Asisten II Setda Kota Kupang Pimpin Panen Perdana Jagung Kelompok Tani Berkat di Kelurahan Fatukoa

Kupang, nwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pertanian kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian pangan lokal. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan panen perdana jagung kelompok tani “Berkat” di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, pada Senin, 3 November 2025.

Kegiatan panen perdana tersebut dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignas Lega, mewakili Wali Kota Kupang.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pertanian Kota Kupang Matheus Da Costa, Penjabat Camat Maulafa Gabriel Meo Wio, Kapolsek Maulafa, Lurah Fatukoa, perwakilan BPS Kota Kupang, para penyuluh pertanian, serta kelompok tani dan tokoh masyarakat setempat.

Dorong Produktivitas Petani dan Pembenahan Infrastruktur

Dalam sambutannya, Ignas Lega memberikan apresiasi kepada kelompok tani “Berkat” yang telah bekerja keras hingga berhasil melakukan panen perdana jagung varietas Lamuru di atas lahan seluas beberapa hektare.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Kupang terus berupaya mendukung kelompok tani dalam mengembangkan sektor pertanian produktif.

“Saya sangat mengapresiasi kerja sama kelompok tani yang tetap semangat mengelola lahan hingga kita bisa panen hari ini. Pemerintah akan terus berupaya memperhatikan kebutuhan di lapangan, termasuk kondisi jalan menuju area pertanian. Namun, tentu semuanya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ujar Ignas Lega.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah melakukan revisi rencana tata ruang wilayah (RT/RW) agar pemanfaatan lahan pertanian di kawasan seperti Fatukoa dapat lebih optimal, terutama yang beririsan dengan kawasan hutan produksi.

“Kita sedang menata kembali tata ruang supaya lahan-lahan produktif seperti ini bisa benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Harapan kita, lahan pertanian dapat terus berkembang dan memberi dampak ekonomi bagi warga,” tambahnya.

Benih Berkualitas untuk Swasembada Pangan

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Kupang, Matheus Da Costa, menjelaskan bahwa kegiatan panen jagung kali ini merupakan bagian dari program penjaminan kemurnian dan kelestarian sumber daya genetik tumbuhan yang dilaksanakan sejak Juli hingga Oktober 2025. Program tersebut didanai oleh APBD II Kota Kupang.

Menurut Matheus, varietas jagung Lamuru berlabel ungu yang ditanam di lahan kelompok tani “Berkat” ini menghasilkan produktivitas tinggi, mencapai sekitar 6 ton per hektare. Dari hasil panen tersebut, diperkirakan diperoleh 2,5 hingga 3 ton benih jagung berkualitas yang siap disebarluaskan ke kelompok tani lain di wilayah Kota Kupang.

“Benih berkualitas adalah kunci peningkatan produktivitas dan mutu hasil pertanian. Melalui kegiatan ini, kami berupaya menjamin ketersediaan benih unggul yang mudah diperoleh petani dengan harga terjangkau, tepat waktu, dan tepat lokasi,” jelas Matheus.

Ia menambahkan, sebagian hasil panen yang tidak dijadikan benih akan dimanfaatkan sebagai cadangan pangan dan pakan ternak, sehingga seluruh hasil produksi memiliki nilai guna bagi masyarakat.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Pada kesempatan yang sama, Penjabat Camat Maulafa, Gabriel Meo Wio mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu suksesnya program pertanian di wilayahnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, petani, dan masyarakat untuk mengembangkan potensi pertanian di Fatukoa.

“Kami berterima kasih kepada Dinas Pertanian dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Fatukoa memiliki potensi besar di sektor pertanian, dan kami berharap perhatian pemerintah terhadap infrastruktur jalan dan lahan produksi dapat terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Sinergi Menuju Ketahanan Pangan

Kegiatan panen perdana jagung ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dapat mendorong kemajuan sektor pertanian di Kota Kupang.

Pemerintah berharap langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan menuju kemandirian dan ketahanan pangan daerah, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat tani.

(MI/ADV)




Mulai Hari Ini, Aduan Pelanggan Bisa Langsung ke Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang

Kupang, nwartapedia.com – Mulai hari ini, Senin, 3 November 2025, pelanggan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang dapat menyampaikan aduan secara langsung kepada Direktur melalui telepon dan WhatsApp di nomor 0823 4342 9859.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Perumda Air Minum Kota Kupang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat penanganan berbagai keluhan masyarakat terkait layanan air minum.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa menjelaskan, nomor pengaduan baru tersebut hadir untuk melengkapi saluran pengaduan kantor yang telah ada sebelumnya di 0812 3718 0243.

“Nomor ini saya buka agar setiap keluhan dan masukan dari pelanggan bisa langsung saya pantau, saya tanggapi, dan segera dikoordinasikan dengan bagian terkait supaya penanganannya tidak berlarut-larut,” ujarnya kepada media ini Sebin (3/11/2025).

Isidorus menambahkan, peluncuran nomor pengaduan langsung ini juga menjadi bentuk pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat sistem komunikasi antara pelanggan dan manajemen perusahaan.

“Pelanggan bisa melaporkan berbagai hal terkait pelayanan kami mulai dari distribusi air, perilaku petugas, kondisi jaringan, hingga permasalahan di sumber air. Semua laporan akan kami tindak lanjuti secepat mungkin sesuai kondisi di lapangan,” jelasnya.

Menurutnya, langkah ini tidak hanya menambah kanal komunikasi, tetapi juga merupakan bagian dari visi besar Perumda Air Minum Kota Kupang dalam membangun pelayanan publik yang humanis, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin pelanggan merasa didengar. Nomor pengaduan ini menjadi jembatan bagi kami untuk terus belajar, berbenah, dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kota Kupang,” tutupnya.

Dengan diluncurkannya nomor pengaduan langsung Direktur ini, Perumda Air Minum Kota Kupang berharap terwujud pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan air minum di Kota Kupang. (MI)