Ebenhezer Simanjuntak: Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Lancar di Sekolah Pinggiran Kota Kupang

 

Kupang,nwartapedia.com  — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah terus berjalan dengan lancar di salah satu sekolah menengah atas di kawasan pinggiran Kota Kupang.

Plt. Kepala sekolah SMAN 10 Kupang, Ebenhezer Simanjuntak yang baru menjabat selama lima bulan itu kepada media ini Senin tanggal 20 Juli 2025 mengungkapkan bahwa distribusi makanan kepada para siswa sejauh ini berlangsung baik, meskipun sesekali terdapat catatan minor terkait kualitas atau variasi makanan yang langsung ditindaklanjuti oleh pihak sekolah dan dapur penyedia.

“Selama ini pelaksanaan MBG di sekolah kami berjalan baik-baik saja dan lengkap. Kadang buahnya berganti-ganti, hari ini jeruk, besok buah lain, tapi tetap kami usahakan selalu tersedia. Kalau ada keluhan, langsung kami sampaikan ke pihak dapur,” ujar sang kepala sekolah yang sebelumnya bertugas di SMAN 4 Kupang dan hingga kini masih mengajar fisika di sana.

Pihak sekolah menekankan pentingnya kebersihan dan keterbukaan dalam menyampaikan keluhan.

“Kami selalu imbau anak-anak untuk cuci tangan sebelum makan, dan jika ada makanan yang kurang enak, misalnya terlalu asin atau daunnya pahit, langsung diberi tahu agar kami bisa segera menggantinya,” lanjutnya.

Polikarpus juga menambahkan, program MBG ini dinilai sangat membantu, khususnya bagi para siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu di wilayah pinggiran.

Selain memberikan asupan nutrisi, baginya, program ini juga mendorong kebiasaan hidup sehat dan membentuk kedisiplinan siswa dalam menjaga pola makan.

“Memang butuh penyesuaian, apalagi anak-anak terbiasa dengan makanan pedas seperti pakai lombok, tapi kami jelaskan bahwa makanan ini sudah diuji ahli gizi, dan aman untuk mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua OSIS SMAN 10, Mira masanya oetpah menyampaikan bahwa program ini sangat membantu, terutama bagi siswa laki-laki yang sebelumnya sering pulang ke rumah hanya untuk makan siang.

“Selama ini banyak teman-teman, khususnya siswa laki-laki, sering pulang karena lapar. Tapi sejak ada makan siang gratis, mereka tidak pulang lagi dan tetap mengikuti pelajaran dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga menilai kualitas makanan yang disediakan cukup memuaskan. Menurutnya, menu yang disajikan enak, sehat, dan cukup untuk memenuhi kebutuhan siswa selama di sekolah.

“Makanannya enak dan bergizi, kami sangat bersyukur dengan adanya program ini. Semoga bisa terus berjalan,” pungkasnya. (MI)




Program MBG SMPN 18 Kupang Berjalan Baik, Guru Awasi Kualitas Makanan Setiap Hari

 

Kupang,nwartapedia.com  — Program makan siang bergizi gratis yang digagas pemerintah pusat dan diterapkan di SMP Negeri 18 Kupang berjalan lancar dan mendapat pengawasan ketat dari pihak sekolah.

Hal ini disampaikan oleh Siti Hainun Korsani Resi, Kepala Urusan Kurikulum SMPN 18 Kupang, saat ditemui media ini pada Selasa, (28/7/2025).

Menurut Siti Hainun, pelaksanaan program ini telah aktif berjalan setiap hari sejak awal pembelajaran semester baru, tepatnya pada 14 Juli 2025.

Ia mengatakan, setiap hari, para guru yang bertugas piket melakukan pengecekan kualitas makanan sebelum dibagikan kepada siswa.

“Pagi hari saat makanan datang, guru piket selalu cek. Makanannya dicek dari aroma, rasa, dan terutama menu yang riskan seperti daging dan ikan. Kami cicipi dulu sebelum anak-anak makan,” ungkapnya.

Siti menjelaskan, perhatian khusus diberikan pada menu seperti ikan yang bisa menyebabkan alergi dan daging yang rentan basi jika tidak diolah dengan benar.

Oleh karena itu, sebelum makanan dibagikan, pihak sekolah juga rutin mengingatkan siswa untuk mencuci tangan dan mengecek kondisi makanan mereka.

“Kami selalu sampaikan kepada siswa agar memperhatikan makanan mereka. Kalau tercium bau aneh atau ada semut, mereka bisa langsung lapor. Tapi sejauh ini tidak ada keluhan soal makanan rusak,” tambahnya.

Terkait selera makan, Siti mengakui bahwa hal tersebut bersifat relatif. Ada anak-anak yang mengeluh kurang garam atau tidak suka dengan menu tertentu, namun tidak ada yang menolak makan sama sekali.

“Selera itu beda-beda. Tapi secara umum, makanan selalu habis. Paling hanya sekitar 25 persen yang tidak habis, dan itu pun dalam jumlah sedikit,” jelasnya.

Program makan siang bergizi gratis ini bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang siswa serta meningkatkan konsentrasi belajar di sekolah.

Pihak SMPN 18 Kupang berharap program ini dapat terus berjalan dengan baik dan tetap mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk dalam hal pengawasan mutu dan keberlanjutan pasokan makanan. (MI)




10 ASN Dinas Pendidikan Kota Kupang Ikuti Pilot Project Penyusunan Instrumen Evaluasi Pasca Diklat Pembinaan Idelogi Pancasila

 

Kupang,nwartapedia.com  –  Sebanyak 10 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang ditugaskan mengikuti kegiatan Pilot Project Survei Pasca Pendidikan Ideologi Pancasila, Selasa (29/7/2025).

Kegiatan ini berlangsung di salah satu Aula Hotel Kupang, dan merupakan kerja sama antara Pemerintah Kota Kupang dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Survei ini bertujuan untuk menggali kembali pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan ASN, sebagai awal proyek Idiologi Nasionak.

Kehadiran ASN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam membumikan kembali nilai-nilai Pancasila, terutama di kalangan generasi milenial yang kini semakin dipengaruhi nilai-nilai sosial modern yang berpotensi menjauhkan dari akar kebangsaan.

“Kita menyadari bahwa pemahaman ideologi Pancasila sulit terdesiminasikan di kalangan masyarakat, khususnya kaum muda. Generasi milenial cenderung mengadopsi nilai-nilai sosial baru berbasis modernitas yang sering kali menjauh dari literasi kebangsaan,” ujar Eben Bolla, Ketua Tim Utusan Dinas Pendidikan.

Menurut Eben, survei ini menjadi momentum untuk membangun kembali kesadaran ideologis di kalangan ASN, sekaligus memberi contoh konkret bahwa nilai-nilai Pancasila tetap relevan dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Sepuluh ASN yang mengikuti kegiatan ini antara lain Febrika Lerek, S.Pd, Eben Bolla, Gregorius Takene, SE, Jackson Ndun, S.Sos, Januarius A. Ola Angin, S.Pd, Yeffri Hitahirun, Tirza E. Djami, Enjelina S.W. Boeky, Liverthina Huma, S.Kom  Delsi R. Kawurung, S.Pd.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Ambo, menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh peserta.

“Saya berharap para ASN yang diutus benar-benar mengikuti kegiatan ini dengan serius. Hasil dari kegiatan ini dapat menjadi proyek internal untuk diterapkan di lingkungan kerja masing-masing,” tegasnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi bahwa revitalisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan birokrasi merupakan kebutuhan mendesak, di tengah tantangan ideologi dan disrupsi nilai yang berkembang pesat saat ini.
(goe)




Pemkot Kupang Gelar Pilot Project Penyusunan Instrumen Evaluasi Pasca Diklat Pembinaan Idelogi Pancasila

 

Kupang,nwartapedia.com  –  Pemerintah Kota Kupang melalui Sekretariat Daerah kembali menggelar kegiatan strategis dalam penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui Pilot Project Pengembangan Instrumen Survei Pasca Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP).

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Selasa, 29 Juli 2025 pukul 10.00 WITA hingga selesai, dan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 12 perangkat daerah di lingkungan Pemkot Kupang.

Informasi resmi tersebut diteruskan oleh Johnatan Sinlae, Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, melalui grup WhatsApp resmi Dinas Pendidikan, Senin (28/7/2025).

Ia menyampaikan pesan dari Plt. Sekretaris Daerah Kota Kupang yang menginstruksikan agar setiap perangkat daerah menugaskan ASN untuk menjadi responden dalam survei tersebut.

“Survei ini merupakan bagian dari pengembangan sistem pendidikan dan pelatihan ideologi Pancasila, sebagaimana amanat Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Nomor 2 Tahun 2024,” ujar Johnatan dalam keterangannya.

Survei ini bertujuan untuk menguji efektivitas instrumen evaluasi pasca-pelatihan ideologi Pancasila yang sebelumnya telah diberikan kepada ASN.

Para peserta akan mengisi survei digital secara bersama dalam satu ruangan, dipandu oleh enumerator.

Jumlah peserta dari masing-masing OPD telah ditentukan, antara lain Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak 10 orang, BKPPD (5 orang), Badan Kesbangpol (7 orang), Dinas Kesehatan (8 orang), serta OPD lainnya masing-masing 2–3 orang.

Kriteria peserta juga ditetapkan cukup spesifik, yakni usia 25–50 tahun, Masa kerja 5–25 tahun, Bukan pendidik atau tenaga kependidikan, Komposisi gender seimbang (50:50), Wajib membawa perangkat pribadi seperti ponsel, tablet, atau laptop dengan baterai memadai dan paket data minimal 100 MB.

Pemerintah juga memastikan adanya fasilitas pendukung, seperti konsumsi (makan siang dan coffee break), serta penggantian biaya transportasi melalui rekening bank peserta.

Bagi peserta yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi panitia melalui kontak yang tersedia, yaitu Eko Budiyanto di nomor 0813-2836-1122.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam memperkuat wawasan kebangsaan ASN serta memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila di lingkungan birokrasi.
(Disdikbud)




Besok, Pemkot Kupang Buka Seleksi Terbuka Eselon II untuk Tujuh Jabatan Kadis 

 

Kupang, nwartapedia.com  — Pemerintah Kota Kupang akan memulai proses seleksi terbuka atau lelang jabatan untuk tujuh posisi pimpinan tinggi pratama (Eselon II) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kupang, yang dijadwalkan dimulai pada Selasa, 29 Juli 2025.

Tujuh jabatan yang akan diisi melalui seleksi ini merupakan posisi strategis yang saat ini kosong, yakni:

1. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)

2. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK)

3. Kepala Dinas Pertanian

4. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah

5. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman

6. Kepala Dinas Sosial

7. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Proses seleksi dijadwalkan berlangsung selama 15 hari kerja sejak tanggal pembukaan resmi.

Informasi ini disampaikan oleh Bagian Organisasi Setda Kota Kupang.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignas Lega, menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi terbuka ini merupakan implementasi dari prinsip meritokrasi dalam sistem manajemen aparatur sipil negara (ASN).

“Seleksi ini terbuka bagi seluruh ASN yang memenuhi syarat sesuai ketentuan perundang-undangan. Kami mengajak partisipasi luas agar jabatan-jabatan penting ini diisi oleh figur-figur yang kompeten, profesional, dan berintegritas,” ungkap Ignas saat memimpin apel bersama di halaman Kantor DPRD Kota Kupang, Senin (28/7/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa pengisian jabatan melalui mekanisme seleksi terbuka diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik di Kota Kupang.

Seleksi ini akan diawasi secara ketat untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapannya.

Pemerintah Kota Kupang berharap, proses ini akan melahirkan pemimpin-pemimpin birokrasi yang siap membawa perubahan positif bagi masyarakat. (goe)1