Fachri Yulizar Angkat Pamor Pisang Barangan Lewat Inovasi dan Kemitraan Petani

Jakarta,nwartapedia.com  – Di tengah upaya peningkatan nilai tambah sektor pertanian nasional, sosok Fachri Yulizar, Direktur Utama PT Mandiri Banana Indonesia, hadir membawa visi besar: menjadikan pisang barangan sebagai komoditas unggulan yang mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus bersaing di pasar global.

Melalui perusahaan yang dipimpinnya, Fachri berfokus pada budidaya Pisang Barangan Jumbo Merah (BJM) dengan pendekatan modern dan berkelanjutan.

Tujuan utamanya bukan hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga mendorong kesejahteraan petani lokal di berbagai daerah.

“Peningkatan produktivitas menjadi kunci untuk memenuhi permintaan pasar yang terus tumbuh. Karena itu, kami mengintegrasikan teknologi pertanian modern dalam setiap tahap budidaya,” ujar Fachri.

PT Mandiri Banana Indonesia diketahui telah menerapkan sejumlah teknologi pertanian mutakhir, mulai dari penggunaan bibit unggul, sistem irigasi tetes yang efisien, hingga pemupukan presisi. Selain itu, perusahaan juga menjalankan pengendalian hama terpadu untuk menekan kerugian hasil panen secara optimal.

Tak hanya fokus pada pisang segar, Fachri juga melihat peluang besar dalam diversifikasi produk turunan pisang barangan. Berbagai produk olahan seperti keripik pisang, selai, sale pisang, hingga tepung pisang kini tengah dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal. Langkah ini sekaligus membuka peluang ekspor dan memperluas jaringan pasar.

Fachri menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tak akan tercapai tanpa kolaborasi erat dengan petani. Untuk itu, PT Mandiri Banana Indonesia menjalankan program kemitraan petani, yang mencakup pelatihan budidaya modern, pendampingan teknis, serta akses ke pasar dan pembiayaan.

“Kami ingin para petani menjadi bagian dari rantai nilai yang berkeadilan. Dengan peningkatan kapasitas dan akses teknologi, mereka bisa memperoleh pendapatan lebih baik,” jelas Fachri.

Langkah tersebut terbukti berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat ekosistem agribisnis berbasis pisang barangan.

Dalam upaya memperluas pasar, PT Mandiri Banana Indonesia juga aktif melakukan promosi dan branding melalui berbagai kanal, termasuk pameran pertanian, media sosial, serta kerja sama dengan supermarket dan restoran.

Selain itu, Fachri menjalin kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga keuangan guna memperoleh dukungan dalam bentuk subsidi pupuk, infrastruktur pertanian, pelatihan, dan akses pembiayaan.

Dengan strategi yang komprehensif dan visi yang jelas, Fachri Yulizar berhasil menempatkan pisang barangan sebagai simbol inovasi dan kemandirian petani Indonesia.

“Melalui inovasi, kemitraan, dan kerja keras, kami ingin menjadikan pisang barangan bukan hanya produk lokal, tapi juga ikon agribisnis nasional yang berdaya saing global,” pungkas Fachri. ***




KADIN NTT Dukung Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dan Penurunan Stunting di Kabupaten TTS

Soe,nwartapedia.com   – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Bobby Lianto, menghadiri acara pembukaan kegiatan Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dan Penurunan Stunting yang digelar di halaman Kantor Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Selasa (29/10/2025) pagi.

Dalam sambutannya, Bobby Lianto menegaskan komitmen KADIN NTT untuk terlibat aktif dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam penanganan stunting di wilayah NTT.

Ia menyatakan bahwa KADIN siap berperan sebagai “orang tua asuh” bagi anak-anak yang terdampak stunting melalui program yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

“Saya siap mendukung kegiatan BKKBN, khususnya menjadi orang tua asuh bagi anak-anak stunting. Saya juga akan mengimbau anggota KADIN dan para pengusaha untuk turut berpartisipasi menjadi orang tua asuh bagi anak-anak stunting di NTT,” ujar Bobby Lianto.

Selain itu, Bobby menambahkan bahwa KADIN NTT juga tengah mendorong pembangunan dapur SPPG dalam rangka mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) dan Kabupaten TTS.

“Kami dari KADIN NTT mendukung penuh pembangunan dapur SPPG dan MBG di daerah 3T, khususnya di TTS. Ini menjadi komitmen kami, sebab masyarakat di desa-desa terpencil sangat membutuhkan dukungan nyata seperti ini,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, yang dalam sambutannya menyampaikan kondisi kemiskinan dan stunting di wilayahnya. Menurut Eduard, angka kemiskinan di Kabupaten TTS masih tergolong tinggi, yakni mencapai 24,64 persen, sementara angka stunting berdasarkan data semester I tahun 2025 tercatat sebesar 41,5 persen, atau sekitar 12.213 anak.

“Pemerintah Daerah TTS sangat mengharapkan dukungan pemerintah pusat dalam program pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat,” tegas Bupati Eduard.

Sementara itu, dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), hadir Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat, Sukaryo Teguh Santoso, yang memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemkab TTS dalam menekan angka kemiskinan dan stunting.

Dalam arahannya, Sukaryo menyampaikan empat program prioritas dalam percepatan penurunan stunting, yaitu Program Ayah Asuh, Taman Asuh Sayang Anak, Gerakan Ayah Teladan, serta Lansia Berdaya. Ia juga menyoroti tantangan utama yang dihadapi masyarakat, yakni masih rendahnya pengetahuan dan pemahaman tentang stunting.

Melalui kegiatan ini, KADIN NTT menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dan penurunan angka stunting, khususnya di Provinsi NTT. ***




Mediasi Buntu! Andre Lado, S.H. Desak Pengadilan Tunda Eksekusi Tanah Lampu Merah Oesapa

Kupang, nwartapedia.com — Sidang mediasi perkara perlawanan eksekusi atas tanah bernilai miliaran rupiah di kawasan Lampu Merah Oesapa, Kota Kupang, berakhir tanpa kesepakatan.

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kupang, Kamis (30/10/2025), dipimpin oleh Hakim Mediator Florence Katerina, S.H., M.H.

Enam tergugat melalui kuasa hukumnya, Azis Ismail, S.H., menolak tawaran damai, sementara tergugat ketujuh, Paulus Kou, memilih diam melalui kuasa hukumnya Yafet Mau, S.H.

Perkara bernomor 321/Pdt.Bth/2025/PN Kpg ini diajukan oleh Agustinus Fanggi sebagai pelawan, yang diwakili Advokat Andre Lado, S.H. Para tergugat adalah Satrya Dindus Liwe, Happy Christyn Liwe, Honey Lestari Liwe, Prince Liwe, El Roy Liwe, Drs. Anthon A. Liwe Rohi, dan Paulus Kou.

Objek sengketa berupa tanah SHM No. 2287/Oesapa seluas 535 m² atas nama Paulus Kou, dengan nilai aset diperkirakan lebih dari Rp2 miliar.

Andre Lado: “Ada Hak yang Belum Dipertimbangkan”

Kepada wartawan, Andre Lado menyampaikan bahwa pihaknya meminta PN Kupang menunda eksekusi tanah karena terdapat hak hukum kliennya yang belum dipertimbangkan, khususnya terkait bukti jual beli dan dua kwitansi pembayaran masing-masing Rp25 juta yang terjadi pada 2007 dan 2008.

“Kami berharap agar proses eksekusi ini dapat segera ditangguhkan. Ada hak hukum yang belum dinilai secara adil,” tegas Andre.

Ia menjelaskan, sesuai Pasal 207 ayat (3) HIR dan 227 RBg, perlawanan terhadap eksekusi (partij verzet) dapat diajukan jika ada pihak ketiga yang merasa haknya terganggu oleh pelaksanaan eksekusi.

“Klien saya bukan hanya pegang kwitansi jual beli, tapi juga telah menguasai tanah itu dan membangun lima kamar kos di atasnya. Kurang beralasan apa lagi?” ujarnya.

Dua Prinsip Hukum yang Berbenturan

Meski demikian, Andre juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara kepastian hukum dari putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dan perlindungan terhadap hak pihak ketiga yang mungkin dirugikan.

“Kasus ini membenturkan dua prinsip penting dalam hukum perdata: kepastian hukum dan perlindungan terhadap hak yang sah,” jelasnya.

Sebelumnya, tanah sengketa ini telah melalui proses hukum panjang hingga Putusan MA RI No.1033 K/Pdt/2023 yang telah berkekuatan hukum tetap sejak 17 Mei 2023.

Namun, menurut Andre, kliennya tidak pernah dilibatkan dalam proses tersebut dan baru mengetahui fakta kepemilikan saat tahap konstatering.

Jika klaim kepemilikan Agustinus Fanggi terbukti sah, pengadilan berpotensi menunda eksekusi hingga perlawanan hukum ini memiliki putusan tetap. ***




Wakil Wali Kota Kupang Tekankan Etika dan Keteladanan ASN Lewat Bimtek Keprotokolan

Kupang, nwartapedia.com – Pemerintah Kota Kupang terus mendorong peningkatan profesionalisme dan etika aparatur sipil negara (ASN).

Hal ini ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keprotokolan bagi pegawai di lingkungan Pemkot Kupang, yang berlangsung di Hotel Aston Kupang, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan bertema Meneguhkan Etika Pelayanan dan Keteladanan melalui Keprotokolan yang Humanis dan Melayani ini diikuti oleh 107 peserta, terdiri atas ASN dari berbagai perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, serta mahasiswa magang dari Universitas Nusa Cendana (UNDANA) dan siswa SMK Negeri 2 Kupang.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Serena menegaskan bahwa keprotokolan bukan hanya soal tata upacara atau seremonial, melainkan mencerminkan wajah birokrasi yang beretika, tertib, dan melayani.

“Keprotokolan adalah tata rasa dan tata sikap tentang bagaimana kita menampilkan wajah birokrasi, bagaimana kita beretika, berkomunikasi, dan melayani dengan hati. Prinsip dasar pemerintahan adalah melayani to govern is to serve,” ujar Serena.

Ia menambahkan, keberhasilan sebuah kegiatan pemerintahan tidak diukur dari kemegahannya, tetapi dari bagaimana tamu dan peserta merasa dihargai serta dari sikap santun aparatur pemerintah dalam setiap interaksi.

Serena juga mengingatkan pentingnya kesederhanaan dan menjauhi perilaku pamer di kalangan ASN.

“Kita harus menampilkan pelayanan yang tulus dan etika yang baik. Pemerintah hadir bukan sebagai penguasa, tetapi sebagai pelayan masyarakat. Mari kita mulai dari diri sendiri dari cara berpakaian, berbicara, hingga bersikap,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang yang dinilai terus berinovasi dan menunjukkan peningkatan kualitas dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan pemerintahan serta publikasi media.

“Terima kasih kepada seluruh panitia atas pelaksanaan kegiatan ini. Semoga menjadi ruang pembelajaran yang memperkaya pengetahuan dan memperkuat semangat pelayanan publik yang beretika dan humanis,” ungkap Serena.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Daud Noftianus Nafi, S.STP., M.M., dalam laporannya menjelaskan bahwa keprotokolan merupakan bagian penting dari citra pemerintahan yang profesional.

Menurutnya, keprotokolan tidak hanya berkaitan dengan tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan, tetapi juga menjadi simbol etika pelayanan publik yang sopan, disiplin, dan berempati.

“Melalui Bimtek ini, kami berharap ASN dapat memahami prinsip-prinsip dasar protokol sekaligus menumbuhkan karakter aparatur yang berintegritas, komunikatif, dan melayani dengan hati,” ujar Daud.

Kegiatan Bimtek yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Oktober 2025, menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, antara lain Sandra Erawanto, S.STP., M.Pub.Pol., Widyaiswara dan pakar keprotokolan serta etika pergaulan internasional; Christina T. Weking, M.Hum. dari Balai Bahasa Provinsi NTT; dan Dwi Indriani, S.Tr.IP., Penata Keprotokolan dari Kementerian Dalam Negeri.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kupang berharap seluruh peserta dapat menjadi contoh dalam penerapan etika pelayanan publik dan mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip keprotokolan secara profesional di setiap kegiatan pemerintahan. ***




PDAM Kota Kupang Perkuat Layanan Publik Lewat Bimtek Hubungan Pelanggan Bersama Radio Trilolpk

Kupang nwartapedia.com  –  Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kapasitas Bagian Hubungan Langganan.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan Radio Trilolpk yang berlangsung di Aula Radio Trilolpk Kupang pada Kamis (30/10/2025).

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa bimtek ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemampuan komunikasi, pelayanan, serta membangun hubungan yang harmonis dengan pelanggan.

“Ini momentum yang sangat berharga bagi kami. Setelah sebelumnya kami melaksanakan bimtek serupa untuk bagian keuangan, kali ini fokus diberikan kepada teman-teman bagian hubungan pelanggan,”ungkap Isidorus. 

“Kadang kita merasa sudah paham banyak hal, namun saat berinteraksi dengan masyarakat, kita menyadari masih banyak yang perlu dipelajari. Karena itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk belajar bersama, mendengarkan masukan, dan memperbaiki diri,”tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam struktur organisasi Perumda Air Minum Kota Kupang, terdapat tiga pilar utama pelayanan, salah satunya adalah hubungan pelanggan.

Melalui bimtek ini, diharapkan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan seluruh pegawai semakin meningkat, sehingga berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami juga mengajak petugas pembaca meteran untuk ikut hadir. Mereka ini adalah garda terdepan yang setiap hari bertemu pelanggan. Kadang mereka menghadapi situasi yang tidak mudah dimarahi pelanggan atau mendapat sambutan kurang baik. Tapi di sisi lain, kita juga menerima keluhan bahwa petugas kita kurang komunikatif. Maka dari itu, kegiatan seperti ini penting untuk kita saling berdiskusi dan belajar memperbaiki diri,” jelasnya.

Isidorus menekankan bahwa pelanggan merupakan aset utama perusahaan yang harus dijaga dengan baik.

“Kalau kita tidak menjaga aset ini, kita sendiri yang rugi. Pelayanan yang baik akan membuat pelanggan kita tetap setia dan percaya. Jangan sampai mereka lebih memilih layanan lain karena merasa tidak puas dengan kita. Komunikasi yang baik adalah kunci agar pelanggan merasa diperhatikan dan dihargai,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Radio Trilolpk, Pater Dismas Mauk, SVD, menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja sama yang terjalin antara Radio Trilolpk dan Perumda Air Minum Kota Kupang.

“Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Radio Trilolpk tidak hanya berperan sebagai media informasi, tetapi juga sebagai mitra pengembangan kapasitas sumber daya manusia di daerah. Kerja sama ini menjadi contoh sinergi yang positif antara lembaga penyiaran dan institusi pelayanan publik,” ujar Pater Dismas.

Dalam kegiatan bimtek tersebut, dihadirkan dua narasumber utama, yakni Pater Dismas Mauk, SVD, yang membawakan materi “Komunikasi Efektif sebagai Kunci Sukses Hubungan Pelanggan”, serta Ernny Yasinta, dengan materi “Peran Humas dalam Menunjang Visi Perusahaan”.

Keduanya didampingi oleh narasumber pendukung Maria V. D. P. Swan dan Robertus Fahik, yang turut memberikan perspektif praktis dan inspiratif dalam membangun komunikasi publik yang efektif.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana para peserta membagikan pengalaman lapangan serta strategi untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

Dengan terselenggaranya bimtek ini, Perumda Air Minum Kota Kupang berharap seluruh pegawai, terutama bagian hubungan pelanggan, mampu menjadi garda depan pelayanan publik yang profesional, komunikatif, dan berintegritas demi mewujudkan layanan air bersih yang prima dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Kupang. (MI)




Wagub Johni Asadoma Resmi Buka Musda XIV HIPMI NTT: Dorong Kolaborasi Pengusaha Muda Bangun NTT

Kupang nwartapedia.com  –  Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XIV Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi NTT yang digelar di Hotel Harper Kupang, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar H. Buchari; Wakil Ketua DPRD NTT, Fernando Soares; Ketua BPD HIPMI NTT Periode 2022–2025, M. Ikhsan Darwis; serta sejumlah pimpinan asosiasi dan lembaga seperti Ketua Kadin NTT, Bobby Lianto, Ketua Gapensi NTT, Vivo Ballo, dan perwakilan dari Bank NTT, Jamkrida, serta Bank Christa Jaya.

Musda XIV HIPMI NTT kali ini juga menjadi ajang pemilihan Ketua Umum HIPMI NTT Periode 2025–2028, sekaligus penyusunan arah program kerja organisasi untuk tiga tahun ke depan.

Berdasarkan hasil pendaftaran, hanya terdapat satu calon ketua, yakni Heru Dupe, yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi tersebut.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Filmon Loasana menyampaikan bahwa Musda XIV mengusung tema “Kolaborasi Bangun NTT Bersama Pengusaha Muda NTT.”

Ia menegaskan bahwa keberadaan HIPMI bukan sekadar ajang prestise, melainkan wadah kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Hari ini kami berkomitmen bahwa HIPMI harus berkolaborasi dengan pemerintah. Kami HIPMI NTT akan berjalan bersama Pak Melki dan Pak Asadoma untuk membangun NTT yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPD HIPMI NTT, M. Ikhsan Darwis, menyoroti kondisi ekonomi daerah yang masih menghadapi tantangan serius, seperti pengangguran, kemiskinan, dan terbatasnya lapangan kerja.

“Pemerintah butuh HIPMI. Kita akan bekerja sama, membuka lapangan pekerjaan, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun NTT,” tegas Ikhsan.

Ia juga menambahkan bahwa HIPMI harus menjadi ruang kolaborasi yang mampu menciptakan peluang ekonomi baru di berbagai sektor, terutama pertanian, peternakan, dan kewirausahaan.

“Kalau kita lihat dari program Bapak Presiden, ada MBG. Kita bisa masuk ke situ, meningkatkan ekonomi di bidang pertanian, peternakan, sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar H. Buchari, mengingatkan peserta Musda agar tidak kehilangan esensi kegiatan organisasi tersebut.

“Musda adalah tempat teman-teman menyusun program kerja yang relevan untuk membantu Pemprov NTT. Jangan hanya mengejar waktu, tapi hilang esensinya. Gunakan forum ini untuk berdialog, bernegosiasi, dan menyusun pokok-pokok pikiran yang bisa berkontribusi nyata bagi pembangunan provinsi NTT,” pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Musda XIV HIPMI NTT yang berlangsung tertib dan kondusif.

“Saya senang karena Musda ini hanya memiliki calon tunggal untuk Ketua HIPMI NTT, sehingga diyakini akan berjalan lancar tanpa perpecahan,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya peran HIPMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengelola potensi daerah dan membuka lapangan kerja baru.

“HIPMI harus menjadi mitra kerja pemerintah, mampu mengolah sumber daya daerah, membuka lapangan kerja, dan ikut menumbuhkan ekonomi masyarakat. Perekonomian NTT harus terus maju meskipun kita menghadapi tantangan efisiensi anggaran dan dinamika geopolitik serta geoekonomi global,” ungkapnya.

Wagub juga berharap agar HIPMI terus berinovasi dan berkreasi dalam menjawab tantangan zaman.

“Semoga HIPMI terus membangkitkan semangat kewirausahaan, berinovasi, dan berkolaborasi demi kemajuan NTT,” tutupnya.

Dengan dibukanya secara resmi Musda XIV HIPMI NTT oleh Wakil Gubernur Johni Asadoma, diharapkan agenda organisasi ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan strategis bagi kemajuan HIPMI serta memperkuat kemitraan dengan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi NTT yang inklusif dan berkelanjutan. ***




NTT Lepas 101 Atlet Pelajar Ikuti POPNAS XVII dan PEPARPENAS XI di Jakarta

Kupang,nwartapedia.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTT resmi melepas kontingen Provinsi NTT yang akan berlaga di dua ajang nasional bergengsi, yakni Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025 dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI Tahun 2025 di Jakarta.

Acara pelepasan berlangsung khidmat di Kupang pada Selasa (28/10/2025), dihadiri oleh Gubernur NTT, Wakil Gubernur, Ketua DPRD Provinsi NTT, Plh. Sekda, unsur Forkopimda, pimpinan OPD lingkup Pemprov NTT, serta jajaran KONI NTT dan pengurus cabang olahraga.

Dua Ajang Nasional, Dua Semangat Besar

Dalam laporannya, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, ST., MT., menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan yang memungkinkan terlaksananya kegiatan pelepasan kontingen tersebut.

“Hari ini kita bersyukur dapat bersama-sama melepas para atlet terbaik NTT yang akan membawa nama daerah dalam dua ajang besar: POPNAS XVII dan PEPARPENAS XI tahun 2025 di Jakarta,” ujar Alfonsus.

Ia menjelaskan bahwa POPNAS XVII akan berlangsung pada 1–10 November 2025, sementara PEPARPENAS XI dilaksanakan pada 5–8 November 2025, keduanya terpusat di berbagai venue di Jakarta.

74 Atlet Siap Berlaga di POPNAS XVII

Kontingen NTT untuk POPNAS XVII berjumlah 74 orang, terdiri atas 67 atlet, 22 pelatih, 13 official/manager, serta 5 anggota tim pendukung. Mereka akan berkompetisi di 10 cabang olahraga, yakni:

  1. Angkat Besi
  2. Atletik
  3. Karate
  4. Pencak Silat
  5. Senam Artistik
  6. Sepak Bola
  7. Taekwondo
  8. Tinju
  9. Tenis Meja
  10. Wushu

Pertandingan akan digelar di berbagai lokasi, antara lain Pusat Pendidikan Olahraga (PPO) Ragunan, GOR POPKI Cibubur, Stadion Tugu, Gelanggang Remaja Jakarta, hingga GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rawamangun.

Dukungan untuk Atlet Disabilitas di PEPARPENAS XI

Selain POPNAS, NTT juga akan mengirimkan 27 peserta untuk mengikuti PEPARPENAS XI, terdiri dari 11 atlet, 2 pelatih, dan 8 official serta pendamping. Mereka akan bertanding di cabang Para Atletik, yang dilaksanakan di Stadion Atletik Ragunan, Jakarta Selatan, pada 5–8 November 2025.

“Partisipasi atlet disabilitas dalam PEPARPENAS XI menjadi bukti komitmen kita bahwa olahraga adalah untuk semua, tanpa kecuali. Mereka membawa semangat luar biasa untuk menginspirasi kita semua,” kata Alfonsus.

Harapan dan Doa untuk Kontingen NTT

Pada kesempatan tersebut, Alfonsus juga menyampaikan harapan agar seluruh atlet menjaga sportivitas dan disiplin selama mengikuti pertandingan.

“Kami berharap para atlet tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, pantang menyerah, dan memberikan yang terbaik bagi NTT,” pesannya.

Pelepasan kontingen diakhiri dengan doa bersama dan pernyataan resmi oleh Gubernur NTT, yang sekaligus memberikan arahan dan dukungan moril bagi seluruh kontingen.

“Tuhan memberkati langkah para atlet NTT. Selamat berjuang dan harumkan nama daerah di kancah nasional,” tutup Alfonsus. (MI)




FPRB API Kota Kupang Gelar Rapat Evaluasi Kinerja Bersama Pentahelix, Bahas Agenda Kerja Tahun 2026

Kupang,nwartapedia.com — Forum Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim (FPRB API) Kota Kupang melaksanakan rapat evaluasi kinerja bersama unsur pentahelix sekaligus membahas agenda kerja tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (29/10/2025).

Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pentahelix, antara lain pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, serta kelompok disabilitas yang juga dilibatkan dalam upaya pengurangan risiko bencana secara inklusif.

Dukungan BPBD untuk Penguatan Forum

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Ernest Ludji, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras forum selama tiga tahun terakhir meski menghadapi keterbatasan anggaran.

“Selama tiga tahun ini teman-teman forum sudah bekerja luar biasa, walaupun dengan dukungan pendanaan yang terbatas. Ini menunjukkan komitmen kuat dari semua pihak,” ujar Ernest.

Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan pendanaan dan upaya mitigasi di tingkat kelurahan agar forum-forum pengurangan risiko bencana tetap aktif dan efektif.

“Forum ini ibarat bayi yang sudah kita lahirkan, jadi kita harus rawat bersama. Tanpa dukungan yang konsisten, forum bisa mati suri. Karena itu, mulai tahun depan kami akan berupaya agar dukungan pendanaan bisa lebih terstruktur,” tambahnya.

Ernest juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana, sekaligus mendorong keterlibatan kelompok rentan seperti perempuan dan penyandang disabilitas.

Rencana Kegiatan dan Fokus Tahun 2026

Sementara itu, Ketua FPRB API Kota Kupang, Silvester Daparoka, menjelaskan bahwa rapat ini menjadi ajang evaluasi program tahun berjalan sekaligus penyusunan rencana kerja tahun 2026.

“Hari ini kami mengevaluasi program 2025 dan menyiapkan rencana kerja baru untuk 2026. Fokus utama kami adalah penguatan forum di tingkat kelurahan, peningkatan kapasitas mitigasi bencana, serta integrasi adaptasi perubahan iklim,” ujar Silvester.

Silvester menambahkan bahwa pada 4–5 November 2025, FPRB API akan menggelar kegiatan penguatan kapasitas bagi pengurus forum pengurangan risiko bencana di tingkat kelurahan.

Materi yang akan dibahas mencakup adaptasi perubahan iklim, strategi pendanaan, serta penyusunan rencana pendidikan tsunami.

 “Kami juga ingin memastikan bahwa kelompok disabilitas mendapat ruang dalam setiap kegiatan forum. Mereka adalah kelompok rentan yang perlu kita libatkan secara aktif,” tambahnya.

Selain itu, forum juga berencana melakukan penyesuaian nama organisasi dengan menambahkan kata “mitigasi” agar cakupan kerja lebih luas dan mencerminkan fokus utama forum ke depan.

Harapan untuk Sinergi Ke Depan

Menutup kegiatan, para peserta sepakat untuk terus memperkuat sinergi antarunsur pentahelix dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.

 “Yang kami harapkan tahun depan, sinergi dengan semua pihak tetap berjalan baik. Pendanaan harus menjadi bagian dari perencanaan bersama, karena pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan,” ujar salah satu peserta rapat, Merry.

Rapat evaluasi FPRB API Kota Kupang ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di tingkat komunitas serta membangun Kota Kupang yang lebih tangguh terhadap ancaman perubahan iklim. (MI)




Rotary Club Area Kupang Gelar Kampanye End Polio Now Peringati Hari Polio Sedunia

Kupang,nwartapedia.com  — Memperingati “Hari Polio Sedunia” yang jatuh pada tanggal 24 Oktober, Rotary Club area Kupang  *Rotary Club of Kupang Central dan Rotary Club of KupangRastamores* menggelar kampanye bebas polio dengan melibatkan 450 peserta dari berbagai latar belakang dan usia.

Dengan mengusung tema “Every Child, Every Vaccine, Everywhere”, kegiatan ini dipusatkan di halaman gedung Sasando Kantor Gubernur NTT.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur ini diikuti oleh sekitar 450 peserta dari berbagai latar belakang dan usia.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur NTT, Johny Asadomi, yang hadir dan memberikan sambutan penuh semangat.

Dalam pesannya, Johny Asadomi mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap bahaya virus polio yang masih mengancam di beberapa wilayah dunia.

“Setiap orang tua tidak boleh lalai memberikan vaksin polio kepada anak-anaknya sesuai ketentuan. Jangan beri ruang bagi virus polio untuk masuk ke NTT,” tegasnya.

Selain membuka kegiatan, Wakil Gubernur juga menyempatkan diri berdialog dengan ratusan pelajar yang turut hadir dalam kampanye tersebut. Ia mendorong generasi muda menjadi agent of change dalam mendukung kesehatan masyarakat.

Suasana acara semakin meriah saat Johny Asadomi melontarkan sejumlah pertanyaan seputar penyakit polio dan memberikan hadiah bagi pelajar yang mampu menjawab dengan benar.

Sementara itu, President Rotary Club of Kupang Central, Fery Kasse, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kampanye “End Polio Now” merupakan gerakan global yang digagas oleh Rotary International dan dilaksanakan secara serentak di berbagai negara.

“Kampanye ini melibatkan jutaan orang di seluruh dunia, digerakkan oleh lebih dari 1,4 juta anggota Rotary dari 46 ribu klub yang tersebar di lebih dari 200 negara,” jelas Fery.

Fery menambahkan, Rotary telah berkomitmen selama lebih dari tiga dekade untuk memerangi polio.

Sejak program PolioPlus diluncurkan, Rotary bersama mitra globalnya berhasil menghimpun dana sebesar 2,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp43 triliun untuk mendukung vaksinasi polio terhadap lebih dari 2,5 miliar anak di 122 negara. Upaya tersebut telah berhasil menurunkan kasus polio di dunia hingga 99,9%.

Sebagai pengetahuan umum, penyakit polio merupakan infeksi virus yang menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan permanen.

Penyakit ini terutama menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun dan menular melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi feses dari penderita. Vaksinasi menjadi satu-satunya cara efektif untuk mencegah penyebaran virus ini.

Acara kampanye “End Polio Now” di Kupang ditutup dengan pemberian vaksin polio secara simbolis kepada sejumlah bayi oleh Wakil Gubernur bersama tamu undangan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Rotary Club area Kupang untuk kembali menyuarakan cita-cita besar: “Dunia Bebas Polio.” (MI)




PDAM Kota Kupang dan BLUD SPAM Provinsi NTT Lanjutkan Pembahasan Kerja Sama Pelayanan Air Bersih

Kupang,nwartapedia.com  — Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menyampaikan bahwa pada Senin, 27 Oktober 2025, telah berlangsung pertemuan lanjutan antara Perumda Air Minum Kota Kupang dan BLUD SPAM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di ruang kerja Direktur Perumda.

Pertemuan ini merupakan kunjungan balasan dari pihak BLUD SPAM Provinsi NTT, Erasmus Jogo, setelah sebelumnya kedua lembaga mulai membangun komunikasi untuk membahas peluang melanjutkan kerja sama yang sempat terhenti sejak tahun 2022.

Direktur Isidorus Lilijawa menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, hadir pimpinan dan staf BLUD SPAM Provinsi NTT yang diterima langsung olehnya bersama jajaran kepala bagian Perumda Air Minum Kota Kupang.

“Kami mendiskusikan berbagai poin penting dan konsep kerja sama yang akan dibangun kembali. Semua pihak bersepakat bahwa kerja sama ini harus segera diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS),” ujar Isidorus Lilijawa.

Beberapa substansi penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain mekanisme penyaluran air dari sumber BLUD SPAM Provinsi, serta uji coba jaringan dan meter pelanggan yang sebelumnya tidak berfungsi selama beberapa tahun terakhir.

Menurut Direktur Isidorus, hal ini penting dilakukan untuk memastikan kelayakan sistem distribusi sebelum kembali beroperasi penuh.

Selain itu, dibahas pula mekanisme pembayaran selama masa uji coba yang akan berlangsung sekitar empat bulan.

Dalam periode tersebut, pembayaran akan mengacu pada data meter pelanggan kurang lebih selama empat bulan, sambil dilakukan evaluasi bersama sebelum kembali menggunakan meter induk milik BLUD SPAM Provinsi NTT.

“Kami juga telah menyepakati pembagian kewajiban dan tanggung jawab masing-masing pihak sesuai ketentuan yang berlaku. Prinsipnya, baik Perumda Air Minum Kota Kupang maupun BLUD SPAM Provinsi NTT sama-sama berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat,” ungkap Isidorus.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata menuju pelayanan yang lebih baik, maksimal, dan berkelanjutan bagi warga Kota Kupang.

“Kolaborasi adalah jalan terbaik untuk memastikan masyarakat mendapatkan air bersih secara optimal. Saya berterima kasih atas kunjungan dan komitmen dari rekan-rekan BLUD SPAM Provinsi NTT. Ini adalah langkah maju untuk melanjutkan kerja sama yang sempat terhenti sejak 2022,” tegasnya.

Direktur Isidorus juga berharap agar dengan sinergi dan kebersamaan yang terbangun, kedua pihak dapat memberikan pelayanan yang lebih efektif serta kepuasan bagi pelanggan di Kota Kupang.

“Semoga kerja sama ini dapat memperkuat pelayanan air minum di Kota Kupang dan menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” tutupnya. (MI)