Ferdy Hasiman: Wali Kota Kupang Tunjukkan Kepemimpinan Kelas Dunia, Bawa NTT ke Panggung Global

Kupang,nwartapedia.com  — Pengamat Ekonomi Politik Nasional, Ferdy Hasiman memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota Kupang yang dinilainya berhasil menunjukkan kepemimpinan kelas dunia dengan membawa nama Kota Kupang dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ke kancah internasional melalui kunjungan kerja ke Tiongkok.

Menurut Ferdy, langkah berani dan visioner tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemimpin daerah juga mampu memainkan peran penting dalam diplomasi ekonomi global.

“Wali Kota Kupang menunjukkan kelasnya. Ia mampu membawa Kota Kupang dan NTT ke panggung global di Tiongkok,” ujar Ferdy Hasiman ketika dihubungi media ini pada Senin (27/10/2025).

Ferdy menjelaskan, Tiongkok kini menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia yang memiliki pengaruh luar biasa terhadap arah ekonomi global.

Dengan menjalin komunikasi dan kerja sama strategis bersama Tiongkok, peluang investasi dan transfer teknologi ke daerah seperti Kupang akan semakin terbuka lebar.

“Kita paham, Cina sekarang menjadi kekuatan ekonomi yang sulit tertandingi. Investasi mereka tersebar ke seluruh dunia. Mereka menjadi raja ekonomi baru. Lihat saja, negara seperti Etiopia yang dulu sangat miskin kini bangkit menjadi kekuatan ekonomi baru di Afrika berkat kerja sama dengan Cina,” terangnya.

Ferdy menilai, inisiatif yang diambil oleh Wali Kota Kupang bukan hanya sekadar kunjungan seremonial, melainkan langkah nyata untuk membuka masa depan ekonomi daerah yang lebih cerah.

“Kota Kupang, dengan walikotanya yang cerdas, energik, responsif, dan berintegritas, telah berhasil memperkenalkan daerahnya ke panggung dunia. Ini sesuatu yang belum pernah dilakukan para pendahulunya maupun pemimpin lain di NTT,” tegasnya.

Lebih jauh, Ferdy optimistis bahwa kunjungan ke Tiongkok akan membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kupang.

“Saya yakin, hati tulus Pak Wali ingin agar Cina dapat membantu banyak hal untuk kemajuan Kota Kupang ke depan. Kalau ingin daerahnya maju, pemimpin harus berani tampil di pentas global. Dan Pak Wali sudah mulai melakukan hal itu,” tutup Ferdy.

Langkah Wali Kota Kupang ini, lanjut Ferdy, diharapkan menjadi inspirasi bagi kepala daerah lain di Indonesia Timur untuk membangun jejaring internasional, memperluas peluang investasi, dan mengubah wajah daerah menjadi lebih maju serta kompetitif di tingkat global. (MI)




Wali Kota Kupang  Jadi Pembicara Utama di World Cities Day Conference 2025 di Shanghai

Shanghai,nwartapedia.com  –  Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mencatat prestasi membanggakan bagi Indonesia setelah menjadi satu-satunya wali kota dari Tanah Air yang diundang secara resmi dalam ajang bergengsi World Cities Day Conference 2025 yang digelar di Starry Sky Hall of Grand Halls, Shanghai, pada Minggu (26/10/2025).

Acara internasional yang mengusung tema “Better City, Better Life” ini diselenggarakan oleh UN-Habitat, lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang fokus pada isu lingkungan dan pembangunan perkotaan berkelanjutan, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Shanghai sebagai tuan rumah.

Konferensi tersebut dihadiri oleh perwakilan dari lebih dari 20 negara. Namun, hanya empat wali kota yang mendapat kesempatan berbicara di forum utama, yakni Wali Kota Shanghai (Tiongkok), Wali Kota Penang (Malaysia), Wali Kota Amsterdam (Belanda), dan Wali Kota Kupang (Indonesia).

Dalam kesempatan istimewa tersebut, Wali Kota Christian Widodo tampil sebagai keynote speaker mewakili Indonesia. Ia memaparkan gagasan tentang pembangunan Kota Kupang yang berorientasi pada kearifan lokal dan kelestarian lingkungan.

“Kita bersanding dengan mereka di panggung dunia, dihadiri oleh 20 negara, tapi tidak semua wali kota diberi kesempatan berbicara. Saya menjadi keynote speaker, sementara Wali Kota Penang memberi sambutan awal,” ujar Christian Widodo usai acara.

Dalam pidatonya, Christian menekankan pentingnya membangun kota yang tidak hanya modern, tetapi juga berakar pada nilai sosial dan lingkungan.

“Saya sampaikan bahwa di Kupang, kita membangun rumah tanpa meninggalkan dimensi lingkungan. Rumah yang baik bukan sekadar rumah yang modern dan canggih, tetapi yang memperhatikan lingkungan sekitar dan membangun komunitas yang kuat,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kekuatan komunitas lokal (strong neighborhood dan strong community) sebagai ciri khas masyarakat Kupang.

“Kalau di luar negeri orang cenderung individualistik, di Kupang tidak. Kalau ada kedukaan, semua berkumpul membantu. Kalau ada yang butuh pertolongan, kita saling menjaga. Itulah lingkungan yang layak huni. Sebuah rumah dikatakan baik ketika bisa berdampak bagi sekitar,” tambahnya.

Pidato inspiratif tersebut mendapat sambutan hangat dari para peserta konferensi. Bahkan, Wang Weiren, Deputy Secretary General of the Shanghai Municipal People’s Government, secara langsung menyalami Christian Widodo dan menyampaikan pujian, “Amazing speech, a wonderful speech.”

Selain menjadi pembicara utama, Christian Widodo juga termasuk dalam tujuh delegasi terpilih yang diundang dalam jamuan makan malam tingkat tinggi (high-level dinner) bersama para pemimpin dunia dan perwakilan PBB.

Dalam momentum yang sama, Pemerintah Kota Shanghai menyampaikan rencana untuk menjajaki kerja sama sister city dengan Kota Kupang, terinspirasi oleh gagasan dan visi pembangunan berkelanjutan yang disampaikan oleh Wali Kota Christian Widodo.

“Ini kebanggaan bagi kita semua. Kupang bisa hadir di panggung dunia dan menjadi contoh kota yang tumbuh dari nilai-nilai lokal, dengan semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan,” tutup Wali Kota Kupang. (MI)