkan medali perak untuk NTT di nomor 800 meter putri.

Sementara itu, Hiasintus Lodho menempati posisi kelima dan tetap menunjukkan performa membanggakan.

Maria Messakh Sumbang Medali Perak Taekwondo

Dari arena taekwondo, Maria Messakh menjadi bintang baru NTT setelah tampil luar biasa hingga melaju ke babak final dan meraih medali perak.

Dua rekannya, Pirlo Kiak dan Fidelis Soka, telah berjuang maksimal meski harus terhenti di babak penyisihan.
Hasil ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet bela diri di NTT terus menunjukkan perkembangan positif.

Tinju: Dua Kemenangan Penting untuk NTT

Petinju muda Andri A. Pentau (51 kg Youth Boys) dan Emanuel J. Arat (63,5 kg Youth Boys) sukses menang angka atas lawan mereka dari Kalimantan Barat dan Maluku.

Sementara Quin Sira (48 kg Youth Girls) serta Ely A. Mengga (46 kg Youth Boys) harus mengakui keunggulan petinju dari Jawa Tengah dan Bali.

Wushu dan Pencak Silat Cetak Kemenangan

Dari cabang wushu, tiga atlet NTT mencatat kemenangan atas lawan-lawan tangguh:

Zakharias Dappa Ole menundukkan atlet dari Banten, Rivaldo mengalahkan wakil Jawa Timur, danKristian Umbu Roka menang atas Yogyakarta.

Sementara Tania Lioni Dimu dan Benediktus Belarmino Jisent Hus belum berhasil melanjutkan langkah mereka.

Di pencak silat, dua pesilat NTT, Yuanita Oliva Juani Makin dan Yohanes Baptista, tampil gemilang dengan kemenangan atas lawan dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Leonita M. harus mengakhiri perjuangan setelah kalah dari pesilat Kepulauan Riau.

Sepak Bola dan Tenis Meja Masih Berjuang

Tim sepak bola NTT berjuang keras meski harus mengakui keunggulan Sumatera Utara dengan skor 1–7.
Sementara di cabang tenis meja, tim beregu NTT mencatat kemenangan meyakinkan atas Jawa Barat (3–0) namun gagal melaju ke babak selanjutnya setelah kalah dari DIY (0–3).

Karate Fokus pada Persiapan

Cabang karate belum memulai pertandingan resmi. Hari ini, para atlet mengikuti acara pembukaan POPNAS XVII dan menjalani latihan ringan sebagai bagian dari persiapan menuju laga perdana.

Apresiasi dari Pemerintah Provinsi NTT

Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Timur memberikan apresiasi atas semangat dan perjuangan para atlet muda.

“Setiap pertandingan adalah pengalaman berharga. Kami bangga dengan semangat pantang menyerah para atlet NTT yang terus berjuang mengharumkan nama daerah. Raihan tiga medali perak hari ini menjadi motivasi bagi seluruh kontingen untuk terus berprestasi,” ujarnya.

Harapan untuk Hari Berikutnya

Dengan torehan tiga medali perak dan sejumlah kemenangan di berbagai cabang olahraga, kontingen NTT optimistis dapat menambah pundi-pundi medali pada hari-hari berikutnya.

Semangat juang dan sportivitas tinggi menjadi modal utama para atlet muda Bumi Flobamora dalam menghadapi kompetisi nasional ini. (MI)




Pemkot Kupang Beri Amnesti Pajak PBB-P2, Warga Dapat Keringanan Bayar Tanpa Denda Selama November 2025

Kupang, nwartapedia.com — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Kupang Nomor 200/KEP/HK/2025 tentang Layanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Kupang memberikan penghapusan sanksi administratif atau amnesti pajak bagi masyarakat yang masih memiliki tunggakan denda pajak di bawah tahun pajak 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 sekaligus wujud pelayanan publik yang lebih humanis dan responsif terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menjelaskan bahwa kebijakan amnesti pajak ini bertujuan mempercepat realisasi pendapatan daerah sekaligus meringankan beban masyarakat yang masih memiliki tunggakan.

“Ini upaya percepatan pendapatan daerah dan pendekatan pelayanan publik. Kita ingin membantu masyarakat lewat amnesti pajak agar mereka tidak terbebani dengan denda akibat keterlambatan,” ungkap Christian di Kupang, Kamis (30/10/2025).

Menurutnya, kepatuhan masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak menjadi faktor penting dalam keberlanjutan pembangunan kota.

“Dengan membayar pajak, pemerintah dapat melaksanakan pembangunan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Ada tiga poin utama dalam kebijakan ini: penghapusan denda pajak, peningkatan pelayanan publik, dan percepatan pendapatan daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kupang, Semmy Mesakh, menjelaskan bahwa program amnesti pajak PBB-P2 ini berlaku selama satu bulan penuh, yakni 1–30 November 2025.

Kebijakan ini mencakup penghapusan seluruh denda pajak, baik untuk tahun berjalan (2025) maupun tahun-tahun sebelumnya.

“Amnesti ini merupakan program khusus dari Pak Wali. Seharusnya jatuh tempo pembayaran pajak PBB-P2 adalah Agustus 2025, namun karena mempertimbangkan kondisi masyarakat, masa pembayaran diperpanjang hingga 31 Oktober. Kini diberikan lagi kesempatan tambahan melalui amnesti pajak selama November,” jelas Semmy.

Ia menambahkan, masyarakat tetap bisa melunasi pokok pajak tanpa dikenakan denda, meskipun sempat terlambat membayar.

“Bagi yang lupa atau terlambat di tahun-tahun sebelumnya, kami tetap menerima pembayaran pokok tanpa denda. Ini bentuk keringanan nyata dari pemerintah,” ujarnya.

Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, Bapenda Kota Kupang juga terus melakukan program jemput bola melalui Bapenda Ceria (Cepat, Responsif, dan Adaptif) dengan turun langsung ke kelurahan-kelurahan.

“Kami berkeliling ke wilayah masyarakat untuk memudahkan pelayanan dan mendorong optimalisasi pendapatan. Kami imbau warga agar memanfaatkan kesempatan satu bulan ini sebaik-baiknya,” tutur Semmy.

Melalui kebijakan amnesti pajak ini, Pemerintah Kota Kupang berharap masyarakat dapat lebih disiplin dan sadar pajak, sekaligus memperkuat fondasi keuangan daerah tanpa lagi terbebani oleh sanksi dan denda masa lalu.

“Momentum ini bukan sekadar keringanan, tapi ajakan untuk bersama-sama membangun Kota Kupang yang lebih maju dan mandiri melalui partisipasi aktif warga dalam pembayaran pajak,” tutup Christian Widodo. ***




Program Promosi Sambungan Baru PDAM Kota Kupang Disambut Antusias, 50 Pelanggan Baru Terdaftar dalam Dua Pekan

Kupang nwartapedia.com  –   Program promosi sambungan baru yang digagas Perumda Air Minum Kota Kupang sejak 13 Oktober 2025 mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Antusiasme warga terlihat dari tingginya minat untuk mendaftar, di mana dalam rentang waktu 13 hingga 31 Oktober 2025, tercatat 218 warga menunjukkan ketertarikan terhadap program tersebut.

Dari jumlah itu, 66 calon pelanggan sudah mendaftar langsung ke kantor Perumda Air Minum Kota Kupang, dan sekitar 50 sambungan baru telah berhasil direalisasikan.

Realisasi tersebut dilakukan bagi pelanggan yang telah menyelesaikan pembayaran Rencana Anggaran Biaya (RAB) sambungan baru.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, mengapresiasi respon positif masyarakat terhadap program promosi ini.

Ia menyebut, pencapaian tersebut menjadi sinyal baik atas meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya akses air bersih melalui layanan resmi Perumda.

“Dalam waktu kurang dari tiga minggu, sudah ada 50 sambungan rumah baru yang terealisasi. Ini capaian yang sangat menggembirakan dan menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya layanan air bersih,” ungkap Isidorus di Kupang, Senin (4/11/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program promosi ini masih akan berlangsung hingga 31 Desember 2025, sehingga warga masih memiliki waktu untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

Melalui program ini, Perumda memberikan diskon besar bagi calon pelanggan. Biaya normal pemasangan sambungan rumah yang biasanya mencapai Rp2,5 juta, kini hanya dikenakan sebesar Rp1,5 juta selama masa promosi. Selain itu, masyarakat juga diberikan kemudahan pembayaran, dengan uang muka sebesar Rp800.000, dan sisanya dapat dicicil hingga tujuh kali pembayaran.

“Kami mengajak masyarakat Kota Kupang, terutama yang tinggal di sekitar jaringan pipa air, untuk segera memanfaatkan program promosi ini. Kesempatan ini sangat membantu, apalagi dengan sistem cicilan yang ringan,” jelasnya.

Isidorus menambahkan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan publikasi informasi program melalui berbagai saluran, termasuk grup WhatsApp kelurahan, kecamatan, serta jaringan komunitas masyarakat, agar lebih banyak warga mengetahui dan berpartisipasi.

“Kami akan terus memantau perkembangan program ini selama November dan Desember. Semoga jumlah pelanggan baru terus meningkat dan semakin banyak keluarga di Kota Kupang yang bisa menikmati layanan air bersih dari Perumda,” pungkasnya.

Program promosi sambungan baru ini diharapkan tidak hanya memperluas cakupan layanan air bersih, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Perumda Air Minum Kota Kupang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pembangunan daerah. (MI)