Ferdy Hasiman: Wali Kota Kupang Tunjukkan Kepemimpinan Kelas Dunia, Bawa NTT ke Panggung Global

Kupang,nwartapedia.com  — Pengamat Ekonomi Politik Nasional, Ferdy Hasiman memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota Kupang yang dinilainya berhasil menunjukkan kepemimpinan kelas dunia dengan membawa nama Kota Kupang dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ke kancah internasional melalui kunjungan kerja ke Tiongkok.

Menurut Ferdy, langkah berani dan visioner tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemimpin daerah juga mampu memainkan peran penting dalam diplomasi ekonomi global.

“Wali Kota Kupang menunjukkan kelasnya. Ia mampu membawa Kota Kupang dan NTT ke panggung global di Tiongkok,” ujar Ferdy Hasiman ketika dihubungi media ini pada Senin (27/10/2025).

Ferdy menjelaskan, Tiongkok kini menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia yang memiliki pengaruh luar biasa terhadap arah ekonomi global.

Dengan menjalin komunikasi dan kerja sama strategis bersama Tiongkok, peluang investasi dan transfer teknologi ke daerah seperti Kupang akan semakin terbuka lebar.

“Kita paham, Cina sekarang menjadi kekuatan ekonomi yang sulit tertandingi. Investasi mereka tersebar ke seluruh dunia. Mereka menjadi raja ekonomi baru. Lihat saja, negara seperti Etiopia yang dulu sangat miskin kini bangkit menjadi kekuatan ekonomi baru di Afrika berkat kerja sama dengan Cina,” terangnya.

Ferdy menilai, inisiatif yang diambil oleh Wali Kota Kupang bukan hanya sekadar kunjungan seremonial, melainkan langkah nyata untuk membuka masa depan ekonomi daerah yang lebih cerah.

“Kota Kupang, dengan walikotanya yang cerdas, energik, responsif, dan berintegritas, telah berhasil memperkenalkan daerahnya ke panggung dunia. Ini sesuatu yang belum pernah dilakukan para pendahulunya maupun pemimpin lain di NTT,” tegasnya.

Lebih jauh, Ferdy optimistis bahwa kunjungan ke Tiongkok akan membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kupang.

“Saya yakin, hati tulus Pak Wali ingin agar Cina dapat membantu banyak hal untuk kemajuan Kota Kupang ke depan. Kalau ingin daerahnya maju, pemimpin harus berani tampil di pentas global. Dan Pak Wali sudah mulai melakukan hal itu,” tutup Ferdy.

Langkah Wali Kota Kupang ini, lanjut Ferdy, diharapkan menjadi inspirasi bagi kepala daerah lain di Indonesia Timur untuk membangun jejaring internasional, memperluas peluang investasi, dan mengubah wajah daerah menjadi lebih maju serta kompetitif di tingkat global. (MI)




Wali Kota Kupang  Jadi Pembicara Utama di World Cities Day Conference 2025 di Shanghai

Shanghai,nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mencatat prestasi membanggakan bagi Indonesia setelah menjadi satu-satunya wali kota dari Tanah Air yang diundang secara resmi dalam ajang bergengsi World Cities Day Conference 2025 yang digelar di Starry Sky Hall of Grand Halls, Shanghai, pada Minggu (26/10/2025).

Acara internasional yang mengusung tema “Better City, Better Life” ini diselenggarakan oleh UN-Habitat, lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang fokus pada isu lingkungan dan pembangunan perkotaan berkelanjutan, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Shanghai sebagai tuan rumah.

Konferensi tersebut dihadiri oleh perwakilan dari lebih dari 20 negara. Namun, hanya empat wali kota yang mendapat kesempatan berbicara di forum utama, yakni Wali Kota Shanghai (Tiongkok), Wali Kota Penang (Malaysia), Wali Kota Amsterdam (Belanda), dan Wali Kota Kupang (Indonesia).

Dalam kesempatan istimewa tersebut, Wali Kota Christian Widodo tampil sebagai keynote speaker mewakili Indonesia. Ia memaparkan gagasan tentang pembangunan Kota Kupang yang berorientasi pada kearifan lokal dan kelestarian lingkungan.

“Kita bersanding dengan mereka di panggung dunia, dihadiri oleh 20 negara, tapi tidak semua wali kota diberi kesempatan berbicara. Saya menjadi keynote speaker, sementara Wali Kota Penang memberi sambutan awal,” ujar Christian Widodo usai acara.

Dalam pidatonya, Christian menekankan pentingnya membangun kota yang tidak hanya modern, tetapi juga berakar pada nilai sosial dan lingkungan.

“Saya sampaikan bahwa di Kupang, kita membangun rumah tanpa meninggalkan dimensi lingkungan. Rumah yang baik bukan sekadar rumah yang modern dan canggih, tetapi yang memperhatikan lingkungan sekitar dan membangun komunitas yang kuat,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kekuatan komunitas lokal (strong neighborhood dan strong community) sebagai ciri khas masyarakat Kupang.

“Kalau di luar negeri orang cenderung individualistik, di Kupang tidak. Kalau ada kedukaan, semua berkumpul membantu. Kalau ada yang butuh pertolongan, kita saling menjaga. Itulah lingkungan yang layak huni. Sebuah rumah dikatakan baik ketika bisa berdampak bagi sekitar,” tambahnya.

Pidato inspiratif tersebut mendapat sambutan hangat dari para peserta konferensi. Bahkan, Wang Weiren, Deputy Secretary General of the Shanghai Municipal People’s Government, secara langsung menyalami Christian Widodo dan menyampaikan pujian, “Amazing speech, a wonderful speech.”

Selain menjadi pembicara utama, Christian Widodo juga termasuk dalam tujuh delegasi terpilih yang diundang dalam jamuan makan malam tingkat tinggi (high-level dinner) bersama para pemimpin dunia dan perwakilan PBB.

Dalam momentum yang sama, Pemerintah Kota Shanghai menyampaikan rencana untuk menjajaki kerja sama sister city dengan Kota Kupang, terinspirasi oleh gagasan dan visi pembangunan berkelanjutan yang disampaikan oleh Wali Kota Christian Widodo.

“Ini kebanggaan bagi kita semua. Kupang bisa hadir di panggung dunia dan menjadi contoh kota yang tumbuh dari nilai-nilai lokal, dengan semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan,” tutup Wali Kota Kupang. (MI)




Presidium PNI NTT Salurkan Dukungan untuk Persebata Lembata: Dorong Semangat Menuju Liga Nasional

Kupang, nwartapedia.com — Bentuk nyata kepedulian terhadap kemajuan olahraga sepak bola di Nusa Tenggara Timur kembali ditunjukkan oleh Presidium Persatuan Nusantara Indonesia (PNI) NTT. Kali ini, Presidium PNI NTT memberikan dukungan langsung kepada tim Persebata Lembata yang tengah mempersiapkan diri menghadapi putaran Liga Nasional.

Kunjungan berlangsung di Wisma Tunas Kelapa Kwartir Daerah Pramuka NTT, Jalan Adi Sucipto, Oesapa, Kupang.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Bidang Prasarana Perhubungan Presidium PNI NTT, Yohanes Bosco, mewakili Ketua Presidium PNI NTT, Bobby Lianto, menyerahkan bantuan berupa 20 dus air mineral Aqua dan 5 paket susu Dancow.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Manajer Persebata Lembata, Abdullah Syukur.

Dalam sambutannya, Yohanes Bosco mengatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud dukungan moral dan semangat kepada para pemain serta manajemen tim Persebata Lembata.

“Sumbangan ini memang sederhana, tetapi kami ingin menunjukkan bahwa PNI NTT hadir dan peduli. Kami berharap dukungan kecil ini dapat menambah semangat tim Persebata dalam berjuang dan membawa nama NTT harum di kancah nasional,” ungkap Yohanes Bosco.

Sementara itu, Abdullah Syukur menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dari Presidium PNI NTT.

Ia menyebut bahwa dukungan tersebut sangat berarti bagi tim yang kini sedang fokus pada latihan intensif menjelang kompetisi.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ketua dan seluruh jajaran Presidium PNI NTT atas kepedulian dan dukungannya. Bantuan ini menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk terus berlatih keras dan menjaga kondisi fisik menjelang laga nasional,” ujar Abdullah.

Abdullah juga menambahkan bahwa seluruh pemain, pelatih, dan manajemen berharap doa serta dukungan dari masyarakat Nusa Tenggara Timur agar Persebata Lembata dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah di level nasional.

“Dengan semangat dan dukungan dari semua pihak, kami optimistis Persebata Lembata bisa membawa prestasi terbaik bagi NTT,” pungkasnya. (dv)




Siswa ESCS Kupang Harumkan Indonesia Timur di Ajang Student Convention 2025 di Bogor

  1. Bogor,nwartapedia.com  — Sebanyak 22 siswa bersama 3 guru pendamping dari Excellent Spirit Christian School (ESCS) Kupang sukses berpartisipasi dalam Student Convention 2025, sebuah ajang kompetisi dan pengembangan karakter berskala internasional yang digelar di Taman Bukit Palem Resort dan Stadion Pakansari, Bogor, pada 13–17 Oktober 2025.

Kegiatan tahunan ini mempertemukan ratusan pelajar dari berbagai sekolah pengguna kurikulum Accelerated Christian Education (A.C.E.) di seluruh Indonesia, bahkan dunia.

Tahun ini, Student Convention tingkat nasional diikuti oleh 15 sekolah dari berbagai wilayah, mulai dari Pulau Jawa, Sumatra, hingga satu-satunya wakil dari Indonesia Timur, yakni Excellent Spirit Christian School Kupang.

Student Convention tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat, karakter, iman, dan kepemimpinan Kristiani. Melalui beragam perlombaan, peserta ditantang untuk menampilkan potensi terbaik mereka dalam semangat sportivitas dan keteladanan iman.

“Kami bangga dapat membawa nama Kupang dan Nusa Tenggara Timur di panggung nasional. Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga pengalaman berharga bagi siswa untuk belajar tentang disiplin, kerja keras, dan kepercayaan diri,” ujar salah satu guru pendamping ESCS Kupang.

Dalam ajang yang diselenggarakan oleh Southern Cross Educational Enterprises (SCEE) distributor resmi kurikulum A.C.E. untuk kawasan South Pacific yang berbasis di Australia para peserta berkompetisi di lebih dari 140 kategori lomba yang terbagi ke dalam delapan divisi utama, yaitu Akademik, Olahraga, Musik, Pameran, Seni, Platform (pidato, khotbah, dan drama), Fotografi, serta Bible Memorization.

Selain mengasah kemampuan individu, para siswa juga berkesempatan membangun jejaring dengan pelajar dari berbagai daerah, memperdalam nilai kepemimpinan, serta memperkuat karakter Kristiani dalam konteks global.

“Pengalaman ini membuka wawasan kami. Kami belajar bahwa talenta yang Tuhan berikan harus dikembangkan, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk menjadi berkat bagi banyak orang,” ungkap salah satu peserta ESCS dengan penuh semangat.

Student Convention merupakan bagian dari rangkaian kegiatan internasional yang juga diadakan di berbagai negara, seperti Australia, Amerika Serikat, Papua Nugini, Singapura, Selandia Baru, dan Fiji.

Partisipasi Excellent Spirit Christian School Kupang dalam Student Convention 2025 menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam membentuk generasi muda yang beriman kuat, berkarakter unggul, dan siap menjadi pemimpin masa depan dengan semangat Kristus. (MI)




Puting Beliung Terjang Kelurahan Bello, Atap Rumah Warga Terbang dan Bayi Luka di Kepala

Kupang, nwartapedia.com — Cuaca panas yang menyengat di Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Kamis (23/10/2025), mendadak berubah mencekam. Sekitar pukul 11.00 WITA, angin berembus kencang dari arah timur dan dalam hitungan menit berubah menjadi puting beliung yang memorak-porandakan rumah warga di kawasan perbukitan.

Salah satu rumah milik Oktifianus Boliu, warga RT 15/RW 006, menjadi yang paling parah terdampak. Lembaran-lembaran seng beterbangan sejauh beberapa meter, menimbulkan suara gemuruh yang memekakkan telinga.

Di tengah kepanikan itu, seorang bayi yang sedang bersama kakeknya di dalam rumah mengalami luka di kepala akibat tertimpa material bangunan yang roboh.

Warga sekitar bergerak cepat menolong dan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Beruntung, kondisi sang bayi kini dilaporkan telah membaik dan sudah kembali ke rumah bersama keluarga.

Hingga siang menjelang sore, suasana di sekitar lokasi masih ramai. Warga bergotong-royong mengumpulkan seng dan kayu yang berserakan, sekaligus membantu memperbaiki bagian rumah yang rusak. Di bawah terik matahari, semangat kebersamaan warga tetap menyala.

Ketua RT 28, Anance F. Nalle Djami, yang menjadi saksi langsung kejadian tersebut, mengaku segera mengabarkan peristiwa itu di grup WhatsApp Kelurahan Bello agar warga lain tetap siaga.

“Karena tidak ada respon dari Ketua RT 15, saya langsung sampaikan di grup kelurahan agar warga selalu berjaga-jaga terhadap cuaca ekstrem. Anginnya tiba-tiba datang dan cukup kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Bello, Deni Patty, mengatakan pemerintah kelurahan segera menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pendataan dan memastikan bantuan awal bagi korban terdampak.

“Kami akan berkoordinasi dengan RT/RW untuk pendataan dan memastikan kondisi korban tertangani dengan baik. Kami juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” kata Deni.

Untuk sementara, keluarga Oktifianus Boliu mengungsi ke rumah lama mereka yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian.

Warga dan pihak kelurahan terus memantau kondisi di lapangan serta membantu proses pembersihan dan perbaikan rumah.

Fenomena angin kencang dan puting beliung ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat Kota Kupang untuk lebih waspada menghadapi perubahan cuaca ekstrem, terutama pada masa peralihan musim yang kerap memicu bencana lokal.

(Laporan Lapangan: Tim Bello News/GT)

 




Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Apresiasi Kolaborasi dengan UKAW dalam Pengelolaan Air Bersih

Kupang,nwartapedia.com  – Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang atas kolaborasi yang telah terbangun dalam pengelolaan sumber air bersih di kawasan kampus.

Hal ini disampaikan Isidorus usai melakukan audiensi dan silaturahmi bersama Rektor UKAW, Prof. Ir. Godlief Frederik Neonufa, MT., di ruang kerja Rektor UKAW pada Rabu (22/10/2025) pagi.

Audiensi tersebut juga dihadiri oleh para kepala bagian dan Kepala SPI Perumda Air Minum Kota Kupang.

“Tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk menyampaikan terima kasih kepada Bapak Rektor dan seluruh civitas akademika UKAW atas kerjasama dalam pengelolaan mata air Hitam yang berada di lingkungan kampus,” ujarnya.

Mata air Hitam dengan kapasitas debit mencapai 20 liter per detik telah dimanfaatkan melalui kerjasama antara UKAW dan Perumda Air Minum Kota Kupang.

Air dari sumber ini tidak hanya memenuhi kebutuhan kampus, tetapi juga telah disalurkan untuk melayani sekitar 500 sambungan rumah warga di kawasan seputaran kampus, termasuk wilayah Bimoku dan sekitarnya.

Selain menyampaikan apresiasi, dalam kesempatan itu Isidorus juga meminta dukungan dan masukan dari UKAW terkait peningkatan layanan air minum di Kota Kupang.

“Kami terbuka terhadap kritik dan saran, termasuk catatan dari Pak Rektor soal perlunya peningkatan kinerja petugas baca meter kami di lapangan. Beliau menekankan pentingnya kedisiplinan dan akurasi, agar petugas benar-benar datang ke rumah pelanggan dan mencatat langsung angka meter air, bukan hanya menebak dari luar pagar,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak Perumda berkomitmen untuk segera melakukan evaluasi internal, terutama dalam meningkatkan kinerja dan pola komunikasi petugas baca meter, guna memberikan pelayanan yang lebih profesional dan akurat kepada masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Perumda Air Minum Kota Kupang juga menggandeng UKAW untuk turut membantu menyosialisasikan program promosi pemasangan sambungan baru, dari tarif awal Rp2.500.000 kini menjadi Rp1.500.000. Program ini disambut positif oleh pihak kampus.

“Pak Rektor sudah meminta agar kami segera mengirimkan materi flayer promosi, agar bisa dibagikan ke para dosen dan staf UKAW, terutama yang berdomisili di sekitar jalur pipa distribusi,” tambah Lilijawa.

Mengakhiri pernyataannya, Isidorus berharap kolaborasi antara Perumda Air Minum Kota Kupang dan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang terus terjalin erat, demi peningkatan layanan publik yang lebih baik dan merata di Kota Kupang. (MI)




PDAM Kota Kupang Gelar Bimtek SAK EP, Wujudkan Sistem Keuangan Lebih Akurat dan Akuntabel

Kupang, nwartapedia.com — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi pegawai, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Standar Akuntansi Keuangan Entitas (SAK EP) untuk pegawai di bidang administrasi, keuangan, dan Sistem Pengendalian Internal (SPI), pada Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini berlangsung di kantor operasional PDAM Kota Kupang dan secara resmi dibuka oleh Direktur PDAM Kota Kupang, Isidorus Lilijawa.

Dalam sambutannya, Isidorus menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dan menekankan pentingnya bimtek dalam menyongsong transformasi sistem keuangan PDAM yang kini menyesuaikan diri dengan standar akuntansi keuangan terbaru.

“Kita patut bersyukur karena pagi ini kita dipertemukan dalam suasana penuh semangat dan sehat untuk mengikuti kegiatan yang sangat penting. Bimtek ini kami gelar sebagai bagian dari transformasi keuangan, khususnya dalam rangka menyesuaikan diri dari standar lama SAK ETAP ke SAK EP, yang telah mulai berlaku per 1 Januari 2025,” ujar Isidorus.

Ia menambahkan bahwa transformasi ini bukan sekadar penyesuaian teknis, melainkan bagian dari upaya perbaikan menyeluruh terhadap sistem pelaporan dan tata kelola administrasi keuangan PDAM.

Direktur Isidorus juga menyampaikan bahwa bimtek serupa akan dijadwalkan untuk unit teknis dan unit hubungan pelanggan, dengan materi yang disesuaikan berdasarkan fungsi masing-masing unit.

“Harapan kami, bimtek ini bisa memberikan wawasan dan masukan konkret, sehingga para pegawai mampu mengimplementasikan sistem keuangan yang lebih transparan dan akurat. Dampak akhirnya adalah pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan kontribusi nyata terhadap tercapainya visi perusahaan,” tegas Isidorus.

Isidorus menutup sambutannya dengan komitmen bahwa PDAM Kota Kupang akan terus berbenah dan mengikuti regulasi terbaru, termasuk melakukan pembenahan internal dari aspek keuangan, administrasi, hingga pelayanan publik.

“Transformasi ini adalah awal yang baik untuk membangun sistem kerja yang lebih modern dan bertanggung jawab. Kami percaya, perubahan dimulai dari dalam, dari niat kita untuk menjadi lebih baik,”pungkasnya.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, PDAM menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi NTT sebagai narasumber utama.

Dalam arahannya, narasumber dari BPKP, Purwita, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja dan pembenahan sistem pengendalian internal di lingkungan PDAM.

“Bimtek ini bukan sekadar pelatihan biasa. Ini adalah bentuk komitmen manajemen dalam memperbaiki kinerja perusahaan secara menyeluruh, mulai dari laporan keuangan yang akurat, sistem pengawasan yang efisien, hingga budaya kerja yang sehat dan akuntabel,” ujar Purwita.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara tiga organ utama dalam perusahaan direksi, pengawas, dan pemilik modal yang menurutnya sering kali kurang optimal dalam pelaksanaan kebijakan dan regulasi.

 

Narasumber dari BPKP juga mengingatkan bahwa laporan keuangan bukan hanya soal angka, tapi juga mencerminkan tata kelola perusahaan yang sehat.

Ia menekankan bahwa kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan, meskipun tidak disengaja, tetap bisa berdampak hukum jika tidak sesuai dengan sistem pengendalian yang berlaku.

“Kita ingin membentuk budaya akuntabilitas. Laporan keuangan harus bisa menjadi ‘sahabat’ bukan ‘beban’. Ketika perusahaan sehat secara administrasi, maka kinerja pun akan meningkat, dan kesejahteraan pegawai pun ikut terdongkrak,” jelasnya.

Bimtek ini diikuti oleh 27 pegawai dari unit administrasi, keuangan, dan SPI, dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari.

Hari pertama diisi dengan sesi pembukaan dan pemaparan materi dari tim BPKP, sementara hari kedua akan difokuskan pada studi kasus dan simulasi implementasi. (MI)




Turnamen Tenis Walikota Cup 2025 Kupang Siap Digelar, Dorong Pembinaan Atlet Menuju PON 2028

Kupang,nwartapedia.com  –  Kota Kupang kembali bersiap menjadi pusat perhatian pecinta olahraga tenis lapangan dengan akan digelarnya Turnamen Tenis Walikota Cup 2025.

Ajang ini tidak hanya menjadi momen kompetisi bergengsi antar-atlet, tetapi juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membina serta mengevaluasi potensi atlet-atlet muda Nusa Tenggara Timur (NTT), terutama dalam rangka menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan PON 2028, di mana NTT ditunjuk sebagai tuan rumah.

Turnamen ini akan berlangsung pada 7–9 November 2025, dan diselenggarakan oleh Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Kota Kupang, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kupang.

Ketua panitia, Luther Kana, yang juga merupakan pengurus Pelti Kota Kupang dan Provinsi NTT, menyampaikan bahwa pelaksanaan turnamen ini didorong oleh tingginya animo masyarakat dan semangat para atlet tenis, baik dari kalangan junior maupun senior.

“Antusiasme masyarakat, terutama para atlet muda dan senior terhadap tenis lapangan di Kota Kupang sangat besar. Turnamen ini menjadi wadah kompetisi, pembinaan, dan evaluasi kemampuan, khususnya bagi para atlet junior yang dipersiapkan ke ajang Kejurnas dan PON 2028,” ujar Luther saat dihubungi media ini, Selasa (21/10/2025).

Untuk memberikan ruang yang luas bagi partisipasi dari berbagai kalangan usia dan tingkat kemampuan, panitia membuka sejumlah kategori sebagai berikut:

Kelompok Umur Junior:

  Usia 8–10 tahun

  Usia 11–14 tahun (Putra/Putri)

  Usia 15–17 tahun (Putra/Putri)

Ganda Pemula Putra/Putri
   Dibuka khusus bagi atlet yang baru memulai latihan sebagai bentuk motivasi dan dorongan untuk lebih percaya diri dalam berkompetisi.

Ganda Putri (Open)

Beregu Putra (Open)
  Kategori ini mempertandingkan tim berdasarkan kombinasi total usia pemain: 80 tahun, 100 tahun, dan 110 tahun dan batas umur bawah 30 tahun. Pemenang kategori ini akan memperebutkan Piala Bergilir Walikota Kupang.

“Kategori pemula dan beregu kami buka agar semua lapisan bisa berpartisipasi. Ini bukan sekadar kejuaraan, tapi juga untuk menumbuhkan semangat dan budaya kompetisi sejak usia dini,” jelas Luther.

Pendaftaran peserta dibuka secara online mulai 25 Oktober hingga 5 November 2025, melalui kanal digital yang akan disediakan oleh panitia.

Pertandingan akan dipusatkan di Lapangan Tenis Bulog Kupang, namun tidak menutup kemungkinan penambahan lokasi jika jumlah peserta mengalami peningkatan signifikan.

Dari sisi fasilitas, panitia telah menyiapkan sarana pertandingan yang memadai, serta hadiah menarik dengan total uang pembinaan sebesar Rp35 juta dan medali untuk para juara dari setiap kategori.

Luther Kana menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Wali Kota Kupang, baik dari sisi fasilitas, pendanaan, maupun dukungan moral terhadap pengembangan olahraga tenis di kota ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota yang terus memberi dukungan penuh, bukan hanya secara teknis dan dana, tapi juga komitmen dalam pembinaan atlet lokal. Turnamen ini menjadi bagian penting dari evaluasi program latihan yang selama ini dijalankan,” ucapnya.

Turnamen Walikota Cup tahun ini merupakan edisi kedua, setelah sukses digelar pertama kali pada tahun 2024. Namun, penyelenggaraan tahun ini disebut jauh lebih matang, lebih luas cakupan kategorinya, dan dengan hadiah yang lebih besar.

 “Kami ingin menjadikan Turnamen Walikota Cup sebagai agenda tahunan yang prestisius, profesional, dan berkelanjutan. Ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tapi bagaimana kita mencetak atlet berprestasi dan membangun kebanggaan daerah,” tutupnya. (MI)




PDAM Kota Kupang Gelar Bimtek Akuntansi Keuangan, Hadirkan BPKP NTT Sebagai Narasumber

Kupang, nwartapedia.com  – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pegawai di bidang administrasi, keuangan, dan Sistem Pengendalian Internal (SPI), Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini berlangsung di kantor Operasional PDAM Kota Kupang dan dibuka secara resmi oleh Direktur PDAM Kota Kupang, Isidorus Lilijawa.

Dalam keterangannya kepada media, Isidorus menjelaskan bahwa bimtek ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pegawai dalam menghadapi perubahan standar sistem akuntansi keuangan yang mulai diberlakukan pada 1 Januari 2025.

“Transformasi ini adalah bagian dari penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan terbaru, yakni dari SAK ETAP (Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik) menjadi SAK EP (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat). Ini sangat teknis karena menyangkut laporan keuangan dan sistem administrasi secara keseluruhan,” jelas Isidorus.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, PDAM menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTT sebagai narasumber utama.

Para peserta mendapatkan materi mengenai konsep, perbedaan, serta langkah implementasi standar akuntansi terbaru dalam lingkup kerja mereka.

Kegiatan bimtek ini diikuti oleh 27 pegawai dari unit administrasi dan keuangan, dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Hari pertama dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan penyampaian materi dari tim BPKP.

Isidorus juga mengungkapkan bahwa kegiatan serupa akan dijadwalkan bagi unit teknis dan hubungan pelanggan, yang pelaksanaannya akan disesuaikan dengan bidang tugas masing-masing.

“Dengan bimtek ini, kami berharap para pegawai memperoleh wawasan dan masukan baru, sehingga mampu mengimplementasikan sistem keuangan yang lebih baik, efisien, dan akurat. Pada akhirnya, ini akan berdampak positif terhadap peningkatan pelayanan kepada pelanggan dan mendukung pencapaian visi perusahaan,” tutupnya. (MI)




Warga Buka Jalan Sendiri, Lima Tahun Tak Diurus Pemkot Kupang

Kupang, nwartapedia.com —Di tengah gemerlap pembangunan Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi, ironi masih terjadi di wilayah pinggiran.

Sudah lima tahun berlalu sejak warga Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, membuka akses jalan penghubung secara swadaya.

Namun hingga kini, jalan sepanjang tiga kilometer yang menghubungkan Bello dengan Dusun Atonifui, Desa Oelomin (Kabupaten Kupang) itu belum juga disentuh aspal.

Kondisinya memprihatinkan. Tanah berbatu, licin saat hujan, dan sulit dilalui kendaraan. Padahal, jalan ini menjadi urat nadi aktivitas harian warga, termasuk tenaga kesehatan dan aparat keamanan yang melayani masyarakat di wilayah tersebut.

Tokoh masyarakat setempat, Corunus Tuan, mengaku kecewa dengan sikap pemerintah kota yang seolah menutup mata.

“Jalan ini kami buka sendiri tahun 2020 dengan gotong royong, supaya warga tidak terisolasi. Tapi sampai sekarang belum ada kelanjutan dari pemerintah. Fokus pembangunan masih terlalu berat ke pusat kota,” ujar Corunus, Senin (20/10/2025).

Kritik juga datang dari Ketua RW 003 Kelurahan Bello, yang membenarkan kondisi jalan yang masih berupa tanah hingga kini.

“Kami sudah berbuat. Sekarang giliran pemerintah. Jalan ini penting bagi pelayanan publik, termasuk akses petugas kesehatan dan warga yang membawa hasil pertanian,” ujarnya tegas.

Warga menilai, pemerintah belum serius dalam mewujudkan pemerataan infrastruktur, terutama di wilayah perbatasan kota. Meski berada dalam batas administratif Kota Kupang, akses jalan Bello–Atonifui seperti luput dari perhatian.

Buruknya kondisi jalan bukan hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan, terutama di musim hujan.

Hal ini terbukti dari dokumentasi pada Senin (20/10/2025), saat dua petugas kesehatan dari Puskesmas Sikumana, yang dikawal Babinsa Kelurahan Bello, Serka TNI AD Frans, harus melintasi jalan tanah berbatu demi menjangkau pasien di RT 007/RW 003.

Warga berharap ada langkah nyata dari Pemkot Kupang. Minimal, dilakukan pengerasan atau pelapisan jalan (lapen), agar akses vital ini bisa layak digunakan.

“Kami tidak minta jalan mulus seperti di pusat kota. Tapi minimal bisa dilalui dengan aman,” tutup Corunus.(goe)